Anda di halaman 1dari 2

Tabel 1.

Perbedaan antara Filsafat Barat dan Filsafat Timur TEMA Kedudukan manusia (individu) Keberadaan Tuhan FILSAFAT BARAT FILSAFAT TIMUR

Manusia lepas atau terpisah Manusia merupakan bagian yang dari lingkungan (alam) tak terpisahkan dari lingkungan (alam) Sebagian filsuf menolak, Mayoritas filsuf mengakui dan tapi sebagian lagi mengmembahas keberadaan Tuhan akui keberadaan Tuhan (Dewa atau dewa-dewa) Tuhan terpisah dan Tuhan merupakan bagian tidak berbeda dari alam terpisahkan dari alam Sebagian besar filsuf menilai Karena manusia merupakan bagian Realitas realitas sebagai sesuatu yang dari realitas, maka realitas tidak objektif dan mereka dapat dapat dipikirkan secara objektif. menarik diri dari realitas Manusia tidak dapat menarik diri yang dipikirkannya darinya Kecuali pada Abad Filsafat dan agama tidak dapat Agama Pertengahan, agama terpisah terpisahkan dari filsafat sebagai aktivitas Ciri khas filsafat Filsafat sebagai aktivitas Filsafat intelektual kontemplasi kehidupan Pengalaman empiris dan Pengalaman dan rasio penting, tapi Metode rasio adalah alat untuk penghayatan hidup dan intuisi menyusun pengetahuan (pengalaman langsung tanpa media (filsafat) teori atau konsep-konsep teoritis) lebih penting lagi Sistematis, misalnya ada Tidak memiliki sistematika seperti Sistematika pembedaan tegas antara filsafat barat metafisika, epistemologi, dan aksiologi beserta cabangcabangnya Terapan filsafat Berhubungan erat dengan Menjadi landasan atau pegangan ilmu pengetahuan kehidupan sehari-hari Terutama di lingkungan Lingkungan non-akademik (antara Pusat/tempat akademik (universitas) lain tempat-tempat ibadat) aktivitas berfilsafat materialisme, Taoisme, Confusionisme (China), Beberapa contoh Idealisme, empiris-me, rasionalisme, Shinto (Jepang), Budhisme, aliran-aliran

Hinduisme (India), dan lain-lain atau jenis-jenis pragmatisme, eksistensialisme, dan lainfilsafat lain