Anda di halaman 1dari 20

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

DADU ELEKTRONIK
OLEH : Deby Citra Dewi (D411 02 802-1) KATA PENGANTAR Puji syukur atas berkat dan rahmat Allah SWT, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini sebagai tugas akhir dari mata kuliah Perancangan Sistem Digital dan sebagai syarat kelulusan dari mata kuliah ini. Terima kasih saya sampaikan untuk dosen yang telah membimbing dan mengarahkan dalam penyusunan makalah ini juga untuk rekan-rekan yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Penyusun juga menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna, oleh karena itu semua kritik dan saran akan saya terima. Akhirnya penyusun mengharapkan agar makalah ini sedikit banyaknya dapat menambah pengetahuan pembaca khususnya dalam hal dadu elektronik sebagaimana yang terdapat dalam makalah ini. Makassar, 10 - Mei ,2004

Penyusun

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

BAB I PENDAHULUAN Pada masa dewasa sekarang ini kebutuhan akan alat-alat elektronika semakin meningkat seiring meningkatnya tingkat pendapatan masyarakat. Kebutuhan akan alat-alat elektronika ini tidak tertutup untuk perabotan rumah tangga tetapi juga meningkat pada hiburan dan permainan. Metode perakitan komponen yang ada pada setiap peralatan dirubah. Hubungan antara komponen yang tadinya dilakukan dengan menggunakan terminal-terminal serta hubungan kawat, telah dirubah sedemikian rupa sehingga tak terbatas pada sambungan solder yang sederhana saja. Berkas elektron dan sinar laser mampu menggantikan solder, bahkan suatu termokompresi atau sambungan tersembunyi, semua itu mungkin saja dibuat. Hubungan kawat antara satu titik dengan satu titik yang lain telah diganti oleh apa yang dinamakan Printed Writing Board (PWB atau papan cetakan kawat) terdiri atas banyak lapisan dalam konstruksinya. Hal ini dilakukan dalam mengatasi sambungan yang makin rumit dan untuk membentuk konstruksi miniaturisasi dan komponen-komponennya. Salah satu permainan yang telah dikenal sejak dulu yaitu permainan dadu. Dimana kita kenal permainan tersebut dimainkan secara konvensional yaitu dengan melemparkan dadu tersebut. Tetapi seiring kemajuan teknologi, maka permainan dadu tersebut disajikan dalam bentuk yang lebih menarik yaitu dengan sebutan dadu elektronik. Dari penamaannya kita dapat menarik kesimpulan bahwa permainan dadu ini lebih mengarah pada permainan yang melibatkan rangkaian elektronika dengan tampilan hasilnya melalui susunan led, tetapi cara pengaktifannya masih dalam cara manual yaitu dengan menekan saklar dan hasilnya kemudian akan ditampilkan melalui led. Rangkaian dari dadu elektronik ini mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan, yaitu kelebihannya rangkaian ini lebih sederhana dibandingkan rangkaian dadu elektronik yang lain. Sedangkan kekurangannya yaitu pertama, rangkaian ini mencacah secara berurutan sehingga dimungkinkan keluarannya bisa dikendalikan. Untuk mengatasinya maka frekuensi yang diberikan ke rangkaian ini sangat tinggi sehingga sangat sulit untuk menentukan hasil yang akan keluar dari pencacah. Kemudian kekurangan yang kedua keluaran dadu ini yang ditunjukkan oleh led mempunyai keluaran

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

yang bernilai nol. Mungkin kekurangan ini kita bisa manfaatkan bahwa bila seseorang mendapat nol maka dia dianggap tidak beruntung atau harus menekan saklar sekali lagi. Sekarang kita menginjak pada masa kini bahwa hampir semua kegiatan manusia dewasa ini tergantung pada pemakaian komponen elektronika. Bahkan ada semacam ketergantungan dari masyarakat modern pada elektronika.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

