Anda di halaman 1dari 28

BUSSINES PLAN

Industri Froyen Yoghurt

PT Ti Froyo

PT Ti Froyo
Jl. Wates Km 10 Yogyakarta

Disusun Oleh: RINI WIDIASTUTI (P2DA11021)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER ILMU PETERNAKAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO 2012

EXECUTIVE SUMMARY

Susu merupakan salah satu pangan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi dan lengkap, baik kandungan protein, lemak, mineral maupun vitamin. Oleh karenanya, susu saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok oleh sebagian besar masyarakat di dunia untuk menunjang kesehatan dan pemenuhan gizi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ketersediaan susu perlu diperhatikan. Industri Pengolahan Susu (IPS) memiliki peranan yang penting dalam upaya penyediaan dan pencukupan gizi masyarakat. Industri pengolahan susu isalah satunya adalah memproduksi frozen yoghurt yakni makanan ringan kesehatan berupa yoghurt yang dibekukan menjadi ice cream yang mengandung buah-buahan dan berbagai produk olahan gizi. Frozen yoghurt ini dapat diperhitungkan kelayakannya untuk seluruh lapisan masyarakat, serta dapat menjadi trend makanan ringan fungsional yang mempunyai pengaruh baik terhadap kesehatan. . Frozen yoghurt member solusi kepada konsumen yang menginginkan makanan kesehatan yang berdampak positif pada tubuh. Produk pangan fungsional menjadikan . frozen yoghurt berpeluang dipasarkan pada konsumen anak-anak, remaja dan dewasa. Payback period pada industri pengolahan susu PT.Ti Froyo yakni dalam jangka waktu 2 tahun 3 bulan. Hasil analsis R/C rasio menghasilkan nilai 1,24. IRR menunjukkan nilai 11,08%. Hasil tersebut menunjukan bahwa PT.Ti Froyo memenuhi aspek kelayakan jika dibandingkan dengan suku bunga bank saat ini yakni 6.32%. Artinya, lebih baik menginvestasikan modal untuk PT.Ti Froyo dari pada diinvestasikan di bank karena profit investasi lebih besar dari suku bunga bank.

PENDAHULUAN

Perkembangan pada bidang teknologi pangan akan menghasilkan berbagai inovasi, sehingga perkembangan baru pada bidang tersebut akan terus berlanjut. Berbagai kemungkinan dihasilkannya suatu produk baru terus diupayakan, dalam usaha memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, juga dalam rangka memanfaatkan sumber daya yang ada sehingga dapat diperoleh suatu produk. Berbagai modifikasi dilakukan untuk menghasilkan produk olahan air susu baik sebagai minuman dengan berbagai tambahan cita rasa maupun minuman susu fermentasi, keju, mentega, es krim dan lain lain. Yogurt adalah produk hasil fermentasi air susu oleh bakteri Streptococcus thermophillus dan Lactobacillus bulgaricus yang padat akan nutrisi karena mengandung protein, vitamin, mineral dan rendah akan lemak. Masyarakat memilih yogurt karena alasan kesehatan dan kenikmatan, terlebih setelah diketahui manfaatnya sebagai produk probiotik yang memiliki kemampuan untuk menunjang kesehatan. Yogurt juga dapat

dimanfaatkan sebagai produk alternative bagi sesorang yang mengikuti diet rendah kolesterol untuk menjaga berat badan. Umumnya masyarakat sudah mengetahui, mengenal dan banyak pula yang menyukai yogurt sebagai produk susu fermentasi dibanding produk susu yang mempunyai rasa asam lain, karena yogurt mempunyai beberapa keuntungan dari segi rasa, flavor, nilai gizi dan daya cerna. Pesatnya perkembangan konsumsi yogurt menunjukkan bahwa yogurt mempunyai prospek yang semakin cerah untuk dikembangkan, misalnya dengan pemuatan es krim yogurt atau lebih dikenal dengan frozen yogurt (Froyo). Pengolahan yogurt menjadi frozen yogurt merupakan usaha diversifikasi sebagai upaya untuk meningkatkan pola konsumsi masyarakat pada produk-produk olahan susu. Frozen yogurt adalah produk dengan bahan baku yogurt dengan bentuk fisik seperti es krim. Frozen yogurt merupakan yogurt dengan bentuk fisik seperti es krim, berpotensi untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Minat konsumen terhadap frozen yogurt dapat ditingkatkan dengan upaya memodifikasi produk dengan penambahan berbagai flavor. Arbuckle (2007), penambahan flavor pada es krim berfungsi untuk memberikan cita rasa tertentu. Flavor dapat diperoleh dari buah-

buahan atau tanaman penyegar secara alami dan dapat pula disintesis secara kimia. Ada diantara masyarakat yang tidak tahan terhadap laktosa, sebagai akibat dari kurangnya enzim laktase dalam mukosa usus. Pemberian laktosa atau susu dalam keadaan seperti ini dapat menyebabkan diare atau gangguan pencernaan perut karena menderita lactose intolerance sehingga perlu pengembangan susu yang bebas laktosa dan produk-produk susu sejenis ini. Susu fermentasi

merupakan alternative pemanfaatan susu untuk mengurangi lactose intolerance. B. Tujuan


Dengan memantapkan posis pengolahan susu dalam bentuk frozen yogurt sebagai pioner dalam pemenuh kebutuhan gizi masyarakat yang murah dan mudah diperoleh. Tujuan umum kami ialah mampu memenuhi kebutuhan konsumsi susu masyarakat Indonesia.

