Anda di halaman 1dari 251

Pemerintah Kota Medan

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Sejak diberlakukannya Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang otonomi
daerah dan Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 tentang perimbangan keuangan antara
pemerintah pusat dan daerah, perkembangan pembangunan daerah di Indonesia
mengalami perubahan yang sangat signifikan. Kedua UU tersebut kemudian direvisi
menjadi Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 sebagai pengganti Undang-Undang No.
22 Tahun 1999 serta Undang-Undang No. 33 Tahun 2004 sebagai pengganti UU No.
25 Tahun 1999.
Sejalan dengan semangat reformasi dan otonomi daerah, pemerintah Republik
Indonesia kemudian mengeluarkan berbagai peraturan perundang-undangan yang
berkaitan dengan mekanisme keuangan dan perencanaan daerah, diantaranya Peraturan
Pemerintah No. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Undang-
Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
(SPPN), Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan yang
terakhir Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.
Kota Medan sebagai salah satu daerah otonom di Indonesia, saat ini tengah
memasuki tahapan kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Memasuki
tahapan kedua RPJP, Kota Medan menghadapi banyak tantangan diantaranya adalah
pembiayaan pembangunan terutama dari sisi penerimaan daerah yang bersumber dari
Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Survey Potensi Pajak Daerah
1
Pemerintah Kota Medan
Selama periode 2005-2009, struktur Pendapatan Asli Daerah Kota Medan
menunjukkan bahwa secara rerata sumber utama Pendapatan Asli Daerah dari pajak
daerah sebesar 56.79 persen, retribusi daerah sebesar 36.80 persen, lain-lain PAD yang
sah sebesar 5.31 persen dan hasil pengelolaan kekayaan daerah sebesar 1.09 persen.
Struktur Pendapatan Asli Daerah Kota Medan selama periode 2005-2009 dapat
ditunjukkan pada Tabel 1.1.
Tabel 1.1
Struktur Pendapatan Asli Daerah Kota Medan, 2005-2009
Tah
un
Pajak
Daera
h [Juta
Rp]
[%]
Retrib
usi
Daerah
[Juta
Rp]
[%]
Hasil
Pengelo
laan
Kekayaa
n
Daerah
[Juta
Rp]
[%
]
Lain
lain
PAD
yang
sah
[Juta
Rp]
[%]
Total
PAD
[Juta
Rp]
[%]
2005
178113
.40
58.
71
112271
.80
37.
01
800.00
0.2
6
12197.9
0
4.0
2
303383
.10
100.
00
2006
181047
.80
57.
87
122519
.80
39.
16
4993.90
1.6
0
4300.80
1.3
7
312862
.30
100.
00
2007
180793
.10
57.
86
117633
.90
37.
65
4122.20
1.3
2
9918.20
3.1
7
312467
.40
100.
00
2008
216910
.40
55.
40
141208
.70
36.
07
4910.60
1.2
5
28484.9
0
7.2
8
391514
.60
100.
00
2009
237097
.10
54.
11
149517
.80
34.
13
4524.80
1.0
3
47001.0
0
10.
73
438140
.70
100.
00
Rer
ata
19879
2.36
56.
79
12863
0.40
36.
80
3870.30
1.
09
20380.
56
5.3
1
35167
3.62
100.
00
Sumber: Bagian Keuangan Setdakot Medan, 2010.
Struktur PAD sebagaimana ditunjukkan pada Tabel 1 menunjukkan bahwa pajak
daerah menjadi sumber utama PAD. Peningkatan pajak daerah sangat ditentukan oleh
transaksi ekonomi. Dalam RPJM Daerah Kota medan 2011-2015 telah diperkirakan
rerata pertumbuhan pendapatan daerah sebesar 12.23 persen per tahun atau naik dari
Rp 2.60 trilyun tahun 2011 menjadi Rp 4.10 trilyun tahun 2015. Peningkatan daerah
tersebut diperkirakan dapat diperoleh dari rerata pertumbuhan PAD sebesar 12.72
persen atau naik dari Rp 829.79 milyar tahun 2011 menjadi Rp 1.34 trilyun tahun 2015.
Survey Potensi Pajak Daerah
2
Pemerintah Kota Medan
Pada Tabel 2 ditunjukkan bahwa struktur pajak daerah sebesar Rp 237097.10 juta
didominasi oleh pajak penerangan jalan sebesar Rp 116994.37 juta atau 49.34 persen
yang diikuti oleh pajak restoran sebesar Rp 48513.41 juta atau 20.46 persen, pajak
hotel sebesar Rp 32248.88 juta atau 13.60 persen, pajak reklame sebesar Rp 24183.18
juta atau 10.20 persen, pajak hiburan sebesar Rp 9995.09 juta atau 4.22 persen dan
pajak parkir sebesar Rp 5162.17 juta atau 2.18 persen.
Tabel 1.2
Struktur Pajak Daerah Kota Medan, 2009
Jenis Pajak Daerah
Nilai [Juta
Rp]
Persentas
e
Pajak Hotel 32248.88 13.60
Pajak Restoran 48513.41 20.46
Pajak Hiburan 9995.09 4.22
Pajak Penerangan Jalan 116994.37 49.34
Pajak Parkir 5162.17 2.18
Pajak Reklame 24183.18 10.20
Total Pajak Daerah 237097.10 100.00
Sumber: Bagian Keuangan Setdakot Medan, 2010.
Keluarnya Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan
retribusi daerah telah memperluas objek pajak yang dapat dijadikan pertimbangan
dalam memperhitungkan potensi pajak di masa yang akan datang. Berdasarkan UU No.
28 Tahun 2009, jenis pajak Kabupaten/Kota terdiri dari Pajak Hotel, Pajak Restoran,
Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam
dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi
dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Dalam lima tahun mendatang tantangan yang harus diatasi antara lain adalah
perlunya percepatan pembangunan ekonomi daerah untuk menumbuhkan potensi pajak,
Survey Potensi Pajak Daerah
3
Pemerintah Kota Medan
intensifikasi pendataan dan penataan pajak daerah, pembenahan administrasi
perpajakan, perbaikan pelayanan perpajakan, sosialisasi dan penyluhan pajak untuk
meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak. Dengan
mempertimbangkan UU No. 28 Tahun 2009 dan perkembangan Kota Medan di masa
yang akan datang, Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan sangat diperlukan untuk
merealisasikan rencana keuangan daerah sebagaimana yang telah ditetapkan dalam
RPJM Daerah Kota Medan Tahun 2011-2015.
1.2Permasalahan
Dari latar belakang Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan di atas muncul
beberapa permasalahan dalam merealisasikan potensi pajak daerah. Studi ini akan
menganalisis komponen pajak daerah Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan,
Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan,
Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan,
dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Oleh sebab itu
permasalahan dari studi ini terdiri dari:
1. Bagaimana profil Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame,
Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir,
Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea
Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan di Kota Medan saat ini dan periode 2011-
2015 ?
2. Apa kekuatan, ancaman, peluang dan hambatan dalam pemungutan Pajak
Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan,
Survey Potensi Pajak Daerah
4
Pemerintah Kota Medan
Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak
Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas
Tanah dan Bangunan di Kota Medan saat ini dan periode 2011-2015 ?
3. Seberapa besar potensi Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak
Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak
Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan,
dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan di Kota Medan pada periode
2011-2015 sesuai dengan Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 ?
1.3Tujuan
Kota Medan sebagai salah satu daerah otonomi di Provinsi Sumatera Utara juga
bertujuan membangun daerah atau peningkatan output dan jenis output daerah pada
periode jangka panjang. Salah satu instrumen pembiayaan pembangunan daerah adalah
pajak daerah. Oleh sebab itu tujuan diadakannya Studi Potensi Pajak Daerah Kota
Medan ini adalah sebagai berikut:
1. Menggambarkan profil Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak
Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak
Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan,
dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan yang di Kota Medan saat ini.
2. Mengindetifikasi peluang dan hambatan dalam pemungutan Pajak Hotel, Pajak
Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral
Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung
Survey Potensi Pajak Daerah
5
Pemerintah Kota Medan
Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan.
3. Mengidentifikasi potensi Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak
Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak
Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan,
dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan sesuai dengan Undang-Undang
No. 28 Tahun 2009.
1.4Sasaran
Dari tujuan Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan diharapkan dapat
mencapai sasaran, yaitu:
1. Tersedianya profil Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame,
Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir,
Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea
Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan di Kota Medan.
2. Teridentifikasinya peluang dan hambatan pemungutan Pajak Hotel, Pajak
Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral
Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung
Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan di Kota Medan.
3. Teridentifikasinya pajak daerah yang potesial berdasarkan Undang-Undang No.
28 Tahun 2009.
Survey Potensi Pajak Daerah
6
Pemerintah Kota Medan
4. Tersusunya rkomendasi kebijakan dan program perpajakan, yaitu Pajak Hotel,
Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak
Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang
Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan perpajakan daerah di Kota Medan.
5. Tersedianya skenario pengembangan potensi Pajak Hotel, Pajak Restoran,
Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan
Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet,
Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan di
Kota Medan.
1.5Lingkup Wilayah Dan Materi
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan mempunyai ruang lingkup wilayah
administratif Kota Medan. Sedangkan lingkup materi studi adalah analisis situasi,
prospek potensi dan rekomendasi kebijakan perpajakan terhadap Pajak Hotel, Pajak
Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral
Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet,
Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.
1.6Tenaga Ahli
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan di Kota Medan dilakukan dengan
spesifikasi bidang ilmu sebagai berikut:
Survey Potensi Pajak Daerah
7
Pemerintah Kota Medan
1. Ahli Keuangan Daerah Team Leader sebanyak 1 orang, diutamakan dari
disiplin ilmu Keuangan Daerah. Kualifikasi tingkat pendidikan Doktor yang
memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun atau Magister dengan pengalaman
kerja minimal 10 tahun dari disiplin ilmu yang sama. Mampu dan berpengalaman
dalam manajemen keuangan daerah serta bertanggungjawab sepenuhnya dan dapat
bekerjasama dengan SKPD/Instansi terkait yang berkaitan langsung maupun tidak
langsung dengan studi ini.
2. Ahli Akuntansi 1 orang, diutamakan dari disiplin Akuntansi. Kualifikasi
tingkat pendidikan Magister dengan memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun
atau tingkat pendidikan Sarjana dengan pengalaman 5 tahun dari disiplin ilmu yang
sama. Mampu dan berpengalaman dalam hal perencanaan keuangan terutama
perpajakan serta bertanggungjawab sepenuhnya dan dapat bekerjasama dengan
SKPD/Instansi terkait yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan
studi ini.
3. Ahli Manajemen Keuangan 1 orang, diutamakan dari displin ilmu manajemen
keuangan. Kualifikasi tingkat pendidikan Magister dengan memiliki pengalaman
kerja 2 tahun atau tingkat pendidikan Sarjana dengan memiliki pengalaman kerja
minimal 4 tahun dari disiplin ilmu yang sama. Mampu dan berpengalaman dalam
hal manajemen keuangan mendukung pengembangan keuangan daerah serta
bertanggungjawab sepenuhnya dan dapat bekerjasama dengan SKPD/Intansi terkait
yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan studi ini.
4. Ahli Ekonomi Pembangunan 1 orang, diutamakan dari disiplin ilmu ekonomi.
Kualifikasi tingkat pendidikan Magister dengan memiliki pengalaman kerja
Survey Potensi Pajak Daerah
8
Pemerintah Kota Medan
minimal 3 tahun atau Sarjana dengan pengalaman minimal 4 tahun dari disiplin
ilmu yang sama. Mampu dan berpengalaman dalam hal perencanaan kebijakan
ekonomi mendukung pengembangan keuangan daerah serta bertanggungjawab
sepenuhnya dan dapat bekerjasama dengan SKPD/Instansi terkait yang berkaitan
langsung maupun tidak langsung dengan studi ini.
1.7Waktu Pelaksanaan
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan ini dilakukan selama 120 hari kerja 4
bulan terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian kerjasama. Proses atau tahapan
pekerjaan ini terdiri dari 13 tigabelas kegiatan seperti ditunjukkan pada Tabel 3.
Tabel 1.3. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
No Kegiatan
Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
Agustus
2011
September
2011
Oktober
2011
Desember
2011
1 Persiapan Awal Pekerjaan W W
2 Inventarisasi Data Sekunder W
3 Penyusunan Laporan Pendahuluan W W
4 Presentase Laporan Pendahuluan W
5 Survey Lapangan W W W W W W W W
6 Kompilasi dan Analisis Data W W W W W
7 Penyusunan Laporan Antara W W W
8 Penyampaian Laporan Antara W
9 Penyempurnaan Laporan Antara dan
Penyempurnaan Draft Laporan Akhir W W W W
10 Presentase Draft Laporan Akhir W
11 Penyempurnaan Draft Laporan Akhir W W W
12 Penyampaian Untuk Persetujuan
Laporan Akhir

W
13 Serah Terima Pekerjaan W W
Ketigabelas proses atau tahapan studi ini terdiri dari:
1. Tahap Persiapan,
2. Tahap Pengumpulan Data,
3. Tahap Analisis,
4. Tahap Finalisasi,

Survey Potensi Pajak Daerah
9
Pemerintah Kota Medan
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Struktur Pendapatan Daerah
Peraturan perundang-undangan tentang otonomi daerah yang tertuang dalam
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2003 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor
33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah,
pemerintah daerah terus berusaha meningkatkan kapasitas untuk meningkatkan
pelayanan publik. Di bidang keuangan, beberapa pilar pokok dalam Pengelolaan
Keuangan Daerah adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006
tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Menurut Peraturan Menteri Dalam
Negeri Nomor 13 Tahun 2006, struktur APBD merupakan satu kesatuan yang terdiri
dari Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah.
Pendapatan Daerah adalah hak daerah yang diakui sebagai penambah nilai
kekayaan bersih dalam periode tahun bersangkutan dan tidak perlu dibayar kembali
oleh daerah. Pendapatan daerah meliputi semua penerimaan uang melalui Rekening
Kas Umum Daerah yang menambah ekuitas dana. Pendapatan Daerah meliputi:
Pendapatan Asli Daerah, Bagi Hasil Pajak, Bagi Hasil Bukan Pajak, Bagian Lain-Lain
Penerimaan Yang Sah, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus (Megantara,
Iskandar dan Slamet, 2006).
2.1.1 Pendapatan Asli Daerah
Survey Potensi Pajak Daerah
10
Pemerintah Kota Medan
Pendapatan Asli Daerah PAD adalah bagian dari pendapatan daerah yang
bersumber dari potensi daerah itu sendiri yang dipungut berdasarkan peraturan daerah
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kewenangan daerah dalam
memungut PAD dimaksudkan agar daerah dapat mendanai pelaksanaan otonomi
daerah yang bersumber dari potensi daerahnya sendiri. PAD terdiri dari Pajak Daerah,
Retribusi Daerah, Bagian Laba BUMD dan Lain-Lain PAD Yang Sah (Mardiasmo,
2002; Mulyana, Subkhan dan Slamet. 2006).
Pajak Daerah terdiri dari: (1) Pajak Hotel, (2) Pajak Restoran, (3) Pajak Hiburan,
(4) Pajak Reklame, (5) Pajak Penerangan Jalan, (6) Pajak Mineral Bukan Logam dan
Batuan, (7) Pajak Parkir, (8) Pajak Air Tanah, (9) Pajak Sarang Burung Walet, (10)
Pajak Bumi dan Bangunan, dan (11) Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
BPHTB .
2.1.2 Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak
Bagi Hasil Pajak terdiri dari: (1) Pajak Penghasilan Pasal 21 dan (2) Bagi Hasil
Pajak Kendaraan Diatas Air, sedangkan Bagi Hasil Bukan Pajak terdiri dari: (1)
Sumber Daya Alam Kehutanan, (2) Sumber Daya Alam Penambangan Umum, (3)
Sumber Daya Alam Perikanan, (4) Sumber Daya Alam Minyak Bumi, (5) Sumber
Daya Alam Gas Bumi, dan (6) Bagi Hasil Cukai Tembakau.
2.1.3 Bagian Lain-Lain Penerimaan Yang Sah
Survey Potensi Pajak Daerah
11
Pemerintah Kota Medan
Bagian Lain-Lain Penerimaan Yang Sah terdiri dari: (1) Pajak Kendaraan
Bermotor/Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, (2) Pajak Kendaraan Bahan Bakar
Bermotor, (3) Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan ABT dan APU, (4) Bantuan
Keuangan dari Provinsi, dan (5) Hibah dari Provinsi.
2.1.4 Dana Perimbangan
Dana Perimbangan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari struktur
APBD, namun tidak dapat sepenuhnya digunakan sebagai ukur kinerja Pendapatan
Daerah, karna bagian Dana Perimbangan ini lebih merupakan bantuan atau subsidi dari
Pemerintah Pusat. Dana Perimbangan terdiri dari Dana Alokasi Umum dan Dana
Alokasi Khusus. Oleh sebab itu Pendapatan Daerah yang bersumber dari Dana
Perimbangan tidak menjelaskan potensi sumber-sumber pendanaan peningkatan
kapasitas pemerintah daerah yang berkelanjutan.
2.2 Faktor Penentu Pajak Daerah
Standar formal anggaran pendapatan dan belanja daerah dapat menggambarkan
perubahan kebijakan fiskal pemerintahan pusat dan keuangan pemerintahan daerah.
Integrasi kebijakan fiskal pemerintah pusat dengan keuangan pemerintahan daerah
akan mempengaruhi aktifitas ekonomi nasional dan daerah. Standar formal anggaran
pemerintahan daerah yang disederhanakan terdiri dari berbagai fungsi pendapatan dan
belanja.
Standar formal anggaran pendapatan dan belanja daerah ditunjukkan pada Tabel
4. Dari Tabel 4 ditunjukkan bahwa pajak daerah merupakan komponen PAD, dimana
Survey Potensi Pajak Daerah
12
Pemerintah Kota Medan
PAD merupakan komponen dari pendapatan daerah. Kondisi perekonomian daerah
menjadi dasar penyusunan APBD, antara lain laju inflasi, pertumbuhan ekonomi
regional, tingkat pengangguran regional dan lain-lain kondisi yang relevan dengan
kondisi perekonomian daerah. Oleh sebab itu pendapatan daerah yang bersumber dari
pajak daerah ditentukan oleh kondisi perekonomian daerah.
Tabel 1.4
Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
N0. KLASIFIKASI SATUAN
[Juta Rp]
A PENDAPATAN DAERAH = 1 + 2 + 3
1 Pendapatan Asli Daerah = 1.1 + 1.2 + 1.3 + 1.4
1.1 Pajak Daerah
1.2 Retribusi Daerah
1.3 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
1.4 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah
2 Dana Perimbangan = 2.1 + 2.2 + 2.3 + 2.4
2.1 Bagi hasil pajak
2.2 Bagi hasil bukan pajak
2.3 Dana Alokasi Umum
2.4 Dana Alokasi Khusus
Tabel 4
Lanjutan
N0. KLASIFIKASI SATUAN
[Juta Rp]
3 Lain-lain Pendapatan Yang Sah = 3.1 + 3.2 + 3.3 + 3.4 + 3.5 + 3.6
3.1 Pendapatan Hibah
3.2 Dana Darurat
3.3 Dana Bagi Hasil Pajak dari Propinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya
3.4 Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus
3.5 Bantuan Keuangan dari Propinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya
3.6 Dana Penyesuaian Tunjangan Pendidikan
B BELANJA DAERAH = 4 + 5
4 Belanja Tidak Langsung = 4.1 + 4.2 + 4.3 + 4.4 + 4.5 + 4.6 + 4.7 + 4.8
4.1 Belanja Pegawai
4.2 Belanja Bunga
4.3 Belanja Subsidi
4.4 Belanja Hibah
4.5 Belanja Bantuan Sosial
4.6 Belanja Bagi Hasil Kpd Kab/Kota dan Pemerintah Desa
4.7 Belanja Bantuan Keuangan Kpd Kab/Kota dan Pemerintah Desa
4.8 Belanja Tidak Terduga
Survey Potensi Pajak Daerah
13
Pemerintah Kota Medan
5 Belanja Langsung = 5.1 + 5.2 + 5.3
5.1 Belanja Pegawai
5.2 Belanja Barang dan Jasa
5.3 Belanja Modal
C SURPLUS (DEFISIT) = A - B
D PEMBIAYAAN NETTO = 6 - 7
6 Penerimaan Pembiayaan Daerah = 6.1 + 6.2 + 6.3 + 6.4 + 6.5 + 6.6
6.1 Sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu
6.2 Pencairan dana cadangan
6.3 Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan
6.4 Penerimaan pinjaman daerah dan Obligasi daerah
6.5 Penerimaan kembali pemberian pinjaman
6.6 Penerimaan piutang daerah
7 Pengeluaran Pembiayaan Daerah
7.1 Pembentukan Dana Cadangan
7.2 Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah
7.3 Pembayaran Pokok Utang
7.4 Pemberian Pinjaman Daerah
F SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN [SILPA] = C + D
Sumber: Diolah dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2006 tentang Pedoman
Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2007.
2.2.1 Pajak dan Keputusan Rumahtangga
Kendala anggaran rumahtangga sebagai subjek pajak adalah penerimaan sama
dengan pengeluaran, yaitu: Pendapatan Kerja + Pendapatan Investasi + Hibah dan
Warisan = Sumber Daya = Tabungan + Konsumsi + Transfer Kekayaan. Pembebanan
pajak terhadap rumahtangga menciptakan tiga pengaruh, yaitu pengaruh pendapatan,
pengaruh substitusi dan pengaruh keuangan (Atkinson and Stiglitz, 1990). Pajak akan
mengakibatkan rumahtangga menjadi kurang baik atau worseoff, sehingga
rumahtangga membuat keputusan yang berbeda ketika pendapatan berubah. Karena
rumahtangga menjadi kurang baik maka rumahtangga akan menunda pensiun, tidak
dapat menikmati leisure dan lain-lain. Perubahan ini disebut pengaruh pendapatan atau
income effect.
Survey Potensi Pajak Daerah
14
Pemerintah Kota Medan
Pajak tidak dibebankan pada semua aktifitas rumahtangga, sehingga rumahtangga
mengarahkan aktifitas mereka pada kegiatan yang tidak dikenakan beban pajak atau
rumahtangga mengarahkan kegiatan mereka dari aktifitas dengan beban pajak yang
tinggi ke aktifitas dengan beban pajak yang rendah. Menghindari pajak dengan cara
substitusi aktifitas yang dibebani pajak ke aktifitas yang bebas dari pajak atau dari
aktifitas dengan beban pajak yang tinggi ke aktifitas dengan beban pajak yang rendah
disebut pengaruh substitusi atau substitution effect.
Aktifitas yang sama mungkin berhubungan dengan bentuk pembayaran yang
berbeda, yang dibebani dengan tingkat pajak yang berbeda. Rumahtangga dapat
mengatur pembayaran untuk menghindari pajak. Konversi penerimaan pendapatan
dalam bentuk instrumen keuangan merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk
menghidari pajak yang disebut pengaruh finansial atau financial effect.
Jika pengaruh pendapatan dominan terhadap pengaruh substitusi maka keinginan
bekerja dari rumahtangga akan naik, sebaliknya jika pengaruh substitusi dominan
terhadap pengaruh pendapatan maka penawaran tenaga kerja dari rumah tangga akan
turun. Rumahtangga selalu ingin menikmati pendapatan dan leha-leha atau leisure atau
rumahtangga selalu ingin memaksimumkan kesejahteraan atau utilitas. Maksimisasi
utilitas rumahtangga dalam bentuk model lin-log dengan kendala pendapatan upah dan
non upah masing-masing adalah
U = a ln(Y) + (1 - a) ln(L
0
- L)
(2.1A)
Y = L + I
(2.1B)
Survey Potensi Pajak Daerah
15
Pemerintah Kota Medan
Substitusi (2.1B) ke (2.1A) mengakibatkan perubahan pada fungsi utilitas rumahtangga
menjadi:
U = a ln( L + I) + (1-a) ln(L
0
- L)
(2.2)
dimana Y = pendapatan rumahtangga dari pendapatan upah () dan pendapatan bukan
upah (I), L = jumlah penawaran jam kerja dan a = parameter tertentu. Optimalisasi
penggunaan jam kerja untuk memaksimumkan utilitas rumahtangga menghasilkan
penawaran jam kerja optimal sebagai berikut:
I
a
aL L
o


1

(2.3)
Pembebana tingkat pajak () terhadap tingkat upah tenaga kerja akan
menghasilkan penawaran jam kerja:
I
a
aL L
o
] 1 [
1



(2.4)
Artinya penawaran tenaga kerja rumahtangga sebagai sumber pendapatan rumahtangga
ditentukan oleh tingkat upah () dan tingkat pajak terhadap upah (). Oleh sebab itu
dengan asumsi pengaruh pendapatan lebih dominan dari pengaruh substitusi,
penawaran tenaga kerja berhubungan positip dengan tingkat pajak pendapatan atau
semakin tinggi pendapatan tenaga kerja maka penerimaan dari pajak pendapatan tenaga
kerja akan semakin tinggi. Dengan asumsi bahwa pengaruh pendapatan lebih dominan
dibandingkan dengan pengaruh substitusi, penerimaan pajak daerah (PJKD) merupakan
Survey Potensi Pajak Daerah
16
Pemerintah Kota Medan
fungsi meningkat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan secara matematis
disimbolkan sebagai berikut:
PJKD = F(PDRB)
(2.5)
Rumahtangga mungkin akan menunda masuk dalam angkatan kerja karena alasan
pajak, jaminan sosial, metode pembiayaan pendidikan atau alasan lainnya (Brown and
Jackson, 1993). Fungsi utilitas rumahtangga dalam bentuk sederhana dirumuskan
sebagai berikut:
U = a ln(Y) + b ln(L
0
- L
1
) + (1-a-b) ln(L
0
- L
2
) (2.6)
dimana L
1
dan L
2
masing-masing adalah partisipasi angkatan kerja primer dan
partisipasi angkatan kerja sekunder. Dengan pajak proporsional maka total pendapatan
rumahtangga adalah
Y = (1 - )[
1
L
1
+
2
L
2
] (2.7)
Susbtitusi total pendapatan rumahtangga ke fungsi utilitas rumahtangga akan
menghasilkan maksimisasi utilitas rumahtangga dimana pajak pendapatan akan
menentukan partisipasi angkatan kerja, yaitu:
U = a ln[(1 - )(
1
L
1
+
2
L
2
)] + b ln(L
0
- L
1
) + (1-a-b) ln(L
0
- L
2
)
(2.8)
Optimalisasi tenaga kerja L
1
dan L
2
untuk memaksimumkan utilitas rumahtangga akan
menghasilkan tenaga kerja optimal masing-masing sebagai berikut:
1
]
1

+

1 0
2
1
2
L
b
b a
L
b
a
L


(2.9A)
Survey Potensi Pajak Daerah
17
Pemerintah Kota Medan
1
]
1

2 0
1
2
1
1
1
1
L
b a
b
L
b a
a
L


(2.9B)
Dari persamaan (2.9A) dan (2.9B) ditunjukkan bahwa partisipasi angkatan kerja primer
merupakan fungsi menurun dari partisipasi angkatan kerja sekunder dan partisipasi
angkatan kerja sekunder merupakan fungsi menurun dari partisipasi angkatan kerja
primer. Partisipasi angkatan kerja primer merupakan fungsi meningkat dari rasio upah
kerja sekunder terhadap upah kerja primer dan partisipasi angkatan kerja sekunder
merupakan fungsi meningkat dari rasio upah kerja primer terhadap upah kerja
sekunder. Secara umum ditunjukkan bahwa tingkat partisipasi angkatan kerja
ditentukan oleh rasio tingkat upah. Semakin tinggi rasio tingkat upah maka tingkat
partisipasi angkatan kerja semakin tinggi. Oleh sebab itu semakin tinggi tingkat
partisipasi angkatan kerja semakin tinggi pendapatan tenaga kerja, akibatnya
penerimaan pajak daerah smakin tinggi. Dengan kata lain, penerimaan pajak daerah
merupakan fungsi meningkat dari tingkat partisipasi angkatan kerja daerah semakin
tinggi dan secara matematis disimbolkan sebagai berikut:
PJKD = F(TPAK)
(2.10)

2.2.2 Pajak Transfer Kekayaan
Kehidupan rumahtangga atau individu mencakup periode pertama menerima
warisan (I) dan pada periode kedua memberi warisan (B). Menerima dan memberi
warisan akan mempengaruhi fungsi utilitas dan kendala anggaran rumahtangga atau
individu. Fungsi utilitas dan kendala anggaran rumahtangga masing-masing adalah
Survey Potensi Pajak Daerah
18
Pemerintah Kota Medan
U = U(C
1
, C
2
, B)
(2.11A)
C
1
+ P C
2
+ P
B
B = + I (2.11B)
dimana P dan P
B
masing-masing adalah harga barang konsumsi dan harga warisan
mencakup pajak pada transfer kekayaan. Pengaruh pajak transfer kekayaan dapat
dianalisis dengan memisalkan konsumsi periode pertama (C
1
) dan konsumsi periode
kedua (C
2
) sebagai komoditas komposito, sehingga fungsi utilitas berubah menjadi:
U(C, B)
(2.12)
Jika warisan adalah barang normal maka pengaruh substitusi dan pengaruh pendapatan
akibat perubahan P
B
tidak berbeda dengan pengaruh substitusi dan pengaruh
pendapatan sebelumnya. Oleh sebab itu pajak transfer kekayaan atau pajak pemberian
warisan akan meningkatkan biaya warisan sehingga warisan netto turun. Konsumsi
agregat mungkin naik atau turun, jika pengaruh pendapatan lebih dominan
dibandingkan dengan pengaruh substitusi maka konsumsi periode pertama turun dan
tabungan naik. Pengenalan pemberian warisan mempertimbangkan transmisi
intergenerasi. Pertimbangan generasi ke-i merubah fungsi utilitas rumahtangga atau
individu menjadi:
U(, P, P
B
)
(2.13)
dimana transfer kekayaan adalah B
i
= F(I
i
). Jumlah penerimaan warisan oleh generasi
berikutnya tergantung pada status perkawinan yang dibagi dengan jumlah anak (1 + n),
sehingga nilai penerimaan warisan sama dengan nilai pemberian warisan, yaitu:
Survey Potensi Pajak Daerah
19
Pemerintah Kota Medan
I
i+1
= B
i
/(1 + n)
(2.14)
Dari persamaan (2.14) ditunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk atau jumlah anak
akan mengakibatkan pemberian warisan semakin kecil, sehingga pengaruh pajak
transfer kekayaan akan menurunkan pemberian warisan. Formulasi motivasi pemberian
warisan tergantung pada pola preferensi utilitas individu. Oleh sebab itu maksimalisasi
fungsi utilitas selalu mempertimbangkan ukuran keluarga karena pemberian warisan
digunakan sebagai instrumen untuk mencapai utilitas maksimum, seperti peningkatan
kesejahteraan anak. Fungsi eksplisit dari fungsi utilitas dan kendala anggaran
rumahtangga masing-masing adalah
U = 1/(1 - ) [C
1
(1-

)
+ C
2
(1-

)
] + 1/(1 - ) B
(1-

)
(2.15A)
C
1
+ P C
2
+ P
B
B = + I (2.15B)
Dengan metode lagrange multiplier, optimalisasi C
1
, C
2
dan B akan menghasilkan
konsumsi periode pertama (C
1
), konsumsi periode kedua (C
2
) pemberian warisan
optimal (B) masing-masing adalah
) / ( ) / 1 (
1

B P C
B


(2.16A)
) / (
) / 1 (
2

B
P
P
C
B

,
_


(2.16B)
/ 1
1
B
P
B

(2.16C)
Dari persamaan (2.16A) dan (2.16B) ditunjukkan bahwa konsumsi periode
pertama dan konsumsi periode kedua merupakan fungsi meningkat dari pemberian
Survey Potensi Pajak Daerah
20
Pemerintah Kota Medan
warisan dan harga warisan. Artinya pemberian warisan akan meningkatkan konsumsi
periode pertama dan konsumsi periode kedua, sebaliknya pemberian warisan
merupakan fungsi menurun dari harga warisan. Substitusi konsumsi periode pertama,
konsumsi periode kedua dan pemberian warisan ke kendala anggaran rumahtangga
akan menghasilkan transfer kekayaan atau pemberian warisan, yaitu:

/ 1 / / 1 1
/ / ) 1 (
] 1 [
] [
B
B
P P
P I
B

+
+

(2.17)
Persamaan (2.17) menunjukkan bahwa pemberian warisan merupakan fungsi
meningkat dari pendapatan rumahtangga, fungsi menurun dari harga konsumsi dan
harga warisan. Dengan kata lain pajak transfer kekayaan merupakan fungsi meningkat
dengan pemberian warisan atau pendapatan rumahtangga dan fungsi menurun dari
tingkat harga konsumsi dan tingkat harga warisan. Oleh sebab itu penerimaan pajak
daerah merupakan fungsi meningkat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
dan fungsi menurun dari indeks harga konsumen daerah (IHKD) dan secara matematis
disimbolkan sebagai berikut:
PJKD = F(PDRB, IHKD)
(2.18)

2.2.3 Pajak dan Keputusan Perusahaan
Pembebanan pajak terhadap perusahaan atau bisnis adalah untuk menganalisis
keseimbangan parsial perusahaan atau bisnis. Tipe-tipe pajak yang dibebankan pada
perusahaan atau bisnis terdiri dari pajak terhadap faktor-faktor produksi, pajak produksi
Survey Potensi Pajak Daerah
21
Pemerintah Kota Medan
dan pajak perusahaan atau bisnis. Maksimisasi laba sebagai salah satu tujuan
perusahaan adalah
= P F(K,L) - L - rK
(2.19)
dimana dimana P, K dan L masing-masing adalah harga jual produk, input modal dan
input tenaga kerja serta dan r masing-masing adalah harga input tenaga kerja dan
harga input modal. Optimalisasi penggunaan stok modal dan tenaga kerja akan
menghasilkan kondisi laba maksimal ketika nilai produktivitas marginal modal sama
dengan harga input modal dan nilai produktivitas marginal tenaga kerja sama dengan
upah tenaga kerja, yaitu:
P MPK = r
(2.20A)
P MPL =
(2.20B)
Pembebanan pajak perusahaan terhadap laba akan mengurangi laba perusahaan,
sehingga laba maksimal perusahaan adalah
= (1 - ) [P F(K,L) - L - rK]
(2.21)
Sehubungan dengan pajak perusahaan atau bisnis, pajak perusahaan tidak akan
mempengaruhi pennggunaan optimal input modal dan input tenaga kerja. Pembebanan
pajak perusahaan harus mempertimbangkan struktur keuangan perusahaan atau bisnis,
yaitu metode atau cara pembiayaan perusahaan. Fundasi strukur keuangan perusahaan
pada periode t dapat dikelompokkan menjadi laba bruto atau gross profit (nilai output
Survey Potensi Pajak Daerah
22
Pemerintah Kota Medan
dikurangi dengan biaya variabel), penerbitan obligasi atau pinjaman dan penerbitan
saham masing-masing adalah :

t
= P
t
F
t
-
t
L
t

(2.22A)
B
t+1
- B
t

(2.22B)

t+1
-
t

(2.22C)
Hubungan fundamental dari ketiga indikator di atas menjelaskan penerimaan dan
pengeluaran perusahaan atau bisnis masing-masing adalah

t
+ B
t+1
- B
t
+
t+1
-
t
= D
t
+ I
t
+ r B
t

(2.23A)
RE
t
=
t
- D
t
- r B
t

(2.23B)
dimana D
t
, I
t
, r B
t
dan RE
t
masing-masing adalah dividen, investasi, pembayaran
bunga kepada kreditur dan laba ditahan. Oleh sebab itu investasi pada periode t adalah
I
t
= RE
t
+ B
t+1
- B
t
+
t+1
-
t

(2.24)
Persamaan (2.24) menunjukkan bahwa perusahaan atau bisnis dapat membiayai
investasinya melalui laba ditahan, penerbitan hutang baru dan penerbitan saham baru.
Apabila pajak tidak dibebankan kepada perusahaan maka arus keuangan netto dari
perusahaan atau bisnis ke pemegang saham dan pemegang obligasi adalah
Y
t
= D
t
+ r B
t
- (B
t+1
- B
t
) - (
t+1
-
t
)
D
t
+ r B
t
- (B
t+1
- B
t
) - (
t+1
-
t
) =
t
- I
t
(2.25)
Survey Potensi Pajak Daerah
23
Pemerintah Kota Medan
Dengan kata lain arus keuangan netto ditentukan oleh variabel riil dan tidak semuanya
tergantung pada struktur keuangan. Hal ini menjadi dasar Modigliani-Miller Theorem
(Ross, Westerfield and Jaffe, 2005), apabila pajak tidak ada, kebijakan keuangan
perusahaan adalah tidak relevan dan tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai
perusahaan.
Menurut Atkinson and Stiglitz (1990), pengenalan sistem pajak akan mempengaruhi
arus keuangan netto. Pengenalan sistem pajak terhadap laba perusahaan atau bisnis
dibebankan tingkat pajak (
c
), penerimaan bunga pinjaman dibebankan tingkat pajak
personal (
p
), penerimaan dividen dan bunga dibebankan tingkat pajak (
p
), dan
penerimaan keuntungan modal dibebankan tingkat pajak (
g
<
p
). Pengenalan sistem
pajak ini mengakibatkan kewajiban pajak perusahaan atau bisnis adalah
c
(
t
- r B
t
),
sehingga identitas keuangan perusahaan berubah dari identitas:

t
+ B
t+1
- B
t
+
t+1
-
t
= D
t
+ I
t
+ r B
t

t
(1 -
c
) + B
t+1
- B
t
+
t+1
-
t
= D
t
+ I
t
+ r (1 -
c
) B
t

(2.26)
Kewajiban pajak pemegang saham adalah pajak pendapatan (D
t
+ r B
t
) dan pajak
keuntungan modal (G) sehingga arus keuangan netto sesudah pajak adalah
Y
t
= (D
t
+ r B
t
)(1 -
p
) - (B
t+1
- B
t
) - (
t+1
-
t
) -
g
G
(2.27)
Analisis efek pajak terhadap struktur keuangan perusahaan disebut perturbation
argument, yaitu transmisi dana ke personal mengurangi D
t
dan
t+1
-
t
dengan biaya
personal masing-masing adalah (1 -
p
) dan (1 -
g
). Nilai
g
<
p
menjelaskan
keuntungan netto pada pemegang saham dan pemegang obligasi. Kebijakan keuangan
Survey Potensi Pajak Daerah
24
Pemerintah Kota Medan
perusahaan atau bisnis dengan cara menambah dividen pada periode 1 dibiayai dengan
pinjaman, pembayaran bunga dan hutang pokok periode 2 dibiayai dengan mengurangi
dividen periode 2, yaitu 1 + r(1 -
g
). Implikasi arus kas netto kepada personal
tergantung pada kewajiban pajak keuntungan modal. Pada awalnya diasumsikan
g
= 0,
sehingga perubahan penerimaan kas periode pertama oleh pemegang saham perusahaan
bertambah sebesar (1 -
p
) dan pemegang obligasi berkurang sebesar 1 karena
meminjamkan dana, sebaliknya penerimaan kas periode kedua oleh pemegang saham
perusahaan atau bisnis berkurang sebesar (1 -
p
) (1 + r(1 -
c
)) dan pemegang obligasi
perusahaan atau bisnis bertambah sebesar (1 + r(1 -
p
)).
Pengaruh pajak terhadap pemegang saham dan pemegang obligasi perusahaan
atau bisnis tergantung pada tingkat diskonto atau biaya opportunitas dari dana, yaitu r(1
- ). Jika kedua individu mengurangi pinjaman maka pengaruh pajak terhadap
pemegang saham dan pemegang obligasi perusahaan atau bisnis adalah 1 -
p
. Jika
kedua individu meningkatkan pemberian pinjaman maka pengaruh pajak terhadap
pemegang saham dan pemegang obligasi perusahaan atau bisnis adalah =
p
. Jika
individu meningkatkan tabungan pada kondisi pembebasan pajak maka pengaruh pajak
terhadap pemegang saham dan pemegang obligasi perusahaan atau bisnis adalah = 0.
Untuk pemegang saham, peningkatan pinjaman diinginkan apabila (1-
p
)(1 + r(1-))
(1-
p
)(1 + r(1-
c
)). Secara sederhana pertidaksamaan ini terpenuhi jika
c
. Artinya
individu akan mensubstitusi pinjaman perusahaan dengan pinjaman personal bila
tingkat bunga berkurang. Jika = 0 maka pinjaman perusahaan dominan, sebaliknya
jika =
p
maka hal ini akan lebih problematis.
Survey Potensi Pajak Daerah
25
Pemerintah Kota Medan
Misalkan bahwa
c
< ( =
p
), pemegang saham akan memilih untuk mengurangi
pinjaman perusahaan dan pembayaran dividen. Transfer keuangan netto kepada
pemegang saham adalah
t
= D
t
- (
t+1
-
t
). Dengan asumsi D
t
> 0 dan [
t+1
-
t
] 0
maka transfer keuangan netto kepada pemegang saham paling sedikit adalah nol.
Asumsi lainnya menjelaskan bahwa perusahaan akan mengurangi dividen, penerbitan
saham baru dan pembayaran pajak. Misalkan bahwa obligasi yang dipegang adalah
konstan sehingga identitas keuangan untuk dua periode (eliminasi B
t+1
) adalah

t+1
+ [1 + r(1 -
c
)]
t
= (1 -
c
) [
t+1
+ (1 + r (1 -
c
))
t
]
+ B
t+2
- [1 + r(1 -
c
)]
2
B
t
- I
t+1
- [1 + r(1 -
c
)] I
t

