Anda di halaman 1dari 20

MAKALAH

INTERAKSI MANUSIA & KOMPUTER ANALISIS SITUS www.budpar.go.id

Nama NIM Jurusan Semester Desen Pembimbing

: : : : :

Oleh : Moh.Muhibul Anam 2009.69.04.0005 Teknik Informatika VI ( Enam ) Hasan Basri

TEKNIK INFORMATIKA

UNIVERSITAS YUDHARTA PASURUAN


Jl. Yudharta No. 07 ( Pondok Pesantren Ngalah ) Sengonagung Purwosari Pasuruan Telp. ( 0343 ) 611186 2012

WEBSITE
Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia

www.budpar.go.id

DAFTAR ISI
Daftar Isi ........................................................................................................................ Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang .................................................................................... 1.1.1 Gambaran Umum Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ............................................................................... 1.1.2 Latar Belakang Kementrian Pertahanan Republik Indonesia . 1.1.3 Aspek Bahasan Situs ............................................................... 1.2 Usability .............................................................................................. 1.2.1 Learnibility .............................................................................. 1.2.2 Throughpout ............................................................................ 1.2.3 Flexibility ................................................................................ 1.2.4 Attitude .................................................................................... 1 2 2 2 3 3 4 4 1

Bab 2

Analisis Situs 2.1 Analisis Tampilan Situs ...................................................................... 2.1.1 Header ...................................................................................... 2.1.2 Menu Utama ............................................................................ 2.1.3 Gambar .................................................................................... 2.1.4 Breadcrumb ............................................................................. 2.1.5 Link .......................................................................................... 2.1.6 Search ...................................................................................... 2.1.7 Tipografi .................................................................................. 2.1.8 Bahasa ...................................................................................... 2.1.9 Pengelompokan Menu ............................................................. 2.1.10 Penggunaan White Space ........................................................ 2.1.11 Screen Resolution .................................................................... 5 5 7 8 8 9 9 10 11 11 11 12

2.1.12 Kecepatan Loading .................................................................. 2.1.13 Scrolling .................................................................................. 2.1.14 Icon .......................................................................................... 2.1.15 Judul Halaman (Title) .............................................................. 2.1.16 Tabel ........................................................................................ 2.1.17 Text Browse ............................................................................. 2.1.18 Site Map ...................................................................................

12 12 13 13 13 13 14

2.2

Analisis Halaman Situs ....................................................................... 2.2.1 Halaman Home ........................................................................

14 14

Bab 3

Penutup 3.1 3.2 Kesimpulan .......................................................................................... Saran .................................................................................................. 15 15

Daftar Pustaka

..................................................................................................

16

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1.1.1 Gambaran Umum Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia saat ini dipimpin oleh Mari Elka Pangestu Dan di wakili oleh Sapta Nirwandar. VISI Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia mempunyai visi yaitu: "Terwujudnya Pembangunan Nasional Secara Menyeluruh". MISI Guna mewujudkan visi tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia melaksanakan misi yaitu: " Memberikan Informasi yang Akuntabel dan Terpercaya Manyangkut Program dan Kegiatan untuk Mencapai Target dan Sasaran Pembangunan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia ".

1.1.2 Latar Belakang Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia Seiring dengan berkembangnya ilmu dan teknologi secara pesat seperti saat ini, perlu adanya sistem informasi yang cepat pula. Suatu organisasi sangat berpengaruh terhadap akan kemajuan sistem informasi yang ada dalam organisasi tersebut, begitu juga dalam Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia sangatlah perlu suatu sistem informasi yang sangat cepat dan akurat.

