Anda di halaman 1dari 21

A.

Pendahuluan Kita tahu pada masa semodern ini pembangunan sangat mempengarui tingkat ekonomi suatu daerah disamping itupula denga banyak bangunana maka menandakan bahwa daerah tersebut ekonominya dalam fase tumbuh, Terlepas dari itu semua dalam era sekarang ini pembangunan perumahan sangat dibutuhkan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik investor dalam rangka meningkatkat pembangunan dengan menggunakan dana dari investor sehingga daerah tersebut dapat berkembang denag baik ekonominya dalam jangka waktu panjang maupun waktu pendek. Pada proposal ini akan membahas tentang manajeman konstruksi dalam proyek pembangunan Kompleks Perumahan Mewah sejumlah 300 unit.diharapkan para orang yang berperan dalam manajeman konstruksi dapat menggunakan ilmu dan itu

wawasannya dalam proyek ini. B. Tujuan Proposal Dalam pembuatan dan penyusunan proposal ini mempunyai tujuan sebagai berikut : 1. Dapat memahami mengenai Manajemen Konstruksi secara lengkap berdasarkan tingkat kemampuannya. 2. Dengan membuat Proposal diharapkan kiata dapat mengetahui secara mendasar tentang Manajeman Konstruksi. C. Ruang Lingkup Tugas mata kuliah Manajeman konstruksi diharapak mahasiswa dapat lebih mengetahuia dan mengerti tentang manajeman konstruksi secara menf]dasar sehingga mahasiswa dapat menyusun sebuah proposal serta dapat mengerti tentang ruang lingkup dari manajeman konstruksi. Berikut ini adalah ruang lingkup darei manajemna kontruksi : 1. Personil Mankon yang terlibat. 2. Jenis jenis pekerjaan dari masing masing personil. 3. Struktur organisasi. 4. Uraian tugas dan wewenang dari masing masing personil. 5. Jadwal kegiatan dari masing masing personil.

D. STRUKTUR ORGANISASI PROYEK Dalam sebuah proyek akan ada sebuah struktur organisasi yang bekerja dalam sebuah proyek berikut ini adalah struktur organisasi dalam Proyek Pembangunan Kompleks Perumahan : a. Jenis Pekerjaan 1. Pekerjaan persiapan lahan dan jalan (site development) 2. Pekerjaan site preparation. Pekerjaan ini meliputi pengukuran, cut, serta pekerjaan lalinnya 3. pekerjaan mekanikal pekerjaan mekanikal meliputi a) Membuat saluran air hujan (peresapan) a. Pembuatan sumur dalam. b. Perencanaan pemipaan jaringan air bersih serta jaringa air kotor. c. Perencanaan jaringan pemipaan Hydrant. 4. Pekerjaan Elektrikal. Pekerjaan elektrikal meliputi : a) Pembanguan gardu induk dari setiap sektor. b) Pemasangan genset. c) Pemasangan jaringan kabel antar rumah. d) Pemasangan jaringan instalasi listrik dalam rumah. e) Pemasangan trafo. 5. Pekerjaan Pembangunan Kompleks perumahan Pekerjaan ini meliputi pekerjaan sebagai berikut : a) Pekerjaan Buildings kompleks perumahan sektor A b) Pekerjaan Buildings kompleks perumahan sektor B c) Pekerjaan Buildings kompleks perumahan sektor C d) Pekerjaan Buildings kompleks perumahan sektor D e) Pekerjaan Buildings kompleks perumahan sektor E f) Pekerjaan Buildings kompleks perumahan sektor F 6. Pekerjaan Landscape Pekerjan landscape meliputi dari beberapa bagian yaitu a) Pekerjaan landscape penghijauan dan pertamanan. b) Pekerjaan pemeliharaan dari masing masing sektor