Komponen terpenting dari rangkaian dadu elektronik ini adalah flip-flop JK sementara komponen lainnya sebagai penunjang. Di bawah ini diuraikan tentang komponen yang digunakan pada rangkaian dadu elektronika. A. Flip-Flop JK Majikan Budak Sebuah flip-flop master slave adalah kombinasi dari dua buah penahan yang diatur oleh sinyal pendetak; penahan pertama disebut majikan (master), dan penahan kedua disebut budak atau slave. Majikan merupakan penahan yang diatur oleh sinyal pendetak positif sedangkan budak merupakan penahan yang diatur dengan sinyal pendetak negatif. Ini berarti pola operasinya adalah sebagai berikut : 1. 2. Pada saat sinyal detak berada pada tingkat tinggi majikannya yang aktif dan Pada saat sinyal detak berada pada tingkat rendah majikannya yang tak aktif budaknya tidak aktif. dan budaknya menjadi aktif.

Gambar flip-flop JK B. Gerbang-Gerbang Logika Pada rangkaian dadu elektronik ini kami menggunakan dua buah gerbang logika yaitu gerbang logika OR dan gerbang logika AND. Gerbang OR memiliki dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Jika salah satu dari sinyal masukan tinggi, maka sinyal keluarannya akan menjadi tinggi. Adapun tabel kebenaran dari gerbang OR dua masukan adalah sebagai berikut : A B Y

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

0 0 1 1

0 1 0 1

0 1 1 1

Tabel di atas merampungkan operasi dari gerbang OR dua masukan ; biner 0 mewakili tegangan rendah dan biner 1 menyatakan tegangan tinggi. Perhatikan bahwa bila 1 atau lebih dari satu masukan dalam keadaan tinggi, maka keluarannya akan menjadi tinggi, itulah sebabnya gerbang tersebut dinamakan dengan gerbang OR (atau). Adapun bentuk dari gerbang OR dua masukan adalah :

Gambar Gerbang OR Gerbang AND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan, tetapi hanya satu sinyal keluaran. Semua masukan harus dalam keadaan tinggi untuk mendapatkan keadaan tinggi. Operasi lengkap gerbang AND dua masukan dirangkum dalam table kebenaran di bawah ini : A 0 0 1 1 B 0 1 0 1 Y 0 0 0 1

Seperti biasa, biner 0 menyatakan tegangan rendah dan biner 1 menyatakan tegangan tinggi. Sebagaimana yang kita lihat A dan B harus tinggi untuk memperoleh keluaran tinggi. Oleh sebab itu gerbang ini disebut gerbang AND. Adapun bentuk dari gerbang AND dua masukan adalah :

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

Gambar Gerbang AND C. Clock Pada semua flip-flop untuk mengaktifkannya kita membutuhkan sebuah komponen yang berfungsi untuk memicunya. Adapun komponen tersebut biasa kita kenal dengan Clock. Adapun gambar clock pada simulasi adalah sebagai berikut :

Gambar Bentuk Clock D. LED (Light Emitting Diode) Pada diode berprategangan maju, elektron bebas melintasi persambungan dan jatuh ke dalam lubang (hole). Pada saat elektron ini jatuh ke tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah, ia memancarkan energi. Pada dioda-dioda biasa, energi ini keluar dalam bentuk panas. Tetapi pada dioda pemancar cahaya (LED), energi memancar sebagai cahaya. LED telah menggantikan lampu-lampu pijar dalam beberapa pemakaian karena tegangannya yang rendah, umurnya yang panjang dan switch on-off nya yang cepat. Adapun gambar LED pada simulasi (pada simulasi nanti kita menggunakan red probe sebagai pengganti LED) adalah sebagai berikut :

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

Gambar LED E. Vcc Jika kita membuat sebuah rangkaian yang menggunakan flip-flop maka sumber yang dibutuhkan adalah Vcc, dimana besar tegangan yang dihasilkan oleh Vcc adalah sebesar 5 volt. Adapun gambar dari Vcc dalam simulasi adalah sebagai berikut :

