Anda di halaman 1dari 16

Persiapan Instalasi Slackware

Tujuan: 1. dapat memahami media penyimpanan permanen (harddisk) dengan baik dan benar 2. dapat membuat, menghapus, menggeser (mengaloksikan harddisk) yang tepat guna 3. dapat menginstall GNU/Linux menggunakan berbagai macam metode (USB, CD/DVD, Jaringan) 4. dapat menginstall (aplikasi) sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan Tools partisi: 1. gparted, bisa menggunakan ubuntu (System Administration Gparted Partition Editor) 2. EASUS Partition Edition, khusus pengguna Windows 3. cfdisk, bawaan dari distro Slackware yang wajib dikuasai Persiapan: 1. Download ISO Slakcware dari situs kambing.ui.ac.id/iso/slackware, repo.ugm.ac.id/iso/slackware, atau dari mirror luar negeri slackware.cs.utah.edu/pub/slackware 2. Bakar ISO menggunakan Nero, UltraIso, Brasero, atau k3b atau bisa juga menggunakan USB (harus mengikuti panduan pemateri) 3. Pembuatan partisi sebesar 15 GB = Sistem Operasi (/), 1 GB = swap (memori tambahan, /swap), 20 GB atau sesuai selera untuk penyimpanan data pengguna dan konfigurasi (/home) Mengenal Paket Slackware: a : paket dasar slackware ap : d : Development e : Emacs, f : FAQ (Frequently Ask Question) berisi tutorial k : berisi paket dari kode sumber (source code) kernel kde : desktop KDE yang kdei : dukungan terhadap berbagai macam bahasa l : library (pustaka) n : paket aplikasi t : Tetex atau LaTeX tcl : x : X-Windows library xap : X-Windows aplikasi y : Game Paket yang disarankan untuk di install (a,ap, d, k, l, n, t, tcl, x, xap)

Proses Instalasi
Tahap I: Pahami struktur partisi sebelum melakukan instalasi lebih lanjut. Catat susunan partisi anda karena tampilan yang ada disini tidak akan sama tergantung dari kreativitas pemilik komputer.
Disk Drive: /dev/sda Size: 320072933376 bytes, 320.0 GB Heads: 255 Sectors per Track: 63 Cylinders: 38913 Name Flags Part Type FS Type [Label] Size (MB) -----------------------------------------------------------------------------sda1 Boot Primary ntfs [Master OS] 26312.68 sda5 Logical ntfs [Master.DATA] 104855.87 sda6 Logical ntfs [Master.FUN] 104855.87 sda7 Logical ntfs [Master.TEMP] 56844.92 sda8 Logical ext4 11180.77* sda3 Primary swap 1019.94* sda2 Primary ext4 15002.92* [ Bootable ] [ Quit ] [ [ Delete Type ] ] [ [ Help Units ] ] [ Maximize ] [ Write ] [ Print ]

=> => => => => => =>

C: D: E: F: /home swap /

Tahap II: Ekstrak file ISO slackware menggunakan winrar dan pindah folder slackware atau slackware64 kedalam drive terakhir, misal E atau F. Disini dicontohkan folder slackware atau slackware64 disimpan di drive F. Tahap III: Booting komputer dari USB yang ada ISO Slackware atau CD/DVD yang terdapat master Slackware. tampilan yang pertama muncul. Enter saja sampai muncul tanda # pilih free space New Primary 15000 End Enter pilih free space New Primary 1024 End Enter pilih free space New Sisa pembagian (11180.77) Enter pilih partisi yang besarnya 1024 Type Enter Enter Write yes Enter Quit Enter # mkdir bebas => membuat direktori bebas # mount /dev/sda7 bebas => mounting partisi sda7 kedalam folder bebas untuk dibaca dan dipakai # ls bebas => pastikan folder slackware atau slackware64 terbaca # setup addswap Enter Enter Enter Enter /dev/sda2 Enter Enter Enter Enter /dev/sda8 Enter Enter Enter Enter Enter Partisi Windows Terdeteksi Yes Enter /dev/sda1 Enter Enter /win/c Enter /dev/sda5 Enter pilih paling bawah (Enter) /win/d (Enter) Enter /dev/sda6 Enter pilih paling bawah (Enter) /win/e (Enter) Enter /dev/sda7 Enter pilih paling bawah (Enter) /win/f (Enter) Enter pilih Continue (Enter) Pemilihan Media Instalasi 2. Install from harddisk Enter /dev/sda7 Enter /slackware64 Enter => sesuaikan folder slackware masing-masing Enter Proses Instalasi berjalan dan waktu yang diperlukan sesuai dengan paket yang dipilih untuk di install, atau membutuhkan waktu proses instalasi kurang lebih 15 sampai 20 menit. Setelah itu Enter sampai selesai kecuali pada kondisi berikut:
Boot: # cfdisk

Lilo (Linux Loader) Untuk netbook pilih 800x600x64k, Laptop pilih 1024x768x64k GPM Configuration pilih No Enter Network Configuration pilih No Enter timezone Sesuaikan (Asia/Makassar berada pada posisi 16%) password ketikan password yang sama sampai selesai kemudian tekan Ctrl + Alt + Del AWAS: ketika mengetikan password tidak akan muncul apapun, jadi ketik dengan benar.

