Anda di halaman 1dari 21

TUGAS AKHIR SISTEM OPERASI REMASTERING UBUNTU 10.

04 MENJADI PECI
(Islamic For Linux Operating System)

KELOMPOK 1

IHDA MAWDDAH N KHUSNI MUBAROK RIZKI WIJAYA WISNU ANGGIT P WISNU YOGA S

11.11.4951 11.11.4985 11.11.4956 11.11.4967 11.11.4971

SEKOLAH TINGGI TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2012

DAFTAR ISI Daftar isi i

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Kata pengantar 1.2 Latar Belakang

1 2

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Rancangan Linux baru 2.2 Perubahan yang terjadi 2.3 Langkah-langkah remastering BAB III KESIMPULAN 3.1 Hasil Remastering . 3.2 Kesimpulan .

3 7 9

18 19

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Kata Pengantar

Assalamu alaikum wr.wb Puji syukur kami panjatkan atas kehadiran Allah SWT, karena dengan limpahan rahmat dan ijin-Nya, maka laporan ini dapat kami Selesaikan. Laporan ini kami buat untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Operasi dengan Agung Pambudi, ST,MT. Laporan ini merupakan dokumentasi dari proses remastering yang telah kami lakukan pada Ubuntu 10.04 LTS. Pada kesempatan ini kami mengangkat tema Islamic For Linux Operating System. Laporan ini berisi cara melakukan remastering sehingga sesuai dengan tema yang kami gunakan.

Demikian laporan ini kami buat. Harap digunakan sebagaimana mestinya. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalam

Yogyakarta, 18 Mei 2012

Kelompok 1

1.2 Latar Belakang

Komputer saat in ini sudah bukan barang mewah, Komputer sudah menjadi barang kebutuhan keluarga dari tingkat bawah,menengah bahkan sampai atas seperti halnya Televisi dan Handphone. Sayangnya, kebanyakan orang Indonesia masih menggunakan sistem operasi Windows di komputer-nya. Sadar atau tidak sadar dalam kategori "bajakan". dalam artian pemasangan/penggunaannya tidak secara sah, Pada saat ini Memang System Operasi Windows asli lengkap beserta Office-nya di banrol dengan harga sekitar US$400 atau sekitar Rp. 4 jutaan. Sementara Windows bajakan Rp. 20.000 saja. Sementara kita kebanyakan masih suka/gemar mencari hal-hal yang "MURMER" alias "Kalau ada yang murah Kenapa Harus Cari Yang mahal" Sebagai Informasi ada sebuah sistem operasi yang bebas, tidak perlu membayar, bahkan tersedia dalam bentuk source code jika kita inginkan. Untuk saran gunakan sistem operasi tersebut. Sistem operasi tersebut adalah Linux yang bebas untuk di copy dan tersedia beserta source code-nya tanpa perlu takut membajak bahkan mencuri. Karena maraknya penguanaan komputer bahkan dikalangan Semua masyarakat terlebih untuk kegunaan hal hal positif seperti kerohanian, kami melakukan remastering dengan mengangkat tema Islamic For Linux Operating System, yang ditujukan bagi semua kalangan umat muslim . Karena linux dalam penggunaannya belum sepopuler windows, kami ingin mempopulerkan linux agar lebih dikenal dengan melakukan penambahan fungsi untuk kegiatan positif dan berguna bagi muslim untuk selalu meningkatkan Amal dan Ibadah Kepada Allah SWT . sehingga kedepannya umat akan mendapat kemudahan dalam memperkuat Ibadah menuju surga Allah. Amin..