Gambar Vcc

BAB III TUJUAN DAN MANFAAT

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

III.1 TUJUAN Adapun tujuan dari pembahasan rangkaian dadu elektronik ini yaitu supaya pembaca atau peminat dari permainan elektronik khususnya dadu dapat mengerti dari prinsip kerja dadu elektronik ini. Dan adapun komponen yang digunakan dalam rangkaian dadu elektroik ini yaitu : 7 buah led Gerbang OR dan AND Sumber VCC Clock Flip-flop JK

III.2 MANFAAT Pada prinsip dasarnya manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya dadu elektronik untuk lebih memudahkan kita dalam permainan yang menggunakan dadu. Selain itu juga sangat membantu kita dalam pengembangan pikiran kita mengenai alat-alat elektronika.

BAB IV METODE

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

IV.1 Secara Teoritis Pada dasarnya analisa dari dadu elektronik yang saya rancang pada mata kuliah Perancangan Sistem Digital adalah sebagai berikut :

3 2 4 1

4 2 3

Posisi Led serta Penomorannya

Clock FF 0 1 2 3 4 5 6

D 0 1 0 1 0 1

C 0 0 1 0 0 0

B 0 0 0 1 1 1

A 0 0 0 0 1 1 1

0 1 1 Tabel Kebenaran

Clock LED

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

0 1 2 3 4 5 6

0 1 0 1 0 1

0 0 1 0 0 0

0 0 0 1 1 1

0 0 0 0 1 1 1

0 1 1 Tabel Penampakan Nyala Led

AB CD CD CD CD 0 1 X 2

AB X 3 X X

AB 4 5 X 6

AB X X X X

Tabel Urutannya

Q 0 0 1 1

Q n+1 0 1 0

J 0 1 X

K X X 1 0

1 X Tabel kuncinya

Dari tabel kebenaran di atas maka kita dapat membuat Karnaugh Mapnya. Adapun Karnaugh Map dari perancangan dadu elektronik ini adalah sebagai berikut :

JD = A + C

10

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

1 X X 1

X X X X

1 X X 0

X X X X

KD = 1 X 1 X X X 1 X X X 1 X X X X X X

JC = BD + AD 0 1 X X X 0 X X JB = C 0 0 X 1 X X X X JA = B 0 0 X 0 X 1 X X X X X X X X X X X X X X X X X X 0 1 X X X X X X KC = 1 X X X 1 KB = C X X X X KA = C X X X X X X X X 0 0 X X X X X X X 0 X X 0 0 X 1 X X X X X X X X X X X 1 X X X X

Dalam

memudahkan

kita

untuk

merancang

sebuah

rangkaian

yang

menggunakan gerbang logika maka kita terlebih dahulu membuat Karnaugh Mapnya

11

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

sehingga kita dapat menentukan masukannya. Hal ini juga berlaku pada perancangan dadu elektronik yang saya rancang. Setelah dibuat Karnaugh Mapnya maka kita dapat mengetahui masukan J dan K untuk flip-flop A, B, C dan D, sehingga dengan demikian kita dapat menggambar rangkaiannya dengan jelas.

3 2 4 1

4 2 3

1
J K
S E

Q Q

J K

Q Q

J K

Q Q

J K

Q Q

D
C L R C

C
L R

B
C L R

A
C L R

IV.2 Secara Simulasi Setelah sebuah rangkaian dalam hal ini dadu elektronik diuji secara teoritis dan gambar rangkaiannya telah diketahui, maka kita dapat mengadakan simulasi untuk

