Anda di halaman 1dari 128

Muhammad Maula Nurudin Al-haq

JADI IKHWAN JANGAN CENGENG (JIJC)

bitBOOK Publishing

Alhamdulillah
Jadi juga nih buku (E-book) Jadi Ikhwan Jangan Cengeng (JIJC). Penulis bersyukur sekali, akhirnya tulisan-tulisan yang selama ini tersebar dimana-mana, tidak rapih, dapat disatukan dan menjadi seperti ini. Pertama-tama mau ngucapin segala puji bagi Allah SWT, kasih sayangMu, KaruniaMu tiada henti, kumohon, teruslah bimbing aku. Sholawat serta salam untuk Nabi terkeren! Nabi Muhammad SAW, cahayamu membawa kepada kebenaran hakiki. Tengkiu juga buat Ayah, Ibu.. the best deh ayah sama ibu, terbaik se-dunia dan akhirat!. Adek-adek gue yang emang ngeselin. Temen-temen di SD Islam Terpadu Nurul Fikri, SMP Islam Terpadu Nurul FIkri, dan SMA Negeri 3 Depok, terimakasih sudah memberi banyak warna dalam hidup, kalian tidak terlupakan! Untuk Athena, FORSA, FKMPI (Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik se-Indonesia), Desain Grafis pagi 07, manteplah kalian! Buat adik-adik binaan gue, mari menjelajah ilmu! Untuk sahabat-sahabat di kampus perjuangan Politeknik Negeri Jakarta, hahhh.. nggak tau mau ngomong apa, kalian semua bener-bener dipilihkan Allah.. Keep Istiqomah yak! Doain gue juga tetep diberi pundak yang kuat. Dan untuk semua yang pernah baca karya gue. Tetap semangat ya semuanya! :D Depok, 24 Oktober 2010, malamMu ini untukku, terimakasih Yaa Rabb.. Muhammad Maula Nurudin Al-haq

Daftar Isi
Evaluasi Kekalahan Futsal Tadi/////1 Rasa Itu/////6 Pernah membuat jembatan?/////8 Republik Ponari; Sebuah arti keajaiban/////11 APAPUN MAKANANNYA..MINUMNYA?/////14 BUDAYA KORUPSI YANG MAKIN BASI TAPI MAKIN DIMINATI/////19 Hari kemenangan? menang banyak?/////23 Ramadhan.. hiks../////27 Parsialisme Pikiran, Gerakan, Ideologi, atau apa?/////29 Mukadimah Catatan Seorang Aktivis Dakwah Amatir /////47 Jadi Ikhwan Jangan Cengeng/////52 Hentakan Bias/////60 Ambigu Kesadaran/////62 Penyembah LoA!?/////65 Cintailah Makhluk Kecil di sana/////76 Bisu. Tuli. Buta/////85 ADA YANG TIADA/////87 Wanita Berkalung Korban/////88 Momen/////91 Surat untuk Tuhan/////97 Mimpi.. Gandenglah tanganku../////105 Demi Masa../////114 ///////////SELAMAT MENIKMATI\\\\\\\\\\\\

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Evaluasi Kekalahan Futsal Tadi


Yap! Tim gw kalah 6-0 eh, 7-0 aduh gw lupa tadi berapa pokoknya banyak banget. Jika ditelusuri..tim gw seharusnya nggak kalah..atau, kalaupun kalah yaitu kalah dengan terhormat. Namun, yang terjadi sudahlah terjadi Sekarang mau ngapain gw? Mau ngedumel? Halah..males banget gw ngedumel..gw lebih mau ke arah evaluasi..ya.. evaluasi, agar kedepannya lebih baik. Ada beberapa yang bisa diambil dari pelajaran kalah futsal hari ini. Pelajaran yang juga bisa diterapin di dalam kehidupan.. wesss Tim futsal kelas gw bernama Loves Riyan. Nggak tau maksudnya apa dan siapa yang bikin namanya, tapi gara-gara nama itu, kesannya kami semua adalah orang hombreng. Yah, whatever lah dengan nama itu. Tim gw sebenernya udah persiapan dari sabtu kemarin. Nggak..nggak latihan seserius itu kok, bukan ambisi untuk menang juga..kami cuma latihan instant sekaligus jalan-jalan sekelas..Niatnya sih sekelas, tapi yang dateng cuma beberapa

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

orang. Dengan gw yang bergaya jadi pelatih di hari itu, akhirnya kami latihan instant di lapangan parkir Balairung UI..pertama adalah latihan teknik dasar, dari control soul, bagi-bagian, keakuratan, dll. Intinya latihan teknik dasar. Karena perlu diingat, futsal berbeda dengan sepak bola. Sekitar 1 jam lebih, kami udah pada cape, akhirnya kita istirahat duduk-duduk sambil minum dan makan gorengan. Hufff. enak juga bareng-bareng gitu (yaiyalah enak, apalagi gratisan hehe). Setelah makan, gw melanjutkan ke latihan yang agak bukan dasarheemm..yaitu latihan mengoper bola dengan kecepatan tinggi. Tapi, baru aja sebentar dicoba, anak-anak udah pada cape, mau ngelanjutin latihan juga kayaknya percumayaudahlah.. selesai aja latihan dasarnya Sehabis itu, masuk ke sesi teori. Gw meminta kertas ke temen gw, dan mulai menerangkan teori-teori dasar dalam bermain futsal. Di saat gw menerangkan tentang teori dasar itu, ada Riyan, zaky, coky, ikhwan, dan iman. Riyan yang cukup berpengalaman dalam futsal banyak membantu gw dalam mengatur strategi. Gw menerapkan strategi 3-1:1-3strategi di saat kita menyerang maka akan maju 3 orang, di saat diserang mundur 3 orang. Akhirnya, setelah beberapa puluh menit, teori dan strategi pun usai. Anak-anak akhirnya pulang, gw dan semua anak cowo ke kosan riyan maen komputer dan tidur. Di hari pertandingan. Sore ini. Langsung aja ya. Babak pertama, kita main masih imbang, malah banyak peluang. Ternyata lawan kami cukup hebat dan terlatih, kipernya juga jago. Pokoknya bukan tim yang asal-asalan lah. Tapi di menit-menit agak akhir kita kejebolan satu gol. Hemmm bagi gw..Itu adalah sebuah gol momentum, bukan gol taktis.

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Maksudnya? Yagol karena bola yang terlempar keras dan tibatiba musuh kaget mendapatkan bola tiba-tiba itu, lalu mengoles bola sekenanya..dan GOL!..di dalem hati sang pencetak gol, biasanya akan berkata Eh gol toh....berbeda dengan gol taktis..biasanya berkata dalam hatinya, Yak gol!. Begitulah, ini menurut pengalaman gw. Babak pertama usai. Oke gapapa..gw masih seneng cuma kecolongan 1 gol aja. Dan irama permainan tim masih seimbang. Gw masih percaya diri, pasti bisa menang. Namun, malapetaka terjadi di babak kedua. Aryo yang tadi menjadi kiper dan bagi gw permainannya udah bagus, tibatiba ingin bermain menjadi striker. Dan Aan, yang maunya jadi pemain, yang menggantikan salah seorang pemain babak pertama, dipakasa Aryo jadi kipper. Tanda-tanda mulai terlihat. Taktik yang sudah dibuat dari awal mulai goyah pondasinya. Apalagi Aryo dan Aan nggak dateng latihan instant di hari sabtu, mereka belom tau apa-apa tentang strategi yang kita jalanin. Gw sebenernya udah nggak setuju mereka bertukar, gw nggak setuju Aryo jadi pemain, dia udah bagus banget jadi kiper...tapi apa daya, nasi telah menjadi bubur, bubur telah menjadi sayur.. yasudahlah... Gw yang masih berada di lapangan langsung menilai kondisi psikologis dari Aan..Aan pasti bete..dia maunya jadi pemain tapi terpaksa harus jadi kiper, terlihat dari mukanya dan gerakan khas keselnya dia. Yap, ini sudah terlihat sebenernya apa yang akan terjadi. Dan begitulah, kita kecolongan dengan cepat 2 gol. Pertama, karena ketidaksiapan Aan dan juga hatinya yang tidak siap. Kedua, Aryo yang nggak tau strategi kita ini bermain kayak gimana, jadi dia seperti terlihat asal sajaseperti meneriakkan dalam hatinya Yap..gw maen, dan gw bakal golin..liat aja.. Astaghfirulloh, gw suudzon banget..(Maap yo hahaha).

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Gw, sebagai perancang strategi bebarengan Riyan merasa strategi yang udah diterapkan di awal tadi hancur. Nggak ada lagi yang inget 1-3:3-1, abissssbelakang kosong...depan rapuhdan gw? jelas..nggak bisa berbuat apa-apa, karena gw ini tipe pemain yang digerakkin dan bermain karena irama, kalau menjadi penggerak dan irama itu hilang, gw bakal cape banget dan hilang konsentrasinya. Dengan kejebolan 2 gol yang sangat cepat dan merubah kedudukan menjadi 3-0. Ini membuat Aryo tersadar, akhirnya dia kembali lagi menjadi kiper. Aan pun sekarang menjadi pemain. Namun, gw sudah menduga..Aan mempunyai beban mental, dia yang tipenya perasa pasti punya perasaan bersalah sama temen2nya, karena pas jadi kiper tadi kejebolan 2 gol!. Dan, ini nggak bagus banget, karena yang dia bawa bukan mental semangat, tapi mental merasa bersalah. Jika kita fokus pada kesalahan (di sini Aan merasa bersalah), maka yang akan terjadi ya kesalahan juga. Ditambah, Aan juga nggak tau strategi apa yang dipakai, strategi yang dibuat di hari sabtu itu. Tetaplah hancur, tim gw akhirnya di lapangan kehilangan pondasi yang tadinya cukup kuat di babak pertama. Yapakhirnya kita kebobolan 3 gol lagi di babak kedua ini, total? 5 gol di babak kedua ini. Dan semua gol itu adalah gol yang bener-bener karena tim yang udah nggak punya pondasi lagi, kocar-kacir bingung dan cape. Yap.. gw juga mengakui gw banyak kesalahan. Karena banyak peluang dari gw nggak jadi gol, agak maruk (ini mah kebiasaan hehe), dan emosi. Hemmmlihatlah, babak pertama hanya kejebolan satu gol dan itu juga gol momentum. Kita juga masih bisa mengimbangi. Babak kedua? 5 gol? Ada apa-apanya kan???. Oke..oke.. sebenernya hari ini gw mau evaluasi aja. Dari kekalahan futsal ini. Gw dapet 2 pelajaran, yaitu :

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

1.Sebelum berperang, susunlah strategi..dan strategi itu harus diketahui oleh semua prajurit. Jika satu prajurit tidak tahu ttg strategi, maka dia akan memakai strategi dia sendiri. Artinya, visi dan misi akan berbeda, jika sudah tidak satu kesatuan atau satu pemahaman tentang visi dan misi dalam sebuah tim, maka jangan harap akan mencapai ke tujuan yang kita inginkan, walau tujuan itu sama, tetap tidak akan tergapai tujuan itu. 2.Faktor psikolgis sangatlah berperanguh, inilah kekuatan yang tak terlihat, sebuah cara berfikir, sebuah pengelolaan perasaan. Terlihat sekali, jika frekuensi perasaan dalam tim sudah mulai goyah, baik itu perasaan sudahlah.., yaa kalah.., udah ah maen-maen aja.., dll..maka antara satu prajurit dengan prajurit lainnya tidak akan ada ikatan, ikatan dengan frekuensi yang sama..entah, frekuensi kemenangan atau frekuensi kerjasama, maunya sih frekuensi yang baik-baik aja sehingga fatalnya, tim itu akan terganggu sistem komunikasinya. Hoaahhhhmungkin segitu dulu analisis dari gw. Yahmemang terlihat sok tahu dan seperti nggak mau kalah bahkan terlihat seperti gw yang paling sedikit melakukan kesalahan..aduhhh ampunnn bukan itu maksud gw. Tapi, insyaAllah, gw murni kok cuma untuk evaluasisemoga ini bisa jadi bahan pelajaran, baik untuk kefutsalan maupun untuk kehidupan. Maaf ya kalo ada yang tersinggung hehe Karena, seharusnya kita kalah terhormat, bahkan menang. Hehe..

-JIJC-

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Rasa Itu..
Tadi, selagi kelompok gw mengerjakan UTS Desain Grafis take home di rumah gw..gw merasakan sebuah nuansa masa lalu. Ya, nuansa yang dulu bikin gw semangat...yang membuat gw terbakar-bakar seperti mempunyai obesesi yang harus diraih. Gw merasa bersyukur, sungguh, rasa inilah yang dulu membuat gw menghasilkan 2 jt-an saat masih SMA..yang menerbitkan keberanian gw untuk jualan burger, kaset murottal Quran, coklat,dll saat SMA, yang membuat gw bergelora saat melakukan kegiatan-kegiatan di sekolah dulu, yang rela sakit keras demi sebuah acara (semoga saat itu tujuannya untuk Allah, amin).. ya, semua itu gw jalani dengan rasa itu...tanpa beban, tanpa keraguan, tanpa curiga... Rasa itu, entah..kalopun skrg gw ngomongin rasa yang sekarang, cenderung gw akan mengeluh. Hemmm, tapi gw tersadar : mengeluh hanya akan membuat kita menjadi orang yang paling sering dikeluhkan..gw berharap bukan kelompok itu. Amin. Namun, di satu sisi..gw cuma pengen jujur. Ya, rasa itu terasa telah berubah semenjak kuliah, berubah ke arah yang kadang gak gw inginkan tapi terkadang dengan sadar gw seneng akan ketidakinginan ini. Hingga akhirnya..tadi gw merasakan rasa itu lagi, rasa yang dulu..saat-saat penuh semangat, tanpa keraguan..menerjang, berkoar, bergerak, bersinergi, dan tersenyum mensyukuri semua

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

proses...dan alhamdulillah..gw tambah bersyukur lagi..ternyata, hal-hal yang terjadi di masa yang kadang gak gw inginkan tapi terkadang dengan sadar gw seneng akan ketidakinginan.. adalah salah satu penentu jawaban dari pertanyaan gw yang datang saat ini, dan tau tak? pertanyaan gw ini ribet, butuh banyak konsentrasi ilmu untuk menjawabnya (lebai ya? hehe) ..subhanallah~ Allah selalu tahu dimana gw membutuhkan jawaban itu.. Ya Allah, mudahkanlah jalanku di dunia ini, untuk kemenangan di akhirat nanti.. wallahualam...

-JIJC-

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Pernah membuat jembatan?


Kemarin malam, sambil mengerjakan tugas kuliah drawing, gw juga menonton sebuah acara di TV, acara favorit gw : Bussiness Art with Mario Teguh. Mario Teguh, seseorang yang menjadi salah satu inspirasi bagi hidup gw. Sambil asik-asik ngerjain tugas drawing itu, gw juga dengan konsentrasi mendengarkan apa yang disampaikan oleh Pak Mario.. namun, tiba-tiba ada ucapan Pak Mario yang membuat gw berhenti sebentar mengorat-oret tugas gw... ada hal yang sangat menginspirasi gw di malam itu.. Pak Mario bercerita tentang pengalamannya.. Pernah ada seseorang yang mengeluh kepada saya, dia agak marah-marah memberitahu masalahnya ke saya. cerita Pak Mario. Dia bercerita dengan kesal bahwa ide cemerlang dia ditolak oleh pemerintah, yaitu sebuah ide membuat jalan tol dari Surabaya ke Jakarta, dan dia amat kesal karena idenya itu ditolak... Pak Mario lalu bermuka serius, gw mulai diem nggak bergerak. Pak Mario melanjutkan ceritanya..

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Lalu saya bertanya.. Apakah Bapak pernah membuat sebuah jembatan?... bapak itu menggeleng dan menjawab Belum.. memang kenapa Pak?.. dan saya hanya terdiam. Dan dari sinilah keluar kata-kata yang bener-bener keren banget bagi gw... Pak Mario lalu berucap dengan muka yang teduh namun penuh keseriusan.. Banyak orang merasa idenya itu adalah hal yang sangat baik untuk dilakukan, namun ternyata jembatan kecil sebagai penghubung antar dua tempat saja belum pernah ia buat.. sungguh, orang lain itu bukan melihat dari seberapa bagusnya ide kita, namun apa yang telah kita perbuat, maka orang akan percaya kepada kita.. Sungguh.. kata-kata yang sangat bagus sekali, indah namun menusuk, membuat gw berintropeksi terhadap diri sendiri pula... Orang lain itu bukan melihat dari seberapa bagusnya ide kita, namun apa yang telah kita perbuat, maka orang akan percaya kepada kita.. Yap.. gw jadi berfikir.. dan gw langsung teringat akan sebuah kata-kata guru gw saat SMA, dia pernah dengan nada kesal berbicara di depan kelas, ketika itu sedang hangat-hangatnya kejadian bencana tsunami di Aceh, nadanya meninggi : Ibu kesal melihat orang-orang yang duduk di TV berkomentar, mereka itu jelas orang-orang pintar... Pemerintah itu lambat dalam mengevakuasi mayat, seharusnya pemerintah lebih cepat mengatasinya, seharusnya pemerintah langsung mengirim aparat-aparatnya, dan dengan cepat mencari mayat-mayat yang belum diketemukan.. Ibu jijik mendengar kata-kata dia, coba kalau dia yang terjun di lapangan, belum tentu dia berani ke sana, megang-megang mayat, busuk lagi.. di sana itu tentaratentara dan relawan-relawan sudah alhamdulillah mau bekerja,

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

dikira mudah apa mengangkat mayat yang waktu kita angkat tiba-tiba putus bagian badannya karena udah membusuk?, enak sekali dia komentar seperti itu.. memang mental bangsa ini... Sungguh, unek-unek dari guru gw itu bukanlah semata hanya emosi, gw saat itupun terperangah mendengarnya.. Hufff.. begitulah, banyak yang mempunyai ide yang sangat briliant, minta ini, minta itu, ini belum baik, itu belum baik, ide ini bagus, jadi begini, jadi begitu, menurut pakar ini, menurut pakar itu, realitanya begini, realitanya begitu, harus begini, harus begitu, dll... tanya saja kepada mereka... Sudah pernah membuat jembatan?

-JIJC-

10

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Republik Ponari; Sebuah arti keajaiban


Kutulis waktu itu, jumat, 6 maret 2009.. *** Tadi, sedang duduk-duduk iseng di deket meja telepon. Aku mengambil sebuah koran, ya koran Republika. Sedikit mengacakacak, membolak-balik, sekian menit melakukan aktifitas searching, akhirnya mata ku terdiam ke dalam sebuah judul yang sedang menarik-menariknya..judul itu Republik Ponari.. Kesan pertama : wah, kayaknya artikel lucu nih.. dengan perasaan lucu itu, kubaca artikel yang ditulis oleh Zaim Uchrowi dalam kolom Resonansi. Setelah menelusuri setiap kata di kolom resonansi itu, ..aku malah terdiam termenung, bukan tersenyum bahkan tertawa. Ini tidak lucu... ternyata, makna dalam tulisan ini lebih dalam dari sebuah judul yang kubilang kekanak-kanakkan, maaf, bukan kubilang..tapi judul itu telah ku fitnah. Ternyata dibalik judul itu ada sederet kata-kata yang mengingatkanku kembali akan esensi kehidupan ini.. Sederet hikmah itu terukir dalam pengalaman penulis di masa lalu...

11

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

seperti inilah pengalamannya : .......................... 30 tahun yang lalu, di sebuah tempat.. Dengan itu, ayah merangkul dan memberi pegangan pada orang-orang sekitarnya agar tenteram menapaki kehidupan. Penjelasan ayah 30 tahun lalu tentang jimat itu mengejutkan. Kembalikan ini padanya dan suruh buang, kata ayah. Tak usah mencari barang aneh. Barang apa pun kalau disakralkan akan seperti memiliki kekuatan. Biar pun barang itu cuma batu atau bahkan gelas. Yang terpenting, kata ayah, mari menjadi orang baik. kalau kita baik, tak akan ada orang yang membacok atau menyakiti kita. Itulah kesaktian yang sebenarnya. Dengan caranya, ia mengajari. Dalam kehidupan ini, bergantunglah hanya pada Tuhan dan diri sendiri. Jangan pernah bergantung pada siapa pun dan apa pun lainnya. Hidup akan sejahtera dan bahagia. Bergantung pada tokoh dan pemimpin agama pun jangan. Apalagi, bergantung pada jabatan dan malah pada barang-barang yang tak jelas. Prinsip itu kian tertanam saat saya kuliah di Bogor, pada akhir 1970-an. Kuliah agama, termasuk yang disampaikan Pak Didin Hafiduddin, pertama kali menerapkan konsep sunatullah. Konsep ini mengajarkan : Tuhan bisa saja membuat keajaiban sesuai kehendak-Nya. Tapi, tuhan tak sembarangan membuat keajaiban. Tuhan membiarkan alam ini berjalan mengikuti hukum-hukumnya yang logis dan masuk akal. Benda di tangan yang dilepas akan jatuh. Makan akan membuat kenyang, dicubit sakit dan sebagainya. Pendek kata, secara umum, jangan pernah berharap pada keajaiban. Berharaplah langsung pada Tuhan, tanpa perantara apapun, dengan mengandalkan diri sendiri. ........................

12

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Ya..aku terdiam, seketika termenung. Ada estetika bias di awang-awang pola pikiran ku. Teduh, kuat, dan menusuk. Aku merasakan itu...dan aku makin mengerti... Aku selama ini hidup lebih berharap pada keajaiban, dan bukan berharap kepada-Nya, walau mauku begitu.. ya..lagi-lagi aku belajar untuk total berharap kepadaNya..semoga tidak lagi terulang kata-kata Wah gila, ajaib banget.... Sore ini, tak sadar, ada tambahan khasanah ilmu untuk hati, lewat sebuah judul kekanak-kanakkan..tepatnya judul yang kufitnah.. Terimakasih Republik Ponari...

-JIJC-

13

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

APAPUN MAKANANNYA.. MINUMNYA?


Sebuah komponen dalam suatu sistem yang sudah menyatu sangatlah penting, misal.. kita punya mobil-mobilan.. ada ban, mesinnya, dan juga baterenya. Jika salah satu komponen rusak atau bahkan nggak ada, pasti mobil-mobilan itu nggak bakal berkerja semestinya atau lebih parahnya mati. Sama dengan manusia.. manusia diciptakan dari Tanah, air (mani), dan ruh (ditiupkan)... Di dalam Al Quran proses kejadian manusia secara biologis dijelaskan secara terperinci melalui firman-Nya : Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik. (QS. Al Muminuun (23) : 1214).

14

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Kemudian dalam salah satu hadits Rasulullah SAW bersabda

Telah bersabda Rasulullah SAW dan dialah yang benar dan dibenarkan. Sesungguhnya seorang diantara kamu dikumpulkannya pembentukannya (kejadiannya) dalam rahim ibunya (embrio) selama empat puluh hari. Kemudian selama itu pula (empat puluh hari) dijadikan segumpal darah. Kemudian selama itu pula (empat puluh hari) dijadikan sepotong daging. Kemudian diutuslah beberapa malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya (untuk menuliskan/menetapkan) empat kalimat (macam) : rezekinya, ajal (umurnya), amalnya, dan buruk baik (nasibnya). (HR. Bukhari-Muslim) Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup. (Q.S. Al Anbiya:30) Oke, dengan melihat hal di atas, yaitu ke-3 komponen penting tersebut, gw sekarang ini bakal ngebahas tentang air (kenapa nggak ngebahas yang tanah mol? kenapa nggak yang ruh mol? ya suka-suka gw, gw yang nulis ini.. huehehe). Oke lanjut ya... Banyak ahli kesehatan yang menyuruh kita minum aer 8 gelas perhari, katanya biar sehat. Hemm.. dan katanya lagi, tubuh manusia itu 75% adalah air.. Dengan pembagian seperti berikut : -Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. -Otak 74,5% air. -Darah 82% air. -Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Jadi, air itu penting banget ya. Makanya, iklan Mizone (yang kalo di kereta atau terminal berubah merek menjadi Mijon) bilang Be 100%.. biar konsentrasi katanya, soalnya kalo kehilangan 5% saja cairan dalam tubuh, itu udah menyebabkan dehidrasi ringan.

