Kelas :MA
Kelompok :
Nama (NIM) :
TELAAH ARTIKEL
DESKRIPSI ARTIKEL
Judul Artikel Pengaruh Promosi Jabatan, Kenaikan Gaji, Leadership terhadap
Meningkatnya Kualitas Sumber Daya Manusia
Penulis - Suginam
- Joli Afriany
- Wily Julitawaty
- Nurlaila
Nama Jurnal JKBM (Jurnal Konsep Bisnis dan Manajemen)
Volume, Nomor, Tahun 8 (2) Mei 2022
Abstrak Introduction: Sumber daya manusia menentukan kemajuan dan
- Apakah sudah perkembangan sebuah perusahaan dan merupakan sebuah aspek yang
mencakup komponen- paling penting untuk diperhatikan, jika tidak diperhatikan yang terjadi
komponen IMRAD adalah banyaknya dampak negatif yang akan diterima oleh perusahaan
(Introduction, seperti terjadinya keterlambatan operasional, Kinerja yang tidak
Method, Results, memuaskan, memberikan citra buruk terhadap pengelolahan sumber
Discussion) daya manusia dan banyak resiko yang lainnya.
Method: Penelitan ini termasuk kepada penelitian kuantitatif karena data
diambil melalui tahapan survei dan dalam bentuk kuesioner yang diubah
menjadi data angka sebagai range atau parameter terhadap nilai dan
tingkat kepentingan dari masing-masing pertanyaan.
Result: Pada penelitian akan melihat pengaruh dari promisi jabatan,
kenaikan gaji, leadership terhadap kualitas sumber daya manusia dengan
hasil yang diperoleh variabel independen kenaikan gaji dan promosi
jabatan memiliki nilai signifikansi berpengaruh positif terhadap
peningkatan kualitas sumber daya manusia, sementara leadership
mendapatkan hasil penolakan terhadap tingkat pengaruh kepada
peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan nilai signifikansi
negatif.
Discussion: . Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dapat
dilakukan dengan memancing emosional sumber daya manusia itu sendiri,
banyak penelitian yang sudah membahas pentingnya dalam
mempertahankan dan mempertimbangkan pengingkatan kualitas sumber
daya manusia, salah satunya dilakukan dengan cara mengetahui hal-hal
terkait dengan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia
PENDAHULUAN DAN KERANGKA TEORITIS
Pendahuluan : Sebuah bisnis dapat berkembang dengan pesat dan hebat dipengaruhi beberapa
faktor, banyak bisnis dan perusahaan terkemuka yang mengalami kegagalan dalam menjalankan
bisnisnya karena kurangnya memperhatikan aspek-aspek penting sebagai asset berharga yang dimiliki
oleh sebuah perusahaan. Asset berharga bisa berupa alat produksi, fasilitas dalam penunjang pekerjaan
dan sumber daya manusia. Asset tersebut merupakan penunjang maju dan berkembangnya bisnis
sebuah perusahaan secara aspek internal dan berbeda dengan aspek eksternal, aspek eksternal yang
dapat mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya sebuah perusahaan seperti ruang lingkup pasar,
perusahaan pesain, perkembangan dunia dan pengaruh ekonomi dan banyak lainnya sehingga harus
melakukan pembentukan strategi yang tepat (AMILIA, 2017).
1. Identifikasi Masalah kurangnya memperhatikan aspek-aspek penting
sebagai asset berharga yang dimiliki oleh sebuah
perusahaan. Asset berharga bisa berupa alat
produksi, fasilitas dalam penunjang pekerjaan dan
sumber daya manusia. Asset tersebut merupakan
penunjang maju dan berkembangnya bisnis sebuah
perusahaan secara aspek internal dan berbeda
dengan aspek eksternal, aspek eksternal yang dapat
mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya sebuah
perusahaan seperti ruang lingkup pasar, perusahaan
pesain, perkembangan dunia dan pengaruh ekonomi
dan banyak lainnya sehingga harus melakukan
pembentukan strategi yang tepat (AMILIA, 2017)
Dalam menjalankan strategi bisnis sebuah
perusahaan tentunya tidak terlepas dari kualitas,
gagasan dari sumber daya manusia sebagai motor
nyata yang memiliki kemampuan berpikir dan
bekerja sendiri dalam menggerakan bisnis untuk
tetap maju dan berkembang, banyak perusahaan
yang mengalami kemunduran dan berhenti
beroperai karena rusaknya aspek terpenting yaitu
sumber daya manusia (Ketut Yunita Wulan Dewi & Sri
Darma, 2019) .
Beberapa hal yang harus dihindari jika tidak
memperhatikan menurunnya kualitas sumber daya
manusia seperti terjadinya tingkat produksi yang
menurun secara drastis, buruknya citra perusahaan
karena sumber daya manusia tidak merasakan
perusahaan memperhatikan aspek tersebut, kalah
bersaing dengan perusahaan pesaing, terjadinya
pergantian sumber daya manusia secara cepat dan
baru yang mengakibatkan harus mengajarkan
sumber daya manusia baru untuk beradaptasi
sehingga menurunkan produktifitas terhadap waktu
dan biaya dan banyak hal lainnya.