Karena dengan adanya informasi yang cepat dan akurat maka suatu Pariwisata dan Ekonomi dapat mengetahui kemajuan teknologi baru yang dapat memajukan Pariwisata dan ekonomi di Indonesia. Dengan adanya situs Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif republic Indonesia ini, kita dapat mengetahui sampai dimana dan sebesar apa Perkembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sekarang. Mulai dari Sarana Prasarana yang dimiliki dan pembelian suatu teknologi peralatan penunjang Perkembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 1.1.3 Aspek Bahasan Situs Situs Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia dikembangkan untuk menjaga ketersediaan informasi yang cepat, lengkap, dan akurat. Kategori pengguna situs adalah masyarakat luas yang ingin mengetahui kondisi apa saja yang terjadi dalam Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia. Aspek utama yang patut dibahas dari situs adalah kegunaan (usability) dan tampilan (user interface) situs. Kedua aspek ini dapat dijadikan bahan referensi bagi pengembangan setiap situs manapun agar lebih baik termasuk situs Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia. Pembahasan akan dititikberatkan pada kemudahan dan kepuasan pengguna dalam menikmati fasilitas yang diberikan oleh situs. Karena apabila pengguna tidak mudah dan puas ketika menggunakan suatu situs maka akan sangat sedikit yang menjadi pengunjung dan tujuan pembuatan situs menjadi sia-sia karena tidak ada yang mengakses situs tersebut. 1.2 Usability Usability adalah berperan penting dalam pengembangan sebuah situs. Pengembang harus memahami prinsip-prinsip usability sebelum mengimplementasikannya pada sebuah situs. Menurut Jacob Nielsen, usability adalah sebuah atribut kualitas yang menilai tingkat kemudahan user interface untuk digunakan. Usability juga mengacu kepada metode untuk meningkatkan kemudahan penggunaan selama proses perancangan. Pembahasan tentang usability akan lebih terarah pada jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seputar keempat aspek yang termasuk didalamnya. Aspek-aspek tersebut meliputi learnability, throughput, flexibility, dan attitude.

1.2.1 Learnability Learnability menjelaskan tingkat kemudahan pengguna untuk memenuhi tasktask dasar ketika pertama kali mereka melihat atau menggunakan situs. Apakah pengguna merasa mudah terhadap situs yang ia hadapi? Apakah penggguna harus mempelajari dahulu halaman situs? Berapa lama pengguna mempelajari situs tersebut. 1.2.2 Throughput Bahasan ini menyangkut bagaimana tingkat kecepatan pengguna dalam

menyelesaikan task-task yang ada. Seberapa cepat suatu tugas dikerjakan? Tugas (task) utama yang diperhatian adalah fungsi login dan searching. Tetapi, dalam situs ini tidak diberikan keterangan mengenai kategori pengguna yang diperbolehkan melakukan login. Tugas lainnya adalah membaca informasi yang diberikan. situs nasional Republik Indonesia tidak begitu memanjakan pengguna untuk melihat informasi yang diberikan karena tampilan yang cukup berantakan membuat tidak enak dilihat. Tentu saja hal ini akan menghambat penyerapan informasi bagi pengguna. Kesalahan-kesalahan pengguna juga patut diperhitungkan Kesalahan yang dibuat pengguna mencakup ketidaksesuaian apa yang pengguna pikirkan dengan apa yang sebenarnya disajikan oleh situs. Semakin banyak kesalahan yang dibuat pengguna maka pengguna akan merasa jenuh dan lama-kelamaan justru mengalami stress yagng mengakibatkan tidak memeanfaatkan kembali situs tersebut. Situs nasional Republik Indonesia tidak menetapkan kategori tersendiri untuk tulisan biasa, Link, heading, dan sub-heading, sehingga banyak terdapat kesalahan dalam identifikasi derajat kepentingan dan fungsionalitas suatu tulisan. Salah satunya adalah salah mengidentifikasi tulisan yang biasa dengan yang berupa Link karena terdapat tulisan biasa yang bergaris bawah sedangkan hampir semua Link tidak ada yang terlihat bergaris bawah kecuali pointer mendekat. 1.2.3 Flexibility Sebuah situs harus mempunyai tingkat fleksibilitas tinggi. Apalagi situs yang dibahas ini merupakan situs nasional. Warga negara Indonesia memiliki banyak keragaman