b. Personil Personil yang terlibat dalam Proyek Pembangunan Komplek Pembangunan Perumahan sebagai berikkut : a) Owner. b) Pihak lain yang terlibat yaitu PLN, PDAM c) Konsultan Manajemen Konstruksi. d) Konsultan Pengawas. e) Konsultan Perencana Konsultan perencana terdiri dari beberapa konsultan perencana yaitu : 1) Konsultan Perencana Site Preparation. 2) Konsultan Perencana Buildings. 3) Konsultan Perencana Machanikal. 4) Konsultan Perencana Electrikal. 5) Konsultan Perencana Landscape. 6) Konsultan Perencana Struktur jalan. f) Kontraktor Spesialis Kontraktor Spesialais terdiri dari beberapa kontraktor spesialis dan dipakai dalam proyek ini adalah : 1) Kontraktor Spesialis Site Preparation. 2) Kontraktor Spesialis jaringan Mekanikal 3) Kontraktor Spesialis jaringan Electrical 4) Kontraktor Spesialis landscape. 5) Kontraktor Spesialis konstruksi (building sector A) 6) Kontraktor Spesialis konstruksi (building sector B) 7) Kontraktor Spesialis konstruksi (building sector C) 8) Kontraktor Spesialis konstruksi (building sector D) 9) Kontraktor Spesialis konstruksi (building sector E) 10) Kontraktor Spesialis konstruksi (building sector F)

E. Uraian Tugas dan Tanggung Jawab serta Kewajiban dari masing masing Personil a. Owner ( pemilik) Tugas Owner : 1. Menyediakan biaya perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan dalam proyek. 2. Mengadakan kegiatan administrasi dalam sebuah proyek agas proyek tersebut dapat berjalan dengan lancar. 3. Meminta pertanggung jawaban kepada konsultan pengawas atau manajemen konstruksi manganai jalannya proyek pembangunan komplek perumahan. 4. Menerima proyek yang sudah dikerjakan oleh kontraktor.

Wewenang Owner : 1. 2. Dapat membuat surat perintah kerja. Mengesahkan atau menolak perubahan pekerjaan yang telah direncanakan dalam proyek. 3. Meminta pertanggungjawaban kepada para pelaksana proyek atas hasil pekerjaan konstruksi. 4. Memutuskan hubungan kerja dengan pihak pelaksana proyek yang tidak dapat melaksanakan pekerjaannya yang sesuai dengan isi dari surat kontrak. b. Konsultan Manajemen Konstruksi Konsulan menajemen konstruksi mempunyai tugas mengawasi dan

mengendalikan proses elaksanaan proyek yang sesuai dengan konstruksi yang direncanakan.konsultan manajeman konstruksi mempunyai tahapan tahapan sebagai berikut : 1. Tahapan Persiapan a) Membantu owner dalam proses persiapan perjanjian ikatan kontrak kerja yang sesuai dengan rencana. b) Membantu owner dalam menunjuk konsultan perencana. 2. Tahap Perencanaan. a) Mengevaluasi dan merevisi program kegiatan dalam perencanaan yang telah diusulkan oleh konsultan perencana sehingga jika ada program yang tidak sesuai dengan kontrak dapat dirubah.

