Anda di halaman 1dari 34

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

LATAR BELAKANG :
KEMISKINAN TERJADI KARENA TIDAK ADANYA KESEMPATAN BAGI MASYARAKAT UNTUK MEMPEROLEH KESEMPATAN MEMPERBAIKI PEREKONOMIAN KELUARGANNYA

LATAR BELAKANG, TUJUAN DAN SASARAN TUJUAN :


PROSES PEMBANGUNAN BERBASIS MASYARAKAT AKAN LANGSUNG BERDAMPAK PADA MASYARAKAT MISKIN, KARENA MERUPAKAN PROGRAM YANG DISUSUN SESUAI DENGAN KEBUTUHAN MASYARAKAT MISKIN.

Bersama Membangun Desa, mengentaskan Kemiskinan dengan Peningkatan Ekonomi Rakyat

SASARAN :
BKM NGUDI MAKMUR BERSAMA MASYARAKAT KELURAHAN KANIGORO, BERJUANG UNTUK MENGENTASKAN KEMISKINAN PADA TINGKAT KELURAHAN KANIGORO DENGAN BERPARTISIPASI DALAM KEGIATAN PEMBANGUNAN, PENGAWASAN DAN PEMELIHARAAN HASIL HASIL PEMBANGUNAN. BESAR HARAPAN KAMI PROPOSAL KEMITRAAN INI MENJADI AWAL BAGI MASYARAKAT UNTUK BERMITRA DENGAN BKM NGUDI MAKMUR
Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

VISI DAN MISI KELURAHAN KANIGORO Visi Rencana Pengembangan Permukiman Kelurahan Kanigoro yaitu KANIGORO IDAMAN HATI, mewujudkan Kanigoro menjadi Kota yang Indah, Damai, Aman, Harmonis Dan Tertib menuju Masyarakat Sejahtera dan Mandiri. Sedangkan dalam mewujudkan visi dari Rencana Pengembangan Permukiman Kelurahan Kanigoro tersebut ditempuh melalui misi pengembangan sebagai berikut: 1. Bersatu berperilaku dan bercara pandang ke arah yang lebih maju melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan hidup sehat dan bersih. 2. Bersama-sama menata, menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan permukiman. 3. Bersinergi memanfaatkan potensi sosial dan ekonomi dalam rangka membangun dan mengembangkan ciri khas budaya dan produk lokal daerah. 4. Bersama-sama membangun tata perekonomian yang baik menuju sentra perdagangan perkotaan. Menjalankan aturan-aturan bangunan dan lingkungan yang telah disepakati dalam rangka menciptakan lingkungan yang indah, damai, aman, harmonis dan tertib. RUANG LINGKUP KAWASAN PERENCANAAN Lingkup wilayah Kelurahan Kanigoro terbagi menjadi 3 Lingkungan (Lingkungan Kanigoro, Lingkungan Jajar dan Lingkungan Banjarejo), 9 RW dan 35 RT.

Lingk
Kanigoro

RW
3

RT
9

J ajar Banjarejo

3 3

17 9

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com
Pembagian SSWP Kabupaten Blitar

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

KONDISI LINGKUNGAN KELURAHAN KANIGORO Kondisi Lingkungan Kelurahan Kanigoro yang menunjukan masih banyaknya kawasan lingkungan perumahan yang tidak terdapat saluran drainase, maupun kondisi saluran drainase yang belum permanen serta pada beberapa lingkungan permukiman kondisi jalan masih makadam/tanah Beberapa titik kawasan lingkungan permukiman di Kelurahan Kanigoro masih dijumpai beberapa permasalahan, antara lain sebagai berikut : Pada beberapa permukiman penduduk dijumpai bangunan dengan kondisi non permanen/temporer. Kondisi tersebut banyak dijumpai di wilayah lingkungan Jajar. Jaringan jalan lingkungan masih banyak berupa jalan tanah dan makadam. Gang yang satu dengan lainnya sebagian besar masih banyak belum berintegrasi sehingga pejalan kaki sering kali melewati pekarangan rumah. Berhubungan dengan sistem sanitasi di kawasan permukiman, maka sebagian besar jaringan pembuangan air limbah maupun pembuangan air hujan tidak ada. Hal ini menyebabkan kawasan permukiman tersebut rentan mengalami genangan terutama pada musim penghujan. Terutama pada Lingkungan Jajar Timur khususnya jalan utama bagian timur yaitu Jl. Irian sering terjadi banjir pada waktu musim penghujan. Serta ada beberapa lingkungan permukiman yang tidak memiliki MCK, sehingga untuk buang hajatnya mereka masih ke sungai. Berhubungan dengan perilaku masyarakat yang umumnya belum sadar tentang perlunya menjaga kebersihan lingkungan, dimana sebagian besar masih membuang sampah di sekitar permukiman mereka dan bahkan disungai.