sehingga kefleksibilitasan sangat penting agar semua warga negara dapat mengambil informasi dari situs ini dengan mudah dan menjadikannya bermanfaat. Situs ini harus dapat dipahami berbagai profesi karena dalam situs ini berisi berbagai macam informasi yang tersedia dalam banyak menu. Hal ini dikarenakan aspek kehidupan manusia yang cukup kompleks. Suku, pekerjaan, , agama, ras, dan lainlain yang berbeda harus tetap mempunyai hak untuk kemudahan dalam mengakses situs ini. 1.2.4 Attitude Kepuasan pengguna terhadap situs sangat penting diperhatikan. Hal ini menyangkut kelanjutan dari situs ini sendiri. Jika sangat banyak yang tidak puas terhadap situs ini maka semakin sedikit yang mengunjungi situs ini dan berakibat kerugian. Tingkat kepuasan dapat diukur dari banyaknya kunjungan terhadap situs ini, sehingga diperlukan sebuah pengitung dari pengunjung yang mengunjungi situs tersebut. Pertama kali masuk ke halaman utama dengan alamat www.budpar.go.id, kecepatan mengakses cukup baik. Dari namanya maka kita sudah dapat mengetahui bahwa situs ini merupakan situs pemerintah dalam Republik Indonesia sehingga sudah tepat dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Karena situs ini berisi berbagai informasi yang terjadi di Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia beserta isu-isu nasionlanya maka pengelolaan basis data harus sangat baik. Harus adanya update setiap hari sehingga pengguna merasa puas mendapatkan informasi terbaru.

BAB 2 ANALISIS SITUS


Situs yang akan dibahas adalah Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia yang memiliki domain www.budpar.go.id, Situs ini pada intinya berisi tentang informasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia. Berbagai aspek dalam Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia yang ada di situs ini seperti Pimpinan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia, Organisasi dalam Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia, Vito tentang Tourism Officer dari Negara asing, dan lain-lain. Pada saat pertama kali mengunjungi situs ini pengguna akan dihadapkan dengan halaman yang terlihat banyak adanya suatu berita dan Agenda. Namun dari tampilan pertama situs ini ada banyak juga kekurangan kekurangan yang mestinya harus diperbaiki dan dibenahi. Agar pengguna dapat melihat situs ini bisa beranggapan bahwa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia lebih Menarik Peminat dari Negara sendiri dan asing. 2.1 Analisis Tampilan Situs 2.1.1 Header Pada halaman index, pengguna dihadapkan pada header yang berisi keterangan tentang portal ini. Lambang atau logo sangat penting ditampilkan dalam situs sebagai identitas dari suatu organisasi dalam hal ini Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia. Situs ini menampilkan perpaduan hasil kreasi dari setiap daerah dan kekayaan identitas Kemetrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia. Peramasalahan pada header: 1. Teks pada header tidak terlalu mencolok dan jelas atau warna teks tidak kontras dengan gambar background. Hal ini mengakibatkan teks tidak terlihat sebagai judul dari situs ini. 2. Background pada header tidak jelas. Terlalu banyaknya gambar pada header yang digabungkan dengan metode gradasi yang membuat gambar tidak menyatu antara gambar satu dengan yang lain. Padahal kalau diperhatikan lebih detil terdapat gambar ikan udang dan cara batik.