A. Visi dan Misi Perusahaan


o Visi : Meningkatkan kesehatan masyarakat Mengurangi tingkat penggangguran di Indonesia o Misi :

Menjadikan produk frozen yogurt sebagai makanan kesehatan pilihan utama masyarakat di Indonesia

B. Gambaran Umum Usaha


Identitas Perusahaan a) Nama Perusahaan a) Lokasi Perusahaan b) Pemilik Perusahaan c) Telepon Perusahaan : PT Ti Froyo : Jalan Wates Km 10 Yogyakarta : Rini Widiastuti : 081226732680

Identifikasi Produk a) Produk b) Bentuk Product c) Manfaat Produk : Frozen Yogurt : Dikemas dalam cup ekonomis (200 ml) :

Menyehatkan pencernaan

Meski rasanya asam, namun berdasarkan hasil penelitian, yoghurt dapat mengatasi berbagai masalah pencernaan seperti diare, radang usus, kanker usus atau intoleransi laktosa. Mengurangi resiko terjadi infeksi pada vagina Wanita yang mengkonsumsi yoghurt dapat mengurangi tingkat keasaman (pH) sehingga dapat mengurangi perkembangan infeksi jamur. Menurunkan resiko darah tinggi Dengan mengkonsumsi yoghurt 2-3 porsi sehari, dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi. Mencegah osteoporosis Karena berbahan dasar susu, maka dalam yoghurt mengandung kalsium dan vitamin D. Kedua zat ini dapat membentu seseorang terkena osteoporosis. Membantu kita lebih kenyang Kandungan kalori yang terdapat dalam yoghurt manjadikan yoghurt makanan yang dapat membantu sesorang merasa lebih kenyang.

I. ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

A. Pasar Potensial Potensi dari usaha frozen yogurt ini sangat besar, karena mengingat bahwa produk frozen yogurt ini merupakan produk yang masih baru dan jarang beredar di masyarakat. Jauh lebih awet tanpa perlu menggunakan pengawet kimia dan harga jual sangat tinggi membuat margin keuntungannya bisa meencapai ratusan persen. Tingkat persaingan belum setinggi yogurt. Iklim Indonesia yang tropis sangat menguntungkan untuk bisnis frozen yogurt Bisnis frozen yogurt sebagai sebuah peluang bisnis dengan potensi besar, bisnis frozen yogurt diyakini akan terus populer dalam waktu yang sangat lama, mencapai puluhan tahun (Yudi, 2010). Tingkat persaingan bisnis frozen yogurt masih jauh dari kejenuhan. Dengan demikian diharapkan bahwa produk frozen yogurt memiliki permintaan konsumen yang tinggi. Komitmen untuk terus

berinovasi dalam meningkatkan kepuasaan konsumen. Oleh karena itu peluang usaha yang menjanjikan amat sangat berarti bagi tercapainya visi Pasar potensial untuk memenuhi kebutuhan lokal Yogyakarta dan kota lain terdekat seperti Solo dan sekitarnya . Selain itu, mengusahakan wilayah terpilih sebagai wilayah potensial untuk jangkauan pemasaran yang lebih luas. Dalam memasarkan produk frozen yogurt akan melibatkan beberapa stakeholder terpilih sebagai pihak penjual langsung dan membuat outlet-outlet penjualan di beberapa lokasi strategis di wilayah terpilih. B. Permintaan dan Penawaran Pesatnya perkembangan perekonomian saat ini diikuti juga

berkembangnya berbagai tempat perbelanjaan modern di berbagai kota besar di Indonesia, begitu juga di Yogyakarta. Semua itu tidak terlepas dari keunggulankeunggulan yang ditawarkan oleh masing-masing pusat perbelanjaan tersebut. Misalnya, menawarkan keunggulan berupa kesehatan, kebersihan, kenyamanan, harga, produk-produk pilihan. Segmen pasar PT.Ti Froyo adalah semua kalangan masyarakat, dari kalangan masyarakat bawah hingga kalangan masyarakat menegah ke atas, selain itu produk ini ditujukan untuk semua usia. Mengingat bahwa usaha ini masih baru , kemungkinan akan menyedot perhatian masyarakat. Untuk ke depannya

perusahaan ini mentargetkan untuk membuka gerai di tepi jalan raya yang strategis dan mall-mall (pusat pembelanjaan) di kota besar. Konsumen/pembeli/klien potensial saat ini adalah pelajar/mahasiswa dan anak-anak. Untuk tahap selanjutnya pembeli/klien yang potensial adalah hotel, restoran, caf dan pusat-pusat pembelanjaan. Seperti halnya perubahan-perubahan di bidang usaha yang lain, maka dalam bidang usaha perdagangan juga telah terjadi perubahan yang terus menerus. Perubahan yang terus berlangsung dalam bisnis perdagangan ini menunjukkan bahwa perdagangan bersifat dinamis. Dalam hal ini bisnis perdagangan terus berkembang seiring dengan keinginan dan selera pelanggan atau konsumen. Secara tidak langsung konsumen yang berada di kota-kota besar sangat

memperhatikan berbagai aspek dalam mengambil keputusan untuk berbelanja. Ini patut diperhatikan sebab sekarang konsumen tidak hanya berpedoman pada harga

yang murah saja, tetapi juga pada kenyamanan, kebersihan, kecepatan sistim pelayanan dan sebagainya. Artinya, sekarang konsumen sudah mulai selektif, efisien dalam waktu dan rasional dalam mengambil keputusan untuk berbelanja. Dengan demikian, maka peluang untuk meningkatkan volume penjualan dapat terwujud. Hasil penelitian yang dilakukan Fatihudin (2004) menyimpulkan kelompok referensi,

bahwa faktor tingkat pendapatan, motivasi, keluarga,

pelayanan, atribut produk, harga jual, promosi, dan lokasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli. Hasil penelitian Gunawan, Yuniarinto, dan Thantawi (2000) berkesimpulan bahwa variabel referensi, produk, harga, promosi, dan distribusi

motivasi, sikap, kelompok

mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli. Diantara variabel-variabel tersebut variabel produk mempunyai pengaruh paling dominan dibandingkan variabel yang lain. Berdasarkan uraian di atas diketahui bahwa keputusan pembelian suatu produk dapat dipengaruhi oleh beberapa variabel seperti pendapatan, referensi kelompok, motivasi, pelayanan dan bauran pemasaran.