Setelah Instalasi
login: root password: # alsaconf # alsamixer => nama login pertama kali yang bisa digunakan => ketikan password yang dimasukan selama proses instalasi => memilih (instalasi driver) sound card => mengatur volume suara

Membuat User Baru WAJIB


root@darkstar# adduser sudibyo Login name for new user: sudibyo User ID ('UID') [ defaults to next available ]: Initial group [ users ]: Additional UNIX groups: Users can belong to additional UNIX groups on the system. For local users using graphical desktop login managers such as XDM/KDM, users may need to be members of additional groups to access the full functionality of removable media devices. * Security implications * Please be aware that by adding users to additional groups may potentially give access to the removable media of other users. If you are creating a new user for remote shell access only, users do not need to belong to any additional groups as standard, so you may press ENTER at the next prompt. Press ENTER to continue without adding any additional groups Or press the UP arrow key to add/select/edit additional groups :audio cdrom floppy plugdev video power netdev wheel adm uucp dialout > Panah atas lalu tambahkan wheel adm uucp dialout dan Enter Home directory [ /home/sudibyo ] Shell [ /bin/bash ] Expiry date (YYYY-MM-DD) []: New account will be created as follows: --------------------------------------Login name.......: sudibyo UID..............: [ Next available ] Initial group....: users Additional groups: audio,cdrom,floppy,plugdev,video,power,netdev,wheel,adm,uucp,dialout Home directory...: /home/sudibyo Shell............: /bin/bash Expiry date......: This is it... if you want to bail out, hit Control-C. ENTER to go ahead and make the account. Creating new account... Changing the user information for sudibyo Enter the new value, or press ENTER for the default Full Name []: Hari Sudibyo > Room Number []: Work Phone []: Home Phone []: Other []: Changing password for sudibyo Enter the new password (minimum of 5 characters) Please use a combination of upper and lower case letters and New password: > Bad password: too short. Warning: weak password (enter it again to use it anyway). New password: > Re-enter new password: > passwd: password changed. Account setup complete. Otherwise, press > Enter > Enter > Enter > Enter > Enter > Enter

Isi nama Anda lalu ENTER

numbers. Masukan password lalu Enter Masukan password lalu Enter Masukan password lalu Enter

root@darkstar# login: sudibyo password: sudibyo@darkstar$ startx

> tekan Ctrl + D untuk logout dari user root > login dengan user sudibyo yang baru dibuat > menajalankan desktop terpilih

Install Dekstop Gnome 2.32.1 versi Hari Sudibyo


Minta atau cari Gnome.2.32.1.x86.tar.bz2 (32 bit) atau Gnome.2.32.1.x86_64.tar.bz2 (64 bit) dari instruktur atau teman lalu salin kedalam folder home user. Setelah selesai di salin, JIKA menggunakan desktop XFCE maka langsung saja klik kanan > open terminal here dan lanjutkan dengan perintah-perintah berikut.
$ su Password: # tar xvf Gnome.2.32.1.x86.tar.bz2 => ekstrak file yang masih terkompres Gnome.2.32.1.x86/ Gnome.2.32.1.x86/a1/ Gnome.2.32.1.x86/a1/avahi-0.6.27-i486-1slp.txz ............ ............ ............ Gnome.2.32.1.x86/removetxz.sh Gnome.2.32.1.x86/x/ Gnome.2.32.1.x86/x/xdg-user-dirs-gtk-0.8-i486-1slp.txz # # # # # cd Gnome.2.32.1.x86 chmod +x installtxz.sh ./installtxz.sh xwmconfig reboot => => => => => masuk kedalam direktori hasil ekstrak mengubah file supaya dapat di eksekusi install desktop Gnome, pilih yes dan enter sampai selesai pilih xinitrc.gnome restart komputer untuk melihat perubahan

Troubleshooting
Hidup tidak akan pernah lepas dari masalah, dan jangan berusaha melarikan diri masalah karena masalah yang sama terkadang akan terulang, yang terbaik adalah menyelesaikan masalah Masalah I: Filesystem NTFS hanya akan dibaca read only di desktop Gnome atau KDE sehingga user biasa tidak bisa menghapus atau memindah file di partisi Windows.
# ln -s /sbin/mount.ntfs-3g /sbin/mount.ntfs => buat link dari mount.ntfs-3g

Masalah II: User biasa akan mengalami masalah jika menjalankan aplikasi yang membutuhkan password dari root. Masalah ini hanya akan di alami oleh pengguna desktop Gnome , untuk itu jalankan perintah berikut:
# mkdir /usr/lib/libgksu # ln -s /usr/lib64/libgksu/gksu-run-helper /usr/lib/libgksu/gksu-run-helper

Masalah III: Soundcard terkadang tidak terdeteksi oleh beberapa aplikasi sehingga aplikasi tidak mengeluarkan suara bahkan lebih parah lagi aplikasinya tidak mau dijalankan.
# cat > /etc/asound.conf pcm.!default { type hw card 1 } ctl.!default { type hw card 1 } Tekan Ctrl + D untuk menyimpan file => Membuat file dengan asound.conf

