Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PRAKTEK LABORATORIUM

UJI LENGKUNG





Disusun oleh:
SELFI DWI SUSANTI 3209110847


KELAS : 5G
TEKNIK PRODUKSI




PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN
JURUSAN TEKNIK MESIN
POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
2011
KATA PENGANTAR

uji syukur alhamdulillaahi rabbilaalamiin kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha
Esa atas segala limpahan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan laporan
praktikum pengujian tekan bahan (logam) yang merupakan mata kuliah praktek pengukuran
fisis. saya berupaya menyusun laporan ini sebaik mungkin agar dapat berguna bagi rekan-
rekan mahasiswa yang menggunakannya, terutama mahasiswa teknik mesin program studi
teknik mesin POLITEKNIK NEGERI JAKARTA.

erimakasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada Dosen pembimbing saya, Bpk
sidiq karena berkat jasa dan bimbingannya saya dapat menyelesaikan praktikum ini
beserta laporannya dengan baik. saya juga mengucapkan terima kasih kepada segenap rekan-
rekan praktikum, karena berkat kerjasama dan kekompakannya, praktikum beserta
pembuatan laporan ini dapat terselesaikan dengan baik, tak lupa pula saya ucapkan terima
kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam pembuatan laporan ini.

aporan ini dibuat dengan maksud untuk menunjang penilaian praktikum Laboratorium
uji tekan di jurusan teknik mesin Politeknik Negeri Jakarta . saya sadar bahwa masih
banyak terdapat kekurangan di dalam laporan saya Untuk itu kami sangat mengharapkan
kritik dan saran yang membangun guna penyempurnaan laporan ini di kemudiaan hari.
Selanjutnya kami berharap laporan saya ini dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan bagi
para pembaca umumnya. Akhir kata saya ucapkan wasalammuallaikum warahmatullaahi
wabarakaatuh.


Depok, 28 September 2011

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
P
T
L
Praktikum ini dilaksanakan untuk melengkapi mata kuliah Praktek Pengukuran Fisis
dengan judul pengukuran uji tekan pada logam (St 37, Ms, Profil) yang terdapat pada
semester lima dan menambah pengetahuan serta keterampilan mahasiswa di lapangan.

1.2 Tujuan
Setelah melakukan percobaan, praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat:
1. Mengetahui beberapa sifat mekanik bahan apabila menerima beban tekan,
sekaligus mengetahui kekerasan dan kekuatannya.
2. Mempelajari defleksi pada batang.
3. Mempelajari pengaruh momem inersia.
4. Mempelajari pengaruh pembebanan dan letak tumpuan.
5. Menghitung modulus elastisitas bahan.
6. Membuat diagram pembebanan dengan defleksi.
7. Mahasiswa dapat mengerti dan dapat mengoperasikan mesin uji tekan yang
sebelumnya hanya sekedar teori.

















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Dasar Teori
Saat benda uji dilengkungkan maka akan terjadi perubahan bentuk pada benda
tersebut. Yaitu terjadi regangan pada kedua sisinya akibat tarikan dan akibat tekanan.
Bagaimana pada sumbu batang tersebut?
Pengukuran pada pengujian ini adalah defleksi yang terjadi pada benda uji, besarnya
defleksi ini bergantung pada jenis, dimensi bahan, dan beban yang berkerja padanya.
Besar defleksi benda uji (Y) diukur dengan dial indicator dan dari data tersebut dapat
diperoleh angka modulus elastisitas (E) benda uji.
Pada ilmu gaya, diperoleh hubungan jenis bahan, dimensi benda uji serta beban
dengan besarnya defleksi, yaitu:
L
F b a
. . . 3
. .
2 2
I E
= Y
Dimana:
Y= Defleksi
a,b= Jarak tumpuan terhadap beban
F= Beban
E= Modulus elasititas
I= Momen inersia
L= Panjang benda uji



















2.2 Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang diperlukan dalam uji tekan ialah:
1. Universal testing machine














2. Mistar Geser ( Jangka Sorong )






3. Dial indicator dan perlengkapanya.
4. Bahan Uji (Specimen) yang terdiri dari :
St 37
Assab
Stainless Stell
Alumunium
Kuningan (Ms)
2.3 Prosedur Pengujian
1. Melakukan persiapan pengujian yang meliputi
A. Kesiapan mesin
1. Kalibrasi
2. Setting gaya (F) sesuai ketentuan dan perpanjangan skala mesin dalam
keadaan nol.
B. Kesiapan alat ukur dan alat dokumentasi.
C. Kesiapan specimen sesuai standar yang ada pada posisi mendatar
2. Melakukan Uji tekan
a) Pasang roda penumpu dengan posisi a dan b.
b) Tempatkan batang uji dengan sumbu mendatar.
c) Gerakan mesin hinga benda uji meyentuh permukaan, dan catatlah besarnya
kenaikan bebanya (beban awal 450 [N]).
d) Alur dial indicator pada posisi nol.
e) Naikan beban setiap 250 [N] secara bertahap dan catatlah besaran defleksinya.
f) Turunkan beban dan catatalah besaran defleksinya.
g) Untuk pengukuran selanjutnya variasikan jarak tumpuan beban a dan b.




