C. Persaingan Usaha di Tingkat Produsen Persaingan dalam usaha adalah sebagai motivasi dalam berkembangnya industri , sehingga perlu dicermati dan untuk mengevaluasi usaha yng dijalankan. Produsen frozen yogurt belum begitu banyak di Yogyakarta.

D.Kebutuhan Pasar Berdasarkan hasil observasi di pusat pembelanjaan di kota Yogyakarta , belum banyak yang menyediakan produk frozen yoghurt . Melihat kondisi tersebut, maka menjadi peluang usaha untuk memperkenalkan kepada

masyarakat di kota Yogyakarta dan sekitarnya yang menyenangi produk susu fermentasi . hal ini merupakan sebuah peluang besar yang harus ditindak lanjuti dan merupakan cabang usaha yang menjanjikan. E.Sategi Pemasaran a.Pengembangan Produk

PT.Ti Froyo menyediakan produk olahan susu berupa susu fermentasi yang dijual kepada konsumen. Dengan demikian, diperlukan inovasi dan

kreativitas dalam menyajikan produk serta memberikan pelayanan yang dapat memberikan kepuasan kepada konsumen. Untuk memberikan service yang

memuaskan kepada konsumen maka dilakukan evluasi setiap 3 bulan sekali. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui produk yang harus diperbaharui agar produk tersebut diminati oleh konsumen selain itu mencari terobosan baru yang dapat menarik minat konsumen . Strategi lain adalah membuka jasa delivery service yang berfungsi untuk memudahkan konsumen dalam memperoleh produk karena berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.

b. Pengembangan Wilayah Pemasaran Pengembangan wilayah pemasaran dilakukan untuk memudahkan konsumen medapatkan produk serta menambah pendapatan perusahaan, maka akan membuka cabang-cabang baru di beberapa daerah.

c. Kegiatan Promosi Kegiatan promosi merupak sarana untuk mengenalkan produk kepada publik. Untuk itu melakukan promosi dengan cara: i. ii. Personal selling Menggunakan jasa beberapa media yaitu brosur,pamlet, stiker, pemasangan iklan di surat kabar, tabloid,majalah, radio, televise iii. iv. Membagikan sampel frozen yogurt gratis. Memberikan service yang memuaskan kepada konsumen agar kegiatan dengan mouth to mouth dapat berjalan karena ini merupakan suatu kegiatan promosi yang sangat efektif. Karena kebanyakn orang akan lebih percaya pada produk jika mendengar dari mulut orang lain daripada mendengar dari perusahaan.

d.Strategi penetapan Harga Penetapan harga disesuaikan dengan service yang diberikan sehingga dapat memberikan kepuasan pada konsumen. Selalu memantau perkembangan

harga dari pesaing sehingga pelanggan tidak berpindah ke pesaing. Usaha lain dengan memberi member card bagi konsumen yang berlangganan secara rutin. Member card berfungsi untuk mendapatkan diskon untuk produk tertentu serta mendapatkan produk tertentu jika membeli produk melampui batas harga yang ditetapkan.

ASPEK TEKNIK DAN TEKNOLOGI

A.Lokasi dan Lahan Lokasi usaha akan direncanakan di wilayah kota Yogyakarta, merupakan daerah yang memiliki iklim investasi yang cukup baik dengan kemudahan izin pendirian usaha yang mudah. Akses transportasi yang tidak sulit didukung dengan ketersediaan lahan industri yang masih banyak memudahkan pendirian tempat usaha di wilayah tersebut. Selain itu, letak wilayah strategis dan memiliki prospek pasar yang cukup baik serta didukung dengan cukup tersedianya bahan baku (susu) dari banyak peternak sapi perah di sekitarnya. B.Skala Produksi Usaha Industri frozen yogurt ini berskala industri dengan total produksi susu olahan mencapai 5000 liter per hari. Adapun bahan baku yang digunakan yakni plain yogurt yang dibuat sendiri dari pasokan susu segar yang berasal dari peternak sapi perah lokal . C.Denah dan Tata Letak Usaha

SMA MUH 7 Malioboro

PT.Ti Froyo
Lokasi Usaha Jl. Wates

Magelang

POM BBBB BBEN SINBE NSIN

C. Teknologi, Mesin dan Peralatan Frozen yogurt adalah istilah yang digunakan di Amerika Serikat dan negara-negara berbahasa Inggris lainnya untuk menunjukkan es krim yogurt. Frozen yogurt merupakan yogurt dengan bentuk fisik seperti es krim, sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Pada dasarnya proses pembuatan frozen yogurt terdiri dari gabungan antara proses pembuatan produk plain yogurt dan es krim. Metode dimulai dengan pencampuran bahan-bahan yaitu, plain yogurt, penstabil atau pengemulsi, gula dan flavor kemudian campuran tersebut dibekukan sambil diputar dalam alat pembeku es krim.

Komponen-komponen Penyusun Frozen Yogurt Padatan Susu Tanpa Lemak Padatan susu tanpa lemak pada frozen yogurt dapat membuat produk menjadi lebih padat dan lembut, cenderung mencegah produk menjadi lembek dan tekstur kasar, meningkatkan viskositas dan resistensi pelelehan, juga menurunkan titik pembekuan. Gula Frozen yogurt dengan cita rasa manis secara umum disukai oleh masyarakat. Pemanis yang umum digunakan adalah sukrosa. Selain dapat