Enjoy... Wellcome Linuxer... www.facebook.com/sohibuna

Perintah Dasar
Tujuan: 1. peserta dapat menggunakan GNU/Linux dengan cepat dan lebih mahir 2. mengetahui perintah dasar dan mampu menggunakannya dengan baik 3. menggunakan komputer secara efektif dan efisien 4. membuat direktori dan menghapus direktori 5. mengerti dan memahami cara berpindah direktori secara cepat 6. mengerti cara mengganti nama file atau direktori 7. dapat mematikan sistem dengan baik dan benar Perintah dasar (Basic Command): mkdir : membuat direktori cd : pindah direktori ls : menampilkan isi direktori ln : membuat link pwd : mengetahui posisi direktori man : membaca manual suatu aplikasi rm : menghapus file atau menghapus direktori jika diikuti -r dan -f untuk memaksa mv : mengganti nama file dan bisa juga digunakan untuk memindah file (cut) more : membaca file dalam konsole less : sama seperti more tapi lebih baik touch : membuat file kosong reboot : merestart komputer halt : mematikan komputer Shortcut (jalan pintas) Ctrl + Alt + F1 F6 Ctrl + Alt + F7 F12 Ctrl + D Ctrl + L Ctrl + U Ctrl + C Ctrl + Z Ctrl + Alt + Del Tab

= berpindah antar terminal = berpindah antar dekstop aktiv = logout, bisa juga untuk menghentikan proses = membersihkan layar = membersihkan baris teks yang diketikan = stop, atau menghentikan proses suatu apllikasi = pause dan terkadang proses masih berjalan, tidak disarankan digunakan = restart komputer jika berada di terminal = melengkapi perintah yang ada secara otomatis (tab completion)

Latihan I: membuat direktori dan menghapus direktori


$ $ $ $ $ $ mkdir folder-baru ls cd folder-baru pwd cd .. rm -r folder-baru => => => => => => membuat direktori dengan nama folder-baru melihat isi direktori, perhatikan apakah folder-baru sudah ada berpindah direktori atau masuk ke direktori folder-baru mengetahui posisi bekerja sekarang mundur satu langkah menghapus direktori folder-baru

Latihan II: mengganti nama file atau direktori dan memindah file atau direktori
$ $ $ $ $ $ mkdir data-penting mkdir data-happy ls -la mv data-penting data-happy mv data-happy data-senang ls -al => => => => => => membuat direktori data-penting membuat direktori data-happy menampilkan isi direktori memindah data-penting ke data-happy mengganti nama karena direktori data-senang belum ada menampilkan semau isi direktori secara detail

Menggunakan Editor dan File Manager


Tujuan: 1. dapat memilih editor standar yang tepat untuk digunakan yang banyak disediakan oleh GNU/Linux 2. peserta dapat memaksimalkan penggunaan editor berbasis terminal sehingga jika berpindah ke distro GNU/Linux yang lain tidak akan mengalami kesulitan Editor Terminal vi nano pico Editor GUI (tekan tombol Alt + F2) lalu ketikan nama editor berikut kate : editor yang ada di desktop KDE mousepad : hanya ada jika desktop XFCE di install gedit : editor spesial untuk desktop Gnome File Manager mc : Midnight Commander, editor sekaligus file manager seperti Explorer di Windows, Nautilus di desktop Gnome, thunar di desktop XFCE, konqueror atau dolphin di KDE Latihan menggunakan MC (Midnight Commander) tab esc F1 F2 F3 F4 F5 F6 F7 F8 F9 F10 insert : berpindah antar explorer : menghentikan eksekusi perintah (stop) : Help (melihat manual dari MC) : menampilkan menu : membaca file atau menampilkan isi file : mengedit file : copy file : mengganti nama file (rename) atau memindah file (cut) : membuat direktori : menghapus file atau direktori : menampilkan menu MC : keluar dari MC : melakukan blok terhadap file yang akan di eksekusi

Latihan menggunakan editor VI:


$ touch belajar.txt => membuat file kosong dengan nama belajar.txt $ vi belajar.txt => mulai mengedit file belajar.txt menggunakan editor vi Esc Esc Esc Esc Esc Esc Esc Esc Esc Esc Esc + + + + + + + + + + + i x 2yy 2dd u p :w :q :q! :wq! /kata-kunci => => => => => => => => => => => mulailah mengetik hapus karakter dibawah kursor (tidak bisa menggunakan backspace) salin 2 baris teks (ganti angka 2 sesuai baris teks yang di salin) menghapus dua baris teks (ganti angka dua sesuai dengan kebutuhan) undo (membatalkan perintah terakhir) paste (tempel) teks setelah menajalankan perintah Esc + yy menyimpan file keluar tanpa menyimpan keluar secara paksa tanpa menyimpan menyimpan lalu keluar secara paksa mencari teks

$ vimtutor

=> tutorial untuk lebih mahir menggunakan editor vi

Manajemen Disk
Tujuan: 1. peserta dapat memahami dan mempelajari struktur harddisk secara detail 2. peserta dapat memahami cara melakukan mounting atau membaca isi UFD atau Harddisk 3. mampu melakukan otomatisasi terhadap harddisk sehingga mudah dan nyaman untuk digunakan Perintah yang digunakan cfdisk : aplikasi partisi berbasiskan curses fdisk : aplikasi partisi tapi tidak di desain ukuran menangani partisi ukuran besar lsblk : menampilkan blok devices blkid : menampilkan attribute blok devices atau untuk melihat UUID mount : perintah yang digunakan untuk membaca device dmesg : menampilkan pesan-pesan booting komputer File konfigurasi /etc/fstab /etc/mtab : berisi informasi statis dari device : menampilkan informasi dari device yang sudah di mount

