Anda di halaman 1dari 13

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA

MULTIMEDIA CENTER SMA NEGERI 7 SURABAYA


A. Latar Belakang Proses belajar dalam pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Melalui proses belajar dapat memberi pengaruh terhadap perkembangan kemampuan akademis dan psikologis setiap manusia dalam hidupnya. Belajar merupakan proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Belajar juga merupakan kegiatan yang melibatkan seseorang dalam upaya memperoleh pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai positif dengan memanfaatkan berbagai sumber untuk belajar. Pembelajaran dapat melibatkan dua pihak yaitu siswa sebagai pembelajar dan guru sebagai fasilitator. Dalam istilah teknologi pendidikan yang telah ditetapkan AECT tahun 1977, yakni teknologi pendidikan digunakan untuk menjelaskan bagian pendidikan yang menyangkut segala aspek pemecahan permasalahan belajar manusia melalui proses yang rumit dan saling berkaitan. Dengan demikian teknologi pendidikan mencakup pengertian belajar melalui media massa serta sistem pelayanan pembelajaran termasuk sistem pengelolaan. Dengan semakin cepatnya arus globalisasi, dunia pendidikan sekarang ini menghadapi berbagai tantangan. Dunia pendidikan dituntut agar dapat mendorong dan mengupayakan peningkatan kemampuan dasar untuk menjadi individu yang unggul dan memiliki daya saing kuat secara cepat. Oleh karena itu diperlukan sarana dan prasarana yang mendukung sesuai dengna perkembangan jaman. Dan sekarang ini yang banyak

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA digunakan disekolah-sekolah untuk meningkatkan belajar yang berbasis multimedia. Oleh karena itu di SMA Negeri 7 Surabaya yang terletak di kota Surabaya di perlukan suatu pusat sumber belajar yang dapat memenuhi kebutuhan siswa. Salah satu upayanya yaitu dengan mendirikan Multimedia Center. Visi dan Misi Visi Multimedia Center SMAN 7 Surabaya sebagai information center of knowledge access dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran. Misi
a.

sumber daya manusia yaitu sumber

Melaksanakan jasa perpustakaan berupa layanan peminjaman, layanan referensi serta jasa layanan penelusuran informasi dengan penggunaan teknologi informasi.

b.

Melaksanakan pembinaan dan pengembangan koleksi sebagai sumber informasi yang berorientasi kepada kebutuhan pengguna.

c.

Melaksanakan pengembangan sistem perpustakaan, staf perpustakaan, dan kerjasama antar perpustakaan.

d.

Menciptakan suasana yang ramah dan bersahabat untuk mendukung suasana yang kondusif bagi penyelenggara pendidikan.

B. Tujuan Multimedia Center 1. Menambah sumber bahan ajar Dengan pengembangan multimedia pembelajaran maka diharapkan akan dapat menambah sumber ajar yang dapat dimanfaatkan oleh para guru dalam rangka proses

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA belajar mengajar, sekaligus untuk memberi wawasan kepada siswa tentang penerapan teknologi dalam pembelajaran. 2. Memberikan kontribusi kepada guru mata pelajaran Hasil dari Pengembangan Multimedia Center ini akan digunakan oleh guru untuk melaksanakan proses belajar mengajar. 3. Melengkapi sarana dan prasarana Dengan adanya Pengembangan Multimedia Center maka sarana dan prasarana yang ada di SMAN 7 Surabaya semakin bertambah, hal ini sekaligus sebagai pemacu untuk selalu melakukan pembaharuan teknologi yang digunakan untuk meningkatkan pengetahauan dan pengalaman belajar siswa sehingga pada akhirnya mampu mengingkatkan kualitas lulusan menjadi lebih baik lagi.