meningkatkan penerimaan produk melalui efek rasa manis, sukrosa juga berfungsi

mempertinggi flavor Krim yang kuat (creamy) dan flavor buah. Peningkatan sukrosa akan meningkatkan kekentalan dan kekuatan bodi es krim. Rendahnya tingkat kemanisan akan membuat cita rasa hambar dan jika berlebihan akan didapatkan flavor yang tidak diinginkan. Rataan gula yang biasanya digunakan adalah 15% . Penstabil Produk frozen yogurt terdapat kandungan gula dalam jumlah yang cukup timggi (15%) serta adanya penggunaan penstabil atau pengemulsi. Komponenkomponen ini diperlukan selama proses pembekuan guna mempertahankan struktur gelembung udara. Frozen yogurt juga dapat dibuat tanpa penambahan penstabil maupun pengemulsi, karena cukup mengandalkan pada komponenkomponen alami susu yang dapat bertindak sebagai penstabil dan pengemulsi. Proses pembekuan pada frozen yogurt adalah proses industria tambahan untuk produk fermentasi, yang dapat mempengaruhi tekstur produk akhir yang dihasilkan. pembekuan. Penstabil digunakan untuk mencegah formasi dari bentuk es yang besar. Penstabil digunakan dalam jumlah kecil dan tidak mempengaruhi nilai gizi ataupun flavor. Penstabil bekerja mencegah pembentukan kristal es yang besar karena fluktuasi suhu penyimpanan, memperhalus tekstur, meghasilkan produk yang seragam, membatasi kemampuan pengembangan dan cenderung tidak mempengaruhi titik beku. Interaksinya dengan makromolekul lain membuat Oleh karena itu, bahan penstabil ditambahkan sebelum proses

pentabil dapat meningkatkan viskositas. Gelatin merupakan salah satu penstabil yang dapat menghasilkan campuran yang ringan dan memerlukan periode penuaan. Penggunaan jumlah gelatin dibatasi yaitu kurang dari 0,5%. Penambah Cita Rasa Bahan flavor dapat ditambahkan pada frozen yogurt untuk meningkatkan cita rasa, namun kebanyakan yang ditambahkan adalah buah-buahn. Flavor yang dipilih dipertimbangkan terutama karena memiliki dua karakteristik yaitu, tipe dan intensitas. Flavor yang lembut biasanya mudah dicampurkan dan cenderung tidak akan membuat konsumen cepat menjadi bosan/jenuh sekalipun diberikan pada

konsentrasi yang tinggi, namun untuk flavor yang tajam dan asing, konsumen akan cenderung mudah bosan walaupun diberikan pada konsentrasi yang rendah. Mikrobiologi Frozen Yogurt Nakazawa dan Hosono (1981) menyebutkan bahwa kandungan bakteri asam laktat harus dipertahankan > 107 CFU/g es. Pada akhir produksi, menurut Coste (1994) frozen yogurt harus mengandung organisme Streptococcus thermophillus dan Lactobacillus bulgaricus dengan konsentrasi total 107 CFU/g frozen yogurt. Setelah disimpan pada suhu 18oC ( atau pada suhu yang lebih

rendah) sampai pada saat akan dikonsumsi harus mengandung bakteri yang masih hidup. Konsekuensi dari metode pembuatan frozen yogurt yang berbeda-beda

dan kurangnya estndar industria untuk produk ini, maka kompoenen biokimia dan komposisi mikrobiologinya (jumlah bakteri asam laktat) bervariasi sesuai kebijaksanaan dan pertimbangan dari satu produsen ke produsen lain. Mesin dan Peralatan Dalam usaha ini unsur teknologi sangat dibutuhkan. Khususnya untuk memperlancar proses produksi, seperti pembuatan froyen yoghurt dengan mesin pembuat es yang nantinya akan menghasilkan kualitas dan perawatan menjadi lebih mudah dan efisien. Untuk menghasilkan bentuk frozen yoghurt, diperlukan mesin khusus seperti mesin yang diperlukan untuk membuat ice cream. Mesin Ice cream dengan pengunaan energy kecil 400 Watt. Dengan

konsumsi listrik yang relatif kecil yaitu hanya 400W membuat alat ini sangat ekonomis untuk dioperasikan atau bisa juga dengan produk sejenis yg

mengkonsumsi listrik sebesar 1.100 Watt, 1.600W bahkan 2700 Watt, sehingga sangat cocok untuk usaha di kampus, sekolah, depan Indomaret/Alfamart atau tempat lain yang tidak perlu menambahkan sambungan listrik yang berdaya besar.

II. ASPEK MANAJEMEN

A. Struktur Organisasi
DIREKTUR

MANAGER KEUANGAN

MANAGER PRODUKSI

MANAGER PERSONALIA

MANAGER PEMASARAN SDM (Kegiatan pemasaran )

SDM (Kegiatan produksi)

QUALITY KONTROL

KONSULTAN BISNIS

B. Kebutuhan Tenaga Kerja Tenaga kerja yang akan diperkerjakan oleh sebanyak 13 orang tenaga kerja yang terlatih dan handal. Jumlah tenaga kerja terdiri atas 1 orang direktur, 4 orang manager, 1 orang quality control, 1 orang konsultan dan 5 orang yang akan menangani proses produksi susu olahan berupa frozen yogurt dan security sebanyak 1 orang. C. Sumber Tenaga Kerja Banyaknya tenaga kerja yang dibutuhan oleh perusahaan diharapkan mampu menyerap tenaga professional yang handal, enerjik dan penuh dedikasi. Adapun sumber tenaga kerja akan diprioritaskan berasal di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Kebutuhan tenaga kerja diupayakan diserap dari tenaga ahli atau lulusan yang mempunyai ketrampilan sesuai yang dibutuhkan. Selain itu,

perusahaan juga memberikan kesempatan kerja untuk umum sebagai tenaga sales dan outlet yang akan ditempatkan di wilayah kerja kota Yogyakarta. D. Balas Jasa Tenaga Kerja

Bentuk apresiasi dan balas kerja atas kinerja yang dilakukan oleh seluruh staff/karyawan berupa gaji pokok, asuransi dan insentif yang proporsional. Adapun rincian gaji pokok yang dikeluarkan ialah sebagai berikut. Direktur Manager Konsultan/QC Staff/karyawan Security : : : : : Rp..5.000.000,00 Rp. 4.000.000,00 Rp. 3.000.000,00 Rp. 2.500.000,00 Rp. 2.500.000,00