b) Mengadakan rapat yang isinya berupa diskusi mengenai kegiatan perencanaan. c) Menkon dapat mengendalikan program yang telah disetujui. d) Melakukan koordinasi dari masing masing pihak yang terkait dalam rangka penyusunan laporan secara berkala sehingga tidak ada dokumen yang salah disamping itu menkon juga memeriksa dokumen dokumen pelelangan. 3. Tahap Pelaksanaan. Tugasnya pada tahap pelaksanaan adalah ; a) Mengawasi pekerjaan dalam suatu proyek serta alat alat yang digunakan disamping itu hasil dari pekerjaan harus selalun diawasi serta mengontrol bahan bahan yang digunakan. b) Mengendalikan pelaksanaan proyek agas sesuai dengan kontrak kerja sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar dan tidak ada penyalahgunaan. c) Mengadakan pertemuan dengan ara konsultan perencana dan pengawas beserta owner secara berkala dalam artian tiap minggu maupun perbulan atas pelaksanbaan manajemen konstruksi dangan masukan dari hasil rapat yang telah diselenggarakan. c. Konsultan Perencana Tugas Konsultan Perencana : merencanakan proyek Pembangunan Kompleks Perumahan 300 unit yang terbagi atas 6 sektor. Disamping tugas lain dari konsultan perencana adalah merencanakan tata letak bangunan dimana akan dibuat atau dibangun bangunan serta merencanakan dan menghitung konstruksi bentuk perencanaan anggaran biaya RKS Disamping itu pula konsultan perencana dalam suatu proyek paling tidak ada 3 konsultan perencana yaitu : 1. Konsultan Perencana Arsitekture Tugas dari konsultan perencana arsitekture adalah : a) Merencanakan desain dan dimensi bangunan secara spesifik dan lengkap dalam suatu proyek. b) Konsultan arsitek diharapkan dapat menggambarkan rencana dan syarat syarat teknik secara administratif yang sesuai dengan proyek. c) Membuat gambar ulang apabila ada gambar yang tidak sesuai dengan proyek maka konsultan perencana arsitektur yang merevisi gambar.
5

d) Bertanggung jawab sepenuhnya atas hasil perencanaan suatu proyek yang dibuat apabila terjadi hal hal yang diluar proyek dalam artian tidak terduga.

2. Konsultan Perencana Struktur Tugas dari Konsultan Perencana Struktur adalah : a) Merencanakan dan merancang struktur dalam proyek pembangunan perumahan yang sesuai dengan owner proyek melalui kontraktor utama baik struktur batas maupun struktur bawah. b) Membuat rancangan perhitunga seluruh proyek berdasarkan syarat yang telah ditetapkan sebelumnya. c) Membuat rencana detail yang meliputi pembuatan detail detail gambar beserta rincian volume pekerjaan. 3. Konsultan Perencana MEP ( mechanikal, Electrical, dan Plambing) Tugas dari konsultan perencana MEP adalah : a) Merencanakan instalasi jaringan yang berhubungan denga mesin, listrik, serta pemipaan yang sesuai dengan rencana. b) MEP bertanggungjawab kepada kontraktor utama bahwa semua tugasnya dapat dilakukan dan dikerjakan sesuai dengan aturan yang berlaku. d. Konsultan Pengawas Tugas dari konsultan pengawas adalah : 1. Melaksanakan pengawasan pekerjaan proyek atau konstruksi dilapangan untuk mendapatkan hasil dengan kualitas sesuai dengan yang direncanakan . 2. Mengendalikan jadwal pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. 3. Mengkoordinir dan memberi pengesahan kepada pihak pihak yang terlibat di lapagan dalam proyek tersebut. 4. Mengkoordinasi pekerjaan fasilitas pendukung. 5. Menyusun program keselamatan kerja dan keamanan dalam sebuah proyek. 6. Menyusun laporan pertanggung jawaban dan merekap data data lapangan. 7. Proses dalam administrasi proses pembanguna kontraktor.
6