(2.28)
Nilai persamaan (2.28) sebelah kanan adalah positip. Sukses perusahaan mengurangi
pinjaman dicapai pada kondisi transfer keuangan netto pada periode t kepada
pemegang saham adalah nol atau
t
= 0. Apakah perusahaan ingin dan melakukan
penerbitan saham atau obligasi baru dan melakukan transfer keuangan netto kepada
pemegang saham negatip [
t
< 0] ? Pengaruh tindakan tersebut tergantung pada kondisi
bahwa pemegang saham akan memperoleh benefit jika:
(1 -
p
)[1 + r(1 -
c
)] > [1 + r(1 - )]
(2.29)
Kondisi ini tidak terpenuhi jika =
p
, sebaliknya untuk mengurangi dividen maka
tidak ada tabungan pajak dari peningkatan penerbitan saham baru. Jika
c
<
p
diperoleh solusi sudut dan pembayaran dividen kemungkinan akan ditunda lebih lama.
Jika
c
> maka kebijakan peningkatan pinjaman yang diinginkan sampai transfer
netto kepada pemegang saham pada periode t+1 adalah nol atau
t+1
= 0. Lebih jauh
Survey Potensi Pajak Daerah
26
Pemerintah Kota Medan
dapat didefinisikan bahwa penerbitan saham atau obligasi baru akan dibuat untuk
membiayai pembayaran hutang atau obligasi. Kondisi pertidaksamaan (2.29) berubah
menjadi:
(1 -
p
)[1 + r(1 -
c
)] [1 + r(1 - )]
(2.30)
Tingkat pajak personal yang rendah akan memenuhi kondisi pertidaksamaan (2.30) dan
pembiayaan perusahaan semuanya dengan hutang atau obligasi. Asumsi yang cukup
beralasan adalah
c
< ( =
p
), dimana perusahaan mengurangi dividen sampai nol. Bila
investasi lebih besar dari laba ditahan, peningkatan investasi lainnya dibiayai dengan
pinjaman. Jika investasi lebih rendah dari laba ditahan maka peningkatan investasi
lainnya mengurangi atau menunda pembayaran hutang, sebaliknya penurunan dividen
berarti investasi dibiayai dengan laba ditahan.
Mekanisme pajak mempengaruhi investasi adalah biaya modal dan tergantung
pada kebijakan keuangan perusahaan atau bisnis. Metode pembiayaan investasi ada
dua, yaitu pembiayaan melalui obligasi dan laba ditahan. Pembiayaan investasi dengan
obligasi dimana biaya modal pada margin [r(1 - )] dan tingkat bunga menurun sejalan
dengan peningkatan pajak perusahaan. Apabila pembebanan pajak tidak ada maka laba
maksimal adalah
P MPK > r +
(2.31)
dimana adalah tingkat penyusutan. Pembebanan pajak akan menghasilkan margin dan
kondisi laba maksimal:
(1 -
c
) P MPK > r (1 -
c
) + (1 -
c
)
(2.32A)
Survey Potensi Pajak Daerah
27
Pemerintah Kota Medan
P MPK = r +
(2.32B)
Persamaan (2.32) dqn (2.32B) menunjukkan bahwa pembebanan pajak perusahaan
tidak merubah kondisi laba maksimal. Misalkan fraksi penurunan tingkat bunga adalah
dan bebas dari penyusutan, sehingga keseimbangan laba maksimal berubah menjadi:
(1 -
c
) P MPK = r (1 -
c
) (1 -
c
) + (1 -
c
)
(2.33A)
P MPK = r(1 -
c
) +
(2.33B)
Artinya fraksi penurunan tingkat bunga dan bebas dari penyusutan hanya menurunkan
nilai persamaan sebelah kanan, yaitu penurunan biaya modal dan tidak mempengaruhi
kondisi laba maksimal. Penurunan biaya modal akibat pajak perusahaan secara aktual
akan mendorong peningkatan obligasi dan investasi.
Pembiayaan investasi dengan laba ditahan mengasumsikan bahwa fraksi investasi
yang dapat disusutkan adalah atau depresiasi adalah 1 - . Pemegang saham
membiayai 1 -
c
investasi dan
c
bebas dari penyusutan atau pembiayaan
investasi melalui kongsi tidur. Pembiayaan dengan laba ditahan atau pemegang saham
menerima dividen yang menurun pada periode 1 dan penerimaan dividen yang semakin
tinggi pada periode 2. Biaya opportunitas adalah r (1 -
c
) dimana =
p
atau investasi
dibiayai dengan obligasi. Kondisi laba maksimal diperoleh adalah
P MPK = + r(1 - ) (1 -
c
)/(1 -
c
)
(2.34)
Pengaruh pajak tergantung pada apakah nilai r(1 - ) (1 -
c
)/(1 -
c
) lebih besar atau
lebih kecil dari satu. Oleh sebab itu pembiayaan dengan saham tergantung pada bebas
Survey Potensi Pajak Daerah
28
Pemerintah Kota Medan
dari penyusutan dan biaya opportunitas. Jika = 0 maka biaya modal naik pada kondisi
< 1, akan tetapi pajak akan menutup secara sempurna jika = 1. Alternatif lain
adalah dengan melihat hubungan dengan
c
, dimana jika = 0 maka hubungan
dengan
c
satu sama lain dapat lebih besar atau lebih kecil. Dari analisis di atas
diketahui bahwa pajak dapat meningkatkan atau menurunkan biaya modal. Oleh sebab
itu penerimaan pajak daerah merupakan fungsi meningkat dari laba perusahaan (PDRB
= ), fungsi menurun dari indeks harga konsumen daerah (IHKD = P) dan tingkat
bunga (INTR = r) dan secara matematis disimbolkan sebagai berikut:
PJKD = F(PDRB, IHKD, INTR)
(2.35)
2.3 Kendala Anggaran Pemerintahan Daerah
Kendala anggaran pemerintahan daerah merupakan keseimbangan antara total
pendapatan dengan total belanja pemerintahan daerah. Perubahan aktiva atau kewajiban
dan ekuitas pemerintahan daerah merupakan perubahan surplus atau defisit anggaran.
Oleh sebab itu kendala anggaran pemerintahan daerah dan perubahan aktiva atau
kewajiban dan ekuitas pemerintahan daerah masing-masing adalah
BLJD + INTR SADD = PEND + SADD/t
SADD/t = BLJD + INTER SADD - PEND
(2.36)
dimana INTR SDD = pembayaran bunga hutang atau pendapatan bunga pinjaman
pemerintahan daerah, BLJD = belanja daerah, PEND = pendapatan daerah dan
SADD/t = perubahan kewajiban/aktiva pemerintah daerah. Surplus anggaran adalah
peningkatan aktiva pemerintahan daerah, sebaliknya defisit anggaran adalah
Survey Potensi Pajak Daerah
29
Pemerintah Kota Medan
peningkatan kewajiban pemerintahan daerah. No-Ponzi game condition menyatakan
bahwa utilitas marginal dari aktiva atau kewajiban dan ekuitas pemerintahan daerah
sampai waktu takterhingga sama dengan nol, yaitu:
Lim SADD(z) e

INTR (u) du
(2.37)
Integral dari Lim SADD(z) e

INTR (u) du
dengan kendala SADD/t menghasilkan aktiva
atau kewajiban pemerintahan daerah, yaitu:
SADD = [BLJD(z) + INTR SADD - PEND(z)] e

INTR (u) du dz
(2.38)
Kendala dan surplus atau defisit anggaran pemerintahan daerah menjelaskan
intertemporal budget constraint (Blanchard and Fischer, 1989; Romer, 1996).
Intertemporal budget constraint menyatakan bahwa nilai berjalan kewajiban
pemerintahan daerah harus sama dengan nilai sekarang dari surplus anggaran. Artinya
intertemporal budget constraint tidak mengimplikasikan bahwa kewajiban
pemerintahan daerah pada akhirnya akan dibayar atau aktiva pemerintahan daerah pada
akhirnya akan diterima.
Keseimbangan nilai sekarang surplus anggaran dengan kewajiban pemerintahan
daerah disebut anggaran berkelanjutan atau sustainable budget. Secara absolut
anggaran berkelanjutan menyatakan bahwa kewajiban harus tumbuh lebih kecil dari
tingkat bunga dan surplus anggaran harus tumbuh lebih besar dari tingkat bunga. Jika
tingkat pertumbuhan surplus anggaran lebih tinggi dari tingkat pertumbuhan uang maka
akumulasi aktiva pemerintahan daerah akan terjadi. Jika pemerintahan daerah sekarang
net debtor maka secara intensif harus mengusahakan surplus anggaran pada periode
berikutnya. Sebaliknya jika pemerintahan daerah sekarang net lender maka secara
Survey Potensi Pajak Daerah
30
Pemerintah Kota Medan
intensif harus mengusahakan defisit anggaran pada periode berikutnya. Rodriquez
(1993) menyatakan jika tingkat pertumbuhan kewajiban lebih tinggi dari tingkat
pertumbuhan uang maka akan terjadi akumulasi pembayaran bunga hutang, sehingga
No-Ponzi game condition tidak terpenuhi. Akibatnya semakin lama pajak tertunda dan
semakin besar pengaruh pemotongan pajak terhadap aktiva masyarakat. Realokasi
pajak terjadi oleh tingkat bunga dalam kendala anggaran pemerintahan daerah atau
sebahagian besar pajak akan dibebankan pada generasi penduduk periode berikutnya
(Doepke, Lehnert and Sellgren. 1998).
Aktiva atau stok modal pisik daerah pada periode berjalan adalah aktiva atau stok
modal pisik periode sebelumnya ditambah surplus anggaran atau dikurang defisit
anggaran. Dengan demikian nilai aktiva atau stok modal pisik riil daerah adalah nilai
riil dari aktiva atau stok modal pisik nominal pemerintahan daerah ditambah konsumsi
riil pemerintahan daerah. Pendapatan dan belanja akan menentukan surplus atau defisit
anggaran pemerintahan daerah. Oleh sebab itu tingkat bunga merupakan variabel utama
penentu belanja riil pegawai, barang dan jasa serta belanja modal selain stok modal
pisik riil daerah. Demikian juga pendapatan riil asli daerah ditentukan oleh output riil
daerah, stok modal pisik riil daerah dan tingkat bunga. Respons pendapatan riil asli
daerah terhadap stimulus output riil daerah dan stok modal pisik riil daerah adalah
positif, sebaliknya respons terhadap stimulus tingkat bunga riil adalah negatif karena
defisit anggaran semakin kecil. Jika stok modal pisik riil daerah semakin besar maka
belanja riil pegawai, barang dan jasa serta belanja modal semakin tinggi.
Survey Potensi Pajak Daerah
31
Pemerintah Kota Medan
Respons pendapatan asli daerah dan penerimaan pajak dan bukan pajak di daerah
terhadap tingkat pajak dan output daerah adalah positif, sebaliknya respons terhadap
tingkat bunga adalah negatif. Peningkatan stok modal pisik daerah dan produksi daerah
akan meningkatkan pendapatan asli daerah dan penerimaan pajak dan bukan pajak di
daerah. Identitas pendapatan daerah berdasarkan potensi daerah adalah penjumlahan
pendapatan asli daerah dengan bagi hasil pajak, bagi hasil bukan pajak dan lain-lain
penerimaan yang sah. Faktor ekonomi penting penentu Pendapatan Daerah adalah
PDRB, artinya peningkatan PDRB akan meningkatkan Pendapatan Daerah (Doepke,
Lehnert and Sellgren, 1998). Faktor ekonomi penting penentu Pendapatan Asli Daerah
adalah PDRB, artinya peningkatan PDRB akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah
(Doepke, Lehnert and Sellgren, 1998; Blanchard, 2000).
Pajak Daerah (PJKD) merupakan penjumlah dari Pajak Hotel (PJHO) dengan
Pajak Restoran (PJRS), Pajak Hiburan (PJHR), Pajak Reklame (PJRK), Pajak
Penerangan Jalan (PJPJ), Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (PJML), Pajak
Parkir (PJPR), Pajak Air Tanah (PJAT), Pajak Sarang Burung Walet (PJSW), Pajak
Bumi dan Bangunan (PJBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
(PJHB). Oleh sebab itu identitas Pajak Daerah dirumuskan sebagai berikut:
PJKD = PJHO + PJRS + PJHR + PJRS + PJPJ + PJML + PJPR
+ PJAT + PJSW + PJBB + PJHB
(2.39)
Faktor ekonomi penting penentu Pajak Daerah adalah PDRB, artinya peningkatan
PDRB akan meningkatkan Pajak Daerah (Doepke, Lehnert and Sellgren, 1998;
Blanchard, 2000; Blanchard and Fischer, 1989; Barro, 1997; Barro and Sala-I-Martin.
Survey Potensi Pajak Daerah
32
Pemerintah Kota Medan
1995; Blanchard and Summers, 1984; Dornbusch, Fischer and Startz, 1998). Dilain
pihak, penerimaan pajak daerah juga ditentukan oleh indeks harga konsumen daerah
(IHKD), artinya peningkatan harga-harga daerah akan meningkatkan penerimaan pajak
daerah (Harberger, 1998; Jun, 1994; Mankiw, 1994; Romer, 1996). Lebih jauh
Atkinson and Stiglitz (1990) dan Brown and Jackson (1993) dan Frenkel and Razin
(1994) menyatakan bahwa penerimaan pajak daerah merupakan fungsi meningkat dari
PDRB dan fungsi menurun dari indeks harga konsumen daerah dan tingkat bunga
daerah. Oleh sebab itu model dasar masing-masing komponen pajak daerah
disimbolkan sebagai berikut:
PJKD = PJKD(PDRB, IHKD, INTR, TPAK)
(2.40)
2.4 Proyeksi Variabel
Peramalan satu variabel didasarkan pada teori ekspektasi murni dengan asumsi
ekspektasi murni, yaitu ekspektasi satu variabel satu periode kemudian sama dengan
variabel dua periode (Manurung, dkk., 2003), yaitu:
1 ] 1 ][ 1 [ 1 ] 1 ][ 1 [
2 2 1 [
+ + + +
+ t t
e
t t
x x x x
2
2 1
] 1 [ ] 1 ][ 1 [
t
e
t t
x x x + + +
+
t
t e
t
x
x
x
+
+
+
+
1
] 1 [
1
2
2
1
1
1
] 1 [
2
2
1

+
+

+
t
t e
t
x
x
x

(2.41)
Survey Potensi Pajak Daerah
33
Pemerintah Kota Medan
dimana x
e
t+1
= nilai variabel berjangka atau forward value dan x
t
= nilai variabel
sekarang atau spot value. Dengan cara yang sama, nilai variabel tiga periode dan n
periode masing-masing adalah
1 ] 1 ][ 1 ][ 1 [ 1 ] 1 ][ 1 ][ 1 [
3 3 3 2 1
+ + + + + +
+ + t t t
e
t
e
t t
x x x x x x
3
3 2 1
] 1 [ ] 1 ][ 1 ][ 1 [
t
e
t
e
t t
x x x x + + + +
+ +
3
3 2
2
2
] 1 [ ] 1 [
1
] 1 [
] 1 [
t
e
t
t
t
t
x x
x
x
x + +
+
+
+
+

1
] 1 [
] 1 [
2
2
3
3
2

+
+

+
t
t e
t
x
x
x

(2.42A)
1
] 1 [
] 1 [
1
) 1 (

+
+

+
+
+ n
nt
n
t n e
n t
x
x
x
(2.42B)
Dari persamaan (2.42B) ditunjukkan untuk proyeksi tingkat bunga daerah (INTR)
digunakan besar tingkat bunga [x], sedangkan untuk proyeksi Produk Domestik Bruto
(PDRB), indeks harga konsumen daerah (IHKD) dan tingkat partisipasi angkatan kerja
daerah (TPAK) masing-masing menggunakan tingkat pertumbuhan [x]. Nilai proyeksi
INTR, PDRB, IHKD dan TPAK digunakan untuk memproyeksi potensi masing-masing
komponen pajak daerah.
Survey Potensi Pajak Daerah
34
Pemerintah Kota Medan
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Tahapan Kegiatan
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan akan menganalisis profil,
mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman serta potensi Pajak Hotel,
Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral
Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet,
Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan sesuai
dengan UU No. 28 Tahun 2009. Studi ini juga akan menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi peningkatan pajak daerah dan prediksi kuantitas pajak daerah periode
waktu 2011-2015. Sumber data yang dipergunakan adalah data sekunder dan data
primer yang berkaitan dengan topik penelitian. Oleh sebab itu disain penelitian yang
digunakan adalah studi data sekunder dan data primer (Zikmund, 1997). Sumber data
Survey Potensi Pajak Daerah
35
Pemerintah Kota Medan
sekunder merupakan data yang diperoleh dari Medan Dalam Angka dan sumber data
primer merupakan hasil dari observasi dari lapangan langsung.
Jenis data sekunder adalah data Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan,
Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan,
Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan,
dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan. Jenis data sekunder lainnya adalah
PDRB, indeks harga konsumen daerah, tingkat bunga di daerah dan tingkat partisipasi
angkatan kerja daerah. Jenis data primer adalah data yang diperoleh dengan
menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada setiap SKPD dan Sekretaris SKPD.
Jenis data primer ini berhubungan dengan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman
terhadap pemungutan Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame,
Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak
Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan
Hak Atas Tanah dan Bangunan. Sedangkan pajak daerah yang dikutip oleh propinsi
tidak merupakan objek yaitu Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan
Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Pajak Air Permukaan dan Pajak
Rokok.
Pemeriksaan kinerja tanpa dan dengan implementasi program yang diusulkan
juga disampaikan pada analisis studi ini. Secara umum tahapan pelaksanaan pekerjaan
ini terdiri dari: Tahap Persiapan, Tahap Pengumpulan Data, Tahap Analisis dan Tahap
Finalisasi. Penyusunan tahapan pekerjaan ini disesuaikan dengan kebutuhan pelaporan
dalam studi ini, dimana tujuan dari setiap tahapan dijelaskan pada bagian berikut ini.
Survey Potensi Pajak Daerah
36
Pemerintah Kota Medan
a. Tahap Persiapan: ditujukan untuk menyelesaikan masalah administrasi dan
menyiapkan kerangka pelaksanaan studi berupa penyusunan dan pemantapan
metodologi, persiapan pengumpulan data sekunder, studi literatur dan pengenalan
awal wilayah studi. Hasil Tahap Persiapan ini akan disampaikan pada Laporan
Pendahuluan.
b. Tahap Pengumpulan Data: ditujukan untuk memperoleh data primer dan
sekunder yang dibutuhkan dalam kegiatan review rencana potensi pajak daerah,
analisis potensi pajak daerah, serta evaluasi. Hasil pengumpulan data dan analisis
awalnya akan disampaikan pada Laporan Antara.
c. Tahap Analisis: ditujukan untuk menghasilkan analisis berdasarkan kajian dengan
menggunakan data yang telah tersedia. Hasil tahap analisis ini akan disampaikan
pada Konsep Laporan Akhir.
d. Tahap Finalisasi: ditujukan untuk melengkapi laporan studi sesuai dengan hasil
penyempurnaan rekomendasi terkait dengan keputusan hasil zapping potensi pajak
dimasa yang akan datang dan diskusi dengan pihak pemberi kerja dan masukan dari
berbagai instansi untuk dijadikan hasil akhir dari studi ini. Hasil Tahap Finalisasi
ini akan disampaikan pada Laporan Akhir.
Survey Potensi Pajak Daerah
37
Pemerintah Kota Medan
Persiapan
Pemantapan Metodologi
Studi Literatur
Survei Pendahuluan
Pengumpulan Data
Pjk
Hiburan
Pjk
Penerangan
Jalan
Pjk Air
Tanah
Rencana dan Kebijakan
Pajak
Hotel
Pajak
Restoran
- Maksud, & Tujuan
- Ruang Lingkup
Kondisi eksisting Potensi
Pajak Daerah
Pajak Mineral
Bkn Logam
Proyeksi Pemodelan Pajak Daerah
Identifikasi Masalah
Alternatif Penanganan
Pemeriksaan Kinerja
Tahapan Pengembangan
Jangka Pendek,
Menegah dan Panjang
Estimasi Manfaat
Analisis Kelayakan
(Penganggaran )
Rekomendasi
Pjk
Reklame
Pjk
Parkir
Pajak
Walet
BPHTB PBB
Gambar 3.1 Tahapan Kegiatan Studi Survey Potensi Pajak Daerah.
3.1.1. Tahap I: Persiapan
Di dalam tahap persiapan ini dilakukan beberapa kegiatan sebagai awal (inisiasi) dari
seluruh rangkaian kegiatan yang direncanakan. Hasil tahap persiapan ini akan sangat
mempengaruhi proses yang dilakukan dalam tahap-tahap selanjutnya.
Secara umum terdapat 6 (enam) kegiatan utama di dalam tahap persiapan ini, yakni:
Survey Potensi Pajak Daerah
38
Pemerintah Kota Medan
1. Pemantapan metodologi, maksud dari kegiatan ini adalah:
a. Merencanakan secara lebih detail tahap-tahap pelaksanaan kegiatan berikutnya,
untuk mengefisienkan penggunaan waktu dan sumber daya.
b. Menetapkan metoda survei dan metoda analisis yang akan digunakan, hal ini
penting untuk ditetapkan karena akan mempengaruhi kebutuhan data,
penyediaan waktu analisis dan kualitas hasil penelitian secara keseluruhan.
2. Pengenalan wilayah studi, maksud dari kegiatan ini adalah:
a. Proses untuk menyelami permasalahan dan tujuan yang ingin dicapai dalam
kerangka acuan kerja.
b. Menyampaikan potensi permasalahan di wilayah studi atau melakukan diskusi
dengan tim pemberi kerja.
3. Mengkaji dokumen terkait dengan perhitungan potensi pajak daerah dan kajian dari
berbagai sumber literature terkait lainnya. Tahapan ini berguna untuk:
a. Mengidentifikasi potensi pajak daerah yang terdiri dari 11 (sebelas) potensi
pajak daerah.
b. Menelaah sejumlah metoda pelaksanaan studi sejenis yang pernah dilakukan.
4. Identifikasi awal kondisi dan permasalahan pada kondisi eksisting.
5. Identifikasi dan menghitung potensi pajak daerah dimasa yang akan datang .
6. Menyusun rencana survei dan rencana analisis.
3.1.2. Tahap II: Pengumpulan Data
Pada tahap ini akan dilakukan pengumpulan data, baik data dari sumber sekunder
(instansi terkait) maupun data primer yang diperoleh dari survei di lapangan. Data
Survey Potensi Pajak Daerah
39
Pemerintah Kota Medan
sekunder digunakan untuk melengkapi data dan informasi tentang penerimaan pajak
daerah pada saat ini serta berdasarkan data akan diproyeksikan dimasa yang akan
datang. Sedangkan data primer merupakan data yang bersumber dari lapangan yang
diperoleh dengan cara melakukan pengamatan di lapangan dan wawancara dengan
pemilik atau mengamati objek pajak yang bersangkutan.
3.1.2.1. Persiapan Survei
Persiapan survei ini dilakukan untuk merencanakan secara detail pelaksanaan
survei yang berkaitan dengan:
1. Pemilihan metoda survei.
2. Penyiapan formulir survei sesuai dengan metoda survei yang digunakan.
3. Penyiapan sumberdaya survei dan penyusunan jadwal pelaksanaan survei.
3.1.2.2. Metoda Pengumpulan Data
Pengumpulan data yang dilakukan meliputi: survei sekunder, survei potensin
lokasi dimasa yang akan datang dan identifikasi hambatan/permasalahan pemungutan
di lapangan. Adapun metoda pelaksanaan survei tersebut dijelaskan sebagai berikut:
B.1. Survei Sekunder
Survei sekunder dilakukan dengan mendatangi stakeholder-stakeholder yang
terkait pada studi ini yaitu ke Dinas Pendapatan Daerah terkait di wilayah studi untuk
meminta sejumlah dokumentasi data dan sejumlah instansi lain yang dapat
menyediakan data yang berkaitan realisasi pajak daerah dari 11 sektor di Kota Medan
Survey Potensi Pajak Daerah
40
Pemerintah Kota Medan
berdasarkan UU No.28 Tahun 2010. Pada Tabel 3.1 diperlihatkan perkiraan data
sekunder yang dibutuhkan pada studi ini.
Tabel 3.1 Kebutuhan Data Sekunder
No Jenis Data Sumber Data Kegunaan Data
1
Pajak Hotel
1.a Populasi
1.b Sampel
1.c Lokasi Fisik dan administrasi
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak hotel per
kecamatan
- Identifikasi potensi
pos pajak Hotel dimasa
yang akan datang
2
Pajak Restoran
2.a Populasi
2.b Sampel
2.c Lokasi Fisik dan administrasi
2.d Studi-studi terkait
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak Restoran per
kecamatan
- Identifikasi potensi
pos pajak Restoran
dimasa yang akan datang
3
Pajak Hiburan
3.a Populasi jumlah obyek Pajak Hiburan
3.b Jumlah sampel
3.c Lokasi
3.d Tarif Lokasi pajak Hiburan
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak hiburan per
kecamatan
- Identifikasi potensi
pos pajak Hiburan
dimasa yang akan datang
4
Pajak Reklame
4.a Jumlah Reklame tiap jalan
4.b Jumlah sampel yang diperoleh
4.c. Nama lokasi
4.d. Tarif Reklame
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak reklame per
kecamatan
- Identifikasi potensi
pos pajak reklame dimasa
yang akan datang
5 Pajak Penerangan Jalan:
5.a Lokasi dan kondisi fisik
5.b Jumlah tiap jalan pada kecamatan
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak Penerangan
Jalan per kecamatan
- Identifikasi potensi
pos pajak penerangan
jalan dimasa yang akan
datang
6
Pajak Mineral Bukan Logam dan
Batuan :
6.a Lokasi dan jenis Batuan
6.b Tarif Pajak
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak PMBLB per
kecamatan
- Identifikasi potensi
pos pajak PMBLB
dimasa yang akan datang
7
Pajak Parkir:
7.a Jumlah Populasi Parkir
7.b Tarif Parkir
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak parkir per
kecamatan
Survey Potensi Pajak Daerah
41
Pemerintah Kota Medan
7.c Jumlah Kontribusi terhadap Total Pajak
- Identifikasi potensi
pos pajak parkir dimasa
yang akan datang
8
Pajak Air Tanah:
8.a Lokasi Pajak
8.b Tarif Pajak
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak air per
kecamatan
- Identifikasi potensi
pos pajak air dimasa
yang akan datang
9
Pajak Sarang Burung Walet :
9.a Lokasi Pajak
9.b Tarif Pajak berdasarkan Perda
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak Sarang Walet
per kecamatan
- Identifikasi potensi
pos pajak Sarang Walet
dimasa yang akan datang
10
Pajak Bumi dan Bangunan :
10.a Jumlah Populasi
10.b Kepemilikan
10.c NJOP Bumi
10.d NJOP Bangunan
10.e. PBB Terhutang
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos pajak PBB per
kecamatan
- Identifikasi potensi
pos PBB dimasa yang
akan datang
11
Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan :
11.a Nama Pemilik
11.b Letak Lokasi
11.c.Jumlah Transaksi BPHTB
11.d. Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP)
11.e. TKP
11.f. NPOPKP
11.g. Pajak Terhutang
- Buku Dalam Angka
(BPS)
- DISPENDA
- Identifiasi realisasi
pos BPHTB per
kecamatan
- Identifikasi potensi
pos BPHTB dimasa yang
akan datang
B.2. Survei Primer
1. Survei Primer
Dalam studi ini, survei primer dilakukan dengan cara pengamatan secara langsung
di lapangan. Survei diperlukan untuk melihat kondisi Pajak Hotel, Pajak Restoran,
Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam
dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi
dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan untuk dilakukan
analisis realisasi yang sesungguhnya dan potensi penerimaan dimasa yang akan datang.
Survey Potensi Pajak Daerah
42
Pemerintah Kota Medan
Selain itu mengidentifikasi potensi yang kemungkinan dimasa yang datang menjadi
potensi penerimaan.
a. Survei Lapangan
Survey ini dilakukan dengan cara mencacah/menghitung dari pos Pajak Hotel,
Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak
Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang
Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan yang telah ditentukan. Data pencacahan digunakan untuk melakukan
konfirmasi terhadap data sekunder yang dikumpulkan melalui dinas pendapatan
dan mengidentifiksi berdasarkan fakta lapangan yang merupakan sebuah potensi
yang akan dikenakan pajak. Data pencacahan potensi pajak daerah merupakan
informasi dasar yang diperlukan untuk fase perencanaan, dan kegatan proyeksi
dimasa yang akan datang.
Volume transaksi merupakan salah satu indikator potensi penerimaan. Survei
volume transaksi digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai tingkat
transaksi pada kondisi tertentu, seperti:
- Intensitas transaksi
- Jumlah Pengunjung
- Klas/jenis objek pajak
Jangka waktu pelaksanaan survei tergantung dari maksud pelaksanaan survei.
Dalam studi ini diusulkan survei dilakukan pada hari kerja dan hari libur masing-
masing selama 6 jam, yaitu periode 06.00-08.00 (peak pagi), 11.00-13.00 (off-peak
siang) dan 16.00-18.00 (peak sore). Survei dilakukan pada lokasi-lokasi yang
Survey Potensi Pajak Daerah
43
Pemerintah Kota Medan
merupakan jalur yang diindikasikan merupakan penyumbang terbesar pada PAD
Kota Medan.
b. Survei Sosial Ekonomi
Survei sosial ekonomi ini dilakukan untuk mendapatkan masukan untuk proses
peramalan dengan perubahan sosial dan/atau pertumbuhan ekonomi yang meliputi:
Pengumpulan data sekunder (seperti yang telah diuraikan di atas) dan
Pengumpulan data primer (sesuai kebutuhan).
3.1.2.3. Teknik Penarikan Sampel
Penarikan sampel dalam penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan
simple random sampling. Untuk menentukan ukuran sampel (sample size) minimal
digunakan rumus sebagai berikut:
n =
1
2
+ Nd
N
Keterangan :
n = ukuran sampel
N = ukuran populasi
d = presisi yang digunakan
Presisi (bound of error) yang digunakan dalam penelitian ini ditetapkan sebesar
10 % sehingga ukuran sampel minimal pada desa Irigasi dapat dihitung untuk tiap
objek Pajak sebagai berikut :
1. Pajak Hotel
Survey Potensi Pajak Daerah
44
Pemerintah Kota Medan
Jumlah keseluruhan hotel di Kota Medan sebanyak 171 Hotel. Adapun sampel
yang diambil sebagai berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 171
171
2
+ x

n = 63,09
n = 64 Hotel (dibulatkan)
Dengan demikian ukuran sampel minimal dalam penelitian ini adalah sebanyak
64 Hotel bintang dan non bintang. Berdasarkan hal tersebut jumlah hotel sebanyak 64
Hotel tersebut dialokasikan ke dalam setiap populasi sebagai berikut :
Jumlah sampel minimum untuk setiap jenis hotel adalah sebagai berikut :
Hotel Bintang 5
Jumlah Hotel Bintang 5 sebanyak 5 hotel di Kota Medan yaitu Grand Angkasa,
Swiss Bell Hotel, Cambridge Hotel, Grand Aston dan Hotel Tiara.
Hotel Bintang 4
Jumlah Hotel Bintang 4 sebanyak 14 Hotel.
Hotel Bintang 3
Jumlah Hotel Bintang 3 sebanyak 15 Hotel.
Hotel Bintang 2
Jumlah Hotel Bintang 2 sebanyak 2 Hotel.
Hotel Bintang 1
Jumlah Hotel Bintang 1 sebanyak 28 Hotel.
Survey Potensi Pajak Daerah
45
Pemerintah Kota Medan
Pemilihan sampel tidak berdasarkan alokasi proporsi disebabkan katagori hotel
banyak tersebar di jenis hotel Bintang 1.
2. Pajak Restoran
Jumlah keseluruhan Restoran di Kota Medan sebanyak 451. Adapun sampel
yang diambil sebagai berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 451
451
2
+ x

n = 451/5.51
n = 81.85 Restoran (dibulatkan)
Dengan demikian ukuran sampel minimal dalam penelitian ini adalah 82 dan
yang diambil dilapangan sebanyak 100 Restoran.
3. Pajak Hiburan
Jumlah usaha hiburan berdasarkan data BPS Kota Medan sebanyak 298 objek
Hiburan yang terdiri dari Kolam Renang 11, Ketangkasan 45, Diskotik 15, Kafe 8,
Karaoke 28, Live Music 18, Bilyard 92, Panti Pijat 32, Rekreasi 4, Mandi Uap 22,
Kolam 4, Bowling 2, Senam 13 dan Bioskop 4. Adapun sampel yang diambil sebagai
berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 298
298
2
+ x

n = 298/3.98
Survey Potensi Pajak Daerah
46
Pemerintah Kota Medan
n = 74.87 usaha hiburan (dibulatkan menjadi 75)
Dengan demikian ukuran sampel minimal dalam penelitian ini adalah sebanyak
74.87 usaha hiburan. Dengan demikian ukuran sampel minimal dalam penelitian ini
adalah sebanyak 75 observasi. Selanjutnya jumlah sampel minimum tersebut
dialokasikan ke dalam setiap populasi dengan menggunakan prinsip alokasi
proporsional dari rumus Yamane sebagai berikut :
n
I
= n x
N
Ni
Dimana: n
i
= ukuran sampel yang akan diambil dari tiap kelompok
N
i
= ukuran kelompok ke-i
N = Ukuran populasi
n = sampel keseluruhan
Berdasarkan rumus di atas maka jumlah sampel minimum untuk setiap sektor
adalah sebagai berikut :
1. Kolam Renang
N
I
= (11 : 298) x 75 = 2.76 dibulatkan menjadi 3 unit
2. Ketangkasan
N
2
= (45 : 298) x 75 = 11,32 dibulatkan menjadi 12 unit
3. Diskotik
N
3
= (15 : 298) x 75 = 3,76 dibulatkan menjadi 4 unit
4. Kafe
Survey Potensi Pajak Daerah
47
Pemerintah Kota Medan
N
4
= (8 : 298) x 75 = 2,76 dibulatkan menjadi 3 unit
5. Karaoke
N
5
= (28 : 298) x 75 = 7,05 dibulatkan menjadi 8 unit
6. Live Music
N
6
= (18 : 298) x 75 = 4,53 dibulatkan menjadi 5 unit
7. Bilyard
N
7
= (92 : 298) x 75 = 23,15 dibulatkan menjadi 24 unit
8. Panti Pijat
N
8
= (32 : 298) x 75 = 8,05 dibulatkan menjadi 9 unit
9. Rekreasi
N
9
= (4 : 298) x 75 = 1.006, jumlah yang diambil tetap 4 unit
10. Mandi Uap
N
10
= (22 : 298) x 75 = 5.54, dibulatkan menjadi 6 unit
11. Kolam
N
11
= (4 : 298) x 75 = 1.006. Dijadikan sample menjadi 4 unit
12. Bowling
N
12
= (2 : 298) x 75 = 0.986. Dijadikan sample menjadi 2 unit
13. Senam
N
13
= (13 : 298) x 75 = 3.27. Dijadikan sample menjadi 4 unit
14. Bioskop
N
14
= (4 : 298) x 75 = 1.006. Dijadikan sample menjadi 4 unit
Survey Potensi Pajak Daerah
48
Pemerintah Kota Medan
4. Pajak Reklame
Jumlah reklame dikota Medan sebanyak 422 papan reklame.
Berdasarkan banyaknya papan reklame tersebut maka jumlah sampel yang diambil
adalah :
n =
( ) 1 10 , 0 422
422
2
+ x

n = 422/5.22
n = 80.84 papan reklame
(dibulatkan menjadi 81 papan reklame. Jumlah sampel yang diambil dilapangan
sebanyak 94 reklame).
5. Pajak Penerangan Jalan
Jumlah unit penerangan jalan di Medan sebanyak 1.321 unit penerangan jalan.
Berdasarkan banyaknya papan reklame tersebut maka jumlah sampel yang diambil
adalah :
n =
( ) 1 10 , 0 321 . 1
321 . 1
2
+ x

n = 1.321/14.21
n = 92.96 papan reklame (dibulatkan menjadi 93 unit penerangan jalan)
6. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan,
Survey Potensi Pajak Daerah
49
Pemerintah Kota Medan
Jumlah wajib pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kota Medan tidak ada
dan tidak terdapat penerimaan pada APBD Kota Medan sehingga Pajak Mineral Bukan
Logas dan Batuan tidak di survey.
7. Pajak Parkir
Jumlah unit perparkiran yang dikelola swasta dikota Medan sebanyak 98 unit.
Dengan menggunakan simple random sampling maka sampel yang diambil sebagai
berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 98
98
2
+ x

n = 98/1.98
n = 49.49 unit parkir (diambil menjadi 66 unit perparkiran)
8. Pajak Air Tanah
Jumlah unit pengguna air bawah tanah di Kota Medan sebanyak 351 unit.
Dengan menggunakan simple random sampling maka sampel yang diambil sebagai
berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 351
351
2
+ x

n = 351/4.51
n = 77.82 unit pengguna air bawah tanah (dibulatkan menjadi 78 unit
pengguna).
Survey Potensi Pajak Daerah
50
Pemerintah Kota Medan
9. Pajak Sarang Burung Walet
Jumlah sarang burung Walet di Kota Medan hingga saat ini belum diketahui.
Selain itu PAD yang berasal dari Pajak Sarang Burung Walet belum disahkan oleh
DPRD Kota Medan. Namun untuk kepentingan survey pendahuluan maka perlu
diidentifikasi data pendahuluan sebanyak 10 lokasi/rumah walet sebagai dasar
identifikasi berikutnya.
10. Pajak Bumi dan Bangunan
Jumlah Wajib Pajak PBB di Kota Medan berdasarkan data BPS Kota Medan
sebanyak 412.078 wajib pajak. Dengan menggunakan simple random sampling maka
sampel yang diambil sebagai berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 078 . 412
078 . 412
2
+ x

n = 412.078/4128
n = 99.97 wajib PBB (dibulatkan menjadi 100 WP)
11. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
Jumlah objek BPHTB di Kota Medan berdasarkan jumlah pengurusan sertifikat
tanah di Kota Medan pada tahun 2010 sebanyak 17.654 sertifikat dengan 5320 proses
pengurusan jual beli tanah dengan target BPHTB sebanyak Rp.150 Milyar
Survey Potensi Pajak Daerah
51
Pemerintah Kota Medan
(www.waspada.co.id) sehingga jumlah sampel yang diambil dari jumlah tersebut
sebanyak :
n =
( ) 1 10 , 0 5320
5320
2
+ x

n = 5320/54.2
n = 98.15 wajib BPHTB (dibulatkan menjadi 100 WP BPHTB)
Secara umum jumlah kuesioner yang disebarkan sebanyak 755 kuesioner,
dengan rincian :
- Pajak Hotel sebanyak 64 kuesioner
- Pajak Restoran sebanyak 100 kuesioner
- Pajak Hiburan sebanyak 75 kuesioner
- Pajak Reklame sebanyak 95 kuesioner
- Pajak Penerangan Jalan sebanyak 93 kuesioner
- Pajak Mineral Bukan Logam 0 kuesioner
- Pajak Parkir sebanyak 50 kuesioner
- Pajak Air Bawah Tanah sebanyak 78 kuesioner
- Pajak Sarang Burung Walet 10 kuesioner
- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebanyak 100 kuesioner
- Pajak BPHTB sebanyak 100 kuesioner)
Survey Potensi Pajak Daerah
52
Pemerintah Kota Medan
3.1.3. Tahap III: Analisis
Tahap analisis ini meliputi:
Dalam menganalisis permasalahan yang ada pada penelitian, untuk mencapai
tujuan dalam rangka upaya peningkatan penerimaan pajak daerah di Kota Medan,
digunakan alat analisis dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif .
3.1.3.1. Analisis Kuantitatif
Untuk menghitung potensi pajak daerah yang terdiri dari Pajak Hotel, Pajak
Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral
Bukan Logam dan Batuan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet,
Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan, yaitu
perkalian antara jumlah pembayaran di pajak daerah dengan tarif pajak daerah, hal
tersebut menggunakan model sebagai berikut :
Pajak Daerah = ( PH + PR + PHt + PR
+PPJ+PMBLB+PP+PAT+PSBW+PBB+BPHTB) x tp ...................(1)
Dimana :
PH = [(Jenis Kamar x Tarif Hotel) x 10 % - Discount ] x jumlah pengunjung/tahun
PR = [ Rata-Rata Pembayaran x Tarif 10 %] x jumlah pengunjung/tahun
PHt = [ Rata-Rata Pembayaran x Tarif 10 %] x jumlah pengunjung/tahun
Survey Potensi Pajak Daerah
53
Pemerintah Kota Medan
PR = [Nilai Kontrak x Tarif Pajak 10 % ] x jumlah papan reklame
PPJ = [Nilai Jual Tenaga Listrik x Tarif Pajak 10 % ] x Jumlah Unit Penerangan
PMBLB = [Nilai Jual Mineral Bukan Logam dan Batuan X TP] x Intensitas
PP = [Luas Lahan Parkir x Tarif Pajak 10 %] x Jumlah Pengunjung/Tahun
PAT = [Nilai Perolehan Air Tanah x Tarif Pajak 10 %] x Jumlah Lokasi
PSBW = [Volume Sarang Burung Walet x Tarif Pajak 10 %] x Jumlah Lokasi
PBB = [(NJOBP + NJOPB) x 20 %] x 0.5 %
BPHTB= [NPOP-NPOP TKP Rp.30.000.000] x 5 %
Dimana :
PH = Pajak Hotel
PR = Pajak Restoran
PHt = Pajak Hiburan
PR = Pajak Reklame
PPJ = Pajak Penerangan Jalan
PMBLB = Pajak Mineral Bukan Logam
PP = Pajak Parkir
PAT = Pajak Air Tanah
PSBW = Pajak Sarang Burung Walet
PBB = Pajak Bumi dan Bangunan
BPHTB = Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
Untuk formula total masing-masing potensi pajak daerah akan dilakukan
perhitungan tersendiri berdasarkan tarif masing-masing.
2. Untuk menghitung tingkat efisiensi pajak digunakan formula sebagai berikut .
Survey Potensi Pajak Daerah
54
Pemerintah Kota Medan
Efisiensi =
Biaya pungut pajak daerah
X 100 % .......( 2 )
Realisasi pajak pajak daerah
.
3. Untuk menghitung Elastisitas Pajak Daerah digunakan formula sebagai berikut .
Elastisitas =
% pertumbuhan penerimaan Pajak
Daerah
............. ( 3 )
% pertumbuhan PDRB sub sektor Pajak
Daerah
1. Untuk menghitung rata rata laju pertumbuhan pertahun digunakan
dengan model :
X
1
=
X
t
- X
t- 1
X 100 % ..................................... ( 4 )
X
t-1
r =
X
1
n -1
Keterangan
X1 = Pertumbuhan per tahun
r = rata-rata pertumbuhan
X t = data pada tahun tertentu
X t-1 = data tahun sebelumnya