E. Job Discription Nama Jabatan : Kepala atau Pimpinan

Tugas dan tanggung jawab : Bertanggung jawab terhadap segala bentuk operasional atau berjalannya roda perusahaan Menangani hubungan eksternal dengan stakeholder seperti halnya kerjasama, negosiasi antar korporat, pemerintah dan pihak-pihak luar yang secara langsung atau tidak langsung dapat mempengaruhi kondisi perusahaan . Nama Jabatan :Manager Pemasaran (Marketing) Ringkasan Pekerjaan : Supervisor pemasaran berwenang mengelola pemasaran perusahaan secara menyeluruh. Tugas dan tanggung jawab : 1. Menyusun perencanaan, strategi pemasaran yang jitu, penjualan,

harga, promosi, yang menyangkut kepentingan perusahaan 2. Mengembangkan strstegi pemasaran secara rinci 3. Menjamin kelangsungan pemasaran selama kegiatan usaha perusahaan berjalan. 4. Mengawasi kelangsungan secara keseluruhan pemasaran 5. Melakukan yang dapat memaksimalkan perolehan / keuntungan dalam lingkup pemasaran 6. Menjalankan tugas yang diberikan oleh Manajer untuk melakukan kegiatan keuangan dalam pencapaian tujuan perusahaan

7. Dapat melihat suatu peluang yang ada di pasar yang dapat digunakan untuk memajukan pemasaran Susu Pasteurisasi.

Nama Jabatan : Manager Produksi (Production) Ringkasan Pekerjaan : Supervisor Produksi berwenang mengelola produk dan proses produksinya dari awal hingga akhir secara menyeluruh. Tugas dan tanggung jawab : 1. Pengatur strategi produksi. Melakukan rencana strategi produk dan inovasi baru, melibatkan makanan dan karyawan. 2. 3. Mengatur pengadaan inventory produk Pemapar strategi bisnis Memberi dukungan pada manajemen dan berjalan sinergi dengan bagian keuangan dan marketing 4. Melakukan pengembangan produk disertai analisis pasar.

Nama Jabatan : Manager Keuangan (Accounting) Ringkasan Pekerjaan : accounting atau bagian keuangan berwenang mengelola keuangan perusahaan secara menyeluruh. Tugas dan tanggung jawab : 1. Melaporkan secara berkala mengenai penggunaan dan pemasukan dana perusahaan 2. Mencatat pengadaan dana secara utuh dan tetap pada waktunya 3. Membuat laporan keuangan tahunan 4. Mengatur A/R dan A/P perusahaan serta pembayaran pajak 5. Menjalankan tugas yang diberikan oleh Manajer untuk melakukan kegiatan keuangan dalam pencapaian tujuan perusahaan 6. Mengelola dana anggaran perusahaan untuk disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan 7. Mengkaji biaya produksi yang tinggi 8. Menghitung gaji bulanan karyawan 9. Membayar pembelian persediaan barang, perlengkapan dan peralatan kantor

Nama Jabatan : Quality Control

Ringkasan Pekerjaan : Mengawasi dan melakukan control terhadap kualitas dan kuantitas mulai dari pemilihan bahan baku hingga produk yang siap dipasarkan F. Analisa Situasi (SWOT) a.Strengh/Kekuatan : Ikatan yang kuat antara pimpinan dan anggota perusahaan , dimana

pemegang jabatan yang tertinggi pun dapat bersahabat dengan jabatan yang terendah, dimana para manager dan staf dapat menghargai satu sama lainnya dan menciptakan budaya kerja yang menyenangkan. Menjaga mutu produk. Penyusunan prioritas kerja dalam perusahaan,

pentingnya reputasi produk dan perusahaan di dunia luar dan budaya kerja yang menyenangkan . Sistempemasaran produk terstruktur. Konsumen dapat membeli produk langsung ke pabrik atau ke kafe milik perusahaan. Tempat kerja yang bersih dan menerapkan terjaganya kebersihan dan kerapian display shop Untuk mempertahankan mutu produk dan pelayanan terhadap konsumen, perusahaan melayani kritik dan saran dari konsumen lewat layanan telepon dan email ke costumer service atau langsung mendatangi perusahaan Perusahaan peduli terhadap social. Perusahaan secara konsisten akan

menyumbangkan 2,5% dari pendapatan bersih ke panti-panti asuhan dan anak-anak. b. Weakness/kelemahan Ikatan antara pemimpin dan anggota perusahaan yang terlalu akrab dapat melemahkan perusahaan, karena pemimpin tidak dapat bersikap tegas pada anggota, sedangkan dalam perusahaan baru dibutuhkan sikap tegs pemimpin agar anggota dapat bekerja secara maksimal Kualitas produk masih diragukan masyarakat, karena perusahaan belum mempunyai nama di masyarakat. c.Opportunity/Peluang Produk perusahaan terbukti lebih unggul dalammutu rasa frozen yogurt dengan kemasan yang beraneka macam, menarik dan higienis, iklan produk mampu

memikat dan membidik konsumen dari semua kalangan. Desain kemasan yang praktis serta higienis akan menarik konsumen.

III. ASPEK EKONOMI, SOSIAL DAN POLITIK

A. Pendapatan Perkapita Masyarakat Pendapatan perkapita masyarakat Indonesia yang diperoleh dari Badan Statistika Nasional tahun 2011 menyebutkan sebesar 27 juta. Dengan demikian, pendapatan perkapita masyarakat cukup tinggi. Meningkatnya pendapatan masyarakat ini mampu mempengaruhi perubahan pola konsumsi makan menjadi pola konsumsi makanan sehat. Perubahan pola konsumsi ini diharapkan mampu meningkatkan konsumsi susu sebagai sumber pangan bergizi tinggi. Industri olahan susu frozen yogurt berperan dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi susu masyarakat. B. Penyerapan Tenaga Kerja Berdirinya Perusahaan Industri Frozen Yogurt memberikan dampak

positif terhadap kondisi sosial masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja. Melalui penyerapan tenaga kerja lokal di sekitar pabrik diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Penyerapan tenaga kerja lokal akan meningkatkan kepercayaan masyarakat akan eksistensi industri karena masyarakat merasa terbantu dalam aspek ekonomi,

mensejahterakan masyarakat lokal yang tergabung dalam perusahaan. C. Penambahan Devisa Pertumbuhan ekonomi melalui pertumbuhan sektor perindustrian di Indonesia memberikan kontribusi cukup besar dalam pembangunan negara. Berdirinya industri olahan susu frozen yogurt di Kota Yogyakarta memberikan dampak positif terhadap penambahan devisa daerah maupun nasional secara lebih luas. Hal ini sesuai amanat pemerintah yang mendukung pertumbuhan industry lokal dan pertumbuhan perusahan-perusahaan baru dalam negeri sebagai ladang devisa yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan.