15

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Oke deh, dari jaman kapan juga kita udah tau air itu emang penting bagi tubuh dan bikin sehat. Eh tunggu.. katanya bikin sehat, tapi kenapa kok masih banyak juga yang sakit? banyak juga yang masih sakit mentalnya.. masih banyak yang berbuat kejahatan, masih nodong, masih njambret, masih nyuri, masih nonton pilem porno (nah lho? kyk lo nggak aja mol.. jehehe, doain lah dihindarkan dr hal kyk gini), dll. Ow ow.. yak, mungkin yang bakal gw bahas tentang air ini lebih mendalam, bukan lagi tentang KENAPA air yang emang HARUS dibutuhkan tubuh (ya biar gak mati, biar sehat, dll), tapi sekarang yang mau gw bahas adalah SIFAT dari air itu sendiri, yang kadang masih banyak yang belom tau... Mungkin udah banyak yang tau yee buku karangannya Mas Masaru Emoto dari Jepang itu (dari Universitas Yokohama), yang judulnya The True Power of Water. Jadi, dia meneliti dan melakukan percobaan jika air dikasih berbagai hal, seperti dikasih musik keras, musik lembut, dikasih kata-kata baik, dikasih katakata buruk.. dan ternyata setelah diteliti, air itu akan merespon dengan hal-hal yang diberikan kepadanya.. Setelah diteliti, ternyata air itu mempunyai suatu benda kayak kristal-kristal gitu. Kristal air ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, apalagi kalo kita telanjang beneran, bukan ngeliat aer itu mah.. (astaghfirullah, mulai melenceng deh gw..)..kristal ini bisa dilihat dengan sebuah alat kayak mikroskop khusus. Ternyata KRISTAL AIR INI BISA BERUBAH-UBAH.. ya, jika dikasih musik lembut ataupun KATA-KATA BAIK, air akan berubah menjadi KRISTAL YANG INDAH.. begitu pula sebaliknya, jika dikasih KATA-KATA BURUK atau musik keras, kristal aer bakal berubah bentuk menjadi JELEK.. So.. penelitian ini adalah hasil penelitian yang udah lama dikerjakan oleh Mas Masaru Emoto .. Dan begitulah hasilnya.. air itu akan berubah sifat jika dikasih kata-kata baik/buruk atau suara-suara yang mendamaikan/

16

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

memperkeruh, berubah menjadi kristal yang indah ataupun kristal yang jelek. Makanya, Mas Masaru Emoto nyuruh kalo kita minum aer ya dikasih kata-kata baik dulu, biar jadi kristal indah dan jadinya kita minum yang baek. Makanya juga, dia nyuruh menempelkan secarik kertas yang isinya kata-kata cinta, sayang, indah, bahagia, dan kata-kata baik lainnya di galon aer rumah, biar jadi kristal indah lagi aernya.. Hohoho.. enak ya kalo minum aer yang ada kristal indahnya itu.. Tapi elu sadar nggak.. sebenernya kandungan aer terbesar itu yang ada di galon apa yang ada di gelas? hayoo yang mana... hehe.. nyadar nggak sih lu? aer yang terbanyak itu ada DI DALEM TUBUH LO SENDIRI... Nah kalo begitu kesimpulannya?.. Coba baca lagi deh tulisan gw di atas.. salah satu komponen penciptaan manusia adalah air, lalu komposisi tubuh kita itu 75% adalah air. So, sadarlah.. diri kitalah yang seharusnya diutamakan dikasih kata-kata baik, dikasih hal-hal yang baik.. bukan hanya aer di gelas atau di galon coy.. itumah di luar tubuh kita, kalo nggak diminum juga sama aja, kagak ngepek.. Nah, berarti kalo kita tiap hari ngomong Anjing lu!..Babi lu..Ah tae, gagal gw....Eh maling bajingan!..Eh tuh guru ngeselin banget ya kayak tai..T4u Ngg4k sEh Lo3 gW kaN aNak gaW0L, m4kaNya l03 tucH Ngg4K paNtEs d3kEt-deK3t gW.. (hadohh, capek banget dah nulis kayak ginian)...berarti kristal kita jadi jelek apa jadi bagus kalo ngomong kayak gitu? so, berarti kita sendirilah yang mengubah karakter aer itu, yang merubah kristal air yang ada di dalam tubuh kita.. Jadi, ya bagi gw, aer yang di doa-doain sama kyai, ustadz, dll, bagi gw nggak terlalu ngaruh kalo orang yang dikasih aer itu kagak merubah keadaan air dalam tubuhnya sendiri.. kasian kyai sama ustadznya, udah capek-capek ikhlas mendoakan, eh

17

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

elunya yang kagak mau sehat huehehe... Oiya, paling bahaya yang suka gosip.. hahaha tiap hari ngomongin orangggg muluuuu. Tiap hari dah tuh kristal aernya jelek, makanya sering orang yang suka nge-gosip hidupnya awut-awutan, bahkan dihindari orang.. Ehem.. Subhanallahnya, sebelum kita sholat kita bakal berwudhu kan? pake aer.. kalo kita mati? dimandiin pake aer... dan banyak lagiii... Subhanallah, artinya Islam sudah sempurna sekali teman... Rasulullah saw. bersabda, Zamzam lima syuriba lahu, Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah ... Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s. Jadi.. apapun makannya, minumnya ********* itu gak penting, yang penting dari kitanya, mau mengubah sifat airnya atau tidak.. :).

-JIJC-

18

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

BUDAYA KORUPSI YANG MAKIN BASI TAPI MAKIN DIMINATI


Pemilihan Umum sebentar lagi akan tiba. Milih siapa gw ya? males banget. Golput? jaaaaaaaa... Oke.. oke, sesuai judul, gw mau beropini tentang korupsi di negeri ini yang nggak ada habisnya. Padahal, KPK udah di buat, demo udah sering banget sampe jaket alamamater lusuh, tumbal mahasiswa udah banyak yang mati ditembak, kaki-kaki pejuang juga sudah memperlihatkan betis-betisnya yang sudah menjadi betis abang becak karena panjangnya jalan untuk ditempuh, penculikan orang-orang yang sampe sekarang ilang kemana padahal nggak maen petak umpet. MasyaAllah, kenapa dah ya korupsi masssssiiiihhh aja ada?. Bung, entah sadar apa tidak, semua ini (korupsi) bermula dari pandangan kita.. ya, bisa dibilang sesuai dengan tolak ukur kita. Bukan tolak ukur kita dalam melihat korupsi, tapi tolak ukur kita dalam memandang hidup. Di Jepang, di Australi, dan negara-negara maju lainnya.. bukan rahasia lagi, kalau anak-anak muda bahkan tua mencari penghasilan lewat mencuci piring, lewat membersihkan suatu tempat, atau istilahnya cleaning service. Dan mereka enjoy,

19

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

nggak risih.. walaupun mereka S3, walaupun mereka anak pejabat tinggi, no problemo.. malah kalau jadi tukang batu atau tukang sampah sangat dihormati di sana.. pahlawan katanya.. Di Jepang, Di Belanda, nggak heran ngeliat orang-orang naik sepeda semua, nggak heran ngeliat hapenya itu jelek-jelek.. mereka enjoy aja, walau S3 bahkan anak petinggi negara, mereka asik aja tuh gelantungan di kereta.. no problemoooo... yang lucunya, communicator itu paling laku di Indonesia.. lucu ya?.. Negara-negara itu, dipastikan hanya memakai prinsip kemanusiaan, belum tergugah dengan prinsip yang paling utama, yaitu spiritualitas.. melihat secara ketuhanan, rasa cinta yang paling dalam. Tapi, entah kenapa mereka bisa seperti itu, bisa enjoy aja, bisa no problemoooo... dan lucunya, di Indonesia, Masjid menjamur melebihi restoran, Gereja banyak terbentang... tapi sisi ketuhanan seperti ditinggalkan... Ya, itu yang gw maksudkan sebagai tolak ukur... tolak ukur melihat dunia ini, ada yg bilang ini namanya ideologi, tapi apalah namanya, bilang aja pandangan hidup... Ya, yang menyebabkan korupsi masih terjadi di negeri ini adalah MATERIALISTIS (entah bener apa nggak tulisannya? yang penting substansinya).. sebuah tolak ukur yang melihat dunia dan dirinya dilihat dari pangkat, jabatan, harta, gengsi, ganteng, cantik, kaya, hape model baru, dll.. Sangat jelas terlihat, hal ini jg berkaitan erat dengan televisi di Indonesia, apa yang dijual oleh para produser dan sutradara Dajjal itu? glamour, rok pendek, bibir tebel, riasan wajah mirip ondel-ondel. Lihat!, efeknya udah menjamur.. semua silau dengan tolak ukur itu semua. Kasian yang berada di desa, yang di pedalaman sana... setelah melihat sinetron, serempak roknya pendek semua, hasrat laki-laki kampung mulai dipertanyakan.. Lihat mabuk-mabukkan, di Jakarta masih ngumpet.. di

20

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

pedalaman dan di perkampungan? terang-terangan, bahkan aparat ikutan.. gaya hidup sudah terbentuk. Ada perbedaan gaya hidup orang barat dan orang Indonesia.. orang barat mabok gara-gara kelebihan duit, orang indonesia mabok patungan, ironis sudah.. Entah mau kasihan apa nangis, ada seorang guru yang merasa kekurangan.. oh memang kasihan nasib guru dari dulu sampe sekarang! Kemana pemerintah!!??.. eh, tapi dia punya 2 Hape di tangannya, motornya Supra X.. dan ini kisah nyata. Sebenernya kita kekurangan apa sih? gw jawab secara absolut, kita akan merasakan kekurangan atau kelebihan sesuai GAYA HIDUP kita. Ya! sesuai GAYA HIDUP KITA!. Balik lagi tadi sama tolak ukur, pandangan hidup kita bagaimana. Sebenarnya kita itu udah bercukupan apa belum? kalau gaya hidupnya mau naik pangkat terus biar dihormati, mau naik gaji biar bisa beli mobl terus punya gengsi, mau ke J-co atau Starbucks biar jadi anak keren (bukan untuk mengenyangkan perut atau menikmati dengan syukur rasa kopi yg nikmat).. tak akan ada habisnya, sampe mati kita terus mencari dan mencari.. karena kita merasa kekurangan.. gaya hidup kitalah yang menentukan. Coba bayangkan, jika semua orang di kampung kita terobsesi punya mobil baru, semua akan merasa kekurangan dan melihat kasian jika ada yang nggak punya mobil.. gaya hidup sudah berubah, tolak ukur sudah berubah. Makanya jangan heran, kalau ada anak tukang ojek hapenya itu harganya 10 kali lipet dari hape gw dan orangnya sombong (harga hape gw 200rb).. gw iri? biasa aja tuh.. Sudah nyambung tidak? kenapa di Jepang, di Belanda, atau di Australia nyuci piring dianggap hal yang biasa dan bermanfaat, naik sepeda itu biasa aja dan menjadi pemandangan sehari-hari, tukang sampah malah dijadikan pahlawan. Ya, itu semua gaya hidup, maka mereka biasa saja.. udah jadi budaya. Nah, kalo jadi cleaning service atau tukang sampah di Indonesia? jangan harap dibilang pahlawan, paling cuma di mulut.. sisanya tersembunyi

21

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

di dalam hati Mana mau gw jadi tukang sampah!!! (ya mana mau lah, buang sampah aja masih sembarangan, gimana mau jadi tukang sampah.. capee dehhh..) Itulah kenapa korupsi di Indonesia masih ada sampe sekarang, ya.. gaya hidup materialistis udah mengakar, bahkan kita tidak sadar. Mau KPK ada 10 kek, 100 kek, bahkan sampai semua rakyat Indonesia ini anggota KPK, nggak bakalan korupsi itu ilang sebelum menghilangkan apa yang namanya materialistis itu. Gw yakin, kalo orang masih fokus dengan siapa yang korupsi? aja tapi masih mempunyai sisi materialistis di dalam dirinya.. InsyaAllah, korupsi akan terus ada, bahkan gedung KPKnya juga ikut dikorupsi... Jangan ngomongin korupsi, jika gaya hidup kita masih senang untuk berbanci-banci, melihat gaun warna-warni untuk menjadi bukti, haus akan jabatan dan gaji, parti-parti, ngincer hape jeti-jeti, beliin pacar mobil mercy, ah banyak sekali.. Lihat ke dalam, baru keluar.. Jika di dalam belum bener, mustahil mau benerin yang di luar.. seperti kata Mas Romi... Teriakan berantas Kebodohan, menggelikan ketika keluar dari mulut mahasiswa bodoh!. Mahasiswa pemalas yang tidak bebas dari penyakit finansial, absurd ketika berteriak bebaskan rakyat dari kemiskinan!. Mahasiswa koruptor jam kuliah, tidak pantas berteriak anti-Korupsi! (Romi Satria Wahono) Kalo kata gw.. KAPAN GW GANTI HAPE? HAHAHA.. syukuri (syukuri apa syukurin? hehe).. kalau ganti baru alhamdulillah kalau nggak ya nggak papa.. tergantung gaya hidup :). *Terimakasih untuk Bpk Abdullah Muadz atas inspirasinya...

-JIJC22

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Hari kemenangan? menang banyak?


Yap.. hari ini adalah hari kemenangan.. setelah 29 hari kemarin berpuasa (yg 30 atau 31 ada?), akhirnya kita pun menyudahi bulan yang penuh rahmat, bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan kemarin sangat-sangat menyentak ingatan gw.. banyak kenangan di sana.. dan akhirnya kenangan itu pun yang membuat gw sedih.. sedih bgt.. ternyata gw udah nggak di bulan Ramadhan lagi.. masyaAllah.. Kesedihan itu bermula dari shubuh tadi.. biasanya saat bulan Ramadhan kemarin, shaf sholat itu sampe kebelakang-belakang.. tapi tadi pagi nggak nyampe setengahnya.. gw langsung merasa suasana lain nyessss... Udah bukan Ramadhan lagi yaa..?, dalem hati gw sambil menarik nafas panjang. Ya Allah... hati gw mulai resah ditinggal Ramadhan.. (belagak banget..) Balik ke rumah, gw buru2 beresin kamar dan juga menyiapkan baju, soalnya sore ini gw mau mudik ke Magelang.. di tengahtengah kesibukan itu, gw berdiam diri sejenak.. gw merenung lagi.. Heff.. udah nggak Ramadhan lagi ya.... Mulai deh tuh ingatan-ingatan itu muncul, kenang-kenangan.. aktifitas di kampus, buka puasa bareng ortu, buka puasa bareng

23

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

anak-anak kampus, ngaji bareng, tilawah bareng, saling memberi nasihat, senyuman, mengelola acara SIDIK di puncak, sholat malam, shodaqoh, seru-seruan nyari pembicara, muter-muter jakarta soalnya nyasar, makan bersama, muhasabah, nangis, masih byk lagi dan yg terakhir Itikaf bersama temen-temen.. bener-bener deh, itu semua cuma ada di Ramadhan.. gw yakin, gw bisa kyk gitu cuma di bulan Ramadhan.. gw juga tau, di bulan-bulan biasa kyk gini gw harus berusaha lebih keras untuk mengontrol diri gw.. Ramadhan, bulan pembelajaran banget bagi gw.. bulan tarbiyah, bulan pendidikan.. Subhanallah banget.. nuansa Ramadhan.. dan kini kita sudah tdk di bulan itu lagi?.. :( ... Hari ini.. hari kemenangan.. apa sih arti dari kemenangan itu? apakah menang setelah berpuasa selama sebulan penuh? setelah menang kita bebas gitu.. kembali lagi biasa?.. apa sih hakikat menang itu.. Gw.. tadi pagi kembali sedih dan geleng-geleng kepala melihat ulah temen2 rumah gw.. ya, saat temen gw tadi ngasih tau sesuatu ke gw pas muter2 silaturahim ke tetangga-tetangga.. Aduh.. gw udah males banget idup, gw tadi malem abis mabok nih sama Q-bao, pala gw panas banget nih.. belom tidur gw dari semalem.. What the!?, gw cuma istighfar dan sedikit berkata, dasar bego lu!.. sedih dengernya... itu arti kemenangan? sekarang udah bebas.. kayak menang judi gitu? kemaren nggak boleh judi.. puas2sin skrg? itukah arti kemenangan? Dan lagi.. temen gw satu lagi, juga sama waktu tadi muter2 keliling silaturahim.. di deket kita ada istri dari seorang ustadz yang memakai cadar.. tiba-tiba temen gw yg td malem juga mabok deketin gw..

24

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Mol.. ada ninja mol.., kata dia sambil berbisik.. Sumpah gw naek darah.. kalo boleh gw tampol atau gw tusuk udelnya bakal gw lakukan saat itu juga.. salah apa wanita muslimah itu, dia nggak ngapa2in lo bro! kalo denger dikatain Ninja pasti sedih banget.. Shit! ini hari kemenangan.. kenapa malah begitu sih?! gw jd marah.. hiks.. mau sabar jd susah bgt td.. Dan.. apakah itu arti kemenangan?? jadi skrg udah bebas ngelakuin apa aja?... Yang gw tau.. maksud kemangan itu kan.. setelah di tempa sebulan penuh, kita menang.. kita menang dan lahir kembali seperti bayi yang bersih.. kembali fitrah.. itukan hakikat kemenagan?.. berlatih di sebulan kemarin.. dan menerapkannya di luar bulan Ramadhan.. apakah tahan? tahan melakukan seperti yang kita lakukan di bulan Ramadhan di saat2 bulan biasa? kalo bisa itu tanda kita menang.. Hiks.. Ramadhan.. pantes gw sedih banget, gw takut banget.. kembali kaya dulu.. dengan kebiasaan2 gw yg buruk.. Ya Allah.. jagalah diriku ini.. mudahkanlah kami dalam berjuang melawan diri kami sendiri.. Semoga Ramadhan kemarin masih berbekas untuk kami, sampai nanti saat bertemu Ramadhan berikutnya lagi.. itupun jika Kau mengizinkan ya Illahi Rabbi... :( .. Pesan dari seorang teman.. ~Ku lihat ramadhan dari kejauhan. Ku dekati, lalu ku sapa ia, Hendak kemana ? Dgn lembut ia berkata: Ku harus pergi, mungkin jauh & mungkin sgt lama. Tolong sampaikan pesan ku utk si MUKMIN : Bahwa, SYAWAL akan tiba sbentar lg, ajaklah SABAR utk temani hari2 dukanya.. Peluklah ISTIQOMAH saat dia kelelahan dalam perjalanan TAQWA, ... bersandarlah pada TAWADHU saat

25

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

kesombongan menyerang. Mintalah nasehat dr QURAN & SUNAH di setiap masalah yg dihadapi. Sampaikan salam & Terima kasih utky karena telah menyambut ku dgn suka cita,, kelak akan ku sambut ia di SURGA dari pintu AR-ROYYAN. Amiien...~

-JIJC-

26

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Ramadhan.. hiks.. :(
Hadooohhhramadhan tinggal beberapa saat lagi ya? duh, sedih juga. Gw merasa nggak maksimal di Ramadhan tahun ini, eh udah mau abis aja ini bulan penuh rahmat. Dan ini lah katakata yang pasti selalu gw inget kalo udah diujung-ujung bulan giniselalu inget dan jadi takutan sendiri.. Apakah kita bisa bertemu lagi di ramadhan berikutnya? Pertanyaan klasik sih emang. tapinya, kalo dipikir dengan serius gw jadi MENYESAL. OHHHkayaknya gw nyia-nyian ramadhan tahun ini. Hadooooapa gw masih bisa ketemu ramadhan besok?. Pertanyaan ini muncul juga gara-gara udah ada bbrp temen gw yang meninggal duluan kemarenan, mrk jadi nggak bisa ngerasain romadon tahun ini. DUH.Ya Alloh pertemukanlah aku di bulan ramadhan tahun depan Ya Alloh. Amin.Amin.Amin. Gw sering takut nih. Kalo kita udah kembali ke bulan biasa pasti kita jadi biasa lagi, jauh dari perasaan ingin ibadah. Apalagi ketemu temen-temen yang notabene adalah kaum hedonis (pencari kenikmatan saja, hahaha). Gara-gara ntu orang (haha, nyalahin orang gw :D ) Kadang kita bakal lupa kalo kita idup nggak cuma di dunia doang. Ck Ck Ck. Lingkungan yang keras. ~~

27

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Ramadhan kini hanya tinggal hitungan jam. Semoga Ramadhan kali ini membawa perubahan yang lebih baik dalam hidup kita. Taqabballahu minna wa minkum Shiyamana wa shiyamakum . Amiien.

-JIJC-

28

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Parsialisme Pikiran, Gerakan, Ideologi, atau apa?


Sebenarnya udah lama gw mau nulis tentang hal ini, tapi karena suatu hal dan lainnya jadi gak ketulis-tulis deh.. tapi semoga sekarang udah bisa jadi sebuah tulisan... :) Oke kita mulai aja ya, bahasan ini agak berat.. jadi disiapkan aja oskadon atau panadol di samping Anda jika tiba-tiba Anda puyeng baca tulisan saya ini hehe.. (tapi kalo yang di tagnya udah Ustadz-ustadz atau orang yang udah melanglang buana kemana-mana pasti nggak pusing, malah bakal kena kritik gw gara-gara nih tulisan hehehe.. amppuunn dijee... ^^) Banyak hal yang menggangu pikiran gw, itu sudah berlangsung lama, sejak gw kecil. Pernah waktu kecil gw nggak bisa tidur nyenyak dan selalu terbangun tengah malam karena rasa ketakutan yang amat sangat, itu terjadi selama kurang lebih seminggu, entah karena apa, gw seperti takut akan sesuatu tapi gw nggak tau itu apa, mungkin hanya halusinasi... tapi itu membuat gw tiap hari selalu cemas dan berfikir keras... ada apa ini..? ada apa ini? dan mencari-cari... Dari kecil, sudut pandang atau pikiran gw agak beda sama anak-anak kecil kebanyakan, di saat teman-teman gw berfikir tentang Bermain, ya hanya bermain saja (pikiran anak kecil

29

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

banget), gw malah berfikir menciptakan Tempat Bermain.. dan itu bener-bener gw lakukan, take action!.. dengan sedikit kreativitas, gw ubah satu kamar di rumah gw jadi rumah hanturumah hantuan.. dan tiap orang yang main di rumah hantu itu gw patok biaya 500 rupiah tiap masuk. Yang jadi hantunya siapa? adek-adek gw lah (untuk apa mereka jadi adek-adek gw kalo nggak dimanfaatin ? hahaha.. tapi sehabis bisnis rumah hantu selese, adek-adek gw itu dibayar kok (berlagak jadi bos yang punya karyawan hehe..)). Gw mungkin orang yang terlalu mempertanyakan sebuah masalah, meneliti dan mendalaminya jika penasaran, bahkan temen gw ada yg berkomentar Maula mah.. sampe cara buka kuaci aja dipikirin.., karena emang bener, gw pernah bertanyatanya tentang kuaci dan menelitinya..Cara buka kuaci itu yang bagus gimana ya? dari sisi sini apa sisi situ..,.. ya emang keliatan kayak orang gila.. tapi gw emang gitu T__T. Jadi jangan heran kalo gw suka berita konspirasi-konspirasi atau hal-hal misteri.. jangan heran juga kalo pikiran gw ngejelimet, karena gw sendiri pun sering nggak kuat menahan pikiran gw yang ngejelimet.. di kepala ini kayaknya ada yg teriak-teriak.. gw pernah takut gila.. keram otak juga pernah gw rasain hehe.. ya semua itu gara-gara gw penasaran, dan gw mau tau kebenarannya. Gw sering iseng menguraikan masalahmasalah yang seperti benang kusut, mencari pendekatannya, mencari literatur-literatur tentang permasalahannya, bertanya kepada yang ahli bukan yang cemen, dan mencoba berfikir sangat mendalam, yang kadang gw tercebur terlalu basah, ya.. tenggelam.. bukan lagi cuma nempelin kaki di tepian air kolam renang.. BLASH! ya gw ceburkan diri gw baik sengaja ataupun nggak sengaja untuk mengetahui lebih dalam, bukan cuma luarnya. Oke oke.. kita masuk ke pembahasannya.. gw diatas cuma narsis kok kalo gw suka mikir hahahaha...