3.1.3.2. Analisis Kualitatif
Untuk analisis kualitatif digunakan analisis SWOT, adalah salah satu alat
analisis manajerial dalam rangka merumuskan kebijakan strategi Kepala Daerah.
Survey Potensi Pajak Daerah
55
Pemerintah Kota Medan
Analisis ini berusaha memadukan interaksi antara faktor-faktor internal kelembagaan
dan faktor-faktor eksternal untuk memahami dimensi kekuatan, kelemahan, peluang,
serta ancaman suatu organisasi untuk selanjutnya dirumuskan strategi yang relevan
dalam rangka mencapai tujuan. Keempat aspek tersebut di atas merupakan faktor-
faktor strategi suatu perusahaan / organisasi. Proses pengambilan keputusan strategi
selalu berkaitan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi serta kebijakana
perusahaan. Dengan demikian perencanaan strategis atau strategic planning harus
menganalisis faktor-faktor strategis perusahaan/organisasi (kekuatan, kelemahan,
peluang, serta tantangan) dalam kondisi saat ini.
3.1.4. Tahap IV: Kesimpulan dan Rekomendasi
Tahap ini merupakan tahap akhir dari kegiatan yang dilaksanakan.
Diharapkan rekomendasi-rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dapat menjadi
landasan dirumuskannya potensi pajak daerah dimasa yang akan datang.
BAB IV
GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH
4.1. Gambaran Umum Kota Medan
Secara geografis Kota Medan terletak diantara koordinat 2
o
27 sampai dengan 2
o
47 Lintang Utara dan 98
o
35 sampai dengan 98
o
44 Bujur Timur. Secara
Survey Potensi Pajak Daerah
56
4.1.1. Kondisi Fisik
Pemerintah Kota Medan
administratif, wilayah Kota Medan hampir keseluruhan wilayahnya berbatasan dengan
daerah Kabupaten Deli Serdang, yaitu sebelah Barat, Timur dan Selatan. Sepanjang
wilayah utaranya berbatasan langsung dengan Selat Malaka, yang merupakan salah
satu jalur lalu lintas terpadat di dunia. Adapun mengenai batas-batas wilayah
administrasi Kota Medan, dapat diuraikan sebagai berikut :
Sebelah Utara : Selat Malaka
Sebelah Selatan : Kecamatan Deli Tua dan Pancur Batu, Kabupaten Deli
Serdang
Sebelah Barat : Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang
Sebelah Timur : Kecamatan Percut, Kabupaten Deli Serdang
Luas wilayah administrasi Kota Medan adalah seluas 26.510 Ha yang terdiri dari
21 (dua puluh satu) Kecamatan dengan 151 kelurahan yang terbagi dalam 2000
lingkungan. Kecamatan Medan Labuhan memiliki luas wilayah terbesar yaitu 3.667 Ha
(14 % dari total wilayah Kota Medan). Kecamatan Medan Belawan merupakan daerah
yang memiliki luas terbesar kedua yaitu sekitar 2.625 Ha. Sedangkan Kecamatan
Medan Sunggal memiliki luas wilayah terkecil yaitu 298 Ha (1 % dari total luas
keseluruhan). Untuk lebih jelasnya mengenai luas wilayah administrasi Kota Medan
dapat dilihat pada, Tabel 4.1

TABEL 4.1
WILAYAH ADMINISTRASI KOTA MEDAN
No Kecamatan
Jumlah
Kelurahan
Luas
Wilayah
(Ha)
% Terhadap
Luas Kota
1 Medan Tuntungan 9 2,068 7,78
2 Medan Johor 6 1, 458 5,48
Survey Potensi Pajak Daerah
57
Pemerintah Kota Medan
3 Medan Amplas 7 1, 119 4,21
4 Medan Denai 6 905 3,41
5 Medan Area 12 552 2,08
6 Medan Kota 12 584 2,20
7 Medan Maimun 6 298 1, 12
8 Medan Polania 5 901 3,39
9 Medan Baru 6 584 2,20
10 Medan Selayang 6 1, 281 4,82
11 Medan Sunggal 6 1, 544 5,81
12 Medan Helveti a 7 1, 316 4,95
13 Medan Petisah 7 533 2,01
14 Medan Barat 6 682 2,57
15 Medan Timur 11 776 2,92
16 Medan Perjuangan 9 409 1, 54
17 Medan Tembung 7 799 3, 01
18 Medan Deli 6 2,084 7,84
19 Medan Labuhan 6 3, 667 13, 80
20 Medan Marelan 5 2, 382 8,97
21 Medan Belawan 6 2, 625 9,88
Jumlah 151 26, 510 100, 00
Sumber : Medan Dalam Angka 2010
Kondisi penduduk Kota Medan memiliki ciri penting yaitu kemajemukan yang
meliputi unsur agama, suku, etnis budaya dan adat istiadat. Hal ini memunculkan
karakter sebagian besar penduduk Kota Medan bersifat terbuka. Dengan melihat sisi
demografi, Kota Medan pada saat ini sedang mengalami masa transisi demografi.
Kondisi ini menunjukkan suatu proses pergeseran dari suatu keadaan dimana tingkat
kelahiran dan kematian tinggi menuju keadaan dimana tingkat kelahiran dan kematian
semakin menurun. Berbagai faktor yang mempengaruhi proses penurunan tingkat
kelahiran seperti perubahan pola pikir masyarakat dan perubahan sosial ekonominya.
Disisi lain adanya faktor perbaikan gizi, kesehatan yang memadai mempengaruhi
tingkat kematian. Untuk lebih jelasnya mengenai jumlah, laju pertambahan dan
Survey Potensi Pajak Daerah
58
4.1.2. Kondisi Demografi
Pemerintah Kota Medan
kepadatan penduduk Kota Medan Tahun 2007-2009 dapat dilihat pada Tabel 4.2
dibawah ini.
Tabel 4.2
Jumlah, Laju Pertambahan dan Kepadatan Penduduk
Kota Medan Tahun 2007-2009
Indikator
Tahun
2007 2008 2009
[1] [2] [3] [4]
Jumlah Penduduk 2.083.156 2.102.105 2.121.053
Laju Pertumbuhan
Penduduk (%)
1,03 1,53 1,46
Luas Wilayah (KM
2
) 265,10 265,10 265,10
Kepadatan Penduduk 7.858 7.929 8.001
Sumber : BPS Kota Medan Tahun 2010
Berdasarkan tabel diatas diperoleh informasi bahwa ada peningkatan jumlah
penduduk Kota Medan dari 2.083.156 jiwa pada tahun 2007 menjadi 2.102.105 jiwa
pada tahun 2008 dan meningkat lagi pada tahun 2009 menjadi 2.121.053 jiwa. Laju
pertumbuhan berkisar 1.03 % pada tahun 2006, 1,53 % pada tahun 2008 dan 1,77%
pada tahun 2009, walaupun meningkat namun tidak terlalu mencolok, bahkan laju
pertumbuhan cenderung lebih rendah tahun 2009 dibandingkan tahun 2008. Faktor
yang dapat mempengaruhi peningkatan laju pertambahan penduduk seperti tingkat
kelahiran, kematian, dan arus urbanisasi. Seiring bertambahnya jumlah penduduk maka
terjadi peningkatan kepadatan penduduk dari 7.858 jiwa/Km
2
pada tahun 2006 menjadi
8.001 jiwa/Km
2
pada tahun 2009.
Survey Potensi Pajak Daerah
59
4.1.3 Kondisi Ekonomi
Pemerintah Kota Medan
4.1.3.1 Gambaran Keuangan Daerah Kota Medan
Persoalan klasik yang selalu dihadapi oleh semua daerah tidak terkecuali kota
Medan adalah rendahnya pendapatan daerah yang pada masa lalu disentralisasikan ke
pemerintahan pusat maupun ke Provinsi. Apabila dimasa lalu pendapatan daerah sangat
tergantung pada bantuan pusat, maka pada era otonomi daerah , daerah harus mampu
mengembangkan sumber pendapatan asli daerahnya sehingga dapat membiayai
kegiatan pembangunan tanpa mengantungkan harapan ke pusat. Hal ini mungkin
dicapai apabila Kota Medan mampu mengali sumber pendapatan daerah melalui usaha
ekonomi yang ada di Kota Medan.
Ketergantungan daerah kepada pusat dalam sumber-sumber keuangan daerah
telah membuat ketidak mandirian daerah dalam mengelolah keuangan daerah. Masih
rendahnya kontribusi pendapatan asli daerah terhadap APBD, berdampak pada kurang
optimalnya penyelengaraan fungsi-fungsi pemerintah daerah kabupaten /kota.
Jumlah penerimaan rutin Kota Medan pada tahun 2009 tercatat sebesar
1.894.008.977 milyar rupiah, yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar
1.213.805 milyar rupiah, dana perimbangan sebesar 1.213.805 milyar rupiah, dan lain-
lain pendapatan yang sah sebesar 293.341 milyar rupiah.
Berdasarkan data lima tahunan sebelumnya yaitu periode tahun 2005 s/d tahun
2009 maka dapat diuraikan perkembangan pendapatan daerah Kota Medan pada tahun
2005 adalah sebesar 1.252.533.311 milyar rupiah. Sedangakan periode terakhir tahun
2009 mengalami kenaikan dengan jumlah pendapatan sebesar 1.894.008.975 milyar
rupiah . Adapun rincian per jenis pendapatan ditinjau dari per lima tahun sebelumnya
adalah sebagai berikut:
Survey Potensi Pajak Daerah
60
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.3
Realisasi Penerimaan Pemerintah Kota Medan Tahun 2005-2009
JENIS PENERIMAAN
TARGET
(Rp.000)
REALISASI
(Rp.000)
PERSENTASE
1. Pendapatan Asli Daerah 386.862.522 * -
2. Dana Perimbangan 1.213.805.392 * -
3. Lain-lain Pendapatan yang Sah 293.341.061 * -
Jumlah
Tahun 2009 1.894.008.975 * -
Tahun 2008 1.764.199.302 1.806.373.003 102,39
Tahun 2007 1.751.826.796 1.392.698.097 79,50
Tahun 2006 1.440.508.893 1.398.910.993 97,11
Tahun 2005 1.228.649.091 1.252.533.311 108,33
Sumber : - Bagian Keuangan Pemda Kota Medan
- Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan
4.2. Analisis Potensi Pajak Daerah
4.2.1. Pajak Hotel
Jumlah keseluruhan hotel di Kota Medan sebanyak 171 Hotel. Adapun sampel
yang diambil sebagai berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 171
171
2
+ x

n = 63,09
n = 64 Hotel (dibulatkan)
Dengan demikian ukuran sampel minimal dalam penelitian ini adalah sebanyak
64 Hotel bintang dan non bintang. Berdasarkan hal tersebut jumlah hotel sebanyak 64
Hotel tersebut dialokasikan ke dalam setiap populasi sebagai berikut :
Jumlah sampel minimum untuk setiap jenis hotel adalah sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
61
Pemerintah Kota Medan
Hotel Bintang 5
Jumlah Hotel Bintang 5 sebanyak 5 hotel di Kota Medan yaitu Grand Angkasa,
Swiss Bell Hotel, Cambridge Hotel, Grand Aston dan Hotel Tiara.
Hotel Bintang 4
Jumlah Hotel Bintang 4 sebanyak 14 Hotel.
Hotel Bintang 3
Jumlah Hotel Bintang 3 sebanyak 15 Hotel.
Hotel Bintang 2
Jumlah Hotel Bintang 2 sebanyak 2 Hotel.
Hotel Bintang 1
Jumlah Hotel Bintang 1 sebanyak 28 Hotel.
Pemilihan sampel tidak berdasarkan alokasi proporsi disebabkan katagori hotel
banyak tersebar di jenis hotel Bintang 1.
Berdasarkan survey dilapangan jumlah sampel yang diperoleh sebagai berikut :
Tabel 4.4 : Sampel Hotel
N
o.

Nama Hotel Alamat

1 Semarak Internasional Hotel Jl. SM. Raja No. 50 Medan
2 The Labana Hotel Jl.Abdullah Lubis No. 67 Medan
3 Hotel Bandara Jl.Abdullah Lubis No. 65 Medan
4 Pardede Internasional Hotel Jl. Ir. H. Juanda
5 Hotel Islami Aceh House Jl. Gajah mada No. 58
6 Cherry Garden Hotel Jl. KH. Wahid Hasyim No. 72
7 Cherry Pink Hotel Jl. KH. Wahid Hasyim No. 2
8 Candi Hotel Jl. Darussalam No. 124 Medan
9 Menara Lexus Hotel Jl. Sisingamangaraja No. 227
10 Dhaksina Hotel Jl. Sisingamangaraja No. 20
11 Hotel Grand Antares Indonesia
Jl. Sisingamangaraja No. 328
Medan
Survey Potensi Pajak Daerah
62
Pemerintah Kota Medan
12 Hotel Garuda Citra Jl. Sisingamangaraja No. 27/39
13 Hotel Valentine Jl. Jamin Ginting Km. 8,9 No.18
14 Crystal Hotel Jl. Jamin Ginting No.
15 Alam Indah Hotel Jl. Jamin Ginting
16 Hotel Pelangi Jl. Jamin Ginting
17 Hotel Beraspati Jl. Jamin Ginting Km. 10.4
18 Katana Hotel Jl. Jamin Ginting
19 Lonari Hotel Jl. Jamin Ginting Km 8.9
20 Hotel Mutiara Hawai Jl. Jamin Ginting Km 8.5 No. 17
21 Hotel Intan Jl. Jamin Ginting No. 16
22 Alam Indah Hotel Jl. Jamin Ginting
23 Bumi Asih Jl. Sei Bahorok Baru No. 20
24 Buana Hotel Jl.KH. Wahid Hasyim
25 Gajah Mada Hotel Jl. Gajah Mada No. 53
26 Aceh House Jl. Gajah Mada No. 58
27 Hotel UKM Jl. SM. Raja No. 53
28 Kenanga City Jl. SM. Raja No. 82 Medan
29 Madani Hotel Medan Jl. SM. Raja/Amaliun No. 1 Medan
30 Garuda Plaza Hotel Jl. SM. Raja No. 18 Medan
31 Hotel Antares Indonesia Jl. SM. Raja No. 84 Medan
32 Cheri Green Jl. Martebing No.11
33 Cherry Red Jl. Sei Martebing No.1
34 JW. Marriot Jl. Putri Hijau No. 10 Medan
35
Grand Angkasa International
Hotel Jl. Sutomo No. 1
36 Arya Duta Medan Jl. Kapten Maulan Lubis No. 8
37 Grand Swiss Belt Hotel Jl. S. Parman No. 217
38 Grand Aston City Hall Jl. Balai Kota No.1
39 Inna Dharma Deli Hotel Jl. Balai Kota No. 2
40 Dirga Surya Hotel Jl. Imam Bonjol No. 6
41 Grand Sakura Hotel Jl. Prof. HM. Yamin SH No. 41
42 Hermes Pelate Hotel Jl. Pemuda No. 22
43 My Dream Hotel Jl. Surabaya No. 88
44 Labuhan Raya Hotel Jl. Gajah Mada No. 44-45
45 Nusantara Hotel Jl. Gatot Subroto No. 465
46 Akasia Raya Hotel Jl. Gatot Subroto No. 180E
47 Hotel Kesawan
Jl. A. Ahmad Yani/Kesawan No. 97-
99
48 Alpha In
Jl. Gatot Subroto (Simp. Sekip) No.
148A
49 Melati Hotel Jl.Amaliun No. 08
50 Gentala Hotel Jl. Rahmadsyah No. 186
51 Ibunda Hotel Jl. Sisingamangaraja No.33
Survey Potensi Pajak Daerah
63
Pemerintah Kota Medan
52 Surya Intan Nusa Hotel Jl. Puri No. 19
53 Wisma Sederhana Budget hotel Jl. Selat Panjang No. 11C
54 Grand Delta Hotel Jl. Ir. H. Juanda No. 3C
55 Transit Hotel Jl. Gajah Mada No. 42
56 Darussalam Hotel
Jl. Letjen TB. Simatupang No.
147AB
57 Antara II Hotel Jl. Asrama No. 12
58 Medan Villa Hotel Polonia Airport Komp. Taman Multatuli Indah BBI
59
Hotel Citi International Sun Yat
Sen Jl. Sun Yat Sen No. 77
60 Wisma Koperasi Jl. Gatot Subroto Komp. Taman
Elok Blok I No. 61/63
61 Borobudur Asri Hotel Jl. Jamin Ginting Km 8.9 No. 35A
62 Bukit Hijau Hotel Jl.Jamin Ginting Km 11,5
63 Al Jayri Jl. KH. Wahid Hasyim No. 102
64 Cempaka Hotel Jl.Jamin Ginting

Sumber : Hasil Survey Lapangan Tahun 2011.
Berdasarkan sampel tersebut maka potensi Pajak Hotel yang diperoleh sebagai
berikut :
Tabel 4.5 : Potensi Pajak Hotel JW Marriot (Bintang 5)
Hotel JW Marriot
Kelas Kamar Tarif (Rp)
Jumlah
Kamar
VIP I 784000 132
VIP II 806000 90
VIP III 2122000 40
VIP IV 0
Super Executive
-Grand Duluxe 0
-Executive 0
-Executive Suite 4524000 25
287
Tarif Rata-Rata (Rp)
Jumlah Pendapatan/Hari 374,008,000.00
Tarif Rata-Rata 1,303,163.76
Tingkat Hunian/Hari 230
Potensi Pajak/Tahun 10,940,059,790.94
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Survey Potensi Pajak Daerah
64
Pemerintah Kota Medan
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum
dilakukan kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata
80 % setiap harinya.
Tabel 4.6 : Potensi Pajak Hotel Grand Angkasa International Hotel (Bintang 5)
Grand Angkasa International Hotel
Kelas Kamar Tarif (Rp)
Jumlah
Kamar
VIP I

574,000 125
VIP II

640,000 90
VIP III

810,000 51
VIP IV 0 0
Super Executive
-Grand Duluxe 0
-Executive 0
-Executive Suite 0
266
Tarif Rata-Rata (Rp)
Jumlah
Pendapatan/Hari 170,660,000.00
Tarif Rata-Rata 641,578.95
Tingkat Hunian/Hari 214
Potensi Pajak/Tahun 5,011,373,157.89
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum dilakukan
kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata 80 %
setiap harinya.
Tabel 4.7 : Potensi Pajak Hotel Arya Duta Medan (Bintang 5)
Hotel Arya Duta Medan
Kelas Kamar Tarif (Rp) Jumlah
Survey Potensi Pajak Daerah
65
Pemerintah Kota Medan
Kamar
VIP I
608,
000 80
VIP II

791,000 70
VIP III

822,000 40
VIP IV

1,120,000 10
Super Executive
-Grand Duluxe 0
-Executive 0
-Executive Suite 0
200
Tarif Rata-Rata (Rp)
Jumlah
Pendapatan/Hari 136,890,000.00
Tarif Rata-Rata 684,450.00
Tingkat Hunian/Hari 140
Potensi Pajak/Tahun 3,497,539,500.00
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum
dilakukan kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata
70 % setiap harinya.
Tabel 4.8 : Potensi Pajak Hotel Grand Swiss Belt Hotel Medan (Bintang 5)
Grand Swiss Belt Hotel
Kelas Kamar Tarif (Rp)
Jumlah
Kamar
VIP I

576,000 90
VIP II

1,152,000 50
VIP III

1,332,000 50
Survey Potensi Pajak Daerah
66
Pemerintah Kota Medan
VIP IV

2,565,000 32
Super Executive
-Grand Duluxe

3,204,000 20
-Executive 0
-Executive Suite 0
242
Tarif Rata-
Rata (Rp)
Jumlah
Pendapatan/Hari
322,200,000.0
0
Tarif Rata-Rata 1,331,404.96
Tingkat Hunian/Hari 197
Potensi Pajak/Tahun
9,573,467,355
.37
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum dilakukan
kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata 81.4 %
setiap harinya.
Tabel 4.9 : Potensi Pajak Hotel Grand Aston City Hall Medan (Bintang 5)
Grand Aston City Hall
Kelas Kamar Tarif (Rp)
Jumlah
Kamar
VIP I 616,000 150
VIP II 654,000 50
VIP III

770,000 45
VIP IV 0
Super Executive
Survey Potensi Pajak Daerah
67
Pemerintah Kota Medan
-Grand Duluxe 0
-Executive 0
-Executive Suite 0
245
Tarif Rata-Rata
(Rp)
Jumlah Pendapatan/Hari 159,750,000.00
Tarif Rata-Rata 652,040.82
Tingkat Hunian/Hari 185
Potensi Pajak/Tahun 4,402,905,612.24
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum
dilakukan kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata
75.5 % setiap harinya.
Berdasarkan hasil perhitungan potens pajak yang terdapat pada kelima Hotel
tersebut maka potensi yang didapatkan sebesar Rp. 33,425,345,416.45.- Sedangkan
potensi pajak dari Hotel Bintang 4 sebagai berikut :
Tabel 4.10 : Potensi Pajak Hotel Grand Antares Indonesia (Bintang 4)
Hotel Grand Antares Indonesia
Kelas Kamar Tarif (Rp)
Jumlah
Kamar
VIP I 750,000 50
VIP II 800,000 40
VIP III 900,000 21
VIP IV 1,000,000 20
Super Executive
-Grand Duluxe 0
Survey Potensi Pajak Daerah
68
Pemerintah Kota Medan
-Executive 0
-Executive Suite 2,500,000 12
143
Tarif Rata-Rata
(Rp)
Jumlah Pendapatan/Hari 138,400,000.00
Tarif Rata-Rata 967,832.17
Tingkat Hunian/Hari 114
Potensi Pajak/Tahun 4,027,149,650.35
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum
dilakukan kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata
79.7 % setiap harinya.
Tabel 4.11 : Potensi Pajak Madani Hotel Medan (Bintang 4)
Madani Hotel Medan
Kelas Kamar Tarif (Rp) Jumlah Kamar
VIP I 640,000 100
VIP II 780,000 60
VIP III 910,000 40
VIP IV 3,010,000 35
Super Executive
-Grand Duluxe 5,250,000 25
-Executive 0
-Executive Suite
260
Tarif Rata-Rata
Jumlah Pendapatan/Hari 252,550,000.00
Tarif Rata-Rata 971,346.15
Tingkat Hunian/Hari 208
Potensi Pajak/Tahun 7,374,460,000.00
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum
dilakukan kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata
80 % setiap harinya.
Survey Potensi Pajak Daerah
69
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.12 : Potensi Pajak Grand Delta Hotel (Bintang 4)
Grand Delta Hotel
Kelas Kamar Tarif (Rp)
Jumlah
Kamar
VIP I 423,875 20
VIP II 589,500 20
VIP III 817,000 12
VIP IV -
Super Executive
-Grand Duluxe
-Executive 0
-Executive Suite
52
Tarif Rata-
Rata
Jumlah Pendapatan/Hari 30,071,500.00
Tarif Rata-Rata 578,298.08
Tingkat Hunian/Hari 47
Potensi Pajak/Tahun 992,070,350.96
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum
dilakukan kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata
81 % setiap harinya.
Tabel 4.13 : Potensi Pajak Hotel Citi International Sun Yat Sen (Bintang 4)
Hotel Citi International Sun Yat Sen
Kelas Kamar Tarif (Rp)
Jumlah
Kamar
VIP I 304,000 41
VIP II 403,000 40
VIP III 494,000 40
VIP IV 628,000 20
Super Executive
-Grand Duluxe
-Executive 0
-Executive Suite
Survey Potensi Pajak Daerah
70
Pemerintah Kota Medan
141
Tarif Rata-Rata
(Rp)
Jumlah
Pendapatan/Hari 60,904,000.00
Tarif Rata-Rata 431,943.26
Tingkat
Hunian/Hari 125
Potensi
Pajak/Tahun 1,970,741,134.75
Total Pjk Hotel
Bintang 2 14,364,421,136.06
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Potensi pajak yang diperoleh diasumsikan berdasarkan tarif hotel sebelum
dilakukan kebijakan discount dan tingkat hunian hotel (acupancy rate) sebesar rata-rata
88.65 % setiap harinya.
Adapun potensi pajak yang terdapat pada jenis Hotel Bintang 3 yaitu :
Tabel 4.14 : Potensi Pajak Hotel Bintang 3
HOTEL BINTANG 3
Tarif Rata-Rata/Hari (Rp) 720,914.79
Potensi Pajak Hotel
Rata-Rata Jumlah Kamar 116
Total Kamar 1,314
Potensi Pajak/Tahun (Rp) 34,575,794,456.35
Jika Accupancy Rate 70 % 24,203,056,119.45
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Survey Potensi Pajak Daerah
71
Pemerintah Kota Medan
Tarif Rata-rata per hari didapatkan dari hasil merata-ratakan tarif pada 12 (dua
belas) sampel hotel yang ada. Dengan demikian potensi pajak Hotel Bintang 3
diperoleh sebesar Rp.24.203.056.119,45.
Tabel 4.15 : Potensi Pajak Hotel Bintang 2
HOTEL BINTANG 2 (9 Hotel)
Tarif Rata-Rata/Hari Rp. 313,101.85
Potensi Pajak Hotel
Rata-Rata Jumlah Kamar 48
Total Kamar 678
Potensi Pajak/Tahun (Rp) 7,748,331,527.78
Jika Occupancy Rate 70 % 5,423,832,069.44
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Tarif Rata-rata per hari didapatkan dari hasil merata-ratakan tarif pada 9
(sembilan) sampel hotel yang ada. Dengan demikian potensi pajak Hotel Bintang 2
diperoleh sebesar Rp. 5,423,832,069.44.
Tabel 4.16 : Potensi Pajak Hotel Bintang 1
HOTEL BINTANG 1 (141)
Tarif Rata-Rata/Hari Rp 145,610.78
Potensi Pajak Hotel
Total Kamar 2181
Rata-Rata Kamar 64
Potensi Pajak/Tahun 340,928,379.46
Jumlah Hotel Bintang 1 107
Total Potensi 36,479,336,601.69
Jika Occupancy Rate 70 %
(Rp) 25,535,535,621.18
Survey Potensi Pajak Daerah
72
Pemerintah Kota Medan
Sumber : Hasil Survey. 2011.
Untuk kriteria Hotel Tingkat 1 katagorinya termasuk didalamnya sampel Hotel
Melati 1, 2 dan Melati 3. Tarif Rata-rata per hari didapatkan dari hasil merata-ratakan
tarif pada 34 (tiga puluh empat) sampel hotel yang ada. Secara keseluruhan katagori
hotel bintang 1 sebanyak 141 Hotel. Dengan demikian potensi pajak Hotel Bintang 1
diperoleh sebesar Rp. 25,535,535,621.18.
Keseluruhan potensi Pajak Hotel yang diperoleh dari potensi Hotel adalah
Rp.102,952,190,362.59.-

4.2.2. Pajak Restoran
Jumlah keseluruhan Restoran di Kota Medan sebanyak 451. Adapun sampel
yang diambil sebagai berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 451
451
2
+ x

n = 451/5.51
n = 81.85 Restoran (dibulatkan)
Dengan demikian ukuran sampel minimal dalam penelitian ini adalah 82 dan
yang diambil dilapangan sebanyak 100 Restoran.
Adapun jumlah sampel yang terpilih sebagai berikut :
Tabel 4.17 : Sampel Restoran/Rumah Makan
No
.
Nama Restoran/
Rumah Makan
Alamat

Jenis


Survey Potensi Pajak Daerah
73
Pemerintah Kota Medan
1
Keude Kupie Ulee
Kareng Jl. Setia Budi No. 62 AB Kedai Kopi
2 Revublik Kopi Jl. Setia Budi No. 84 AB Kedai Kopi
3 Bakso sapi Sumatera
Jl. Murai II Blok I No.
1888 Mie
4
Pondok Lesehan Sari
Raos Jl. Dr.Mansyur No. 83 A
Restoran Khas
Daerah
5
Ayam Petis Cindei
Laras Jl. Ring Road Setia Budi
Restoran Khas
Daerah
6 Iga-Iga Bakso Original Jl. Ring Road Setia Budi Restoran Nasional
7 Soup Saudara Makasar
Jl. Ring Road setia Budi
No. 16
Restoran Khas
Daerah
8 Pizza Gua
Jl. Ring Road Setia Budi
No. 18G Restoran Cepat Saji
9 Dunkin Donuts Jl. Ring Road SPBU Restoran Cepat Saji
10 Ayam Presto Cabe Ijo Jl. Ring Road No. 10 B-C Restoran Nasional
11
Ikan Bakar Warung
Bambu
Jl. Ring Road Stia Budi
No. 102
Restoran Khas
Daerah
12 Pondok Zam-Zam Jl. Dr. Mansyur No. 5 Warung Nasi
13 Ayam Penyet Joko Solo Jl. Dr. Mansyur No. 49 Restoran Nasional
14 Texas Chicken Jl. Dr. Mansyur No. 98A Restoran Cepat Saji
15
Pondok Lesehan
Pondok Arai Jl. Dr. Mansyur Restoran Nasional
16 Intermezzo Restoran Jl. Setia Budi No. 213 Restoran Nasional
17 Pizza Hut Jl. Setia Budi No. 203 Restoran Cepat Saji
18
Warbak restoran Dan
caf Jl. Setia Budi No. 202 Restoran Nasional
19 Dapur Sop SetiaBudi Jl. Setia Budi No.96 Restoran Nasional
20 Ayam Pop ACC Jl. Setia Budi No. 237 Restoran Nasional
21 Batagor Ihsan Jl. Setia Budi No. 268 Restoran Cepat Saji
22 Ikan Bakar Masto
Jl. Ring Road Tj. Sari
Pasar I Restoran Nasional
23 Bebegor Steak Jl. Ring Road Pasar I Restoran Nasional
24 Barbequ
Jl. Ring Road Tj. Sari
Pasar I Restoran Nasional
25 Indonesia Bakso
Jl. Ring Road Tj. Sari
Pasar I Restoran Nasional
26
Waroeng Nenek
Semua Ada
Jl. Ring Road Sp. Bunga
Asoka Restoran Nasional
27 Sop Kambing Khasmir
Jl. Ring Road Sp. Bunga
Asoka Restoran Nasional
28 Asoka Corner
Jl. Ring Road Sp. Bunga
Asoka Restoran Nasional
29 Ayam Penyet Joko Solo
Jl. Industri Ring Road
No. 118 Restoran Nasional
30
Pempek Pak Raden
Cab. Palembang
Jl. Gagak Hitam Simp.
Perjuangan
Restoran Khas
Daerah
Survey Potensi Pajak Daerah
74
Pemerintah Kota Medan
31 Lesehan On Line
Jl. Gagak Hitam ring
Road Restoran Nasional
32
Ayam Penyet
Surabaya Jl. Ring Road
Restoran Khas
Daerah
33 Bakso Gepeng Jl. Ring Road Restoran Nasional
34 Sate Memeng Ring
Road Cabang Jl. Irian
Barat
Ring Road Restoran Nasional
35 Sop Iga Bakar
Jl Ring Road Simp. SPBU
Pertamina Restoran Nasional
36
KFC Petronas Ring
Road Jl. Ring Road Restoran Cepat Saji
37 MC Donalds Jl. Ring Road Restoran Cepat Saji
38 KFC Sun Plaza LG-C29 Restoran Cepat Saji
39 Ayam Penyet Ria Sun Plaza L4-C06 Restoran Cepat Saji
40 Jay & Tijj Sun Plaza LG-C30 Kedai Kopi
41 Pizz Hut Sun Plaza LG-C42 Restoran Cepat Saji
42 Golden Rice Sun Plaza L2-A40 Restoran Nasional
43 Apollo Sun Plaza L3-C25 Kedai Kopi
44 Caf De Sunshine Sun Plaza L3-C40 Kedai Kopi
45 QQ Kopi Tiam Sun Plaza L3-C39 Restoran Cepat Saji
46 Bakoel Ubud Sun Plaza L3-C38A
Restoran Khas
Daerah
47 vinta Sun Plaza L3-C37 Restoran Nasional
48 Killiney Sun Plaza L3-B38 Restoran Cepat Saji
49 Seoul Garden Sun Plaza L3-B37
Restoran Khas
Daerah
50 Breek Sun Plaza L3-A05 Restoran Cepat Saji
51
Ayam Goreng
Khalasan Sun Plaza L3-A07 Restoran Nasional
52 X.O Suki Sun Plaza l3-A01
Restoran Khas
Daerah
53 Zing Do Sun Plaza L4-A26
Restoran Khas
Daerah
54 Nelayan Sun Plaza L4-C38 Restoran Cepat Saji
55 Sunday Sun Plaza L4-C50 Restoran Cepat Saji
56 Fountain Sun Plaza L4-C01 Restoran Cepat Saji
57 Thai Ekspress Sun Plaza l4-C55 Restoran Nasional
58 Ayam Penyet Jakarta
Jl. Kl. Yos Sudarso No.
59 Restoran Nasional
59 RM. Simpang 7 Jl. Gaperta Restoran Nasional
60 Mie Ayam Jamur Jl. Gaperta No. 62 Restoran Nasional
61 KFC
Jl. Veteran simp.
Marelan Restoran Cepat Saji
62 Ayam Penyet Jakarta
Jl. Kapten Muslim No.
166 Restoran Nasional
Survey Potensi Pajak Daerah
75
Pemerintah Kota Medan
63 Rice Fried Chicken Jl. Halat No. 65 Restoran Cepat Saji
64 Rumah Makan Yesho Jl.Karakatau
Restoran Khas
Daerah
65 Nur Amanah
Jl. Tuasan simp. Miraza
residenc No. 6A-B Restoran Nasional
66
Rumah Makan Pondok
Karakatau
Jl. G. Karakatau No. 53
B-C
Restoran Khas
Daerah
67
Rumah Makan
Barokah
Jl.Pasar III No. 132
Perjuangan
Restoran Khas
Daerah
68
Ayam Penyet Gatot
Koco
Jl. Ring Road (Gagak
Hitam) Restoran Nasional
69
Waroeng Canay
Qatary
Jl. Gagak Hitam Ring
Road Restoran Nasional
70 Warung Van Java
Jl. Gagak Hitam ring
Road Restoran Nasional
71
Ayam Tangkap Hj. Siti
Mardiah
Jl. Gagak Hitam ring
Road Restoran Nasional
72
Bakso Granat/Ayam
Penyet Sidoharjo Jl. Industri Ring Road Restoran Nasional
73 Dapoer Mamak Jl. Industri Ring Road Restoran Nasional
74 MW Restoran Jl. Industri Ring Road Restoran Nasional
75 Mie Sop Kampung Jl. Industri Ring Road Restoran Nasional
76
Ayam Penyet dapur
Kantin Jl. Industri ring Road Restoran Nasional
77 King Sea Foods Jl. Industri Ring Road Restoran Nasional
78 Mie Hijau Jl. Industri Ring Road Restoran Nasional
79
Warunng Steak &
Shake Jl. Dr. Mansyur Restoran Nasional
80
Gardenia Resto dan
Coffe Shop
Jl. SMK Dalam (Dr.
Mansur) Restoran Nasional
81 New Penang Corner
Jl. SMK Dalam (Dr.
Mansur) Restoran Nasional
82 Warung Ijo Excellene Jl. Dr. Mansur Restoran Nasional
83 Bakso Pakde Jl. Flamboyan Raya Mie
84 Orang caf
Jl. Balai Kota (Merdeka
Walk) Restoran Nasional
85 Nelayan
Jl. Balai Kota (Merdeka
Walk) Restoran Nasional
86 MC Donalds
Jl. Balai Kota (Merdeka
Walk) Restoran Cepat Saji
87 Pecel Uleg Bu Nur
Jl. Brigjen A. manaf
Lubis
Restoran Khas
Daerah
88 Jimbaran Ikan Bakar Jl. T. Amir Hamzah Restoran Nasional
89 Lembur Kuring Jl. T. Amir Hamzah Restoran Nasional
90 Padang Panjang
Jl. Gatot Subroto No.
311C Warung Nasi
91 CFC
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 4 Restoran Cepat Saji
Survey Potensi Pajak Daerah
76
Pemerintah Kota Medan
92 Coffe Corner
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 3 Kedai Kopi
93 Fountain
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 3 Restoran Nasional
94 Es Teler 77
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 2 No. 26 Restoran Nasional
95
Bakso Lapangan
Tembak Senayan
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 2 Restoran Nasional
96 Solaria
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 2 Restoran Cepat Saji
97 Texas Chicken
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 1 Restoran Cepat Saji
98 KFC
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 1 Restoran Cepat Saji
99 City Ice Cream
Jl. Gatot Subroto Plaza
Medan Fair Lt 1 Restoran Cepat Saji
10
0 Restoran Berjaya Jl. Setia Budi Restoran Nasional
Sumber : Survey Lapangan.
Adapun hasil perhitungan potensi Pajak Hotel terdapat pada Tabel berikut :
Tabel 4.18 : Perhitungan Potensi Restoran/Rumah Makan
Perhitungan Potensi Pajak Restoran
Restoran/Rumah Makan Besar
Rata-Rata Pengunjung 276
Harga Rata-Rata Rp 91,875.00
Jumlah pembayaran Rp 924,590,625.00
Jumlah Restoran 451
Jumlah Restoran Besar 46
Jumlah Potensi Pajak Rp 42,531,168,750.00
Restoran/Rumah Makan Sedang
Rata-Rata Pengunjung 219
Harga Rata-Rata Rp 58,809.52
Total Rp 12,884,886.62
Pajak 10 %/Bulan Rp 1,288,488.66
Pajak 10 %/Tahun Rp 470,298,361.68
Jumlah Restoran 451
Jumlah Restoran Sedang 226
Jumlah Potensi Pajak Rp 106,052,280,558.39
Restoran/Rumah Makan Kecil
Rata-Rata Pengunjung 195
Harga Rata-Rata Rp 33,098.59
Jumlah pembayaran Rp 235,902,519.34
Survey Potensi Pajak Daerah
77
Pemerintah Kota Medan
Jumlah Restoran 451
Jumlah Restoran Kecil 180.4
Jumlah Potensi Pajak Rp 42,556,814,489.19
Sumber : Hasil Survey di Lapangan. 2011.
Total Potensi Pajak Hotel dan Restoran Rp. 191,140,263,797.58
4.2.3. Pajak Hiburan
Jumlah usaha hiburan berdasarkan data BPS Kota Medan sebanyak 298 objek
Hiburan yang terdiri dari Kolam Renang 11, Ketangkasan 45, Diskotik 15, Kafe 8,
Karaoke 28, Live Music 18, Bilyard 92, Panti Pijat 32, Rekreasi 4, Mandi Uap 22,
Kolam 4, Bowling 2, Senam 13 dan Bioskop 4. Adapun sampel yang diambil sebagai
berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 298
298
2
+ x