Latihan I: Membaca isi file dari UFD: colokan UFD (USB Flash Drive) lalu ketikan perintah
# dmesg | tail [ 321.635832] [ 321.635840] [ 321.636592] [ 321.636600] [ 321.640324] [ 321.640332] [ 321.641542] [ 321.644327] [ 321.644336] [ 321.644341] sd 3:0:0:0: sd 3:0:0:0: sd 3:0:0:0: sd 3:0:0:0: sd 3:0:0:0: sd 3:0:0:0: sdb: sdb1 sd 3:0:0:0: sd 3:0:0:0: sd 3:0:0:0: => melihat 10 baris terakhir dari keluaran perintah Write Protect is off Mode Sense: 0b 00 00 08 No Caching mode page present Assuming drive cache: write through No Caching mode page present Assuming drive cache: write through => yang artinya /dev/sdb1 [sdb] No Caching mode page present [sdb] Assuming drive cache: write through [sdb] Attached SCSI removable disk [sdb] [sdb] [sdb] [sdb] [sdb] [sdb]

# ls /mnt/ => melihat isi direktori mnt README cdrecorder cdrom dvd floppy hd memory tmp zip # # # # # mount /dev/sdb1 /mnt/dvd/ ls /mnt/dvd/ cd /mnt/dvd cd ../../ umount /mnt/dvd/ => => => => => mounting UFD supaya dapat dibaca melihat isi dari UFD masuk ke UFD, dan lakukan yang bisa dilakukan keluar dari /mnt/dvd untuk mengeluarkan (eject UFD) eject UFD

Latihan II Mounting file ISO atau membaca file ISO


# mount -o loop nama-file.iso /mnt/dvd => tidak harus /mnt/dvd, boleh juga ke /mnt/hd

Latihan III Melakukan mounting Harddisk


# fdisk -l ............ ............ Device Boot /dev/sda1 * /dev/sda2 /dev/sda3 /dev/sda4 /dev/sda5 /dev/sda6 /dev/sda7 /dev/sda8

Start 63 595839888 593847828 51391935 51391998 256188618 460985238 572010453

End 51391934 625142447 595839887 593847827 256188554 460985174 572010389 593847827

Blocks 25695936 14651280 996030 271227946+ 102398278+ 102398278+ 55512576 10918687+

Id 7 83 82 5 7 7 7 83

System HPFS/NTFS/exFAT Linux Linux swap Extended HPFS/NTFS/exFAT HPFS/NTFS/exFAT HPFS/NTFS/exFAT Linux

=> C:

=> D: => E: => F:

Partition table entries are not in disk order # mkdir -p /win/{c,d,e,f} # mount /dev/sda1 /win/c # ls /win/c => membuat direktori c,d,e,f => mounting /dev/sda1 kedalam direktori /win/c

Supaya partisi windows (C,D,E,F) di baca secara otomatis ketika komputer dinyalakan edit file fstab. Tapi bagi pengguna desktop Gnome atau KDE ini tidak disarankan karena karena akan mengganggu proses

mounting secara otomatis oleh kedua desktop.


bash-4.1# vi /dev/sda3 /dev/sda2 /dev/sda8 /dev/sda1 /dev/sda5 /dev/sda6 /dev/sda7 /dev/cdrom /dev/fd0 devpts proc tmpfs /etc/fstab swap / /home /win/c /win/d /win/e /win/f /mnt/cdrom /mnt/floppy /dev/pts /proc /dev/shm => edit file fstab bisa juga menggunakan gedit, nano swap defaults 0 0 ext4 defaults 1 1 ext4 defaults 1 2 ntfs-3g fmask=177,dmask=077 1 0 ntfs-3g fmask=111,dmask=000 1 0 ntfs-3g fmask=111,dmask=000 1 0 ntfs-3g fmask=111,dmask=000 1 0 auto noauto,owner,ro 0 0 auto noauto,owner 0 0 devpts gid=5,mode=620 0 0 proc defaults 0 0 tmpfs defaults 0 0

Menggunakan UUID untuk menggantikan /dev/sda1 dan seterusnya dengan keuntungan dapat meminimalisai kesalahan dalam booting komputer jika terjadi perpindahan partisi
# blkid /dev/sda1: /dev/sda2: /dev/sda3: /dev/sda5: /dev/sda6: /dev/sda7: /dev/sda8: LABEL="Master OS" UUID="8602BA1A02BA0EE5" TYPE="ntfs" UUID="4bccc098-4df5-48fa-8ffb-42ea4aacd8d4" TYPE="ext4" UUID="8baf0451-d6ac-4167-9fa6-6d3ecdf30f60" TYPE="swap" LABEL="Master.DATA" UUID="01CBFB2D6FF33120" TYPE="ntfs" LABEL="Master.FUN" UUID="01CBFDFF49453030" TYPE="ntfs" LABEL="Master.TEMP" UUID="B8505F68505F2BFE" TYPE="ntfs" UUID="f8dbdad3-9d4e-4592-94a1-535df6d02949" TYPE="ext4" => => => => => => => 0 1 1 1 1 1 1 /win/c / swap /win/d /win/e /win/f /home 0 1 2 0 0 0 0

