Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA

Y**** A*** PRA***** 113110*** MI

LABORATORIUM TERPADU
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AKAKOM

PERTEMUAN KE - 4

TRANSFORMASI DARI ER-ENTITY RELATIONSHIP KE MODEL R-RELATIONAL

Pada pertemuan keempat ini, mahasiswa diajarkan tentang cara mentranformasikan model data ER ke model data R. Pada pertemuan ke empat ini hanya melanjutkan pembahasan pada pertemuan sebelumnya, yaitu pertemuan 3.

Pembahasan Latihan

Entitas Karyawan adalah himpunan Entitas Kuat / Bebas (Strong Entity Sets) Yaitu himpunan yang tidak punya ketergantungan dengan himpunan entitas lainnya. Pada EER kasus proyek entitas Pegawai, Divisi, dan Proyek adalah entitas kuat/bebas.

Entitas Tanggungan adalah himpunan Entitas Lemah (Weak Entity Set) Yaitu himpunan yang bergantung pada entitas kuat. Pada EER kasus proyek entitas Tanggungan adalah entitas lemah.

Atribut nokaryawan, dengan garis bawah maksudnya atribut tersebut sekaligus sebagai Primary key.

Atribut nama, tanpa garis bawah maksudnya atribut biasa.

Atribut alamatpenerbit, dengan garis doble artinya mempresentasikan atribut yang memiliki banyak nilai.

Atribut umur, pada entitas karyawan ataupun pada entitas anggota dengan garis putus-putus artinya mempresentasikan atribut turunan.

Garis dobel maksudnya mempresentasikan total pertisipasi dari suatu entitas didalam relationship. Maksud dari EER informasi perpustakaan diatas adalah Satu Karyawan melayani banyak Anggota, Satu Karyawan mengawasi banyak Buku, Satu Karyawan mempunyai banyak Tanggungan, Satu Anggota bisa meminjam banyak Buku.

Kesimpulan
Pada pertemuan ke 4 ini saya dapat menyimpulkan bahwa pembuatan EER teryata tidak semudah pembuatan ERD biasa. Karena pada pembuatan EER kita harus bisa mengetahui berbagai jenis entitas dan atribut. Dan kita juga harus tepat membedakan antara entitas partisipasi total maupun parsial.