n = 298/3.98
n = 74.87 usaha hiburan (dibulatkan menjadi 75)
Dengan demikian ukuran sampel minimal dalam penelitian ini adalah sebanyak
74.87 usaha hiburan. Dengan demikian ukuran sampel minimal dalam penelitian ini
adalah sebanyak 75 observasi. Selanjutnya jumlah sampel minimum tersebut
dialokasikan ke dalam setiap populasi dengan menggunakan prinsip alokasi
proporsional dari rumus Yamane sebagai berikut :
n
I
= n x
N
Ni
Dimana: n
i
= ukuran sampel yang akan diambil dari tiap kelompok
Survey Potensi Pajak Daerah
78
Pemerintah Kota Medan
N
i
= ukuran kelompok ke-i
N = Ukuran populasi
n = sampel keseluruhan
Berdasarkan rumus di atas maka jumlah sampel minimum untuk setiap sektor
adalah sebagai berikut :
1. Kolam Renang
N
I
= (11 : 298) x 75 = 2.76 dibulatkan menjadi 3 unit
2. Ketangkasan
N
2
= (45 : 298) x 75 = 11,32 dibulatkan menjadi 12 unit
3. Diskotik
N
3
= (15 : 298) x 75 = 3,76 dibulatkan menjadi 4 unit
4. Kafe
N
4
= (8 : 298) x 75 = 2,76 dibulatkan menjadi 3 unit
5. Karaoke
N
5
= (28 : 298) x 75 = 7,05 dibulatkan menjadi 8 unit
6. Live Music
N
6
= (18 : 298) x 75 = 4,53 dibulatkan menjadi 5 unit
7. Bilyard
N
7
= (92 : 298) x 75 = 23,15 dibulatkan menjadi 24 unit
8. Panti Pijat
N
8
= (32 : 298) x 75 = 8,05 dibulatkan menjadi 9 unit
Survey Potensi Pajak Daerah
79
Pemerintah Kota Medan
9. Rekreasi
N
9
= (4 : 298) x 75 = 1.006, jumlah yang diambil tetap 4 unit
10. Mandi Uap
N
10
= (22 : 298) x 75 = 5.54, dibulatkan menjadi 6 unit
11. Kolam
N
11
= (4 : 298) x 75 = 1.006. Dijadikan sample menjadi 4 unit
12. Bowling
N
12
= (2 : 298) x 75 = 0.986. Dijadikan sample menjadi 2 unit
13. Senam
N
13
= (13 : 298) x 75 = 3.27. Dijadikan sample menjadi 4 unit
14. Bioskop
N
14
= (4 : 298) x 75 = 1.006. Dijadikan sample menjadi 4 unit.
Adapun sampel yang diperoleh sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
80
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.19 : Sampel Pajak Hiburan
Survey Potensi Pajak Daerah
81
Pemerintah Kota Medan
Berlanjut......
Adapun potensi yang dapat dihitung sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
No
. Nama Usaha Alamat Jenis
1
Kolam Renang Tirta
Kartika Jl. Gaperta No. 5 Kolam renang
2
Kolam Renang Bumi
Asri
Jl. Asrama Komp. Bumi Asri
Medan Kolam renang
3 Lady Q Jl. Agus Salim No. 3 SPA
4 Bioskop Paladium Jl. Raden Saleh (Paladium Plaza Bioskop
5 Bioskop Medan Plaza Jl. Iskandar Muda (Medan Plaza) Bioskop
6
Primkop Masihil
Medan Jl. Mesjid Pasar II Medan Helvet Kolam Pancing
7 Mini Bilyard Jl. Sei Bagerang No. 2 Bilyard
8 Nenny M. Jl.Kota Baru No. 31 Medan Panti Pijat
9 Lintung Jl. Nibung Utama No. 38 Diskotik
10 Iquana Plaza Ramayana Jl. Pringgan L-5 Diskotik
11 D'Rush Jl. Kirana Raya No. 3 Medan SPA
12 Zone Zoo Jl. Iskandar Muda (Medan Plaza) Ketangkasan
13 Time Zone Sun Plaza LG C1 Ketangkasan
14 Lido Jl. Nibung Raya No. 147 Karaoke
15 Time Zone Jl. Thamrin (Thamrin Plaza Lt. V) Ketangkasan
16 Zona Zoo Jl. Ramayana Super Centre Lt3 Ketangkasan
17 Shiraz Wine Karaoke Jl. Jendral sudirman No. 14 Karaoke
18
Star City
Entertaiment Jl. Aksara Buana Plaza Lt.5 Karaoke
19 De Brand Karaoke
Jl. Kapten Muslim Plaza Milenium
Lt. 5 Karaoke
20 Plantinum Karaoke
Jl. Platina Raya Komp. Kota Baru
Bi-B51- Karaoke
21 M. Box Family Karoke Jl. MH. Thamrin No. 75-J Karaoke
22 Diskotik super Jl Nibung 2 Diskotik
23 Diskotik Lee Garden Jl. Nibung 2 Diskotik
24
Lucky Body
Languange Jl. Putri Merak Jingga No. 4 Senam
25
Thamrin Fitness
Centre
Jl. MH. Thamrin No. 75 Thamrin
Plaza Senam
26
Cleopatra Fitnes
Centre Jl. Setia Budi No. 213 Senam
27 Marseile Gym Jl. Raya Menteng No. 370 Senam
28 Yoga Massage Jl. Prof. HM. Yamin SH 11/56-58 Massage
29 Nano-nano Refleksi Komp. Multatulu Indah B1cc/1-4
Reflexi/panti
Pijat
30 Radiance SPA Jl. Teuku Umar No. 10 SPA
31 Ros Relaxing & SPA Jl. Putri Hijau Komp. Griya Niaga SPA
32 Aquarius SPA Jl. Orion No. 73 SPA
33 In The SPA Jl. Bambu II 58D SPA
34
Khas SPA &
Reflexologi Jl. Multatuli Indah B1F1 dan F2 SPA
35 Bowling Centre Jl. Sm. Raja Plaza Yuki Simp. Raya Bowling
No. Nama Usaha Alamat Jenis
36 Kolam Renang Unimed Jl. Williem Iskandar (Gedung Unimed) Kolam renang
37 Vegas Pool Jl. Brigjen Katamso Bilyard
38 Dinasty Bilyard Jl. HM. Joni Bilyard
39 The Shoter Bilyard Jl. HM. Joni Bilyard
40 Sagar Bilyard Jl. HM. Joni Bilyard
41 Monaco Bilyard Jl. HM. Joni No. 48 Bilyard
42 De Sunshine Caf Jl.KH. Zainul Arifin Sun Plaza Lt.3 Bi U35 Caf
43 Dome Caf Jl. KH. Zainul Arifin No. 7 Caf
44 City Ice Cream Caf Jl. Gatot subroto Plaza Medan fair Atrium Caf
45 Kolam Renang deli Jl. Sutomo Kolam renang
46 Bilyard Bercelona KJl. Pancing Komplek MMTC Bilyard
47 Atmosshpere Biliard Jl. Darussalam Gedung Prgresive Lt.3 Bilyard
48 Vitara Bilyard Jl. Iskandar Muda Bilyard
49 Tika Bilyard Centre Jl. Selamet Ketaren Komplek MMTC Bilyard
50 Kolam Renang Cemara
Asri
Komp. Perumahan Asri Kolam renang
51 Kolam Renang 3M Jl. Pancing Kolam renang
52 Kolam Permain Sri
Kandi
Jl. Marelan Raya T.600 Kolam renang
53 King Star SPA Jl. Asia Raya Mega Mas Blok DD No. 39 Mandi Uap
54 RAS Relaxcing N SPA Jl. Putri Hijau Mandi Uap
55 Mitra Sehat Reflexologi Jl. Kapten Jumhana Telp.0617323333 Panti Pijat
56 Jaya Reflexy Jl. Letda Sudjono No. 99C Medan Panti Pijat
57 Sun Plaza Sinema
Medan
Komp. Sun Plaza Lt.4 Jl. KH. Zainul Arifin Bioskop
58 Thamrin Plaza Sinema Jl. MH. Thamrin No. 75 Tep. 0617366855 Bioskop
59 Mega Mas Bilyard Jl. Asia Mega Mas Blok DD No. 39-40 Bilyard
60 TPU Sidabutar Jl. Prona Pasar I Medan Helvet Kolam Pancing
61 The Tavern Jl. Imam Bonjol Medan Diskotik
62 Kolam Pancing Sitepu Jl. Bunga Sakura No. 63 Tj, Srlamat
medan
Kolam Pancing
63 Kolam pancing Zepunya Jl. Flamboyan Raya Simpang Melati
Medan
Kolam Pancing
64 Nina Gym Dan Fitness Jl. Flamboyan Raya No. 92 Medan Senam Kebugaran
65 Kolam Permai Indah Jl. Seroja IX Tj.Selamat Kolam Pancing
66 Kolam renang Waikiki Jl. Flamboyan Raya Komplek Waikiki Kolam renang
67 Kolam renang selayang Jl. Dr. Mansur Kolam renang
68 Time Zone Jl. Gatot Subroto Plaza Medan Fair LantaiI Ketangkasan
69 Bali Ho Jl. Setia Budi Komplek Setia Budi Point B-
02
Karaoke
70 D'Star Family KTV dan
caf
Jl. Dr. Mansur Medan Karaoke
71 Cinema Club Jl. Setia Budi No.190 Mini Teahtre
72 4D Jl. Gatot Subroto Lantai 4 Plaza Medan
Fair
Film 4 Dimensi
73 Tobasa Club Jl. Imam Bonjol Medan Diskotik
74 Intermezzo Bilyard Jl. Setia Budi Medan Bilyard
75 Salon SPA Muslimah Jl. Setia Budi No. 221 Medan
SPA dan Lulur
Badan
82
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.20 : Perhitungan Potensi Pajak Hiburan (1)
Pajak Hiburan
Kolam Renang (9) Jumlah
Rata-Rata Pengunjung 3,325
Harga Rata-Rata Rp. 11,333.33
Omset Rp. 37,683,333.33
Nilai Transaski dlm 1 Tahun Rp. 13,754,416,666.67
Pajak Hiburan 10 %/Tahun Rp. 1,375,441,666.67
Ketangkasan (12)
Rata-Rata Pengunjung 149
Harga Rata-Rata Rp 25,000.00
Omset per Bulan Rp 3,735,000.00
Nilai Transaski dlm 1 Tahun Rp 16,359,300,000.00
Pajak Ketangkasan 10 %/tahun Rp 19,631,160,000.00
Diskotik (15)
Rata-Rata Pengunjung 134
Harga Rata-Rata Rp 50,000.00
Omset per Bulan Rp 201,000,000.00
Nilai Transaski dlm 1 Tahun Rp 2,412,000,000.00
Pajak Diskotik 10 %/tahun Rp 3,618,000,000.00
Kafe (8)
Rata-Rata Pengunjung 93
Harga Rata-Rata Rp 170,000.00
Omset per Bulan Rp 474,300,000.00
Pajak per Bulan Rp 47,430,000.00
Pajak per Tahun Rp 569,160,000.00
Live Music 0
Karaoke (28)
Rata-Rata Pengunjung 90
Harga Rata-Rata Rp 150,000.00
Omset per Bulan Rp 405,000,000.00
Pajak per Bulan Rp 40,500,000.00
Pajak per Tahun Rp 13,608,000,000.00
Tabel 4.21 : Perhitungan Potensi Pajak Hiburan (2)
Pajak Hiburan
Survey Potensi Pajak Daerah
83
Pemerintah Kota Medan
Panti Pijat/Refleksi
Rata-Rata Pengunjung 35
Harga Rata-Rata Rp 200,000.00
Omset per Bulan Rp 210,000,000.00
Pajak per Bulan Rp 21,000,000.00
Pajak per Tahun Rp 8,064,000,000.00
SPA/22 Unit
Rata-Rata Pengunjung 46
Harga Rata-Rata Rp 150,000.00
Omset per Bulan Rp 207,000,000.00
Pajak per Bulan Rp 20,700,000.00
Pajak per Tahun Rp 5,464,800,000.00
Kolam Pancing /5 Unit
Rata-Rata Pengunjung 64
Harga Rata-Rata Rp 32,500.00
Omset per Bulan Rp 62,400,000.00
Pajak per Bulan Rp 6,240,000.00
Pajak per Tahun Rp 374,400,000.00
Bowling
Penghasilan/Hari (Rp) 9,000,000.00
Penghasilan/Bulan (Rp) 270,000,000.00
Penghasilan/Tahun (Rp) 3,240,000,000.00
Pajak Hiburan
10%/Tahun (Rp) 324,000,000.00
Tabel 4.22 : Perhitungan Potensi Pajak Hiburan (3)
Pajak Hiburan
Senam (Full)/13
Unit
Survey Potensi Pajak Daerah
84
Pemerintah Kota Medan
Rata-Rata Pengunjung

75
Harga Rata-Rata
Rp
300,000.00
Omset per Bulan
Rp
675,000,000.00
Pajak per Bulan
Rp
67,500,000.00
Pajak per Tahun 13
unit
Rp
10,530,000,000.00
Bilyard (Full)/13
Unit
Rata-Rata Pengunjung

80
Harga Rata-Rata
Rp
72,500.00
Omset per Bulan
Rp
174,000,000.00
Pajak per Bulan
Rp
17,400,000.00
Pajak per Tahun 13
unit
Rp
2,714,400,000.00
Bioskop (Full)/4
Unit
Rata-Rata Pengunjung 175
Harga Rata-Rata
Rp
28,750.00
Omset per Bulan
Rp
150,937,500.00
Pajak per Bulan
Rp
15,093,750.00
Pajak per Tahun 13
unit
Rp
905,625,000.00
Total Potensi Pajak Hiburan Rp. 67,178,986,666.67
4.2.4. Pajak Reklame
Jumlah reklame dikota Medan sebanyak 422 papan reklame.
Survey Potensi Pajak Daerah
85
Pemerintah Kota Medan
Berdasarkan banyaknya papan reklame tersebut maka jumlah sampel yang diambil
adalah :
n =
( ) 1 10 , 0 422
422
2
+ x

n = 422/5.22
n = 80.84 papan reklame
(dibulatkan menjadi 81 papan reklame. Jumlah sampel yang diambil dilapangan
sebanyak 94 reklame).
Adapun distribusi sampel sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
86
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.23 : Responden Pajak Reklame
N
o
Papan
Reklam
e

Jenis Reklame

Event Organizer

Ukura
n
Rekla
me

Letak Lokasi

Masa
Berlaku

Tarif
/Meter
Total
Nilai
Kontrak
1
Neon
Box Backute (LA Menthol) Arva Advertising 1x2 m2 Setia Budi 0

- 2,500,000
2 Billboard
Kain (Frontute,
Rahmadsyah) Multi Grafindo 4x6 m2
Jl. SM. Raja
Simpang Marendal 0

300,000 7,200,000
3 Billboard Kain (Frontute, PAN) SJA 3x5 m2 Jl. SM. Raja 0

185,000 2,775,000
4 Billboard
Kain(Frontute, Shampo
Clear) Ben Sastra
4x10
m2
Jl. SM. Raja
Simpang Pelangi 0

185,000 7,400,000
5 Billboard Kain(Frontute, Spring Bad) Devis Jaya 3x5 m2
Jl. SM. Raja Depan
tirtanadi 0

185,000 2,775,000
6 Billboard Kain(Frontute, Tito Desing) Insane 3x5 m2 Jl. Pandu 0

185,000 2,775,000
7 Billboard Kain (frontute, Mobil Yaris) Multi Grafindo 4x6 m2 Jl. Imam Bonjol 0

300,000 7,200,000
8 Billboard Kain (Frontute, Axis) Star Indonesia 4x8 m2
Jl. Jamin Ginting
Simpang kampus 0

185,000 5,920,000
9 Bando
Kain (Frontute, HP
Samsung)
Pelangi
Advertising)
5x10
m2 Jl. Gajah Mada 0

300,000
15,000,00
0
10 Billboard
Kain (Frontute, Smart
Fren) Insane
3x10
m2 Jl. Gajah Mada 0

185,000 5,550,000
11 Billboard
Kain (Frontute, Bank
Mega) ACC
3x10
m2 Jl. S. Parman 0

185,000 5,550,000
12 Billboard Kain (Frontute, Bank BII) Warna-Warni 3x6 m2 Jl. Balai Kota 0

185,000 3,330,000
13 Billboard
Kain (Frontute, Kapur
Barus bagus) SJA
7x14
m2 Jl. Sutomo 0

280,000
27,440,00
0
14 Billboard Kain (Frontute, Sharp) SJA
5x10
m2 Jl. Asia 0

280,000
14,000,00
0
Survey Potensi Pajak Daerah
34
Pemerintah Kota Medan
15 Billboard
Kain (Frontute, Magnum
Filter) Sumo
6x12
m2
Jl. Perintis
Kemerdekaan 0

280,000
15,000,00
0
16 Billboard Kain (Frontute, Nexgen) ACC 3x8 m2
Jl. Sumatera
Simpang Thamrin 0

185,000 4,440,000
17 Billboard
Kain (Frontute, Lady
Americana) Insane 3x6 m2 Jl. Thamrin 0

185,000 3,330,000
18 Billboard Kain (Frontute, Modis Sofa) Multi Grafindo 4x8 m2 Jl. Pemuda 0

300,000 9,600,000
19 Billboard Kain (Frontute, Kartu AS) Han's 5x8 m2 Jl. Yos Sudarso 0

300,000
12,000,00
0
20 Billboard Kain, CIMB Niaga ACC
3x10
m2 Jl. Zainul Arifin 0

185,000 5,550,000
21 Billboard Kain, Talatex Multi Grafindo 3x5 m2 Jl. Gajah Mada 0

300,000 4,500,000
22 Billboard
Kain (Frontute, Sepatu Bot
AP) Star Indonesia 2x3 m2 Jl. Sutomo 0

185,000 925,000
23 Billboard
Kain (Frontute, Rahasia
Invest) ACC
5x10
m2 Jl.Thamrin 0

185,000 9,250,000
24 Billboard Kain(Frontute, Kewalls) ACC
5x10
m2 Jl. Iskandar Muda 0

185,000 9,250,000
25 Billboard Kain, Soraya Residence Ody
6x12
m2 Jl. Kejaksaan 0

300,000
21,600,00
0
26 Billboard Kain (Frontute, BNI)
Pelangi
Advertising) 4x8 m2
Jl. Perintis
Kemerdekaan 0

300,000 9,600,000
27 Billboard Kain, A Mail Sumo
6x12
m2 Jl. Pandu 0

300,000
21,600,00
0
28 Billboard Kain (Frontute, Dell) Multi Grafindo
6x12
m2 Jl. Thamrin 0

300,000
18,000,00
0
29 Billboard Kain (Frontute, Bank UOB) Multi Grafindo 3x8 m2
Jl. Perintis
Kemerdekaan 0

300,000 7,200,000
30 Billboard
Kain (Frontute, Ultra
Violet) Insane
2x11
m2 Jl. Sutomo 0

185,000 4,070,000
31 Billboard Kain (Frontute, Mudis) MR 3x4 m2 Jl. Sutomo 0

185,000 2,220,000
32 Billboard Kain (Frontute, Spring Air) ACC 3x5 m2 Jl. Kapten Maulana 0 2,775,000
Survey Potensi Pajak Daerah
35
Pemerintah Kota Medan
Lubis 185,000
33 Billboard
Kain (Frontute, Bank
Mandiri) Insane 2x3 m2 Jl. S. Parman 0

185,000 925,000
34 Billboard Kain, Have You Melanda 5 Multi Grafindo 3x4 m2 Jl. S. Parman 0

300,000 3,600,000
35 Billboard Kain, Pemuda Pancasila MM. Prodution 3x6 m2 Jl. SM. Raja 0

185,000 3,330,000
36 Billboard Kain, Smart Fren Insane 4x4 m2 Jl. Simpang Halat 0

185,000 2,960,000
37 Billboard Kain, Polytron SJA 3x6 m2 Jl. SM. Raja 0

280,000 5,040,000
38 Billboard Kain (Frontute, Coca-cola) Han's
6x12
m2 Jl. Ring Road 0

200,000
14,400,00
0
39 Billboard
Kain (Frontute, Roko
Jarum) Multi Grafindo
6x12
m2
Jl. HM. Yamin
Serdang 0

300,000
21,600,00
0
40 Billboard Kain (Frontute, Supermi) Star Indonesia 3x6 m2
Jl. Aksara Simp.
Lampu Merah 0

185,000 4,440,000
41 Billboard Kain (Frontute, Helux) Insane 3x5 m2 Jl. Thamrin 0

860,000
12,900,00
0
42 Billboard Kain (Frontute, Nchanteur) Insane 3x8 m2 Jl. Thamrin 0

540,000
12,960,00
0
43 Billboard
Kain (Frontute, Yayasan
Putra Darma Star Indonesia 4x6 m2 Jl. Irian Barat 0

540,000
12,960,00
0
44 Billboard Kain (Frontute, Nexian) SJA 3x6 m2 Jl Sutomo 0

770,000
13,860,00
0
45 Billboard
Kain (Frontute, Caf n
Resto) Han's 3x6 m2 Jl. Ring Road 0

830,000
14,940,00
0
46 Billboard Kain (Frontute, HUT TNI) Ben Sastra 3x5 m2 Setia Budi 0

860,000
12,900,00
0
47 Billboard
Kain (Frontute, Smart
Fren) Insane 3x6 m2 Jl.Gajah Mada 0

185,000 2,775,000
48 Billboard
Kain (Frontute, Partai
Hanura) M.R 3x4 m2 Jl. Serdang 0

120,000 1,440,000
49 Billboard
Frontute, Smart Fren
Modem Internet Insane 3x5 m2 Jl.Gajah Mada 0

185,000 2,775,000
Survey Potensi Pajak Daerah
36
Pemerintah Kota Medan
50 Billboard Frontute, Koran Tribun Star Indonesia 3x5 m2 Jl. Jamin Ginting 0

185,000 2,775,000
51 Billboard
Frontute, Caisar Spring
Bed Arya Advertising 2x5 m2
Jl. Tri Tura Simpang
Empat Deli Tua 0

185,000 1,850,000
52 Billboard
Frontute, Ocean Spring
Bed Sumo 3x5 m2 Setia Budi 0

300,000 4,500,000
53 Billboard Frontute, Susu Dancow Han's 3x5 m2 Jl. Dr. Mansur 0

300,000 4,500,000
54 Bando Frontute, Cikong Tien Han's 3x6 m2
Jl. Gagak Hitam
Ring Road 0

300,000 5,400,000
55 Billboard Frontute, Clear Shampo Han's 3x6 m2 Jl. Gatot Subroto 0

300,000 5,400,000
56 Billboard
Frontute, Kompor Gas
Wins Han's 3x6 m2 Jl. Gatot Subroto 0

300,000 5,400,000
57 Billboard
Frontute, Class Mild, event
Mudik Han's 3x6 m2
Jl. HM. Yamin
Serdang 0

300,000 5,400,000
58 Bando Frontute, Sirup Kurnia Multi Grafindo
6x12
m2 Jl. Kapten Muslim 0

300,000
21,600,00
0
59 Billboard Frontute, Rahmadsyah PMI Multi Grafindo 3x5 m2 Jl. S. Parman 0

300,000 4,500,000
60 Billboard
Frontute, Bank UOB (Kartu
Kredit) Multi Grafindo
12x6
m2 Dekat Hotel Tiara 0

300,000
21,600,00
0
61 Billboard Frontute, Kartu Simpati Multi Grafindo
12x6
m2 Jl.Imam Bonjol 0

300,000
21,600,00
0
62 Billboard Frontute, Syrup Kurnia Han's 3x5 m2 Jl. Listrik 0

300,000 4,500,000
63 Billboard Frontute, Spring Air Bed ACC 7x3 m2
Depan Wisma
Benteng 0

185,000 3,885,000
64 Billboard Frontute, Hypermart Multi Grafindo 7x3 m2 Jl. Gatot Subroto 0

300,000 6,300,000
65 Billboard Frontute, Rumah Zakat Ben Sastra 7x3 m2
Jl. Kapten Muslim
Simp. Lampu Merah 0

185,000 3,885,000
66 Billboard Frontute, Syrup Kurnia Han's 7x4 m2 Jl. Kapten Muslim 0

300,000 8,400,000
67 Billboard Frontute, Dukung Toba Star Indonesia 3x5 m2 Jl. Gatot Subroto 0 2,775,000
Survey Potensi Pajak Daerah
37
Pemerintah Kota Medan
Green 185,000
68 Billboard Frontute, BPPT. Prop. SU Multi Grafindo 3x7 m2 Jl. Aksara 0

300,000 6,300,000
69 Billboard Frontute, Bank Mestika Han's 2x2 m2 Jl. Yos Sudarso
31-05-
2011

300,000 1,200,000
70 Billboard Frontute, Kartu AS Han's 3x7 m2 Simpang Jl.Bilal 0

300,000 6,300,000
71 Billboard Frontute, Modis Spring Bed Multi Grafindo 3x6 m2 Jl. Brigjen Katamso 0

300,000 5,400,000
72 Billboard
Frontute, Caisar Spring
Bed Multi Grafindo 3x6 m2
Jl.Brigjen Katamso
Simp. Jalan
Pelanngi 0

300,000 5,400,000
73 Billboard Frontute, Rally Mobil Gaharu Advertising 2x5 m2
Jl. A.H. Nasution/
Titi Kuning 0

185,000 1,850,000
74 Billboard
Frontute, Caisar Spring
Bed Multi Grafindo 3x6 m2 Jl. Brigjen Katamso 0

300,000 5,400,000
75 Billboard Frontute, Kartu As Han's 3x5 m2 Jl. Ring Road 0

300,000 4,500,000
76 Billboard
Frontute, Sepeda Motor
Honda Han's 5x3 m2 Jl. Setia Budi 0

300,000 4,500,000
77 Billboard Frontute, Rokok Sampurna Han's 3x5 m2 Jl. Setia Budi 0

300,000 4,500,000
78 Billboard Frontute , Koran Tribun Han's 3x6 m2 Jl. Gatot Subroto 0

300,000 5,400,000
79 Billboard Frontute, Nokia Ben Sastra 3x7 m2
Jl. Juanda Simp.
Polonia 0

300,000 6,300,000
80 Billboard Frontute, Prudential Multi Grafindo 3x5 m2
Jl. Listrik (Simp.
Imam Bonjol) 0

300,000 4,500,000
81 Billboard Frontute, Golden Galveri Multi Grafindo
12x6
m2 Jl. Setia Budi 0

300,000
21,600,00
0
82 Billboard
Frontute, Caisar Spring
Bed Multi Grafindo 3x6 m2
Jl. Sumarsono (Sip.
Veteran) 0

300,000 7,200,000
83 Billboard Frontute, Syrup Kurnia Han's 4x7 m2
Jl. Gatot Subroto
(Sip. Ayahanda) 0

300,000 8,400,000
Survey Potensi Pajak Daerah
38
Pemerintah Kota Medan
84 Billboard Frontute, Rokok 234 Sumo 7x3 m2
Jl. Dr. Masyur
Depan BNI 0

300,000 6,300,000
85 Billboard Frontute, PMI Rahmadsyah Multi Grafindo 3x5 m2 Jl. S. Parman 0

300,000 4,500,000
86 Billboard Frontute, Rokok 234 Sumo 7x4 m2 Jl. Gatot Subroto 0

300,000 8,400,000
87 Billboard Frontute, PMI Multi Grafindo 7x3 m2
Jl. Juanda/sip.
Katamso 0

300,000 6,300,000
88 Billboard Frontute , Rokok Mild Han's 3x9 m2 Jl. Ring Road 0

300,000 6,300,000
89 Billboard Frontute, Dinas Kominfo Multi Grafindo 3x6 m2
Jl. AR.
Hakim/Sip.Bromo 0

300,000 5,400,000
90 Billboard Frontute, Coca-cola Han's 3x5 m2
Jl. Dr. Mansyur/Sip.
Setia Budi 0

300,000 4,500,000
91 Billboard Frontute, Bank Mustika Multi Grafindo 7x3 m2 Jl. Imam Bonjol 0

300,000 6,300,000
92 Billboard
Frontute. Anggota
Paskibra ACC 3x5 m2 Sip. Seisekambing 0

185,000 2,775,000
93 Billboard Frontute, LG Han's 2x3 m2 Jl. Ring Road 0

300,000 1,800,000
94 Billboard Frontute, Rokok Han's
12x6
m2 Jl. Gatot Subroto 0

300,000
21,600,00
0
Survey Potensi Pajak Daerah
39
Pemerintah Kota Medan
Menurut Perda kota Medan No 2 tahun 2004 Tentang pajak reklame pada pasal
8 bahwa tarif reklame sebesar 25 % dan Nilai sewa Reklame yang merupakan hak
Pemko Medan berdasarkan Perda Reklame No.2 Tahun 2004 ditetapkan sebesar 50 %
dari nilai kontrak. Adapun perhitungan potensi sebagai berikut :
Tabel 4.24 : Perhitungan Potensi Pajak Reklame
Perhitungan Potensi Pajak Reklame
Reklame Besar
Jumlah Papan Reklame 422
Reklame Besar di Medan 169
Harga Kontrak Rata-Rata
Rp
17,579,047.62
Jumlah
pembayaran/Kontrak
Rp
2,967,343,238.10
Satu Tahun 12 x kontrak
Rp
5,608,118,857.14
Nilai Sewa 50 % dari
Kontrak
Rp
7,804,059,428.57
Potensi Pajak Reklame 25
%
Rp
8,902,029,714.29
Penerimaan Pemko dari
Reklame
Rp
26,706,089,142.86
Reklame Sedang
Jumlah Papan Reklame 422
Reklame Besar di Medan 211
Harga Kontrak Rata-Rata
Rp
6,577,428.57
Jumlah pembayaran
Rp
1,387,837,428.57
Satu Tahun 12 x kontrak
Rp
16,654,049,142.86
Nilai Sewa 50 % dari
Kontrak
Rp
8,327,024,571.43
Potensi Pajak Reklame 25
%
Rp
4,163,512,285.71
Penerimaan Pemko dari
Reklame
Rp
12,490,536,857.14
Survey Potensi Pajak Daerah
34
Pemerintah Kota Medan
Reklame Kecil
Jumlah Papan Reklame 422
Reklame Besar di Medan 42
Harga Kontrak Rata-Rata
Rp
3,378,928.57
Jumlah pembayaran
Rp
142,590,785.71
Satu Tahun 12 x kontrak
Rp
1,711,089,428.57
Nilai Sewa 50 % dari
Kontrak
Rp
855,544,714.29
Potensi Pajak Reklame 25
%
Rp
427,772,357.14
Penerimaan Pemko dari
Reklame
Rp
1,283,317,071.43
Total Potensi
Penerimaan dari
Pajak Reklame
Rp
40,479,943,071.43
4.2.5. Pajak Penerangan Jalan
Adapun perhitungan potensi Pajak Penerangan Jalan sebagai berikut :
Tabel 4.25 : Perhitungan Potensi Pajak Penerangan Jalan (1)
N
o Konsumen
Unit
(KK)
Penjualan
Energi
(MWH) Penjualan 2010
1 Rumah Tangga
410,32
4
873.800
MWH
Rp
547,944,000,000.00
2 Bisnis 35,068
644.376
MWH
Rp
527,638,000,000.00
3 Industri 1,608
927.035
MWH
Rp
568,286,000,000.00
4
Publik, Sosial,
Pemerintahan dan Umum 12,562
283.199
MWH
Rp
50,424,000,000.00
Jumlah Penjualan
Rp
1,694,292,000,000.00
Tabel 4.26 : Perhitungan Potensi Pajak Penerangan Jalan (2)
N
o Konsumen
Unit
(KK)
Penjualan
Energi
(MWH)
Alokasi untuk Pajak
Penerangan Jalan
1 Rumah Tangga
410,32
4
873.800
MWH
Rp
54,794,400,000.00
Survey Potensi Pajak Daerah
35
Pemerintah Kota Medan
2 Bisnis 35,068
644.376
MWH
Rp
52,763,800,000.00
3 Industri 1,608
927.035
MWH
Rp
56,828,600,000.00
4
Publik, Sosial,
Pemerintahan dan Umum 12,562
283.199
MWH
Rp
5,042,400,000.00
Jumlah Potensi Pajak Penerangan Jalan
Rp
169,429,200,000.00
4.2.6. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan,
Jumlah wajib pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kota Medan tidak ada
dan tidak terdapat penerimaan pada APBD Kota Medan sehingga Pajak Mineral Bukan
Logas dan Batuan tidak di survey.
4.2.7. Pajak Parkir
Jumlah unit perparkiran yang dikelola swasta dikota Medan sebanyak 98 unit.
Dengan menggunakan simple random sampling maka sampel yang diambil sebagai
berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 98
98
2
+ x