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

KEGIATAN EKONOMI DI KELURAHAN KANIGORO


No. 1 Sektor Kegiatan Ekonomi Sektor Pertanian dan Perkebunan Prosentase 14,21 % Jenis Komoditi Yang Berkembang Pertanian tanaman pangan (Padi, Jagung, Kedelai, Ketela, dll) Tanaman Sayuran (Lombok, Kacang Panjang, Tomat, dll) Buah-buahan (Blimbing, Semangka, Melon, Rambutan, dll) Toko, Warung, Pertokoan, Fotocopy, Swalayan, Koperasi, Bank, Salon, Bengkel, dll Industri Meubel, Anyaman Bambu, Industri Makanan (Tahu, Tempe, Makanan Kecil, Sambel Pecel), Industri Batako, Industri Kerajinan Rumah Tangga/Mainan, Industri Konveksi, Industri Kemasan. Ikan Nila, Gurami, Lele Ayam Pedaging, Ayam Petelor, Kambing, Sapi. Swasta, Buruh, PNS, ABRI, dll

KEGIATAN INDUSTRI YANG BERKEMBANG DI KELURAHAN KANIGORO Lingkungan Kanigoro berkembang kegiatan industri seperti : industri meubel dan industri kemasan, industri mainan anakanak. Lingkungan Jajar berkembang kegiatan industri seperti : industri meubel, industri batako, industri anyaman bambu, industri kemasan, industri makanan (Tahu, Tempe, Sambel Pecel), industri kulit, industri mainan. Lingkungan Banjarejo berkembang kegiatan industri seperti : industri kemasan, industri makanan (shanghai, tahu, tempe), industri konveksi, industri kerajinan rumah tangga dan anyaman bambu.

Sektor Perdagangan dan Jasa

56,58 %

Sektor Industri (Home Industri)

4,95 %

4 5 6.

Sektor Perikanan Kolam Sektor Peternakan Sektor Lain

0,78 % 3,91 % 19,56 %

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

KONDISI DAN PERMASALAHAN ASPEK-ASPEK PERENCANAAN


NO KONDISI PERMASALAHAN ASPEK TATA RUANG Beberapa kawasan perumahan masih bergabung menjadi satu dengan lokasi sentra peternakan. Pada lingkungan Jajar timur sering mengalami genangan pada saat hujan. Kondisi ruang terbuka hijau belum tertata dengan baik banyak sampah dan ditumbuhi tanaman liar. Beberapa kawasan masih banyak dijumpai bangunan semi temporer dan temporer dengan kondisi sanitasi yang buruk LOKASI POTENSI PENGEMBANGAN

1. 2.
3.

4.

Semua Lingkungan Lingkungan Jajar Semua Lingkungan Lingkungan Jajar

Tersedianya lahan kosong yang relatif luas bisa dikembangkan sebagai areal pengembangan sentra peternakan. Penataan lingkungan permukiman yang teratur dapat terhindar dari bahaya banjir. Penataan kondisi ruang terbuka hijau menambah daya tarik dan meningkatkan keindahan lingkungan.
Terpenuhinya air bersih yang berasal dari sumur bor/ sumur gali akan meningkatkan kualitas lingkungan.

1.

2.

3.

ASPEK SANITASI DAN AIR BERSIH Pada beberapa kawasan kebutuhan air bersih belum terpenuhi. Sebanyak 9,69% rumah tangga yang tidak memiliki sumur. Kebutuhan beberapa rumah tangga akan air bersih masih bergabung dengan rumah tangga yang memiliki sumur. Ada beberapa masyarakat sekitar 11,92% masih belum memiliki MCK. Mereka membuang hajatnya dengan cara menumpang di rumah tetangga maupun di sungai Ada beberapa masyarakat yang masih membuang sampahnya di sungai. Mereka belum bisa melakukan pengelolaan sampah secara baik.
Saluran pembuangan air limbah banyak yang masih alami sehingga menimbulkan lingkungan yang kumuh. Limbah ternak tidak dimanfaatkan

Lingkungan Jajar

Semua Lingkungan Semua Lingkungan

Pengembangan MCK plus, dengan program septic tank dan biogas pada lokasi kawasan yang banyak tidak memiliki MCK. Dengan adanya pewadahan persampahan dan sistem pengelolaan sampah yang baik masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan yang dapat mengakibatkan pencemaran. Penataan SPAL yang baik akan meningkatkan keindahan dan kualitas lingkungan yang bersih. Dengan adanya pengelolaan limbah ternak maka kebersihan lingkungan terjaga dan masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai areal pupuk bagi tanaman.