30

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Dari sifat gw yang kayak gitu, membawa gw sampe ke beberapa masalah yang sangat serius dalam hidup gw. Dan untuk beberapa chapter nggak bakal gw ceritain, karena memang nggak perlu untuk diceritakan karena pembahasannya yang terlalu mengerikan (ah elah lu mol malah bikin gw penasaran.. hahaha). Yang sebenernya mau gw bahas sekarang adalah tentang Parsialisasi pikiran.. apa tuh parsialisasi..? parsialisasi itu artinya tidak lengkap atau sepotong-sepotong. Jadi, arti dari parsialisasi pikiran adalah pikiran yang sepotong-sepotong atau tidak lengkap.. sudut pandang yang parsial. Kenapa kok gw mau bahas kayak ginian? sebenernya gw udah jengah juga dengan berbagai pemikiran-pemikiran, ideologiideologi, ataupun gerakan-gerakan yang selama ini gw temui. Gw merasa mereka atau dia itu berfikir parsial, merasa diri paling benar, dan semuanya (yang diluar mereka) salah. Kita coba lihat Q.S Al-Baqarah ayat 208 : Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. Ayat ini menekankan supaya orang-orang mukmin, baik yang baru saja masuk Islam seperti halnya seorang Yahudi yang bernama Abdullah bin Salam, maupun ia seorang munafik yang masih melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam supaya mereka itu taat melaksanakan ajaran Islam sepenuhnya, jangan setengah-setengah, jangan seperti mengerjakan ibadah puasa pada bulan Ramadan tetapi salat lima waktu ditinggalkan. Ayat ini bakal gw tekankan pada bagian janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sebenernya, kalo diliat.. antara

31

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan dengan janganlah kamu turut langkah-langkah syetan itu nyambungnya dimana? Hemm sebentar.. kita sekarang ke dunia realita dulu. Ada yang pernah ikut MLM di sini? gw dulu pernah ikut yang namanya MANTAP (sebut saja begitu).. sebuah perusahaan yang menjual berbagai suplemen kesehatan.. di MLM ini gw seperti didoktrin bahwa suplemen dari MANTAP lah yang paling bagus, yang lain itu kalah, nggak cuma itu.. sistem MLM mereka lah yang paling bagus diantara sistem MLM lainnya.. pokoknya gw waktu itu beranggapan MANTAP IS THE BEST, YANG LAEN NOTHING!. Gw merasa dengan Suplemen dari MANTAP lah orang bakal sembuh, kalo dari obat yang lain efeknya nggak sehebat MANTAP. Jadi, waktu itu pengobatan konvensional kayak di rumah sakit itu gw anggap udah nggak terlalu berguna, obat kimia itu merusak tubuh kata gw.. MANTAP kan herbal.. aman... suplemen-suplemen dari MLM lain kayak A, B, C, D, dan MLMMLM suplemen kesehatan yang lain gw anggap kalah. Lama juga gw berada di MANTAP sampe akhirnya sekarang ini gw vakum, gw bener-bener saat di MANTAP menjalankan pikiran yang parsial itu.. gw memahami cuma sepotong, padahal gw nggak tau ilmu tentang ilmu pengobatan nabi, ilmu totok, ilmu kedokteran konvensional aja paling cuma seiprit apalagi gw bukan mahasiswa kedokteran, ilmu tentang anatomi tubuh, ilmu tentang akupuntur, ilmu tentang lainnya banyak sekali, gw nggak anggep itu semua... dan gw berani bilang kalo MANTAPlah yang paling bener, mengabaikan pengobatan yang lain... (maksud gw bukan menjelekkan MANTAP, karena gw di sini dapet pelajaran yang sangat berharga dalam hidup.. karena gw yakin di MLM lain kayak di A, B, dll juga sama aja.. mikirnya pasti mayoritas Parsial..). Nah, sampe akhirnya.. melalui proses.. gw pun sedikit-sedikit mempelajari tentang pengobatan konvensional baik dari temen gw anak kedokteran, dokter beneran, artikel-artikel, dll...

32

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

pengobatan cara nabi juga gw mulai tau, akupuntur, suplemen keshetan dari MLM lain.. dll.. ternyata.. pengobatan ataupun suplemen kesehatan yang lain itu emang bisa menyelesaikan penyakit.. pikiran gw mulai terbuka.. Inilah.. jika gw kembalikan kepada pemikiran-pemikiran, ideologi-ideologi, ataupun gerakan-gerakan (entah itu organisasi keislaman, metode dakwah, atau ada yang bilang manhaj) yang sekarang.. ada HMI, PII, KAMMI, LMND ataupun seperti HTI, Ikhwanul Muslimin, Salafy, Jamaah Tabligh, Tasawwuf, dan masih banyak lagi... Banyak yang terlalu fanatik dengan apa yang sekarang mereka jalankan... Gw inget salah satu Ustadz pernah bilang.. Saya udah ikut HMI sejak SMP.. pokoknya kalo nggak dengan metode brain washing dan dikosongkan dulu baru diisi ilmunya (Ilmu keislaman) salah deh.. cara HMI menurut saya yang paling bener waktu itu.. yang lain nggak bener.. cuma cara HMI lah yang bisa memecahkan permasalahan... Ustadz ini juga pernah ikut PII yang saat itu menekankan kepada jihad saja (zaman dulu, nggak tau deh sekarang gimana, masih ada MS.Kaban lho dulu katanya..), pokoknya masalah ummat ini bisa diselesaikan dengan jihad saja.. nggak bisa dengan yang lain... lalu dia juga pernah ikut Kajian Tadabbur selama 7 tahun.. yang membersihkan akidah, menjauhi bidah, dan kalo saat ini lebih dikenal dengan sebutan salafy... Jamaah Tabligh juga beliau pernah.. dan di saat beliau berada di jamaah-jamaah itu, beliau merasa yang paling benar, dengan cara jamaah itulah permasalahan akan selesai.. cara yang terbaik.. cara lain salah.. Bagus itu salafy ada, memurnikan akidah.. bagus itu jamaah tabligh ada.. masjid jadi ramai... cuma yang saya sayangkan yang berfikiran bahwa hanya lewat cara mereka sajalah permasalahan ummat bisa terselesaikan, hanya lewat pemurnian akidah saja, hanya lewat dzikir, hanya lewat seminar-seminar (bisanya orang

33

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Islam Liberal), hanya lewat hati dulu yang dibersihkan, hanya lewat jihadlah masalah selesai, hanya lewat politik saja masalah ummat terselesaikan dan lainnya.. dan mereka mengabaikan peranan orang lain.. mengabaikan eksistensi orang lain.. sangat disayangkan.... kata Ustadz itu menambahkan. Hemmm.. gw jadi keingetan tentang pengalaman gw sendiri.. sebenernya permasalahan gerakan-gerakan ini udah jadi pikiran gw semenjak SMA, waktu SMP gw baru di tahap memahami dan mengikuti perpolitikan di Indonesia.. gw belom berfikiran tentang demokrasi haram atau tidak dilihat dengan kacamata yang lebih besar, tentang Aqidah ataupun tentang fiqih.. gw cuma tau ya Partai Politik itu ada, dan gw mengikuti perpolitikan di Indonesia waktu SMP, makanya waktu pelajaran PPKn sedang dibahas tentang pemilu Indonesia dan guru gw full ngasih tebakan tentang pemilu, parpol, nama-nama calon, permasalahan politik Indonesia, analisa politik, gw bisa jawab 90%nya, dan tementemen gw cuma cengo sambil tepuk tangan .. Gw saat itu nggak tau, ternyata ada perdebatan besar di luar sana tentang boleh tidaknya mendirikan partai atau lebih khususnya boleh tidaknya mengikuti demokrasi buatan manusia.. Memasuki SMA awalnya gw belum terlalu memahami ada gerakan-gerakan ini.. namun pertengahan SMA gw mulai mengetahui gerakan-gerakan ini.. HMI, PII, Salafy, Ikhwanul Muslimin (di Indonesia sering diliat PKS, padahal ada jg IM yang nggak ber-PKS), HTI, Jamaah Tabligh dan lain-lain. Gw waktu itu mengalami kebingungan dan keresahan yang amat sangat sewaktu temen gw yang salafy (lebih tua berapa tahun dari gw) ngasih gw buku, gw baca.. dan.. ya.. gw mengalami suatu perubahan juga kebingungan.. gw yang latar belakangnya itu campuran dari beberapa pemikiran.. yaitu dari Muhammadiyah (ibu gw), HMI (bapak gw), Ustadz-ustadz yang ngasih ceramah (Ada NU, HTI, Salafy) dan Tarbiyah (IM) jadi mempertanyakan banyak hal... banyak nanya-nanya ini itu... gw merasa selama ini yang gw lakukan salah.. bagus itu, gw jadi tau banyak hal dan lebih mendalami Islam... tapi masalahnya emang bener seperti

34

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

yang diurakan Ustadz tadi.. gw jadi parsial pemikirannya, yang nggak kayak begini salah... cara ini yang paling bener... Gw mengalami kebingungan di situ.. ya biasalah, hal baru yang datang tiba-tiba... dari situ gw banyak berfikir.. merenung.. dan akhirnya lama kelamaan nuansa-nuansa yang lalu itu mulai berkurang dengan sendirinya, ya gara-gara kuliah, denger Ustadz lain yg bicara, hemm.. Alhamdulillahnya juga, di masjid gw itu berkumpul hampir semua gerakan, pasti ada aja tuh tiap Ustadz yang naek ke podium membahas tentang sesuatu, besoknya dibales sama Ustadz yang ini.. udah kayak berantem... waktu itu juga ada permasalahan tentang boleh tidaknya sholat diantara 2 tiang.. karena ada hadistnya Allah nggak suka orang yang sholat diantara 2 tiang.. dan saat itu sempet terjadi dua kubu yang waktu itu gw sebut Kubu Tiang dan Kubu anti Tiang.. gw waktu itu lebih kepada kubu yang anti tiang... karena hadistnya jelas. Dari masalah tiang aja dijadiin kajian, dibawa Ustadz-ustadz berpengalaman ke masjid gw untuk bahas kayak ginian.. dan nggak cuma sekali atau dua kali.. lumayan lama ngebahas ginian pokoknya.. akhirnya, ternyata nggak apa-apa sholat diantara 2 tiang.. melihat juga kasus di masjidil haram yang para jamaah haji itu sholat diantara tiang-tiang, padahal Ulama Saudi itu kan lebih mengerti hadistnya, tapi gak apa-apa tuh sholat diantara 2 tiang.. kalau nggak ada tiangnya bisa kejatohan atap masjid, bisa mati itu... wuiih, pokoknya mantep deh. Di masjid itu ngumpul deh semua gerakan.. di masjid gw setiap hari abis Shubuh itu ada kultum, tapi biasanya lebih dari 7 menit kuliahnya.. kita malah kayak kajian.. ada Ustadz pernah bilang.. Dakwah lewat politik telah gagal! padahal dia orang PKS.. emang gitu.. di masjid gw lantang-lantang kalo bicara.. nggak takut.. terus ya kalo Ustad salafy naik, bakal bikin kita nambah ilmu dan kadang jadi deg-deg-kan kalo yang dibawain itu ada Masuk Neraka jika..... wah gw langsung kicep tuh... tapi pasti abis itu ditimpalin lagi sama Ustadz yang lain bahwa begini-begitu..

35

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

dll.. seakan-akan jadi ajang pertempuran, sakarang bahas ini, besok dilawan, besoknya dilawan lagi.. terus-terusan.. ada juga Ustadz yang nggak bela sana-sini.. Ustadz yang ini lebih mau mempersatukan gerakan-gerakan ini... lulusan LIPIA.. ilmunya banyak banget, beliau juga sering ditanya-tanya sama jamaah tentang hal ini hal itu.. dan masih banyak yang ngisi, Ketua MUI pernah ngisi masjid gw, Ust.Abu Bakar Baasyir, Ust.Salafy yg terkenal cuma gw lupa namanya, Ust.Tifatul Sembiring, Ust. Ihsan Tandjung, dari kalangan Ustadz Muhammadiyah, NU, Ustadzustadz yang udah tekenal di Indonesia jg sering ngisi, Ustadzustadz DDII juga sering mengisi, dll.. dan tau tak? akhirnya kita semua sering sharing di situ.. dan walaupun masih sering adu pendapat.. tapi banyak juga kebenaran yang terungkap, ada yang seperti tersadar kalo kemaren-kemaren itu salah.. tapi gw sekarang udah bisa ngerasain nuansa persaudaraan di masjid gw.. mereka udah saling memahami dan sekarang bukan lagi kayak bermuka dua, diluar senyum tapi di dalem ngedumel.. tapi InsyaAllah udah Akhi.. gimana kabarnya? sambil salaman dan ikhlas menanyakan kabar saudaranya.. Subhanallah deh indahnya... Nah, dari tempaan di masjid itu.. di kepala gw itu jadi banyak sudut pandang.. untuk awalnya sih kepala gw bener-bener sakit, pusing, wah pokoknya ada sensasinya sendiri deh.. gw jadi sering ribet sendiri.. tapi alhamdulillah, dari situ gw jadi lebih luas dalam memandang.. udah nggak begitu parsial pikiran gw.. Memasuki kuliah... gw mulai mengetahui gerakan-gerakan seperti HMI, KAMMI, GMNI, PMII (yang banyak orang bilang adalah corong politiknya parpol), aliran sosialis, komunis (gw juga punya temen komunis lho.. dan gw waktu itu sering sharing sama dia..), yang ngurusin HAM mulu.. dll lebih banyak.. .. di masa-masa kuliah inilah gw mengalami lonjakan, gw tiba-tiba banyak mengetahui hal-hal yang seharusnya nggak boleh gw ketahui, belum cukup umur dan emang bukan untuk gw, semua mengalir begitu saja..

36

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Akhirnya dengan rasa ingin tahu yang sangat besar tentang ini semua, seperti sok-sok-an mencari kebenaran.. hampir tiap malam gw baca artikel, lagi senggang baca buku-buku yang membahas ginian, nanya-nanya Ustadz yang ahli sampe gw datengin ke rumahnya, berdiskusi dengan orang-orang yang ideologinya beda, sharing dengan anak-anak pejabat yang lumayan banyak rahasia yang gw tau, dan itu hampir gw lakukan secara serius selama 2 tahun, tapi kalo diliat dari awalnya, gw dari SMP udah mikir ginian berarti gw lumayan punya data-data dan pengalaman dari hampir 7 tahun lebih.. wah, gw sendiri nggak nyangka.. ini terjadi begitu saja (tapi Allah pasti udah tau dan ini semua Allah yang ngatur..)... Akhirnya itu membawa gw menelusuri ke pemikian-pemikiran, ke filsafat-filsafat, ke ideologi-ideologi, ke gerakan-gerakan, bukan cuma sebagai pengamat.. tapi juga pemain.. pemain dimana-mana... gw nyebur.. merelakan kepala dan hati gw pusing sampe sakit juga pernah... Gw pun juga menelusuri alur pikiran para orang Islam liberal itu.. gw nggak langsung meng-judge gitu atau cuma denger aja dari orang terus iye iye aje... tapi gw mulai membaca-baca cara pikir mereka, berdiskusi dengan mereka, dan setelah ngeliat ternyata ada bagusnya juga pikiran mereka tapi gw nggak setuju dengan cara mereka yang mempertanyakan kebenaran Al-Quran, atau bilang Al-Quran udah nggak cocok dengan zaman sekarang.. ya Aqidah mereka kalau kata Ulama-ulama dan Ustadz-ustadz udah melenceng... tapi ada pelajaran yang bisa gw ambil dari Islam Liberal, mereka itu emang mau nyari kedamaian.. jangan karena agama jadi ribet kata mereka.. mereka ingin memanusiakan manusia selayaknya hakikat manusia itu diciptakan, toleransi yang sangat tinggi, menjunjung hak manusia.. namun ya begitu, kadang dengan pikiran yang tak berlandaskan Al-Quran dan As-Sunnah.. homo dan lesbi pun oleh mereka diperbolehkan... hiks... (walaupun nggak semua orang JIL setuju homo dan lesbi itu dibolehkan.. ya biasalah..

37

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

pasti di dalem suatu gerakan itu sendiri juga ada perbedaan pendapat...). Masih banyak lagi.. belom lagi pengalaman gw tentang Tasawwuf, terus bergaul dengan orang-orang Sufi yang bikin hati gw teduh, Diskusi dengan orang HTI yang bikin gw semangat untuk meneggakkan khalifah, kajian tentang theo-demokrasi, sosialis murni, Islam Sosialis, atheis, agnostic, Syiah, orangorang yang ingin langsung revolusi yang membuat gw semangat berjuang, dan masih banyak lagi.. pokoknya gw mengalami haihari yang kadang amat berat karena seperti yg tadi gw bilang, kepala dan hati gw terlalu pusing dan kadang juga sangat menyenangkan karena telah menemukan suatu hal. Nah.. kembali ke Q.S Al-Baqarah ayat 208 : Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. Jadi apa sih yang pengen gw share.. ya, begitulah... seperti Q.S Al-Baqarah ayat 208 di atas.. masuklah ke dalam Islam secara Keseluruhan.. jangan kamu turut langkah-langkah syetan.. Janganlah berfikiran parsial... ngambil spesialisasi boleh.. tapi jangan saat ngambil spesialisasi itu kita jadi berfikir dengan pikiran yang itu aja dan semua yang di luar kita itu salah... karena kebanyakan saat ngambil spesialisasi ya pikirannya di situ-situ aja.. terus kalo pindah spesialisasi atau gerakan pasti berfikirnya beda lagi.. gw sering ngasih tau ke orang kalo seperti itu namanya Berfikir temporer.. tergantung temponya... dan saat ngambil spesialisasi yg lain juga begitu.. padahal kita belum mengetahui keselurahan.. Masalah Ummat ini sudah sangat-sangat-sangat-sangatsangat bobrok dan tak terkendali.. kita nggak cuma dicengkram dalam hal akidah dan tauhid aja, ekonomi, sosial, budaya,

38

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

ideologi, pikiran, bacaan, film, makanan.. wah sudah terlalu bobrok.. itu baru dari luar.. belom lagi yang ngancurin bangunan sendiri.. ngaku Islam tapi narkoba, maksiat mulu, ngajarin anak SMP nonton film porno, guru ngaji mesum.. banyak! masalah ummat sudah terlalu sungguh-sungguh porak poranda dari berbagai sisi.. siapa ummat yang paling kelaparan di Indonesia? Ummat Islam, saudara kita itu.. Siapa ummat yang ditindas? Ummat Islam.. orang muslim.. ditindas sama siapa? sama muslim sendiri.. Siapa Ummat yang dibantai mulu? Muslim Palestina, Muslim Afghanistan, Muslim Uighur, Muslim Ambon, Muslim Posso.. seberapa yang malemnya takbiran paginya mabok? temen-temen gw sendiri! Siapa yang nyuruh menegakkan syariat dan mengatakan celana di bawah mata kaki itu terancam neraka dan menyuruh untuk membubarkan metode dakwah orang lain yang udah dibangung dengan darah dan nyawa tapi taunya pacaran? pacaran itu boleh ya sama Allah? Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah sesuatu perbuatan keji dan jalan yang jelek ( QS Al Isra : 32 ). Gila.. beneran bingung gw.. ayat Al-Quran jelas-jelas gini kok malah nggak diliat, Al-Quran itu bukannya yg seharusnya dikaji duluan ya?.. itu namanya pikiran parsial bukan sih..?, walau dengan alesan apapun gw nggak terima. Kalau yang pacaran di luar sana, orang-orang lain, gw gak kesel sama mereka karena mungkin mereka belum faham.. lah tapi yang udah faham malah begitu dan berkoar-koar bagai Ustadz yang udah punya jam terbang tinggi... terlihat seperti ngambil yang enak-enak aja.. yang enaknya aja diambil.. ada yang nyebutnya aliran Islam Enak...takut gak sih? sungguh Allah paling membenci orang yang mengatakan sesuatu tapi tidak melakukannya, atau perbuatannya tidak sesuai dengan perkataan.. Ya Allah ampuni hamba yang dhoif ini.. emang, beberapa hal diatas adalah OKNUM-OKNUM saja.. tapi cobalah, jika sudah berprinsip untuk mengikuti suatu manhaj atau prinsip coba

39

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

bertahanlah.. jangan mencoreng kerja keras dan kerja ikhlas Ustadz-ustadz yang diikutin.. kasian Ustadznya, soalnya banyak yang bilang.. Ngomong doang, itu tuh si itu ikutan ustadz itu tetep aja nggak bener, mendingan gw.. ancur ya ancur sekalian ...... jangan mencampuradukkan yang haq dan yang batil.. jika ingin jadi madu sekalianlah jadi madu.. jika ingin jadi racun sempurnakanlah jadi racun.. tapi tolong jangan jadi madu yang beracun.. karena akan mematikan Ustadz atau orang baik yang ingin menyembuhkan diri sendiri dan orang lain.. (Kok kayak curhat gini ya? hehehe) sahabat.. hiks.. sangat terlihat kan?... permasalahan ummat sangat banyak... sekali lagi, ini kita belom bahas masalah serangan dari luar, AS, CIA, FBI, atau apapun itu.. suatu skenario konspirasi untuk memecah belah ummat ini.. hiks.. jadi puyeng pala gw... hehe.. Islam itu udah jelas... Nggak cuma Sholat, tapi bayar zakat, puasa, Amar Maruf Nahi Mungkar, dll... Islam nggak diliat dari satu sisi aja.. atau nggak diliat dari satu spesialisasi saja.. Islam itu tidak boleh dipandang secara Parsial.. Islam itu harus Kaffah.. harus secara menyeluruh... dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Karena syetanlah yang paling suka kalo ada yang berfikiran parsial... merasa udah menyeluruh Islamnya tetapi turut langkah-langkah syaitan... Jadi.. janganlah merasa cara kitalah yang paling bener dan mengabaikan eksistensi gerakan di luar sana.. mengabaikan perjuangan saudara yang lain.. merasa hanya dengan cara golongannya lah masalah bisa terselesaikan... jangan cuma pake logika untuk memecahkan masalah.. tapi juga jangan pake perasaan doang mecahin masalah.. harus seimbang.. jangan juga berdakwah cuma untuk diri sendiri.. nggak takut nanti kalo di akhirat ada yang ngadu Saya jadi gini gara-gara nggak dikasih tau dia Ya Allah.. padahal dia orang sholeh, tapi

40

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

dia tidak memberitahu saya... tolong berikan dia hukuman juga Ya Allah... hiks.. jangan seperti itu.. nggak mau kan masuk syurga sendirian? masalah ummat sudah sangat banyak... Masuk Syurga itu susah banget ya? segitunya banget ya? dan pasti kalo nggak melakukan sesuatu masuk neraka ya? Sebentar... masih inget kisah yang ad di Hadist ini nggak? Diampunkanlah seorang wanita pezina yang melewati anjing (yang berada di atas sumur) yang menjulurkan lidahnya dan hampir mati kehausan, lalu wanita itu melepas sepatunya dan diikat dengan kerudungnya lalu ia membawa air kepada anjing itu maka dia (wanita tsb), diampuni karenanya (Hadits: HR.Bukhari). Adapun kisah kehidupan dari pelacur tsb gw uraikan secara singkat sebagai berikut: Pada zaman Nabi Isa A.S. dikisahkan bahwa negeri Palestina menjadi negeri yang melarat karena ulah Kaisar Romawi yang memerintah dengan sewenang-wenang. Kekayaan alam di daerah di ambil alih ke pusat sehingga rakyat banyak yang menderita kelaparan. Walaupun nabi Isa A.S. telah berusaha menolong rakyat yang mengalami pendertaan tsb, rakyat makin menderita apalagi situasi tsb menyebabkan timbulnya berbagai tindakan criminal seperti perampokan, pencurian, dan kejahatan lainnya. Para lelaki banyak yang meninggalkan rumahnya untuk mencari pekerjaan, tapi tidak kembali lagi karena mati kelaparan dalam perjalanan. Alkisah saat itu ada seorang wanita yang berjalan dengan susah payah untuk mencari sekedar makanan dan minuman. Demi perut yang kelaparan perempuan itu terpaksa menjual kehormatannya dengan tariff murah untuk sekedar bisa