n = 98/1.98
n = 49.49 unit parkir (dibulatkan menjadi 50 unit perparkiran)
Survey Potensi Pajak Daerah
4.2.7.1. Lingkup Wilayah Kegiatan
36
Pemerintah Kota Medan
Adapun daftar wajib pajak parkir yang terdaftar di Dinas Pendapat Daerah Kota
Medan pada tahun 2011 adalah:
Tabel 4.27
Daftar Wajib Pajak Parkir Kota Medan Tahun 2011
No
NAMA WAJIB
PAJAK PARKIR
NPWP ALAMAT
1 Deli Grand City 6.0001712.04.01 Jl. Guru Patimpus
2 Tamrin Plaza 6.0001723.07.10 Jl. Thamrin
3 Millenium Plaza 6.0001719.17.04 Jl. Kapten Muslim
4 Sun Plaza 6.0005059.10.05 Jl. HZ. Arifin
5 Perisai Plaza 6.0001732.11.06 Jl. Pemuda
6 Buana Plaza 6.0001714.01.07 Jl. Aksara
7 Olympia Plaza 6.0001760.08.10 Jl. Haryono MT
8 Hongkong Plaza/Nopotel 6.0002964.08.12 Jl. Cirebon
9 Yuki Simpang Raya 6.0001758.08.08 Jl. SM. Raja
10 Ramayana/Medaru Plaza 6.0001379.15.02 Jl. Iskandar Muda
11 Brastagi Super Market 6.0001765.15.02 Jl. Gatot Subroto
12 Macan Yohan 6.0002411.04.06 Jl. Sutrisno
13 Palladium Plaza 6.0002578.15.01 Jl. Raden Saleh
14 Yang Lim Plaza 6.0002875.07.10 Jl. Emas
15 Plaza Medan Fair 6.0003563.15.03 Jl. Gatot Subroto
16 Cambridge 6.0003562.15.01 Jl. S. Parman
17 Medan Plaza 6.0003597.15.01 Jl. Iskandar Muda
18 Ramayana Center 6.0003600.08.05 Jl. SM. Raja
19 Super Market Sp.Limun Jl. SM. Raja
20 PT. Pelindo I Belawan 6.0001745.18.01 Jl. Ujung Baru
21 Bandara Polonia 6.0001733.10.03 Complek
22 R.S Gleani Hospital 6.0003565.15.01 Jl. Listrik
23 R.S Malahayati 6.0001720.10.05 Jl. Diponogoro
24 R.S Imelda 6.0001739.03.05 Jl. Bilal
25 Comp. Bank BCA 6.0001729.04.01 Jl. Bukit Barisan
26 Comp. Bank BCA 6.0001728.15.02 Jl. Iskandar Muda
27 Comp. Bank BCA 6.0001727.15.01 Jl. Diponogoro
28 Comp. Bank Mandiri 6.0001725.04.06 Jl. Yos Sudarso
29 Comp. Bank Mandiri/BDN 6.0001738.15.01 Jl. Imam Bonjol/7
30 Bank Mandiri Building 6.0002261.10.05 Jl. H. Zainul Arifin
31 Comp.Bank BII 6.0001737.10.05 Jl. Diponogoro
32 Comp.Uniland 6.0001740.03.09 Jl. Haryono MT
33 Comp. The Crown 6.0002260.15.01 Jl. S. Parman
Survey Potensi Pajak Daerah
37
Pemerintah Kota Medan
No
NAMA WAJIB
PAJAK PARKIR
NPWP ALAMAT
34 K.R. Selayang 6.0001764.13.04 Jl. Dr. Mansyur
35 Melati Rusli (PJKA) 6.0001761.04.01 Jl. Merak Jingga
36 Hotel Tiara/Astra Mitra S 6.0001731.10.05 Jl. Cut Meutia
37 Toko Buku Gramedia 6.0001716.14.06 Jl. Gajah Mada
38 Danau Toba Hotel (DTH) 6.0003045.10.05 Jl. Imam Bonjol 7
39 Parkir B&G Tower 6.0003321.04.02 Jl. Putri Hijau 10
40 Pasar Ikan Cemara 6.0001747.03.04 Jl. Cemara /242
41 Capital Building 6.0002712.04.01 Jl. Putri Hijau
42 Selecta 6.0001059.15.01 Jl. Listrik
43 Kopkar Walet Kandatel 6.0001358.08.02 Jl. H.M. Yamin
44
Perpustakan Umum Pemko
Medan 6.0001763.15.01 Jl. Iskandar Muda
45 Krakatau Multy Centre 6.0001744.21.01 Jl. Krakatau
46 PT. Krakatau Graha Niaga 6.0001727.04.01 Jl. Krakatau
47 Mandiri Sukses Swalayan/Irian 6.0002367.07.01 Jl. H.M. Joni
48 PT. Macan Yohan Sentosa 6.0002411.05.06 Jl. Yos Sudarso
49 Toko Roti Hot Burns 6.0003152.15.02 Jl. Gajah Mada
50 Fashion Outlet 6.0002552.15.01 Jl. Kejaksaan
51 Parkir BPN 6.0003013.09.03 Jl. Jend. Abd. Haris
52 Hotel Dharma Deli 6.0003158.04.01 Jl. Balai Kota
53 Wong Solo 6.0002028.15.02 Jl. Gajah Mada
54 Parkir Indo Grosir 6.0003406.06.04 Jl. SM.Raja
55 Home Smart 6.0002585.15.06 Jl. Gatot Subroto
56 PT.ISS Parking Management 6.0004737.11.05 Jl. Imam Bonjol No. 17
57 Hotel Grand Aston 6.0005103.04.01 Jl. Balai Kota No. 1
58 Parkit PT. Inatek Medan Super 6.0001748.08.02 Jl. SM.Raja
59 Parkir Swalayan Griya 6.0005130.17.04 Jl. Kapten Muslim
60 Parkir Indomaret 6.0005128.06.01
Jl. SM. Raja Km 9
Simp.Turi 2
61 Parkir Indomaret 6.0005126.09.02
Jl. Brigjen Katamso
No.73-74
62 Parkir Indomaret 6.0005125.09.03
Jl. A.H. Nasution No.5 G
H I
63 Parkir Indomaret 6.0005124.09.02
Jl. Brigjen Katamso 48-
48 A
64 Parkir Pelayanan PT.BCA 6.0004721.11.06 Jl. Kol. Sugiono
65 Parkir Indomaret 6.0005123.12.04 Jl. Jamin Ginting
66 Parkir Indomaret 6.0005127.13.04 Jl. Dr. Mansyur No.41
67 Parkir Toko Asli 6.0005040.14.06 Jl. Gajah Mada
Sumber: Dispenda Kota Medan, Tahun 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
38
Pemerintah Kota Medan
Objek pajak parkir yang tercatat di Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan sebagai
wajib pajak parkir di Kota Medan sampai pada tahun 2011, terdapat 67 (enam puluh
tujuh) wajib pajak parkir, tetapi berdasarkan hasil survey lapangan ada beberapa lokasi
yang sudah tidak ada lagi (tutup), adapun jenis kenderaan yang parkir di lokasi wajib
parkir adalah jenis sepeda motor, mobil, dan lain-lain seperti truk/box.
Dasar pengenaan pajak parkir adalah jumlah penerimaan penyelenggaraan parkir
yang berasal dari pembayaraan atas yang seharusnya dibayar untuk pemakaian tempat
parkir sebagaimana ditetapkan dalam HTP. Besarnya pembayaran atau yang
seharusnya dibayar untuk pemakain tempat parkir yang disebut dengan HTP.
Tarif pajak parkir ditetapkan paling tinggi sebesar 30 % di dalam UU No 28 Tahun
2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Adapun cara perhitungan potensi
pajak parkir berdasarkan UU No.28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi
Daerah, adalah:
Dengan menggunakan data target dan realisai pajak parkir selama 5 (lima)
tahun terakhir dari tahun 2006-2010, diperoleh persentase kenaikan target dan realisasi
pajak parkir. persentase kenaikan target pertumbuhan rata-rata per tahun sekitar 22, 84
persen dan persentase kenaikan realisai rata-rata pertahun sekitar 16,10 persen.
Tabel 4.28
Survey Potensi Pajak Daerah
4.2.7.2 Analisa Potensi Pajak Parkir
(Jumlah kenderaan x Tarif Parkir) x 30 %
39
Pemerintah Kota Medan
Target dan Realisasi Pajak Parkir Tahun 2006-2010
No Tahun Target Realisai
Persentase
Kenaikan
target
Persentase
Kenaikan
realisasi
1 2006 3.359.052.000 3.366.548.538
- -
2 2007 3.527.000.400 3.701.639.862 5,00 9,95
3 2008 3.703.350.000 4.285.530.670 5,00 15,77
4 2009 4.820.846.000 5.162.155.533 30,18 20,46
5 2010 7.289.118.000 6.101.636.045 51,20 18,20
Rata-Rata per tahun 22,84 16,10
Sumber : Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan
Untuk lebih jelasnya mengenai uraian perhitungan potensi pajak parkir pada
tiap-tiap lokasi parkir di Kota Medan dapat dilihat dibawah ini.
1. DELI GRAND CITY
Berdasarkan hasil survey lapangan pada tahun 2011, Deli Grand City yang
beralamat Jalan Guru Patimpus tidak lagi beroperasi, sehingga potensi pajak parkir
di Deli Grand City tidak dapat dihitung potensi pajak parkirnya.
2. THAMRIN PLAZA
Thamrin Plaza yang berlokasi di Jalan Tamrin yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga
dilakukan oleh Tamrin Plaza. Dari hasil survei yang dilakukan, jumlah kendaraan
dan tarif parkir yang menggunakan fasilitas ini didapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.29
Jumlah Parkir Kendaraan di Thamrin Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 1500
Survey Potensi Pajak Daerah
40
Pemerintah Kota Medan
2 Mobil 500
3 Lain-Lain 60
Jumlah 2.060
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Tabel 4.30
Tarif Parkir di Thamrin Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas, maka dapat dihitung potensi pajak parkir di Tamrin
Plaza yang diuraikan sebagai berikut:
Tabel 4.31
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Thamrin Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 1500 30 1.000 45.000.000
2 Mobil 500 30 2.000 30.000.000
3 Lain-Lain 60 30 2.000 3.600.000
Jumlah 2.060 78.600.000
Sumber: Hasil Perhitungan, 2011
Dari penghitungan diatas jumlah potensi penerimaan pajak parkir di Tamrin Plaza
dalam sebulan sebesar Rp 78.600.000,- dan dalam setahun potensi penerimaan pajak
parkir sebesar Rp 943.200.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak parkir yang dipungut
oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 943.200.000,- = Rp 282.960.000,-
3. Millenium Plaza
Survey Potensi Pajak Daerah
41
Pemerintah Kota Medan
Millenium Plaza yang berlokasi di Jalan Kapten Muslim yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Millenium Plaza. Dari hasil survei yang
dilakukan, jumlah kendaraan dan tarif parkir yang menggunakan fasilitas ini
didapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.32
Jumlah Parkir Kendaraan di Millenium Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 4000
2 Mobil 1500
3 Lain-Lain 80
Jumlah 5.580
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.33
Tarif Parkir di Millenium Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Millenium Plaza
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.34
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Millenium Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 4000 30 1.000 120.000.000
2 Mobil 1500 30 2.000 90.000.000
3 Lain-Lain 80 30 2.000 4.800.000
Jumlah 5.580 214.800.000
Survey Potensi Pajak Daerah
42
Pemerintah Kota Medan
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Millenium Plaza dalam sebulan sebesar Rp 214.800.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 2.557.600.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x
Rp 2.557.600.000,- = Rp 773.280.000,-
4. Sun Plaza
Sun Plaza yang berlokasi di Jalan H.Z. Arifin yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga
dilakukan oleh Sun Plaza. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan
dan tarif parkir yang menggunakan fasilitas ini didapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.35
Jumlah Parkir Kendaraan di Sun Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 5000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 300
Jumlah 7.300
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.36
Tarif Parkir di Sun Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
43
Pemerintah Kota Medan
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Sun Plaza yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.37
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Sun Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah
Hari Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 5000 30 1.000 120.000.000
2 Mobil 2000 30 3.000 180.000.000
3 Lain-Lain 300 30 3.000 27.000.000
Jumlah 7.300 357.000.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Tamrin Plaza dalam sebulan sebesar Rp 357.000.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 4.284.000.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x
Rp 4.284.000.000,- = Rp 1.285.200.000,-
5. Perisai Plaza
Perisai Plaza yang berlokasi di Jalan Pemuda yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga
dilakukan oleh Perisai Plaza. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.38
Jumlah Parkir Kendaraan di Perisai Plaza
Survey Potensi Pajak Daerah
44
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 1200
2 Mobil 500
3 Lain-Lain 20
Jumlah 1.720
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Tabel 4.39
Tarif Parkir di Perisai Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 2000
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Perisai Plaza
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.40
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Perisai Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 1200 30 2.000 72.000.000
2 Mobil 500 30 3.000 45.000.000
3 Lain-Lain 20 30 3.000 1.800.000
Jumlah 1.7 20 118. 800.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Perisai Plaza dalam sebulan sebesar Rp 118.800.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 1.425.600.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Perisai Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 1.425.600.000,- = Rp 427.6800.000,-
Survey Potensi Pajak Daerah
45
Pemerintah Kota Medan
6. Buana Plaza/Ramayana Plaza
Buana Plaza yang berlokasi di Jalan Aksara yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga dilakukan
oleh Buana Plaza/Ramayana Plaza. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.41
Jumlah Parkir Kendaraan di Buana Plaza/Ramayan Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 2000
2 Mobil 400
3 Lain-Lain 50
Jumlah 2.450
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Tabel 4.42
Tarif Parkir di Buana Plaza/Ramayana Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 2000
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Buana
Plaza/Ramayana Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai
berikut:
Tabel 4.43
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Buana Plaza/Ramayana Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 2000 30 2.000 120.000.000
Survey Potensi Pajak Daerah
46
Pemerintah Kota Medan
2 Mobil 400 30 3.000 36.000.000
3 Lain-Lain 50 30 3.000 4.500.000
Jumlah 2.450 160.500.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Buana Plaza dalam sebulan sebesar Rp 160.500.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 1.926.000.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Buana Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 1.926.000.000,- = Rp 577.800.000,-
7. Olympia Plaza
Olympia Plaza yang berlokasi di Jalan Haryono MT yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Olympia Plaza. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.44
Jumlah Parkir Kendaraan di Olympia Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 700
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 20
Jumlah 820
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
47
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.45
Tarif Parkir di Olympia Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Olympia Plaza
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.46
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Olympia Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 700 30 1.000 21.000.000
2 Mobil 100 30 2.000 6.000.000
3 Lain-Lain 20 30 2.000 1. 200.000
Jumlah 820 28.200.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Olympia Plaza dalam sebulan sebesar Rp 28.200.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 338.400.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Olympia Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 338.400.000,- = Rp 101.520.000,-
8. Hongkong Plaza
Hongkong Plaza yang berlokasi di Jalan Cirebon yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Hongkong Plaza. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Survey Potensi Pajak Daerah
48
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.47
Jumlah Parkir Kendaraan di Hongkong Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 400
3 Lain-Lain 30
Jumlah 730
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Tabel 4.48
Tarif Parkir di Hongkong Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 2000
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Hongkong Plaza
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.49
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Hongkong Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 2.000 18.000.000
2 Mobil 400 30 3.000 36.000.000
3 Lain-Lain 30 30 3.000 2.700.000
Jumlah 730 56.700.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Hongkong Plaza dalam sebulan sebesar Rp 56.700.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 680.400.000,- .Dari jumlah
Survey Potensi Pajak Daerah
49
Pemerintah Kota Medan
tersebut maka pajak parkir di Hongkong Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 680.400.000,- = Rp 204.120.000,-
9. Yuki Simpang Raya
Yuki Simpang Raya yang berlokasi di Jalan SM. Raja yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Yuki Simpang Raya. Dari hasil penelitian yang dilakukan,
jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.50
Jumlah Parkir Kendaraan di Yuki Simpang Raya
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 700
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 16
Jumlah 816
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Tabel 4.51
Tarif Parkir di Yuki Simpang Raya
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Yuki Simpang
Raya yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.52
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Yuki Simpang Raya
Survey Potensi Pajak Daerah
50
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 700 30 1.000 21.000.000
2 Mobil 100 30 2.000 6.000.000
3 Lain-Lain 16 30 2.000 960.000
Jumlah 816 27.960.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Yuki Simpang Raya dalam sebulan sebesar Rp 27.960.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 335.520.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Yuki Simpang Raya yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 335.520.000,- = Rp100.656.000,-
10. Ramayana/Medaru Plaza
Ramayana/Medaru Plaza yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Ramayana/Medaru. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut:
Tabel 4.53
Jumlah Parkir Kendaraan di Ramayana/Medaru Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 700
2 Mobil 150
3 Lain-Lain 22
Jumlah 872
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
51
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.54
Tarif Parkir di Ramayana/Medaru Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di
Ramayana/Medaru Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai
berikut:
Tabel 4.55
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Ramayana/Medaru Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 700 30 1.000 21.000.000
2 Mobil 150 30 2.000 9.000.000
3 Lain-Lain 22 30 2.000 1.320.000
Jumlah 872 31.320.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Ramayana/Medaru Plaza dalam sebulan sebesar Rp 31.320.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 375.840.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Ramayana/Merdaru Plaza yang dipungut oleh Pemerintah
Kota Medan sebesar 30% x Rp 375.840.000,- = Rp 112.752.000,-
11. Brastagi Super Market
Brastagi Super Market yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
Survey Potensi Pajak Daerah
52
Pemerintah Kota Medan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Brastagi Super Market. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.56
Jumlah Parkir Kendaraan di Brastagi Super Market
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 450
2 Mobil 250
3 Lain-Lain 30
Jumlah 730
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Tabel 4.57
Tarif Parkir di Brastagi Super Market
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Brastagi Super Market
tidak dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Brastagi Super Market dapat dilakukan dengan
asumsi tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak parkir di Brastagi Super Market
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.58
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Brastagi Super Market
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 450 30 1.000 13.500.000
2 Mobil 250 30 2.000 15.000.000
Survey Potensi Pajak Daerah
53
Pemerintah Kota Medan
3 Lain-Lain 30 30 2.000 1.800.000
Jumlah 730 30.300.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Brastagi Super Market dalam sebulan sebesar Rp
30.300.000,- dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp
363.600.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak parkir di Brastagi Super Market yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 363.600.000,- = Rp
109.080.000,-
12. Macan Yohan
Macan Yohan yang berlokasi di Jalan Sutrisno yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga
dilakukan oleh Macan Yohan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.59
Jumlah Parkir Kendaraan di Macan Yohan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 600
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 25
Jumlah 725
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Tabel 4.60
Tarif Parkir di Macan Yohan
Survey Potensi Pajak Daerah
54
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Macan Yohan
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.61
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Macan Yohan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 600 30 1.000 18.000.000
2 Mobil 100 30 2.000 6.000.000
3 Lain-Lain 25 30 2.000 1.500.000
Jumlah 725 25.500.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Macan Yohan dalam sebulan sebesar Rp 25.500.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 306.600.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Macan Yohan yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 306.600.000,- = Rp 91.800.000,-
13. Paladium Plaza
Paladium Plaza yang berlokasi di Jalan Raden Saleh yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
Survey Potensi Pajak Daerah
55
Pemerintah Kota Medan
juga dilakukan oleh Paladium Plaza. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.62
Jumlah Parkir Kendaraan di Paladium Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 900
2 Mobil 400
3 Lain-Lain 25
Jumlah 1325
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Tabel 4.63
Tarif Parkir di Paladium Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Paladium Plaza
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.64
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Paladium Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 900 30 1.000 27.000.000
2 Mobil 400 30 2.000 24.000.000
3 Lain-Lain 25 30 2.000 1.500.000
Jumlah 1325 52.500.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
56
Pemerintah Kota Medan
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Paladium Plaza dalam sebulan sebesar Rp 52.500.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 630.000.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Paladium Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 630.000.000,- = Rp 189.000.000,-
14. Yang Lim Plaza
Yang Lim Plaza yang berlokasi di Jalan Emas yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga
dilakukan oleh Yang Lim Plaza. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.65
Jumlah Parkir Kendaraan di Yang Lim Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 200
2 Mobil 500
3 Lain-Lain 25
Jumlah 725
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.66
Tarif Parkir di Yang Lim Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Yang Lim Plaza
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Survey Potensi Pajak Daerah
57
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.67
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Yang Lim Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 6.000.000
2 Mobil 500 30 2.000 30.000.000
3 Lain-Lain 25 30 2.000 1.500.000
Jumlah 725 37.500.000
Sumber: Survei Lapangan, 2011
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Yang Lim Plaza dalam sebulan sebesar Rp 37.500.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 450.000.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Yang Lim Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 450.000.000,- = Rp 135.000.000,-
15. Plaza Medan Fair
Plaza Medan Fair yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Yang Plaza Medan Fair. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut:
Tabel 4.68
Jumlah Parkir Kendaraan di Plaza Medan Fair
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Survey Potensi Pajak Daerah
58
Pemerintah Kota Medan
1 Sepeda Motor 4000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 250
Jumlah 6.250
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.69
Tarif Parkir di Plaza Medan Fair
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Plaza Medan
Fair yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.70
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Plaza Medan Fair
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 4000 30 1.000 120.000.000
2 Mobil 2000 30 2.000 120.000.000
3 Lain-Lain 250 30 2.000 15.000.000
Jumlah 6.250 225.000.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Plaza Medan Fair dalam sebulan sebesar Rp 225.000.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 3.060.000.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Plaza Medan Fair yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 3.060.000.000,- = Rp 918.000.000,-
16. Cambridge
Gambridge yang berlokasi di Jalan S. Parman yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga
Survey Potensi Pajak Daerah
59
Pemerintah Kota Medan
dilakukan oleh Cambridge. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan
yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.71
Jumlah Parkir Kendaraan di Cambridge
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 150
3 Lain-Lain 15
Jumlah 465
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.72
Tarif Parkir di Cambrigde
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Cambridge yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.73
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Cambridge
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 150 30 2.000 9.000.000
3 Lain-Lain 15 30 2.000 900.000
Jumlah 465 18.900.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Cambridge dalam sebulan sebesar Rp 18.900.000,- dan dalam setahun
Survey Potensi Pajak Daerah
60
Pemerintah Kota Medan
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 226.800.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di Cambridge yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x
Rp 226.800.000,- = Rp 68.040.000,-
17. Medan Plaza
Medan Plaza yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Medan Plaza. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.74
Jumlah Parkir Kendaraan di Medan Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 900
2 Mobil 300
3 Lain-Lain 50
Jumlah 1250
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.75
Tarif Parkir di Medan Plaza
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 2000
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Medan Plaza
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.76
Survey Potensi Pajak Daerah
61
Pemerintah Kota Medan
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Medan Plaza
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 900 30 2.000 54.000.000
2 Mobil 300 30 3.000 27.000.000
3 Lain-Lain 50 30 3.000 4.500.000
Jumlah 1250 85.500.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Medan Plaza dalam sebulan sebesar Rp 85.500.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 1.026.000.000,- .Dari jumlah tersebut
maka pajak parkir di Medan Plaza yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar
30% x Rp 1.026.000.000,- = Rp 307.800.000,-
18. Ramayana Center
Ramayana Center yang berlokasi di SM. Raja yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga
dilakukan oleh Ramayana Center. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut:
Tabel 4.77
Jumlah Parkir Kendaraan di Ramayanan Center
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 1200
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 25
Jumlah 1325
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.78
Tarif Parkir di Plaza Ramayana Center
Survey Potensi Pajak Daerah
62
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1500
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Ramayana
Center yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.79
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Ramayana Center
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 1200 30 1.500 54.000.000
2 Mobil 100 30 2.000 6.000.000
3 Lain-Lain 25 30 2.000 1.500.000
Jumlah 1325 61.500.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Ramayana Center dalam sebulan sebesar Rp 61.500.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 738.000.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Ramayana Center yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 738.000.000,- = Rp 221.400.000,-
19. Super Market Simpang Limun
Super Market Simpang Limun yang berlokasi di SM. Raja yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Super Market Simpang Limun. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut:
Survey Potensi Pajak Daerah
63
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.80
Jumlah Parkir Kendaraan di Supemarket Simpang Limun
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 3000
2 Mobil 400
3 Lain-Lain 50
Jumlah 3450
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.81
Tarif Parkir di Plaza Supemarket Simpang Limun
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Super Market
Simpang Limun yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.82
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Supemarket Simpang Limun
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 3000 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 400 30 2.000 24.000.000
3 Lain-Lain 50 30 2.000 3.000.000
Jumlah 3450 117.000.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Super Market Simpang Limun dalam sebulan sebesar Rp 117.000.000,-
dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 1.404.000.000,- .Dari
jumlah tersebut maka pajak parkir di Super Market Simpang Limun yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 1.404.000.000,-,- = Rp 421.200.000,-
Survey Potensi Pajak Daerah
64
Pemerintah Kota Medan
20. PT. Pelindo I Belawan
PT. Pelindo I Belawan yang berlokasi di Jalan Ujung Baru yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh PT. Pelindo I Belawan. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.83
Jumlah Parkir Kendaraan di PT. Pelindo I Belawan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 600
2 Mobil 200
3 Lain-Lain 20
Jumlah 820
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di PT. Pelindo I
Belawan yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.84
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di PT. Pelindo I Belawan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 600 30 1.000 18.000.000
Survey Potensi Pajak Daerah
65
Pemerintah Kota Medan
2 Mobil 200 30 2.000 6.000.000
3 Lain-Lain 20 30 2.000 1.200.000
Jumlah 820 25.200.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di PT. Pelindo I Belawan dalam sebulan sebesar Rp 25.200.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 304.400.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di PT. Pelindo I Belawan yang dipungut oleh Pemerintah
Kota Medan sebesar 30% x Rp 304.400.000,- = Rp 112.320.000,-
21. Bandara Polonia
Bandara Polonia yang berlokasi di komplek Polonia yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh komplek Polonia. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.85
Jumlah Parkir Kendaraan di Komplek Polonia
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 4000
2 Mobil 500
3 Lain-Lain 100
Jumlah 4600
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Komplek
Polonia yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.86
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Komplek Polonia
Survey Potensi Pajak Daerah
66
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 4000 30 1.000 120.000.000
2 Mobil 500 30 2.000 30.000.000
3 Lain-Lain 100 30 2.000 6.000.000
Jumlah 4600 156.000.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Komplek Polonia dalam sebulan sebesar Rp 156.000.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 1.872.000.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Komplek Polonia yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 1.872.000.000,- = Rp 561.600.000,-
22. R.S Gleani Hospital
R.S Gleani Hospital yang berlokasi di Jalan Listrik yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh R.S Gleani Hospital. Dari hasil penelitian yang dilakukan,
jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai
berikut :
Tabel 4.87
Jumlah Parkir Kendaraan di R.S Gleni Hospital
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 800
2 Mobil 120
3 Lain-Lain 25
Jumlah 945
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.88
Tarif Parkir di R.S Gleni Hospital
No Jenis Kenderaan Tarif Sekali
Survey Potensi Pajak Daerah
67
Pemerintah Kota Medan
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1500
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di R.S Gleni
Hospital yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.89
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di R.S Gleni Hospital
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 800 30 1.500 36.000.000
2 Mobil 120 30 3.000 10.800.000
3 Lain-Lain 25 30 3.000 2.250.000
Jumlah 945 49.050.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di R.S Gleani Hospital dalam sebulan sebesar Rp 49.050.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 588.600.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di R.S Gleani Hospital yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 588.600.000,- = Rp 176.580.000,-
23. Rumah Sakit Malahayati
R.S Malahayati yang berlokasi di Jalan Diponogoro yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh R.S Malahayati. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.90
Jumlah Parkir Kendaraan di R.S Malahayati
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Survey Potensi Pajak Daerah
68
Pemerintah Kota Medan
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 50
3 Lain-Lain 10
Jumlah 360
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.91
Tarif Parkir di Brastagi R.S Malahayati
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di R.S Malahayati tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di R.S Malahayati dapat dilakukan dengan asumsi tarif
sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak parkir R.S Malahayati yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.92
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di R.S Malahayati
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 50 30 2.000 3.000.000
3 Lain-Lain 10 30 2.000 600.000
Jumlah 360 12.600.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di R.S Malahayati dalam sebulan sebesar Rp 12.600.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 151.200.000,- .Dari jumlah
Survey Potensi Pajak Daerah
69
Pemerintah Kota Medan
tersebut maka pajak parkir di R.S Malahayati yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 151.200.000,- = Rp 45.360.000,-
24. R.S Imelda
R.S Imelda yang berlokasi di Jalan Bilal yang menyediakan fasilitas tempat parkir
yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga dilakukan
oleh R.S Imelda Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang
menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.93
Jumlah Parkir Kendaraan di R.S Imelda
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 200
2 Mobil 50
3 Lain-Lain 5
Jumlah 255
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.94
Tarif Parkir di R.S Imelda
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di RS. Imelda yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
70
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.95
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di R.S Imelda
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 6.000.000
2 Mobil 50 30 2.000 3.000.000
3 Lain-Lain 5 30 2.000 300.000
Jumlah 255 9.300.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di R.S Imelda dalam sebulan sebesar Rp 9.300.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 111.600.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di R.S Imelda yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x
Rp 111.600.000,- = Rp 33.480.000,-
25. Comp Bank BCA
Comp Bank BCA yang berlokasi di Jalan Bukit Barisan yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Comp Bank BCA. Dari hasil penelitian yang
dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
71
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.96
Jumlah Parkir Kendaraan di Comp Bank BCA
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 200
3 Lain-Lain 15
Jumlah 515
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.97
Tarif Parkir di Comp Bank BCA
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Comp Bank BCA tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Comp Bank BCA dapat dilakukan dengan asumsi
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak parkir Comp Bank BCA yang dipungut
oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
72
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.98
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Comp Bank BCA
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 200 30 1.000 6.000.000
3 Lain-Lain 15 30 1.000 450.000
Jumlah 515 15.450.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Comp Bank BCA dalam sebulan sebesar Rp 15.450.000,-
dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 185.400.000,- .Dari
jumlah tersebut maka pajak parkir Comp Bank BCA yang dipungut oleh Pemerintah
Kota Medan sebesar 30% x Rp 185.400.000,- = Rp 55.620.000,-
26. Comp. Bank BCA
Comp. Bank BCA yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Comp. Bank BCA Dari hasil penelitian yang
dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.99
Jumlah Parkir Kendaraan di Comp. Bank BCA
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 5
Jumlah 405
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.100
Tarif Parkir di Comp. Bank BCA
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
Survey Potensi Pajak Daerah
73
Pemerintah Kota Medan
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 1000
3 Lain-Lain 1000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Comp. Bank
BCA yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.101
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Comp. Bank BCA
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 100 30 1.000 3.000.000
3 Lain-Lain 5 30 1.000 150.000
Jumlah 405 12.150.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Comp. Bank BCA dalam sebulan sebesar Rp 12.150.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 145.800.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Comp. Bank BCA yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 145.800.000,- = Rp 43.740.000,-
27. Comp. Bank BCA
Comp. Bank BCA yang berlokasi di Diponogoro yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Comp. Bank BCA Dari hasil penelitian yang dilakukan,
jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai
berikut :
Tabel 4.102
Jumlah Parkir Kendaraan di Comp. Bank BCA
No Jenis Kenderaan Jumlah
Survey Potensi Pajak Daerah
74
Pemerintah Kota Medan
(Unit)
1 Sepeda Motor 350
2 Mobil 200
3 Lain-Lain 5
Jumlah 555
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.103
Tarif Parkir di Comp. Bank BCA
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Comp. Bank
BCA yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.104
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Comp. Bank BCA
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 350 30 1.000 10.500.000
2 Mobil 200 30 2.000 12.000.000
3 Lain-Lain 5 30 2.000 300.000
Jumlah 555 22.800.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Comp. Bank BCA dalam sebulan sebesar Rp 22.800.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 273.600.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Comp. Bank BCA yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 273.600.000,- = Rp 54.720.000,-
Survey Potensi Pajak Daerah
75
Pemerintah Kota Medan
28. Comp. Bank Mandiri
Comp. Bank Mandiri yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Comp. Bank Mandiri Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.104
Jumlah Parkir Kendaraan di Comp. Bank Mandiri
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 80
3 Lain-Lain 6
Jumlah 386

Tabel 4.105
Tarif Parkir di Comp. Bank Mandiri
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 1000
3 Lain-Lain 1000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Comp. Bank
Mandiri yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.106
Survey Potensi Pajak Daerah
76
Pemerintah Kota Medan
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Comp. Bank Mandiri
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 80 30 1.000 2.400.000
3 Lain-Lain 6 30 1.000 180.000
Jumlah 386 11. 580.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Comp. Bank Mandiri dalam sebulan sebesar Rp 11.580.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 138.960.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Comp. Bank Mandiri yang dipungut oleh Pemerintah
Kota Medan sebesar 30% x Rp 138.960.000,- = Rp 41.688.000,-
29. Comp. Bank Mandiri
Comp. Bank Mandiri/BDN yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol/7 yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Comp. Bank Mandiri/BDN Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.107
Jumlah Parkir Kendaraan di Comp. Bank Mandiri/BDN
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 250
2 Mobil 80
3 Lain-Lain 5
Jumlah 335
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.108
Tarif Parkir di Comp. Bank Mandiri/BDN
Survey Potensi Pajak Daerah
77
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Comp. Bank
Mandiri/BDN yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.109
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Comp. Bank Mandiri/BDN
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 250 30 1.000 7.500.000
2 Mobil 80 30 2.000 4.800.000
3 Lain-Lain 5 30 2.000 300.000
Jumlah 335 12.600.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan
pajak parkir di Comp. Bank Mandiri/BDN dalam sebulan sebesar Rp 12.600.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 151.200.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Comp. Bank Mandiri/BDN yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 151.200.000,- = Rp 45.360.000,-
30. Bank Mandiri Building
Bank Mandiri Building yang berlokasi di Jalan H. Zainul Arifin yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Bank Mandiri Building. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
78
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.110
Jumlah Parkir Kendaraan di Bank Mandiri Building
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 150
2 Mobil 200
3 Lain-Lain 15
Jumlah 365
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.111
Tarif Parkir di Bank Mandiri Building
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Comp. Bank
Mandiri Building yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.112
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Bank Mandiri Building
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 150 30 1.000 4.500.000
2 Mobil 200 30 2.000 12.000.000
3 Lain-Lain 15 30 2.000 900.000
Jumlah 365 17.400.000
Survey Potensi Pajak Daerah
79
Pemerintah Kota Medan
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Bank Mandiri Building dalam sebulan sebesar Rp 17.400.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 280.800.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di Bank Mandiri Building yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 280.800.000,- = Rp 62.640.000,-
31. Comp. Bank BII
Comp. Bank BII yang berlokasi di Jalan Diponogoro yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Comp. Bank BII. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.113
Jumlah Parkir Kendaraan di Comp. Bank BII
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 400
3 Lain-Lain 25
Jumlah 725
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.114
Tarif Parkir di Comp. Bank BII
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Comp. Bank BII
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.115
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Comp. Bank BII
Survey Potensi Pajak Daerah
80
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 400 30 3.000 36.000.000
3 Lain-Lain 25 30 3.000 2.250.000
Jumlah 725 47.250.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Comp. Bank BII dalam sebulan sebesar Rp 47.250.000,- dan dalam setahun potensi
penerimaan pajak parkir sebesar Rp 567.000.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak
parkir di Comp. Bank BII yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x
Rp 567.000.000,- = Rp 170.100.000,-
32. Comp. Uniland
Comp. Uniland yang berlokasi di Jalan Haryono MT yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Comp. Uniland. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.116
Jumlah Parkir Kendaraan di Comp. Uniland
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 200
2 Mobil 300
3 Lain-Lain 25
Jumlah 525
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.117
Tarif Parkir di Comp. Uniland
No Jenis Kenderaan Tarif Sekali
Survey Potensi Pajak Daerah
81
Pemerintah Kota Medan
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Comp. Uniland
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.118
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Comp. Uniland
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 6.000.000
2 Mobil 300 30 2.000 18.000.000
3 Lain-Lain 25 30 2.000 1. 500.000
Jumlah 525 25. 500.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Comp. Uniland dalam sebulan sebesar Rp 35.250.000,- dan dalam setahun potensi
penerimaan pajak parkir sebesar Rp 306.600.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak
parkir di Comp. Uniland yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x
Rp 306.600.000,- = Rp61.200.000,-
33. Comp The Crown
Comp The Crown yang berlokasi di Jalan S. Parman yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Comp The Crown. Dari hasil penelitian yang dilakukan,
jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai
berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
82
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.119
Jumlah Parkir Kendaraan di Comp The Crown
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 150
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 10
Jumlah 260
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.120
Tarif Parkir di Comp The Crown
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber : Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Comp The Crown tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Comp The Crown dapat dilakukan dengan asumsi
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak parkir Comp The Crown yang dipungut
oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Survey Potensi Pajak Daerah
83
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.121
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Comp The Crown
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 150 30 1.000 4.500.000
2 Mobil 100 30 1.000 3.000.000
3 Lain-Lain 10 30 1.000 300.000
Jumlah 260 7.800.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Comp The Crown dalam sebulan sebesar Rp 7.800.000,-
dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 93.600.000,- .Dari
jumlah tersebut maka pajak parkir Comp The Crown yang dipungut oleh Pemerintah
Kota Medan sebesar 30% x Rp 93.600.000,- = Rp 28.080.000,-
34. K.R Selayang
K.R Selayang yang berlokasi di Jalan Dr. Mansyur yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh K.R Selayang. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.122
Jumlah Parkir Kendaraan di K.R Selayang
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 150
2 Mobil 50
Survey Potensi Pajak Daerah
84
Pemerintah Kota Medan
3 Lain-Lain 10
Jumlah 210
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.123
Tarif Parkir di K.R Selayang
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di K.R Selayang
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.124
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di K.R Selayang
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 150 30 1.000 4.500.000
2 Mobil 50 30 2.000 3.000.000
3 Lain-Lain 10 30 2.000 600.000
Jumlah 210 8.100.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di K.R Selayang dalam sebulan sebesar Rp 8.100.000,- dan dalam setahun potensi
penerimaan pajak parkir sebesar Rp 97.200.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak
parkir di K.R Selayang yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp
97.200.000,- = Rp 29.160.000,-
35. Melati Rusli (PJKA)
Melati Rusli (PJKA) yang berlokasi di Jalan Merak Jingga yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Melati Rusli (PJKA). Dari hasil penelitian
Survey Potensi Pajak Daerah
85
Pemerintah Kota Medan
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.125
Jumlah Parkir Kendaraan di Melati Rusli (PJKA)
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 100
2 Mobil 50
3 Lain-Lain 4
Jumlah 154
Sumber: Survey Lapangan, 2011

Tabel 4.126
Tarif Parkir di Melati Rusli (PJKA)
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Melati Rusli
(PJKA) yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.127
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Rusli (PJKA)
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 100 30 1.000 3.000.000
2 Mobil 50 30 2.000 3.000.000
3 Lain-Lain 4 30 2.000 240.000
Jumlah 154 6.240.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Melati Rusli (PJKA) dalam sebulan sebesar Rp 6.240.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 74.880.000,- .Dari jumlah tersebut maka
Survey Potensi Pajak Daerah
86
Pemerintah Kota Medan
pajak parkir di Melati Rusli (PJKA) yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 74.880.000,- = Rp 22.464.000,-
36. Hotel Tiara/Astra Mitra S
Hotel Tiara/Astra Mitra S yang berlokasi di Jalan Cut Meutia yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Hotel Tiara/Astra Mitra S. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.128
Jumlah Parkir Kendaraan di Hotel Tiara/Astra Mitra S
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 250
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 15
Jumlah 365
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.129
Tarif Parkir di Hotel Tiara/Astra Mitra S
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 2000
2 Mobil 3000
3 Lain-Lain 3000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Tiara/Astra
Mitra S yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.130
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Hotel Tiara/Astra Mitra S
No Jenis Kenderaan Jumlah Jumlah Hari Tarif Potensi
Survey Potensi Pajak Daerah
87
Pemerintah Kota Medan
(Unit)
Dalam
Sebulan
(Rp) (Rp)
1 Sepeda Motor 250 30 2.000 15.000.000
2 Mobil 100 30 3.000 9.000.000
3 Lain-Lain 15 30 3.000 1.350.000
Jumlah 365 25.350.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Tiara/Astra Mitra S dalam sebulan sebesar Rp 25.350.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 304.200.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di Tiara/Astra Mitra S yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar
30% x Rp 304.200.000,- = Rp 91.260.000,-
37. Toko Buku Gramedia
Toko Buku Gramedia yang berlokasi di Jalan Gajah Mada yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Toko Buku Gramedia. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.131
Jumlah Parkir Kendaraan di Toko Buku Gramedia
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 500
2 Mobil 40
Survey Potensi Pajak Daerah
88
Pemerintah Kota Medan
3 Lain-Lain 15
Jumlah 555
Tabel 4.132
Tarif Parkir di Toko Buku Gramedia
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Toko Buku
Gramedia yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.133
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Toko Buku Gramedia
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 500 30 1.000 15.000.000
2 Mobil 40 30 2.000 2.400.000
3 Lain-Lain 15 30 2.000 900.000
Jumlah 555 18.300.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Toko Buku Gramedia dalam sebulan sebesar Rp 18.300.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 219.600.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di Toko Buku Gramedia yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 219.600.000,- = Rp 65.880.000,-
38. Danau Toba Hotel (DTH)
Danau Toba Hotel (DTH) yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
Survey Potensi Pajak Daerah
89
Pemerintah Kota Medan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Danau Toba Hotel (DTH). Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.134
Jumlah Parkir Kendaraan di Danau Toba Hotel (DTH)
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 150
3 Lain-Lain 25
Jumlah 475
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.135
Tarif Parkir di Danau Toba Hotel (DTH)
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Danau Toba
Hotel (DTH) yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.136
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Danau Toba Hotel (DTH)
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 150 30 2.000 9.000.000
3 Lain-Lain 25 30 2.000 1.500.000
Jumlah 475 19.500.000
Survey Potensi Pajak Daerah
90
Pemerintah Kota Medan
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Danau Toba Hotel (DTH) dalam sebulan sebesar Rp 19.500.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 234.000.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di Danau Toba Hotel (DTH) yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 234.000.000,- = Rp 70.200.000,-
39. Parkir B&G Tower
Parkir B&G Tower yang berlokasi di Jalan Putri Hijau 10 yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh B&G Tower. Dari hasil penelitian yang
dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.137
Jumlah Parkir Kendaraan di B&G Tower
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 80
2 Mobil 30
3 Lain-Lain 5
Jumlah 115
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.138
Tarif Parkir di B&G Tower
Survey Potensi Pajak Daerah
91
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di B&G Tower tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di B&G Tower dapat dilakukan dengan asumsi tarif
sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak parkir B&G Tower yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.139
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di B&G Tower
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 80 30 1.000 2.400.000
2 Mobil 30 30 1.000 900.000
3 Lain-Lain 5 30 1.000 150.000
Jumlah 115 3.450.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di B&G Tower dalam sebulan sebesar Rp 3.450.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 41.400.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir B&G Tower yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 41.400.000,- = Rp 12.420.000,-
40. Pasar Ikan Cemara
Pasar Ikan Cemara yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Pasar Ikan Cemara Dari hasil penelitian yang
Survey Potensi Pajak Daerah
92
Pemerintah Kota Medan
dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.140
Jumlah Parkir Kendaraan di Pasar Ikan Cemara
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 400
2 Mobil 60
3 Lain-Lain 15
Jumlah 475
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.141
Tarif Parkir di Pasar Ikan Cemara
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Pasar Ikan
Cemara yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.142
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Pasar Ikan Cemara
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 400 30 1.000 12.000.000
2 Mobil 60 30 2.000 3.600.000
3 Lain-Lain 15 30 2.000 900.000
Jumlah 475 16.500.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Pasar Ikan Cemara dalam sebulan sebesar Rp 16.500.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 198.000.000,- .Dari jumlah tersebut maka
Survey Potensi Pajak Daerah
93
Pemerintah Kota Medan
pajak parkir di Pasar Ikan Cemara yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar
30% x Rp 198.000.000,- = Rp 59.400.000,-
41. Capital Building
Capital Building yang berlokasi di Jalan Putri Hijau yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Capital Building Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.143
Jumlah Parkir Kendaraan di Capital Building
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 5
Jumlah 405
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.144
Tarif Parkir di Pasar Capital Building
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
94
Pemerintah Kota Medan
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Capital Building
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.145
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Capital Building
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 100 30 2.000 6.000.000
3 Lain-Lain 5 30 2.000 300.000
Jumlah 405 15.300.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Capital Building dalam sebulan sebesar Rp 15.300.000,- dan dalam setahun potensi
penerimaan pajak parkir sebesar Rp 183.600.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak
parkir di Capital Building yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x
Rp 183.600.000,- = Rp 55.080.000,-
42. Selecta
Selekta yang berlokasi di Jalan Listrik yang menyediakan fasilitas tempat parkir
yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga dilakukan
oleh Selecta Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang
menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.146
Jumlah Parkir Kendaraan di Selecta
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 200
2 Mobil 80
3 Lain-Lain 10
Jumlah 290
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
95
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.147
Tarif Parkir di Selecta
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Selecta yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.148
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di di Selecta
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 6.000.000
2 Mobil 80 30 2.000 4.800.000
3 Lain-Lain 10 30 2.000 600.000
Jumlah 290 11.400.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Selecta dalam sebulan sebesar Rp 11.400.000,- dan dalam setahun potensi
penerimaan pajak parkir sebesar Rp 136.800.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak
parkir di Selecta yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp
136.800.000,- = Rp 41.040.000,-
43. Kopkar Walet Kandatel
Kopkar Walet Kandatel yang berlokasi di Jalan H.M. Yamin yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Kopkar Walet Kandatel. Dari hasil penelitian
Survey Potensi Pajak Daerah
96
Pemerintah Kota Medan
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.149
Jumlah Parkir Kendaraan di Kopkar Walet Kandatel
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 100
2 Mobil 50
3 Lain-Lain 8
Jumlah 158
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.150
Tarif Parkir di Kopkar Walet Kandatel
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Kopkar Walet Kandatel
tidak dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan
tetapi perhitungan potensi pajak parkir di Kopkar Walet Kandatel dapat dilakukan
dengan asumsi tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Kopkar Walet Kandatel
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.151
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Kopkar Walet Kandatel
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 100 30 1.000 3.000.000
2 Mobil 50 30 1.000 1.500.000
3 Lain-Lain 8 30 1.000 240.000
Survey Potensi Pajak Daerah
97
Pemerintah Kota Medan
Jumlah 158 4.740.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Kopkar Walet Kandatel dalam sebulan sebesar Rp
4.740.000,- dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp
56.880.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak parkir Kopkar Walet Kandatel yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 56.880.000,- = Rp
17.064.000,-
44. Perpustakaan Umum Pemko Medan
Perpustakan Umum Pemko Medan yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Kopkar Walet Kandatel. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.152
Jumlah Parkir Kendaraan di Perpustakaan Umum Pemko Medan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 100
2 Mobil 20
3 Lain-Lain 2
Jumlah 122
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.153
Tarif Parkir di Perpustakaan Umum Pemko Medan
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
Survey Potensi Pajak Daerah
98
Pemerintah Kota Medan
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Perpustakan Umum
Pemko Medan tidak dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut
parkir/bebas parkir. Akan tetapi perhitungan potensi pajak parkir di Perpustakan Umum
Pemko Medan dapat dilakukan dengan asumsi tarif sekali parkir. maka perhitungan
tarif pajak Perpustakan Umum Pemko Medan yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.154
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Perpustakaan Umum Pemko Medan
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 100 30 1.000 3.000.000
2 Mobil 20 30 1.000 600.000
3 Lain-Lain 2 30 1.000 60.000
Jumlah 122 3.660.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Perpustakan Umum Pemko Medan dalam sebulan sebesar
Rp 3.660.000,- dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp
43.920.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak parkir Perpustakan Umum Pemko
Medan yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 43.920.000,- =
Rp 13.176.000,-
45. Karakatau Multy Centre
Survey Potensi Pajak Daerah
99
Pemerintah Kota Medan
Karakatau Multy Centre yang berlokasi di Jalan Krakatau yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Karakatau Multy Centre. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.155
Jumlah Parkir Kendaraan di Karakatau Multy Centre
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 150
2 Mobil 50
3 Lain-Lain 10
Jumlah 210
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.156
Tarif Parkir di Karakatau Multy Centre
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Karakatau Multy
Centre tidak dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas
parkir. Akan tetapi perhitungan potensi pajak parkir di Karakatau Multy Centre dapat
dilakukan dengan asumsi tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Karakatau
Multy Centre yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Survey Potensi Pajak Daerah
100
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.157
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Karakatau Multy Centre
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 150 30 1.000 4.500.000
2 Mobil 50 30 1.000 1.500.000
3 Lain-Lain 10 30 1.000 300.000
Jumlah 210 6.300.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Karakatau Multy Centre dalam sebulan sebesar Rp
6.300.000,- dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp
75.600.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak parkir Karakatau Multy Centre yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 75.600.000,- = Rp
22.680.000,-
46. PT. Karakatau Graha Niaga
PT. Karakatau Graha Niaga yang berlokasi di Jalan Karakatau yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh PT. Karakatau Graha Niaga. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
101
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.158
Jumlah Parkir Kendaraan di PT. Karakatau Graha Niaga
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 150
2 Mobil 60
3 Lain-Lain 10
Jumlah 220
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.159
Tarif Parkir di PT. Karakatau Graha Niaga
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 1000
3 Lain-Lain 1000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di PT. Karakatau
Graha Niaga yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.160
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di PT. Karakatau Graha Niaga
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 150 30 1.000 4.500.000
2 Mobil 60 30 1.000 1.800.000
3 Lain-Lain 10 30 1.000 300.000
Jumlah 220 6.600.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di PT. Karakatau Graha Niaga dalam sebulan sebesar Rp 6.600.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 79.200.000,- .Dari jumlah tersebut
Survey Potensi Pajak Daerah
102
Pemerintah Kota Medan
maka pajak parkir di PT. Karakatau Graha Niaga yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 79.200.000,- = Rp 23.760.000,-
47. Mandiri Sukses Swalayan/Irian
Mandiri Sukses Swalayan/Irian yang berlokasi di Jalan H.M. Joni yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Mandiri Sukses Swalayan/Irian. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.161
Jumlah Parkir Kendaraan di Mandiri Sukses Swalayan/Irian
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 400
2 Mobil 30
3 Lain-Lain 8
Jumlah 438
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.162
Tarif Parkir di Mandiri Sukses Swalayan/Irian
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 1000
3 Lain-Lain 1000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Mandiri Sukses
Swalayan/Irian yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.163
Survey Potensi Pajak Daerah
103
Pemerintah Kota Medan
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Mandiri Sukses Swalayan/Irian
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 400 30 1.000 12.000.000
2 Mobil 30 30 1.000 900.000
3 Lain-Lain 8 30 1.000 240.000
Jumlah 438 13.140.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Mandiri Sukses Swalayan/Irian dalam sebulan sebesar Rp 13.140.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 157.680.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Mandiri Sukses Swalayan/Irian yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 157.680.000,- = Rp 47.304.000,-
48. PT. Macan Yohan Sentosa
PT. Macan Yohan Sentosa yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh PT. Macan Yohan Sentosa. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.164
Jumlah Parkir Kendaraan di PT. Macan Yohan Sentosa
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 400
2 Mobil 100
3 Lain-Lain 20
Jumlah 520
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.165
Survey Potensi Pajak Daerah
104
Pemerintah Kota Medan
Tarif Parkir di PT. Macan Yohan Sentosa
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di PT. Macan Yohan
Sentosa tidak dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas
parkir. Akan tetapi perhitungan potensi pajak parkir di PT. Macan Yohan Sentosa dapat
dilakukan dengan asumsi tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak PT. Macan
Yohan Sentosa yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.166
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di PT. Macan Yohan Sentosa
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 400 30 1.000 12.000.000
2 Mobil 100 30 1.000 3.000.000
3 Lain-Lain 20 30 1.000 600.000
Jumlah 520 15.600.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di PT. Macan Yohan Sentosa dalam sebulan sebesar Rp
15.600.000,- dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp
187.200.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak parkir PT. Macan Yohan Sentosa yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 187.200.000,- = Rp
56.160.000,-
49. Toko Roti Hot Burns
Survey Potensi Pajak Daerah
105
Pemerintah Kota Medan
Toko Roti Hot Burns yang berlokasi di Jalan Gajah Mada yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Toko Roti Hot Burns. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.167
Jumlah Parkir Kendaraan di Toko Roti Hot Burns
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 50
2 Mobil 20
3 Lain-Lain 3
Jumlah 73
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.168
Tarif Parkir di Toko Roti Hot Burns
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Toko Roti Hot
Burns yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.169
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Toko Roti Hot Burns
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 50 30 1.000 1.500.000
2 Mobil 20 30 2.000 1.200.000
3 Lain-Lain 3 30 2.000 180.000
Jumlah 73 2.880.000
Survey Potensi Pajak Daerah
106
Pemerintah Kota Medan
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Toko Roti Hot Burns dalam sebulan sebesar Rp 2.880.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 34.560.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di Toko Roti Hot Burns yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 34.560.000,- = Rp 10.368.000,-
50. Fashion Outlet
Fashion Outlet yang berlokasi di Jalan Kejaksaan yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Fashion Outlet. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.170
Jumlah Parkir Kendaraan di Fashion Outlet
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 20
2 Mobil 20
3 Lain-Lain 3
Jumlah 43
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.171
Survey Potensi Pajak Daerah
107
Pemerintah Kota Medan
Tarif Parkir di Fashion Outlet
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Fashion Outlet tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Fashion Outlet dapat dilakukan dengan asumsi tarif
sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Fashion Outlet yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.172
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Fashion Outlet
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 20 30 1.000 600.000
2 Mobil 20 30 1.000 600.000
3 Lain-Lain 3 30 1.000 90.000
Jumlah 43 1.200.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Fashion Outlet dalam sebulan sebesar Rp 1.200.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 15.480.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir Fashion Outlet yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 15.480.000,- = Rp 4.644.000,-