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Rancangan Linux baru

Dalam sketsa diatas menjelaskan tentang apa remastering kita , unsur remastering kita adalah menggabungkan konsep Islamic dan konsep linux di dalamnya sehingga akan tercipta sebuah disPage | 3tro yang sangat luar biasa untuk di gunakan semua kalangan umat muslim . Dalam remastering ini, kami akan mengganti tema dasar Ubuntu 10.04 dengan tema faiz theme untuk mendapatkanya dapat di download di internet, kami menggunakan tema tersebut agar sesuai dengan tema yang kami angkat yaitu mengenai keislaman karena tema tersebut sangat halus dan nyaman di pandang mata karena dalam kerohanian kita perlu sebuah ketenangan untuk mencapai suatu kekusyusukan dalam ibadah . Dalam distro ini kami juga akan menambahkan juga paket aplikasi yang compatible dengan penggunaan dalam mencapai penambahan amal dan ibadah kepada Allah SWT yaitu paket-paket aplikasi sebagai berikut:

Minbar Prayer Times

Minbar Prayer Times adalah aplikasi pengingat waktu sholat wajib 5 waktu Zekr

Zekr adalah sebuah piranti lunak al-Quran open source yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java. Zekr dapat berfungsi sebagai alat bantu untuk menelusuri dan melakukan pencarian terhadap teks al Quran. Zekr dibuat dalam bentuk aplikasi yang bersifat "universal","open source", dan dapat dijalankan pada berbagai platform.
4

Monajat - Aplet penampil Doa-doa,

Monajat adalah aplikasi untuk GNU / Linux dan Windows yang menampilkan pesan Azkar. Aplikasi ini berjalan di belakang layar sebagai ikon tray dan menampilkan hadits.

Stellarium - aplikasi melihat tata surya / planetarium dan alat peraga rukyatul hilal,

Stellarium adalah perangkat lunak komputer yang bisa digunakan untuk melihat bendabenda / obyek-obyek di langit pada waktu dan jam tertentu dari daerah tertentu pada posisi/arah tertentu .
5

Kami memilih aplikasi yang disebut diatas bertujuan untuk mengenalkan dunia teknologi ini khususnya pada umat muslim karena untuk mendapatkan pahala kita tidak harus selalu menggunakan cara konfensional tetapi kita bisa menggunakan teknologi untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT.

2.2 Perubahan yang terjadi Selain apilaksi-apilaksi diatas kami juga menginstall beberapa aplikasi lain yang mendukung proses remastering. Kami pun mengganti login startup, background, icon folder warna hijau, tema bernuansa hijau islami. Berikut screenshot sebelum remastering dan sesudah rematering:

Ubuntu sebelum di remaster

Ubuntu yang sudah di remaster menjadi Peci

Gambar diatas menunjukkan perubahan antarmuka desktop yang sebelum di remaster dan sesudah diremaster . tampak perubahan terjadi pada bentuk dan warna iconnya ,di ubuntu bisa kita lihat warna iconnya folder berwarna coklat muda kekuning-kuningan dan di Peci kita bisa lihat icon folder yang berubah menjadi hijau yang fresh dan juga wallpaper Islamic yang menyejukkan hati ,di Peci kita juga menggunakan docky untuk tray icon di bawah agar mempermudah akses shortcut yang kita tuju. Berikut daftar beberapa perubahan yang terjadi di remastering Peci ini:

Icon Tema

= Berganti warna hijau dengan tekstur lembut = Berubah warna putih dengan kombinasi hijau dengan tombol super arabic

Paket aplikasi = penambahan paket konten islami dan penghapusan paket default Splash screen = gambar alquran hijau Startup sound = Assalam