Penelitian terdahulu lainnya menjelaskan
tentang pentingnya mengetahui kualitas sumber
daya manusia untuk menghindari beberapa resiko
eksternal dan resiko internal, dalam pengendalian
resiko tersebut menggunakan penerapan metode
FTA dengan mengemukakan beberapa dengan
mengumpulkan 11 variabel dari jenis resiko yang
dapat terjadi yang berasal dari kualitas sumber daya
manusia. Hasil pada penelitian terlihat jelas
pentingnya melakukan strategi dan peningkatan
yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya
manusia akan memberikan dampak pengurangan
resiko terhadap pelaku usaha dan managemen bisnis
dalam mempertahankan eksistensi dan keamanan
sebuah perusahaan (Afrianty & Putriwahyuni, 2020).
Penelitian lainnya dalam melihat meningkatkan
kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan cara
melihat pengaruh dari memberikan reward dan juga
melihat pengaruh punishment terhadap peningkatan
kinerja karyawan sebagai sumber daya manusia dan
hasil dari peneitian memperlihatkan kedua pengaruh
variabel baik variabel reward maupun variabel
punishment menunjukan sama-sama berpengaruh
positif dan signifikansi terhadap variabel target
(Apriyanti et al., 2020).
kurangnya memperhatikan aspek-aspek penting
sebagai asset berharga yang dimiliki oleh sebuah
perusahaan. Asset berharga bisa berupa alat produksi,
- Batasan Masalah fasilitas dalam penunjang pekerjaan dan sumber daya
manusia.
banyak perusahaan yang mengalami
kemunduran dan berhenti beroperai karena rusaknya
aspek terpenting yaitu sumber daya manusia
menurunnya kualitas sumber daya manusia
seperti terjadinya tingkat produksi yang menurun secara
drastis, buruknya citra perusahaan karena sumber daya
manusia tidak merasakan perusahaan memperhatikan
aspek tersebut, kalah bersaing dengan perusahaan
pesaing, terjadinya pergantian sumber daya manusia
secara cepat dan baru
pentingnya melakukan strategi dan peningkatan
yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya
manusia akan memberikan dampak pengurangan resiko
terhadap pelaku usaha dan managemen bisnis dalam
mempertahankan eksistensi dan keamanan sebuah
perusahaan
kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan
cara melihat pengaruh dari memberikan reward dan juga
melihat pengaruh punishment terhadap peningkatan
kinerja karyawan sebagai sumber daya manusia
2. Tujuan Penelitian
Pada penelitian ini dilakukan perhitungan menggunakan logika
statistik untuk melihat pengaruh dari promosi jabatan, kenaikan
gaji, leadership terhadap kualitas sumber daya manusia hal ini
bertujuan untuk memperhitungkan strategi perusahaan yang
akan diterapkan kepada sumber daya manusia agar lebih
memberikan kualitas terbaik kepada perusahaan (Wollah et al.,
2020).
3. Manfaat Penelitian Penelitian lainnya yang telah dilakukan terkait dengan
peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan
cara pemberian promosi jabatan untuk menentukan sumber
daya manusia yang tepat untuk menduduki sebuah jabatan
(Ritonga & Lubis, 2017). Penelitian lainnya juga yang telah
dilakukan untuk memperbaiki kinerja sumber daya manusia guna
peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan dengan
pemberian reward kepada karyawan yang memiliki kinerja yang
baik dan juga bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya
manusia yang dimiliki oleh perusahaan (Haryadi et al., 2021).
Penelitian terdahulu lainnya menjelaskan tentang pentingnya
mengetahui kualitas sumber daya manusia untuk menghindari
beberapa resiko eksternal dan resiko internal. pentingnya
melakukan strategi dan peningkatan yang mampu meningkatkan
kualitas sumber daya manusia akan memberikan dampak
pengurangan resiko terhadap pelaku usaha dan managemen
bisnis dalam mempertahankan eksistensi dan keamanan sebuah
perusahaan
KERANGKA TEORITIS
Teori yang digunakan:
1. Kerangka Pemikiran
Teoritis Promosi Jabatan (X1)
Kenaikan Gaji (X2)
Leadership (X3)
Kualitas SDM (Y)
2. Pengembangan Hipotesis Pengembangan hipotesis dilakukan dengan merumuskan
hubungan antara variabel independen (promosi jabatan,
kenaikan gaji, leadership) dan variabel dependen (kualitas
sumber daya manusia) untuk diuji dalam penelitian .
Hipotesis yang dikembangkan dapat berupa asumsi bahwa
promosi jabatan, kenaikan gaji, dan kepemimpinan yang
baik akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas
sumber daya manusia dalam suatu organisasi. Hipotesis ini
kemudian akan diuji melalui analisis statistik untuk melihat
sejauh mana hubungan antara variabel-variabel tersebut
3. Hipotesis Berdasarkan informasi dari penelitian yang disebutkan,
hipotesis penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut:
Hipotesis 1: Terdapat pengaruh positif antara promosi
jabatan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia
dalam sebuah perusahaan.