41

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

menyambung hidupnya. Sebenarnya wanita ini menyadari kalau perbuatannya itu merupakan dosa besar, tapi apa hendak dikata, demi untuk mempertahankan hidup ia terpaksa menjual diri dari satu lelaki ke lelaki yang lain. Apa lagi ia sudah tidak memiliki rumah dan sanak saudara. Dengan perbuatannya itu tentu saja wanita tsb harus menanggung cercaan dari masyarakat. Suatu hari di dalam perjalanannya wanita itu tidak berhasil mendapatkan lelaki yang bisa diajaknya berkencan agar ia bisa mendapatkan makanan dan minuman. Wanita itu tiba di sebuah desa terpencil. Di sana ia tidak menjumpai siapapun juga. Wanita itu menjadi bingung seorang diri dengan kondisi kelaparan dan kehausan yang amat sangat. Dalam kondisi kepayahan tsb, tiba-tiba matanya melihat sebuah sumur tua yang di dalamnya ada air. Tentu aja ia merasa gembira, karena air itu tentu bisa menghilang rasa hausnya. Dengan tubuh gemetar karena kelelahan, kelaparan dan kehausan, ia berusaha mengambil air sumur itu dengan sepatu yang ia ikat dengan kerudungnya dan lalu diturunkan kedalam sumur. Ketika sepatu itu ditarik ke atas sumur, ternyata ia berhasil mendapatkan air di dalam sepaptunya. Ia segera hendak meminum air sumur tsb. Tiba-tiba datanglah seekor anjing yang menarik-narik kain kerudung pengikat sepatu wanita tsb sambil menggonggong. Rupanya anjing itu juga merasa sangat kehausan dan ia meminta minum kepada wanita tsb. Karena merasa sangat iba, wanita itu memberikan air yang ada di dalam sepatunya itu. Dengan lahap anjing itu meminum air tsb dan tak lama kemudian air itu pun habis. Sementara itu karena memang sudah kepayahan menahan lapar dan haus, wanita tsb mati di tempat itu juga. Setelah kematian wanita tsb, dikisahkan malaikat Malik sang penjaga neraka berdebat dengan malaikat Ridwan sang penjaga

42

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

surga. Malaikat Malik berpendapat bahwa wanita itu harus masuk neraka karena pekerjaannya adalah pelacur yang penuh dengan dosa. Sedangkan Malaikat Ridwan berpendapat bahwa wanita itu masih layak untuk masuk surga karena perbuatan dosanya dilakukan dengan sebab terpaksa. Apalagi wanita itu mengakhiri hidupnya dengan akhlakul karimah. Dia rela mengorbankan hidupnya demi anjing yang kehausan yang juga merupakan mahluk Allah. Akhirnya kedua malaikat tsb sepakat untuk membawa masalah ini kepada Allah Swt. Ternyata Allah membenarkan pendapat Malaikat Ridwan dengan berfirman: Kau benar Ridwan. Wanita itu telah menebus dosa-dosanya dengan berkorban demi makhluk-Ku yag lain. Masukkanlah wanita itu ke dalam surga. Mungkin kisah seorang pelacur yang masuk surga sebagaimana dikisahkan di atas terasa cukup kontroversial dan mungkin saja bagi sebagian orang merasa tidak percaya dengan hal itu. Gw dalam hal ini menyerahkan sepenuhnya kepada para pembaca untuk menyimpulkan hal tsb. Tapi.. jangan malah jadi berkesimpulan ..Eh boleh dong ngelacur.. tapi nanti gw ngasih makan anjng atau nggak binatang yang lain..biar masuk syurga.. asikkk bisa ngelacur..! ayok-ayok 200rebu sama gw ayok ayok.. harga promosi nihh..!... ck ck ck.. jika dipikirkan dengan hati juga pasti hati mengerti apa nih maksud cerita... Diampunkanlah seorang wanita pezina yang melewati anjing (yang berada di atas sumur) yang menjulurkan lidahnya dan hampir mati kehausan, lalu wanita itu melepas sepatunya dan diikat dengan kerudungnya lalu ia membawa air kepada anjing itu maka dia (wanita tsb), diampuni karenanya (Hadits: HR.Bukhari). Jadi.. pelacur aja bisa masuk syurga.. diampuni dosanya.. karena jelas dalam Q.S An-Nisa ayat 48 :

43

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendakiNya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. Allah itu mengampunni segala dosa, kecuali dosa syirik. Masih inget juga tentang penjahat yang membunuh 100 orang tapi masuk syurga gara-gara ingin taubat? Kisah lelaki ini disebutkan dalam Shahih Bukhari No. 3395, Shahih Muslim No. 6957, dan Ahmad No. 10924 (cari dong biar lebih yakin..). Nah.. tapi juga jangan disalahartikan kisah yang membunuh 100 orang itu.. Asiiikkk gw bisa bunuh-bunuh orang.. ah gw mau ngebom-bom mall ahhh... gw mau ngebunuh buleee aahhhh.. asiikkk... tapi sebelum mati gw tobat biar masuk syurga.. asik bisa ngebunuh...!... aduuhhh ... sumpe deh.. kalo yang otaknya begini mendingan disumpel petasan aja kepalanya.. jangan sampe salah menafsirkan dong.. hiks... Begitulah.. jadi.. pelacur dan penjahat pun bisa masuk syurga.. ada di dalem hadist lho kisahnya... Mmm.. tapi jangan juga gara-gara ada kisah begini kita jadi males-malesan ibadah.. santai aja.. masuk syurga gampang.. bukan.. bukan gitu.. tetep harus belajar Islam secara menyeluruh.. karena masuk syurga atau tidaknya kita itu karena Ridho Allah.. jadi kita itu hanya untuk mencari Ridho Allah di dunia ini.. maka maksimalkan hidup ini dengan kebaikan... Balik lagi ke pembahasan.. Setelah pergumulan yang lama itu.. dari proses-proses yang udah gw lewati itu.. gw pun sekarang menganggap metode atau gerakan-grakan yang lain itu pasti juga turut memberikan andil... gw nggak mengabaikan eksistensi mereka.. mereka bermanfaat.. mereka itu emang ahlinya, spesialisasinya di situ..

44

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

jika Salafy di pemurnian akidah.. alhamdulillah gw dapat terjaga dari hal-hal bidah.. jika HTI tentang khilafah.. alhamdulillah gw makin ngerti dan rindu akan tegaknya khilafah, tentang persatuan seluruh ummat Islam.. jika IM yang kalo di Indonesia PKS lewat politiknya, alhamdulillah sudah terlihat efeknya.. Islam jadi lebih diterima di masyarakat soalnya udah ada yg masuk struktural pemerintahan.. Jika Sufi mendekatkan diri kepada Allah sangatsangat luar biasa dan terasa keimanannya.. alhamdulillah gw jadi makin mengenal Allah dan ingin selalu disayang Allah yang membuat hari-hari gw teduh... jika Jamaah tabligh berdakwah lewat masjid-masjid dan ngetokin pintu kita untuk shalat.. alhamdulillah ada yang ngingetin, masjid jadi rame daripada kita maen PS 2 Winning Eleven.. iya nggak sih?... dan lain-lain.. alhamdulillah... saudara kita juga ikut andil dalam membangun Islam ini... Alhamdulillah.. InsyaAllah gw yakin, Islam akan tegak berdiri.. karena sudah ada spesialisasi-spesialisasi di bidangnya.. semua spesialisasi ini sedang berjalan perlahan tapi pasti menuju satu titik yang sama.. yang akan bergabung.. dan akhirnya.. Khilafah yang Kaffah, Kuat, Mantap, dan berisi akan tegak... dan yang tujuannya bukan untuk Allah dan tidak mengikuti Al-Quran dan As-Sunnah dengan pemahaman yang benar atau melenceng akan jatuh sendiri dari jalur menuju ke titik itu dan itulah yang disebut oknum-oknum, Apakah gw termasuk di dalam kubangan oknum itu..? Ya Allah hindarkanlah.. Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (Q.S Al-Baqarah ayat 208) Mungkin kayak gini titik-titik spesilisasi itu.. berjalan secara perlahan ke dalam satu titik tujuan...

45

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Wallahu alam.

-JIJC-

46

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Mukadimah Catatan Seorang Aktivis Dakwah Amatir


Aku tidak sendiri.. tapi aku menyendiri.. Dakwah.. nama ini begitu familiar di telingaku.. mungkin semenjak SD, kata-kata ini sudah melekat dan terngiang-ngiang selalu. Dakwah.. artinya berbeda-beda dalam setiap umur ku.. Masih kuingat.. saat itu, saat SD..Dakwah adalah berdakwah.. mengajak ke kebaikan.. sampaikanlah walau satu ayat.. begitu sederhananya.. Saking sederhananya.. aku tak berfikir macam-macam mengenainya.. maka aku pun tak menghiraukannya.. maka tanpa terasa, kutinggalkan dalam benakku kata-kata itu, kutanam sedalam-dalamnya.. akhirnya bukan tumbuh, malah tertimbun mati terlalu dalam.. Dakwah.. kuingat.. aku selalu diseru oleh guru-guru ku untuk berdakwah.. alhamdulillah, aku dari Tk sudah sekolah Islam.. sekarang sih alhamdulillah.. asal tau aja, zaman dulu aku menyesal masuk sekolah Islam.. tertekan..

47

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Yah.. labirin-labirin kehidupan itu.. menerangkan ku tentang dakwah sesuai dengan masanya.. Dakwah.. ia tetap sama.. tetap perjuangan.. tetap kewajiban.. tetap beban.. untuk sebagian orang.. Namun.. saat dalam nyatanya, dalam kinerjanya, dalam penerapannya, dalam menilainya.. dakwah pun dilihat dengan berbeda.. tergantung tingkatannya.. ada pemahamannya.. ada ilmunya.. ada euforianya.. ada jurangnya... maka ada yang tahu, ada yang tidak tahu, ada yang sok tahu, ada yang purapura tidak tahu, ada yang tahu kalau dia tidak thau, ada yang tidak tahu kalau dia tahu... Dakwah.. mengenalkan ku pada Demo palestina, juga demo RUU Pendidikan.. dan lainnya... Bambu.. batu.. yang saat SD dulu kupegang untuk menghajar pengrusak dakwah pun masih kuingat.. ya.. rasa-rasa itu.. heroik memang.. hanya satu waktu itu yang kurasa.. aku mau menunjukkan bahwa aku peduli dengan Islam.. aku ingin melempar batu ini.. memukul dengan bambu ini.. menggebu.. saat itu menggebu.. aku masih SD.. tapi begitulah.. apakah itu pun dakwah juga? aku sebatas anak SD yang menggebu tentang Islam.. itu saja.. saat dilihat guru... ditarik.. dan dimarahmarahi.. katanya aku sok jagoan. Ternyata.. aku tetaplah anak kecil.. ngambek.. ya ngambek.. dan lupa.. bahwa tadi aku sedang menggebu tentang Islam.. dakwah saat SD.. entahlah.. tak ada lobi.. tak ada komitmen.. tak ada keteguhan.. mungkin saat SD aku lebih dicap sebagai anak bandel, anak onar.. lebih sering berbuat onar katanya.... bukan mungkin lagi.. ini sudah rahasia umum... Dakwah.. menginjak SMP.. aku bersekolah dan berkumpul dengan anak-anak pendakwah.. bukan pendakwah biasa, pendakwah besar.. masuk koran masuk TV.. tapi kenapa ya.. yang

48

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

kulihat anak-anak mereka lebih pantas masuk bui? omongan mereka tak jauh dari hal anjing-anjing tai-tai dan nafsu syahwati.. dakwah.. mulai kurasa kekurangan-kekurangannya, mulai kulihat hal-hal yang kurang sreg darinya.. dari pendakwahnya atau dakwahnya? entahlah... aku pernah minder saat diriku sedang menggebu lagi tentang dakwah di saat SMP, gara-gara apa? gara-gara dicap alim oleh anak-anak pendakwah itu.. jadinya bikin minder.. huh.. SMP.. akhirnya seperti tak ada kata dakwah yang terlihat dalam diriku.. paling hanya omongan sekilas, omongan ayat-ayat yang keluar dari mulutku.. seorang yang kosong hatinya.. aku ingat, kehidupan SMP ku habis dalam Mabit.. Malam Bina Internet.. ya.. habis dalam warnet.. walau aku juga tiap seminggu sekali ikutan mentoring atau ngaji kecil-kecilan saat SMP.. tapi tetap intinya.. aku lebih banyak menikmati dunia.. mentoring..? masuk kuping kanan masuk ke hati.. nggak keluar sih ilmunya.. kerasa dalam hati.. tapi, setelah masuk warnet.. ya sudah lupa lagi... ya, nampaknya aku sedang melakukan basa-basi.. ngaji basa-basi... Dakwah.. lagi-lagi kata ini, bosan juga... kutemukan lagi dalam masa SMA ku.. aku terjeblos masuk Rohis.. gara-gara aku SMP di sekolah Islam, kakak-kakak kelas menyatakan aku alim.. ditambah muka ku yang katanya keliatan alim, cih, melihat dari muka?.. ya udah.. aku masuk aja.. rohis.. bagiku organisasi Islam.. yang ngurus-ngurus acara Islam.. semangatnya semangat Islam.. dakwah saat itu artinya lebih tinggi.. ya.. lebih tinggi... aku mau susah payah di situ.. di rohis.. nggak dibayar.. aku mengurus ini-itu.. malah aku sering membayar.. ya.. aku jadi anak rohis.. keren? biasa aja.. siapa juga yang bilang anak rohis keren?.. katanya sih anak rohis itu jadi teladan dan idamana.. tapi tetap saja, aku jadi anak rohis tetap menyandang predikat murid yang paling suka terlambat.. suka manjat pager sekolah.. dikejar-kejar guru.. kongkalikong sama satpam buat keluar sebentar, temen ngerokok, aku minum teh dingin.. cabut upacara, nongkrong di warung atau nggak maen PS sambil nunggu upacara selesai.. ditendang guru gara-gara waktu upacara malah duduk dengan santainya, sial ketahuan!.. cabut

49

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

pelajaran.. dilaporin orang tua murid.. ahhh.. bisa dibilang SMA ku hancur-hancuran.. padahal aku anak rohis.. rohis yang aktif.. padahal artian dakwah sudah mulai meninggi bagiku.. namun ya.. ternyata tetap saja.. Anak-anak bandel yang megang sekolah pun pada heran.. sering nyeletuk Kayaknya rohisan gw dah mol daripada elu..... ya.. gimana dong? terus dakwah itu kayak gimana? aku makin bingung mendefinisikan dakwah... Kau sering melihat anak rohis SMA seperti ku? Walau aku bandel.. aku tidak merokok.. tapi SD iya, aku pernah merokok.. untung tidak sampai ketagihan.. alasan aku tidak merokok sebenarnya karena aku terserang penyakit pernafasan saat SMP.. penyakit parah.. efeknya sampai sekarang.. aku jadi gampang lelah dan gampang sakit.. tapi sedikit sih yang tau, bukan sedikit yang tau tentang penyakitnya.. banyak yang tau aku sakit.. tapi sedikit yang tau sesakit apa sakit ku.. ya sudahlah.. namanya juga sakit.. urus sendiri.. Anak Rohis.. banyak yang pacaran.. padahal aktivis dakwah katanya.. smsan tausyiah ttg dakwah.. berkoar-koar menunjukkan ilmunya untuk berdakwah.. ternyata di belakangnya? nihil? bahkan mines?.. dakwah.. adalah hal pertama yang membuat ku trauma setrauma-traumanya.. yang membuat ku kecewa.. aku.. yang dari SD dicap bandel, aneh, onar, nyeleneh, brengsek.. sering diajak oleh beberapa teman untuk berbuat kebaikan.. aku kadang ikut kadang nggak.. tergantung mood.. hidup-hidup gua.. ya terserah gua... Teman-teman itu.. kakak-kakak itu.. adalah yang mengajarkan kepadaku untuk tidak merokok.. tidak pacaran.. tidak bersentuhan dengan yang bukan muhrim.. tidak memakasa.. jaga pandangan, dan hal baik lainnya.. aku sih iya-iya aja, aku juga sudah tau kok.. namun apa? aku ternyata kecewa.. di depan mata kepala ku sendiri.. mereka berbuat semua yang mereka bilang Itu tidak boleh.... aku.. tak sengaja.. melihat.. yang dulu.. murrobi atau guru ngajiku (saat zaman SMP) sedang merokok dan gayanya sudah sangat sangat gaol.. sudah kuliah..

50

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

sudah berubah.. ada sakit di sini waktu itu.. hati sakit.. aku bukan sakit hati karena jatuh cinta.. sakit hati dikhianati.. Aku bahkan pernah sampai menangis.. karena temanku, tentang temanku.. yang mengajarkanku tentang jaga pandangan, jangan pacaran, bahkan sampai mengirim puisi yang di dalamnya tertulis Ikhwan.. kenapa jaga pandangan? liat-liat ke bawah lantai? maksud bukan cari uang jatuh.. dst.... unik pusisinya.. tapi kenapa.. aku menangis.. melihat dia sedang mencium seorang wanita.. yang.. bukan.. muhrimnya... kau tau aku menangis? rasanya sepeti apa? lebih sakit dari dikhianati cinta.. walau aku tak pernah serius dalam yang namanya jatuh cinta.. menangis sesakit-sakitnya.. Dakwah.. mulai terkikis kesuciannya.. mulai kutinggalkan perlahan-lahan.. dakwah.. apakah hanya sebuah label..? hanya sebuah singgahan sementara kah? yang hari ini aku berada di dalamnya, besok boleh keluar darinya? dakwah.. aku tak tau.. apa esensi dakwah.. sehingga aku harus menangis, harus dikhianati oleh dakwah... dakwah.. bahkan yang saking jengkelnya aku kepadanya.. aku pernah tidak bertuhan.. dakwah.. lika-likunya.. aku ingin bercerita... semuanya.. tentang dakwah... tentang berbagai manhaj.. tentang dakwah yang kenapa didekatkan dengan sebuah partai yang telah banyak membuat hatiku terobek-robek..? tentang dakwah dan aliran-alirannya yang membuat aku pusing... semuanya.. juga dengan realitanya, yang sampai saat ini masih kutemui.. aku masih tetap ingin berteriak seperti dulu Aku benci dakwah..!.. aku benar-benar benci.. benar-benar.. tapi kenapa aku masih tetap cinta.. dan bertahan dalam dakwah.. sebenarnya apa itu dakwah?... dakwah...kuingin bercerita tentang mu.. semuanya.. Depok, 7 Maret 2010 Di sebuah malam yang amat lelah sehabis pulang berdakwah, dakwah yang biasa, dakwah main-main, tidak sehebat kalian, apalagi orang tua kalian..

-JIJC51

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng..


Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Dikasih amanah pura-pura batuk.. Nyebutin satu persatu kerjaan biar dikira sibuk.. Afwan ane sakit.. Afwan PR ane numpuk.. Afwan ane banyak kerjaan, kalo nggak selesai bisa dituntut.. Afwan ane ngurus anu ngurus itu jadinya suntuk.. Terus dakwah gimana? digebuk? Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Dikit-dikit dengerin lagunya edcoustic.. udah gitu yang nantikanku di batas waktu, bikin nyelekit.. Ke-GR-an tuh kalo ente melilit.. Kesehariannya malah jadi genit.. Jauh dari kaca jadi hal yang sulit.. Hati-hati kalo ditolak, bisa sakiiiittt... Jadi Ikhwan jangan cengeng... Dikit-dikit SMSan sama akhwat pake Paketan SMS biar murah.. Rencana awal cuma kirim Tausyiah.. Lama-lama nanya kabar ruhiyah.. sampe kabar orang rumah.. Terselip mikir rencana walimah?

52

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Tapi nggak berani karena terlalu wah! Akhirnya hubungan tanpa status aja dah! Jadi Ikhwan jangan cengeng... Abis nonton film palestina semangat membara.. Eh pas disuruh jadi mentor pergi entah kemana.. Semangat jadi penontonnya luar biasa.. Tapi nggak siap jadi pemainnya.. yang diartikan sama dengan hidup sengsara.. Enak ya bisa milih-milih yang enaknya aja.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Ngumpet-ngumpet buat pacaran.. Ketemuan di mol yang banyak taman.. Emang sih nggak pegangan tangan.. Cuma lirik-lirikkan dan makan bakso berduaan.. Oh romantisnya, dunia pun heran.. Kalo ketemu Murabbi atau binaan.. Mau taruh di mana tuh muka yang jerawatan? Oh malunya sama Murabbi atau binaan? Sama Allah? Nggak kepikiran.. Yang penting nyes nyes romantis semriwing asoy-asoyyaannn.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Disuruh infaq cengar-cengir.. Buat beli tabloid bola nggak pake mikir.. Dibilang kikir marah-marah dah tuh bibir.. Suruh tenang dan berdzikir.. Malah tangan yang ketar-ketir.. Leher saudaranya mau dipelintir! Jadi Ikhwan jangan cengeng... Semangat dakwah ternyata bukan untuk amanah.. Malah nyari Aminah.. Aminah dapet, terus Walimah.. Dakwah pun hilang di hutan antah berantah..

53

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Dakwah yang dulu kemanakah? Dakwah kawin lari.. lari sama Aminah.. Duh duh... Amanah Aminah.. Dakwah.. dakwah.. Kalah sama Aminah.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Buka facebook liatin foto akhwat.. Dicari yang mengkilat.. Kalo udah dapet ya tinggal sikat.. Jurus maut Ikhwan padahal gak jago silat.. Assalammualaykum Ukhti, salam ukhuwah.. udah kuliah? Suka coklat? Disambut baik sama ukhti, mulai berpikir untuk traktir Es Krim Coklat .. Akhwatnya terpikat.. Mau juga ditraktir secara cepat.. Asik, akhirnya bisa jg ikhtilat... yaudah.. langsung TEMBAK CEPAT! Akhwatnya mau-mau tapi malu bikin penat.. badan goyang-goyang kayak ulat.. Ikhwannya nyamperin dengan kata-kata yang memikat.. Kasusnya sih kebanyakan yang gulat.. Zina pun menjadi hal yang nikmat.. Udah pasti dapet laknat.. Duh.. maksiat.. maksiat... Jadi Ikhwan jangan cengeng... Ilmu nggak seberapa hebat.. Udah mengatai Ustadz.. Nyadar diri woi lu tuh lulusan pesantren kilat.. Baca quran tajwid masih perlu banyak ralat.. Lho kok udah berani nuduh ustadz.. Semoga tuh otaknya dikasih sehat.. Jadi Ikhwan jangan cengeng... Status facebook tiap menit ganti..

54

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Isinya tentang isi hati.. Buka-bukaan ngincer si wati.. Nunjukkin diri kalau lagi patah hati.. Minta komen buat dikuatin biar gak mati bunuh diri.. Duh duh.. status kok bikin ruhiyah mati.. Dikemanakan materi yang ustadz sampaikan tadi? Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Ngeliat ikhwan-ikhwan yang lain deket banget sama akhwat mau ikutan.. Hidup jadi kayak sendirian di tengah hutan rambutan.. Mau ikutan tapi udah tau kayak gitu nggak boleh.. tau dari pengajian.. Kepala cenat-cenut kebingungan.. Oh kasihan.. Mendingan cacingan.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Ngeliat pendakwah akhlaknya kayak preman.. Makin bingung nyari teladan.. Teladannya bukan lagi idaman.. Hidup jadi abu-abu kayak mendungnya awan.. Mau jadi putih nggak kuat nahan.. Ah biarlah kutumpahkan semua dengan cacian makian.. Akhirnya aku ikut-ikutan jadi preman.. Teladan pun sekarang ini susah ditemukan.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Diajakain dauroh alasannya segudang.. Semangat cuma pas diajak ke warung padang.. Atau maen game bola sampe begadang.. Mata tidur pas ada lantunan tilawah yang mengundang.. Tapi mata kebuka lebar waktu nyicipin lauk rendang.. Duh.. berdendang... Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Bangga disebut ikhwan.. hati jadi wah.. Tapi jarang banget yang namanya tilawah..

55

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Yang ada sering baca komik naruto di depan sawah.. Hidup sekarang jadinya agak mewah.. Hidup mewah emang sah.. Tapi.. kesederhanaan yang dulu berakhir sudah? Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Dulunya di dakwah banyak amanah.. Sekarang katanya berhenti sejenak untuk menyiapkan langkah.. Tapi entah kenapa berdiamnya jadi hilang arah.. Akhirnya timbul perasaan sudah pernah berdakwah.. Merasa lebih senior dan lebih mengerti tentang dakwah.. Anak baru dipandang dengan mata sebelah.. Akhirnya diam dalam singgasana kenangan dakwah.. Dari situ bilang.. Dadaaahhh.. Saya dulu lebih berat dalam dakwah.. Lanjutin perjuangan saya yah... Jadi Ikhwan jangan cengeng... Nggak punya duit jadinya nggak dateng Liqo.. Nggak ada motor yaa halaqoh boro-boro.. Murabbi ikhlas dibikin melongo.. Binaan nggak ada satupun yang ngasih info.. Ngeliat binaan malah pada nonton tv liat presenter homo.. Adapula yang tidur sambil meluk bantal guling bentuk si komo.. Oh noo... Jadi Jadi Jadi Jadi Jadi Ikhwan Ikhwan Ikhwan Ikhwan Ikhwan jangan jangan jangan jangan jangan cengeng... cengeng... cengeng... cengeng... cengeng...