2.3 Langkah-langkah remastering Sebelum mengubah system dan menambahkan serta megurangi paket ada beberapa hal yang harus kita lakukan. Untuk melakukan penginstallan software penulis menggunakan repository yang didapatkan secara online, sebenarnya bisa juga menggunakan media DVD yang berisi repository ubuntu, namun penulis lebih memilih menggunduh secara online karena software nya biasanya lebih terbarui dibandingkan menggunakan media offline (dvd). Untuk memperlancar dan mempercepat proses pengunduhan penulis mengubah letak repository standar ke repository local dalam hal ini berada di indonesia. Berikut dibawah ini adalah langkahlangkah yang penulis lakukan untuk merubah repository : Melalui terminal : 1. Menjalankan perintah : sudo gedit /etc/apt/sources.list 2. Masukkan password root, password yang di isikan pada saat installasi pertama 3. Menghapus seluruh baris pada file tersebut dan mengganti dengan baris-baris pada daftar repository Melalui terminal, masukkan perintah berikut: sudo apt-get update melalui perintah diatas secara otomatis system akan mengecek file-file repository proses ini akan memakan waktu beberapa menit, tunggu sampai proses ini selesai, Installasi perangkat lunak pendukung utama. Remastersys sebenarnya adalah utilitas yang digunakan untuk melakukan fungsi back-up sistem menjadi sebuah Live-CD/DVD. Aplikasi ini secara default tidak terdapat pada paket repository resmi ubuntu. Untuk itu sebelum menginstall nya terlebih dahulu harus menambahkan daftar repository. Melalui terminal masukan perintah sebagai berikut sudo apt-get update

tambahkan perintah ini pada baris paling bawah # Remastersys (untuk ubuntu 9.04 dan dibawahnya) deb http://www.geekconnection.org/remastersy ubuntu/ # Remastersys (untuk ubuntu 9.10 dan diatasnya termasuk 10.10) deb http://www.geekconnection.org/remastersy karmic/ dilanjutkan dengan perintah sudo apt-get install remastersys

10

dan tunggu sampai proses install remastersys sampai selesai.

Konfigurasi sistem Setelah menyelesaikan semua perubahan di desktop dengan themes dan segala atributnya, saatnya membuat perubahan itu permanen dan dapat dilihat juga pada Live CD yang nanti dijalankan maupun ketika sudah di install. Langkah yang pertama harus dilakukan adalah mengcopykan semua themes yang berada di folder user (home) ke folder sistem berbagi (/usr/share/ untuk itu anda bisa melakukan hal sebagai berikut, cara ini merupakan cara alternatif yang penulis dapatkan (cara lain mungkin bisa anda coba dengan tujuan yang sama ) : * Memindahkan semua file yang akan dijadikan background ke /usr/share/backgrounds * Memindahkan semua file icon yang akan dijadikan themes ke /usr/share/icons * Memindahkan semua themes ke /usr/share/themes * Memindahkan semua icons dan cursors ke /usr/share/icons Mungkin bagi yang sudah mahir dapat mengunakn CLI (shell) dengan perintah cp,dkk. Tapi disini saya akan memberikan contoh menggunakan Nautilus Explorer untuk manyalin semua file tersebut.

11

1. Buka home folder anda dan tekan Ctrl+H jika benar akan dijumpai sekumpulan folder yang tiba-tiba muncul dengan titik di setiap depan namanya 2. Dalam keadaan Home folder masih terbuka, tekan Alt+F2 ketikan gksu nautilus masukan password root. Sebuah jendela Nautilus akan muncul dengan akses sebagai root yang dapat memodifikasi file sistem browse ke folder /usr/share/ /usr/share/backgrounds -> copykan wallpaper yang akan dijadikan background /usr/share/icons -> copykan icon yang digunakan pada desktop /usr/share/themes -> copykan theme yang digunakan pada desktop untuk mudahnya copykan semua file yang ada di direkoti home .themes anda ke /usr/share/themes dan jika icons yang digunakan terinstall di home folder copykan semua isi di folder .icons ke /usr/share/icons untuk yang telah memiliki pengalaman dalam moding dapat juga merubah sound login dan atribut lainnya yang diinginkan. Langkah terakhir yang dilakukan adalah mengcopykan settingan Desktop yang telah kita modifikasi ke folder sistem yaitu /etc/skel folder /etc/skel adalah tempat meletakkan file atau folder yang nantinya oleh sistem akan di copykan kesemua home folder user yang dibuat oleh sistem kecuali akun root. Dengan mengnyalin folder-folder yang berisi settingan desktop yang kita moding ke folder /etc/skel , nantinya ketika sistem membuat user baru secara otomatis akan memiliki tampilan (settingan) sesuai dengan apa yang kita setting pada desktop kita. Menjalankan perintah berikut secara berurut pada terminal ada empat buah folder penting yang menyimpan settingan yang tadi kita buat yang harus di copy kan ke folder /etc/skel yaitu .config .gconf .gconfd .gnome2 Dengan menggunakan nautilus Explorer copykan empat folder tersebut ke /etc/skel Bila sudah selesai menyalin (copy) semua file-file yang dibutuhkan, tutup jendela nautilus dengan akses root, karena akan sangat berbahaya berkerja dengan akses root. Bila tidak sengaja menghapus ataupun memodifikasi file sistem.

