Anda di halaman 1dari 3

Uji Kruskal-Wallis

Yang banyak digunakan teknis nonparametrik untuk menguji hipotesis nol ahwa beberapa
sampel yang telah diambil dari populasi sama atau populasi identik adalah analisis varians satu
arah kruskal-wallis melalui rank. (Kruskal-Wallis one way analysis of variance by ranks). Untuk dua
sampel, uji kruskal-wallis setara dengan uji mann-whitney.
Uji kruskal-wallis memerlukan lebih informasi daripada uji median. Sebagai akibatnya, uji
kruskal-wallis biasanya lebih powerful dan lebih baik, seandainya data yang tersedia diukur
sekurang-kurangnya skala ordinal.
Asumsi
1. data untuk terdiri atas k sampel acak, berukuran n
1
, n
2
, , n
k
.
2. observasi saling bebas didalam dan diantara sampel
3. variabel pengamatan adalah kontinu
4. skal pengukuranseukrang-kurangnya ordinal.
Hipotesis :
H
O
: fungsi distribusi k populasi identik
H
1
: median dari k populasi tidak sama
Statistik uji :
Data pengamatan uji kruskal-wallis dinyatakandalam tabel berikut ini :
Tabel 4.33 Contoh Data Pengamatan Uji Kruskal-Wallis
Sampel
1 2 k
X
11
X
21
X
k1

X
12
X
22
X
k2




1
1n
X
2
2n
X

k
kn
X



Data penamatan pada tabel tersebut, selanjutnya diganti oleh nilai rank yang relatif
terhadap semua pangamatan k sampel. Data penamatan terkecil diganti oleh nilai rank 1, data
terkecil kedua dengan nilai rank 2, dan seterusnya, sehingga data terbesar dengan nilai rank N.
Dalam hal ini,
j
n N =

.
Dalam kasus data pengamatan yang sama (tied), nilai rank disemua kelompok, terjadi
bukan kebetulan, (a matter of chance), sehingga nilai rank kecil atau besar tidak terpusat pada
satu sampel. Dengan kata lain, jika hipotesis benar, maka diharapkan jumlah rank di setiap sampel
kira-kira sama.


Statistik uji Kruskal-Wallis ditulis sebagai berikut :
1. tidak ada data kembar


( )
( )
2
1
12
3 1
1
k
j
i
j
R
KW N
N N n
=
= +
+


2. ada angka kembar

( )
( )
2
1
2
2
12
3 1
1
( 1)
1
( 1)
k
j
i j
j j
R
N
N N n
KW
t t
N N
=
+
+
=
| |

|
|

\ .


Kriteria Uji :
1. untuk treatment 3
Tolak H
0
jika
hitung
KW
tabel
KW dan terima H
0
jika sebaliknya. Pergunakan tabel O.
2. untuk treatment > 3
Tolak H
0
jika
2
_
hitung

2
_

, df = k-1, terima dalam hal lainnya. Pergunakan tabel chi-kuadrat Tabel


Chi-Square
Uji Lanjut
Uji lanjut ini dilakukan apabila H
0
ditolak
Hipotesis:
H
0:

u
=
v

H
0:

u

v



Kriteria Uji
Tolak H
0
jika
2( 1)
( 1 1 1
12
A B
A B
k
N N
R R Z
N N
o | |
|

\ .
| | +
> +
|
\ .
Lakukan uji lanjut untuk semua treatment.