D. Fungsi Multimedia Center 1. Fungsi Pengembangan Sistem Instruksional Fungsi ini mencakup beberapa kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan, pengembangan, implementasi dan evalusai program. Fungsi ini meliputi: Perencanaun kurikulum; Identifikasi pilihan program instruksional; Seleksi peralatan, dan bahan; Perkiraan biaya; Penataran tentang pengembangan sistem instruksional bagi staf pengajar; Perencanaan program; Prosedur evaluasi; Revisi program.

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA 2. Fungsi Pelayanan Media Fungsi ini berhubungan dengan pembuatan rencana program media dan pelayanan pendukung yang dibutuhkan oleh staf pengajar dan pelajar, meliputi: Sistem penggunaan media untuk kelompok besar, Sistem penggunaan media untuk kelompok kecil, Fasilitas dan program belajar sendiri, Pelayanan perpustakaan media/bahan pengajaran, Pelayanan pemeliharaan dan penyampaian, Pelayanan pembelian bahan-bahan dan peralatan.

3. Fungsi Produksi Fungsi ini berhubungan dengan penyediaan materi atau bahan instruksional yang tidak dapat diperoleh melalui sumber kornersial. Fungsi ini meliputi: Penyiapan karya seni asli (original artwork) untuk tujuan instruksional; Produksi transparansi untuk OHP; Produksi Grafis Produksi fotografi (slide, filmstrip, dan lain-lain); Pelayanan reproduksi fotografi analog maupun digital; Pemrograman, pengeditan, dan reproduksi rekaman pita suara maupun digital; Pemrograman, pemeliharaan, dan pengembangan sistem televisi di sekolah. Pemrograman, pemeliharaan, dan pengembangan sistem pembelajaran berbasis komputer.

4. Fungsi Administratif Fungsi ini berhubungan dengan cara-cara bagaimana tujuan dan prioritas program dapat tercapai. Fungsi ini berhubungan dengan semua segi program yang dilaksanakan dan akan melibatkan semua staf dan pemakai di dalam cara-cara yang cocok. Fungsi ini meliputi beberapa kegiatan sebagai berikut: 4

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA Supervisi personalia untuk media; Pengembangan koleksi media untuk program pengajaran; Pengembangan spesifikasi pendidikan untuk fasilitas baru; Pengembangan sistem penyampaian; Pemeliharaan kelangsungan pelayanan produksi baban pembelajaran; Penyediaan pelayanan untuk pemeliharaan bahan, peralatan, dan fasilitas.

E. Program/ Kegiatan 1. Pelayanan media Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari keberadaan Pengembangan Multimedia Center. 2. Produksi media pembelajaran Kegiatan difokuskan pada penciptaan berbagai bentuk media sebagai sarana pembantu dalam proses belajar mengajar. Khususnya multimedia pembelajaran. 3. Pelatihan di bidang media pembelajaran Pembelajaran merupakan hal terpenting untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, Pelatihan yang dimaksud disini adalah pelatihan bagi guru-guru yang akan menggunakan produk Pengembangan Multimedia Center, terutama pelatihan

penggunaan alat-alat berbasis komputer, pelatihan pemakaian aplikasi komputer yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

F. Sarana dan Prasarana Untuk menunjang kelangsungan semua kegiatan di pusat pengembagnan multimedia pembelajaran tersebut maka fasilitas yang disediakan adalah: Gedung Perangkat komputer Wifi 5

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA Laptop LCD Scan Printer Kamera digital dan anlog Peralatan Audio Handycam Atk

G. Desain Multimedia Center Desain Gedung Multimedia Center dari luar

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA Gedung Multimedia center lantai 1

Loker

Pintu Utama

Tangga Tata Usaha

Ruang Informasi Masuk Keluar

Tempat Peminjaman, Pengembalian, dan Perpanjangan

Ruang Baca

Perpustakaan Digital

Komputer Katalog Gedung Multimedia Center lantai 2

Ruang Produksi / Pelatihan Grafis

Ruang Produksi dan Pelatihan Fotografi

Ruang Display Grafis / Fotografi

Ruang Tim Ahli Lab. Komputer

Ruang Layanan

Toilet Kantor Mushola

Ruang Pimpinan

Tangga

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA

Gedung Multimedia Center lantai 3 Ruang Pelatihan Video Ruang Rekaman Audio Ruang Rekaman Audio