Merubah Tampilan welcome screen (GDM)

Bagi anda yang menggunakan ubuntu sejak lama tentu merasakan perubahan yang signifikan pada Ubuntu 10.04 dimana mulai digunakannya GDM versi baru yang memberikan batasan dalam memodifikasi themes yang ada. Namun tetap saja kita dapat merubah tampilan GDM yang baru, secara teknis sebenarnya komponen visual yang membentuk GDM berbagi dengan
12

komponen themes Gnome GTK untuk desktop. Kecuali untuk Icon yang memiliki themes sendiri. /usr/share/icons/ untuk icon /usr/share/background/ untuk background /usr/share/themes/ untuk thema Untuk merubah tampilan welcome screen sesuai dengan yang kita inginkan dapat dilakukan dengan mengedit file gambar yang akan dijadikan background kemudian menyimpan nya di folder /usr/share/background. Dan menginstall themes dan Icon yang diinginkan seperti pada cara menginstall themes dan icon untuk desktop. Untuk mengganti Tampilan GDM Login lakukan seperti cara dibawah ini :

1. Siapkan background yang ingin dijadikan latar belakang GDM login screen 2. Siapkan Theme yang ingin dijadikan Border dari GDM Screen 3. Siapkan Icon yang ingin dijadikan Icon GDM Login, Icon di sini berupa file SVG dengan
ukuran 6464 gunakan inkscape untuk mengeditnya, atau dapat mencarinya di pada situs http://www.gnome-look.org .

1. Salin semua file tersebut dengan cara yang sama ke folder-folder yang telah ditentukan
seperti dibawah ini

background > /usr/share/backgrounds


13

Themes > /usr/share/themes Icon > /usr/share/icons/LoginIcons/apps/64 2. langkah terakhir pasang themes tersebut dengan cara Running Application tekan Alt+F2
ketikan perintah gksu -u gdm dbus-launch gnome-appearance-properties masukkan password root 3. Jangan terkecoh dengan tampilan yang sama dengan opsi untuk merubah themes dan background desktop, perubahan yang dilakukan pada Appreance Prefences ini akan diterapkan pada GDM screen anda, bukan pada desktop, sesuaikan Background, Control,Windows Border, Icon dengan yang sudah dilakukan pada langkah empat jika sudah klik close, Untuk melihat perubahan lakukan Logout, bukan switch user.

Merubah Tampilan Bootscreen Perubahan besar juga terjadi pada versi ubuntu 10.10 dimana sudah menggunakan Plymouth sebagai bootscreen bandingkan dengan jaunty yang masih menggunkan usplash dan karmic yang menggunakan perpaduan xsplash dan usplash. plymouth atau boot screen adalah tampilan grafis yang ditampilkan saat sistem operasi diload setelah grub. Disini saya akan memberikan cara bagaimana mengedit Plymouth yang sudah ada dan memasukkan ke sistem.