D. Keuntungan Transfer Pengetahuan/Teknologi Pendekatan aspek sosial masyarakat dengan berdirinya Perusahaan Industri Frozen Yogurt melalui transfer ilmu pengetahuan atau teknologi industry pengolahan susu. Penerapan teknologi dan sains dalam memproduksi olahan susu secara modern diharapkan mampu memberikan rangsangan positif dalam pengembangan pengetahuan masyarakat akan kemajuan teknologi. Aplikasi teknologi pengolahan susu juga diharapkan dapat dipelajari oleh tenaga kerja sehingga secara tidak langsung tenaga kerja/masyarakat memperoleh transfer pengetahuan dan teknologi mengenai Industry tersebut. Selain itu, pengetahuan mengenai manfaat mengkonsumsi susu diharapkan mampu terserap secara tidak langsung di tengah masyarakat setelah mengetahui keberaaan industry pengolahan susu di lingkungan masyarakat. E. Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Proyek Proyek Perusahaan Industri Frozen Yogurt memberikan respon positif terhadap masyarakat di sekitar lokasi industri. Tidak hanya berdampak pada meningkatnya atau semakin baik nya kondisi lingkungan fisik tetapi juga kondisi lingkungan psikis masyarakat. Peningkatan kondisi lingkungan fisik terjadi pada pembangunan fisik sepeti pembangunan/perbaikan jalan, jembatan, akses informasi, jaringan telepon yang mampu memberi manfaat positif untuk masyarakat. Selain itu, persepsi dan sikap positif masyarakat juga ditunjukkan dari bentuk kerjasama masyarakat dengan perusahaan melalui keikutsertaan masyarakat dalam proses produksi sebagai tenaga kerja di Perusahaan Industri Frozen Yogurt

IV. ASPEK REGULASI DAN LEGALITAS

A. Sistem Hukum Yang Berlaku Untuk Pendirian Usaha Kebijakan pemerintah yang mengatur tentang investasi dan perijinan industri pengolahan susu daiantaranya adalah Paket Kebijakan Pemerintah tanggal 23 Mei 1995, berisi tentang DNI (Daftar Negatif Investasi). Penjelasan tentang kebijakan ini adalah Industri pengolahan susu dalam negeri ditetapkan sebagai industri yang tertutup bagi penanaman modal kecuali memenuhi persyaratan

terpadu dengan peternakan. Perpaduan antara industri pengolahan susu dengan industri peternakan sapi perah diharapkan mampu mendorong terbentuknya sistem agroindustri susu Indonesia berbasis sumber daya lokal.

B. Persyaratan Administrasi Pendirian Usaha Persyaratan admnistrasi untuk memperoleh persetujuan atau ijin yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Banyumas sesuai dasar hukum : Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia No.

590/MPP/Kep/10/99 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Usaha Industri, Izin Usaha Perluasan dan Tanda Daftar Industri, ialah sebagai berikut. 1. Formulir permohonan (ijin industri SP 1 dan Pm II) yang telah diisi lengkap dan benar; 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan foto copy surat keputusan berwenang untuk Perusahaan Perseroan; 3. Foto copy akta pendirian koperasi yang telah mendapatkan pengesahan dari instansi yang berwenang untuk perusahaan yang berbentuk koperasi; 4. Foto copy akta pendirian perusahaan yang telah didaftarkan pada pengadilan negeri untuk perusahaan persekutuan; 5. Foto copy KTP penanggungjawab Perusahaan/Koperasi; 6. Foto copy izin gangguan/AMDAL bagi kegiatan usaha perdagangan yang dipersyaratkan; 7. Neraca awal perusahaan; 8. Pas foto penanggungjawab ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar.

Berkaitan dengan aspek regulasi dan legalitas tersebut, Perusahaan Industri Frozen Yogurt memiliki kekuatan hukum berdasarkan kelengkapan berkas

persyaratan administrasi pendirian usaha, dan perizinan berdasarkan Peraturan Perundang-undangan melalui keputusan Kementerian Perindustrian dan

Perdagangan Republik Indonesia.

V. ASPEK LINGKUNGAN

Aspek lingkungan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam suatu rencana pendirian industry. Aspek lingkungan yang meliputi aspek pengelolaan limbah adalah kegiatan terpadu yang meliputi kegiatan pengurangan (minimization), segregasi (segregation), penanganan (handling), pemanfaatan dan pengolahan limbah. Pengelolaan limbah di industri pengolahan susu yakni menjalankan secara terintergrasi kegiatan pengurangan, segregasi dan handling llimbah sehingga menekan biaya dan menghasilkan output limbah yang lebih sedikit serta minim tingkat pencemarannya. Integrasi dalam pengelolaan limbah tersebut kemudian dibuat menjadi berbagai konsep seperti: produksi bersih (cleaner production), atau minimasi limbah (waste minimization). Karakteristik limbah cair industri pengolahan susu tidak jauh berbeda dengan limbah cair industri makanan. Tetapi limbah cair yang berasal dari industri susu mempunyai karakteristik khas yaitu kerentanannya terhadap bakteri pengurai sehingga mudah terjadi pembusukan. Karakter air limbah industri susu mengandung kadar organik yang cukup tinggi tetapi mudah terurai. Kadar BOD pada air limbah susu + 4000 mg/L dan COD + 2000 mg/L. Perbandingan BOD dan COD setiap pabrik bervariasi namun secara umum adalah 1.75:1. Sedangkan kadar padatan tersuspensi (TSS) air limbah susu adalah + 800 mg/L. Sumber utama air limbah pada proses pengolahan susu sebagian besar berasal dari produk yang hilang yang ikut selama proses pencucian dan dihasilkan dari tumpahan/ kebocoran selama proses produksi. Produk yang hilang selama proses produksi diperkirakan mencapai 0.1%-3%. Kehilangan produk juga disebabkan oleh manajemen house keeping dan sistem operasional yang kurang baik terjadi saat pemindahan pipa saluran produksi, mesin evaporasi, proses pengisian dan sisa bahan baku yang rusak. Air limbah yang cukup besar juga dihasilkan dari air pendingin dan kondensat. Penanganan air buangan pendingin tersebut biasanya dapat diatasi dengan melakukan recycle melalui sistem tertutup sehingga dapat digunakan kembali. Volume air limbah yang dihasilkan setiap sangat bervariasi. Namun di