4.

Semua Lingkungan

5.

Semua Lingkungan

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

KAWASAN PRIORITAS PERTAMA


Dijumpai potensi ekonomi berupa industri rumah tangga (pengrajin anyaman bambu, meubel, batako, mainan anak-anak maupun industri makanan). Tersedia lahan yang cukup luas untuk pengembangan usaha ekonomi bersama masyarakat yaitu peternakan dan perikanan, maupun pengembangan kawasan rekreasi. Pada kawasan tersebut masih banyak dijumpai kondisi jalan tanah, belum terdapat saluran drainase maupun beberapa lokasi yang sudah terdapat saluran drainase memiliki kondisi drainase serta sanitasi lingkungan yang buruk. Memiliki akses yang cukup bagus dengan pergerakan penduduk didaerah sekitarnya. Mayoritas penduduknya merupakan golongan menengah kebawah dengan keadaan dan kondisi sanitasi lingkungan yang buruk. Banyak dijumpai lingkungan rumah tangga yang tidak memiliki MCK maupun sumur. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya mereka harus menumpang di rumah tetangga yang memiliki sumur. Pada beberapa lokasi yang sudah dilengkapi dengan saluran drainase, kondisi saluran drainase tidak terawat, banyak ditumbuhi tanaman liar serta kapasitas drainase yang relatif kecil untuk menampung air disaat hujan lebat. Akibatnya pada kawasan tersebut sering mengalami banjir. Tidak terdapat saluran pembuangan aliran drainase, sehingga pada saat musim hujan saluran pembuangan tersebut mengarah ke areal persawahan warga. Akibatnya tanaman pertanian warga banyak yang mengalami kerusakan, hal ini sangat merugikan petani yang memiliki areal pertanian tersebut.

KAWASAN PRIORITAS KEDUA


Terdapat areal ruang terbuka hijau (Lapangan) yang dapat dikembangkan sebagai areal taman bermain. Kawasan perdagangan dan jasa hampir menyebar di sepanjang jalan utama kota yang menimbulkan adanya bangkitan pergerakan penduduk sehingga perlu adanya penataan dan penyediaan parkir. Belum adanya penanganan dan pengelolaan sampah padahal kawasan tersebut merupakan kawasan perkotaan dimana sejumlah kegiatan mengumpul pada lokasi tersebut. Pada beberapa lokasi masih dijumpai kondisi jalan rusak dan tidak dilengkapi dengan saluran drainase. Banyak dijumpai home industri rumah tangga seperti industri batako, industri makanan, industri kerajinan rumah tangga, dll yang berkembang di kawasan tersebut.

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com
meliputi : pengembangan kawasan wisata dan rekreasi (Zona A) dan pengembangan sanitasi rumah tangga dan sentra industri kerajinan rumah tangga (Zona B). Adapun beberapa program pembangunan yang akan dikembangkan adalah sebagai berikut : Pengembangan Kawasan Wisata dan rekreasi di Kawasan Zona A meliputi : pengembangan kawasan rekreasi dan penunjangnya serta pengembangan sentra pemasaran home industri rumah tangga/ Galeri Home Industri di sepanjang koridor jalan utama Jl. Irian bagian timur. Pengembangan di Kawasan Zona B merupakan zona pengembangan lingkungan permukiman yang arahan penataannya lebih difokuskan pada pengembangan home industri dan penataan sanitasi lingkungan yang berupa pengembangan MCK, pembuatan sumur pompa, perbaikan jalan dan saluran drainase khususnya pada kawasan yang rawan adanya genangan banjir. b. Kawasan Prioritas II Prioritas II perencanaan pembangunan berada di Kawasan Zona C yaitu Lingkungan Jajar Tengah. Program pembangunan yang dilaksanakan di kawasan zona C meliputi : pengembangan sentra percontohan kandang sapi, RTH dan taman bermain serta penataan kawasan lingkungan permukiman. Arahan pengembangan di kawasan Zona C lebih ditekankan pada penataan ruang publik yang berupa pembuatan taman bermain yang berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau serta penataan saluran drainase. Pada zona ini juga didukung oleh pengembangan sektor industri kecil berupa Home Industri. Sebagai pendukung dari pengembangan sektor industri, maka zona ini dapat dikembangkan aktifitas perdagangan dan jasa maupun kegiatankegiatan fasilitas umum dan sarana transportasi lainnya sebagai pendukung kegiatan perdagangan dari sektor industri kecil.