12

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

melihat apakah rangkaian ini berfungsi atau tidak. Adapun software yang digunakan adalah Electronic Work Bench version 5.12 Dalam menguji rangkaian ini, kita membutuhkan flip-flop JK, led, sumber (Vcc), gerbang OR , gerbang AND dan clock dengan frekuensi tinggi (misalkan 1000 Hertz). Komponen-komponen ini dirangkai sesuai dengan gambar rangkaian yang telah dibuat sebelumnya. Setelah selesai maka mulai disimulasikan dan jika rangkaian ini bekerja, maka led akan menyala secara acak. Untuk mengetahui bahwa simulasi ini merupakan dadu elektronik maka simulasi dihentikan dan tampak led akan menunjukkan angka dadu misalnya angka 4 (led 3 dan 4 yang menyala sedangkan led yang lainnya padam). Untuk mengaktifkan kembali maka tombol start pada simulasi dion-kan dan jika ingin melihat kembali hasil yang diperoleh tombol simulasi di-off-kan. Adapun gambar hasil simulasi dari rangkaian dadu elektronik ini dapat dilihat pada halaman berikutnya.

13

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

14

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN V.1. Secara Teoritis Pada rangkaian dadu elektronik ini peranan led sangat penting sebab dengan adanya led maka kita dapat mengetahui mata dadu berapa yang muncul . Menyala atau tidaknya led dipengaruhi oleh tabel kebenaran yang dibuat . Dibawah ini akan saya tampilkan tabel kebenaran dan tabel penampakan led dari rangkaian dadu elektronik yang saya rancang . Clock FF 0 1 2 3 4 5 6 D 0 1 0 1 0 1 0 C 0 0 1 0 0 0 1 Tabel Kebenaran 2 0 0 1 0 0 0 B 0 0 0 1 1 1 1 A 0 0 0 0 1 1 1

Clock Led 0 1 2 3 4 5 6

1 0 1 0 1 0 1

3 0 0 0 1 1 1

4 0 0 0 0 1 1 1

0 1 1 Tabel Penampakan Nyala Led

15

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

Sebagaimana yang telah saya jelaskan secara singkat mengenai peranan led dalam rangkaian ini maka penempatan led juga sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan muncul . Adapun posisi led yang saya rancang adalah sebagai berikut :

3 2 4 1

4 2 3

Posisi Led serta Penomorannya Pada tabel kebenaran dan tabel penampakan led diatas dapat kita lihat hubungannya dengan posisi serta penomoran led dalam pemunculan angka pada dadu elektronik ini. Jika semua led tidak menyala , hal ini disebabkan karena nilai flop-flop A,B,C,dan D pada tabel kebenaran bernilai 0 sehingga tidak ada yang aktif , maka hasil yang diperoleh juga nol. Inilah kekurangan dadu ini yang akan mempunyai keluaran bernilai nol. Tetapi kita bisa memanfaatkan dengan ketidakberuntungan atau menekan saklar sekali lagi dalam aplikasi permainan nantinya. Untuk angka 1 yang muncul , maka led nomor 1 akan menyala , sedangkan led lainnya padam . Hal ini disebabkan karena flip-flop D pada tabel kebenaran diatas bernilai 1 sedangkan flip-flop A,B dan D bernilai 0. Untuk angka 2 yang muncul, maka led nomor 2 akan menyala, sedangkan led lainnya padam. Hal ini disebabkan karena flip-flop C pada tabel kebenaran di atas bernilai 1 sedangkan flip-flop A, B dan C bernilai 0. Untuk angka 3 yang muncul , maka led nomor 3 dan led nomor 1 akan menyala , sedangkan led lainnya padam . Hal ini disebabkan karena flip-flop B dan D pada tabel kebenaran diatas bernilai 1 sedangkan flip-flop A dan C bernilai 0.