# nano /etc/fstab UUID="f8dbdad3-9d4e-4592-94a1-535df6d02949" swap swap defaults UUID="4bccc098-4df5-48fa-8ffb-42ea4aacd8d4" / ext4 defaults UUID="f8dbdad3-9d4e-4592-94a1-535df6d02949" /home ext4 defaults UUID="8602BA1A02BA0EE5" /win/c ntfs-3g fmask=177,dmask=077 UUID="01CBFB2D6FF33120" /win/d ntfs-3g fmask=111,dmask=000 UUID="01CBFDFF49453030" /win/e ntfs-3g fmask=111,dmask=000 UUID="B8505F68505F2BFE" /win/f ntfs-3g fmask=111,dmask=000 /dev/cdrom /mnt/cdrom auto noauto,owner,ro 0 0 /dev/fd0 /mnt/floppy auto noauto,owner 0 0 devpts /dev/pts devpts gid=5,mode=620 0 0 proc /proc proc defaults 0 0 tmpfs /dev/shm tmpfs defaults 0 0 # lsblk NAME MAJ:MIN RM SIZE RO MOUNTPOINT sda 8:0 0 298.1G 0 |-sda1 8:1 0 24.5G 0 /win/c |-sda2 8:2 0 14G 0 / |-sda3 8:3 0 972.7M 0 [SWAP] |-sda4 8:4 0 1K 0 |-sda5 8:5 0 97.7G 0 |-sda6 8:6 0 97.7G 0 /media/Master.FUN |-sda7 8:7 0 53G 0 `-sda8 8:8 0 10.4G 0 /home

Manajemen User
Tujuan: 1. peserta bisa membuat, menghapus, dan memodifikasi user (pengguna komputer) 2. dapat memberikan batasan-batasan terhadap akses berkas sehingga data menjadi lebih aman 3. dapat memahami struktur keamanan dari GNU/Linux berikut konfigurasi Perintah yang digunakan: adduser : membuat atau menambahkan pengguna baru userdel : menghapus pengguna, jika diikuti opsi -r maka isi direktori pengguna juga dihapus chown : mengubah kepemilikan sebuah file atau direktori chgrp : mengubah group file atau direktori groupadd : menambah group groupdel : menghapus group visudo : mengatur perijinan user untuk dapat mengeksekusi perintah sebagai superuser su : pindah sebagai root dan coba su namauser su : pindah sebagai root dan pindah kedirektori home /root coba su namauser Mencari Informasi dari user: whoami : mengetahui identitas user who, w : menampilkan daftar user yang sedang login id : menampilkan informasi group last : sejarah (history) login atau reboot lastlog : mengetahui login terakhir dari user File konfigurasi penyimpanan user gan group: /etc/shadow : nama user dan password,untuk lebih lengkap buka perintah man 5 shadow /etc/passwd : nama user, password, nomor uid, nomor gid, nama lengkap, direktori home, program shell yang dijalankan saat login /etc/group : nama group, password group, gid, id anggota group
# less /etc/shadow ... .... ..... alamada:$1$AOwvMQ/w$rYofBZKRj0uecbd8Spslj1:15413:0:99999:7:: # less /etc/group adm:x:4:root,adm,daemon,alamada ... .... ..... alamada:x:1001: # less /etc/passwd root:x:0:0::/root:/bin/bash bin:x:1:1:bin:/bin:/bin/false ... .... ..... alamada:x:1000:1001:Abu Thalhah Ar-Raziin,Tanjung Dako No. 86,,,:/home/alamada:/bin/bash

Latihan: Praktekan dan pahami. Jika belum mengerti, silakan ditanyakan!!!


# # # # useradd justice -s /bin/bash -d /home/justice/ -g users -c "Hari Memang Keren" mkdir /home/justice chown -R justice.users /home/justice/ passwd justice => membuat group baru dengan nama kismet => menambahkan justice kedalam group kismet => => => => buat file kosong dengan nama gorilla perhatikan outputnya (keluarannya) mengubah group file menjadi group kismet mengubah kepemilikan dan group file

# groupadd -g 234 kismet # usermod -a -G kismet justice # # # # touch gorilla ls -l chgrp kismet gorilla chown -R root.root gorilla

# userdel -r justice

=> Hapus user beserta data-datanya jika sudah puas

Hak Akses File


Metode angka: 4 mewakili hak akses read/baca 2 mewakili hak akses write/ tulis 1 mewakili hak akses execute/ eksekusi 0 menghilangkan semua hak akses

( r-- ) 100 = 4 (-w-) 010 = 2 (--x ) 001 = 1 (--- ) 000 = 0

Hak Perijinan File dengan dua cara (HURUF dan ANGKA = chmod) 4 = read 2 = write 1 = execute u = user g = group o = other

Contoh kasus dimana user hanya diberi hak akses membaca, group hanya membaca dan other bisa baca dan tulis. u=r g=r 0 = r,w Penyelesaian: Buat file kosong dengan perintah touch kemudian lihat kondisi awal dari hak akses file
$ touch contoh $ ls -l -rw-r--r-- 1 alamada users

0 Feb

6 20:20 contoh (kondisi awal)

Untuk mengubahnya perintah yang digunakan


$ chmod u-w,o+w contoh $ ls -l -r--r--rw- 1 alamada users

0 Feb

6 20:20 contoh

u = r,w g=r o=r

= 4+2 =4 =4

METODE ANGKA
$ chmod 644 contoh $ ls -l contoh -rw-r--r-- 1 alamada users 5 Feb

6 20:27 contoh

Mengubah kepemilikan FILE (chown)


$ ls -l contoh -rw-r--r-- 1 alamada users 5 Feb $ sudo su Password: # chown -R root.root contoh # ls -l -rw-r--r-- 1 root root 5 Feb Umask (default masking 022) r menyimbolkan read / baca w menyimbolkan write / tulis x menyimbolkan execute / eksekusi u menyimbolkan user / pemilik file g menyimbolkan group o menyimbolkan other / user lain selain pemilik file dan group Syntax: chmod [ugo]+/-[rwx] nama_file file rwuser r-r-group other 1 root root 5 Feb 6 20:27 contoh total owner group date block time 6 20:27 contoh