Akhi... banyak sekali sebenarnya masalah Ikhwan.. Dimanapun harokahnya...

56

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Akhi.. Di saat engkau tak mengambil bagian dari dakwah ini.. Maka akan makin banyak Ikhwan lain yang selalu menangis di saat mereka mengendarai motor.. Ia berani menangis karena wajahnya tertutup helm... Ia menangis karena tak kuat menahan beban amanah dakwah.. Akhi.. Di saat engkau kecewa oleh orang yang dulunya engkau percaya.. Ikhwan-ikhwan lain sebenarnya lebih kecewa dari mu.. mereka menahan dua kekecewaan.. kecewa karena orang yang mereka percaya.. dan kecewa karena tidak diperhatikan lagi olehmu.. tapi mereka tetap bertahan.. menahan dua kekecewaan... karena mereka sadar.. kekecewaan adalah hal yang manusiawi.. tapi dakwah harus selalu terukir dalam hati.. Akhi.. disaat engkau menjauh dari amanah.. dengan berbagai alasan.. sebenarnya, banyak ikhwan di luar sana yang alasannya lebih kuat dan masuk akal berkali-kali lipat dari mu.. tapi mereka sadar akan tujuan hidup.. mereka memang punya alasan.. tapi mereka tidak beralasan dalam jalan dakwah.. untuk Allah.. demi Allah.. mereka.. di saat lelah yang sangat.. masih menyempatkan diri untuk bangun dari tidurnya untuk tahajjud.. bukan untuk meminta sesuatu.. tapi mereka menangis.. curhat ke Allah.. berharap Allah meringankan amanah mereka.. mengisi perut mereka yang sering kosong karena uang habis untuk membiayai dakwah... Akhi.. Sungguh.. dakwah ini jalan yang berat.. jalan yang terjal.. Rasul berdakwah hingga giginya patah.. dilempari batu.. dilempari kotoran.. diteror.. ancaman pembunuhan..... dakwah ini berat akhi.. dakwah ini bukan sebatas teori.. tapi pengalaman dan pengamalan... tak ada kata-kata Jadilah..! maka hal itu akan terjadi.. yang ada jadilah! lalu kau bergerak untuk menjadikannya.. maka hal itu akan terjadi.. itulah dakwah... ilmu yang kau jadikan ia menjadi...

57

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Akhi.. jika saudaramu selalu menangis tiap hari.. Bolehkah mereka meminta sedikit bantuanmu..? meminjam bahumu..? berkumpul dan berjuang bersama-sama...? Agar mereka dapat menyimpan beberapa butir tangisnya.. untuk berterima kasih padamu.. Juga untuk tangis haru saat mereka bermunajat kepada Allah dalam sepertiga malamnya.. Yaa Allah.. Terimakasih sudah memberi saudara seperjuangan kepadaku.. demi tegaknya Perintah dan laranganMu... Kuatkanlah ikatan kami... Yaa Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, bertemu dalam taat kepadaMu, bersatu dalam dawah kepada-Mu, berpadu dalam membela syariat-Mu. Yaa Allah, kokohkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukillah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahayaMu yang tidak pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati kami dengan marifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik Penolong. Yaa Allah, kabulkanlah. Yaa Allah, dan sampaikanlah salam sejahtera kepada junjungan kami, Muhammad SAW, kepada para keluarganya, dan kepada para sahabatnya, limpahkanlah keselamatan untuk mereka. Aamiin Allahumma aamiin. ~~~ Tulisan ini diperuntukkan untuk yang merasa.. sama sepertiku yang juga merasa... Semoga dikuatkan.. Amiieenn...

58

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Depok, 18 Maret 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq *Doa Rabithah di atas silahkan ditanggapi jika ada yang mau menanggapi.. Wallahu Alam...

-JIJC-

59

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Hentakan Bias
Akhir-akhir ini, di kepalaku seperti ada yang menghantamhantam, dadaku seperti dipoles dengan gergaji.. ada yang membuat ku resah... Ya, ini gangguan psikologis.. bahkan gangguan dalam ruh ku.. jiwa ku sedang terguncang.. Aku akhir-akhir ini seperti hidup dalam dua dimensi.. nyata dan tidak nyata.. antara rasa versus logika.. rasanya, jiwa ini enggan di dalam tubuh, namun juga tak mau keluar untuk melepaskan semuanya.. setengah isi setengah kosong? hmm.. mungkin begitu... Aku masih mencari-cari.. ada apa ini.. semua ini.. karena pertanyaan ku jawabannya memang bukan kepastian.. dan aku tau, jawabannya pun ada saat kematian.. Lalu kenapa dicari? bikin gila aja... Ya.. aku juga tidak tahu kenapa, aku ingin diam tapi terus saja bergerak.. jawaban yang sering kudapat bukan jawaban.. namun ketenangan.. namun setelah itu resah lagi.. apakah mungkin, hal yang ku alami ini sama seperti Nabi Ibrahim saat dahulu? saat mencari-cari dan terus mencari...

60

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

dan aku akhir-akhir ini pun mempunyai doa baru, doa seperti yang dilantunkan Ibnu Taimiyah di saat mentok dalam hal yang tak ada jawabannya.. Wahai Dzat yang mengajari Ibrahim, Ajarilah aku! .... Wahai Dzat yang mengajari Ibrahim, Ajarilah aku! Doaku.. semoga di ijabah segera... jika tak di dunia ini jawabannya.. berikanlah ketenangan dari-Mu Yaa Allah.. agar aku dapat bertahan sampai kematian yang akan menjemput ku... Istiqomahkanlah aku dalam jalan-Mu.. Amieen.. Wallahu Alam.. Depok, 1 Mei 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq

-JIJC-

61

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Ambigu Kesadaran
Yap, memang melelahkan sekali 2 hari ini. Tak henti-hentinya saya mencari tempat untuk acara pelatihan dari tim saya, tapi InsyaAllah ada hasilnya. Amien.. Walau lelah, namun saya berkeinginan sekali untuk share pemikiran saya di sini. Kali ini mungkin yang saya share adalah hal-hal yang agak tabu. Tidak semua orang akan ngerti atau percaya.. Ini tentang hal yang tak terlihat, yang kadang ditutuptutupi, entah ditutupi karena nggak boleh semua orang tau ataupun karena takut banyak orang yang tergelincir. Hem, kita mulai saja. Banyak orang yang berbicara mengenai kesadaran, entah kesadaran yang seperti apa.. beragam sekali. Masuk sekolah tepat waktu bisa dibilang kesadaran, buang sampah pada tempatnya bisa dibilang kesadaran, tidak merokok bisa dibilang kesadaran, tidak gila harta juga dapat disebut kesadaran. Kesadaran, akhirnya diidentikkan dengan kebaikan. Kesadaran pun yang membuat banyak kalimat bijak, kesadaran pun yang akhirnya menyadarkan orang lain. Namun, pernahkah berfikir.. kesadaran yang sebenar-benarnya

62

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

itu kesadaran seperti apa? apakah sudah cukup dengan sadarsadar seperti yang telah saya sebutkan di atas?.. kalau sudah, tapi kenapa banyak orang-orang yang terlihat sadar tidak lagi melakukan sholat? bahkan ada yang mengaku bersatu dengan Tuhan? banyak juga cerita semisal guru spiritual melakukan free sex biasa-biasa saja, ngakunya udah sadar, kitanya yang belum sadar katanya. Akhirnya, orang itu akan dibilang sesat, apakah benar dia sesat? Sebenarnya.. kesadaran itu seperti apa? kenapa kita bilang mereka sesat sedangkan kita tidak pernah merasakan tingkat kesadaran mereka? Seperti apakah kesadaran itu? apakah kita mengenal tentang pusat-pusat atau titik-titik kekuatan di beberapa bagian tubuh kita? apakah pernah merasakan alam semesta ini seperti menyatu ataupun kita dapat melihatnya dari luar? apakah kita pernah merasa sangat damai dan bahagia, sangat-sangat damai, disebut-sebut seperti orang yang sedang memakai narkoba? apakah kita pernah melihat diri kita sendiri? InsyaAllah saya akan mengulas semampu saya.. lewat pengalaman-pengalaman, bertanya-tanya, sharing dengan orang-orang yang mengerti, perenungan panjang, melewati masa-masa sakit, mengembara ke tempat orang-orang berilmu, membaca berbagai buku, dan tentunya banyak berdoa kepada Allah untuk diberikan petunjuk :) .. disini bukan maksud saya bahwa saya sudah mendapatkan kesadaran itu.. bukan, di sini tujuannya agar kita tidak tergelincir akan fenomenafenomena yang akhir-akhir ini mulai bermunculan, karena benar-benar rentan dan berbahaya untuk akidah jika kita tidak mempunyai pondasi-pondasinya. Juga pastinya agar saya dapat tambahan ilmu dari guru-guru dan sahabat-sahabat semua... dan tentunya ini akan sangat menarik.. kalaupun nantinya ada diskusi yang memanas semoga semuanya dapat saling memahami perihal etika dalam berdiskusi :) .. tapi InsyAllah adem ayem.. karena InsyaAllah kita semua sedang berjuang

63

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

dalam mencari kebenaran : Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari) keridhaan Kami, benar-benar akan Kami TUNJUKKAN KEPADA MEREKA JALANJALAN Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik -- QS. al-Ankabut (29) : 69 -InsyaAllah, amiienn.. Allah akan memberikan jalan-jalan itu..

Dan ini baru mukaddimah.. baru pembukaan, nanti akan ada beberapa note.. jadi tidak semua pyur tentang kesadaran. Namun juga hal-hal yang berhubungan dengan itu dan perlu untuk dibahas... Semoga Allah memudahkan usaha saya ini dan meridhoinya.. Semoga akan bermanfaat.. amiieen.. Depok, 9 Mei 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq

-JIJC-

64

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Penyembah LoA!?
Alhamdulillah Allah masih memberikan karunia-Nya sehingga saya masih dapat menulis dan berbagi di sini. Sudah lama memang pikiran saya berkecamuk. Tentang? Yap.. tentang Law of Attraction atau biasa disingkat LoA. LoA dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Hukum Daya Tarik Menarik, mungkin sudah banyak yang tahu, lalu kenapa saya masih membahasnya? ada apa sih?. Hmm.. oke, tapi saya mau kasih tahu dulu kepada yang masih bertanya Hukum apa sih ini? oke.. kalau mau tau secara ribetnya, definisinya sebagai berikut : Hukum tarik-menarik adalah kekuatan menarik magnetik Semesta yang menarik energi yang sama bersama-sama.. Ia mewujudkan melalui kuasa penciptaan, di mana-mana dan dalam berbagai cara. Bahkan hukum gravitasi adalah bagian dari hukum tarik-menarik. Hukum ini menarik pemikiran, ide, orang, situasi dan keadaan. Itu definisi yang saya dapat dari http://www. successconsciousness.com/law-of-attraction-definitions.htm Lalu juga ada yang mengartikan :

65

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Hukum Daya Tarik mengatakan bahwa pikiran (baik sadar dan bawah sadar) dapat mempengaruhi hal-hal di luar kepala, bukan hanya melalui motivasi , tapi dengan cara lain. Hukum Daya Tarik mengatakan bahwa yang seperti keinginan dirinya sendiri yang diambil. Bingung atau terlalu ribet? Intinya sih begini.. Nih hukum bilang, apapun yang kita pikirkan pasti bakal kita tarik. Misal, jika kita menginginkan mobil, maka tuh mobil akan ditarik ke arah kita, dan jangan kaget kalau nanti tuh mobil bener-bener berada di depan kita, jadi milik kita!. Ataupun jika kita marah, maka kita akan menarik yang sifatnya mirip dengan marah, biasanya kita bilang kesialan, dimarahin orang lagi, jatoh ke got, dan lain-lain. Hukum tarikmenarik, hukum yang menarik apapun baik kita sadar maupun tidak sadar. Apapun itu. Kok bisa? Ajaib banget dong? kita bisa dapet apa yang kita inginkan dong semau kita? ya.. begitulah.. Penjelasan Ilmiah sederhananya? Hukum ini bekerja dalam wilayah fisika quantum. Berbeda dengan fisika newton yang terlihat/tampak, dengan fisika quantum kita bisa mengetahui hal-hal yang tidak terlihat/tidak tampak. Aduh kenapa harus bawa-bawa fisika? puyeng tau!. Hem.. gimana lagi ya, emang harus mengetahui ini dulu kalau mau tau secara teorinya. Mungkin untuk mempermudahnya bisa lihat gambar di bawah ini :

66

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Model di atas saya ambil seperti model dalam buku quantum ikhlas karangan Bapak Erbe Sentanu, jika disederhanakan seperti itu. Nah, terlihat jelas di situ bahwa benda, molekul, atom, dan partikel masuk ke dalam fisika newton, fisika newton bisa menjelaskan tentang konsep-konsep dan teori yang berhubungan dengan hal tersebut. Sedangkan untuk masalah Quanta dan energi vibrasi, fisika newton tidak dapat menjelaskannya, fisika quantumlah yang dapat menerangkan. Jadi, yang terbesar itu adalah Benda dan yang terkecil bahkan tak terlihat adalah Energi Vibrasi (untuk saat ini, mungkin aja nanti ada penemuan lain hehehe). Dan ternyata, energi-energi ini bisa kita perintah secara sadar!. Saya sebenernya agak males menjelaskannya secara

67

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

ilmiah karena bakal panjang lebar dan juga saya nggak berkompeten di bidang fisika yang super ngejelimet, kalau mau tau gimana tentang fisika quantum bisa baca buku-buku karangan om-om saya, seperti Om Albert Einstein, Om Richard Feynman, Om Warner Heisenberg, Om Niels Bohr, dll. Gimana cara kerja menggunakan LoA? bagaimana cara memerintah energi-energi yang berada di wilayah fisika quantum? Kalau dalam buku The Secret karangan penulis dan produser televisi Australia Rhonda Byrne, ada tiga tahap : 1. Meminta 2. Jawaban 3. Menerima Maksudnya? Ya secara sederhana tuh, pertama kita harus meminta apa yang kita inginkan, disuruh membayangkan memakai pikiran, kalau mau tambah powerfull agar energi-energi vibrasinya makin kuat, kita bisa memakai visualisasi nyatanya semisal mau laptop ataupun mau rumah tempel aja gambar yang diinginkan di tempat yang sering kita liat. Kedua, nanti akan ada jawabanjawaban, entah jawabannya bagaimana, diterima apa nggaknya ditunggu aja. Ketiga, menerima.. izinkan hati menerima semua keinginan kita, jangan ada yang bertentangan. Inti dari 3 tahap ini biar terkabul adalah MENGHAYATINYA. Ringkasnya, maksud dari Rhonda Byrne adalah : Kita cukup menginginkan sesuatu, membayangkan bahwa kita mendapat jawaban dari alam semesta bahwa kita akan memperolehnya, dan kita tinggal menunggu kedatangan apa yang kita inginkan. Alam semesta akan membantu kita

68

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

mewujudkan apa yang kita inginkan tersebut. Waw.. keren banget dong, intinya kita tinggal mikir, menghayatinya, maka alam semesta pun akan membantu impian kita? Yak.. memang seperti itu. Bermula dengan mengetahui ini semua, saya mulai mempraktekkannya. Saya yakin akan hukum ini, karena dari kecil pun saya sudah sering membuktikan cuma kalo dulu sih saya easy going aja nggak memaksakan dipikirkan banget, dan karena ada penjelasan secara sciencenya, saya tambah yakin. Banyak hal ajaib yang akhirnya datang kepada saya. Seneng? iya jelas seneng lah... Namun, entah kenapa, lama-lama di hati saya kayak ada yang ngeganjel gitu ya?. Keganjel karena menerapkan hukum ini. Saya mencoba merenung, sebenernya ada apa? apa ada yang salah dengan konsep ini? kayaknya bener-bener aja deh. Cukup lama saya merenung, mencari-cari kaitannya, bertanya-tanya, membaca buku-buku dan juga Al-Quran dan hadist tentunya. Tiba-tiba suatu hari saya seperti tersambar geledek, DUAR!.. saya tersadar. Saya tersadar dengan pengalaman saya yang lalu, pengalaman saya yang erat kaitannya dengan LoA ini. LoA ini bisa sangat-sangat merusak akidah nantinya jika sudah mencapai ke titik kesadaran semesta, sebuah titik tentang kepercayaan kita bahwa semesta ini akan membantu kita dalam mencapai impian, apapun itu, bahkan lebih dari itu, kita akan tau rahasia semesta, bukan lagi menginginkan dunia karena dunia itu terlalu kecil. Sebuah hakikat. Kesadaran semesta, kesadaran Universal, dan banyak yang salah kaprah bilangnya kesadaran Spiritual. Coba dilihat lagi penjelasan ringkas dari Rhonda Byrne: Kita cukup menginginkan sesuatu, membayangkan bahwa kita mendapat jawaban dari alam semesta bahwa kita akan memperolehnya, dan kita tinggal menunggu kedatangan

69

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

apa yang kita inginkan. Alam semesta akan membantu kita mewujudkan apa yang kita inginkan tersebut. Amati yang saya tebalkan.. resapi maknanya... Sahabat ku semua, banyak yang akhirnya tergelincir dengan konsep ini. Banyak yang mengira bahwa Alam Semesta itu Tuhan, Alam semesta itu Allah. Jadi, hukum ini seperti ya dicocokcocokkan.. kalau dalam Islam itu ya alam semestanya itu Allah, jadinya latah, ada hal baru dicocok-cocokkin sama Islam biar dihalallin... Kalau mau tau.. LoA pun adalah salah satu yang menjadi prinsip aliran New Thought. New Thought adalah spiritual gerakan yang dikembangkan di Amerika Serikat selama akhir abad 19 dan menekankan metafisik keyakinan. Ini terdiri dari sekutu longgar kelompok agama , sekuler keanggotaan organisasi , penulis, filsuf , dan individu-individu yang memiliki seperangkat keyakinan metafisik tentang efek dari berpikir positif , dengan hukum tarikmenarik , penyembuhan , kekuatan hidup , visualisasi kreatif dan kekuatan pribadi . Mereka mempromosikan ide bahwa Kecerdasan Tak Terbatas atau Allah adalah di mana-mana, semangat adalah totalitas dari hal-hal nyata, kedirian manusia yang sejati adalah ilahi, pikiran ilahi adalah kekuatan untuk kebaikan, penyakit semua berasal dari pikiran, dan berpikir benar memiliki efek penyembuhan. Ya.. jika kita semakin tercebur dalam konsep LoA, akhirnya LoA telah banyak membuat orang-orang berfikir seperti aliran New Thought. Wah.. ternyata dengan tidak sholat pun saya bisa tuh mendapatkan apa yang saya inginkan.., Ah elah.. ngapain bedoa tiap malem kalau kagak tau hakikat LoA ini.. gue kagak usah bedoa kayak biasanya juga bisa dapet.. kan semesta yang bantuin gw... Akhirnya begitulah, timbul kesadaran semu, ADA RAHASIANYA..!

70

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Semesta pun disamakan dengan Allah. Allah pun disamakan dengan suatu Kecerdasan Tak Terbatas. Allah pun disamakan dengan energi yang sangat luar biasa. Padahal kita udah tau laisa kamistlihi syaiun, DIA tidak sama dengan makhluk ciptaanNya. Dia tidak dapat dipersepsikan wujud-Nya. TIDAK BISA DIPERSEPSIKAN WUJUDNYA!. Apakah Allah itu alam semesta?.. coba kita renungkan ayat-ayat ini : Segala puji bagi Tuhan Semesta Alam (QS 1:2) ..... Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas Semesta Alam (QS 2:251) ......, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya ( tidak memerlukan sesuatu ) dari Semesta Alam ( QS 3:97 ) ....., lalu Kami tiupkan ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi Semesta Alam (QS 21:91) Renungkan sahabat, Puji Tuhan Semesta Alam.. Allah mempunyai karunia atas semesta alam.. Allah Maha Kaya ( tidak memerlukan sesuatu ) dari Semesta Alam.. (kekuasaan Allah) yang besar bagi Semesta Alam.. Allah yang punya semesta alam.. Allah bukanlah semesta alam ini... Maksud saya, jika kita berfikir bahwa semesta yang ada dalam the secret atau apapun itu adalah Allah.. maka kita telah menyamakan alam semesta itu Allah, telah meyakini bahwa alam semesta itu Allah.. alias Alam Semesta=Allah.. walau kita tidak menyadarinya, tapi hakikatnya seperti itu.. kita seperti sudah menarik kesimpulan, menyamakan Allah dengan alam semesta karena mengetahui LoA ini.. ini sangat merusak akidah, sadar maupun tidak sadar... Saya juga tergugah dengan analisa seseorang tentang LoA ini : Dalam Alquran menyatakan Allah lah yang menciptakan Alam Semesta. Sunatullah adalah hukum Allah yang DIA tetapkan,

71

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

apakah logis kalau dia menetapkan suatu hukum sedang dia tunduk atas (berada di dalam) hukum-Nya sendiri. Berarti Dia terhukum atas hukum-Nya ? Harusnya Allah berada di atas hukum-Nya, Allah tidak bekerja sesuai dengan apa yang selalu kita minta, tapi DIA mempunyai kehendak di atas kehendak ciptaan-Nya. Subhanallah... yap.. kalau kita merenungkan kembali, setiap kita berfikir bahwa LoA ini pasti mengabulkan segala sesuatu dan itu akan dibantu Allah (padahal alam semesta yang dimaksud), maka Allah itu berjalan atas hukum-Nya sendiri dong? Dia terhukum atas hukum-Nya?. Baca lagi kalimat di atas untuk tambah mengerti... Wah gawat! berarti selama ini saya tertipu? LoA itu nggak ada ya?. Bukan.. LoA itu tetap ada, karena itu memang sudah Sunnatullah, Hukum Allah. Yang saya kritisi di sini adalah tentang Sebenarnya selama ini kita meminta kepada siapa?. Itu yang menjadi titik persoalannya.. kalau masalah LoA itu berfungsi, sekali lagi.. ini adalah Sunnatullah, dapat kita pahami dari Surat berikut ini : Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. (Q.S Ibrahim : 7). Itulah Sunatullah yang terjadi, kepada semua manusia, baik yang tidak beragama, bukan Islam maupun yang ber-Islam akan sama hukumnya bila mereka bersyukur. Yap.. maksud saya seperti itu.. konsep LoA ini akan sangat berbahaya bagi akidah kita nantinya, jika memang akidah kita tidak kuat, dan yang kedua akan berbahaya juga jika akidah kita sudah kuat namun jika nanti Allah mengizinkan kita untuk

72

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

melangkah ke kesadaran semesta ataupun kesadaran universal seperti yang dirasakan aliran New Thought, maka berhatihatilah, bisa goyah keimanan!. Sebenernya, kalo mencapai kesadaran universal itu nggak apa-apa sih, cuma wadah akidah dan tauhid diri kita harus kuat untuk menahannya, kalau tidak ada wadah yang muat menampungnya maka akan berceceran deh pemahaman kita, yang akhirnya muncullah nanti Semua agama sama, Tanpa Ibadah semua bisa didapat asal tau Rahasianya, Tuhan adalah kita dan bla-bla lainnya... (Untuk hal-hal kesadaran seperti yang daritadi saya sebutkan InsyaAllah jika Allah mengizinkan, akan saya bahas..) Nah.. begitulah perenungan saya.. alhamdulillah sekarang sudah tidak mengganjal lagi... Lalu, saya pun berkesimpulan.. semua hukum ini ada dalam Law of Allah, klise sekali? seperti diajari pas TK attau SD dulu? Ya anak-anak.. ini semua adalah hukum Allah.. mengerti ya.. besok ulangan yaa? ya.. jika kita tidak menemukan masalahmasalah yang seperti saya kemukakan di atas, namun kalau sudah bertemu.. kata-kata Law of Allah sungguh luar biasa! SUBHANALLAH! Oiya, kalo begitu kan LoA juga termasuk dalam hukum Allah (Law of Allah), nah.. cuma kan emang seperti surat Ibrahim ayat 7 kalau berusaha.. ya mau dia agama Islam kek mau nggak ya dapet juga kan..? terus kalau hukum Allah tentang tarik menarik ini yang nggak bisa didapet oleh semua manusia bisa dicontohkan dalam kejadian apa? Hmmm.. menarik.. coba kita lihat ayat ini : Perempuan-perempuan yang keji adalah untuk yang keji pula dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji, sedangkan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki

73

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

yang baik juga diperuntukkan bagi perempuan-perempuan yang baik. (QS. An-Nur:26). Di sini telihat hukum tarik menarik yang baik sama yang baik. Yang keji sama yang keji. Inilah Law of Attraction. Terus contoh salah satu Law of Allah di dalam kajian LoA dan surat di atas apa? Ya.. saya dengan yakin bilang.. itulah KEIMANAN.. itulah HIDAYAH.. Baik dan keji dalam Islam dibedakan atas keimanannya.. lihat surat di atas.. SEMESTA ataupun LAW OF ATTRACTION KAGAK BAKAL BISA MEMBERI KEIMANAN ATAU HIDAYAH JIKA ALLAH TIDAK MENGIZINKAN... Nah.. apakah kesadaran semesta yang membantu kita semua dalam hal tarik menarik ini udah kesadaran tertinggi? Oiya.. sebagai penutup.. ada satu surat yang bener-bener mencengangkan saya... Dan apabila hamba-hamba- Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Q.S Al Baqarah : 186) Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku Nah.. pertanyaannya.. kalau selama ini kita mendapat apaapa dari yang kita pikirkan dan merasa itu semua dapet dari alam semesta atau Hukum Daya Tarik Menarik / Law of Attraction. Jadi.. selama ini, kita memohon kepada siapa dan yang mengabulkan siapa? apa kita hanya menjadi bagian Sunnatullahnya seperti

74

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

dalam Surat Ibrahim ayat 7 di atas? Hukum Allah apakah sudah kita rasakan? Barang siapa yang mengejar dunia dalam kehidupannya, maka ia hanya mendapatkan dunia. Namun, siapapun yang beramal untuk mencari bekal di akhirat nanti, maka ia akan mendapatkan keduanya.. dunia dan akhirat. Apakah hidayah Allah akan turun kepada kita? Diri ini hina sekali Ya Allah... Ampuni semua kesalahan dan kesombongan hamba selama ini... Wallahu alam...