51. Parkir BPN
Parkir BPN yang berlokasi di Jend. Abdul Haris Nasution yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
Survey Potensi Pajak Daerah
108
Pemerintah Kota Medan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Parkir BPN. Dari hasil penelitian yang
dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.173
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir BPN
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 800
2 Mobil 150
3 Lain-Lain 10
Jumlah 960
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.174
Tarif Parkir di Parkir BPN
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Parkir BPN yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.175
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir BPN
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 800 30 1.000 24.000.000
2 Mobil 150 30 2.000 9.000.000
3 Lain-Lain 10 30 2.000 600.000
Jumlah 960 33.600.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Parkir BPN dalam sebulan sebesar Rp 33.600.000,- dan dalam setahun potensi
penerimaan pajak parkir sebesar Rp 403.200.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak
Survey Potensi Pajak Daerah
109
Pemerintah Kota Medan
parkir di Parkir BPN yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp
403.200.000,- = Rp 120.960.000,-
52. Hotel Dharma Deli
Hotel Dharma Deli yang berlokasi di Balai Kota yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Hotel Dharma Deli. Dari hasil penelitian yang dilakukan,
jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai
berikut :
Tabel 4.176
Jumlah Parkir Kendaraan di Hotel Dharma Deli
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 150
2 Mobil 30
3 Lain-Lain 5
Jumlah 185
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.177
Tarif Parkir di Hotel Dharma Deli
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
110
Pemerintah Kota Medan
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Hotel Dharma
Deli yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.178
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Hotel Dharma Deli
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 150 30 1.000 4.500.000
2 Mobil 30 30 2.000 1.800.000
3 Lain-Lain 5 30 2.000 300.000
Jumlah 185 6.600.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Hotel Dharma Deli dalam sebulan sebesar Rp 6.600.000,- dan dalam setahun potensi
penerimaan pajak parkir sebesar Rp 79.200.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak
parkir di Hotel Dharma Deli yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30%
x Rp 79.200.000,- = Rp 23.760.000,-
53. Wong Solo
Wong Solo yang berlokasi di Gajah Mada yang menyediakan fasilitas tempat
parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya juga
dilakukan oleh Wong Solo. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan
yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.179
Jumlah Parkir Kendaraan di Wong Solo
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 120
2 Mobil 40
3 Lain-Lain 5
Jumlah 165
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
111
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.180
Tarif Parkir di Wong Solo
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Wong Solo yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.181
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Wong Solo
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 120 30 1.000 3.600.000
2 Mobil 40 30 2.000 2.400.000
3 Lain-Lain 5 30 2.000 300.000
Jumlah 165 6.300.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Wong Solo dalam sebulan sebesar Rp 6.300.000,- dan dalam setahun potensi
penerimaan pajak parkir sebesar Rp 75.600.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak
parkir di Wong Solo yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp
75.600.000,- = Rp 22.680.000,-
54. Parkir Indo Grosir
Parkir Indo Grosir yang berlokasi di Jalan S.M Raja yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Parkir Indo Grosir. Dari hasil penelitian yang dilakukan,
Survey Potensi Pajak Daerah
112
Pemerintah Kota Medan
jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai
berikut :
Tabel 4.182
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir Indo Grosir
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 200
2 Mobil 80
3 Lain-Lain 14
Jumlah 294
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.183
Tarif Parkir di Parkir Indo Grosir
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Parkir Indo Grosir
tidak dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan
tetapi perhitungan potensi pajak parkir di Parkir Indo Grosir dapat dilakukan dengan
asumsi tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Parkir Indo Grosir yang
dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.184
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir Indo Grosir
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 6.000.000
2 Mobil 80 30 2.000 4.800.000
3 Lain-Lain 14 30 2.000 840.000
Jumlah 294 11.640.000
Survey Potensi Pajak Daerah
113
Pemerintah Kota Medan
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Parkir Indo Grosir dalam sebulan sebesar Rp 11.640.000,-
dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 139.680.000,- .Dari
jumlah tersebut maka pajak Parkir Indo Grosir yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 139.680.000,- = Rp 41.904.000,-
55. Home Smart
Home Smart yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Home Smart. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.185
Jumlah Parkir Kendaraan di Home Smart
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 200
2 Mobil 50
3 Lain-Lain 14
Jumlah 264
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.186
Tarif Parkir di Home Smart
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
114
Pemerintah Kota Medan
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Home Smart tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Home Smart dapat dilakukan dengan asumsi tarif
sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Home Smart yang dipungut oleh Pemerintah
Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.187
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Home Smart
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 6.000.000
2 Mobil 50 30 2.000 3.000.000
3 Lain-Lain 14 30 2.000 840.000
Jumlah 264 9.840.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Home Smart dalam sebulan sebesar Rp 9.840.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 118.080.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak Parkir Home Smart yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 118.080.000,- = Rp 35.424.000,-
56. PT. ISS Parking Management
PT. ISS Parking Management yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol No.17 yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh PT. ISS Parking Management. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
115
Pemerintah Kota Medan
4.188
Jumlah Parkir Kendaraan di PT. ISS Parking Management
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 50
2 Mobil 40
3 Lain-Lain 4
Jumlah 94
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.189
Tarif Parkir di PT. ISS Parking Management
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di PT. ISS Parking
Management tidak dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas
parkir. Akan tetapi perhitungan potensi pajak parkir di PT. ISS Parking Management
dapat dilakukan dengan asumsi tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Home
Smart yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.190
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di PT. ISS Parking Management
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 50 30 1.000 1.500.000
2 Mobil 40 30 2.000 2.400.000
3 Lain-Lain 4 30 2.000 240.000
Jumlah 94 4.140.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di PT. ISS Parking Management dalam sebulan sebesar Rp
4.140.000,- dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp
Survey Potensi Pajak Daerah
116
Pemerintah Kota Medan
49.680.000,- .Dari jumlah tersebut maka pajak Parkir PT. ISS Parking Management
yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 49.680.000,- = Rp
14.904.000,-
57. Hotel Grand Aston
Hotel Grand Aston yang berlokasi di Jalan Balai Kota yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Hotel Grand Aston. Dari hasil penelitian yang dilakukan,
jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai
berikut :
Tabel 4.191
Jumlah Parkir Kendaraan di Hotel Grand Aston
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 400
2 Mobil 350
3 Lain-Lain 33
Jumlah 783
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.192
Tarif Parkir di Hotel Grand Aston
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Hotel Grand
Aston yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Survey Potensi Pajak Daerah
117
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.193
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Hotel Grand Aston
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 400 30 1.000 12.000.000
2 Mobil 350 30 2.000 21.000.000
3 Lain-Lain 33 30 2.000 1.980.000
Jumlah 783 34.980.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Hotel Grand Aston dalam sebulan sebesar Rp 34.980.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 419.760.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di Hotel Grand Aston yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan sebesar
30% x Rp 419.760.000,- = Rp 125.928.000,-
58. Parkir PT. Inatek Medan Super
Parkir PT. Inatek Medan Super yang berlokasi di Jalan S.M. Raja yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Parkir PT. Inatek Medan Super. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.194
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir PT. Inatek Medan Super
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 150
2 Mobil 80
3 Lain-Lain 3
Jumlah 223
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.195
Tarif Parkir di Parkir PT. Inatek Medan Super
Survey Potensi Pajak Daerah
118
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Parkir PT. Inatek
Medan Super yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.196
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir PT. Inatek Medan Super
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 150 30 1.000 4.500.000
2 Mobil 80 30 2.000 4.800.000
3 Lain-Lain 3 30 2.000 180.000
Jumlah 233 9.480.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Parkir PT. Inatek Medan Super dalam sebulan sebesar Rp 9.480.000,- dan dalam
setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 113.760.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak parkir di Parkir PT. Inatek Medan Super yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan sebesar 30% x Rp 113.760.000,- = Rp 34.128.000,-
59. Parkir Swalayan Griya
Parkir Swalayan Griya yang berlokasi di Jalan Kapt. Muslim yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
Survey Potensi Pajak Daerah
119
Pemerintah Kota Medan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Parkir Parkir Swalayan Griya. Dari hasil
penelitian yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di
dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.197
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir PT. Inatek Medan Super
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 200
2 Mobil 50
3 Lain-Lain 7
Jumlah 257
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.198
Tarif Parkir di Parkir PT. Inatek Medan Super
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor 1000
2 Mobil 2000
3 Lain-Lain 2000
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas maka perhitungan tarif pajak parkir di Parkir Swalayan
Griya yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.199
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir PT. Inatek Medan Super
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam Sebulan
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 6.000.000
2 Mobil 50 30 2.000 3.000.000
3 Lain-Lain 7 30 2.000 420.000
Survey Potensi Pajak Daerah
120
Pemerintah Kota Medan
Jumlah 257 9.420.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan hasil jumlah penerimaan pajak parkir
di Parkir Swalayan Griya dalam sebulan sebesar Rp 9.482.000,- dan dalam setahun
potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 113.760.000,- .Dari jumlah tersebut maka
pajak parkir di Parkir Swalayan Griya yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 9.482.000,- = Rp 33.912.000,-
60. Parkir Indomaret
Parkir Indomaret yang berlokasi di Jalan S.M. Raja Km.9 Simp.Turi 2 yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Parkir Indomaret. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.200
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 20
3 Lain-Lain 3
Jumlah 323
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.201
Tarif Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Survey Potensi Pajak Daerah
121
Pemerintah Kota Medan
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Parkir Indomaret tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Parkir Indomaret dapat dilakukan dengan asumsi
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.202
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 20 30 2.000 1.200.000
3 Lain-Lain 3 30 2.000 180.000
Jumlah 323 10.380.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Parkir Indomaret dalam sebulan sebesar Rp 10.380.000,-
dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 124.560.000,- .Dari
jumlah tersebut maka pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 124.560.000,- = Rp 37.368.000,-
61. Parkir Indomaret
Parkir Indomaret yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso No.73-74 yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Parkir Indomaret. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.203
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir Indomaret
Survey Potensi Pajak Daerah
122
Pemerintah Kota Medan
No Jenis Kenderaan Jumlah (Unit)
1 Sepeda Motor 350
2 Mobil 25
3 Lain-Lain 6
Jumlah 381
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.204
Tarif Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Parkir Indomaret tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Parkir Indomaret dapat dilakukan dengan asumsi
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.205
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 350 30 1.000 10.500.000
2 Mobil 25 30 2.000 1.500.000
3 Lain-Lain 6 30 2.000 360.000
Jumlah 381 12.360.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Parkir Indomaret dalam sebulan sebesar Rp 12.360.000,-
dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 148.320.000,- .Dari
Survey Potensi Pajak Daerah
123
Pemerintah Kota Medan
jumlah tersebut maka pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 148.320.000,- = Rp 44.496.000,-
62. Parkir Indomaret
Parkir Indomaret yang berlokasi di Jalan A.H Nasution No.5 G H I yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Parkir Indomaret. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.206
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 250
2 Mobil 10
3 Lain-Lain 6
Jumlah 266
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.207
Tarif Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Parkir Indomaret tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Parkir Indomaret dapat dilakukan dengan asumsi
Survey Potensi Pajak Daerah
124
Pemerintah Kota Medan
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.208
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 250 30 1.000 7.500.000
2 Mobil 10 30 2.000 600.000
3 Lain-Lain 6 30 2.000 360.000
Jumlah 266 8.460.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Parkir Indomaret dalam sebulan sebesar Rp 8.460.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 101.520.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 101.520.000,- = Rp 30.456.000,-
63. Parkir Indomaret
Parkir Indomaret yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso 48-48 A yang
menyediakan fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut
dan pengelolaannya juga dilakukan oleh Parkir Indomaret. Dari hasil penelitian
yang dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data
sebagai berikut :
Tabel 4.209
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Survey Potensi Pajak Daerah
125
Pemerintah Kota Medan
1 Sepeda Motor 300
2 Mobil 25
3 Lain-Lain 6
Jumlah 331
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.210
Tarif Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Parkir Indomaret tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Parkir Indomaret dapat dilakukan dengan asumsi
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.211
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 300 30 1.000 9.000.000
2 Mobil 25 30 2.000 1.500.000
3 Lain-Lain 6 30 2.000 360.000
Jumlah 331 10.860.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Parkir Indomaret dalam sebulan sebesar Rp 10.860.000,-
dan dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 130.320.000,- .Dari
Survey Potensi Pajak Daerah
126
Pemerintah Kota Medan
jumlah tersebut maka pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh Pemerintah Kota
Medan sebesar 30% x Rp 130.320.000,- = Rp 39.096.000,-
64. Parkir Pelayanan PT. BCA
Berdasarkan hasil survey lapangan pada tahun 2011, Parkir Pelayanan PT. BCA
yang beralamat Jalan Kol. Sugiono tidak lagi beroperasi, sehingga potensi pajak
parkir di Parkir Pelayanan PT. BCA tidak dapat dihitung potensi pajak parkirnya.
65. Parkir Indomaret
Parkir Indomaret yang berlokasi di Jalan Jamin Ginting yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Parkir Indomaret. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.212
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 250
2 Mobil 20
3 Lain-Lain 3
Jumlah 273
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.213
Tarif Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Survey Potensi Pajak Daerah
127
Pemerintah Kota Medan
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Parkir Indomaret tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Parkir Indomaret dapat dilakukan dengan asumsi
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.214
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 250 30 1.000 7.500.000
2 Mobil 20 30 2.000 1.200.000
3 Lain-Lain 3 30 2.000 180.000
Jumlah 273 8.880.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Parkir Indomaret dalam sebulan sebesar Rp 8.880.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 106.560.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 106.560.000,- = Rp 31.968.000,-
66. Parkir Indomaret
Parkir Indomaret yang berlokasi di Jalan Dr. Mansyur No. 41 A yang menyediakan
fasilitas tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan
pengelolaannya juga dilakukan oleh Parkir Indomaret. Dari hasil penelitian yang
dilakukan, jumlah kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai
berikut :
Tabel 4.215
Survey Potensi Pajak Daerah
128
Pemerintah Kota Medan
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 250
2 Mobil 20
3 Lain-Lain 3
Jumlah 273
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.216
Tarif Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Parkir Indomaret tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Parkir Indomaret dapat dilakukan dengan asumsi
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.217
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir Indomaret
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 6.000.000
2 Mobil 15 30 2.000 900.000
3 Lain-Lain 4 30 2.000 240.000
Jumlah 219 7.140.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Parkir Indomaret dalam sebulan sebesar Rp 7.140.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 85.680.000,- .Dari jumlah
Survey Potensi Pajak Daerah
129
Pemerintah Kota Medan
tersebut maka pajak Parkir Indomaret yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 85.680.000,- = Rp 25.704.000,-
67. Parkir Toko Asli
Parkir Toko Asli yang berlokasi di Jalan Gajah Mada yang menyediakan fasilitas
tempat parkir yang dimiliki sendiri oleh unit usaha tersebut dan pengelolaannya
juga dilakukan oleh Parkir Toko Asli. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jumlah
kendaraan yang menggunakan fasilitas ini di dapatkan data sebagai berikut :
Tabel 4.218
Jumlah Parkir Kendaraan di Parkir Toko Asli
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
1 Sepeda Motor 150
2 Mobil 25
3 Lain-Lain 2
Jumlah 177
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Tabel 4.219
Tarif Parkir di Parkir Toko Asli
No Jenis Kenderaan
Tarif Sekali
Parkir (Rp)
1 Sepeda Motor Bebas Parkir
2 Mobil Bebas Parkir
3 Lain-Lain Bebas Parkir
Sumber: Survey Lapangan, 2011
Dari data yang diperoleh diatas tentunya potensi pajak parkir di Parkir Toko Asli tidak
dapat dihitung karena pihak pengelola tidak memungut parkir/bebas parkir. Akan tetapi
perhitungan potensi pajak parkir di Parkir Toko Asli dapat dilakukan dengan asumsi
tarif sekali parkir. maka perhitungan tarif pajak Parkir Toko Asli yang dipungut oleh
Pemerintah Kota Medan adalah sebagai berikut:
Survey Potensi Pajak Daerah
130
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.220
Perhitungan Potensi Pajak Parkir di Parkir Toko Asli
No Jenis Kenderaan
Jumlah
(Unit)
Jumlah Hari
Dalam
Sebulan
Asumsi
Tarif
(Rp)
Potensi
(Rp)
1 Sepeda Motor 200 30 1.000 4.500.000
2 Mobil 15 30 2.000 1.500.000
3 Lain-Lain 4 30 2.000 120.000
Jumlah 219 6.120.000
Dari penghitungan pajak parkir diatas didapatkan asumsi hasil jumlah
penerimaan pajak parkir di Parkir Toko Asli dalam sebulan sebesar Rp 6.120.000,- dan
dalam setahun potensi penerimaan pajak parkir sebesar Rp 73.440.000,- .Dari jumlah
tersebut maka pajak Parkir Toko Asli yang dipungut oleh Pemerintah Kota Medan
sebesar 30% x Rp 73.440.000,- = Rp 22.032.000,-
Untuk lebih jelasnya mengenai potensi pajak parkir sampai 5 (lima) tahun yang
akan datang (2011-2015) dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Survey Potensi Pajak Daerah
131
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.221 : Target Penerimaan Pajak Parkir Tahun 2011-2015
NamaWajib Pajak NPWP 2011 2012 2013 2014 2015
1 Deli Grand City 6.0001712.04.01 Jl. GuruPatimpus
2 Tamrin Plaza 6.0001723.07.10 Jl. Thamrin 282.960.000 328.233.600 380.750.976 441.671.132 512.338.513 594.312.675
3 Millenium Plaza 6.0001719.17.04 Jl. Kapten Muslim 773.280.000 897.004.800 1.040.525.568 1.207.009.659 1.400.131.204 1.624.152.197
4 Sun Plaza 6.0005059.10.05 Jl. HZ. Arifin 1.285.200.000 1.490.832.000 1.729.365.120 2.006.063.539 2.327.033.705 2.699.359.098
5 Perisai Plaza 6.0001732.11.06 Jl. Pemuda 427.680.000 496.108.800 575.486.208 667.564.001 774.374.241 898.274.120
6 Buana Plaza/Ramayan Plaza 6.0001714.01.07 Jl. Aksara 577.800.000 670.248.000 777.487.680 901.885.709 1.046.187.422 1.213.577.410
7 Olympia Plaza 6.0001760.08.10 Jl. Haryono MT 101.520.000 117.763.200 136.605.312 158.462.162 183.816.108 213.226.685
8 HongkongPlaza/ Nopotel 6.0002964.08.12 Jl. Cirebon 204.120.000 236.779.200 274.663.872 318.610.092 369.587.706 428.721.739
9 Yuki SimpangRaya 6.0001758.08.08 Jl. SM. Raja 100.656.000 116.760.960 135.442.714 157.113.548 182.251.715 211.411.990
10 Ramayana/Medaru Plaza 6.0001379.15.02 Jl. Iskandar Muda 112.752.000 130.792.320 151.719.091 175.994.146 204.153.209 236.817.723
11 Brastagi Super Market 6.0001765.15.02 Jl. Gatot Subroto 109.080.000 126.532.800 146.778.048 170.262.536 197.504.541 229.105.268
12 Macan Yohan 6.0002411.04.06 Jl. Sutrisno 91.800.000 106.488.000 123.526.080 143.290.253 166.216.693 192.811.364
13 Palladium Plaza 6.0002578.15.01 Jl. Raden Saleh 189.000.000 219.240.000 254.318.400 295.009.344 342.210.839 396.964.573
14 YangLim Plaza 6.0002875.07.10 Jl. Emas 135.000.000 156.600.000 181.656.000 210.720.960 244.436.314 283.546.124
15 Plaza Medan Fair 6.0003563.15.03 Jl. Gatot Subroto 918.000.000 1.064.880.000 1.235.260.800 1.432.902.528 1.662.166.932 1.928.113.642
16 Cambridge 6.0003562.15.01 Jl. S. Parman 68.040.000 78.926.400 91.554.624 106.203.364 123.195.902 142.907.246
17 Medan Plaza 6.0003597.15.01 Jl. Iskandar Muda 307.800.000 357.048.000 414.175.680 480.443.789 557.314.795 646.485.162
18 Ramayana Center 6.0003600.08.05 Jl. SM. Raja 221.400.000 256.824.000 297.915.840 345.582.374 400.875.554 465.015.643
19 Super Market Sp.Limun Jl. SM. Raja 421.200.000 488.592.000 566.766.720 657.449.395 762.641.298 884.663.906
20 PT. PelindoI Belawan 6.0001745.18.01 Jl. UjungBaru 112.320.000 130.291.200 151.137.792 175.319.839 203.371.013 235.910.375
21 Bandara Polonia 6.0001733.10.03 Complek 561.600.000 651.456.000 755.688.960 876.599.194 1.016.855.065 1.179.551.875
22 R.SGleani Hospital 6.0003565.15.01 Jl. Listrik 176.580.000 204.832.800 237.606.048 275.623.016 319.722.698 370.878.330
23 R.SMalahayati 6.0001720.10.05 Jl. Diponogoro 45.360.000 52.617.600 61.036.416 70.802.243 82.130.601 95.271.498
24 R.SImelda 6.0001739.03.05 Jl. Bilal 33.480.000 38.836.800 45.050.688 52.258.798 60.620.206 70.319.439
25 Comp. Bank BCA 6.0001729.04.01 Jl. Bukit Barisan 55.620.000 64.519.200 74.842.272 86.817.036 100.707.761 116.821.003
26 Comp. Bank BCA 6.0001728.15.02 Jl. Iskandar Muda 43.740.000 50.738.400 58.856.544 68.273.591 79.197.366 91.868.944
27 Comp. Bank BCA 6.0001727.15.01 Jl. Diponogoro 82.080.000 95.212.800 110.446.848 128.118.344 148.617.279 172.396.043
28 Comp. Bank Mandiri 6.0001725.04.06 Jl. Yos Sudarso 41.688.000 48.358.080 56.095.373 65.070.632 75.481.934 87.559.043
29 Comp. Bank Mandiri/BDN 6.0001738.15.01 Jl. Imam Bonjol/7 45.360.000 52.617.600 61.036.416 70.802.243 82.130.601 95.271.498
30 Bank Mandiri Building 6.0002261.10.05 Jl. H. Zainul Arifin 62.640.000 72.662.400 84.288.384 97.774.525 113.418.450 131.565.401
31 Comp.Bank BII 6.0001737.10.05 Jl. Diponogoro 170.100.000 197.316.000 228.886.560 265.508.410 307.989.755 357.268.116
32 Comp.Uniland 6.0001740.03.09 Jl. Haryono MT 91.800.000 106.488.000 123.526.080 143.290.253 166.216.693 192.811.364
33 Comp. The Crown 6.0002260.15.01 Jl. S. Parman 28.080.000 32.572.800 37.784.448 43.829.960 50.842.753 58.977.594
34 K.R. Selayang 6.0001764.13.04 Jl. Dr. Mansyur 29.160.000 33.825.600 39.237.696 45.515.727 52.798.244 61.245.963
Potensi Pajak
Parkir
Wajib PajakParkir
Alamat No
RencanaPenerimaan PajakParikir 2011-2015
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
132
Pemerintah Kota Medan
Nama Wajib Pajak NPWP 2011 2012 2013 2014 2015
35 Melati Rusli (PJKA) 6.0001761.04.01 Jl. Merak Jingga 22.464.000 26.058.240 30.227.558 35.063.968 40.674.203 47.182.075
36 Hotel Tiara/ AstraMitraS 6.0001731.10.05 Jl. Cut Meutia 91.260.000 105.861.600 122.799.456 142.447.369 165.238.948 191.677.180
37 Toko Buku Gramedia 6.0001716.14.06 Jl. Gajah Mada 65.880.000 76.420.800 88.648.128 102.831.828 119.284.921 138.370.508
38 DanauToba Hotel (DTH) 6.0003045.10.05 Jl. ImamBonjol 7 70.200.000 81.432.000 94.461.120 109.574.899 127.106.883 147.443.984
39 Parkir B&G Tower 6.0003321.04.02 Jl. Putri Hijau 10 12.420.000 14.407.200 16.712.352 19.386.328 22.488.141 26.086.243
40 Pasar Ikan Cemara 6.0001747.03.04 Jl. Cemara / 242 59.400.000 68.904.000 79.928.640 92.717.222 107.551.978 124.760.294
41 Capital Building 6.0002712.04.01 Jl. Putri Hijau 55.080.000 63.892.800 74.115.648 85.974.152 99.730.016 115.686.819
42 Selecta 6.0001059.15.01 Jl. Listrik 41.040.000 47.606.400 55.223.424 64.059.172 74.308.639 86.198.022
43 Kopkar Walet Kandatel 6.0001358.08.02 Jl. H.M. Yamin 17.064.000 19.794.240 22.961.318 26.635.129 30.896.750 35.840.230
44 Perpustakan UmumPemko Medan6.0001763.15.01 Jl. Iskandar Muda 13.176.000 15.284.160 17.729.626 20.566.366 23.856.984 27.674.102
45 Krakatau Multy Centre 6.0001744.21.01 Jl. Krakatau 22.680.000 26.308.800 30.518.208 35.401.121 41.065.301 47.635.749
46 PT. KrakatauGrahaNiaga 6.0001727.04.01 Jl. Krakatau 23.760.000 27.561.600 31.971.456 37.086.889 43.020.791 49.904.118
47 Mandiri SuksesSwalayan/Irian 6.0002367.07.01 Jl. H.M. Joni 47.304.000 54.872.640 63.652.262 73.836.624 85.650.484 99.354.562
48 PT. Macan YohanSentosa 6.0002411.05.06 Jl. YosSudarso 56.160.000 65.145.600 75.568.896 87.659.919 101.685.506 117.955.187
49 Toko Roti Hot Burns 6.0003152.15.02 Jl. Gajah Mada 10.368.000 12.026.880 13.951.181 16.183.370 18.772.709 21.776.342
50 Fashion Outlet 6.0002552.15.01 Jl. Kejaksaan 4.644.000 5.387.040 6.248.966 7.248.801 8.408.609 9.753.987
51 Parkir BPN 6.0003013.09.03 Jl. Jend. Abd. Haris 120.960.000 140.313.600 162.763.776 188.805.980 219.014.937 254.057.327
52 Hotel DharmaDeli 6.0003158.04.01 Jl. Balai Kota 23.760.000 27.561.600 31.971.456 37.086.889 43.020.791 49.904.118
53 WongSolo 6.0002028.15.02 Jl. Gajah Mada 22.680.000 26.308.800 30.518.208 35.401.121 41.065.301 47.635.749
54 Parkir Indo Grosir 6.0003406.06.04 Jl. SM.Raja 41.904.000 48.608.640 56.386.022 65.407.786 75.873.032 88.012.717
55 HomeSmart 6.0002585.15.06 Jl. Gatot Subroto 35.424.000 41.091.840 47.666.534 55.293.180 64.140.089 74.402.503
56 PT.ISSParkingManagement 6.0004737.11.05 Jl. ImamBonjol No. 17 14.904.000 17.288.640 20.054.822 23.263.594 26.985.769 31.303.492
57 Hotel Grand Aston 6.0005103.04.01 Jl. Balai KotaNo. 1 125.928.000 146.076.480 169.448.717 196.560.511 228.010.193 264.491.824
58 Parkit PT. Inatek Medan Super 6.0001748.08.02 Jl. SM.Raja 34.128.000 39.588.480 45.922.637 53.270.259 61.793.500 71.680.460
59 Parkir Swalayan Griya 6.0005130.17.04 Jl. KaptenMuslim 33.912.000 39.337.920 45.631.987 52.933.105 61.402.402 71.226.786
60 Parkir Indomaret 6.0005128.06.01 Jl. SM. Raja Km9Simp.Turi 2 37.368.000 43.346.880 50.282.381 58.327.562 67.659.972 78.485.567
61 Parkir Indomaret 6.0005126.09.02 Jl. Brigjen KatamsoNo.73-74 44.496.000 51.615.360 59.873.818 69.453.628 80.566.209 93.456.802
62 Parkir Indomaret 6.0005125.09.03 Jl. A.H. NasutionNo.5G H I 30.456.000 35.328.960 40.981.594 47.538.649 55.144.832 63.968.006
63 Parkir Indomaret 6.0005124.09.02 Jl. Brigjen Katamso48-48 A 39.096.000 45.351.360 52.607.578 61.024.790 70.788.756 82.114.957
64 Parkir Pelayanan PT.BCA 6.0004721.11.06 Jl. Kol. Sugiono - - - - -
65 Parkir Indomaret 6.0005123.12.04 Jl. Jamin Ginting 31.968.000 37.082.880 43.016.141 49.898.723 57.882.519 67.143.722
66 Parkir Indomaret 6.0005127.13.04 Jl. Dr. Mansyur No.41 25.704.000 29.816.640 34.587.302 40.121.271 46.540.674 53.987.182
67 Parkir Toko Asli 6.0005040.14.06 Jl. Gajah Mada 22.032.000 25.557.120 29.646.259 34.389.661 39.892.006 46.274.727
9.204.516.000 10.677.238.560 12.385.596.730 14.367.292.206 16.666.058.959 19.332.628.393 Jumlah
Potensi Pajak
Parkir
Wajib PajakParkir
Alamat No
Rencana Penerimaan PajakParikir 2011-2015
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
133
Pemerintah Kota Medan
4.2.8. Pajak Air Tanah
Jumlah unit pengguna air bawah tanah di Kota Medan sebanyak 351 unit.
Dengan menggunakan simple random sampling maka sampel yang diambil sebagai
berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 351
351
2
+ x

n = 351/4.51
n = 77.82 unit pengguna air bawah tanah
(dibulatkan menjadi 78 unit pengguna).
Adapun sampel Pajak Air Bawah Tanah terdapat pada Tabel berikut :
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
134
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.222 : Pengguna Air Bawah Tanah
N
o. Nama
Pemilik
Alamat

Tujuan Pengambilan
Jenis
Lokasi
Nilai
Perolehan
Air Tanah
(Rp)
1 Lati Jl. Flamboyan Raya Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
2
4,000
2 Berkah Auto Service
Jl. T. Amir
Hamzah/0616636491 Doorsmeer Mobil Bisnis
35
0,000
3 Sumber Mas Auto
Jl. T. Amir
Hamzah/0614571889 Doorsmeer Mobil Bisnis
42
0,000
4 Makmur Agung Motor Jl. Setia Budi/0618215968 Doorsmeer Mobil Bisnis
63
0,000
5 Ginting Jl. Ngumban Surbakti
Doorsmeer Sp. Motor dan
Mobil Bisnis
66
1,000
6 Auto 88 Service Jl. Tritura/06182155921 Doorsmeer Mobil Bisnis
31
5,000
7 Auto Bridal 89 Jl.Kenanga Raya Doorsmeer Mobil Bisnis
7
0,000
8 Sehat Auto Clinic
Jl. Kenanga
Raya/08286103106 Doorsmeer Mobil Bisnis
7
7,000
9
Ragor Hijau Manual
Service Jl. Jamin Ginting Doorsmeer Mobil Bisnis
1
4,000
10 Doorsmeer All 28 Jl. Letjen Jamin Ginting Doorsmeer Mobil Bisnis
3
5,000
11 Ola Kisat Jl. Letjen Jamin Ginting Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
1
3,200
12 Primadona Service Jl. Merak Doorsmeer Mobil Bisnis
4
8,300
13 Citra Auto Service Jl. Kaswari Doorsmeer Mobil Bisnis
2
8,000
14 Plus Service Jl. Se Batang Hari Doorsmeer Mobil Bisnis 2
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
135
Pemerintah Kota Medan
4,500
15 Berjaya Motor Jl. Gajah Mada Doorsmeer Mobil Bisnis
1
4,000
16 Nazliah Jl. Bromo No. 8 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
6
6,000
17 Pasaribu Jl. HM. Joni No. 69 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis

9,750
18 Andy Jl. Halat No 76-77 H Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
6
4,500
19 Feri Jl. Denai No. 248 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
1
0,800
20 Susi Jl. Rahmadsyah No. 201
Doorsmeer Sp. Motor dan
Mobil Bisnis
6
8,050
21 Zulfan Jl. Perjuangan No. 70 Doorsmeer Mobil Bisnis
3
1,500
22 Mascot Doorsmeer Jl. Brigjen A. Manaf Lubis Doorsmeer Mobil Bisnis
8
0,500
23 Sejahtera Doorsmeer Jl. Gereja Sei Agul No. 4B Doorsmeer Mobil Bisnis
6
4,750
24 Doorsmeer Puls-Plus Jl. Iskandar Muda Doorsmeer Mobil Bisnis
8
9,250
25 Doorsmeer Dede Jl. Kapten Muslim No. 222 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
4
1,250
26
Rezeky Auto
Doorsmeer Jl. Kapten Muslim No. 212 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
8
0,500
27 Gesere Doorsmeer
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.
122 Doorsmeer Mobil Bisnis
10
5,000
28 Echo Doorsmeer Jl. Karya Doorsmeer Mobil Bisnis
9
2,750
29 Duta Doorsmeer Jl. Gatot Subroto No. 307 Doorsmeer Mobil Bisnis
13
3,000
30 F. One Doorsmeer Jl. Karya No. 63 Doorsmeer Mobil Bisnis
12
9,500
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
136
Pemerintah Kota Medan
31 Valentina Auto Service
Jl. Gatot Subroto No. 222
Medan Doorsmeer Mobil Bisnis
12
0,750
32 Mitra setia
Jl. Gatot Subroto No. 145
Km. 5,8 Doorsmeer Mobil Bisnis
14
5,250
33 Sehat Doorsmeer Jl. Gatot Subroto No. 80 Doorsmeer Mobil Bisnis
14
5,250
34 Sehat Doorsmeer Jl. Iskandar Muda No. 8 Doorsmeer Mobil Bisnis
11
7,250
35 Gemilang Doorsmeer Jl. Asrama Simp. Gaperta Doorsmeer Mobil Bisnis
8
9,250
36 Star Service
Jl. Setia Budi Simpang Ring
Road Doorsmeer Mobil Bisnis
6
3,000
37 Rahmad Auto Service Jl. Kenanga Raya Doorsmeer Mobil Bisnis
2
8,000
38 Wira Doorsmeer Jl. Ring Road Doorsmeer Mobil Bisnis
2
8,000
39 Sini Suka Doorsmeer Jl. Letjen Jamin Ginting Doorsmeer Mobil Bisnis
7
7,000
40 Melala Jaya Jl. Letjen Jamin Ginting Doorsmeer Mobil Bisnis
1
2,000
41 Doorsmeer Saudara II Jl. Setia Budi Doorsmeer Mobil Bisnis
1
7,500
42 Udin Jl. Flamboyan Raya Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
1
9,500
43 Raoja Auto Mobil Jl. Merak Doorsmeer Mobil Bisnis
5
2,000
44 Sabena Huta Service Jl. Kaswari Doorsmeer Mobil Bisnis
7
7,000
45 Sehat Auto Clinic Jl. Sei Batang Hari Doorsmeer Mobil Bisnis
4
2,000
46 Auto Star Service
Jl. Kapten
Muslim/0618445408 Doorsmeer Mobil Bisnis
3
5,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
137
Pemerintah Kota Medan
47 Sutomo Car Jl. Sutomo Doorsmeer Mobil Bisnis
31
5,000
48 Studio Service
Jl. T. Amir
Hamzah/0618467115 Doorsmeer Mobil Bisnis
5
2,500
49 Fajar Baru Jl. Karakatu/0616610655 Doorsmeer Mobil Bisnis
3
5,000
50 Total Auto Service Jl. Setia Budi/06182155921 Doorsmeer Mobil Bisnis
5
6,000
51 Edi/Si Om Doorsmeer Jl. Senam Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
6
7,500
52 Erwin Tandeas Jl. SM. Raja Doorsmeer Mobil Bisnis
8
7,500
53 Kasim Jl. Avros (Dekat Titi) Doorsmeer Mobil Bisnis
4
5,500
54 Yunan Jl. Karya Wisata Doorsmeer Mobil Bisnis
8
1,000
55 Johannes Aritonang Jl. Karya Wisata Doorsmeer Mobil Bisnis
14
0,000
56 I Warna Service Station Jl. Eka Rasmi Doorsmeer Mobil Bisnis
7
3,500
57 Fa'rok Jl. Karya Jaya No. 78 Doorsmeer Mobil Bisnis
5
6,000
58 Oxygen Auto care Jl. Eka rasmi Doorsmeer Mobil Bisnis
3
1,500
59 Hidayat Jl. Eka Rasmi Doorsmeer Mobil Bisnis
3
1,500
60 Trisna Ayu Jl. Halat No. 74 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
6
2,250
61 Yahya Jl. Bromo No. 8 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
2
1,750
62 Abdullah Jl. Perjuangan Medan Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
5
2,500
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
138
Pemerintah Kota Medan
63 Tedet Jl. Halat Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
6
2,250
64 Gandi Manurung Jl. Halat No. 65 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
7
2,000
65 Darwin Jl. Denai
Doorsmeer Sp. Motor dan
Mobil Bisnis
3
6,000
66 Sumar Jl. Karya Utama Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
3
2,250
67 UD. Aloha Jl. Ahmad Lingk. 22 Doorsmeer Mobil RT
14
1,000
68 Kayla Doorsmeer Jl. Marelan Raya Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
1
5,750
69 Doorsmeer Jaya Jl. Platina Raya Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
9
6,000
70 Zea Pulsa & Doorsmeer
Jl. Marelan Raya Pasar II
Barat Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
1
7,250
71
Surya Harapan
Doorsmeer Jl. Marelan No. 176-179 Doorsmeer Mobil Bisnis 25900
72
Doorsmeer Simp.
Marendal Jl. Tritura Doorsmeer Mobil Bisnis
4
1,650
73
Haris Service dan
Doorsmeer
Jl. Tritura Depan Maju
Bersama Doorsmeer Mobil Bisnis
3
6,750
74 Doorsmeer 88 Jl. Platina /Sunggai Deli Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
15
5,000
75 Doorsmeer Mona Jl. Ahmad Lr.36 Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis

8,850
76
Doorsmeer Nazwa dan
Reska Jl. Marelan IV Pasar II Barat Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis

9,600
77 Berkah Auto Service Jl. T. Amir Hamzah Doorsmeer Mobil Bisnis
8
9,250
78 Dedi Doorsmeer Jl. Jemadi Bilal Doorsmeer Sepeda Motor Bisnis
5
0,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
139
Pemerintah Kota Medan
Sumber : Hasil Survey Lapangan 2011.
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
140
Pemerintah Kota Medan
Sesuai pernyataan Pasal 69 Ayat 2 UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Tahun 2009 nilai perolehan Air Bawah Tanah dinyatakan dalam Rupiah yang dihitung
dengan mempertimbangkan faktor volume air. Adapun perhitungan yang dihasilkan
apabila ukuran 1 meter kubik Air dengan Tarif Rp.100, maka kalkulasi perhitungannya
sebagai berikut :
Tabel 4.223 : Volume Produksi, Kebutuhan Air dan Tarif Air Bawah Tanah
Volume Produksi
Cucian Per Hari
Rata-Rata
Kebutuhan
Air per Unit
Produk
Kebutuhan
Air per
Hari
Doorsmer Mobil 82 Mobil 2 m3 164 m3
Doorsmer Sepeda Motor 50 Sepeda Motor 1 m3 50 m3
Jumlah Doorsmer Mobil 122Doorsmer
Jumlah Doorsmer Sepeda
Motor 229 Doorsmer
Total Doorsmer 351 Doorsmer
Tarif Air per M3 Rp.100.-
Sumber : Data Diolah.
Adapun potensi penerimaan Pajak Air Bawah Tanah dari sampel Doorsmer
terdapat pada Tabel berikut :
Tabel 4.224 : Perhitungan Potensi Pajak Air Bawah Tanah
Doorsmer Mobil Doorsmer Sepeda Motor
= 164 m3 x Rp.200 x 365 = 50 m3 x Rp.100 x 365
Rp.4,453,000,00/Tahun Rp.8,358,500,00/Tahun
Ada sekitar 122 doorsmer mobil Ada sekitar 229 doorsmer mobil
Rp. 1,625,345,000.00 Rp. 3,050,852,500.00
Total Potensi Pajak Air Bawah Tanah
Rp. 4,676,197,500.00/Tahun
Sumber : Hasil Perhitungan.
4.2.9. Pajak Sarang Burung Walet
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
141
Pemerintah Kota Medan
Jumlah sarang burung Walet di Kota Medan hingga saat ini belum diketahui.
Selain itu PAD yang berasal dari Pajak Sarang Burung Walet belum disahkan oleh
DPRD Kota Medan. Namun untuk kepentingan survey pendahuluan maka perlu
diidentifikasi data pendahuluan sebanyak 10 lokasi/rumah Walet sebagai dasar
identifikasi berikutnya. Adapun Lokasi Sarang Burung Walet terdapat pada Tabel
berikut :
Tabel 4.225 : Karakteristik Populasi Objek Pajak Sarang Burung Walet
No.