Studio 1

Ruang Auditorium

Studio 2

Studio 3

Ruang Produksi Video

Toilet

H. Sasaran Multimedia Center 1. Guru Guru yang dapat memakai fasilitas dari Pengembangan Multimedia Center yaitu pemakaian produk untuk proses pembelajaran baik pembelajaran di kelas, di laboratorium, di ruang gambar, maupun di bengkel kerja. 2. Siswa Siswa sebagai obyek sekaligus sebagai subyek pengembangan berbagai produk multimedia pembelajaran, yang akan digunakan untuk lebih meningkatkan efisiensi dan efektifitas siswa dalam memperoleh pengalaman belajar yang dapat meningkatkan kompetensi dan skill siswa secara lebih kompleks. 3. Sosial kemasyarakatan Produk hasil dari perencanaan dan pengembangan multimedia dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas dengan membeli produk tersebut dan dimanfaatkan 8

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA sebagai sarana pembelajaran yang dilakukan oleh masyarakat secara umum, maupun instansi-instansi lain.

H. Layanan Sistem layanan pengguna di Multimedia Center SMAN 7 Surabaya menggunakan Sistem

Terbuka, yaitu sistem layanan dimana pengguna perpustakaan secara mandiri mencari informasi sampai dengan menemukan koleksinya. Sistem ini untuk koleksi buku, koleksi referensi, karya ilmiah, koleksi jurnal, majalah, dan koran. Adapun jenis layanan yang ada di Multimedia Center SMAN 7 Surabaya, sebagai berikut :

Layanan Sirkulasi Layanan Sirkulasi terdiri dari peminjaman dan pengembalian buku untuk anggota tetap perpustakaan. Jumlah peminjaman maksimal dua eksemplar untuk jangka waktu 2 minggu serta tidak dapat diperpanjang. Layanan Jurnal dan Majalah Layanan ini menyediakan koleksi majalah, jurnal, dan koran dalam bentuk hard print. Koleksi ini tidak boleh dipinjam keluar perpustakaan, hanya boleh di fotokopi dan dibaca ditempat.

Layanan Internet Layanan internet diberikan pada anggota Multimedia Center SMAN 7 Surabaya dan tidak dipungut biaya atau gratis dengan batas waktu satu jam. Melalui layanan ini, pengguna dapat mengakses informasi.

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA Layanan Fotokopi Layanan fotokopi dibuka pada jam layanan perpustakaan dengan melayani fotokopi dari buku, koran, jurnal / majalah, dan tugas akhir.

I.

Struktur Organisasi

Kepala Sekolah

Pimpinan Multimedia Center

Sekretariat

Bagian Pusat Informasi

Bagian Sirkulasi dan Pelayanan

Bagian Produksi dan Latihan

Bagian Pengembangan Instruksonal

Perpusatakaan

Peminjaman, Penyimpanan, Pemeliharaan & Perbaikan Peralatan

Audio Visual

Garfis

Percetakan

10

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA J. Diskripsi Tugas Personalia 1. Kepala Sekolah Sebgai pimpinan sekolah, mempunyai wewenang untuk mengetahui serta memberikan persetujuan setiap program maupun kegiatan yang ada. Semua staff bertanggung jawab kepada kepala sekolah, termasuk pimpinan Pusat Sumber Belajar.