e. Kontraktor Kontraktor bertanggung jawab atas terlaksananya pembangunan yang lancar dan sesuai dengan rencana dan syarat kualitas secara teknis maupu administratif. Tugas konraktor adalah : a) Merencanakan diamna alokasi biaya dalam suatu proyek. b) Kontraktor biasanya koordinasi di lapangan dan segala sesuatuyang berhubungan dengan proyek yang telah dicatat. c) Dalam suatu proyek kontraktor dapat mengevaluasi disamping itu dapat pula mengajukan usulan perubahan atau perbaikan gambar rencana apabila tidak sesuai dengan rencana awal dalam artian rencana yang ada dalam kontrak. d) Kontraktor bertugas dalam pembuatan dokumentasi kemajuan proyek setiap minggunya. e) Kontraktor harus membuat analisis anggaran biaya serta penjadwalan lamanya waktu pengerjaan. f) Menjamin dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen kontrak. f. PLN PLN adalh sebuah perusahaan milik negara yang merupakan perusahaan penyedia daya listrik. Kita tahu listrik sangan penting dalam sebuah proyek karena listrik sangat menunjang kelancaran dan keberhasilan proyek. Disamping itu listrik tersebut adalah penyambungan dan pengambilan arus listrik harus mendapatkan iji dari PLN. g. PDAM Kita tahu PDAM adalah perusahaan milik negara yang menyediakan air bersih. Air dalam proyek digunakan harus benar benar bersih air tersebut penyambung dan penganbilannya haruslah mendapat ijin dari perusahaan PDAM. h. KIMPRASWIL Kimpraswil adalah salah satu lembaga yang mempunyai wewenang dalam memberi ijin untuk mendirikan sebuah bangunan atau ijin untuk melaksanakan sebuah proyek yang dikerjakan oleh kontraktor agar proyek tersebut lancar maka harus mendapatkan ijin dari kimpraswil.

F. MANAJEMEN KONSTRUKSI DILINGKUP KONTRAKTOR pada sebuah proyek akan mempunyai sebuah owner yang membiayai dan yang bertanggung jawab dalam melaksanakan sebuah proyek. Disamping itu ada sebuah lembaga yang melaksanakan sebuah proyek tersebuita. Lembaga tersebut adalah Kontraktor . lembaga ini mempunyai beberapa organisasi. Berikut ini adalah struktur organisasi proyek namun tugas tugas tersebut terbagi dalam sebuah organisasi personil yaitu : I. Kontraktor Spesialis Site Preparation Kontraktor ini mempunyai tugas yaitu beberapa dalam sebuah proyek dalam rangka pembangunan sebuah gedung. Berikut ini adalah tugas tugas dari kontraktor Spesialis Site Preparation : a. Pengukuran lahan yang akan didirikan sebuah bangunan. b. Pengerjaan dalam mempersiapkan lahan yang akan digunakan serta melakukan perawatan lahan. c. Melakukan pengujian sampel tanah agar tanah tersebut layak atau tidak apabila didirikan sebuah bangunan. d. Mengerjakan cut dan fill dalam proyek tersebut. Berikut ini adalah personil dari masing masing personil dalam kontraktor Spesialis Site Preparation yaitu : a. Struktur Berikut ini adalah struktur dari kontraktor site preparation Site Manager. Civil Enginer sektor A Civil Enginer sektor B Civil Enginer sektor C Civil Enginer sektor D Civil Enginer sektor E Civil Enginer sektor F Site Enginer sektor A Site Enginer sektor B Site Enginer sektor C Site Enginer sektor D Site Enginer sektor E
8

Site Enginer sektor F Geodetic Enginer sektor A Geodetic Enginer sektor B Geodetic Enginer sektor C Geodetic Enginer sektor D Geodetic Enginer sektor E Geodetic Enginer sektor F

b. Fungsional Pada bagian ini adalah bagian yang melaksanakan proyek pembangunan perumahan mewah sejumlah 300 unit, berikut ini adalah personil dalam fungsional : Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C c. Bagian Penunjang Proyek Selain fungsional kontraktor spesialis mempunyai bagian bagian penunjang yang dapat menunjang lancarnya dalam sebuah proyek yaitu : Bagian Administrasi Bagian logistik bahan dalam proyek Penguji bahan dalam proyek
9

Staff bahan bahan bangunan Operator alat berat sektor A Operator alat berat sektor B Operator alat berat sektor C Staff dalam penanggung jawab dokumen

10

II.