2.4 Metode pengujian data
2.4.1 ...............
- Data pengujian
Diketahui : D = 30,4 [mm] a = 130 [mm]
F = 100 [kN] b = 170 [mm]
| |
3
3
2758,167
32
.
mm
d
Wb = =
ti
E = [mpa]
| |
4
4
1468 , 41924
64
.
mm
d
= = I
ti


2.4.2 ALUMUNIUM
- Data pengujian
Diketahui : D = 31,5 [mm] a = 130 [mm]
F = 100 [kN] b = 170 [mm]
| |
3
3
538 , 3068
32
.
mm
d
Wb = =
ti
E =71000 [mpa]
| |
4
4
47 , 48329
64
.
mm
d
= = I
ti

Setelah dilakukan pengujian didapat data defleksi dan gaya sebagai berikut








F(N)
Ra(N) Rb(N) MC(Nmm) b(Mpa) R b
700
396,6667 303,3333 51566,66667 16,80496 66542,84 1,503E-06
1000
566,6667 433,3333 73666,66667 24,00709 46579,99 4,294E-06
1700
963,3333 736,6667 125233,3333 40,81205 27399,99 1,095E-05
2300
1303,333 996,6667 169433,3333 55,21631 20252,17 1,975E-05
2600
1473,333 1126,667 191533,3333 62,41843 17915,38 2,791E-05
2900
1643,333 1256,667 213633,3333 69,62056 16062,06 3,736E-05
3100
1756,667 1343,333 228366,6667 74,42198 15025,8 4,659E-05
3300
1870 1430 243100 79,2234 14115,15 5,668E-05
3400
1926,667 1473,333 250466,6667 81,6241 13700 6,569E-05
3600
2040 1560 265200 86,42552 12938,89 7,729E-05




2.4.3 ST-37 (TEGAK)

- Data pengujian
Diketahui : dimensi: 15,4 x 38 [mm] a = 130 [mm]
F = 100 [kN] b = 170 [mm]
| |
3
3
3706,2667
32
.
mm
d
Wb = =
ti
E =205000 [mpa]
| |
4
4
70419,07
64
.
mm
d
= = I
ti

Setelah dilakukan pengujian didapat data defleksi dan gaya sebagai berikut
F(N)
Ra(N) Rb(N) mc(mm) b(Mpa) R b
2000
1133,333 866,6667 147333,3333 39,75249 97981,29 1,021E-06
5000
2833,333 2166,667 368333,3333 99,38123 39192,51 5,103E-06
7600
4306,667 3293,333 559866,6667 151,0595 25784,55 1,163E-05
10200
5780 4420 751400 202,7377 19212,02 2,082E-05
12600
7140 5460 928200 250,4407 15552,58 3,215E-05
15000
8500 6500 1105000 298,1437 13064,17 4,593E-05
17400
9860 7540 1281800 345,8467 11262,22 6,215E-05
19600
11106,67 8493,333 1443866,667 389,5744 9998,09 8,002E-05
21400
12126,67 9273,333 1576466,667 425,3517 9157,129 9,828E-05
24000
13600 10400 1768000 477,0299 8165,107 0,0001225




2.4.4 St37 (mendatar)
- Data pengujian
Diketahui : dimensi: 15,4 x 38 [mm] a = 130 [mm]
F = 50 [kN] b = 170 [mm]
| |
3
3
3706,2667
32
.
mm
d
Wb = =
ti
E =205000 [mpa]
| |
4
4
70419,07
64
.
mm
d
= = I
ti

Setelah dilakukan pengujian didapat data defleksi dan gaya sebagai berikut

F(N)
Ra(n) rB(n) MC(MM) b(Mpa) R b
500
283,3333 216,6667 36833,33333 24,52265 64369,09 1,554E-06
900
510 390 66300 44,14076 35760,6 5,593E-06
1400
793,3333 606,6667 103133,3333 68,66341 22988,96 1,305E-05
1700
963,3333 736,6667 125233,3333 83,377 18932,08 2,113E-05
2300
1303,333 996,6667 169433,3333 112,8042 13993,28 3,573E-05
2700
1530 1170 198900 132,4223 11920,2 5,033E-05
3100
1756,667 1343,333 228366,6667 152,0404 10382,11 6,742E-05
3600
2040 1560 265200 176,5631 8940,151 8,948E-05
4000
2266,667 1733,333 294666,6667 196,1812 8046,136 0,0001119
4400
2493,333 1906,667 324133,3333 215,7993 7314,669 0,0001367