2. Pimpinan Multimedia Center Seorang Multimedia Center harus seorang yang berlatar belakang akademis yang kuat. Secara struktural, dia bertanggung jawab langsung kepada kepala sekolah. Harus

menguasai bidang pengembangan instruksional, ahli media, dan sekaligus teknisi untuk dapat mengatur bawahannya secara menyeluruh dan mendalam, tidak sekedar sebagai koordinator. Tetapi apabila hal tersebut tidak mungkin, maka pilihan hendaknya kembali tertuju kepada orang yang mempunyai latar belakang akademis dan pengalaman yang cukup di dalam bidang akademis, khusunya sebagai pengembangan instruksional daripada yang lain.

3. Pengembang Instruksional Kompetensi pengembang yaitu memiliki kompetensi dalam bidang pengembangan sistem instruksional. Hal ini dapat membantu sekolah dan staff pengajar secara individual di dalm membuat rancangan (desain) dan pemilihan options (pilihan) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar. Pengembang instruksional hendaknya telah memperoleh pendidikan dan latihan khusus, memiliki pengalaman yang cukup, pengetahuan yang luas, penampilan yang meyakinkan, dan menguasai bidang evaluasi.

4. Ahli Media (media professional) Ahli media tidak hanya menguasai teori, tetapi juga harus terampil memproduksi . Keterampilan memproduksi media dalam suatu pusat sumber belajar sekurang-kurangnya meliputi produksi berbagai macam media. Ahli media tidak hanya ahli di dalam bidang media saja dan berdiri sendiri, melainkan harus memahami kaitannya dengan bidang pendidikan dan pengajaran.

11

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA

5. Tenaga Pelayanan Peminjaman dan Penyimpanan Tenaga pelayanan peminjaman mempunyai tugas berhubungan dengan pembuatan rencana program media dan pelayanan pendukung yang dibutuhkan oleh guru dan siswa. Tugas yang lain yaitu mengatur organisasi dan administrasi peminjamanbahan belajarsepraktis-praktisnya dan seefisien-efisiennya, sehingga tidak mengurangi nilai pelayanan yang disajikan. System prosedur yangsederhana, tetapi cukup rapi dari segi pengamanan dan ketelitian tanpa mempersulit si peminjam, serta pengontrolan yang efektif. Sedangkan tugas tenaga penyimpanan yaitu menyimpan bahan-bahan tersebut secara verticalfile (dimasukkan ke dalam folder map dengan desertai label penunjuk subyeknya. Disusun alfabetis menurut urutan subyeknya) dan disimpan dalam kotak-kotak (pada punggung kotak ditempelkan label yang menyertakan subject heading-nya).

6. Teknisi Yang dimaksud teknisi disini adalah teknisi yang khusus dalam media yang telah dilatih dan memiliki cukup pengalaman kerja teknis media. Status teknisi adalah sebagai pembantu dan bertanggung jawab kepada ahli media.

7. Tenaga Administrasi Tugas tenaga administrasi berhubungan dengan cara-cara bagaimana tujuan dan prioritas program dapat tercapaiserta berhubungan dengan semua segi program yang dilaksanakan dan akan melibatkan semua staff dan pemakai dengan cara yang sesuai. Hal ini meliputi supervisi personalia untuk media, pengembangan koleksi media untuk program pengajaran, pengembangan spesifikasi pendidikan untuk fasilitas baru, pengembangan sistem penyampaian, pemeliharaan kelangsungan pelayanan untuk pemeliharaan bahan, peralatan, dan fasilitas.

8. Tenaga Bantu Yang disebut tenaga bantu disini adalah staff atau petugas yang bekerja dalam bidang administrasi, pelayanan, dan pembantu produksi. Statusnya adalah pembantu, dan tingkatannya lebih rendah dibanding dengan teknisi. Tugasnya berhubungan dengan 12

Multimedia Center SMAN 7 SURABAYA tugas-tugas korespondensi, pembuatan laporan, pembuatan bibilografi, pembukuan, inventarisasi, pengetikan, pencatatan, dan lain-lain yang sejenis. Disamping itu, tenaga bantu juga dapat membantu dalam produksi media seperti membantu teknis, artis grafis, produser televisi, produser audiotape, dan lain-lain.

13