6 20:27 contoh

Manajemen Slakcware
Slackware tools mengelola paket installpkg = instalasi paket slackware yang berekstensi txz atau tgz removepkg = menghapus atau membuat paket aplikasi upgradepkg = mengganti paket lama dengan paket baru explodepkg = mengurai atau mengekstrak paket txz atau tgz makepkg = membuat paket untuk slackware slackpkg = aplikasi yang digunakan untuk install aplikasi secara online rpm = instalasi paket berekstensi rpm rpm2txz, rpm2tgz, rpm2targz = mengubah paket rpm menjari txz, tgz, atau tar.gz Slackware tools untuk konfigurasi pkgtool = Control Panel Slackware netconfig = konfigurasi kartu jaringan, IP, DNS beserta hostname mouseconfig = konfigurasi mouse dan pengaktivan GPM bila diperlukan alsaconf = konfigurasi kartu suara xwmconf = pemilihan desktop (X-Window) xorgsetup = (berbahaya) /etc/X11/xorg.conf (gagal desktop hapus file xorg.conf) liloconfig = konfigurasi ulang lilo jika diperlukan, misal jika install ulang kernel. Folder yang perlu di pelajari /var/log/packages /etc/slackpkg/mirrors /etc/slackpkg/slackpkg.conf /etc/slackpkg/blacklist /var/cache/packages : direktori yang berisi informasi paket yang terinstall : alamat mirror yang digunakan untuk update : konfigurasi umum penggunaan slackpkg : daftar paket dilewati tidak diinstall : tempat paket yang di download

Upgrade sistem keseluruhan sistem Slackware secara Online Ubuntu style


# slackpkg install-new # slackpkg upgrade-all # slackpkg clean-system

Install dan upgrade paket secara Online


# # # # slackpkg slackpkg slackpkg slackpkg update search filename install package remove kde => => => => sebelumnya edit dulu /etc/slackpkg/mirrors mencari file paket menginstall paket menghapus atau membuag paket

Install, Upgrade, Uninstall secara Offline (recomended)


# installpkg nama-paket.txz # installpkg *.txz # installpkg *.t?z # upgradepkg nama-paket.txz => menginstall aplikasi nama-paket.txz => menginstall semua paket berekstensi txz => menginstall semua paket yang huruf awal t dan akhir z => upgrade dengan paket yang berbeda (baru) => melihat semua aplikasi yang terinstall => hapus semua paket yang diawali kata xfce*

# ls /var/log/packages # removepkg /var/log/packages/xfce*

Membuat Paket Slackware


Tujuan: 1. mampu melakukan perubahan build script atau membuat build script sendiri 2. mampu membuat paket untuk memudahkan install, uninstall, dan pendistribusian aplikasi Persiapan: download build script beserta source code di www.slackbuild.org atau yang sudah jadi paket beserta build script di repository.slacky.eu/slackware-13.37/ atau repository.slacky.eu/slackware64-13.37/ Langkah praktikum: Buka www.slackbuild.org, ketik aircrack-ng di search setelah ditemukan download build script aircrackng.tar.gz beserta source codenya. Saran: sebaiknya langsung menuju ke www.aircrack-ng.org untuk melihat versi terbaru. Jika gagal dengan versi terbaru, baru gunakan versi yang ada di slackbuild.org. Disini di contohkan build script aircrack-ng yang di ambil dari slackbuild.org digunakan untuk membuat paket aircrack-ng versi 1.0_rc3, sedangkan versi terbaru adalah aircrack-ng versi 1.1. Maka lakukan langkah berikut:
$ tar xvf aircrack-ng.tar.gz aircrack-ng/ aircrack-ng/README aircrack-ng/aircrack-ng.SlackBuild aircrack-ng/slack-desc aircrack-ng/aircrack-ng.info $ cd aircrack-ng $ cp /path/ke/aircrack-ng-1.1.tar.gz . $ su # gedit aircrack-ng.SlackBuild => edit build script aircrack-ng

PRGNAM=aircrack-ng => Nama aplikasi VERSION=1.0_rc3 => versi lama yang akan diubah BUILD=${BUILD:-1} TAG=${TAG:-_SBo} => tag atau tanda pengenal dari pemaket ........ ........ /sbin/makepkg -l y -c n $OUTPUT/$PRGNAM-$VERSION-$ARCH-$BUILD$TAG.${PKGTYPE:-tgz}

Perhatikan yang di cetak tebal dan sesuaikan script dengan source code dari aircrack-ng.
PRGNAM=aircrack-ng => Nama aplikasi VERSION=1.1 => versi baru dari aplikasi setelah diubah BUILD=${BUILD:-1} TAG=${TAG:-_shb} => pengenal untuk SOHIBUNA (shb) ........ ........ /sbin/makepkg -l y -c n $OUTPUT/$PRGNAM-$VERSION-$ARCH-$BUILD$TAG.${PKGTYPE:-txz}

Setelah selesai di edit, simpan kemudian di eksekusi.