Depok, 11 Mei 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq ~sebagai nasihat untuk diriku juga.. semoga Allah memberikan kenikmatan Istiqomah-Nya kepada kita semua... Amieen.. Barakallahu fiik...

-JIJC-

75

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Cintailah Makhluk Kecil di sana


Cinta. Sesuatu yang tak pernah habis bercerita. Ia selalu dipuja, dimanapun levelnya. Entah si miskin dan si kaya, cinta tetap ada, menjadi bagian dari mereka. Cinta, jalan menuju Tuhan juga jalan menuju setan. Tanpa cinta, katanya hidup hambar, bagai sayur tanpa garam, bagai makan di warteg lupa bawa dompet. Cinta itu tak akan pernah menerima, ia hanya ingin memberi. Berbeda lagi dengan cinta monyet, masih jadi monyet saat dulu mencintai monyet lain hehe. Cinta, hakikinya seperti apa? cinta.. sumber cinta utama adalah Illahi, cinta terbesar, tak pernah habis.. bagi yang merasakan saja. Tapi, saya sepakat, cinta hakiki.. cinta asli.. hanya dariNya.. sehingga, jika diizinkan bertemu dengan cinta-Nya, bukan lagi kau akan jatuh cinta dengan sesorang yang bukan muhrimmu lalu berkata Aku cinta kamu semata-mata karena cinta ku pada Allah.., ironis.. tapi kau setelah mengenal cinta-Nya, kau yang barusan jatuh cinta.. tiba-tiba kau akan berusaha bangkit cinta atau bangun cinta! Cinta mu bangun! tak lagi tertidur, tidak lagi dikeloni oleh cinta-cinta palsu.. cinta fana.. kau sadar.. karena cinta-Nya.. kau sedang membangun cinta... ~~~ Sahabat..

76

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Kita sama-sama tahu, di dunia ini sangat banyak masalah. Setiap hari, ada saja.. baik itu yang terjadi karena faktor eksternal kita, maupun faktor internal kita. Banyak yang ketakutan karena tidak punya uang, banyak yang berjaga-jaga setiap malam agar tabungannya bermilyar-milyarnya tak hilang. Ada juga yang masalahnya setiap hari itu-itu saja : jomblo, mau cari cewe. Satu lagi, masalah yang paling ribet.. KITA TIDAK TAHU MASALAH KITA.. diam, berlama-lama dalam penderitaan yang kita pun tidak mengerti ini apa dan kapan selesainya. Bagi yang kuat akan terus bertahan dan berjuang. Bagi yang lemah.. entah minum baygon atau jatuh dari lantai 79. Semua itu pilihan? ya memang.. tapi kalau kau sudah pernah tahu rasa madu itu manis, masih kah kau berteriak kencang MADU ITU ASIN GOBLOK! LU GAK PERCAYA YA?.. teriak-teriak histeris, sibuk dengan statement sendiri, cape sendiri, udah gitu salah.. dan lucunya, dekat dari teriakan itu ada anak kecil tak tahu apa-apa yang tidak pernah belajar filsafat, tidak kenal buku Das Kapital, tak kenal teologi, tak kenal pemikiran Osho, tak kenal tarekat, tak kenal parpol, tak kenal psikologi, tak kenal transedental, yang tanpa sengaja mencoba madu, ternyata : manis, dan membagikannya ke teman-temannya sehingga semuanya bahagia dan berkeinginan untuk berbisnis madu saat nanti besar.. lucu kan? Kita manusia, selalu berkutat dengan hal sandiwara. Ceritanya di kampus aktivis, berteriak, beretorika, meng-agitasi! yeah! ampun-ampunan kerennya.. lebih keren dari film soe, si GIE.. film kesukaanku. Namun banyak kenyataanya, di rumah hanyalah menjadi pengerus hati orang tuanya Nak, kapan kamu lulus?, dengan angkuhnya menjelaskan Ini demi rakyat bu!.. dalam hati ibunya, Ibu juga rakyat nak.., sambil mengelus dadanya yang entah apakah dengan elusan itu memang benar-benar sembuh sakit hatinya. Sang aktivis itu kemudian mandi, setelah mandi ia menatap cermin : ITU AKU! PRANG! kupecahkan cermin. Untung ada cermin, kalau tidak.. sampai kapan mau membuat orang tua ku menangis. Walau harus membelikan cermin baru sih. Cermin baru ini buat ku, juga untuk teman-teman ku yang

77

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

belum sempat melihat cermin, agar sadar.. dan yang paling penting : semoga tidak dipecahkan (lagi). Sandiwara. Itu hanya oknum. Itu hanya aku. Kecil sekali pikiran ku! Kenapa contohnya cuma aku? terlalu kecil, dunia ini besar!. Oke, coba kita melihat lebih besar, jauh lebih besar.. di India sana ada Mahatma Gandhi! ya.. jika beliau menoleh ke kanan, pasti beratus juta pengikutnya juga ikut nengok ke kanan. Sungguh luar biasa, padahal beliau hanya hidup seadanya. Apakah beliau bersandiwara dengan itu semua? sandiwara seperti itu bagi oknum seperti ku mungkin hanya kuat 5 jam, sesuai skenario dalam naskah teaternya. Apa yang bisa kita ambil dari Gandhi? salah satu yang bisa kuambil dari Gandhi adalah kata-katanya yang sangat aku sukai: Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung. Lho kok???? kata-kata ini lagi-lagi kembali membuat saya ingin memecahkan kaca baru saya??? saya tidak pernah membaca biografi Nabi Muhammad! kok malah Gandhi duluan yang baca? padahal notabenenya dia bukan Muslim! Lalu, kenapa saya terus berdakwah? sana-sini.. dengan bangga berkata : Idolaku Nabi Muhammad, tapi JUJUR! aku lebih mengenal Naruto, Kakashi,

78

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Doraemon, Bleach, Kyo, Samurai-X.. sudah habis kubaca! berjlidjilid kitab-kitab mereka.. berlemari-lemari komik itu. Belum lagi malah pemikirannya Marx, Descartes, Osho, dan filsuf-filsuf lain. Aku malu.. malu jadi muslim, soalnya non-muslim lebih mengenal Nabi ku. Cermin tetap ada, belum kupecahkan.. tapi aku malu sekali berhadapan dengan cermin, kalau dulu aku tidak datang ke cermin karena tidak tahu kalau aku punya cermin, sekarang aku tidak berani dekat dekat ke cermin karena aku tahu siapa diriku. Walau ada bisikan kecil dalam diri : harus berubah... Hff... Harus berubah. Aku mau mencari jati diri saja. Entah kemana. Hei.. aku menemukan iklan motivasi. Aku ikut! luar biasa dahsyat! aku semangat sekali. Sukses Pak! Aku baru merasakan bahwa motivasi itu sedahsyat ini, inilah yang membuat orangorang menjadi besar di sana : motivasi. Namun, setelah seminggu.. Ah, motivasi ku sedang turun.. aku harus ikut motivasi lagi... Aku ikut! luar biasa dahsyat! aku semangat sekali. Sukses Pak! Aku baru merasakan bahwa motivasi itu sedahsyat ini, inilah yang membuat orang-orang menjadi besar di sana : motivasi. Namun, setelah seminggu.. Ah, motivasi ku sedang turun.. aku harus ikut motivasi lagi.. Aku ikut! luar biasa dahsyat! aku semangat sekali. Sukses Pak! Aku baru merasakan bahwa motivasi itu sedahsyat ini, inilah yang membuat orang-orang menjadi besar di sana : motivasi. Namun, setelah seminggu.. Ah, motivasi ku sedang turun.. aku harus ikut motivasi lagi... STOP! sampai kapan kau ikut seminar motivasi terus? setiap minggu? Setiap ada seminar?. Sampai kapan kau dimotivasi orang terus? Sampai kapan kau terus bergoyang dahsyat, berkeyakinan hebat hanya saat di gedung diselenggarakannya acara itu?. Motivator pun dalam hatinya bertanya, Sampai kapan dia ikut seminar ku terus? aku sudah bosan melihatnya... Atau kalau motivatornya bijak Yaa Allah, semoga dia cepat menemukan motivator dalam dirinya sendiri.. amiieen..

79

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

~~ Sahabat. Saya pernah terlalu lelah dengan hidup ini. Percobaan mengakhiri hidup ini pernah saya.. STOP! (Cukup Allah yang menutup aib mu Maula, kenapa kau yang malah membukanya? Allah sudah begitu baik maula..). Oke, intinya.. saya pernah terlalu lelah dengan hidup ini, yang intinya lagi.. jangan meremehkan kelelahan saya dengan, Ah lebih lelah gw mol, lu nggak ngerasain sih mol.., Ah.. palingan masalah lo nggak seberat masalah gue.. sok tau lu mol.. hidup lu kan enak-enak aja. Iya oke, saya terima itu semua.. tapi, apakah kita harus berbangga-bangga dengan besaran dari masalah kita? kenapa tidak kita pakai saja energi kebanggaan itu saat berkata Ya elah mol, prestasi lu mah belum seberapa, gue nih menang olimpiade fisika Internasional!. Saya lebih menghargainya, walau terkesan sombong sih.. hehe. Betulan deh, saya lebih respek sama yang membanggakan kelebihannya dengan sombong daripada masalah atau kekurangannya. Tapi ya saya jelas lebih suka orang yang tawadhu lah!. Dan sekali lagi, jangan menjudge masalah orang lain itu lebih kecil dari kita, karena kita tak tahu dan tak pernah merasakannya.. :) . Sebesar-besar masalah kita, tak akan pernah lebih besar dari Tuhan kita kan? dan kita semua yakin punya tuhan kan? (Bagi yang atheis, agnostic.. hello.. entitas yang tak kau beri nama itu kapan mau kalian akui?). Besaran masalah kita emang berbeda-beda, tapi kita tak akan pernah punya masalah yang sebesar Tuhan kita, dan alhamdulillah.. kita semua punya Tuhan yang sama kan? jadi.. kenapa kita harus berhentikan hidup jika kita masih bisa berkata dengan yakin : Jangan katakan.. Wahai Allah, masalah ku sangat besar!.. tapi katakan.. Wahai Masalah, ALLAH ku Maha Besar!

80

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

~~ Sahabat.. Dari hal yang banyak itu.. saya tersadar, bahwa semua masalah di dunia ini hanya satu solusinya.. yaitu diri kita sendirilah. Ada di dalam, begitu teduh, menyejukkan, selalu memaafkan, selalu menerima karena yakin semua yang sudah terlewati adalah yang terbaik dari-Nya. ~~ Menjadi baik adalah keinginan semua orang, menjadi orang yang disayang adalah dambaan setiap makhluk Tuhan. Kita dapat melihat melihat mereka adalah sang jenius, tampan, banyak teman, bergembira, banyak uang, hidup bahagia. Namun bagaimana jika kita adalah yang sebaliknya? Kita selalu sedih, melihat diri kita, baik itu rupa, jabatan, teman, hidup, kenapa semua adalah hal yang tidak kita inginkan. Kenapa Kenapa Kenapa Kenapa Kenapa Kenapa Kenapa Kenapa Kenapa Kenapa Kenapa aku buruk rupa? aku miskin? aku diberikan rasa ketakutan seperti ini? keluarga ku tidak harmonis? aku bodoh? aku dibenci dan dijauhi? tidak ada yang mengerti aku? aku selalu Naif? aku tidak bisa mengambil keputusan yang tepat? aku selalu gagal padahal sudah selalu berusaha? dan terus kenapa...

Aku menangis.. terus menangis.. tentang semua ini. Sakit sekali. Sakit. Berteriak sekeras-kerasnya, menangis sejadijadinya.. itu yang kadang memuaskan aku, namun kadang juga itu adalah hal yang lebih menyakitkan.

81

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Kalian tidak tahu? setiap hari aku menangis namun dihadapan kalian tersenyum? Apakah kalian tahu bahwa aku selalu berusaha bertahan dengan curhat-curhat kalian dan tangisan kalian di hadapan ku dan memberikan kalian kata bijak dan senyuman.. padahal dalam hati aku menangis Kepada siapa aku harus bercerita tentang tangis ku? Hingga segalanya tentang diri berusaha dikubur dalam-dalam, ingin berlari kencang terus-menerus, menghabisi oksigen ini. Ingin terbang menghindar, ditembak pemburu pun tak apaapa. Atau terkubur sedalam-dalamnya dalam tanah bumi. Ingin hilang! Tapi.. sadarkah kita, ada sesuatu kecil di dalam sana.. makhluk kecil yang sedang menangis di dalam sana. Makhluk kecil yang tanpa disadari atau tidak sedang dibenci oleh kita, dirinya sendiri. Mungkin memang, segala hidup kita adalah suatu hal yang memuakkan. Suatu hal yang harus ditinggalkan tapi selalu mengikuti... mungkin memang benar itu semua. Namun, tetap.. makhluk kecil itu butuh cinta.. cinta yang menguatkan.. cinta yang hakiki, cinta yang membangunkan, bukan yang menjatuhkan.. cinta yang kuat, cinta yang memberi semangat, cinta yang membuatnya dapat berkembang.. cinta yang dapat membuat makhluk kecil itu tersenyum kecil dan bahagia sekali walau hanya untuk tersenyum, karena sudah lama ia tak tersenyum, bahkan hampir lupa cara tersenyum itu seperti apa.. cintailah dia.. cintailah makhluk kecil yang ada dalam sana.. Siapa lagi yang dapat memberikan cinta itu selain diri mu? kaulah dirimu.. kau itulah sefakta-faktanya kalau kaulah satu-satunya yang dapat memberikan cinta kepada makhluk kecil di dalam sana... Cintailah setulusnya. Berikan pujian-pujian, penghargaanpenghargaan, senyum iklhas untuk dirimu sendiri.. Terimalah apa adanya...

82

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Sangat mungkin, kau akan bertemu dengan kesalahankesalahan masa lalu mu, sangat mungkin kau akan bertemu dengan ketakutan-ketakutan mu.. dengan hal-hal memalukan mu, dengan hal-hal yang menyesalkan mu.. Seperti halnya orang lain ingin memahami diri mu, maka pahamilah orang lain.. pahamilah makhluk kecil yang ada di dalam sana. Seperti halnya kau ingin orang lain menerima dirimu apa adanya, terimalah diri mu sendiri apa adanya.. maka kaulah yang harus memulainya.. dari dirimu sendiri.. Cintailah diri mu.. cintailah setulus-tulusnya.. sadarlah bahwa jika tak ada cinta dari diri mu sendiri untuk mu sendiri, kau tak akan pernah dicintai orang lain dan tak akan pernah berhasil mencintai orang lain.. cinta mu itu adalah hal yang besar, cinta yang memiliki energi terbesar.. Damaikanlah diri mu sendiri.. maafkan lah diri mu sendiri.. tentang masa lalu, kekurangan-kekurangan mu, aib-aib mu.. berjabat tanganlah dengan diri mu sendiri.. maafkanlah.. berdamailah.. sebelum memaafkan orang lain, maafkanlah diri mu sendiri.. cintailah diri mu sendiri.. Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri. (HR. Bukhori dan Muslim) Kalau tak bisa mencintai diri sendiri.. bagaimana kau dapat mencintai orang lain seperti kau mencintai diri sendiri? hanya kau yang dapat mencintai diri mu dan mohonlah setiap saat.. Yaa Allah, berikanlah aku anugerah nikmatnya Cinta-Mu.. izinkanlah aku merasakannya..

83

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Depok, 12 Juni 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq http://lantunanhujan.blogspot.com/ ~Mungkin note ini terlalu berlebihan, namun bagi yang merasakan sakit itu semua akan tersenyum senang.. Aku tak sendiri.. , berusaha mencintai diri sendiri dan berdoa agar diberikan nikmatnya Cinta dari-Nya :) ..

-JIJC-

84

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Bisu. Tuli. Buta


Bisu. Tuli. Buta. Apakah semua itu kekurangan? Namun kenapa, yang dianggap normal binatang. Datang tak dijemput, pulang korupsi. lebih seperti

Sudah cukup. Gigi ku akan banyak patah jika hanya geram dan geram. Jika memang sekarang ku normal, aku minta dikurangkan dalam simbolisme saja. Seperti cerita hikmah yang tetap melekat di kepala ini. Tentang bisu, tuli, dan butanya seorang perempuan. Yang dinikahkan dengan seorang pemuda, pencuri apel di kebun bapaknya si perempuan. Ketahuan mencuri. Bapak pemilik kebun itu tak terima. Pemuda itupun bekerja sepenuh hatinya, karena merasa berdosa. Pemuda itu ternyata orang baik.

85

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Sang Bapak pun rela melepas anaknya untuk pemuda itu. Namun tadi.. Tentang bisu, tuli, dan butanya seorang perempuan. Yang dinikahkan dengan seorang pemuda, pencuri apel di kebun bapaknya si perempuan. Ternyata, bapak dari sang perempuan menggelitik fitrah pemuda itu. Dengan simbol-simbol, yang jika tak melangit tak akan mengerti. : Akhirnya, si pemuda pencuri apel itu pun mempunyai slogan Datang curi apel, pulang mendapat bidadari.

Bisu. Berusaha tidak bicara kotor dan tidak menggunjing saudaranya. Tuli. Berusaha mendengar yang baik dan menjauhi telinga dari obrolan ghibah. Buta. Berusaha melihat apa yang dihalalkan dan menjauhi yang diharamkan. Simbol yang menggelitik. Depok, 22 Juni 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq

-JIJC-

86

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

ADA YANG TIADA


Jika semua hal tak ada bagaimana? kesadaran pun tak ada.. entah apa itu.. warnanya putih kah? atau hitamkah? atau apa? sesuatu yang benar-benar tidak ada.. keabadian pun tak ada.. adakah sesuatu yang ada saat semua hal tak ada? Dan.. lucunya.. sekarang kita ada.. darimana kita ada? sesuatu yg tidak ada? kesadaran seperti ini muncul saat kita ada? namun saat semua hal tak ada, kesadaran seperti apakah yang ada? atau.. adakah kesadaran? Lalu.. siapa yg menciptakan ada ini? jika kebetulan.. kenapa harus diadakan? kalau sesuatu yang semuanya tak ada itu sebenarnya bisa saja ada jika dipikirkan dengan kesadaran saat kita ada, tapi itu terpikirkan karena memang kita ya sekarang telah ada.. bagaimana jika belum ada... apakah terpikirkan?... Apakah hanya kebetulan peng-ada-an ini? dari sesuatu yang tak ada sesuatu pun? jika tak ada sesuatu pun.. jelas semua ini tak akan ada.. karena kebetulan pun tidak ada, karena tidak terjadi suatu kebetulan.. Ada- atau tdk ada? Ada-ada saja...

-JIJC87

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Wanita Berkalung Korban


Hei wanita.. apa yang kau pikirkan dengan celana-celana pendek mu? memamerkan paha-paha mulus kalian, lalat hijau pun tak berani mendekat, sungguh silau. Apakah kau tahu, kami kaum pria saat ini tak bisa membedakan syukur dan sabar. Syukur telah bergeser beberapa senti hakikatnya. Sabar telah berubah beberapa derajat esensinya. Kami bersabar.. untuk terus menunggu paha mulus mu. Kami bersyukur.. akhirnya dapat melihatnya. Syukur dan sabar itu ajaran agama kan? kami sudah melaksanakannya. Kau tahu? kalian telah merubah definisi sabar dan syukur yang sedari kecil sudah diajarkan guru agamu ku. Wanita, kau salahkan pria saat mulai banyak kasus perkosa. Hinakah pria? sedangkan kau memancing dengan umpan yang sangat segar, ikan-ikan dalam lautan terdalam pun rela menyusuri ratusan kilo untuk mendapatkan umpan itu, umpan kualitas utama, umpan prioritas untuk hati yang sakit. Kau tahu, kami pria-pria bodoh. Bodoh dalam perasaan. Pintar dalam logika. Logika yang kami mainkan, secepat proses pembuatan teh. Buka, seduh, minum, buang. Kau tak tahu banyak pria seperti itu? dengan sedikit ilmu tentang wanita, amat mudah kami para pria mendapatkanmu.. tak muluk-muluk, setidaknya untuk mendapatakan mu sejam saja. Buka, seduh, minum, buang. Pria negeri ini banyak yang sakit. Kenapa kau mau disakiti?