Kontraktor Jaringan Mechanical Kontraktor mechanical mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berhubungan dengan mechanical seperti tugas dibawah ini : Mempunyai tanggung jawab membuat sumur dalam yang berguna dalam jaringan air. Merencanakan bagian jaringan pemipaan dalam setiap sektor. Membuat drainase saluran air hujan. Perawatan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan mechanical. Berikut ini adalah adalah personil yang bertanggung jawab dalam kontraktor jaringan mechanical yaitu : a. Struktur Berikut ini adalah struktur organisasi dalam kontraktor jaringan mechanical yaitu : Site Manager. Civil Enginer sektor A Civil Enginer sektor B Civil Enginer sektor C Civil Enginer sektor D Civil Enginer sektor E Civil Enginer sektor F Site Enginer sektor A Site Enginer sektor B Site Enginer sektor C Site Enginer sektor D Site Enginer sektor E Site Enginer sektor F Mechanical Enginer sektor A Mechanical Enginer sektor B Mechanical Enginer sektor C Mechanical Enginer sektor D Mechanical Enginer sektor E Mechanical Enginer sektor F
11

b. Fungsional Berikut ini adalah bagian dari fungsional dari kontraktor jaringan mehchanical yaitu : Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C c. Bagian Penujang proyek Beriut ini adalah bagian bagian yang menunjang dalam pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor jaringan mechanical yaitu Bagian Administrasi Bagian logistik bahan dalam proyek Penguji bahan dalam proyek Staff bahan bahan bangunan / gudang Operator alat berat sektor A Operator alat berat sektor B Operator alat berat sektor C Staff dalam penanggung jawab dokumen

12

III.

Kontraktor Electrical Kontraktor electrical adalah kontraktor yang bertugas dalam merencanakan jaringan listrik yang akan dipasang disetiap perumahan beserta aliran listrik lainnya namun berikut ini adalah tugas lain dalam sebuah proyek yaitu : a. Merencanakan dan memasang gardu induk sebagai pusat dari arus listrik. b. Merencanakan dan memasang jarinagn kabel tanah. c. Merencanakan dan memasang trafo yang berfungsi sebagai menghambat tegangan arus listrik. d. Merencanakan dan memasang jaringa kabel telepon. e. Merencanaka dan memasang jaringan lampu jalan sebagai penerangan dalam ruas jalan perumahan. f. Merencanakandan memasang genset disetiap sektor. Berikut ini adalah srtuktur organisasi personil yang ada dalam kontraktor elektrical yaitu : a. Struktur Berikut ini adalah bagian struktur organisasi personil dari bagian struktur yaitu : Site Manager. Civil Enginer sektor A Civil Enginer sektor B Civil Enginer sektor C Civil Enginer sektor D Civil Enginer sektor E Civil Enginer sektor F Site Enginer sektor A Site Enginer sektor B Site Enginer sektor C Site Enginer sektor D Site Enginer sektor E Electrical Enginer sektor A Electrical Enginer sektor B Electrical Enginer sektor C Electrical Enginer sektor D
13

Electrical Enginer sektor E b. Fungsional Berikut ini adalah bagian fungsional dari proyek pembangunan perumahan yaitu : Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C c. Bagian Penujang Pada bagian ini adalah bagian yang menunjang dalam artian yang membantu Kontraktor Elektrical agar pekerjaanya dapat berjalan lancar berikut ini adalah bagian bagiannya yaitu : Bagian Administrasi Bagian logistik bahan dalam proyek Penguji bahan dalam proyek Staff bahan bahan bangunan / gudang Operator alat berat sektor A Operator alat berat sektor B Operator alat berat sektor C

14

IV.