Hipotesis 2: Terdapat pengaruh positif antara kenaikan gaji
terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam
sebuah perusahaan.
Hipotesis 3: Terdapat pengaruh negatif antara
kepemimpinan terhadap peningkatan kualitas sumber daya
manusia dalam sebuah perusahaan.
Hipotesis-hipotesis ini akan diuji melalui analisis regresi
menggunakan aplikasi statistik SPSS untuk melihat sejauh
mana hubungan antara variabel promosi jabatan, kenaikan
gaji, kepemimpinan, dan kualitas sumber daya manusia.
METODE PENELITIAN
Desain Penelitian : Penelitan ini termasuk kepada penelitian kuantitatif karena data diambil melalui
tahapan survei dan dalam bentuk kuesioner yang diubah menjadi data angka sebagai range atau
parameter terhadap nilai dan tingkat kepentingan dari masing-masing pertanyaan
1. Populasi
2. Sampel
Dalam penelitian ini diambil berdasarkan pendapat karyawan secara
menyeluruh di mana setiap butir pertanyaan diambil dari beberapa penelitian
terkait dalam mendukung tercapainya keputusan dalam sebuah setiap relasi
3. Teknik Teknik Pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik random
Pengambilan sampling..
Sampel Dalam penelitian ini diambil berdasarkan pendapat karyawan secara
menyeluruh di mana setiap butir pertanyaan diambil dari beberapa penelitian
terkait dalam mendukung tercapainya keputusan dalam sebuah setiap relasi
4. Variabel
dan instrumen Dalam penelitian ini diambil berdasarkan pendapat karyawan secara
Penelitian: menyeluruh di mana setiap butir pertanyaan diambil dari beberapa penelitian
terkait dalam mendukung tercapainya keputusan dalam sebuah setiap relasi
Hasil dan Pembahasan
Analisis Statistik : Hasil dari penelitian memperlihatkan pengaruh terhadap variabel promosiJabatan
(X1), Kenaikan Gaji (X2) dan Leadership (X3) terhadap variabel target yaitu Kualitas sumber daya
manusia atau Y, digunakan hasil respondensi sebanyak 100 orang dengan mengguakan alat atau tools
statistika yaitu Spss. Dilakukan beberapa penerapan penggunaan statistic untuk megetahui relasi dan
hubungan atara variabel bebas dengan variabel terikat yang menjadi taret dalam peneitian. Setelah
menggunakan spss dalam mengolah hasil responden berikut merupakan hasil yang ditemui dengan
menggunakan IBM SPSS version 22. Setiap hasil dari penerapan SPSS memiliki peraturan dalam
membaca setiap nilai yang tertera dari masing-masing hasil yang tertera.
Hasil Penelitian : 1. Pada tabel uji regression coefficient t memperlihatkan nilai promosi jabatan
sebesar 2,832 di mana dinyatakan nilai dari hasil respondensi butir pertanyaan lebih besar dari 2,02439
sehingga tampak H0 diterima dan Ha diterima dengan nilai berpengaruh signifikansi positif terhadap
kualitas sumber daya manusia. 2. Pada tabel uji regression coefficient t memperlihatkan nilai Kenaikan
Gaji sebesar 2,380 di mana dinyatakan nilai dari hasil respondensi butir pertanyaan lebih besar dari
2,02439 sehingga tampak H0 diterima dan Ha diterima dengan nilai berpengaruh signifikansi positif
terhadap kualitas sumber daya manusia. 3. Pada tabel uji regression coefficient t memperlihatkan nilai
promosi jabatan sebesar 2,832 di mana dinyatakan nilai dari hasil respondensi butir pertanyaan lebih
besar dari 2,02439 sehingga tampak H0 diterima dan Ha ditolak dengan nilai berpengaruh signifikansi
negatif terhadap kualitas sumber daya manusia.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan: Setiap nilai dari butir pertanyaan terhadap variabel sangat berpengaruh dalam
penggunaan pengujian menggunakan tools SPSS statistic, setiap variabel independen dan variabel
dependen sama-sama memiliki pengaruh baik pengaruh bernilai penerimaan positif maupun
penolakan dan bersifat negatif. Pada hasi tersebut pemimpin perusahaan dapat mempertimbangkan
hal-hal yang menjadi pengaruh dari keseluruhan sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas
SDM itu sendiri.
Implikasi: Pada penelitian ini terlihat hasil yang dimiliki oleh variabel promosi jabatan dan kenaikan
gaji sangat memiliki pengaruh dan potensi yang sangat besar dan bernilai signifikansi positif sehingga
pengaruh tersebut harus dipertimbangkan pihak perusahaan dengan menjadikan strategi yang harus
diperhatikan, penelitian ini juga memperlihatkan tidak semua leradersip memberikan pengaruh yang
cukup besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga hasil bernilai negatif.