# chmod +x aircrack-ng.SlackBuild # ./aircrack-ng.SlackBuild ..... ...... ....... usr/man/man1/airdriver-ng.1.gz usr/man/man1/airtun-ng.1.gz => beri hak akses eksekusi

Slackware package /tmp/aircrack-ng-1.1-x86_64-1_shb.txz created. => hasil dari proses # installpkg /tmp/aircrack-ng-1.1-x86_64-1_shb.txz # mv /tmp/aircrack-ng-1.1-x86_64-1_shb.txz /path/ke/tempat-aman => Install paket dan... => simpan ditempat aman

Instalasi Driver VGA dan WiFi


Tujuan: 1. mengetahui hardware lebih detail dan memaksimalkan penggunaannya 2. dapat mencari (mendeteksi) dan melakukan instalasi driver VGA dan WiFi 3. dapat menggunakan perangkat WiFi dan VGA secara maksimal 4. paham dan mampu melakukan penambalan (patch) source code dengan benar Persiapan: 1. download driver WiFi dari situs wireless.kernel.org/en/users/Download/stable 2. download ndiswrapper (sourceforge.net/projects/ndiswrapper/files) sebagai alternativ jika driver dari wireless.kernel.org tidak berjalan normal 3. VGA ATI Radeon silakan download driver di support.amd.com/us/Pages/AMDSupportHub.aspx 4. VGA NVIDIA download driver di www.nvidia.com/Download/indexsg.aspx?lang=en-us 5. download beberapa patch yang penting untuk di gunakan untuk implementasi aplikasi aircrack-ng dari situs patches.aircrack-ng.org, yaitu: mac80211.compat08082009.wl_frag+ack_v1.patch channel-negative-one-maxim.patch Latihan I: Install Driver WiFi Langkah pertama: Cari tahu informasi tentang Wireless Card yang terpasang di komputer untuk memudahkan dalam memasang driver. Gunakan perintah lspci -nn dan catat perusahaan pembuat driver berikut PCI ID dan buka situs wireless.kernel.org untuk melihat dukungan terhadap driver. Disini di contohkan cara instalasi driver WiFi Broadcom deng PCI ID 14e4:4727
# lspci -nn ......... ......... 01:00.0 Network controller [0280]: Broadcom Corporation BCM4313 802.11b/g/n Wireless LAN Controller [14e4:4727] (rev 01)

Langkah kedua:
# tar xvf compat-wireless-3.3-rc6-1.tar.bz2 compat-wireless-3.3-rc6-1/ compat-wireless-3.3-rc6-1/linux-next-pending/ .......... .......... compat-wireless-3.3-rc6-1/README # cd compat-wireless-3.3-rc6-1

Lakukan patch ini jika ingin menggunakan aplikasi seperti aircrack-ng, kismet, wireshark atau aplikasi sejenis, sehingga dapat digunakan untuk melakukan monitoring jaringan tanpa kabel.
# patch -p1 < /path/ke/mac80211.compat08082009.wl_frag+ack_v1.patch patching file net/mac80211/tx.c Hunk #1 succeeded at 793 (offset 116 lines). # patch ./net/wireless/chan.c /path/ke/channel-negative-one-maxim.patch patching file ./net/wireless/chan.c Hunk #1 succeeded at 84 (offset 35 lines). Hunk #2 succeeded at 136 (offset 57 lines).

Perintah berikut ini bisa dilewati jika tidak diketahui jenis Wireless Card yang terpasang, tapi dengan konsekuensi instalasi driver akan berjalan lama karena semua driver akan di install.
# ./scripts/driver-select Supported 802.11 drivers: ath5k ... .... ..... rt2x00 wl1251 wl12xx brcmsmac brcmfmac Supported group drivers: => jalankan perintah ini untuk melihat driver yang ada

atheros < ath5k ath9k carl9170 zd1211rw ath6kl > ath < ath5k ath9k carl9170 ath6kl > brcm80211 < brcmsmac brcmfmac > # ./scripts/driver-select brcmsmac => ganti brcm80211 jika tidak tahu jenis broadcom

Kompile dan install driver WiFi


# make && make install # reboot

Kalau tidak mau restart komputer, ketikan perintah


# modprobe brcmsmac # lsmod | grep brcmsmac brcmsmac 529309 mac80211 379809 brcmutil 3112 cfg80211 173346 crc8 1104 cordic 1065 bcma 21116 => khusus pemilik Wireless Card Broadcom 0 1 1 2 1 1 1 brcmsmac brcmsmac brcmsmac,mac80211 brcmsmac brcmsmac brcmsmac

B. Install Driver VGA


# chmod +x amd-driver-installer-12-2-x86.x86_64.run # ./amd-driver-installer-12-2-x86.x86_64.run => Enter sampai selesai... Mudah bukan!!!

Kalau tidak mau restart komputer, ketikan perintah


# modprobe fglrx # lsmod | grep fglrx fglrx 3153481 agpgart 27120 button 4490

75 1 fglrx 1 fglrx

Kompile Kernel
Tujuan: 1. mengerti dan memahami kernel (inti sistem operasi) mulai dari download source sampai install 2. mampu mengkonfigurasi ulang kernel (memilih driver) sesuai kebutuhan 3. mampu membuat paket kernel yang dapat dipakai ulang tanpa harus mengkompile dari awal 4. bisa melakukan patch (menambal) kernel dan mampu mengkonfigurasi ulang bootloader Persiapan download kernel vanilla (original) terbaru dari kernel.org download paket kernel-firmware (a), kernel-headers (d), dan kernel-source (k) dari slackware.cs.utah.edu/pub/slackware/slackware64-current/slackware64/ download build script untuk kemudahan pembuatan paket dari slackware.cs.utah.edu/pub/slackware/slackware64-current/source/k/ ganti slackware64 dengan slackware jika menginstall Slackware versi 32 bit (x86) Teknik I: Merupakan cara cepat dan aman dalam mengkonfigurasi atau mengkompile ulang kernel, yaitu dengan menggunakan konfigurasi dan paket instalasi source kernel yang sudah di paket oleh pengembang. Persiapan: masuk kedirektori dimana disimpan paket-paket yang sudah di download
# # # # # # installpkg kernel-source-3.2.7-noarch-1.txz installpkg kernel-headers-3.2.7-x86-1.txz cd /usr/src rm -r linux ln -sf linux-3.2.7 linux cd /usr/src/linux-3.2.7 => => => => => => install sumber kode kernel install kernel header pindah ke direktori /usr/src menghapus link direktori linux membuat link baru ke sumber code baru pindah direktori