Pengembangan Kawasan Prioritas Berdasarkan dari hasil potensi, permasalahan dan analisa kegiatan pemetaan swadaya serta kegiatan rembug warga bersama TIPP yang telah dibahas pada bab V penetapan kawasan prioritas, bahwa program-program perencanaan pengembangan di kawasan prioritas adalah sebagai berikut : a. Kawasan Prioritas I Prioritas I perencanaan pembangunan berada di Lingkungan Jajar Timur dan sebagian Lingkungan Banjarejo atau tepatnya di Zona A dan Zona B (lihat pada gambar Lokasi Kawasan Prioritas). Program perencanaan pembangunan kawasan Jajar Timur dan Banjarejo

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Diagram Kedudukan RTBL dalam Pengendalian Bangunan Gedung dan Lingkungan KEDUDUKAN RTPLP/RTBL DALAM PENGENDALIAN BANGUNAN
RTRW NASIONAL RTR PULAU RTR KAWASAN STRATEGIS NASIONAL RTRW PROVINSI RTR KAWASAN STRATEGIS PROVINSI

GEDUNG DAN LINGKUNGAN


Rencana Tindak Penataan Lingkungan Permukiman (RTPLP) di dalam kegiatan PLP-BK, adalah rencana teknis yang merupakan turunan dari Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP). RTPLP di dalam kegiatan PLP-BK mengadopsi prinsip-prinsip penataan bangunan dan lingkungan,

RTRW KOTA

RDTR KOTA RTR KAWASAN STRATEGIS KOTA RTR KAWASAN PERKOTAAN

terutama tentang Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan. Dengan demikian


RENCANA TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN PERBAIKAN KAWASAN PENGEMBANGAN KEMBALI KAWASAN PEMBANGUNAN BARU KAWASAN

RTPLP dalam kegiatan PLP-BK merupakan panduan rancang bangun di kawasan prioritas yang dimaksudkan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan bangunan dan lingkungan agar sejalan dengan gagasan sosial dan gagasan pengembangan ekonomi masyarakat sebagaimana tercantum di RPLP.
PROSES IMB DAN PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN LINGKUNGAN

RDTR KABUPATEN RTRW KABUPATEN RTR KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN RTR KAWASAN PERDESAAN RTR KAWASAN AGROPOLITAN

PELESTARIAN/PELINDUNGAN KAWASAN

Rencana Tindak Penataan Lingkungan Permukiman (RTPLP) atau yang disebut juga dengan istilah Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) memuat rencana program bangunan dan lingkungan, rencana umum dan panduan rancangan, rencana investasi, ketentuan pengendali rencana dan pedoman pengendalian pelaksanaan. RTBL dalam kegiatan Pengembangan

PERATURAN DAERAH BANGUNAN GEDUNG

Penataan Ruang

Penataan Bangunan dan Lingkungan

* Termasuk Peraturan Zonasi

Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK) merupakan bagian dari Rencana Pengembangan Permukiman (RPLP) yang secara substansi mengatur kawasan-kawasan dalam bentuk rencana detail.

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com
g. Pada beberapa lokasi yang sudah dilengkapi dengan saluran drainase, kondisi saluran drainase tidak terawat, banyak ditumbuhi tanaman liar serta kapasitas drainase yang relatif kecil untuk menampung air disaat hujan lebat. Akibatnya pada kawasan tersebut sering mengalami banjir. Tidak terdapat saluran pembuangan aliran drainase, sehingga pada saat musim hujan saluran pembuangan tersebut mengarah ke areal persawahan warga. Akibatnya tanaman pertanian warga banyak yang mengalami kerusakan, hal ini sangat merugikan petani yang memiliki areal pertanian tersebut. Untuk lebih jelasnya mengenai lingkup kawasan perencanaan RTBL dapat dilihat pada Gambar

LINGKUP KAWASAN PERENCANAAN


Berdasarkan hasil kesepakatan warga, bahwa kawasan yang menjadi kawasan prioritas dalam penyusunan RTPLP PLP-BK Kelurahan Kanigoro adalah Kawasan Lingkungan Jajar dan Lingkungan Banjarejo Timur yang termasuk dalam wilayah sebagian RW 5, RW 6 dan sebagian RW 7. Kawasan lingkungan tersebut memiliki berbagai macam persoalan baik potensi dan permasalahan mengenai kawasan lingkungan permukiman diantaranya adalah sebagai berikut : a. Memiliki potensi ekonomi berupa industri rumah tangga (pengrajin anyaman bambu, meubel, batako, mainan anak-anak maupun industri makanan). b. Tersedia lahan yang cukup luas untuk pengembangan usaha ekonomi bersama masyarakat yaitu peternakan dan perikanan, maupun pengembangan kawasan rekreasi. c. Pada kawasan tersebut masih banyak dijumpai kondisi jalan tanah, belum terdapat saluran drainase maupun beberapa lokasi yang sudah terdapat saluran drainase memiliki kondisi drainase serta sanitasi lingkungan yang buruk. d. Memiliki akses yang cukup bagus dengan pergerakan penduduk didaerah sekitarnya. e. Mayoritas penduduknya merupakan golongan menengah kebawah dengan keadaan dan kondisi sanitasi lingkungan yang buruk. f. Banyak dijumpai lingkungan rumah tangga yang tidak memiliki MCK maupun sumur. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya mereka harus menumpang di rumah tetangga yang memiliki sumur.