1. Install semua Plymouth theme yang tersedia di repository menggunakan synaptic, untuk memberikan pilihan yang banyak, tapi kalo anda berencana mengedit plymouth bawaan ubuntu saja opsi ini bisa anda lewati pada terminal jalankan perintah sudo update-alternatives config default.plymouth Pada terminal dapat dipilih plymouth theme mana yang akan kita gunakan, di sini saya menggunakan sabily themes sebagai plymouth. Untuk melihat perubahan theme plymouth yang kita pilih masukkan angka yang menunjukkan themes yang ingin dipilih dan tekan enter kemudian jalankan perintah ini pada terminal sudo update-initramfs -u Tunggu hingga selesai kemudia restart sistem untuk melihat perubahan 2. Disini saya akan memodifikasi plymouth themes ubuntu yang sudah terinstall, secara teknis semua themes yang tadi kita install berada di folder /lib/plymouth/themes, untuk sabily plymouth themes sendiri berada di
14

/lib/plymouth/themes/sabily, didalam folder tersebut terdapat beberapa file yang akan saya edit dan ada yang tetap saya biarkan seperti semual (tidak diedit) /lib/plymouth/themes/sabily/bg_25601600.png edit /lib/plymouth/themes/sabily/password_field.png biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/progress_dot_off.png biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/progress_dot_on.png biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/sabily.plymouth biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/sabily.script biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/sabily-logo.png edit Pengeditan bisa menggunakan software editing seperti gimp atau pengolah gambar lainnya bagi yang sudah mahir bisa mengedit file-file lain yang dianggap perlu atau membuat plymouth screen sendiri untuk ukuran file .png yang diedit harus mengikuti ukuran dari file yang ingin di edit lakukan backup untuk themes yang ingin diedit dengan mengcopykan nya ke tempat lain gunakan gksu nautilus untuk melakukan semua hal tersebut sama seperti cara sebelumnya. Setelah itu jalankan perintah dibawah ini sudo update-initramfs -u perintah diatas untuk mengupdate initrd baru dengan plymouth theme yang baru. jika perintah tersebut tidak dijalankan perubahan yang terjadi pada plymouth biasanya hanya pada themes sewaktu pc di shutdown/reboot tidak pada saat PC di boot.

Menjalankan Remastersys Remastersys dapat dioperasikan dengan dua cara yaitu mode teks menggunakan perintah shell maupun modus grafis melalui menu administrasi. Untuk merubah nama file iso yang akan kita buat menggunakan remastersys terlebih dahulu edit file konfigurasi remastersys dengan mengetikan perintah : gedit /etc/remastersys.conf

15

Selanjutnya untuk menjalankan proses remaster gunakan perintah dibawah ini : remastersys dist

Proses pembuatan image ini sendiri memakan waktu cukup lama, dan memakan ruang kosong yang besar. Image dari hasil proses ini secara default berada pada folder

16

/home/remastersys, ukuran image yang dihasilkan bervariasi tergantung berapa banyak paket yang kita install ke system.

Format dari image sendiri adalah ISO, yang dapat di burn menggunakan program seperti Nero Burning Room atau Brasero aplikasi burner bawaan Ubuntu yang mudah dalam pengoperasiannya.

Proses ini akan memakan ruang harddisk yang sangat besar hingga jika kita selesai dan memburning image ke disc dapat menghapus file image dan temporary yang dibuat dengan mengetikan perintah dibawah ini pada terminal :

remastersys clean

Jangan menjalankan perintah sebelum memindahkan image ISO hasil yang anda buat , karena perintah diatas akan menghapus semua hasil kerja anda dengan remastersys Langkah selanjutnya adalah mencoba file iso yang sudah jadi tadi ke virtual machine atau coba pakai live cd.

17

3.1 Hasil Remastering File iso yang sudah jadi rename sesuai nama distro yang di buat

Tampilan distro linux peci yang sudah ter remastering


18

3.2 Kesimpulan Remastering yang kami lakukan pada Ubuntu 10.04 ini ditujukan bagi kaum muslim, Dengan aplikasi-aplikasi tentang keislaman yang memudahkan untuk proses belajar mengajar distro ini sangat baik di gunakan di instansi-instansi agama,madrasah,pondok pesantren,dll , kami berharap linux dapat dikenal oleh masyarakat luas dan hentikan pembajakan software secara ilegal. Sehingga kedepannya bangsa ini dapat mandiri dan menghemat anggaran untuk belanja software yang berbayar.

19