Kontraktor Building Kontraktor building adalah kontraktor yang bertanggung jawab atas berjalannya pembanguna gedung dalam sebuah proyek namun pada proyek ini kontraktor buildung mempunyai tugas : a. Merencanakan dan melaksanakan proyek yang telah ditentukan. b. Membangun bangunan yang dapat menunjang banguan yang memfasilitasi kelengkapan dari kompleks perumahan. c. Merencanakan mechanical building d. Merencanakan electrical building Berikut ini adalah organisasi personil dari kontraktor building yaitu : a. Struktur Berikut ini adalah struktur organisasi pada kontraktor building yaitu : a) Site Manager b) Site Enginer sektor A c) Site Enginer sektor B d) Site Enginer sektor C e) Site Enginer sektor D f) Site Enginer sektor E g) Civil Enginer sektor A h) Civil Enginer sektor B i) Civil Enginer sektor C j) Civil Enginer sektor D k) Civil Enginer sektor E l) Arsitek Enginer sektor A m) Arsitek Enginer sektor B n) Arsitek Enginer sektor C o) Arsitek Enginer sektor D p) Arsitek Enginer sektor E q) Mechanical Enginer sektor A r) Mechanical Enginer sektor B s) Mechanical Enginer sektor C t) Mechanical Enginer sektor D
15

u) Mechanical Enginer sektor E v) Electrical Enginer sektor A w) Electrical Enginer sektor B x) Electrical Enginer sektor C y) Electrical Enginer sektor D z) Electrical Enginer sektor E

b. Fungsional Berikut ini adalah struktur fungsional yang dalam kontraktor building yaitu Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor A Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor B Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C Pelaksana Sektor C c. Bagian penunjang Pada bagian ini adalah bagian penunjang dalam artian yang membantu kontraktor building agar pekerjaanya dapat cepat selesai serta berjalan lancar berikut ini adalah bagian bagian penunjang dari kontraktor building yaitu : Bagian administrasi Bagian staff operator proyek Bagian logistik dan gudang
16

Bagian pengujian lab Bagian keuangan G. URAIAN TANGGUNG JAWAB dan TUGAS STRUKTUR ORGANISASI PERSONIL. Organisasi personil sangatlah berperan dalam suatu proyek karena organisasi adalah bagian yang melakukan organisasi dalam lingkup kontraktor berikut ini adalah bagian bagian yang bertugas dalam organisasi proyek : 1. Cheaf Residend Enggineer ( CRE ) Secara umum CRE mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut : a. Cheaf Residend Enggineer mempunyai tugas yang pertama adalah bagian yang mengendalikan semua proses pelaksanaan pekerjaan mekajemen konstruksi yang dilaksanakan dilapangan. b. Bagian yang bertugas mengkoordinir staf dalam penyelesaian jalannya suatu proyek agar segala sesuatu yang berhubungan dengan proyek dapat berjalan lancar. c. Bagian tenaga ahli yang mempunyai wewenang penuh dalam pengambilan keputusan dalam proyek ini. d. Mengadakan rapat koordinasi dengan semua staaf yang berhubungan dengan proyek ini semisalkan kontraktor, wakilpemberi tugas, serta instansi yang terkait dengan tujuan mengevaluasi dan mengkoordinasi proyek. e. CRE mempunyaitanggung jawab kepada pempinan proyek dalam pelaksanaan proyek di lapangan. 2. Administrasi Proyek. Administrasi secara umum mempunyai tugas sebagai bagian yang mengurus dan mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan administrasi berikut ini adalah tugas serta tanggung jawab administrasi proyek a. Secara berkala membuat laporan yang telah ditentukan, diminta, pengesahannya kepada pejabat yang berwenang serta mengirimkan pihak pihak yang memerlukan sesuai prosedur yang telah berlaku. b. Melakukan pembukuan keuangan, serta berkas berkas yang berhubungan dengan transaksi serta tagihan-tagihan dan surat-surat yang berhubungan dengan proyek secara periodik dan tepat pada waktunya.