beberapa negara maju tingkat efisiensi sudah cukup baik, volume air limbah yang dihasilkan dari pabrik pengolahan susu dasar adalah 3.9 ltr/kg produk susu dan untuk pabrik susu terpadu adalah 11.2 ltr/ kg produk. Untuk Indonesia rata-rata volume yang dihasilkan dari sebuah pabrik susu adalah 2 ltr/kg produk susu.

VI. ANALISIS RESIKO

Analisis resiko usaha merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam mengurangi tingkat kerugian suatu perusahaan. Hal-hal yang menghambat kegiatan bisnis : Munculnya kompetitor dalam usaha sejenis Bahan baku susu mudah terjadi kontaminasi maupun kerusakan Jika tidak ditangani secara professional dan dibuat dari bahan berkualitas maka frozen yogurt sering kali gagal Terjadi penipuan terhadap oknum-oknum yang tidakbertanggung jawab Bahan baku (susu) tiba-tiba menghilang dari pasaran Kenaikan harga bahan baku Kenaikan upah tenaga kerja Penurunan penjualan Kerusakan alat-alat produksi

Berdasarkan asumsi indikator tersebut , Perusahaan Industri Frozen Yogurt memiliki langkah antisipasi dalam mengatasi kemungkinan terbutuk atau resiko usaha. Adapun antisipasi resiko usaha tersebut sebagi berikut. 1. Pembelian Stock Bahan Bahan Baku dan Bahan Penolong Perusahaan akan membeli stok bahan baku melalui kontrak kerjasama dengan perusahaan rekanan membuat MoU yang saling menguntungkan. Untuk menghindari kenaikan harga secara tiba-tiba, kontrak kerjasama pemenuhan kebutuhan bahan baku selama satu tahun. Khusus bahan baku susu, perusahaan juga memberlakukan kerjasama saling menguntungkan dengan peternak. Menjaga kualitas produk frozen yogurt dan strategi harga

Segera mengolah susu sebelum terjadi kontaminasi dan menjalankan produksi sesuai GMPdan SSOP 2. Membuat Kontrak Dengan Tenaga Kerja Kontrak dengan tenaga kerja dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan upah tenaga kerja. 3. Memperluas Saluran Distribusi Pemasaran 4. Membuat Inovasi Baru dan Promosi Produk Salah satu indicator penurunan daya beli masyarakat yakni titik jenuh masyarakat dalam mengkonsumsi produk yang sama tanpa ada inovasi. Sebagai bentuk antisipasi penurunan daya beli masyarakat, Perusahaan Industri Frozen Yogurt membuat inovasi produk dengan menghimpun

permintaan konsumen sehingga perusahaan mampu memberikan produk unggulan yang sesuai dengan keinginan konsumen. 5. Melakukan Maintenance Secara Berkala Hal ini sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan alat-alat produksi. Maintenance yang dilakukan secara berkala akan membantu perusahaan dalam mengoptimalkan kinerja alat produksi sehingga dapat memperpanjang usia produksi.

VII. ASPEK FINANSIAL A. Investasi Estimasi investasi yang dikeluarkan Perusahaan PT.Ti Froyo disaji dalam tabel estimasi proyeksi investasi.
A 1 INVESTASI Pendirian Bangunan a b c Pabrik Kantor (2 lantai) Quality Control 300 100 50 m2 m2 m2 1,500,000 3,000,000 1,500,000 450,000,000 300,000,000 75,000,000 825,000,000 2 Peralatan a b c d Mesin Yogurt Maker Mesin Packaging Mesin Cooling(Cooler Box) Peralatan Kantor 2 1 1 unit unit unit 400,000,000 300,000,000 200,000,000 800,000,000 300,000,000 200,000,000 3,000,000 1,303,000,000 3 Kendaraan a b b c d Tangki Susu Truk Pick UP Mobil Sepeda Motor 1 1 2 2 2 unit unit unit unit unit 125,000,000 450,000,000 250,000,000 200,000,000 35,000,000 125,000,000 450,000,000 500,000,000 400,000,000 70,000,000 1,545,000,000

B. Estimasi Penjualan Penjualan frozen yougurt dijual sesuai dengan segmentasi dan kebutuhan pasar. Berdasarkan pengamatan pasar, konsumsi untuk segmentasi anak maupun orang dewasa dalam berbagai bentuk dan rasa Melihat kebutuhan tersebut, PT.Ti Froyo memformulasikan frozen yogurt dalam beberapa bentuk dan rasa. Adapun asumsi dan estimasi penjualan sebagai berikut.