Patch kernel jika diperlukan (tidak wajib dan bisa dilewati). Baca Instalasi Driver VGA dan WiFi
# patch -p1 < /path/ke/mac80211.compat08082009.wl_frag+ack_v1.patch # patch ./net/wireless/chan.c /path/ke/channel-negative-one-maxim.patch

Konfigurasi: memilih paket driver yang akan di install atau dijadikan module
# cp /path/ke/config-huge-3.2.7.x64 .config # make xconfig

=> salin file konfigurasi yang sudah ada => xconfig diganti menuconfig atau gconfig

Compile: membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam tergantung paket yang dipilih dan jenis prosesor
# make bzImage modules # make modules_install => memulai membuat image (proses compile) => install kernel modules (driver)

Membuat paket: memudahkan mengelola dan memakai kembali kernel tanpa harus compile ulang
# cd /path/ke/build-script # ./kernel-huge.SlackBuild # installpkg /tmp/kernel-huge-3.2.7-x86_64-1.txz => membuat paket txz => install paket

# cd /path/ke/build-script # ./kernel-modules.SlackBuild => membuat paket txz # installpkg /tmp/kernel-modules-3.2.7-x86_64-1.txz => install paket

Konfigurasi ulang (liloconfig) atau dengan cara sederhana, yaitu:


# lilo # make clean # make prepare # rm .version => install ulang lilo (wajib)

Teknik II Teknik yang tidak dianjurkan karena menggunakan sumber kernel yang masih original (asli atau vanilla kernel) yang belum pernah di kompile atau dimodifikasi oleh pengembang GNU/Linux manapun, kecuali anda mengerti yang harus dilakukan (Cara sama tapi sumber berbeda)
# cd /usr/src # tar xjvf /path/ke/kernel/linux-3.2.6.tar.bz2 # cd /usr/src => pindah ke direktori /usr/src # rm -r linux => menghapus link direktori linux # ln -sf linux-3.2.7 linux => membuat link baru ke sumber code baru ................ ................

Selanjutnya perhatikan, dan lakukan langkahnya sama seperti diatas

Setelah kompile kernel (Troubleshooting)


Kasus I: Ingin menggunakan kernel terbaru atau yang sudah dibuat setiap kali ingin menginstall Slackware. Caranya adalah dengan menghapus kernel lama yang ada di direktori a, d, dan k kemudian salin file kernel terbaru. Lihat struktur atau posisi file kernel berada sebagai berikut: a kernel-firmware-20120227git-noarch-1.txz kernel-huge-3.2.7-x86_64-1.txz kernel-modules-3.2.7-x86_64-1.txz d kernel-headers-3.2.7-x86-1.txz k kernel-source-3.2.7-noarch-1.txz Kasus II: Slackware mengalami masalah (error) dan di install ulang, kemudian menggunakan paket kernel yang sudah dibuat. Maka masalah yang timbul adalah: tidak bisa install driver VGA, WiFi, maupun VirtualBox atau aplikasi yang membutuhkan informasi dari source code untuk membuat module driver. Untuk itu lakukan langkah berikut:
# cd /usr/src/linux-3.2.7

Lakukan langkah ini jika pernah menajalankan perintah ini ketika kompile ulang, bila tidak lewati saja.
# patch -p1 < /path/ke/mac80211.compat08082009.wl_frag+ack_v1.patch # patch ./net/wireless/chan.c /path/ke/channel-negative-one-maxim.patch # make oldconfig # make modules => biarkan selama kurang lebih 1 menit lalu tekan tombol Ctrl + C

Cobalah install kembali driver VGA, WiFi, atau VirtualBox lalu bersihkan komputer anda supaya partisi kembali lebih luas
# make clean # make prepare # rm .version

Lampiran 1
# vi kernel-source.SlackBuild #!/bin/sh NAME=linux VERSION=${VERSION:-3.2.7} BUILD=${BUILD:-1} CWD=$(pwd) TMP=${TMP:-/tmp} PKG=$TMP/package-kernel-source rm -rf $PKG mkdir -p $TMP $PKG echo "Menggunakan /usr/src/$NAME-${VERSION}/" echo "Pastikan semua sudah siap... kompres atau tidak." echo "Bagaimanapun itu yang dimau. Enter saja" sleep 5 mkdir -p $PKG/usr/src cp -a /usr/src/$NAME-${VERSION} $PKG/usr/src mkdir -p $PKG/install cat $CWD/slack-desc > $PKG/install/slack-desc => beri tanda # jika tidak ada file ini cat $CWD/doinst.sh > $PKG/install/doinst.sh => beri tanda # jika tidak ada file ini EOF cd $PKG /sbin/makepkg -l y -c n $TMP/kernel-source-${VERSION}.txz => membuat build script untuk memaket source code => baris awal dari shell script => kernel linux => versi kernel yang di kompile

Lampiran 2
# vi doinst.sh ( cd usr/src ; rm -rf linux ) ( cd usr/src ; ln -sf linux-3.2.7 linux )