16

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

Untuk angka 4 yang muncul , maka led nomor 3 dan led nomor 4 akan menyala, sedangkan led lainnya padam . Hal ini disebabkan karena flip-flop A dan B pada tabel kebenaran diatas bernilai 1 sedangkan flip-flop C dan D bernilai 0 . Untuk angka 5 yang muncul , maka led nomor 1,3 dan led nomor 4 akan menyala, sedangkan led lainnya padam . Hal ini disebabkan karena flip-flop A,B dan D pada tabel kebenaran diatas bernilai 1 sedangkan flip-flop C bernilai 0. Untuk angka 6 yang muncul , maka led nomor 2, 3 dan led nomor 4 akan menyala, sedangkan led lainnya padam . Hal ini disebabkan karena flip-flop A,B dan C pada tabel kebenaran diatas bernilai 1 sedangkan flip-flop D bernilai 0. Pemunculan angka-angka pada dadu elektronik ini secara acak . Kemungkinan munculnya angka tertentu juga tidak dapat dipastikan karena frekuensi dari clock yang tinggi..

V.2 Secara Simulasi Dalam simulasi rangkaian ini masukan untuk flip-flop A, B, C dan D ditentukan melalui karnaugh map yang telah dibuat pada bab sebelumnya. Untuk flip-flop A masukan J-nya adalah keluaran dari flip-flop B sedangkan masukan K-nya adalah keluaran dari flip-flop C. Untuk flip-flop B masukan J-nya keluaran dari flip-flop C sedangkan untuk masukan K-nya sama dengan masukan J-nya yaitu keluaran dari flip-flop C. Untuk flip-flop C masukan J-nya merupakan keluaran komplemen dari flip-flop B dan keluaran dari flip-flop D di-AND-kan kemudian ditambah dengan hasil AND antara keluaran flip-flop A dan D. Sedangkan mesukan K-nya adalah 1. Untuk flip-flop D masukan J-nya merupakan keluaran komplemen dari flip-flop A dan C, sedangkan masukan K-nya adalah 1. Selain hubungan antara flip-flop, maka kita juga harus melihat hubungan antara flip-flop dengan led. Untuk led nomor 1 keluarannya dihubungkan dengan keluaran dari flip-flop D. Untuk led nomor 2 dihubungkan dengan keluaran flip-flop C. Sedangkan untuk led nomor 3 dihubungkan dengan keluaran flip-flop B. Untuk led nomor 4 dihubungkan dengan keluaran flip-flop A. Clock untuk semua flip-flop mendapat masukan serentak/sinkron.

17

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

Jadi pada saat simulasi dijalankan maka led akan menyala secara acak dan pada saat simulasi dihentikan maka led akan berhenti menyala secara acak dan hasil yang ditampilkan pada led merupakan angka yang dimunculkan. Contohnya angka 6 pada dadu yang muncul maka nomor led yang menyala adalah led nomor 2, 3 dan 4.

18

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

BAB VI KESIMPULAN Dari uraian di atas mengenai dadu elektronik maka kesimpulan yang dapat kita peroleh adalah : 1. Dadu elektronik merupakan pengembangan teknologi dari permainan dadu konvensional yang disajikan dengan cara yang lebih menarik, dengan bantuan led untuk menampilkan hasilnya. 2. Kelebihan rangkaian ini yaitu rangkaian ini bekerja (mencacah) dengan frekuensi yang cukup tinggi sehingga kemungkinan untuk mengendalikan hasil keluaran seperti yang diinginkan kemungkinannya sangat kecil sekali. 3. Rangkaian ini memiliki kekurangan yaitu pertama masih diaktifkan secara manual (dengan saklar), dan kedua akan kita dapatkan keluaran yang bernilai nol, tetapi kita bisa memanfaatkan dengan faktor ketidakberuntungan atau menekan saklar sekali lagi dalam aplikasi permainan nantinya.

19

Makalah Perancangan Sistem Digital

DADU ELEKTRONIK

DAFTAR PUSTAKA Ali, Ir. H. Tahir dan Ir. Elyas, Pengantar Rangkaian Logika. 1999 Malvino, Albert P., Elektronika Komputer Digital, Edisi Kedua, Erlangga, 1996. Sudarminto, Rangkaian Elektronik dengan IC, Carya Remadja, Bandung, 1995 Wasito dan B. Hernawan, Tehnik Digit, Karya Utama, Jakarta, 1994

20