INCOME (PENDAPATAN)
Penjualan Frozen yogurt (ml) Total Penjualan (200 ml) 6.498.000 cup/th 10,000 /cup 64.980.000.000 53.719.500.000 1.299.600.000 ml/th

NET INCOME
C. Estimasi Biaya Produksi Biaya Produksi terdiri dari biaya tetap (fix cost ) dan biaya tidak tetap (variable cost) (terlampir) D. Proyeksi Neraca Untung-Rugi

Proyeksi untung-rugi berdasarkan estimasi penjualan susu pasteurisasi dan estimasi biaya produksi ialah sebagai berikut.(terlampir) E. Kriteria Investasi (NPV, IRR, B/C rasio, PBP) Kriteria investasi disesuaikan dengan nilai NPV (Net Provit Value), IRR (Rentabilitas), B/C ratio (Benevit per Cost ratio) dan PBP (Payback Period) sebagai pertimbangan fnansial perusahaan. Hasil analisis financial disajikan pada data table berikut.

FINANCIAL ANALYSIS
NPV (Net Provit Value)
Interest Rest (suku Bunga) 343,336,568,101.07

rupiah % % tahun rupiah/cup cup

6.32 11.08 2.42 1,23 1,732.92


5,915,690,559.29

IRR (Rentabilitas) PBP (Payback Period) B/C (efficiency ratio)


Biaya Variabel per Satuan

BEP (dalam rupiah) BEP (dalam Produk)

591,569.06

Berdasarkan hasil analisis, nilai Net Present Value (NPV) cukup tinggi. NPV adalah nilai sekarang dari arus kas usaha pada masa yang akan datang yang

didiskontokan dengan biaya modal rata-rata yang digunakan kemudian dikurangai dengan nilai investasi yang telah dikeluarkan. Penghitungan analisis PT.Ti Froyo dilakukan pada nilai bunga 6,32% merupakan rata-rata bunga pinjaman yang berlaku sekarang ini. Penghitungan yang dilakukan menunjukan bahwa nilai NPV sebesar Rp.
343.336.568.101,07.

Hal ini bernilai positif oleh karena itu

maka dari sisi NPV dapat dipastikan bahwa usaha ini layak. IRR atau rentabilitas merupakan salah satu indicator aspek kelayakan usaha. Penghitungan IRR menggunaan batasan bunga sebesar 10% sebagai batas NPV positif dan 50% sebagai batas NPV negatif. IRR pada tabel menunjukkan nilai 11,08%. Hasil tersebut menunjukan bahwa PT.Ti Froyo memenuhi aspek kelayakan jika dibandingkan dengan suku bunga bank saat ini yakni 6.32%. Artinya, lebih baik menginvestasikan modal untuk PT.Ti Froyo dari pada diinvestasikan di bank karena profit investasi lebih besar dari suku bunga bank. Payback period menunjukkan lama waktu pengembalian modal awal yang dikeluarkan perusahaan. Payback period pada industry pengolahan susu PT.Ti Froyo yakni dalam jangka waktu 7 tahun 0 bulan. Hasil analsis B/C rasio PT.Ti Froyo menghasilkan nilai 1,23. Hasil tersebut bernilai positif maka dapat disimpulkan bahwa usaha layak. Hal ini sesuai dengan criteria kelayakan dimana Usaha yang layak memiliki nilai B/C rasio sebesar sama dengan 1 atau lebih dari 1. Dengan demikian usaha industry susu pasteurisasi ini menguntungkan jika dijalankan dan mampu bersaing di tengah maraknya industry pengolahan susu.

VIII. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Berdasarkan uraian dan analisa studi kelayakan maka dapat disimpulkan bahwa: 1. Segi pasar, permintaan terhadap susu terus meningkat setiap tahunnya, walaupun dari segi psikologi susu cair tidak mendapat dukungan yang cukup akan tetapi masalah ini dapat diatasi karena dari segi produk PT.Ti Froyo tersedia dalam susu olahan berupa frozen yogurt dan bukan sekedar susu cair. Dengan demikian, inovasi produk diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk beralih mengkonsumsi frozen yogurt PT.Ti Froyo karena dari segi kualitas susu, susu hasil fermentasi memiliki kandungan gizi dan nutrient yang menyehatkan. 2. Segi perekonomian, pembukaan industry PT.Ti Froyo kami ini dapat membantu peningkatan minat masyarakat terhadap susu fermentasi. Sehingga jika permintaan masyarakat terhadap susu fermentasi meningkat, maka meningkat pula devisa negara. Selain itu, mampu mendorong perkembangan agrobisnis peternakan di Indonesia. 3. Segi hukum, memiliki izin yang kuat dan diakui oleh hukum sebagai sebuah PerseroanTerbatas (PT) sehingga perusahaan dapat berkembang lebih efisien dan efektif. 4. Segi produk, bahan baku yang kami gunakan berasal dari peternak lokal dengan kualitas tinggi, mutu terjamin melalui tahap penguian bahan baku. 5. Segi teknologi, kami menggunakan mesin-mesin berteknologi tinggi dan telah memenuhi syarat sebagai mesin internasional. 6. Segi lokasi, lokasi yang kami gunakan letaknya cukup strategis karena dekat akses jalan raya di wilayah koya Yogyakarta. 7. Segi manajemen SDM, memperkerjakan tenaga kerja yang telah ahli di bidangnya dengan upah yang telah disesuaikan dengan latar belakang, pengalaman serta budget perusahaan. yang berstandar nasional maupun

8. Segi keuangan, biaya-biaya, kewajiban-kewajiban dan harta yang kami gunakan balance dengan modal yang ada. Modal yang kami gunakan: modal sendiri 50% dan modal pinjaman 50%

Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa kami mempunyai keyakinan bahwa PT.Ti Froyo yang berlokasi di wilayah Yogyakarta akan dapat berkembang dengan baik. Kami merekomendasikan untuk bekerjasama menanamkan investasi bersama PT.Ti Froyo menyehatkan dan mencerdaskan bangsa Indonesia melalui susu fermentasi..

Susu Murni

Dipanaskan sampai mendidih + gula 6 8% dari susu segar

Diaduk dengan rata

Didinginkan hingga mencapai 45oC + bakteri starter yogurt

Dimasukkan ke dalam botol Steril atau gelas plastik

Inkubasi 12 14 jam pada susu ruang

YOGHURT

Masukkan dalam Freezer

FROZEN YOGHURT

Skema Pembuatan Frozen Yogurt