Kawasan Perencanaan RTBL seluas 51,5 Ha

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya
Lokasi Berkembang disepanjang jalan utama Kota Kanigoro yaitu Jl. Irian Bergabung dengan rumah penduduk dan di wilayah RW 6 paling banyak berkembang adalah kerajinan anyaman bambu

KEGIATAN EKONOMI KAWASAN PRIORITAS WILAYAH PERENCANAN TAHUN 2010


No 1 Sektor Kegiatan Ekonomi Perdagangan dan Jasa Prosentase 71,05% Jenis Komoditi Yang Berkembang Toko, Warung, Pertokoan, Fotocopy, Swalayan, Koperasi, Bank, Salon, Bengkel, dll Industri Meubel, Anyaman Bambu, Industri Makanan (Tahu, Tempe, Makanan Kecil, Sambel Pecel), Industri Batako, Industri Kerajinan Rumah Tangga/Mainan, Industri Kemasan. Ikan Nila, Gurami, Lele

Industri Rumah Tangga

4,61%

Perikanan

2,63%

Peternakan

10,53%

Ayam Pedaging, Ayam Petelor, Kambing, Sapi.

Pertanian

1,97%

6.

Lain-lain

9,21%

Pertanian tanaman pangan (Padi, Jagung, Kedelai, Ketela, dll) Tanaman Sayuran (Lombok, Kacang Panjang, Tomat, dll) Buah-buahan (Blimbing, Semangka, Melon, Rambutan, dll) Swasta, Buruh, PNS, ABRI, dll

Hanya terdapat dibeberapa rumah yang terdapat di sebagian RW 5 dan RW 7 Hampir berkembang di setiap RW di kawasan perencanaan yang lokasinya masih bergabung dengan rumah penduduk Berkembang di areal lahan produktif (sawah tadah hujan) dan pertanian lahan kering berada di area tegalan

Tersebar merata di seluruh kawasan perencanaan

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com
S secara umum keadaan sosial ekonomi masyarakat pada kawasan prioritas masih digolongkan dalam ekonomi menengah ke bawah. Hal ini terlihat dengan masih besarnya jumlah keluarga miskin dan tingkat pendapatan masyarakat. Masih tingginya tingkat kemiskinan diakibatkan oleh mata pencaharian sebagai masyarakat buruh tani yang dan pada hanya

PERSEBARAN KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT

umumnya

menggarap sawah tadah hujan. Selain itu masyarakat memiliki sumber ekonomi tambahan dengan memelihara ternak secara tradisional, menjadi kuli bangunan/buruh, pengrajin besek guna menambah penghasilan mereka dan mengisi w a Kegiatan ekonomi yang berkembang di Kawasan Perencanaan meliputi Diagram Prosentase Kegiatan Ekonomi Kawasan Perencanaan
Lain-lain 9,21% Pertanian 1,97%
Peternakan 10,53% Perikanan 2,63% Industri Rumah Tangga 4,61%

ktu luang mereka.

kegiatan perdagangan dan jasa, peternakan dan perikanan, industri rumah tangga. Berdasarkan dari diagram hasil pemetaan swadaya bahwa kegiatan ekonomi perdagangan dan jasa sebanyak 71,05%, industri rumah tangga sebanyak 4,61%, perikanan sebanyak 2,63%, peternakan sebanyak 10,53%, pertanian sebanyak 1,97% dan lain-lain sebanyak 9,21%.
Perdagangan dan Jasa 71,05%

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com
Kondisi Lingkungan Kelurahan Kanigoro yang menunjukan masih banyaknya kawasan lingkungan perumahan yang tidak terdapat saluran drainase, maupun drainase permanen beberapa kondisi yang serta saluran belum pada

KONDISI TATA BANGUNAN DAN TATA LINGKUNGAN KELURAHAN KANIGORO

lingkungan

permukiman kondisi jalan masih makadam/tanah

Kondisi tata bangunan permukiman di kawasan perencanaan rata-rata KDB nya masih berkisar antara 60 - 90%. Rata-rata bangunan perumahan penduduk masih memiliki halaman rumah maupun tegalan disampingnya.