Pemilik


Jumlah
Lantai
Letak Lokasi
Harga
Pasar
Per Sarang
(Rp)
Volum
e
Produ
ksi
Total (Rp)

1
Prima Jaya
Anugerah 2 Jl. Perniagaan 8,000,000 0.20 1,600,000
2
Toko Harapan
Baru 2 Jl. A. Yani II 8,000,000 0.20 1,600,000
3 De' Sain Gordyn 2 Jl. Perniagaan 8,000,000 0.20 1,600,000
4 Tidak Diketahui 3
Jl. A. Yani
IIINo. 95E
8,000,0
00 0.30 2,400,000
5 Tidak Diketahui 3
Jl. Tumenggung
No. 6
8,000,0
00 0.30 2,400,000
6 Jaya Mobil 2
Jl.Palang Merah
No. 41-43
8,000,0
00 0.20 1,600,000
7 Mekar Jaya Utama 4
Jl. Mesjid No.
156
8,000,0
00 0.40 3,200,000
8 Tidak Diketahui 4
Jl. A. Yani No.
101D
8,000,0
00 0.40 3,200,000
9 Tidak Diketahui 3
Jl. Tumenggung
No. 9
8,000,0
00 0.30 2,400,000
10 Tidak Diketahui 2
Jl. A. Yani No.
101
8,000,0
00 0.20 1,600,000
Total 21,600,000

Sumber : Hasil Survei Lapangan Tahun 2011.
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
142
Pemerintah Kota Medan
Sesuai pernyataan Pasal 75 Ayat 1 UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Tahun 2009 bahwa Tarif Pajak Sarang Burung Walet ditetapkan paling tinggi sebesar
10% (sepuluh persen). Atas hal tersebut maka Potensi atas 10 (sepuluh) unit Sarang
Burung Walet tersebut adalah :
Hasil penjualan sebesar Rp.21.600.000.- Pajak 10 %, maka jumlah potensi
Pajak Sarang Walet atas 10 (sepuluh) unit Sarang Burung Walet tersebut adalah Rp.
2.100.000.-/panen.
4.2.10. Pajak Bumi dan Bangunan
Jumlah Wajib Pajak PBB di Kota Medan berdasarkan data BPS Kota Medan
sebanyak 412.078 wajib pajak. Dengan menggunakan simple random sampling maka
sampel yang diambil sebagai berikut :
n =
( ) 1 10 , 0 078 . 412
078 . 412
2
+ x

n = 412.078/4128
n = 99.97 wajib PBB (dibulatkan menjadi 100 WP)
Adapun jumlah sampel yang diperoleh terdapat dalam Tabel berikut :
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
143
Pemerintah Kota Medan
(1)
Tabel 4.226 : Responden dan Sampel Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
No
. Nama Pemilik Letak Lokasi Nilai Jual Objek Pajak Bumi
Objek Pajak
Lua
s
Kel
as Nilai Jual Total

1
Muhammad Yakub Guru
Singa
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang 2280 A20
5,337,
000
12,168,360
,000
2 Kumpul Bukit
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang
1260
0 A20
537,
600
6,773,760
,000
3 Suripto Jl. Mesjid Khairuna Fauzi 540 A25
243,
000
131,22
0,000
4 Kumpul Bukit
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang 7245 A20
537,
000
3,890,565
,000
5 Amin Wagirin Jl. Bajak II Blok H Lingk. Ix 1155 O73
335,
000
386,92
5,000
6 Rubini Jl.Bajak II H 12 225 O73
335,
000
75,37
5,000
7 Martali Hutabarat Jl. Bajak II H 13 312 O73
335,
000
104,52
0,000
8 AsdinSinaga Jl. Bajak II H Lingk. IX 108 O73
335,
000
36,18
0,000
9 Rusminah Jl. Bajak II H Blok 18 Lingk. IX 414 O73
335,
000
138,69
0,000
10 Ngaliri Jl. Bajak II H 13 348 O73
335,
000
116,58
0,000
11 Kaniman Jl. Bajak II H Lingk. IX 1600 O72
394,
000
630,40
0,000
12 Wagimin Jl. Bajak II H Blok Lingk. IX 812 O73
335,
000
272,02
0,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
144
Pemerintah Kota Medan
13 Syahren Nasution Jl. Bajak II H 160 O73
335,
000
53,60
0,000
14
Djamhur ST. Rumah
Panjang
Jl. SM.Raja Gg. Musyawarah No.
74 47 A16
916,
000
43,05
2,000
15 Asmawati Hj. Jl. Pipa No. 58 200 O74
285,
000
57,00
0,000
16 Hamdan Jl. Garu IIA Gg. Lili Dwina 100 O72
394,
000
39,40
0,000
17 Willun Tanadi
Jl. Padang Golf V Sukadame
Polonia
1220
6 A20
537,
000
6,554,622
,000
18 PT. Taman Malibu Indah Jl. Taman Malibu Indah 35-G 390 A22
394,
000
153,66
0,000
19 Ngemkem Purba Jl. B.W Kesuma Lingk. VI No. 48 300 O71
464,
000
139,20
0,000
20 Jufrik Jl. Batako 102 Lingk. XI 264 O76
200,
000
52,80
0,000
21 KD. Setia Budi Makmur Jl. Stela Raya Lingk. III B-01 60 A26
200,
000
12,00
0,000
22 Farida Hanum Jl. Lizardi Putra Lingk. X 1089 O73
335,
000
364,81
5,000
23 Bostang Tampubolon Jl. Lizardi Putra Lingk. X 450 O74
285,
000
128,25
0,000
24 Haryati Marpaung Jl. Bunga Mawar No. 94 Lingk, X 440 O74
285,
000
125,40
0,000
25 Elfri H. Simanjuntak. S,SN Jl. Lizardi Putra Lingk. X 264 O73
335,
000
88,44
0,000
26 Rentauli Br. Pakpahan Jl. Lizardi Putra Lingk. X 419 O75
243,
000
101,81
7,000
27 Sangkot Sugiarto Jl. Bajak II H7 Lingk. IX 450 O72
394,
000
177,30
0,000
28 Rasta Singarimbun Jl. Lizardi Putra Lingk. X 396 A26
200,
000
79,20
0,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
145
Pemerintah Kota Medan
29 Tanjung Br. Tarigan
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang 6000 A20
537,
000
3,222,000
,000
30 Nampe Tua Hutagalung Jl. Lizardi Putra Lingk. X 805 O73
335,
000
269,67
5,000
31 Sri Banun Jl. Bajak II H-9 Lingk. IX 124 O73
335,
000
41,54
0,000
32 Abd. Rahman Jl. Bajak II H 17 Lingk. IX 240 O72
394,
000
94,56
0,000
33 Nuraini Jl. Bajak II H Blok 18 Lingk. IX 420 O73
335,
000
140,70
0,000
34 Sukarno Gg. Ikhlas Ling. IX 163 O73
335,
000
54,60
5,000
35 Nuraina Jl. Bajak II H Blok 18 Lingk. IX 414 O73
335,
000
138,69
0,000
36 M. Yunus Jl. Bajak II H Lingk. IX 180 O73
335,
000
60,30
0,000
37 Didi Nurnahadi Jl. Sei Asahan No. 23 291 O73
335,
000
97,48
5,000
38 Djamain Sihite Ir. Jl. Lizardi Putra A-2 Lingk X 227 A26
200,
000
45,40
0,000
39 Baruddin Tanjung Jl. Lizardi Putra Lingk. X 300 A26
200,
000
60,00
0,000
40 Antenalem Tarigan
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang 7600 A20
537,
000
4,081,200
,000
41 Serta Perangin-angin Jl. Bajak I Harjo sari II M. Amplas 56 O72
394,
000
22,06
4,000
42 Mukhlis Lubis
Gg. Lambau 39 Harjo Sari II M.
Amplas 324 O74
285,
000
92,34
0,000
43 B. Sihombing Gg. Widuri Harjo sari II M. Amplas 108 O75
243,
000
26,24
4,000
44 A. Situmeang Gg. Widuri Harjo sari II M. Amplas 196 O75
243,
000
47,62
8,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
146
Pemerintah Kota Medan
45 Rahmona Halima Sulastri Gg. Abadi Harjo Sari II M. Amplas 282 O72
394,
000
111,10
8,000
46 M. Amin Gg. Karya VIII P. Mansyur 166 O75
243,
000
40,33
8,000
47 Sumarjo Jl. Karya Utama 18 P. Mansyur 212 A24
285,
000
60,42
0,000
48 Sabenah Jl. Karya VI No. 13 P. Mansyur 102 O75
243,
000
24,78
6,000
49 Riman Gg. Utama IV No. 6 P. Mansyur 75 O75
243,
000
18,22
5,000
50 Pardi (Alm)
Jl. Karya Utama Lingk. II P.
Mansyur 110 O73
325,
000
35,75
0,000
51 Rohani Gg. Utama III Blok 9 P. Mansyur 145 O75
243,
000
35,23
5,000
52 Sabariah
Jl. Karya Utama No. 20 P.
Mansyur 648 O73
335,
000
217,08
0,000
53 Ludin A. Napitupulu Jl. Karya Utama P. Mansyur 700 O73
335,
000
234,50
0,000
54 Samiem Jl. Karya Utama No. 18P. Mansyur 1088 O73
335,
000
364,48
0,000
55 Sukirman HS. Gg. Utama III No. 21 P. Mansyur 210 O75
243,
000
51,03
0,000
56 Nasrudin Gg. Utama VI No. 13 P. Mansyur 204 O75
243,
000
49,57
2,000
57 Arminsyah Gg. Utama III P. Mansyur 72 O75
243,
000
17,49
6,000
58 M. Tumin Gg. Karya V No. 7 P. Mansyur 272 O75
243,
000
66,09
6,000
59 M. Ali Samin Gg. Karya V No. 2 P. Mansyur 272 A25
243,
000
66,09
6,000
60 Kasil Gg. Karya VI Lingk. II P. Mansyur 61 O75
243,
000
14,82
3,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
147
Pemerintah Kota Medan
61 Supeno Gg. Purnama Medan Helvetia 108 O75
243,
000
26,24
4,000
62 Tati Suhir Gg. Purnama Medan Helvetia 294 O75
243,
000
71,44
2,000
63 H. Amin surya Jl.Perwira VIII Lingk. XI 500 O73
335,
000
167,50
0,000
64 Sadikin Jl. Nusa Indah Lingk. IV 250 A32
310,
000
77,50
0,000
65 Ramlah Jl.Pasar I Gg. Pondok Serumpun 204 A20
537,
000
109,54
8,000
66 Rameni Jl.Pasar I Gg. Pondok Serumpun 204 A29
435,
000
88,74
0,000
67 Rameni
Jl. Pasar I Gg. Pondok Serumpun
Lingk. VI 204 A21
464,
000
94,65
6,000
68 Saodah DKK Jl. Nusa Indah 150 A24
285,
000
42,75
0,000
69 Sadikin Jl. Nusa Indah Lingk, IV 250 A32
310,
000
77,50
0,000
70 Ramlah Jl.Pasar I Gg. Pondok Serumpun 204 A20
537,
000
109,54
8,000
71 Tengku Mahidah Jl. Marelan Gg. Piguin Pasar II 200 O81
64,
000
12,80
0,000
72 Karno Jl. Cerut Terjun 990 O81
64,
246
63,60
3,540
73 Narmo Jl. Pukat Sinja Dalam Terjun 387 A32
48,
000
18,57
6,000
74 Setia Darma Jl.Pukat Sinja 520 O79
103,
000
53,56
0,000
75 Agus Salim Jl. Pukat Sinja Dalam Terjun 220 O82
48,
000
10,56
0,000
76 Narmo Jl. Pukat Sinja Dalam Terjun 387 O82
48,
000
18,57
6,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
148
Pemerintah Kota Medan
77 Sembiring Jl. Pukat Sinja Lingk III 199 O79
143,
201
28,49
6,999
78 Sulaiman Jl, Pukat Cerut I Marelan 720 O82
48,
000
34,56
0,000
79 Ngatimin Jl. Pasar II Gg. Melinjo Marelan 186 O82
48,
000
8,92
8,000
80 Paino Jl. Pukat Cerut VII 462 O81
64,
000
29,56
8,000
81 Pemilik Jl.Pukat Scerut VII Terjun 3810 O81
63,
832
243,19
9,920
82 Lamria Br. Panjaitan Jl. Pukat Cerut VII 2900 O81
64,
000
185,60
0,000
83 Wagimin Jl. Abdul Mutholib Lingk. IV 38 O81
112,
000
4,25
6,000
84
Agus Herbert Napitupulu,
SE Jl. Abdul Sani Muthalib Lingk. IV 482 O81
64,
000
30,84
8,000
85 Desi Aryanti Jl. Abdul Sani Muthalib Lingk. IV 396 O81
63,
997
25,34
2,812
86 Bernard Simangunsong Lingk. IV Pasar III 416 O81
64,
000
26,62
4,000
87 Siyansiani Jl. Pukat Sinja Dalam Terjun 127 O79
103,
000
13,08
1,000
88 H. Ishak Batubara Lingk. IV Pasar III Barat 37 O81
641,
730
23,74
4,010
89 Purnadi Simbolon Jl. Pukat Cerut 03 Lingk. IV 38 O82
35,
565
1,35
1,470
90 Astimah Jl. Bajak I Harjo sari II M. Amplas 144 O72
394,
000
56,73
6,000
91 W. Sihombing Gg. Widuri Harjo sari II M. Amplas 108 O75
243,
000
26,24
4,000
92 PL. Tobing Jl. Bajak Gg. Sibolga 470 O75
265,
605
124,83
4,350
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
149
Pemerintah Kota Medan
93 Serta Perangin-angin Jl. Bajak I 8 Harjo Sari 120 O72
390,
000
46,80
0,000
94 Serta Perangin-angin Jl. Bajak 6 Harjo Sari 137 O72
394,
000
53,97
8,000
95 Hermien Susilowati Jl. Kasmala Lingk X 1000 O74
285,
000
285,00
0,000
96 H. Alimin Daulay Jl. Bunga Dahlian III 550 A26
200,
000
110,00
0,000
97 Asrian Efendi, SE Jl. Bunga Dahlia IV 233 Lk.VIII 406 A26
200,
000
81,20
0,000
98
Drs. Samtir Alamsyah
Hutagalung Jl. Bunga Dahlia II 224 Lingk. VIII 460 A26
200,
000
92,00
0,000
99 Muhammad Sembiring Jl. Bunga Dahlia Raya Ujung 450 A26
200,
000
90,00
0,000
10
0 Ali Akbar Tanjung Jl. Perjuangan 86 Lingk. XII 260 O72
394,
000
102,44
0,000

TOTAL
45,564,553
,101
(2) Lanjutan 2
Tabel 4.227 : Responden dan Sampel Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
No
. Nama Pemilik

Letak Lokasi
Objek Pajak
Nilai Jual Objek Pajak Bangunan Total NJOP
Dasar Pengenaan
Pajak
Lu
as
Kel
as Nilai Jual Total

1
Muhammad Yakub Guru
Singa
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang
12
6 A05
595,
000
74,970
,000
12,243,33
0,000
2 Kumpul Bukit
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang
45
5 A03
823,
000
374,465
,000
7,148,22
5,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
150
Pemerintah Kota Medan
3 Suripto Jl. Mesjid Khairuna Fauzi
13
0 A04
700,
000
91,000
,000
222,2
20,000
4 Kumpul Bukit
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang
99
1 A03
823,
000
815,593
,000
4,706,15
8,000
5 Amin Wagirin Jl. Bajak II Blok H Lingk. Ix 0 0

-

-
386,9
25,000
6 Rubini Jl.Bajak II H 12 84 O25
595,
000
49,980
,000
125,3
55,000
7 Martali Hutabarat Jl. Bajak II H 13 96 O25
823,
000
79,008
,000
183,5
28,000
8 AsdinSinaga Jl. Bajak II H Lingk. IX 51 O26
505,
000
25,755
,000
61,9
35,000
9 Rusminah Jl. Bajak II H Blok 18 Lingk. IX 0 0

-

-
138,6
90,000
10 Ngaliri Jl. Bajak II H 13 20 O33
167,
000
3,34
0,000
119,9
20,000
11 Kaniman Jl. Bajak II H Lingk. IX
76
0 O30
264,
000
200,640
,000
831,0
40,000
12 Wagimin Jl. Bajak II H Blok Lingk. IX 39 O32
191,
000
7,44
9,000
279,4
69,000
13 Syahren Nasution Jl. Bajak II H 0 0

-

-
53,6
00,000
14
Djamhur ST. Rumah
Panjang
Jl. SM.Raja Gg. Musyawarah No.
74 94 A06
505,
000
47,470
,000
90,5
22,000
15 Asmawati Hj. Jl. Pipa No. 58 48 O31
225,
000
10,800
,000
67,8
00,000
16 Hamdan Jl. Garu IIA Gg. Lili Dwina 50 O25
595,
000
29,750
,000
69,1
50,000
17 Willun Tanadi
Jl. Padang Golf V Sukadame
Polonia
95
8 A06
505,
000
483,790
,000
7,038,41
2,000
18 PT. Taman Malibu Indah Jl. Taman Malibu Indah 35-G 0 0

-

-
153,6
60,000
19 Ngemkem Purba Jl. B.W Kesuma Lingk. VI No. 48 0 0

-

-
139,2
00,000
20 Jufrik Jl. Batako 102 Lingk. XI 13 O23 823, 111,105 163,9
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
151
Pemerintah Kota Medan
5 000 ,000 05,000
21 KD. Setia Budi Makmur Jl. Stela Raya Lingk. III B-01
12
0 A01
1,200,
000
144,000
,000
156,0
00,000
22 Farida Hanum Jl. Lizardi Putra Lingk. X 0 0

-

-
364,8
15,000
23 Bostang Tampubolon Jl. Lizardi Putra Lingk. X 0 0

-

-
128,2
50,000
24 Haryati Marpaung Jl. Bunga Mawar No. 94 Lingk, X
13
5 O23
823,
000
111,105
,000
236,5
05,000
25 Elfri H. Simanjuntak. S,SN Jl. Lizardi Putra Lingk. X 0 0

-

-
88,4
40,000
26 Rentauli Br. Pakpahan Jl. Lizardi Putra Lingk. X 0 0

-

-
101,8
17,000
27 Sangkot Sugiarto Jl. Bajak II H7 Lingk. IX 88 O24
700,
000
61,600
,000
238,9
00,000
28 Rasta Singarimbun Jl. Lizardi Putra Lingk. X
15
0 A04
823,
000
123,450
,000
202,6
50,000
29 Tanjung Br. Tarigan
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang
25
0 A05
595,
000
148,750
,000
3,370,75
0,000
30 Nampe Tua Hutagalung Jl. Lizardi Putra Lingk. X 0 0

-

-
269,6
75,000
31 Sri Banun Jl. Bajak II H-9 Lingk. IX 0 0

-

-
41,5
40,000
32 Abd. Rahman Jl. Bajak II H 17 Lingk. IX
11
0 O25
395,
000
43,450
,000
138,0
10,000
33 Nuraini Jl. Bajak II H Blok 18 Lingk. IX 0 0

-

-
140,7
00,000
34 Sukarno Gg. Ikhlas Ling. IX 96 O25
595,
000
57,120
,000
111,7
25,000
35 Nuraina Jl. Bajak II H Blok 18 Lingk. IX 0 0

-

-
138,6
90,000
36 M. Yunus Jl. Bajak II H Lingk. IX 84 O25
595,
000
49,980
,000
110,2
80,000
37 Didi Nurnahadi Jl. Sei Asahan No. 23 0 0

-

-
97,4
85,000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
152
Pemerintah Kota Medan
38 Djamain Sihite Ir. Jl. Lizardi Putra A-2 Lingk X
10
0 A07
429,
000
42,900
,000
88,3
00,000
39 Baruddin Tanjung Jl. Lizardi Putra Lingk. X
10
0 A04
700,
000
70,000
,000
130,0
00,000
40 Antenalem Tarigan
Jl. Setia Budi Lingk. X Simp.
Selayang 60 A05
595,
000
35,700
,000
4,116,90
0,000
41 Serta Perangin-angin Jl. Bajak I Harjo sari II M. Amplas 50 O31
225,
000
11,250
,000
33,3
14,000
42 Mukhlis Lubis
Gg. Lambau 39 Harjo Sari II M.
Amplas 84 O27
429,
000
36,036
,000
128,3
76,000
43 B. Sihombing Gg. Widuri Harjo sari II M. Amplas 70 O27
429,
000
30,030
,000
56,2
74,000
44 A. Situmeang Gg. Widuri Harjo sari II M. Amplas
10
0 O27
429,
000
42,900
,000
90,5
28,000
45 Rahmona Halima Sulastri Gg. Abadi Harjo Sari II M. Amplas 0 0

-

-
111,1
08,000
46 M. Amin Gg. Karya VIII P. Mansyur 54 O31
225,
000
12,150
,000
52,4
88,000
47 Sumarjo Jl. Karya Utama 18 P. Mansyur 68 A13
165,
000
11,220
,000
71,6
40,000
48 Sabenah Jl. Karya VI No. 13 P. Mansyur 84 O27
429,
000
36,036
,000
60,8
22,000
49 Riman Gg. Utama IV No. 6 P. Mansyur 48 O31
225,
000
10,800
,000
29,0
25,000
50 Pardi (Alm)
Jl. Karya Utama Lingk. II P.
Mansyur 50 O33
162,
000
8,10
0,000
43,8
50,000
51 Rohani Gg. Utama III Blok 9 P. Mansyur 72 O27
429,
000
30,888
,000
66,1
23,000
52 Sabariah
Jl. Karya Utama No. 20 P.
Mansyur
16
4 O62
505,
000
82,820
,000
299,9
00,000
53 Ludin A. Napitupulu Jl. Karya Utama P. Mansyur 0 0

-

-
234,5
00,000
54 Samiem Jl. Karya Utama No. 18P. Mansyur
19
8 O29
310,
000
61,380
,000
425,8
60,000
55 Sukirman HS. Gg. Utama III No. 21 P. Mansyur 54 O33 162, 8,74 59,7
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
153
Pemerintah Kota Medan
000 8,000 78,000
56 Nasrudin Gg. Utama VI No. 13 P. Mansyur 48 O33
162,
000
7,77
6,000
57,3
48,000
57 Arminsyah Gg. Utama III P. Mansyur 48 O33
162,
000
7,77
6,000
25,2
72,000
58 M. Tumin Gg. Karya V No. 7 P. Mansyur
10
6 O26
505,
000
53,530
,000
119,6
26,000
59 M. Ali Samin Gg. Karya V No. 2 P. Mansyur
13
6 A07
429,
000
58,344
,000
124,4
40,000
60 Kasil Gg. Karya VI Lingk. II P. Mansyur 48 O26
505,
000
24,240
,000
39,0
63,000
61 Supeno Gg. Purnama Medan Helvetia 55 O28
365,
000
20,075
,000
46,3
19,000
62 Tati Suhir Gg. Purnama Medan Helvetia 0 0

-

-
71,4
42,000
63 H. Amin surya Jl.Perwira VIII Lingk. XI
10
0 O22
968,
000
96,800
,000
264,3
00,000
64 Sadikin Jl. Nusa Indah Lingk. IV 0 0

-

-
77,5
00,000
65 Ramlah Jl.Pasar I Gg. Pondok Serumpun 40 A09
310,
000
12,400
,000
121,9
48,000
66 Rameni Jl.Pasar I Gg. Pondok Serumpun 40 A13
198,
000
7,92
0,000
96,6
60,000
67 Rameni
Jl. Pasar I Gg. Pondok Serumpun
Lingk. VI 40 A11
225,
000
9,00
0,000
103,6
56,000
68 Saodah DKK Jl. Nusa Indah 50 A07
429,
000
21,450
,000
64,2
00,000
69 Sadikin Jl. Nusa Indah Lingk, IV 0 0

-

-
77,5
00,000
70 Ramlah Jl.Pasar I Gg. Pondok Serumpun 40 A09
310,
000
12,400
,000
121,9
48,000
71 Tengku Mahidah Jl. Marelan Gg. Piguin Pasar II 97 O23
823,
000
79,831
,000
92,6
31,000
72 Karno Jl. Cerut Terjun
15
8 O27
429,
000
67,782
,000
131,3
85,540
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
154
Pemerintah Kota Medan
73 Narmo Jl. Pukat Sinja Dalam Terjun 0 0

-

-
18,5
76,000
74 Setia Darma Jl.Pukat Sinja 45 O29
505,
000
22,725
,000
76,2
85,000
75 Agus Salim Jl. Pukat Sinja Dalam Terjun 30 O28
365,
000
10,950
,000
21,5
10,000
76 Narmo Jl. Pukat Sinja Dalam Terjun 0 0

-

-
18,5
76,000
77 Sembiring Jl. Pukat Sinja Lingk III 36 O27
595,
000
21,420
,000
49,9
16,999
78 Sulaiman Jl, Pukat Cerut I Marelan 60 O25
595,
000
35,700
,000
70,2
60,000
79 Ngatimin Jl. Pasar II Gg. Melinjo Marelan
12
6 O22
983,
365
123,903
,990
132,8
31,990
80 Paino Jl. Pukat Cerut VII 0 0

-

-
29,5
68,000
81 Pemilik Jl.Pukat Scerut VII Terjun 0 0

-

-
243,1
99,920
82 Lamria Br. Panjaitan Jl. Pukat Cerut VII 0 0

-

-
185,6
00,000
83 Wagimin Jl. Abdul Mutholib Lingk. IV 60 O27
429,
000
25,740
,000
29,9
96,000
84
Agus Herbert Napitupulu,
SE Jl. Abdul Sani Muthalib Lingk. IV 0 0

-

-
30,8
48,000
85 Desi Aryanti Jl. Abdul Sani Muthalib Lingk. IV 75 O25
112,
689
8,45
1,675
33,7
94,487
86 Bernard Simangunsong Lingk. IV Pasar III 80 O31
225,
000
18,000
,000
44,6
24,000
87 Siyansiani Jl. Pukat Sinja Dalam Terjun 0 0

-

-
13,0
81,000
88 H. Ishak Batubara Lingk. IV Pasar III Barat
16
8 O23
823,
000
138,264
,000
162,0
08,010
89 Purnadi Simbolon Jl. Pukat Cerut 03 Lingk. IV 72 O25
612,
000
44,064
,000
45,4
15,470
90 Astimah Jl. Bajak I Harjo sari II M. Amplas 0 0 56,7
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
155
Pemerintah Kota Medan
- - 36,000
91 W. Sihombing Gg. Widuri Harjo sari II M. Amplas 60 O28
360,
000
21,600
,000
47,8
44,000
92 PL. Tobing Jl. Bajak Gg. Sibolga
14
0 27
429,
000
60,060
,000
184,8
94,350
93 Serta Perangin-angin Jl. Bajak I 8 Harjo Sari 60 O31
225,
000
13,500
,000
60,3
00,000
94 Serta Perangin-angin Jl. Bajak 6 Harjo Sari
12
0 O30
264,
000
31,680
,000
85,6
58,000
95 Hermien Susilowati Jl. Kasmala Lingk X 0 0

-

-
285,0
00,000
96 H. Alimin Daulay Jl. Bunga Dahlian III 90 A04
700,
000
63,000
,000
173,0
00,000
97 Asrian Efendi, SE Jl. Bunga Dahlia IV 233 Lk.VIII 90 A04
700,
000
63,000
,000
144,2
00,000
98
Drs. Samtir Alamsyah
Hutagalung Jl. Bunga Dahlia II 224 Lingk. VIII 90 A04
700,
000
63,000
,000
155,0
00,000
99 Muhammad Sembiring Jl. Bunga Dahlia Raya Ujung 90 A04
700,
000
63,000
,000
153,0
00,000
10
0 Ali Akbar Tanjung Jl. Perjuangan 86 Lingk. XII
10
8 O25
595,
000
64,260
,000
166,7
00,000

TOTAL
5,047,170,
665
50,611,72
3,766
(3) Lanjutan 3
Tabel 4.228 : Responden dan Sampel Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
No
.

Nama Pemilik

NJOTKP

NJOP
NJKP

PBB
Terhutang

Jenis
Perhitungan
PBB Lokasi

1
Muhammad Yakub Guru
Singa
10,000
,000
12,233,330,
000
2,446,666,
000
12,233,
330 Bisnis
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
156
Pemerintah Kota Medan
2 Kumpul Bukit
10,000
,000
7,138,225,
000
1,427,645,
000
7,138,
225 Bisnis
3 Suripto
8,00
0,000
214,220
,000
42,844
,000
214
,220
Rumah
Tangga
4 Kumpul Bukit
10,000
,000
4,696,158,
000
939,231
,600
4,696,
158 Bisnis
5 Amin Wagirin
8,00
0,000
378,925
,000
75,785
,000
378
,925
Tanah
Kosong
6 Rubini
8,00
0,000
117,355
,000
23,471
,000
117
,355
Rumah
Tangga
7 Martali Hutabarat
8,00
0,000
175,528
,000
35,105
,600
175
,528
Rumah
Tangga
8 AsdinSinaga
8,00
0,000
53,935
,000
10,787
,000
53
,935
Rumah
Tangga
9 Rusminah
8,00
0,000
130,690
,000
26,138
,000
130
,690
Tanah
Kosong
10 Ngaliri
8,00
0,000
111,920
,000
22,384
,000
111
,920
Rumah
Tangga
11 Kaniman
8,00
0,000
823,040
,000
164,608
,000
823
,040
Rumah
Tangga
12 Wagimin
8,00
0,000
271,469
,000
54,293
,800
271
,469
Rumah
Tangga
13 Syahren Nasution
8,00
0,000
45,600
,000
9,12
0,000
45
,600
Tanah
Kosong
14
Djamhur ST. Rumah
Panjang
7,00
0,000
83,522
,000
16,704
,400
83
,522
Rumah
Tangga
15 Asmawati Hj.
8,00
0,000
59,800
,000
11,960
,000
59
,800
Rumah
Tangga
16 Hamdan
6,00
0,000
63,150
,000
12,630
,000
63
,150
Rumah
Tangga
17 Willun Tanadi
10,000
,000
7,028,412,
000
1,405,682,
400
7,028,
412 Bisnis
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
157
Pemerintah Kota Medan
18 PT. Taman Malibu Indah
8,00
0,000
145,660
,000
29,132
,000
145
,660
Rumah
Tangga
19 Ngemkem Purba
8,00
0,000
131,200
,000
26,240
,000
131
,200
Tanah
Kosong
20 Jufrik
8,00
0,000
155,905
,000
31,181
,000
155
,905
Rumah
Tangga
21 KD. Setia Budi Makmur
8,00
0,000
148,000
,000
29,600
,000
148
,000 Bisnis
22 Farida Hanum
8,00
0,000
356,815
,000
71,363
,000
356
,815
Tanah
Kosong
23 Bostang Tampubolon
8,00
0,000
120,250
,000
24,050
,000
120
,250
Tanah
Kosong
24 Haryati Marpaung
7,00
0,000
229,505
,000
45,901
,000
229
,505
Rumah
Tangga
25 Elfri H. Simanjuntak. S,SN
8,00
0,000
80,440
,000
16,088
,000
80
,440
Tanah
Kosong
26 Rentauli Br. Pakpahan
8,00
0,000
93,817
,000
18,763
,400
93
,817
Tanah
Kosong
27 Sangkot Sugiarto
8,00
0,000
230,900
,000
46,180
,000
230
,900
Rumah
Tangga
28 Rasta Singarimbun
8,00
0,000
194,650
,000
38,930
,000
194
,650
Rumah
Tangga
29 Tanjung Br. Tarigan
10,000
,000
3,360,750,
000
672,150
,000
3,360,
750
Rumah
Tangga
30 Nampe Tua Hutagalung
8,00
0,000
261,675
,000
52,335
,000
261
,675
Tanah
Kosong
31 Sri Banun
8,00
0,000
33,540
,000
6,70
8,000
33
,540
Tanah
Kosong
32 Abd. Rahman
8,00
0,000
130,010
,000
26,002
,000
130
,010
Rumah
Tangga
33 Nuraini
8,00
0,000
132,700
,000
26,540
,000
132
,700
Tanah
Kosong
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
158
Pemerintah Kota Medan
34 Sukarno
6,00
0,000
105,725
,000
21,145
,000
105
,725
Rumah
Tangga
35 Nuraina
8,00
0,000
130,690
,000
26,138
,000
130
,690
Tanah
Kosong
36 M. Yunus
8,00
0,000
102,280
,000
20,456
,000
102
,280
Tanah
Kosong
37 Didi Nurnahadi
8,00
0,000
89,485
,000
17,897
,000
89
,485
Tanah
Kosong
38 Djamain Sihite Ir.
8,00
0,000
80,300
,000
16,060
,000
80
,300
Rumah
Tangga
39 Baruddin Tanjung
8,00
0,000
122,000
,000
24,400
,000
122
,000
Rumah
Tangga
40 Antenalem Tarigan
10,000
,000
4,106,900,
000
821,380
,000
4,106,
900
Rumah
Tangga
41 Serta Perangin-angin
8,00
0,000
25,314
,000
5,06
2,800
25
,314
Rumah
Tangga
42 Mukhlis Lubis
6,00
0,000
122,376
,000
24,475
,200
122
,376
Rumah
Tangga
43 B. Sihombing
6,00
0,000
50,274
,000
10,054
,800
50
,274
Rumah
Tangga
44 A. Situmeang
6,00
0,000
84,528
,000
16,905
,600
84
,528
Rumah
Tangga
45 Rahmona Halima Sulastri
6,00
0,000
105,108
,000
21,021
,600
105
,108
Tanah
Kosong
46 M. Amin
7,00
0,000
45,488
,000
9,09
7,600
45
,488
Rumah
Tangga
47 Sumarjo
7,00
0,000
64,640
,000
12,928
,000
64
,640
Rumah
Tangga
48 Sabenah
7,00
0,000
53,822
,000
10,764
,400
53
,822
Rumah
Tangga
49 Riman
7,00
0,000
22,025
,000
4,40
5,000
22
,025
Rumah
Tangga
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
159
Pemerintah Kota Medan
50 Pardi (Alm)
7,00
0,000
36,850
,000
7,37
0,000
36
,850
Rumah
Tangga
51 Rohani
7,00
0,000
59,123
,000
11,824
,600
59
,123
Rumah
Tangga
52 Sabariah
7,00
0,000
292,900
,000
58,580
,000
292
,900
Rumah
Tangga
53 Ludin A. Napitupulu
7,00
0,000
227,500
,000
45,500
,000
227
,500
Tanah
Kosong
54 Samiem
7,00
0,000
418,860
,000
83,772
,000
418
,860
Rumah
Tangga
55 Sukirman HS.
7,00
0,000
52,778
,000
10,555
,600
52
,778
Rumah
Tangga
56 Nasrudin
7,00
0,000
50,348
,000
10,069
,600
50
,348
Rumah
Tangga
57 Arminsyah
7,00
0,000
18,272
,000
3,65
4,400
18
,272
Rumah
Tangga
58 M. Tumin
7,00
0,000
112,626
,000
22,525
,200
112
,626
Rumah
Tangga
59 M. Ali Samin
7,00
0,000
117,440
,000
23,488
,000
117
,440
Rumah
Tangga
60 Kasil
7,00
0,000
32,063
,000
6,41
2,600
32
,063
Rumah
Tangga
61 Supeno
8,00
0,000
38,319
,000
7,66
3,800
38
,319
Rumah
Tangga
62 Tati Suhir
8,00
0,000
63,442
,000
12,688
,400
63
,442
Rumah
Tangga
63 H. Amin surya
8,00
0,000
256,300
,000
51,260
,000
256
,300
Rumah
Tangga
64 Sadikin
8,00
0,000
69,500
,000
13,900
,000
69
,500
Rumah
Tangga
65 Ramlah
6,00
0,000
115,948
,000
23,189
,600
115
,948
Rumah
Tangga
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
160
Pemerintah Kota Medan
66 Rameni
6,00
0,000
90,660
,000
18,132
,000
90
,660
Rumah
Tangga
67 Rameni
6,00
0,000
97,656
,000
19,531
,200
97
,656
Rumah
Tangga
68 Saodah DKK
8,00
0,000
56,200
,000
11,240
,000
56
,200
Rumah
Tangga
69 Sadikin
8,00
0,000
69,500
,000
13,900
,000
69
,500
Tanah
Kosong
70 Ramlah
6,00
0,000
115,948
,000
23,189
,600
115
,948
Rumah
Tangga
71 Tengku Mahidah
6,00
0,000
86,631
,000
17,326
,200
86
,631
Rumah
Tangga
72 Karno
6,00
0,000
125,385
,540
25,077
,108
125
,386
Rumah
Tangga
73 Narmo
6,00
0,000
12,576
,000
2,51
5,200
12
,576
Tanah
Kosong
74 Setia Darma
6,00
0,000
70,285
,000
14,057
,000
70
,285
Rumah
Tangga
75 Agus Salim
6,00
0,000
15,510
,000
3,10
2,000
15
,510
Rumah
Tangga
76 Narmo
6,00
0,000
12,576
,000
2,51
5,200
12
,576
Tanah
Kosong
77 Sembiring
6,00
0,000
43,916
,999
8,78
3,400
43
,917 Bisnis
78 Sulaiman
6,00
0,000
64,260
,000
12,852
,000
64
,260 Bisnis
79 Ngatimin
6,00
0,000
126,831
,990
25,366
,398
126
,832
Rumah
Tangga
80 Paino
6,00
0,000
23,568
,000
4,71
3,600
23
,568
Tanah
Kosong
81 Pemilik
6,00
0,000
237,199
,920
47,439
,984
237
,200
Tanah
Kosong
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
161
Pemerintah Kota Medan
82 Lamria Br. Panjaitan
6,00
0,000
179,600
,000
35,920
,000
179
,600
Tanah
Kosong
83 Wagimin
6,00
0,000
23,996
,000
4,79
9,200
23
,996
Rumah
Tangga
84
Agus Herbert Napitupulu,
SE
6,00
0,000
24,848
,000
4,96
9,600
24
,848
Tanah
Kosong
85 Desi Aryanti
6,00
0,000
27,794
,487
5,55
8,897
27
,794
Rumah
Tangga
86 Bernard Simangunsong
6,00
0,000
38,624
,000
7,72
4,800
38
,624
Rumah
Tangga
87 Siyansiani
6,00
0,000
7,08
1,000
1,41
6,200

7,081
Rumah
Tangga
88 H. Ishak Batubara
6,00
0,000
156,008
,010
31,201
,602
156
,008
Rumah
Tangga
89 Purnadi Simbolon
6,00
0,000
39,415
,470
7,88
3,094
39
,415
Rumah
Tangga
90 Astimah
6,00
0,000
50,736
,000
10,147
,200
50
,736
Tanah
Kosong
91 W. Sihombing
6,00
0,000
41,844
,000
8,36
8,800
41
,844
Rumah
Tangga
92 PL. Tobing
6,00
0,000
178,894
,350
35,778
,870
178
,894
Rumah
Tangga
93 Serta Perangin-angin
6,00
0,000
54,300
,000
10,860
,000
54
,300
Rumah
Tangga
94 Serta Perangin-angin
6,00
0,000
79,658
,000
15,931
,600
79
,658
Rumah
Tangga
95 Hermien Susilowati
6,00
0,000
279,000
,000
55,800
,000
279
,000
Tanah
Kosong
96 H. Alimin Daulay
6,00
0,000
167,000
,000
33,400
,000
167
,000
Rumah
Tangga
97 Asrian Efendi, SE
6,00
0,000
138,200
,000
27,640
,000
138
,200
Rumah
Tangga
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
162
Pemerintah Kota Medan
98
Drs. Samtir Alamsyah
Hutagalung
6,00
0,000
149,000
,000
29,800
,000
149
,000
Rumah
Tangga
99 Muhammad Sembiring
6,00
0,000
147,000
,000
29,400
,000
147
,000
Rumah
Tangga
10
0 Ali Akbar Tanjung
6,00
0,000
160,700
,000
32,140
,000
160
,700
Rumah
Tangga

TOTAL
715,000
,000
49,896,723,
766
9,979,344,
753
49,896,
724
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
163
Pemerintah Kota Medan
Berdasarkan hal tersebut maka dapat dianalisisi jumlah PBB yang terhutang
sebesar :
Tabel 4.229 : Potensi PBB Terhutang
N
o
Jenis PBB
Jumlah Rata-
Rata PBB
Terhutang
Jumlah
WP
Jumlah Potensi
PBB
1
PBB Khusus (6
Objek)
Rp.
32,255,829,366.00
2
PBB terhutang Rata-
Rata kelompok
Bisnis
Rp.
4,478,900.29

26,673
Rp.
119,465,707,317.05
3
PBB terhutang Rata-
Rata kelompok
Rumah Tangga
Rp.
224,030.92
3
15,892
Rp.
70,769,576,713.89

3
42,565
Rp.
222,491,113,396.9
4
4.2.11. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
Jumlah objek BPHTB di Kota Medan berdasarkan jumlah pengurusan sertifikat
tanah di Kota Medan pada tahun 2010 sebanyak 17.654 sertifikat dengan dengan 5320
proses pengurusan jual beli tanah dengan target BPHTB sebanyak Rp.150 Milyar
(www.waspada.co.id) sehingga jumlah sampel yang diambil dari jumlah tersebut
sebanyak :
n =
( ) 1 10 , 0 320 . 5
320 . 5
2
+ x

n = 5.320/54.2
n = 98.16 wajib BPHTB
(dibulatkan menjadi 99 dan diambil sampel sebanyak 101 Wajib Pajak BPHTB)
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
164
Pemerintah Kota Medan
Adapun jumlah sampel yang digunakan terdapat pada Tabel berikut :
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
165
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.230 : Sampel Objek BPHTB
No
.