88

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Hai wanita berkerudung! berjilbab! bercadar! apalah itu..! kalian juga sama saja, jangan dikira lepas dari pengamatan kami. Kau kira diam mu itu peningkatan iman bagi kami? kau tak tahu, jiwa-jiwa sakit selalu bergejolak melihat wanita manapun. Sudah berapa kasus yang tak terekspos?. Gampang menaklukkan kalian, poles saja wajah kami dengan krim kesolehan, murah harganya karena semua orang mampu. Lalu belajar bahasa arab standar, akhi, ukhti, upin, ipin.. ah gampang sekali. Tausyiah? Hadist? Quran? sekarang zaman google.. SEARCH! matilah kau. Tapi sedikit bocoran, kami tak bisa merobohkan jenis ini yang menghijabi luar dan dalamnya. Harus berguru dulu beberapa tahun dengan owner majalah playboy, mungkin dia tahu caranya. Cih. Wanita! sadarkah dirimu..? kalian itu bahan penelitian profesor-profesor di seluruh dunia. Awalnya untuk memahami wanita, namun kau harus tahu.. banyak hati sakit di dunia ini, khususnya negeri ini. Ilmu dari profesor-profesor berkacamata itu difahami bukan untuk memahami mu, atau menghargai mu, apa lagi meninggikan derajat mu.. tapi hanya satu, menaklukkan mu! kami jiwa yang sakit! Bukti apalagi yang kalian minta hei wanita?. Bacalah ini, pos kota, lampu hijau, pos metro. Baca semua, buka matamu. Ini realita! kau kira anak SD sekarang masih suka ke Taman Pendidikan Al-quran? Naif kau.. mereka bukan lagi ke sana, mereka sedang diajar dengan intens di Taman Pendidikan Ariel!. Mereka calon penerus jiwa-jiwa yang sakit. Calon ABG jadi incaran mereka, lagi-lagi calon itu tetap saja, berjenis kelamin : wanita. Jiwa yang sakit. Selalu bertemu jiwa yang sakit. Pria sakit. Ketemu wanita yang sakit. Kemungkinan di atas lebih besar peluangnya daripada :

89

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Jiwa yang sehat. Selalu bertemu jiwa yang sakit. Pria sehat. Ketemu wanita yang sakit. Kembali ke paha!. Jika kau anggap itu trend, menggilai trend.. matilah kau. Akan ada masa dimana trend itu adalah telanjang dan beramai-ramai tanpa malu berbinatangan di jalan-jalan. Bukan sekedar buka paha, tapi berbuka yang maha-maha. Tunggu saja jiwa-jiwa sakit akan segera mengerubungi mu dengan sukacita, bersyukur, bagai lalat hijau yang mengurubungi apapun, tapi yang sering kulihat makhluk bersayap ini mengurubungi plastik bau di tempat yang lebih bau. Dan hai kau wanita berkerudung, berjilbab, bercadar. JANGAN GENIT! malu sama tampilan luar kalian. Heboh-heboh film KCB, yang diingat melulu tentang cintanya saja. Sama-sama sakit. Zaman ini telah berubah, dari wanita berkalung sorban berganti menjadi wanita berkalung korban. Dari wanita berkalung berlian berganti menjadi wanita berkalung korban. Dari wanita tak berkalung dan memamerkan daerah tempat kalung biasa disematkan berganti menjadi wanita berkalung korban. Korban zaman, trend, rayuan, nafsu, ego, korban jiwa-jiwa yang sakit. Depok, 26 Juni 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq ~~Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit di hatinya , dan ucapkanlah perkataan yang baik. (Q.S. Al Ahzab: 32 )

-JIJC-

90

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Momen
Momen. Hidup bagiku adalah suatu momen juga kumpulan momen. Proses momen tak berlangsung lama, ia hanya sekelabat terjadi dan akhirnya menjadi momen yang lama untuk dilupakan. Momen adalah suatu hal yang selalu diingat, maka ia menjadi momen. Momentum yang menciptakan momen. Bahkan televisi pun beramai-ramai menjual momen dalam acaranya Momen ini dipersembahkan oleh.... Momen begitu berharga dan dihargai.. Sederhananya, lihatlah foto.. lihat foto jepretan pinggir kali jakarta, itu momen kemiskinan. Lihat foto senyuman anak Indonesia yang berprestasi dalam olimpiade internasional, klik! foto itu menjadi momen yang mengharukan dan membanggakan. Momen-momen yang berhasil dipigurakan, dan momen itu bercerita kepada kita. Momen itu objektif, bercerita apa adanya saat itu juga. Saat itu juga kita menilainya, kita larut dalam momen. Kita hidup setiap hari dari momen ke momen. Melihat yang di luar diri, melihat momen-momen orang lain. Di sini, kita bisa mengambil pelajaran.. kita terkadang subyektif melihat momenmomen yang objektif. Momen yang terfoto di luar diri dan akhirnya masuk ke dalam diri akan berada pada arsip pandangan kita. Momen melihat foto kemiskinan, terbesit rasa kekesalan. Melihat momen kebahagiaan terbesitlah rasa nyaman. Ya..

91

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

padahal kita tahu, bahwa momen itu hanya pandangan.. belum tentu yang miskin dalam foto itu sekarang masih miskin.. dan belum tentu yang terfoto dalam senyum kebahagiaan sekarang bahagia. Itulah, kita terkadang subyektif dalam menilai momen yang selalu objektif, momen tak pernah berbohong, ia objektif dalam memberitahu.. karena ia adalah kejujuran saat itu juga, yang terekam dalam benak kita. Yang berbohong itu kadang kita, menilai suatu momen di dunia adalah hal yang abadi, padahal kita sudah diajarkan bahwa hidup ini hanya permainan, tapi bukan untuk dipermainkan.. Dari sini, kenapa kita masih membenci seonggok manusia yang sialnya dia, tepat kau lihat saat momen jelek saja? bisa jadi ia sudah baik saat ini.. ya, mungkin kita masih terlalu percaya dengan momen yang objektif saat itu.. akhirnya subjektiflah kita.. dan itulah sulitnya, mengubah momen. Terpenting.. momen itu sebenarnya berada dalam diri kita. Kita yang membuat setiap momen.. Kita masih saja melihat momen tangisan dan bersedih.. padahal itu hanya momen, berlangsung saat itu saja.. belum tentu besok-besok seperti itu.. namun momen itu telah menjadi momen setiap hari yang telah tersimpan dalam arsip pandangan kita.. untuk kita lihat. Belum tentu momen yang kita tangisi saat ini sedang menangis, bisa jadi lebih bahagia dari kita saat ini. Begitu pula sebaliknya, dengan yang sekarang bahagia, bisa jadi ia telah bunuh diri sekarang. Momen itu seperti layar bioskop pula. Seperti televisi. Ada di dalam diri kita. Dan kitalah sutradaranya. Kita yang membuat filmnya. Kita yang mengaturnya, sesuka kita mau stop dimana atau langsung mematikan TV-nya. Itulah momen. Masalah adalah momen. Tak apa-apa.. tinggal dipilih, mau memasukkan momen apa dalam diri kita saat menghadapi masalah? momen seorang koboi bersemangat yang siap berjuang melawan musuhnya? atau seorang pengecut yang selalu ngumpet di pojokan?. Isilah dengan momen pilihan kita,

92

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

kita tetap sutradara film yang berjudul Masalah ini, hasilnya Ia yang menilai mau diapakan nantinya kita. Jika kita memahami bahwa hidup ini hanyalah kumpulan momen yang tercipta, dan kita sendiri yang menciptakan momen itu. Maka, sadarlah diri bahwa ini semua fana.. momen itu fana, hanya main-main, seperti roll film yang terus berputar untuk memainkan pola perasaan kita.. ia hanya persepsi yang kita buat sendiri, hasil dari melihat momen dari luar diri kita. Lihatlah nantinya pola-pola hidup, ia ada dalam momen-momen itu.. momen-momen yang objektif dan kau bisa memandangnya dengan objektif maka pola hidupmu akan objektif, objektif menurutmu yang langsung dibina oleh-Nya.. momen-momen yang objektif namun kau pandang masih tetap subjektif maka pola hidupmu akan berantakan.. dan kita kadang bingung kenapa berantakan, padahal setiap hari baca Al-quran dan menghafal hadist, Apa Allah membenciku?. Momen itu, kau lihat sendiri, kau buat sendiri, ya hidup kau buat sendiri dari momen-momen itu. Jika kita sudah tahu tentang esensi momen, pola hidup akan terlihat.. alurnya kemana.. memilih momen dunia yang singkat dan subyektif atau momen abadi akhirat yang objektif dari-Nya? Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sekedar lewat (musafir). (Hadits Riwayat Al-Bukhari no. 6416) Ketahuilah oleh kalian, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan di antara kalian serta berbanggabanggaan dengan banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang karenanya tumbuh tanam-tanaman yang membuat kagum para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning lantas menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaanNya. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan

93

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

yang menipu. (Al- Hadid: 20) Depok, 1 Agustus 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq ~Berkualitas tidaknya momen yang diciptakan dalam diri kita tergantung sehat tidaknya ruh kita.. setinggi apapun momen masalah yang terlihat real di luar sana, momen dalam diri kitalah yang menyelesaikannya.. Teruntuk FORSA (Forum Alumni Rohis SMAN 3 Depok Angkatan 19) oleh Muhammad Maula Nurudin Al-haq pada 16 Agustus 2010 jam 10:35 Assalammualaykum Warohmatullooh Wabarokaatuh .. FORSA.. salah satu wadah lagi yang akan meningkatkan kualitas kita.. Semoga detik-detik ke depannya akan mencatat kebaikankebaikan yang akan kita jalani.. InsyaAllah.. Perjalanan ini akan selalu bercerita tentang FORSA nantinya.. Hingga nanti akan ditutup dengan biografi abadi.. Tak tercoret dengan tinta.. Tak membentuk alinea-alinea paragraf.. Namun, biografi abadi itu.. melebur dalam kenangan.. Tak terpigurakan.. hati yang merasakan.. FORSA.. semangat.. Allah yang menggerakkan kita.. Mari.. kita kembali ke sekolah.. ladang-ladang amal memanggil kita untuk terus menanam.. Kita hidupkan sekolah.. dengan hal-hal yang Islami.. Agar saat orang-orang melihat SMA tercinta kita.. Mereka melihat indahnya Islam.. Indahnya dakwah.. Indahnya ukhuwah..

94

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Dakwah bukanlah partai, dakwah bukanlah golongan, dakwah bukanlah tarekat, dakwah bukanlah majelis.. Dakwah bukan pula doktrin golongan.. dakwah juga bukanlah beban.. Wasilah.. jalan.. ataupun metode memang berbeda-beda.. Pendapatpun berbeda-beda.. Tapi janganlah merusak ukhuwah kita.. jangan merusak esensi ruh yang diberikan oleh-Nya.. Semoga Allah yang memahamkan kita arti dakwah sebenarnya.. Karena.. dakwah itu arti sesungguhnya bukan pada tekstual atau definisi-definisi yang dimengerti akal.. Ia ada dalam proses perjalanannya.. Di situlah arti sesungguhnya.. Hati yang mengerti.. Rasa itulah yang membuat Mushab bin Umair, duta pertama Islam.. rela tubuhnya terpotong-potong untuk melindungi panji Islam dan Rasulullah.. Tak terdefinisi akal.. Setinggi apa cintanya terhadap Islam dan Rasulullah.. Tentu juga cintanya kepada Allah.. Ia lebur dalam definisi cinta yang langsung diberikan Allah.. Merasuk ke setiap sendi dirinya.. Jangan heran.. jika dakwah itu ternyata pahit, amat pahit.. Kenapa? Karena Syurga itu manis.. Tetap semangat Akhi dan Ukhti.. saudara-saudariku ku semua.. Semoga Allah memudahkan langkah kita.. Amiien.. Sesungguhnya bermula datangnya Islam dianggap asing (aneh) dan akan datang kembali asing (aneh). Namun berbahagialah orang-orang asing (aneh) itu. Para sahabat

95

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

bertanya kepada Rasulullah Saw, Ya Rasulullah, apa yang dimaksud orang asing (aneh) itu? Lalu Rasulullah menjawab, Orang yang melakukan kebaikan-kebaikan di saat orang-orang melakukan pengrusakan.(HR. Muslim) Afwan Minkum.. Wassalaamualaykum Warohmatullooh Wabarokaatuh Depok, 16 Agustus 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq

-JIJC-

96

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Surat untuk Tuhan


Tuhan.. Aku heran saat ini.. Banyak manusia yang berteriak kencang akan nama-Mu, namun mereka melukai makhluk ciptaanMu.. Kesadaranku mengatakan aku, dia, mereka, rumput, elang, air, anjing, pelacur, sama saja kan? Kenapa mereka tak tahu itu..? padahal mereka juga mempunyai ibu yang bisa menangis seperti ibu manusia yang mereka sakiti.. Walau begitu, mereka tetap saja berteriak atas nama-Mu dan selalu tetap darahMu juga yang keluar.. Izrail untungnya tidak mengeluarkan semua dirinya.. belum waktunya.. darah tetap ada.. Tuhan.. Mengapa mereka berjidat hitam? kurasa akupun begitu.. Apakah ini tanda kesholehan ya Tuhan..? Kalau begitu, kenapa aku masih sering bermaksiat? Ustadz berjidat sangat hitam itu juga sering bermaksiat.. Allah Azza wa Jalla.. namaMu ini padahal sering sekali terucap dalam bibir ini.. Apa hitamnya jidat, berlembar-lembar mushaf yang terbaca, ribuan kajian yang kuikuti tak ada gunanya? Tuhan.. sholatku diterima atau tidak? Tuhan..

97

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Mengapa kau membuatku bingung.. Darimana asalnya air susu ibu? teknologi apa yang ada di balik itu? Apakah aku berbicara tentang kepornoan? Apakah dengan bertanya seperti ini aku adalah Si Mesum? Aku hanya ingin mengorek ayat kauniyahMU.. Heran aku, kebanyakan lelaki entah kenapa melihat itu sebagai fantasi kenikmatan.. padahal di situlah ayat kauniyahMu berkehendak.. dari darah menjadi susu.. secepat kilat.. Pantas.. hati kami begitu keras.. ayatMu disangka film porno.. Tuhan.. maafkan aku, buta hatiku.. maafkan juga pedagang CD di glodok itu.. semoga dagangannya cepat habis.. benar-benar habis.. Agar terlihat memang benar kita ini munafik-munafik, zindiqzindiq, rubah-rubah berbulu domba.. Menghabiskan kepingan CD atau situs-situs Dajjal itu dibalik wajah yang terlihat sering melantunkan ayat-ayatMu.. Hanya melantunkan.. hanya berwajah alim.. namun tidak pernah ayatMu diresapi di hati dan ditindaki dengan amalan.. Lagi-lagi rupa yang terlihat.. Kau kan tidak melihat rupa ya? Jika itu masa lalu.. istiqomahkan pertahanan kami.. Jika itu saat ini.. Sadarkan kami.. tamparlah kami.. Tuhan.. Kau ada di mana? Arsy? Di setiap aku melihat? Di mana-mana? Kenapa banyak yang bertengkar membahasMu? Membahas DiriMu berada di mana? Dalil-dalil berterbangan.. serunya debat mereka.. Padahal.. aku dan mereka belum mengetahui keberadaan diri sendiri.. Belum mengenal diri.. bagaimana dapat mengenalMu..? Bodohnya.. memang dasar kepala batu.. cocok untuk dilempar ke jumrah..

98

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Tuhan.. Engkau menciptakan banyak agama.. Untuk apa? Membuat peperangan? Dasar kau Tuhan! Jahat sekali! Tapi.. Engkau kan Tuhan yang mempunyai Nama-Nama yang Baik.. Bahkan Engkau menciptakan Nabi-nabi yang baik.. Selain itu Kau juga menciptakan para atheis yang lebih baik akhlaknya dari pemuka agama.. Aneh jika orang yang menentang keberadaanMu saja bisa Engkau buat baik.. Tidak mungkin kau menciptakan agama ini untuk ajang peperangan.. Karena perang terjadi pun aku yakin karena ada si jahat yang mengusik si baik.. Logis bagiku.. Hanya saja, untuk zaman saat ini perang tak lagi logis.. perang yang entah karena apa datangnya? minyak? harta? tahta? wanita? Maafkan Tuhan, aku telah lancang menuduhMu bahwa kau mengadakan agama hanya untuk pesta darah.. Lalu.. Kenapa kau ciptakan banyak agama wahai Tuhanku, Allah Azza wa Jalla..? Tuhan.. Dia menuduhku sesat.. aku akhirnya mengikuti manhaj itu.. setalah itu aku dijamin masuk syurga katanya.. Tapi dari sebelah kiriku, aku dituduh sesat karena mengikuti manhaj ini.. akhirnya aku keluar dari manhaj awalku dan masuk ke manhaj mereka.. Tapi dari kananku, aku lagi-lagi dituduh sesat.. aku lelah, aku berpindah manhaj lagi.. demi mendapat syurga.. Tapi dari depanku, belakangku, atasku, bawahku, mengatakan aku sesat pula.. tak pernah berhenti..

99

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Akhirnya aku melepaskan semua manhaj, indipenden!.. Aku malah disesati semua orang.. sudah jatuh, ketiban tangga, kegigit anjing, terkena rabies pula.. Aku sendirian.. tanpa manhaj mereka, tanpa syurga mereka, tanpa neraka mereka, bahkan tanpa Tuhan mereka.. Tuhan yang asli.. temani aku.. Tuhan.. kau Satu kan? tidak dua, tiga, apalagi sebelas? Kalau kau sebelas, pasti kau akan buat kesebelasan sepakbola ya? Aku percaya kau satu.. dunia itu satu.. neraka itu satu.. syurga itu satu.. makhluk itu satu.. Jadi.. bolehkah aku mengisi nuraniku denganMu saja? karena nuraniku cuma satu.. jika kumasukkan dua.. tidak bisa.. Aku harus memilih memasukkan Kamu, dunia, neraka, syurga, atau makhluk.. Bismillah.. dengan namaMu.. aku pilih Engkau.. Bantu aku Engkau ada dalam Nuraniku.. Juga.. Bantu aku untuk menaruh dunia di tanganku.. Menaruh sesuatu pada tempatnya.. Syurga Neraka itu rahasiaMu.. tak usah kutaruh di manamana.. apalagi jika aku beropini Neraka dan Syuga itu ilusi.. lancang sekali aku.. Padahal waktu di dalam rahim ibu saja aku tak berani berkata bahwa dunia atau bumi ini ilusi.. karena aku memang belum mempunyai pengetahuan tentang itu... maafkan opini-opini ilusiku Tuhanku.. Tuhan.. Mereka berdebat tentangMu.. Padahal.. mereka berdebat dengan diri sendiri.. Hijab itu akan terus ada sampai mati.. Padahal Kau tidak usah diperdebatkan.. Bahkan Kau lebih Nyata daripada debat itu.. Lucunya.. seNyata-nyatanya Engkau.. Kau malah dituduh Si

100

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Ghaib.. Tak terlihat.. tak bisa dijangkau.. tak terpikirkan.. tak terasakan.. Memang Kau Ghaib? tak ada dalil yang mengatakannya.. bahkan Asma-AsmaMu sangat jelas menjelaskan siapa Engkau.. Akhirnya karena Kau dianggap Ghaib.. Kau seperti setan.. ditakuti dan berusaha untuk dijauhi.. Maafkan aku Tuhan.. Selama ini menyamakan diriMu dengan setan ciptaanMu yang Engkau hinakan itu karena kesombongannya.. Tuhan.. Aku geli.. aku sedih.. aku terbahak.. Mereka melihat orang yang bertaubat, para Mualaf, dan orangorang yang tersadar dengan kacamata kesombongan mereka.. Akhirnya.. mereka sadar juga.., katanya.. Yang lebih alim berkata dengan tambahan fusha, Alhamdulillah.. akhirnya sadar juga.. MasyaAllah.. inilah sebab.. aku tak pernah bertaubat, taubatku taubat sambel.. Aku melihat.. orang yang taubat atau sadar itu lebih rendah dariku.. Sebabnya aku merasa yang sudah tersadar dari dahulu daripada mereka.. Entah, di mataMu pasti lebih tinggi derajat mereka.. karena mereka sadar lewat pencarian yang pasti menyakitkan.. Sedangkan kami? didikan nenek moyang, ayah, dan ibu... Rendah sekali kami.. merasa tinggi.. di antara orang-orang yang derajatnya lebih tinggi.. Tuhan.. DemiMu.. aku tak benci kaum salafi, Jamaah tabligh, sufi, khawarij, murjiah, sunni, syiah dan berbagai opini lainnya.. Aku juga tidak benci dengan kaum agama-agama serumpunku.. Aku juga tidak benci dengan kaum agama-agama buatan..

101

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Karena.. Engkau menciptakan mereka.. mereka manusia sepertiku.. Engkau tetap memberi mereka rezeki walau mereka berdiam lama di Masjid, di Gereja, di Vihara, di Pura, di Kelenteng, di Balai Kerajaan ataupun di Sinagog.. Engkau memberi kegembiraan di hati mereka walau mereka suka membunuh... Engkau memberikan ilmu yang melimpah ruah walau mereka berkhianat pada agama ini.. Engkau memberikan kelembutan hati kepada mereka walau begitu keras kepalanya.. Mereka sedang mencariMu juga.. sepertiku, seperti yang lainnya.. seperti semua ciptaanMu.. Manusia dan jin tidak diciptakan kecuali hanya untuk beribadah kepadaMu.. semua, tanpa terkecuali.. Beribadah kepadaMu artinya adalah selalu berorientasi kepadaMu.. Lebih indah daripada dua pasang yang sedang jatuh cinta... Cinta atau berorientasi padaMu benar-benar melebihi kata keindahan itu.. Katanya.. lagi-lagi opini.. aku belum merasakannya.. Tuhan.. Allah Azza wa Jalla.. Pertemukan kami denganMu di dunia ini.. Jika tak bisa, berilah kami seolah-olah melihatMu saja.. Tentunya dengan mata batin ini.. Karena, tak mungkin.. siapapun itu.. dapat melihat DzatMu di dunia ini dengan mata lahir ini.. Musa saja pingsan di gunung itu.. apalagi aku, seorang manusia yang bukan nabi.. menteri saja bukan, tapi aku tidak korupsi.. Taubatlah kalian yang berkata telah melihat Tuhan dalam bentuk Makhluk! Ya Tuhanku.. Maafkan aku.. lagi-lagi maaf dan maaf.. KataMu.. maafkan dirimu sendiri dahulu.. baru minta maaf padaKu.. itu kunci pintu hijabmu kepadaKu..

102

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Tuhan.. Binasakanlah orang-orang yang melawan DienMu ini.. yang mengatai Ulama asli.. Yang menebarkan kebencian.. yang mengajak perang.. yang buang sampah sembarangan.. Yang menyakiti manusia lainnya.. yang memonopoli minyak.. yang cuap-cuap.. Binasakan dia.. bukan makhluknya.. tapi keakuannya.. ego mereka.. Binasakanlah.. agar saat ini, tertulis dalam Lauhul MahfudzMu.. SekehendakMu.. Aku ikut saja denganMu.. Kemanapun mauMu.. Istiqomahkan hamba.. Amiien.. Depok, 1 September 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq ~Tak akan sampai manusia kepada Tuhannya.. kepada Allah Azza wa Jalla.. sebelum menghilangkan keBEGOannya.. Bego = B-Ego = Big Ego.. jika bertemu aku, tolong bantu aku menampar egoku.. itu tanda kau sahabat terbaikku..

-JIJC-

103

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

*Mohon maaf kalau bahasa yang dipakai ada yang kurang berkenan ya.. bahkan sangat tidak berkenan, saya tahu itu.. sematamata untuk meningkatkan kesadaran kita.. benar-benar mohon maaf.. pasti yang baru membaca sesuatu yang seperti ini akan terkaget-kaget.. InsyaAllah Maula tetap dalam ke-Islamannya.. LA ILAHA ILLALLAH MUHAMMADDARASULULLAH.. sekali-kali harus dibeginiin emang hehehe..

-JIJC-

104

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Mimpi.. Gandenglah tanganku..


Dari kecil, saya sangatlah senang dengan hal-hal yang berbau kreatif, desain-mendesain, corat-mencoret, lukismelukis, komik-mengomik. Beberapa penghargaan sudah saya sabet lewat kemampuan ini (tsaelah). Tidak dapat dipungkiri, isi dari buku tulis maupun buku pelajaran saya 100% isinya oretoretan nggak jelas saya, entah gambar orang ditusuk-tusuk, gambar vampir, gambar orang berkepala tong sampah, neneknenek lagi ditendang, ninja yang sedang melakukan aktraksi, dan ribuan orat-oret yang nggak bisa disebutkan satu persatu.