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

KEPEMILIKAN LAHAN
Sedangkan jika dilihat dari status kepemilikan lahan pada umumnya lahan di kawasan perencanaan berstatus hak milik pribadi. Hasil dari identifikasi pemetaan swadaya pokja tata ruang mengenai status kepemilikan bangunan di kawasan perencanaan bahwa mayoritas 92,96% merupakan hak milik, 5,86% merupakan Hak Guna Bangunan dan 1,01% merupakan Hak Pakai. Sedangkan yang merupakan tanah miliki negara yaitu tanah lapangan dan tegalan yang berada disebelah barat lapangan yang lokasinya berada di RW 5. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar Status Kepemilikan Lahan dan tabel/diagram berikut. Tabel Status Kepemilikan Bangunan Kawasan Perencanaan Tahun 2010
Hak Pakai 1 RW V 172 1 2 RW VI 289 5 3 RW VII 94 0 Jumlah 555 6 Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya No. Lokasi Hak Milik HGB 14 19 2 35 Tanah Negara 1 0 0 1

Gambar Status Kepemilikan Lahan Kawasan Perencanaan

Lahan milik masyarakat untuk pengembangan usaha bersama wisata dan rekreasi

Lahan milik masyarakat untuk pengembangan usaha show room/galeri home industri

Diagram Prosentase Status Hak Milik Bangunan Kawasan Perencanaan Tahun 2010
HGB Hak 5,86% Pakai 1,01% Hak Milik 92,96 % Tanah Negara 0,17%

Lahan milik negara sebagai areal lapangan (RTH) dan rencana sentra usaha bersama ternak sapi

Lahan milik masyarakat sebagai lokasi sentra home industri anyaman bambu

Batas Kawasan Perencanaan Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com
C. Zona Pengembangan Lingkungan Permukiman Didukung Pengembangan Sentra Percontohan Ternak Sapi dan Taman Bermain Zona C arahan pengembangan permukiman lebih ditekankan pada penataan ruang publik yang berupa pembuatan taman bermain yang berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau serta penataan saluran drainase. Pada zona ini juga didukung oleh pengembangan sentra percontohan kandang sapi. D. Zona Pengembangan Sentra Pemasaran Hasil Pertanian dan Percontohan Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah Zona D diarahkan untuk sentra pemasaran hasil pertanian Kelurahan Kanigoro dan percontohan pengelolaan sampah. Di kawasan zona D merupakan kawasan perkotaan dimana sejumlah kegiatan mengumpul pada lokasintersebut, keberadaan pasar menimbulkan adanya bangkitan pergerakan penduduk sehingga perlu adanya penataan dan penyediaan parkir serta perlu adanya penanganan dan pengelolaan sampah.

ANALISA PEMBAGIAN ZONA PENGEMBANGAN KAWASAN PRIORITAS


Berdasarkan dari hasil potensi, permasalahan dan analisa kegiatan pemetaan swadaya serta kegiatan rembug warga bersama TIPP, bahwa kawasan di Kelurahan Kanigoro yang memerlukan penanganan prioritas berada di sebagian Lingkungan Jajar dan sebagian Lingkungan Banjarejo bagian timur. Adapun pembagian zona pengembangan kawasan prioritas adalah sebagai berikut : A. Zona Pengembangan Permukiman Didukung Pengembangan Home Industri dan Sektor Wisata Zona ini diperuntukkan untuk pengembangan permukiman beserta sarana dan prasana pendukungnya yang meliputi perbaikan jalan dan saluran. Sedangkan untuk pengembangan kegiatan pendukung permukiman pada Zona A lebih diarahkan pada kegiatan sektor pengembangan wisata rekreasi kolam renang beserta fasilitas penunjangnya yang meliputi kios-kios pemasaran dan tempat peristirahatan/Gazebo/ balai pertemuan warga. Selain itu pada zona ini akan dikembangkan aktifitas perdagangan dan jasa maupun kegiatankegiatan fasilitas umum dan sarana transportasi lainnya sebagai pendukung kegiatan perdagangan dari sektor industri kecil berupa galeri/showroom home industri yang penataanya direncanakan di koridor jalan utama kota yaitu Jl. Irian bagian timur. B. Zona Pengembangan Lingkungan Permukiman dengan Penataan Kawasan Rawan Genangan Banjir Zona B merupakan zona pengembangan lingkungan permukiman yang arahan penataannya lebih difokuskan pada pengembangan home industri dan penataan sanitasi lingkungan yang berupa pengembangan MCK, pembuatan sumur pompa, perbaikan jalan dan saluran drainase khususnya pada kawasan yang rawan adanya genangan banjir.