Nama
Perumahaan


Nama
Pembeli
Letak Lokasi Objek Pajak


Nilai
Perolehan
Objek Pajak
(Rp)
Nilai
Perolehan
Objek Pajak
TKP
(Rp)
Nilai
Perolehan
Objek Pajak
KP
(Rp)
BPHTB
Terhutang
(Rp)

1 Kampung Asoka 0Jl. Asoka Tanjung Sari Pasar I
335,000
,000
60,000
,000
275,000,
000
13,750,
000
2
Taman Sari
Residence 0Jl. Pertambangan Pasar II
350,000
,000
60,000
,000
290,000,
000
14,500,
000
3
Griya
Pertambangan 0Jl. Setia Budi Pertambangan Pasar II
295,000
,000
60,000
,000
235,000,
000
11,750,
000
4
Setia Budi
Mansion 0Jl. Pertambangan Pasar II
280,000
,000
60,000
,000
220,000,
000
11,000,
000
5
Harmony
Residence 0Jl. Pertambangan Pasar II
220,000
,000
60,000
,000
160,000,
000
8,000,
000
6 Mansyur Village 0Jl. STMK Dr. Mansyur
470,000
,000
60,000
,000
410,000,
000
20,500,
000
7 Puri Asri Tj. Sari 0Jl. Pasar I Tanjung sari Medan
225,000
,000
60,000
,000
165,000,
000
8,250,
000
8 Citra Asoka 0Jl. Setia Budi Pasar I
255,000
,000
60,000
,000
195,000,
000
9,750,
000
9
Permata
Residence 0
Jl. Pasar III (Bersama) Tapianauli
Sunggal
365,000
,000
60,000
,000
305,000,
000
15,250,
000
10
White House
Garden 0Jl. Tapianauli Pasar III Medan sunggal
375,000
,000
60,000
,000
315,000,
000
15,750,
000
11La-Grandia 0Jl. Tapianauli Medan sunggal
320,000
,000
60,000
,000
260,000,
000
13,000,
000
12
Komplek S. Budi
Estate 0Jl. SetiaBudi Pasar I Tj. Sari
290,000
,000
60,000
,000
230,000,
000
11,500,
000
13Clasie 2 Dr. RahmanJl. Abdul Hakim Ujung 550,000 60,000 490,000, 24,500,
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
166
Pemerintah Kota Medan
,000 ,000 000 000
14Icon 3 0Jl. Abdul Hakim Ujung
305,000
,000
60,000
,000
245,000,
000
12,250,
000
15ABC Real Estate 0Jl. Abdul Hakim
350,000
,000
60,000
,000
290,000,
000
14,500,
000
16Melenium Centre
Budi
Parulian Jl.sakura Raya Medan
400,000
,000
60,000
,000
340,000,
000
17,000,
000
17
Taman Melati
Indah 0Jl. Flamboyan Raya Lingk. II Tj. Selamat
230,000
,000
60,000
,000
170,000,
000
8,500,
000
18Royal Residence Herman S Jl. Seroja Tj. Selamat Medan
275,000
,000
60,000
,000
215,000,
000
10,750,
000
19
Debang Taman
Sari

-
Jl. Flamboyan Raya No. 100 Setia Budi
Medan
315,000
,000
60,000
,000
255,000,
000
12,750,
000
20De' Cluster

- Jl. Bunga Cempaka Pasar 3 Setia Budi
355,000
,000
60,000
,000
295,000,
000
14,750,
000
21Graha Sunggal

- Jl. Graha Sunggal Blok GG No. 12 Medan
300,000
,000
60,000
,000
240,000,
000
12,000,
000
22Villa Malina Indah

-
Villa Malinna Jl. Deli Indah No. 24 Tj.
Sari
450,000
,000
60,000
,000
390,000,
000
19,500,
000
23
Komplek Jemadi
Asri

- Jl. Jemadi Asri No. 32B
325,000
,000
60,000
,000
265,000,
000
13,250,
000
24 Tidak Bersedia

- Jl. Salam (Kapt. Jumhana Gg. BM Noor
570,000
,000
60,000
,000
510,000,
000
25,500,
000
25 Tidak Bersedia Edward Jl. S.parman Dalam No. 3
520,000
,000
60,000
,000
460,000,
000
23,000,
000
26 Tidak Bersedia

- Jl. Sekip Gg. Agus Salim No. 14C
650,000
,000
60,000
,000
590,000,
000
29,500,
000
27 Tidak Bersedia

-
Jl. Sejarakundo Komp. Twon Haouse I
No. 8
300,000
,000
60,000
,000
240,000,
000
12,000,
000
28 Tidak Bersedia

- Jl. Selamat/Garu I Gg. Rukun
250,000
,000
60,000
,000
190,000,
000
9,500,
000
29 Tidak Bersedia

- Jl. STM/Suka Aman No. 14
280,000
,000
60,000
,000
220,000,
000
11,000,
000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
167
Pemerintah Kota Medan
30 Tidak Bersedia

- Jl. Karakatau gg. Mandor
450,000
,000
60,000
,000
390,000,
000
19,500,
000
31 Tidak Bersedia

- Jl. Johar No. 20/1 (Dekat Kampus IBBI)
370,000
,000
60,000
,000
310,000,
000
15,500,
000
32 Tidak Bersedia Johannes Jl. Jurung (Wahiddin
240,000
,000
60,000
,000
180,000,
000
9,000,
000
33 Tidak Bersedia

- Jl. Komp. Karida Indah Blok D No. 9
180,000
,000
60,000
,000
120,000,
000
6,000,
000
34 Tidak Bersedia

- Komplek Kota Baru/Ivory Titi Papan
225,000
,000
60,000
,000
165,000,
000
8,250,
000
35 Tidak Bersedia

- Jl. Bambu No. 50 Helvetia Medan
250,000
,000
60,000
,000
190,000,
000
9,500,
000
36 Tidak Bersedia

-
Jl. Purwo Sari Gg. Reformasi No. 30/28
Brayan
155,000
,000
60,000
,000
95,000
,000
4,750,
000
37 Tidak Bersedia

-
Jl. Brigjen Katamso gg. Pemuda II No.
9A
170,000
,000
60,000
,000
110,000,
000
5,500,
000
38 Tidak Bersedia

- Jl. Sehati No. 24
585,000
,000
60,000
,000
525,000,
000
26,250,
000
39Griya Marelan III

-
Komplek Griya Marelan III Blok C No. 32
Marelan
180,000
,000
60,000
,000
120,000,
000
6,000,
000
40Griya Marelan III

- Komp. Marelan III Block C No. 22
180,000
,000
60,000
,000
120,000,
000
6,000,
000
41 Tidak Bersedia

- Jl. Sei Lepan No. 13
560,000
,000
60,000
,000
500,000,
000
25,000,
000
42 Tidak Bersedia

- Jl. Negara Dalam No. 4A
400,000
,000
60,000
,000
340,000,
000
17,000,
000
43 Tidak Bersedia

- Jl. Purwo sari No. 28
1,100,000,
000
60,000
,000
1,040,000,
000
52,000,
000
44 Tidak Bersedia

- Jl. Karya Bersama gg. Bersama No. 17
550,000
,000
60,000
,000
490,000,
000
24,500,
000
45 Tidak Bersedia

- Jl. Medan Area selatan No. 104
410,000
,000
60,000
,000
350,000,
000
17,500,
000
46 Tidak Bersedia M. Yahya Jl. Sei Agul Gg. Akur No. 6 380,000 60,000 320,000, 16,000,
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
168
Pemerintah Kota Medan
,000 ,000 000 000
47 Tidak Bersedia

- Komplek Pondok surya Blok I No. 15A
750,000
,000
60,000
,000
690,000,
000
34,500,
000
48 Tidak Bersedia

- Jl. Garu II Komp. Harjo sari I No. 41
350,000
,000
60,000
,000
290,000,
000
14,500,
000
49 Tidak Bersedia

- Gardenia Karakatau Town House
680,000
,000
60,000
,000
620,000,
000
31,000,
000
50 Tidak Bersedia

- Gardenia Karakatau Town House
350,000
,000
60,000
,000
290,000,
000
14,500,
000
51 Tidak Bersedia

- Ruko Rakyat Sehat jl. Pendidikan
920,000
,000
60,000
,000
860,000,
000
43,000,
000
52 Tidak Bersedia

- Karakatau Indah Type Ruko
875,000
,000
60,000
,000
815,000,
000
40,750,
000
53 Tidak Bersedia

- Karakatau Indah Type Ruko
465,000
,000
60,000
,000
405,000,
000
20,250,
000
54 Tidak Bersedia

- Orlando residence Jl. Pasar III
260,000
,000
60,000
,000
200,000,
000
10,000,
000
55 Tidak Bersedia

- Orlando residence Jl. Pasar III
670,000
,000
60,000
,000
610,000,
000
30,500,
000
56 Tidak Bersedia

- Setia Jadi Orlando Jl. Setia Jadi Type I
340,000
,000
60,000
,000
280,000,
000
14,000,
000
57 Tidak Bersedia

- Setia Budi Orlando Jl. Setia Jadi
680,000
,000
60,000
,000
620,000,
000
31,000,
000
58 Tidak Bersedia

- Komplek Sidomulyo Orlando Type 45
350,000
,000
60,000
,000
290,000,
000
14,500,
000
59 Tidak Bersedia

- Komplex Sidomulyo Orlando Type 65
680,000
,000
60,000
,000
620,000,
000
31,000,
000
60 Tidak Bersedia

- Grand Sido Rukun No. 65 Type 45
370,000
,000
60,000
,000
310,000,
000
15,500,
000
61 Tidak Bersedia

- Grand Sido Rukun No. 65 Type 55
680,000
,000
60,000
,000
620,000,
000
31,000,
000
62 Tidak Bersedia

- Krakatau Hamy Jl. Aluminium 1
280,000
,000
60,000
,000
220,000,
000
11,000,
000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
169
Pemerintah Kota Medan
63 Tidak Bersedia

- Krakatau Hamy Jl. Aluminium 1
470,000
,000
60,000
,000
410,000,
000
20,500,
000
64 Tidak Bersedia

- Cemara Indah Jl. Aluminium Raya No. 7
475,000
,000
60,000
,000
415,000,
000
20,750,
000
65 Tidak Bersedia

- Cemara Indah Jl. Aluminium Raya No. 7
980,000
,000
60,000
,000
920,000,
000
46,000,
000
66 Tidak Bersedia

- Karakatau Multi Centre Jl. Karakatau
380,000
,000
60,000
,000
320,000,
000
16,000,
000
67 Tidak Bersedia

- Kompleks Puri Tanjung Mulia
285,000
,000
60,000
,000
225,000,
000
11,250,
000
68 Tidak Bersedia

- Kompleks Puri Tanjung Mulia
620,000
,000
60,000
,000
560,000,
000
28,000,
000
69 Tidak Bersedia Khairul Jl. Setia Budi Gg. Marto No. 2
250,000
,000
60,000
,000
190,000,
000
9,500,
000
70 Tidak Bersedia

-
Jl. S.Budi Helvetia Komp. Atria Blok C
No. 12
388,000
,000
60,000
,000
328,000,
000
16,400,
000
71 Tidak Bersedia

-
Jl. S.Budi Helvetia Komp. Atria Blok B
No. 7
390,250
,000
60,000
,000
330,250,
000
16,512,
500
72 Tidak Bersedia

-
Jl. S.Budi Helvetia Komp. Atria Blok A
No. 2
438,000
,000
60,000
,000
378,000,
000
18,900,
000
73 Tidak Bersedia

-
Jl. Gaperta Scott Valley Regency Blok D
No. 7
450,000
,000
60,000
,000
390,000,
000
19,500,
000
74 Tidak Bersedia

-
Jl. Gaperta Scott Valley Regency Blok F
No. 5
648,000
,000
60,000
,000
588,000,
000
29,400,
000
75 Tidak Bersedia

- Jl. Gaperta Scott Valley Blok A No. 22
268,000
,000
60,000
,000
208,000,
000
10,400,
000
76 Tidak Bersedia

- Jl. Balai desa/Beringin V No. 25
678,000
,000
60,000
,000
618,000,
000
30,900,
000
77 Tidak Bersedia

- Jl. Beringin III No. 29 Helvet
120,000
,000
60,000
,000
60,000
,000
3,000,
000
78 Tidak Bersedia

- Jl. Medan Area Selatan No. 315
900,000
,000
60,000
,000
840,000,
000
42,000,
000
79 Tidak Bersedia Jl. Medan Area Selatan No. 284G 850,000 60,000 790,000, 39,500,
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
170
Pemerintah Kota Medan
- ,000 ,000 000 000
80 Tidak Bersedia

- Jl. Medan Area selatan No. 284 B
950,000
,000
60,000
,000
890,000,
000
44,500,
000
81 Tidak Bersedia

- Jl. Amaliun No. 18
850,000
,000
60,000
,000
790,000,
000
39,500,
000
82 Tidak Bersedia

- Jl. Dame No. 24 Medan
1,200,000,
000
60,000
,000
1,140,000,
000
57,000,
000
83 Tidak Bersedia

- Jl. Tengku Amir Hamzah No. 185
638,000
,000
60,000
,000
578,000,
000
28,900,
000
84 Tidak Bersedia

- Jl. Tengku Amir hamzah No. 196
770,000
,000
60,000
,000
710,000,
000
35,500,
000
85 Tidak Bersedia

- Jl. Tengku Amir hamzah No. 6
800,000
,000
60,000
,000
740,000,
000
37,000,
000
86 Tidak Bersedia

- Jl. Danau Singkarak No. 31
900,000
,000
60,000
,000
840,000,
000
42,000,
000
87 Tidak Bersedia

- Jl. Danau Singkarak No. 85
750,000
,000
60,000
,000
690,000,
000
34,500,
000
88 Tidak Bersedia

- Jl. Danau singkarak No. 52
250,000
,000
60,000
,000
190,000,
000
9,500,
000
89 Tidak Bersedia

- Jl. Cangkir No. 18 Medan
410,000
,000
60,000
,000
350,000,
000
17,500,
000
90 Tidak Bersedia

- Jl. Sei Arakundo Town House 2 No. 8H
550,000
,000
60,000
,000
490,000,
000
24,500,
000
91 Tidak Bersedia

-
Jl. Jemadi Gg. Bunga (Depan Planet
Futsal)
220,000
,000
60,000
,000
160,000,
000
8,000,
000
92 Tidak Bersedia

- Jl. Kertas
880,000
,000
60,000
,000
820,000,
000
41,000,
000
93 Tidak Bersedia

- Jl. Tempua No. 8-9
320,000
,000
60,000
,000
260,000,
000
13,000,
000
94 Tidak Bersedia

- Jl. Mandala Dalam No. 76 N
360,000
,000
60,000
,000
300,000,
000
15,000,
000
95 Tidak Bersedia

- Jl. Karakatau Gg. Mandor No. 23
480,000
,000
60,000
,000
420,000,
000
21,000,
000
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
171
Pemerintah Kota Medan
96 Tidak Bersedia

- Jl. Sidorukun no. 85
650,000
,000
60,000
,000
590,000,
000
29,500,
000
97 Tidak Bersedia

- Jl. Sidomulyo no. 14
350,000
,000
60,000
,000
290,000,
000
14,500,
000
98 Tidak Bersedia

- Jl. Setia Jadi No. 102
400,000
,000
60,000
,000
340,000,
000
17,000,
000
99 Tidak Bersedia

- Jl. Suluh Gg. Pinang No. 11 Medan
310,000
,000
60,000
,000
250,000,
000
12,500,
000
10
0 Tidak Bersedia

- Jl. Akik No. 9
550,000
,000
60,000
,000
490,000,
000
24,500,
000
10
1 Tidak Bersedia

-
Jl. Sunggal Graha Sunggal Blok O No. 1-
2
700,000
,000
60,000
,000
640,000,
000
32,000,
000

TOTAL
47,168,25
0,000
41,108,250
,000
2,055,412,
500
Sumber : Hasil Survei Lapangan 2011.
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
172
Pemerintah Kota Medan
Berdasarkan hal tersebut maka potensi BPHTB sebesar :
Tabel 4.231 : Perhitungan Potensi BPHTB
BPHTB Terhutang Perhitungan
BPHTB PT.CBD Polonia Rp 194,000,000,000.00
BPHTB Rata-Rata Sampel Rp.20,350,618.81 /Wajib Pajak
Jumlah Pengurusan Surat
Tanah 5,320 Pengurusan
Potensi BPHTB Rp 108,265,292,079.21
Total Potensi BPHTB Rp. 302,265,292,079.21
Dengan demikian secara keseluruhan potensi Pajak Daerah berdasarkan UU No.28
Tahun 2009 sebesar :
Tabel 4.232 : Rekapitulasi Potensi Penerimaan Pajak Daerah 2011
Jenis Pajak Daerah Total
Pajak Hotel Rp 102,952,190,362.59
Pajak Restoran Rp 191,140,263,797.58
Pajak Hiburan Rp 67,178,986,666.67
Pajak Reklame Rp 40,479,943,071.43
Pajak Penerangan Jalan Rp 169,429,200,000.00
Pajak Mineral Bukan Logam Rp 0
Pajak Parkir Rp 9,204,516,000.00
Pajak Air Bawah Tanah Rp 4,676,197,500.00
Pajak Walet Rp 2,100,000.00
PBB Rp 222,491,113,396.94
BPHTB Rp 302,265,292,079.21
Jumlah Rp 1,109,819,802,874.40
Sumber : Data Diolah.
Peranan Pajak Daerah terhadap Total Product Domestic Regional Bruto
(PDRB) Kota Medan sebesar 1.53 %. Dengan demikian peranan Pajak Daerah masih
minim terhadap perekonomian Kota Medan yang diukur dari 9 (sembilan) sektor. Hal
tersebut terdapat pada Tabel berikut :
Tabel 4.233 : Kontribusi Total Pajak Daerah terhadap PDRB Sektoral
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
173
Pemerintah Kota Medan
dan Total PDRB Kota Medan
No Sektor PDRB 2010
Rasio
Tax/PDRB
1 Pertanian Rp 2,058,479,570,000.00 53.91%
2 Penggalian Rp 2,981,710,000.00 37220.92%
3 Industri Pengolahan Rp 10,860,498,520,000.00 10.22%
4 Listrik, Gas dan Air Minum Rp 1,244,801,650,000.00 89.16%
5 Bangunan Rp 6,927,190,350,000.00 16.02%
6 Perdagangan, Hotel dan Restoran Rp 19,493,725,030,000.00 5.69%
7 Pengangkutan dan Komunikasi Rp 14,255,715,710,000.00 7.79%
8
Keuangan, Asuransi, Sewa
Bangunan, Tanah dan Jasa
Perusahaan Rp 10,064,177,600,000.00 11.03%
9 Jasa-Jasa Rp 7,750,089,430,000.00 14.32%
Total PDRB Rp 72,657,659,570,000.00
Total Pajak Daerah Rp 1,109,819,802,874.40 1.53%
Sumber : Data Diolah. 2011.
Sedangkan proyeksi Pajak Daerah untuk tahun 2011-2015 dapat ditampilkan
sebagai berikut :
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
174
Pemerintah Kota Medan
Tabel 4.234. : Hasil Poyeksi Pajak Daerah
N
o
Pajak Daerah
Proyeksi (Rp)
2011 2012 2013 2014 2015
1 Pajak Hotel
102,952,190,362.
59
113,247,409,3
98.84
124,572,150,3
38.73
137,029,365,3
72.60
150,732,301,90
9.86
2 Pajak Restoran
191,140,263,797.
58
210,254,290,1
77.34
231,279,719,1
95.07
254,407,691,1
14.58
279,848,460,22
6.04
3 Pajak Hiburan
67,178,986,666.6
7
73,896,885,3
33.33
81,286,573,8
66.67
89,415,231,2
53.33
98,356,754,37
8.67
4 Pajak Reklame
40,479,943,071.4
3
44,527,937,3
78.57
48,980,731,1
16.43
53,878,804,2
28.07
59,266,684,65
0.88
5
Pajak Penerangan
Jalan
169,429,200,000.
00
186,372,120,0
00.00
205,009,332,0
00.00
225,510,265,2
00.00
248,061,291,72
0.00
6
Pajak Mineral Bukan
Logam 0.00

-

-

-

-
7 Pajak Parkir 9,204,516,000.00
10,124,967,6
00.00
11,137,464,3
60.00
12,251,210,7
96.00
13,476,331,87
5.60
8
Pajak Air Bawah
Tanah 4,676,197,500.00
5,143,817,2
50.00
5,658,198,9
75.00
6,224,018,8
72.50
6,846,420,7
59.75
9 Pajak Walet 2,100,000.00
2,310,
000.00
2,541,
000.00
2,795,
100.00
3,074,6
10.00
1
0 PBB
222,491,113,396.
94
244,740,224,7
36.63
269,214,247,2
10.29
296,135,671,9
31.32
325,749,239,12
4.46
1
1 BPHTB
302,265,292,079.
21
332,491,821,2
87.13
365,741,003,4
15.84
402,315,103,7
57.43
442,546,614,13
3.17
Jumlah
1,109,819,802,
874.40
1,220,801,783,
161.84
1,342,881,961,
478.03
1,477,170,157,
625.83
1,624,887,173,3
88.42
Sumber : Hasil Proyeksi. 2011.
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
175
Pemerintah Kota Medan
BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
5.1. Kesimpulan
1. Penerimaan Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak
Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet,
Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan,
mengalami perkembangan yang cukup pesat di Kota Medan.
2. Pajak Sarang Burung Walet dan Pajak Air Bawah Tanah belum digali dan dipungut
secara maksimal.
3. Peranan Pajak Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi yang diproksikan oleh
PDRB Kota Medan sebesar 1.53 %.
4. Hasil perhitungan potensi penerimaan pajak daerah di Kota Medan adalah:
Tabel 5.1 Target Penerimaan Pajak Dearah Tahun 2011
Jenis Pajak Daerah Total
Pajak Hotel Rp 102,952,190,362.59
Pajak Restoran Rp 191,140,263,797.58
Pajak Hiburan Rp 67,178,986,666.67
Pajak Reklame Rp 40,479,943,071.43
Pajak Penerangan Jalan Rp 169,429,200,000.00
Pajak Mineral Bukan Logam Rp 0
Pajak Parkir Rp 9,204,516,000.00
Pajak Air Bawah Tanah Rp 4,676,197,500.00
Pajak Walet Rp 2,100,000.00
PBB Rp 222,491,113,396.94
BPHTB Rp 302,265,292,079.21
Jumlah Rp 1,109,819,802,874.40
Sumber: Hasil Perhitungan
5.2. Rekomendasi
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
176
Pemerintah Kota Medan
1. Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendapatan Daerah agar lebih intensif
menggali sumber-sumber pendapatan dari Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak
Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Air Bawah
Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Perolehan
Hak Atas Tanah dan Bangunan;
2. Agar Pajak Sarang Burung Walet dan Pajak Air Bawah Tanah agar dipungut dan
digali secara maksimal.
3. Diharapkan dari hasil analisa atau kajian ini dapat sebagai masukan bagi Pemerintah
Kota Medan dalam menetapkan target penerimaan pajak daerah di masa yang akan
datang dan sebagai tolak ukur dalam menilai peran pajak daerah terhadap
Pendapatan Asli Daerah.
DAFTAR PUSTAKA
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
177
Pemerintah Kota Medan
Atkinson, A. B. and J. E. Stiglitz. 1990. Lectures on Public Economics. Singapore:
McGraw-Hill International Editions.
Barro, R. J. 1997. Macroeconomics. Third Edition. Cambridge: The MIT Press.
Barro, R. J. and X. Sala-I-Martin. 1995. Economic Growth. Singapore: McGraw-Hill
International Editions.
Blanchard, O. 2000. Macroeconomics. Second Edition. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.
Blanchard, O. and S. Fischer. 1989. Lecture on Macroeconomics. Cambrige: MIT
Press.
Blanchard, O. and L. H. Summers. 1984. Perspective on High Interest Rate.
Brooking Papers on Economic Activity 2: Pp. 273-334.
BPS Kota Medan. 2010. Kota Medan Dalam Angka.
Brown, C. V. and P. M. Jackson. 1993. Public Sector Economics. 4
th
. ed. Oxford:
Blackwell Publishers.
Doepke, M., A. Lehnert and A. W. Sellgren. 1998. Macroeconomics. Chicago, Illinois.
Dornbusch, R., S. Fischer and R. Startz. 1998. Macroeconomics. Seventh Edition.
Boston: The McGraw-Hill Companies Inc.
Gillis, M. et. al. 1996. Economics of Development. Fourth Edition. New York: W. W.
Norton and Company.
Greene, W. H. 1997. Econometric Analysis. Third Edition. New York: Prentice-Hall
International Editions.
Gujarati, D. 2003. Basic Econometrics. Fourth Edition. New York: McGraw-Hill
Companies.
Harberger, A. C. 1998. A Vision of the Growth Process. The American Economic
Review: Pp. 1-32.
Herrick, B. and C. P. Kindleberger. 1983. Economic Development. Singapore:
McGraw-Hill International Editions.
Jacob A. Frenkel and Assaf Razin. 1994. Fiscal Policies and The World Economy.
Second Edition. The MIT Press: Cambridge.
Jun, J. 1994. How Taxation Affects Foreign Direct Investment (Country - Specific
Evidence). Policy Working Paper 1490: The World Bank.
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
178
Pemerintah Kota Medan
Keputusan Meneteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002 tentang Pedoman
Pengurusan, Pertanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata
Cara Penyusunan APBD, Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan
Perhitungan APBD.
Mankiw, N. G. 1994. Macroeconomics. Second Edition. New York: Worth Publishers
Inc.
Manurung, J., A. H. Manurung, F. D. Saragih dan M. Lumban Gaol. 2003. Pasar
Keuangan & Lembaga Keuangan Bank & Bukan Bank. Jakarta: PT. Adler
Manurung Press.
Manurung, J., A. H. Manurung dan F. D. Saragih. 2005. Ekonometrika: Teori dan
Aplikasi. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. Kelompok Gramedia.
Mardiasmo. 2002. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Megantara, A., D. Iskandar dan K. Slamet. 2006. Manajemen Perbendaharaan
Pemerintahan: Aplikasi di Indonesia. Jakarta: Lembaga Pengkajian Keuangan
Publik dan Akuntansi Pemerintah (LPKPAP). Badan Pendidikan dan Pelatihan
Keuangan Departemen Keuangan RI.
Mulyana, B., Subkhan dan K. Slamet. 2006. Keuangan Daerah: Perspektif
Desentralisasi Fiskal dan Pengelolaan APBD di Indonesia. Jakarta: Lembaga
Pengkajian Keuangan Publik dan Akuntansi Pemerintah, Badan Pendidikan dan
Pelatihan Keuangan. Departemen Keuangan RI.
Pindyck, R.S. and D. L. Rubinfeld. 1991. Econometric Models and Economic
Forecasts. Third Edition. Singapore: McGraw-Hill International Edition.
Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan
Pertanggungjawaban Keuangan Daerah.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyusunan
APBD.
Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah.
Rodriquez, A. 1993. The Debt Money Ratio: What Are Limits ?. Pp. 131-150 in M.
Boldassarri. et.al. (eds). Debt, Deficit and Economic Performance. Rome: St.
Martins Press.
Romer, D. 1996. Advance Macoreoconomics. Singapore: McGraw-Hill International
Editions.
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
179
Pemerintah Kota Medan
Ross, S., R.W. Westerfield and J. Jaffe. 2005. Corporate Finance. Seventh Edition.
Singapore: McGraw-Hill International Edition.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan dan telah
diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1998 tentang Bea Perolehan Atas Tanah dan
Bangunan.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2000 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Daerah.
Zikmund, W. G. 1997. Business Research Methods. Fith Edition. Florida: The Dryden
Press Harcourt Brace College Publishers.
Perda kota Medan No 2 tahun 2004 Tentang Pajak Reklame.
QUESIONER PAJAK DAERAH
PAJAK HOTEL (WP/NON WP)
1. Nama Hotel : .............................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
180
Pemerintah Kota Medan
- Alamat : ..............................................................
Telp.
- Jenis Hotel : Bintang 1 Bintang 2 Bintang 3 Bintang 4 Bintang 5
- Jumlah Kamar : .............................................
- Jumlah pengunjung Rata-Rata :
- VIP I : .............................................
- VIP II : .............................................
- VIP III : .............................................
- VIP IV : .............................................
- Super Executive : .............................................
- Tarif Hotel :
- VIP I : ............................................./Jlh Kamar :
- VIP II : ............................................. /Jlh Kamar :
- VIP III : ............................................. /Jlh Kamar :
- VIP IV : ............................................. /Jlh Kamar :
- Super Executive : ............................................. /Jlh Kamar :
- Jumlah Pemakaian Jasa Penunjang yang disediakan Hotel :
- Fasilitas Telepon : .............................................
- Faksimile : .............................................
- Teleks : .............................................
- Internet : .............................................
- Fotocopy : .............................................
- Laundry : .............................................
- Fasilitas Lainnya : .............................................
- Tarif Pemakaian Jasa Penunjang yang disediakan Hotel :
- Fasilitas Telepon : .............................................
- Faksimile : .............................................
- Teleks : .............................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
181
Pemerintah Kota Medan
- Internet : .............................................
- Fotocopy : .............................................
- Laundry : .............................................
- Fasilitas Lainnya : .............................................
- Foto Lokasi
2. Cafe
- Jumlah Kursi : .............................................
- Jumlah Pengunjung :
- Jam 09.00-13.00 WIB : .......... orang
- Jam 13.00-17.00 WIB : .......... orang
- Jam 17.00-01.00 WIB : .......... orang
- Jenis Menu Cafe : .............................................
- Harga Jumlah Penjualan Rata-Rata Cafe/pengunjung :
PAJAK RESTORAN/RUMAH MAKAN (WP/NON WP)
- Nama Restoran/RM : .............................................
- Alamat : ............................................. Telp.
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
182
Pemerintah Kota Medan
- Jenis : Restoran/Rumah Makan
- Jumlah Kursi Makan : .............................................
- Jumlah pengunjung Rata-Rata :
- Jam 09.00-13.00 WIB : .......... orang
- Jam 13.00-17.00 WIB : .......... orang
- Jam 17.00-00.00 WIB : .......... orang
- Rata-rata pembayaran Pelanggan : .............................................
- Tarif Pajak : .........................%
- Foto Lokasi : .............................................
PAJAK HIBURAN (WP/NON WP)
- Jenis Hiburan : ....................................................................................
- Alamat : ....................................................................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
183
Pemerintah Kota Medan
- Pelaksana : ....................................................................................
- Jenis : ....................................................................................
- Letak Lokasi : ....................................................................................
- Jumlah pengunjung Rata-Rata :
- Jam 10.00-13.00 WIB : .......... orang
- Jam 13.00-17.00 WIB : .......... orang
- Jam 17.00-00.00 WIB : .......... orang
- Tarif Masuk per orang :
- VIP : ......................................................................
- Super Executive : ......................................................................
- Rata-rata pembayaran Pelanggan : ..............................................
- Tarif Pajak : .....................%
- Foto Lokasi
PAJAK REKLAME (WP/NON WP)
- Papan Reklame/Billboard/Videotron/Megatron : .............................................
- Jenis Reklame : .............................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
184
Pemerintah Kota Medan
- Event Organizer : .............................................
- Ukuran Reklame : .............................................
- Letak Lokasi : .............................................
- Masa Berlaku : ..............................................
- Tarif Reklame/Billboard/Videotron/Megatron : Rp...................../Meter
- Total Nilai Kontrak/Sewa : ..............................................
- Tarif Pajak : ..........................................................
- Foto Lokasi
PAJAK PENERANGAN JALAN (WP/NON WP)
- Jumlah Tagihan Biaya Beban Tetap : ..........................................
- Rata Rata Biaya Pemakaian Kwh per Tahun : ..........................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
185
Pemerintah Kota Medan
- Nilai Jual Tenaga Listrik : ..........................................
- Letak Lokasi : .............................................
- Tarif Pajak : ..................%
- Foto Lokasi
Catatan :
1. Dasar pengenaan Pajak Penerangan Jalan adalah Nilai Jual Tenaga
Listrik.
Nilai Jual Tenaga Listrik sebagaimana dimaksud adalah:
a. Dalam hal tenaga listrik berasal dari sumber lain dengan
pembayaran, Nilai Jual Tenaga Listrik adalah jumlah tagihan
biaya beban/tetap ditambah dengan biaya pemakaian
kWh/variabel yang ditagihkan dalam rekening listrik;
b. dalam hal tenaga listrik dihasilkan sendiri, Nilai Jual
Tenaga Listrik dihitung berdasarkan kapasitas tersedia, tingkat
penggunaan listrik, jangka waktu pemakaian listrik, dan harga
satuan listrik yang berlaku di wilayah Daerah yang
bersangkutan.
PAJAK MINERAL BUKAN LOGAM DAN BATUAN (WP/NON WP)
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
186
Pemerintah Kota Medan
- Jenis Bahan Galian Golongan C : .............................................
- Tujuan Pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan : ......................................
- Letak Lokasi : ..........................................................................
- Nilai Pasar/ Harga Standar : Rp....................../tonase
- Volume/ Tonase Produksi per tahun:........................................................................
- Nilai Jual Mineral Bukan Logam dan Batuan :Rp..................................../tonase
- Tarif Pajak : .................%
- Intensitas Pengangkutan : .............................................. Kali
- Foto Lokasi
PAJAK PARKIR (WP/NON WP)
- Nama Lokasi : .............................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
187
Pemerintah Kota Medan
- Luas Lahan Parkir : .............................................
- Tarif Parkir : Rp..................................Jam/hari
- Jumlah Kunjungan Kendaraan Roda 2:
- Jam 10.00-13.00 WIB : .......... kali
- Jam 13.00-17.00 WIB : .......... kali
- Jam 17.00-00.00 WIB : .......... kali
- Jumlah Kunjungan Kendaraan Roda 4:
- Jam 10.00-13.00 WIB : .......... kali
- Jam 13.00-17.00 WIB : .......... kali
- Jam 17.00-00.00 WIB : .......... kali
- Tarif Pajak Parkir : ...................%
- Foto Lokasi
PAJAK AIR TANAH (WP/NON WP)
- Alamat : .............................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
188
Pemerintah Kota Medan
- Tujuan Pengambilan Air Tanah : .............................................
- Jenis Lokasi : Rumah Tangga/Bisnis
- Letak Lokasi : .............................................
- Nilai Perolehan Air Tanah : .............................................
- Tarif Pajak : ...................%
- Foto Lokasi
PAJAK SARANG BURUNG WALET (WP/NON WP)
- Alamat : .............................................
- Jumlah Lantai :
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
189
Pemerintah Kota Medan
- Letak Lokasi : .............................................
- Harga Pasaran Sarang : ............................................
- Volume Sarang Burung Walet : ................................................
- Tarif Pajak : ....................%
- Foto Lokasi
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB)/ (WP/NON WP)
- Nama Pemilik : .............................................
- Letak Lokasi Objek Pajak ; .............................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
190
Pemerintah Kota Medan
- Nilai Jual Objek Pajak Bumi : ................................ Luas = ....... Kelas =
- Nilai Jual Objek Pajak Bangunan : ................................ Luas = ....... Kelas =
- Total NJOP : .............................................
- PBB Terhutang : 20 % x NJOP = Total NJOP Percentage
0.5 % x Total NJOP Percentage = ..............
- Jenis Lokasi : Rumah Tangga/Bisnis
- Foto Lokasi
BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB)/
(WP/NON WP)
- Nama Pembeli : .............................................
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
191
Pemerintah Kota Medan
- Letak Lokasi Objek Pajak ; .............................................
- Nilai Perolehan Objek Pajak : ..............................................
- Nilai Perolehan Objek Pajak TKP: Rp.30.000.000.-
- Nilai Perolehan Objek Pajak KP : ..............................................
- Pajak Terhutang : 5 % x NPOPKP = ................
- Foto Lokasi
Studi Potensi Pajak Daerah Kota Medan
192