105

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Corat-coret Bahkan, wajah adik saya yang lagi tidur saya corat-coret pula, dan parahnya pake spidol permanen, kasian.. ngilanginnya waktu itu pake minyak tanah (gantinya tinner hehee). Itu waktu kecil, kalau sekarang.. waktu adik saya sudah besar malah saya warnai mukanya dengan warna biru-biru sedikit kehijauan (alias saya tonjokkin.. hehehe becanda ^^V). Namun, beranjak remaja ting-ting labil, kemampuan saya dalam bidang menggambar atau orat-oret tidak rutin diasah. Itu karena saat SMP saya mulai tertarik dengan yang namanya bisnis (baca: nyari duit hehe).. ya, bisnis-bisnisan. bermula gara-gara saya suka iseng baca-baca majalah bisnis dan buku bisnis ayah saya. Bener-bener asyik waktu itu, ada cerita-cerita orang sukses, strategi marketing, psikologi bisnis, filsafat bisnis, pembuatan brand, edukasi pasar, motivasi, inspirasi.. hal-hal seperti itulah yang memborbardir pikiran polos dan beriman (?) saya ini sejak SMP, ternyata, bisnis itu sangat memukau! kau kau kau kau.. (bergema ceritanya..). Mulailah dari situ, timbul keinginan saya untuk menjadi pengusaha, waktu itu saya inget banget.. cita-cita saya adalah: Menjadi Pengusaha Muslim Terkaya Se-Dunia, terlalu muluk dan ketinggian yak? Yah.. namanya juga anak SMP, masih labil.. wajar.. tapi sekarang saya malah bersyukur waktu kecil hidup dalam kemulukan alias ke-lebay-yan. Jadi inget pesen seorang guru, Bikin cita-cita itu yang tinggi.. kalau bikin target itu kalau maksimal 100 ya bikin 100, jatoh-jatoh minimal ke 80, kalau dapet 70 juga kan masih bagus.. jangan bikin cita-cita itu rendah, target cuma 40.. jatoh-jatoh 20, bahkan 0! Jadi orang rendahan kamu kalau kayak begitu!. Dengan semangat dari cita-cita saya yang lebay itu. Mulailah saat SMP saya berbisnis kecil-kecillan. Terinspirasi dari hal-hal yang saya baca tentang bisnis dan minat saya dalam bidang

106

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

kreatif, saya pun memberanikan diri untuk langsung terjun payung ke dunia bisnis, tidak hanya diam menjadi pengamat yang bawel. Awal bisnis-bisnisan itu saya inget banget, saya membuat baju jaring-jaring untuk kelas saya, bikin di Bandung. Di sini saya banyak kena tipu oleh calo.. tuh calo ngambil untung besar banget, saya waktu itu dapet capeknya doang. Yaa.. pengalaman pertama, namanya juga anak SMP, gampang di-bego-in.. untung aja saya tidak surut semangat sehabis dibegoin gitu, tetep jalan terus.. jalan terus dengan kebegoannya sampai sekarang.. hehe.. Sebenarnya, jika ditilik, dua hal itulah, yaitu Kreatif dan Bisnis yang akhirnya mendekatkan diri saya dengan dunia Industri kreatif. Memang benar apa kata orang-orang bijak, apa yang kita sukai dan pikirkan pasti akan mendekat ke kita juga, hukum alamnya seperti itu. Contoh, karena suka gambar, akhirnya saya kenal dengan yang suka gambar juga, lalu dekat dengan majalahmajalah desain, forum desain, orang-orang kreatif dan banyak lagi. Karena suka bisnis, saya pun kenal dengan para pebisnis, para marketer, para MLM-ers, para Guru-guru yang mengajarkan cara kaya, buku-buku bisnis, seminar-seminar bisnis, dan lainlain. Seperti magnet, semua itu mulai menyelubungi diri saya. Sebenarnya, saya belum tahu spesifikasi saya adalah pengusaha dalam bidang apa. Saya cuma tau, saya ini berbisnis serabutan (soalnya pernah jualan coklat, burger, kaset murottal, minyak wangi, dll).. tapi saya sadar kalau saya lebih sering berbisnis yang berhubungan dengan desain ataupun dunia kreatif. Tahun 2009 saya membaca sebuah buku yang berjudul Jualan Ide Segar karangan Mas Arief Budiman dari Petak Umpet Advertising, beliau bilang bahwa orang-orang yang berbisnis dalam bidang kreatif disebut CreativePreneur, gabungan Creative dan Entrepreneur.

107

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Creativepreneur berbisnis dengan menjual ide, yaitu bahan baku gratis yang tak akan pernah habis. Para pebisnis kreatif tidak perlu jago ngitung, ke kantor pun boleh pake sarung. Setelah membaca itu, saya pun merenung, tafakur, uzlah, dan akhirnya saya menemukan siapa saya (jejeeenngg!), Maula: Pengusaha Muslim Kreatif terkaya Se-Dunia dan selalu mengutamakan Akhirat agar Allah selalu dekat. HAHA! itulah saya.. sampai sekarang pun masih lebay.. mempunyai cita-cita yang amat tinggi.. tapi biarlah, saya suka dengan diri ini yang menggantungkan cita-citanya setinggi apapun dan nggak takut sama resiko yang bakal dateng, karena saya yakin bahwa: Resiko itu adalah bagian dari masalah, dan masalah itu adalah selimut dari prestasi! Semakin banyak masalah, semakin banyak prestasi!. Walau saya masih seuprit dalam bidang creativepreneur, namun saya nggak boleh ciut atau kalah dalam hal nyali. Sekarang ini memang saya belum menjadi apa-apa atau siapasiapa, yang saya punya hanya mimpi, mimpi, dan terus mimpi... dan tentunya tak akan pernah lupa.. sandaran utama saya selama ini, Allah, Allah yang selalu menguatkan saya.. Jangan

108

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

kau katakan.. Ya Allah, masalahku sangat besar!.. tapi katakanlah.. Wahai Masalah.. Allahku Maha Besar!.... itulah pegangan yang menguatkan saya selama ini. Saya merintis bisnis dalam bidang kreatif yaitu awalnya lewat sebuah Studio Design bernama bitFROST Studio. Banyak hal yang saya dapat dari sini, bitFROST Studio terbentuk dari keisengan 3 orang remaja labil, yaitu saya, fahry, dan Indra.. awalnya kami hanya ingin menambah uang saku. Bermodal uang sekitar 2 juta dari memenangkan juara 1, 2, dan 3 sebuah lomba, kami pun memulai bitFROST Studio ini. Sungguh luar biasa, saya tidak menyangka.. bitFROST Studio telah membawa saya kemanamana, baik itu tentang pengalaman yang amat menyenangkan maupun amat menyedihkan.

Di bitFROST Studio, saya belajar tentang arti sebenarnya dari sebuah proses.. memang kadang menyakitkan.. tapi, sungguh.. jika kita telah merasakan proses maka diri kita akan semakin berkualitas dan akan mampu memahami hakikat nasi, maksudnya hakikat nasi? maksudnya.. kita tidak akan melihat nasi sebagai nasi tok.. tapi kita akan tahu bahwa di balik nasi itu ada petani, sawah, mesin gabah, truk angkut, kuli angkut, pedagang pasar, tawar menawar, perjuangan seorang ayah, cuci beras, keikhlasan seorang ibu, menanak nasi, sampai akhirnya nasi itu siap kita makan. Itulah proses.. siapa yang sudah mengenal hakikat proses.. maka Allah akan membuat kita merasakan arti syukur yang sebenarnya. Sebenar-benarnya bersyukur.

109

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Sekarang ini, bitFROST Studio sedang vakum sebentar. Akhirnya, saat ini saya mencoba bisnis kreatif dalam bidang lain, saya mengambil tema bisnis yang tak jauh dari pengalaman saya: Kaos, desain, clothing, dan sablon. Dimulai dengan teman saya yang bernama Ahmad Zaky menceritakan keinginannya untuk membuat sebuah distribution store, saya, Ridho dan Zakypun bekerja sama dalam mebuat sebuah Distribution Store di daerah Kelapa 2 Depok, MOTION Distro namanya. Walau berbentuk sebuah Distro, namun MOTION tidaklah seperti distro-distro lainnya.

http://www.facebook.com/group.php?gid=11833301154508 4&v=wall&ref=ts http://www.facebook.com/photo_search.php?oid=11833301 1545084&view=all Konsep yang akan kami bawa berbeda dengan yang sudah umum, kami tidak mau latah dengan distro-distro yang sudah banyak bermunculan bagai jamur dan terlihat konsep yang mereka bawa hampir sama, tidak ada perbedaan. Kami harus berbeda. Kami tentunya juga harus belajar dari distro-distro yang sudah besar, ingin besar maka belajarlah dengan yang besar pula. MOTION pun akan merambah ke dunia clothing.. ya, ini impian kami, MOTION.. sang bayi yang bermimpi ingin ke bulan. Mimpi dan terus bermimpi.. saya selalu yakin, dengan bermimpi MOTION akan maju, maka InsyaAllah pasti akan terjadi. Seperti kata Arai dalam buku Sang Pemimpi, Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.

110

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Saya menyadari, dengan diri ini yang banyak sekali kekurangan, maka ke depannya saat proses dalam menjalani impian dan mimpi ini, maka saya akan bertemu resiko-resiko, hambatan-hambatan, dan tantangan-tantangan. Semua itu pasti akan hadir dari orang lain dan tentunya dari dalam diri saya sendiri, ya.. hal yang utama adalah saya harus mengalahkan diri saya sendiri. Sebenarnya, sangat banyak alasan saya untuk menyerah ataupun mengeluh, entah itu karena kondisi badan saya yang lemah disebabkan penyakit, dana yang tidak mencukupi, kekurangstabilan emosi dan jiwa saya, dan masih banyak lagi.. namun itulah, semua itu manusiawi, semua orang merasakan hal tersebut walau dalam kadar yang berbeda-beda.. disitulah dibuktikannya, apakah kita LAYAK untuk diberikan kesuksesan?, apakah kita bisa melawan alasan-alasan yang masuk akal itu? karena.. orang besar selalu melakukan hal yang tidak masuk akal.. itulah kenapa mereka bisa mengalahkan alasan-alasan yang masuk akal itu. Resapilah kata-kata ini: Orang yang paling sering mengeluh adalah yang paling sering dikeluhkan. Maka saya berusaha untuk menjadi orang-orang yang solutif, orang-orang yang tidak masuk akal, orang gila, keluar jalur, sesat, agar diri ini bukanlah yang sering dikeluhkan.. berharap selalu kuat dalam menjalani proses yang amat pahit ini.. kenapa proses itu pahit? karena hasilnya akan sangat manis. :) Dari sinilah saya banyak belajar, untuk menjadi orang besar itu kadang harus menyingkirkan hal-hal manusiawi dalam diri kita.. cobalah sekali-kali, pikirkan bahwa dirimu itu spiderman, superman, atau tokoh-tokoh yang kau idolakan. Pikirkan bahwa kita memang benar-benar bisa terbang, bisa mengeluarkan laser, ataupun mempunyai mata tembus pandang. Inilah trik yang sering saya pakai sehingga dunia ini tidak datar begitu saja, membuat dunia penuh dengan gagasan dan ide, membuatnya begitu ajaib.. sehingga, di saat orang lain sedih kita bisa tertawa dan di saat orang lain tertawa kita bisa sedih, kita bisa

111

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

menciptakan perasaan sesuai apa yang yang kita inginkan, ajaib kan?. Inilah, tentang mimpi saya, tentang bisnis saya, tentang dunia kreatif saya. Saya sadar saat ini saya adalah ulat yang belum menjadi kepompong, bukan siapa-siapa.. namun saya adalah seekor ulatyang berharap banyak nantinya bisa menjadi kupukupu yang indah. Kupu-kupu yang dapat menenangkan hati-hati yang gelisah, kupu-kupu yang dapat merubah cemberut menjadi senyum. Semoga saya akan menjadi seperti itu. Kupu-kupu, bawalah mimpi-mimpi saya ke Tuhanku.. Ya Rabb.. terimalah mimpi-mimpi saya..

Depok, 4 September 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq ~Dalam hari-hari akhir Ramadhan, makin banyak tantangan

112

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

yang saya dapatkan. Bukan untuk menyerah, memalaskan diri, atau mengeluh dan berlari. Semoga tulisan ini dapat membuatku makin bersemangat dan kembali bersahabat dengan mimpimimpiku.Mimpi.. gandenglah tanganku..

-JIJC-

113

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Demi Masa..
Jumat pukul 19:34, saya menulis status Masa lalu, masa kini, dan masa depan adalah sama. Tuhanku berada di luar itu. Sehingga untuk bertemu-Nya aku harus keluar dari waktuku.., status ini adalah hasil perenungan saya dan juga setelah berbincang-bincang dengan bebeberapa Mursyid, Murabbi, Ustadz, dll. Maka, setelah ada pondasinya seperti dalil dan hadist yang terpercaya, maka saya berani menuliskannya sebagai status.. karena status ini mempunyai makna yang dalam, makrifat yang dalam, saya mencoba berhati-hati jika nanti harus menjelaskan maksudnya, jadi InsyaAllah dalil sudah ada, lebih tenang secara syariat sudah terjawab dan makrifatnya terasa, merombak paradigma berfikir dan seperti menemukan sesuatu yang hilang atau kita lupakan, tenang ilmu dan tenang hati.. Setelah saya update status ini, banyak komentar yang bermunculan, ada yang bilang saya filsafatlah, puitislah, atau sekedar komenlah.. lagi-lagi memang benar, penilaian seseorang terhadap sesuatu itu tergantung seberapa orang itu mengerti akan suatu hal.. berbeda-beda.. Sampai akhirnya ada yang bertanya juga, bukan komen.. nah, yang ini saya salut sama orang yang suka bertanya apa yang tidak dia mengerti, karena sama kayak saya, suka banget nanya, apapun.. biarin dibilang bego karena suka nanya, tapi

114

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

sehabis nanya bukannya jadi tambah pinter ya? Lalu setelah saya amati, ada juga yang komennya berbobot.. salah satunya yaitu Kang Mauli (yaeyalahh, kalo nggak berbobot bukan Kang Mauli hehehe).. dan pertanyaan kritis dari Buddy Arifin.. hemat saya, karena di dalamnya terdapat ilmu yang perlu disebar agar banyak yang faham, maka saya coba membuat sebuah catatan yang isinya adalah diskusi kami di status saya ini.. Begini petikan ceritanya... semoga bermanfaat.. ***** Masa lalu, masa kini, dan masa depan adalah sama. Tuhanku berada di luar itu. Sehingga untuk bertemu-Nya aku harus keluar dari waktuku.. Jumat pukul 19:34 Komentari Suka Latifah Tifa, Tintong Muin, dan 3 lainnya menyukai ini.

Naqiya Hilma Waktu-Nya Jumat pukul 19:35 Suka


Muhammad Maula Nurudin Al-haq waktu-Nya.. di sisiNya berbeda dengan di kita.. berbeda ribuan tahun.. wallahu alam.. Jumat pukul 19:36 Suka

Chandra Alif Irawan Filsafatnya mulai nih... Jumat pukul 19:38 Suka

Muhammad Maula Nurudin Al-haq bukan filsafat.. tapi

115

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

makrifat.. beda euy.. wallahu alam.. Jumat pukul 19:39 Suka


Chandra Alif Irawan Ati2 boy, bisa stress lu mikirin gituan. Apalagi kalo dah ngomongin soal takdir. Njelimeddd...! Jumat pukul 19:43 Suka

Muhammad Maula Nurudin Al-haq kan dari SMA.. skrg udah boleh ngajar hehe.. :) Jumat pukul 19:44 Suka

Anissa Pertiwi Bukan filsafat, tp bhsaa ka maula aja yg puitis -,Jumat pukul 19:45 Suka

Muhammad Maula Nurudin Al-haq @ketiwi: ah masa...? hehehe... berarti retorika yg indah ya masuknya? tergantung jg sih.. :D Jumat pukul 19:46 Suka

Anissa Pertiwi Ztztzt.. Salah komen dah ni -,-Iya kali yaa, trgntung ap yg digntung :p Jumat pukul 19:51 Suka

Dany Oktanianty Maksudnya kak? Jumat pukul 19:51 Suka


Muhammad Maula Nurudin Al-haq @ketiwi: cie digantung-gantung..

116

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

@ Dany: Allah menciptakan waktu untuk manusia.. nggak mungkin Allah tunduk dalam ciptaan-Nya.. sehingga Allah punya waktu sendiri.. Allah berfirman: Demi Masa.. Setiap yang Allah bilang Demi di Al-Quran, pasti mempunyai sesuatu yang khusus dan penting.. karena waktu adalah makhluk ciptaan Allah juga.. Manusia tunduk pada masa di dunia.. dibagi-bagilah menjadi masa lalu, masa kini, masa depan.. padahal masa itu ya ituitu aja.. sama.. masa kini adalah masa depan ataupun masa lalu.. berbeda 0,00000sekian detik sudah masa lalu ataupun masa depan.. masa kini adalah masa lalu dan masa depan.. sama saja.. makanya Rasul bilang, waktu tenggat antara kedatangannya dengan kiamat adalah jarak antara jari tengah dengan jari telunjuk.. dekat sekali.. tak terasa.. semakin dekat kiamat, waktu akan terasa semakin cepat.. sampai nanti tiada lagi waktu yang sama di dunia.. yang ada waktu akhirat.. Dari Anas Bin Malik r.a berkata: Rasulullah S.A.W Telah bersabda: Jarak masa aku diustuskan dengan terjadinya hari kiamat adalah seperti dua jari ini (yaitu jari telunjuk dan jari tengah) Dan apakah berbeda waktu kita di dunia dengan waktu di sisNya?coba cek.. Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. (Qs70:4) DIA mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-NYA dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. (As Sajdah ayat 5) Allah bertanya: Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi? Mereka menjawab: Kami tinggal sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.

117

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Allah berfirman: Kamu tidak tinggal melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui. (QS. Al Muminuun, 23: 112-114) Kesimpulannya.. jika kita masih berfikir secara dunia salah satunya adalah masih berfikir secara waktu dunia, maka dijamin kita tak akan pernah lebih dekat denganNya.. maka, pakailah cara berfikir akhirat.. visioner, jauh melebihi apapun.. sudah mencapai akhirat berfikirnya.. sehingga waktu di dunia itu bagi kita sangat cepat, dekat, dan sama saja.. makanya Rasul bilang, jarak antara rasul diutus dengan kiamat adalah seperti jarak antara jari telunjuk dan jari tengah.. dekat sekali.. karena apa? rasul berfikir bukan dengan waktu dunia.. tapi waktu akhirat.. karena rasul paling mengerti karena beliau utusan Allah dan pernah bertemu Allah dalam Isra Miraj.. So.. begitulah.. Masa lalu, masa kini, dan masa depan adalah sama. Tuhanku berada di luar itu. Sehingga untuk bertemu-Nya aku harus keluar dari waktuku. Wallahu alam.. Jumat pukul 20:15 Suka

3 orang

Mauli Laitsy Wah diborong semua penjelasannya tanpa disisakan sedikitpun kang, hehehe.. Mantap.. Jumat pukul 20:20 Suka

Muhammad Maula Nurudin Al-haq @kang mauli: waduh.. silahkan kang ditambahi.. berbagi ilmu.. saya haus nih dan butuh penerangan yang lebih terang.. Jumat pukul 20:22 Suka

118

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

Dany Oktanianty Alhamdulillah.. Smg bermanfaat kak... :D Jumat pukul 20:24 Suka

Muhammad Maula Nurudin Al-haq @dany: Amieen.. InsyaAllah.. Jumat pukul 20:31 Suka

Anissa Pertiwi Apa bgt dah -,mau cntoh brfikir akhirat dong kak. Aplikasia sprti ap.. Jumat pukul 20:50 Suka

Mauli Laitsy Pemisahan waktu lalu, kini & nanti adalah buah dari pikiran yg maksud awalnya utk mengklasifikasikan kapan suatu kejadian terjadi, namun nyatanya kesadaranpun ikut terkontaminasi dgn pemisahan waktu tersebut.. Karenanya utk keluar dari keterikatan waktu tsb, kesadaran harus keluar dari jeratan pikirannya sendiri, sehingga kesadaran mutlak hanya ada di kekinian.. Jumat pukul 20:57 Suka

Buddy Arifin bukankah Tuhan tak butuh waktu...yang punya masa kerja itu qta didunia..lalu,kini dan esok... space untuk qt untuk persiapkan bertemu dg-Nya.sebelum sholat aja wudhu... jdi seblum bertemu lgsg bersihkan smw sesembahan dlm jiwa... so.. kita btuh waktu. Jumat pukul 22:56 Suka

Muhammad Maula Nurudin Al-haq @kang mauli: sipp betul banget kang.. maksudnya dibagi-

119

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

bagi tadinya agar kita bisa memanage dengan baik, karena ternyata waktu bisa dijadikan file-file seperti di komputer.. namun malah sering lupa hakikatnya waktu.. sehingga amnesia lagi.. wallahu alam.. @ buddy: Tuhan Maha Besar, terserah Dia, mau butuh waktu ataupun tiada, karena Dia pun adalah awal dan juga akhir (yang abadi) tiada waktu di sisiNya.. abadi itu kan tiada waktu, masa/ waktu dihapuskan kan? wallahu alam.. emang kita butuh waktu, agar kita mempunyai planning, waktu kita terbatas.. seperti maen game.. ada waktunya, sebentar lagi abis.. agar terlihat siapa yang menggunakan waktu sebaik mungkin sesuai dengan perintah dan larangan-Nya.. makanya dikasih sama Allah.. Demi Masa.. cuma yang dipermasalahkan adalah, cara pandang kita melihat waktu mau seperti yang biasa-biasa aja atau cara pandang Rasul? Dari Anas Bin Malik r.a berkata: Rasulullah S.A.W Telah bersabda: Jarak masa aku diustuskan dengan terjadinya hari kiamat adalah seperti dua jari ini (yaitu jari telunjuk dan jari tengah) Kenapa Rasul punya pemahaman masa yang seperti itu? begitu dekat.. padahal sekarang sudah ratusan tahun setelah Nabi Muhammad diutus.. bagi kita itu kan lama.. nggak mungkin dong kalau tau hakikatnya waktu bakal bicara bahwa sedkat jari telunjuk dengan jari tengah.. Jika kita memandang waktu seperti biasa.. maka efeknya kadang adalah kita terlena kepada waktu.. Tobat lu..!,Ah.. besok aja ah.. santai.. masih lama waktu gue.... ckckck.. Kemarin jam 5:27 Suka ***** Begitulah petikan status dan juga komen-komennya..

120

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

terimakasih yang sudah berkontribusi dalam majelis ilmu ini (wah keren juga mengkaji ilmu di komen beginian hehe).. Semoga bermanfaat dan ada yang bisa dipetik, direnungi, dan diaplikasikan.. amiien

Depok, 3 Oktober 2010 Muhammad Maula Nurudin Al-haq ~Masa lalu, masa kini, dan masa depan adalah sama. Tuhanku berada di luar itu. Sehingga untuk bertemu-Nya aku harus keluar dari waktuku..

-JIJC-

121

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng

TAMAT

122

PENULIS

Nama lengkapnya Muhammad Maula Nurudin Al-haq, lahir di Jakarta pada tanggal 14 Juli 1989. Hobinya berfikir, menulis, orat-oret, berbisnis, menyendiri, dan mengamati ciptaan-Nya. Ayahnya berasal dari Riau, ibunya berasal dari Magelang, sehingga di dalam dirinya ada dua unsur kepribadian: keras (Sumatera) dan lembut (Jawa tengah). Sudah 4 kali Maula mengirimkan naskah tulisannya ke penerbit, 2 penerbit menolak dan 2 lagi belum mengabari. Menerbitkan sebuah buku adalah cita-cita Maula semenjak kelas 2 SMP. Hingga hari ini Allah belum mengizinkan-Nya. Namun, sampai saat ini ia masih tetap memperjuangkan impiannya, karena ia tetap percaya akan keberhasilan mimpinya, batas akhir bagi Maula adalah saat sudah tidak bernafas lagi. Maula suka berpetualang, berorganisasi, dan aktif dalam

beberapa kegiatan dengan spektrum yang berbeda. Beberapa kali Maula dikirim ke beberapa daerah di Indonesia untuk menghadiri kegiatan organisasi. Bersyukur dipilih menjadi delegasi, sehingga dapat membuka wawasan lebih luas lagi, bertemu seluruh sahabat se-indonesia. Maula, masih mencoba untuk mengerti dan mengetahui rahasia pokok kehidupan ini. Maula pernah diizinkan oleh-Nya untuk menjelajah ke beberapa rahasia di dalam kehidupan ini. Suatu pengalaman yang luar biasa. Mencerahkan. Maka jangan heran, Maula itu rada-rada aneh, sering nggak masuk akal pikirannya, orang sering menyebutnya: nyeleneh.. yang lebih ekstrim berteriak: GILA!. Sangat berminat pada kajian Tauhid dan akidah, sastra, filsafat, tasawuf, sosial, politik, sejarah, psikologi, fisika newton, dan fisika quantum. Kerjaan sampingannya sebagai Trainer dadakan, dipanggil untuk mengisi beberapa SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Materinya berkisar tentang dunia kreatif dan pengembangan diri, padahal dirinya sendiri belum berkembang. Cita-cita terbesarnya adalah Menyatukan Ummat Muslim. Walau jika nanti tak tercapai karena nafasnya telah diambil, Maula berharap ia telah menjadi bagian dari salah satu batu bata pemersatu ummat Muslim di seluruh Dunia, membangun peradaban yang Rahmatan Lil Alamin yang dijanjikan oleh-Nya. Hari ini, Maula sedang menjaga dirinya agar dapat menjaga orang lain.. Kaya Miskin itu pasti. Sederhana adalah pilihan.. Terimakasih sudah membaca.. Tunggu E-book yang lainnya.. Jika ingin ada yang disampaikan bisa ke FB saya: blogkocak@ gmail.com.. Sampai jumpa.. Wassalmmualaykum Wr.Wb.. :)