B C D

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

KAJIAN ANALISA POTENSI DAN PERMASALAHAN DI KAWASAN PERENCANAAN RTBL

ARAHAN KAWASAN PENGEMBANGAN EKONOMI TERPADU : PENGEMBANGAN WISATA DAN REKREASI

Kondisi lingkungan permukiman menuju kawasan prioritas yang rata-rata memiliki KDB 60% - 90% dengan kondisi jalannya masih merupakan jalan tanah dengan lebar 4 meter

Kondisi saluran drainase yang tidak terawat, mengalami sedimentasi sehingga menyebabkan rawan genangan banjir pada musim penghujan

ARAHAN PENGEMBANGAN KAWASAN GALLERY/ SHOWROOM HOME INDUSTRI


Kondisi Ruang Terbuka Hijau yang akan direncanakan penataannya dan menjadi jalur akses pintu keluar kawasan pengembangan wisata dan rekreasi

AREAL PERTANIAN RAWAN GENANGAN BANJIR DIKARENAKAN TIDAK ADANYA SALURAN PEMBUANGAN

Kawasan pengrajin home industri anyaman bambu dengan karakter mayarakat berpenghasilan ekonomi menengah kebawah, kondisi sanitasi lingkungan yang buruk banyak yang tidak memiliki fasilitas MCK, rawan banjir dan kondisi jalannya mayoritas masih berupa jalan tanah dengan lebar 4 meter.

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

PERSPEKTIF SEKITAR KAWASAN WISATA & PENGEMBANGAN WAHANA REKREASI


Kondisi eksisting yang ada merupakan lahan tegalan, yang akan direncanakan menjadi Kawasan Wisata dan Wahana Rekreasi

PROGRAM PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN DI SEKITAR KAWASAN PRIORITAS : Peningkatan akses jalan menuju kawasan wisata dan rekreasi dari jalan tanah menjadi aspal dengan lebar + 5 meter Perbaikan dan penataan saluran drainase yang mengalami sedimentasi/ Normalisasi saluran Penataan jalur hijau di sepanjang jalan masuk menuju kawasan wisata Penataan jalur hijau di sepanjang saluran irigasi di sekitar kawasan wisata Pembangunan jalan inspeksi sebagai akses keluar kawasan wisata Pembangunan fasilitas wisata kolam renang dan fasilitas penunjang kegiatan wisata (pondok pertemuan, tempat parkir, tempat kios, dll) Penataan lokasi gallery home industri sebagai area pemasaran barang-barang kerajinan home industri. Pembangunan gapura masuk sebagai penanda lokasi kawasan sentra kerajinan home industri

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

PERSPEKTIF SEKITAR KAWASAN WISATA KOLAM RENANG

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

PERSPEKTIF SEKITAR KAWASAN GALLERY HOME INDUSTRI

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

RENCANA IDENTITAS KAWASAN DAN KONSEP PENGEMBANGAN JALAN

GAPURA MASUK KAWASAN KERAJINAN ANYAMAN KELURAHAN KANIGORO

KONSEP STREET NETWORK PADA JALAN LOKAL DIDUKUNG RTH

GAPURA MASUK KAWASAN PERKOTAAN KANIGORO

KONSEP STREET NETWORK PADA JALAN KOLEKTOR PRIMER

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH KELURAHAN KANIGORO TAHUN 2011 - 2015

NO 1

PROGRAM PEMBANGUNAN PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PETERNAKAN TERPADU 1.1. Percontohan Kandang Kambing 1.2. Kolam Pembibitan Ikan 1.3. Kolam Renang 1.4. Pondok Pertemuan (Gazebo) 1.5. Bangunan Kios 1.6. Tempat Parkir 1.7. Taman Bermain 1.8. Bangunan Pengelola 1.9. Toilet dan Ruang Ganti

VOLUME

LOKASI

2011

2012

TAHUN 2013

2014

2015

PRAKIRAAN BIAYA

SUMBER DANA

450 m2 108 m2 2000 m2 100 m2 120 m2 1000 m2 1172 m2 50 m2 2 unit

Lingk. Jajar Lingk. Jajar Lingk. Banjarejo Lingk. Jajar Lingk. Jajar Lingk. Jajar Lingk. Banjarejo Lingk. Jajar Lingk. Banjarejo

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

15.000.000 BLM PLP-BK 5.000.000 Swadaya 325.000.000 BLM PLP-BK, Pihak III 22.000.000 BLM PLP-BK, Pihak III 45.000.000 BLM PLP-BK, Pihak III 5.000.000 BLM PLP-BK, Pihak III 50.000.000 BLM PLP-BK, Pihak III 15.000.000 BLM PLP-BK, Pihak III 18.000.000 BLM PLP-BK, Pihak III

