Anda di halaman 1dari 2

Praktikum Farmakoterapi Hematologi 1. Database Pasien Nama: Ny.

D Umur/ BB/ TB: 63 tahun Keluhan: Sering mengalami lemah, merasa cepat lelah, kurang tenaga dan badan terasa ringan (melayang). 2. Data Klinik dan Data Labolatorium BB: 57 kg TB: 155 cm Data Labolatorium Hb Hematokrit (HCT)

8 g/ dl 26%

12-16 g/ dl 36-48 %

Ditemukan kristal asam urat di caairan sinovialnya. Assessment Berdasarkan diagnosis yang diberikan yaitu gout dan anemia. 3. Patofisiologi Penyakit a) Gout Gout akibat terbentuknya asam urat yang berlebihan. b) Anemia Menurut Manual of Labolatory of Diagnotic Test, hematokrit kurang dari 30% itu temasuk anemia sedang hingga parah. Anemia dapat diakibatkan karena kurang intake zat basi, vitamin B12. Anemia juga dapat disebabkan karena penyakit kronik seperti Rhematoid Arthritis, SLE, Rhematoid Disease, Inflamatory Rhematoid Arthritis, Gout (Dipiro, 2005) 4. Komposisi Terapi R/ Allopurinol tab mg 100 No. VII S 1 dd 1 tab R/ Sangobion caps No. X S 2 dd 1 cap R/ Kaltrofen gel No. II Sue R/ K diklofenak tab mg 50 No. XX S 3 dd 1 tab

5. Pembahasan Terapi yang Diberikan a) b) c) Tujuan Terapi Mengobati gout Mengatasi anemia Mengatasi keluhan Meningkatkan kualitas hidup Sasaran Terapi Gout Anemia Keluhan pasien Kualitas hidup pasien Terapi Non Farmakologi Diet makanan yang rendah purin Istirahat (bed rest) Diet makanan yang banyak mengandung zat besi (ikan, kuning telur, hati) Diet makanan gizi seimbang dan bervariasi Kompres dingin untuk mengatasi rasa sakit (Dipiro, 2005)

d) Terapi Farmakologi 1) Allopirinol Alasan pemilihan: Karena riwayat penyakitnya ada gout (kronik). Sangobion Alasan pemilihan: untuk mengatasi anemia Kaltrofen Alasan pemilihan: untuk mengatasi rasa sakit, sebagai analgesic. Kalium Diklofenak Alasan pemilihan: NSAID untuk mengatasi nyeri. Berdasarkan algoritma untuk gout. Dalam bentuk garam kalium mudah diaborbsi.