17

c. Bersama dengan pihak lain yang terlibat dalam persiapan, pengevaluasian, serta mengikuti jalnnya proyek dan mengupdate rencana dari penerimaan serta pengeluaran proyek. d. Mengesahkan dokumen dokumen yang berhubungan dengan unit-unit dengan meminta persetujuan masing masing elem tau bagian bagian yang terkait. e. Melakukan penaguhan kepada pihak pihak luar atau pemberian tugas atas prestasi yang telah dicapai. f. Memberi informasi mengenai administrasi serta keuangan pada pihak lainyang terkait. g. Mengadakan hubungan dengan pihak luar dalam rangka melaksanakan semua tugasnya. h. Melakukan pencatatan uang muka atau uang jaminan srta pengurusan jaminan jaminan bank dan utang piutang. i. Administrasi proyek bertanggung jawab langsung kepada site manager. j. Administrasi bertatanggung jawab membuat laporan pertanggungjaaban pemasukan dan pengeluaran keuangan secara periodik. 3. Administrasi Komputer. Administrasi biasanya berhubungan dengan pembukuan sebuah dokumen ataupun bagiann yang berurusan dengan administrasi yang berhubungan dengan proyek. Berikut ini adalah tugas dan wewenang dari administrasi komputer uaitu : a. Membantu bagian administrasi untuk melaksanakan tugasnya . b. Mendokumenkan semua dokumen ataupun file file penting yang berhubungan dengan proyek. c. Administrasi komputer bertanggung jawab kepada bagian administrasi agar dapat menyelesaikan semua pekerjaanya. d. Bertanggung jawab atas segala file yang berhubungam dengan proyek. 4. Architect Engineer Bagian selanjutnya adalah architect engineer, pada bagian ini adalah bagian yang merencanakan sebuah bangunan akan seperti apa berikut perinciannya berikut ini adalah tugas dan wewenang architect engineer adalah : a. Bagian yang mempunyai tugas dan wewenang mengawasi jalannya proyek. b. Mengatur semua kegiatann yang ada dalam proyek. c. Memberi pengharahan kepada semua personil yangada dalam proyek.
18

d. Mengendalikan jalannya pelaksanaan proyek yang ada dilapangan. e. Memikirkan sertadapat pula memutuskan suatu masalah yang ada dalam suatuproyek. f. Architect engineer mempunyai tanggung jawab bahwa semua pekerjaan bertanggung jawab kepada CRE. 5. Civil Engineer. Civil engineer mempunyai tugas yang cukup penting yaitu yang melaksanakan jalannya pekerjaan proyek agasr segala sesuatunya dapat berjalan lancar serta cepat selesai berikut ini adalah a. Mengatur semua pelaksanaan proyek. b. Mengawasi semua pelaksanaan proyek. c. Memberi pengarahan kepada semua personil yang bekerja dalam proyek . d. Memutuskan semua permasalahan yang berhubungan dengan proyek. e. Mengendalikan semua jalannya proyek. f. Civil engineer bertanggung jawab kepada pimpinan proyek. 6. Mechanical Engineer Mechanical enggineer adalah bagian dari kontraktor yang mengurus bagian mechanical serta mempunyai tugas dan tanggung jawab yaitu : a. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan yang berhubungan dengan mechanical. b. Melakukan perencanaan serta perhitungan segala pekerjaan yang berhubungan dengan mechanical. c. Mechanical enggineer mepunyai tanggung jawab kepada CRE. 7. Electrical Engineer. Electrical enggineer adalah pekerjaan yang berhubungan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan electrical. Electrical enggineer mempunyai tugas sebagai berikut : a. Mengawasi serta mengontrol tentang segala sesuatunya yang berhubungan dengan electrical. b. Merencanakan pekerjaan electrical serta perhitungannya. c. Electrical enggineer bertanggung jawab kepada CRE. pekerjaan

19

8. Site Supervisor ( S.S ) Site supervisor adalah salah satu bagian tang mempunyai tugas secara umum adalah pengawas di lapangan. Adapun tugas dan tanggung jawab Site Supervisor adalah sebagai berikut : a. Site supervisor bertanggung jawab kepada masing masing dari bagian enginer. b. Site engginer mempunyai tugas ikut membant enginer dalam mengawasi jalannya pengerjaan suatu proyek yang ada di lapangan. c. Menyusun dokumen ataupun data data laporan pekerjaan per hari, permingu maupun bulanan.

20

21