Sub Total
2 PINTU GERBANG 2.1. Gerbang Masuk 2.2. Gerbang Kawasan Sentra Home Industri 2 unit 1 unit 10 unit 1 unit 5 unit 80 unit Lingk. Kanigoro, Lingk. Jajar Lingk. Jajar Lingk. Jajar Lingk. Jajar Lingk. Jajar

Rp
Rp Rp

500.000.000
40.000.000 APBD 20.000.000 BLM PLP-BK, Pihak III

Sub Total
3 4 5 GALERI HOME INDUSTRI PENGEMBANGAN KOPERASI NGUDI MAKMUR BANK SAMPAH BLITAR KANIGORO 5.1. Gerobak Sampah 5.2. Bak Sampah (Basah + Kering) 5.3. Peralatan Penunjang

Rp Rp Rp
Rp Rp Rp

60.000.000 45.000.000 BLM PLP-BK, Swadaya 2.000.000 BLM PLP-BK


7.500.000 BLM PLP-BK, Swadaya 6.400.000 BLM PLP-BK, Swadaya 2.820.000 BLM PLP-BK, Swadaya

Sub Total
6 7 PENGADAAN PAPAN NAMA JALAN PENATAAN JALAN LINGKUNGAN 7.1. Pavingisasi + Saluran Drainase 7.2. Pavingisasi + Saluran Drainase 7.3. Pavingisasi + Saluran Drainase 300 m 850 m 725 m 8m 43 unit 18 unit Lingk. Kanigoro Lingk. Jajar Lingk. Banjarejo Lingk. Banjarejo Lingk. Jajar Lingk. Jajar 100 pcs Lingk. Kanigoro, Lingk. Jajar, Lingk. Banjarejo

Rp Rp

16.720.000 18.200.000 BLM PLP-BK

Rp Rp Rp

16.032.000 BLM PLP-BK, APBD, Swadaya 45.424.000 38.744.000

Sub Total
8 9 10 PEMBANGUNAN JEMBATAN PENGHUBUNG PEMBANGUNAN MCK BERSAMA RENOVASI BANGUNAN TEMPORER

Rp Rp Rp Rp Rp

100.200.000 12.732.000 BLM PLP-BK, Swadaya 122.292.000 BLM PLP-BK, Swadaya 180.000.000 BLM P2KP PNPM Mandiri
Perkotaan

JUMLAH TOTAL ANGGARAN INVESTASI


Sumber : Hasil Prakiraan Tahun 2010

877.144.000

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

BKM NGUDI MAKMUR KELURAHAN KANIGORO

PROPOSAL KEMITRAAN
Kunjungi : bkm-ngudimakmur.blogspot.com

Tim pemasaran Perencanaan PLPBK BKM Ngudi Makmur


TAP : GUSLIANSYACH GUSTI,ST NO HP : 081259477712

RELAWAN TIM PEMASARAN


NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 NAMA SUGIONO YUSUF EFENDI SUPINARTI MAHMUDI SURYANTO DANURI SYUKIRNO MULYANI MARINA SITI KHAIRUL UMAH RISMA RINJANI MITA ALAMAT RT RW 04 05 1 6 2 9 4 5 5 4 1 7 6 6 7 6 3 11 1 7 TP BIDANG KEMITRAAN KORDINATOR TP ADVOKASI NO HP 081334493147 085856490240 081333693654 081333465663 085755661468 085736743968 085815579633 085259331099 085815590123 085855877881 085785541188

EDUKASI/MEDIA BENDAHARA SEKRETARIS

Alamat Sekretariat BKM

: Kantor Kelurahan Kanigoro Jl. Kusuma Bangsa

Bentuk kemitraan yang diharapkan berupa sponsorship atau dukungan seperti : 1. Dana pembangunan Program PLPBK 2. Material dan alat pembangunan 3. Pelatihan dan Capacity Building 4. Investasi usaha 5. Program Hibah Bentuk bentuk kemitraan nantinya diharapkan sesuai dengan program program yang tertuang dalam Rencana Program Investasi PLPBK. Dalam kemitraan tersebut kami mengharapkan akan terbentuknya kerjasama yang terus berkesinambungan dan dikuatkan dengan adanya MOU antara pihak mitra dan BKM Ngudi Makmur serta dilakukan dengan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi bersama dalam jangka waktu tertentu. Demikian Proposal Kemitraan ini kami buat, Terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya. Bersama Membangun Desa, mengentaskan Kemiskinan dengan Peningkatan Ekonomi Rakyat

Rekening

: Bank Jatim Cabang Blitar No. Rek. 0142162008

Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas Kelurahan Kanigoro

Anda mungkin juga menyukai