3. Di bagian kiri dari header terdapat Logo dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republic Indonesia. Logo ini terlihat kurang besar, karena Logo dalam situs ini merupakan Simbol dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republic Indonesia. Maka dibuat lebih jelas dan diberi animasi agar kelihatan menarik dan bernuansa hidup. 4. Teks Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republic Indonesia terlalu kebawah. Hal ini akan memberi kesan terlalu fokus ke header. Solusi untuk permasalahan pada header: 1. Warna teks harus yang kontras dengan backgorundnya. Sehingga akan terlihat lebih jelas. 2. Tidak perlu terlalu banyak gambar pada background, yang terpenting adalah bermakna dan kontras terhadap teksnya. 3. Pemberian Logo pada header dibuat lebih jelas dan sedikit diberi animasi agar Logo tersebut terlihat menarik dan hidup. 4. Teks Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republic Indonesia dibuat lebih jelas lagi, dan perlu ditambah garis tepi (border) pada tulisan tersebut agar lebih jelas dilihat.

Logo kurang kontras dan perlu ditambah animasi

Gambar nampak kurang jelas

Kurang Kontras dan perlu ditambah border huruf

Gambar 1. Header

10

2.1.2 Menu Utama Terdapat gambar search yang kurang jelas. Pengguna yang pertama kali melihat akan terlihat sebagai gambar yang tidak jelas, dan tidak ada keterangan tulisan search yang berfungsi untuk kegunaan dari menu itu sendiri.

Gambar 2. Search Kekurangan pada menu utama di situs ini adalah: 1. Tampilan Teks Menu tidak rata dengan Teks Submenu, sehingga terlihat berantakan. 2. Terdapat menu yang belum ada Isi Link nya, yang ada pada menu Organisasi > Setjen. Solusi: 1. Seharusnya Tek Menu diratakan / diluruskan dengan Teks Submenu, agar tertata rapi dan terlihat tidak berantakan. 2. Perlu dibuatkan Isi Link nya, karena situs ini merupakan situs resmi yang menyangkut tentang suatu informasi Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republic Indonesia.

Gambar 3. Halaman Organisasi Setjen tidak ditemukan


11

2.1.3 Gambar Pada isi Berita Terkini, gambar tidak bisa di Klik untuk memperbesar tampilan agar lebih jelas dilihat. Selain itu jarak antara gambar dengan tulisan masih masih kurang rapi.

Gambar tidak bisa diKlik untuk diperbesar Jarak Gambar dengan tulisan tidak rapi

Gambar 4. Jarak Gambar dan Teks tidak rapi 2.1.4 Breadcrumb Breadcrumb digunakan untuk menginformasikan kepada pengguna mengenai posisi pengguna saat ini. Dengan menggunakan breadcrumb, pengguna juga dapat menelusuri path yang telah dilaluinya sampai berada di posisi saat ini sehingga pengguna dengan mudah dapat kembali ke halaman sebelumnya. Pada situs ini tidak terdapat breadcrumb yang ditampilkan, Sehingga pengguna bingung dengan posisi saat ini. 2.1.5 Link Pada situs ini penampilan Linknya tidak ada yang bermasalah. Namun ada beberapa dari isian link yang hasilnnya kurang memuaskan. Permasalahan pada Link di situs ini:
12

1. Didalam isian link setiap berita, format teks dan paragraph kurang tertata dengan baik. 2. Ada tempat pengisian suatu komentar dari setiap berita yang ditampilkan, namun saat pengguna ingin mengisi suatu komentar. Pengguna bingung dalam cara pengisiannya. Solusi: 1. Untuk Format Paragraph perlu dibenahi lagi, agar bisa terlihat rapi. 2. Bila memang ada isin untuk komentar seharusnya bisa digunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pengguna.

Gambar 6. Isian Komentar yang tidak dapat dipakai pengguna 2.1.6 Search Search merupakan salah satu fitur yang harus ada pada sebuah situs. Fitur search akan memudahkan pengguna untuk menemukan informasi tertentu yang ada di situs dengan mudah dan cepat. Pengguna hanya memasukkan beberapa kata sebagai kata kunci dan sistem situs akan menampilkan halaman hasil yang sesuai dengan kata kunci. Penggunaan fitur ini tentu lebih menghemat waktu pengguna daripada harus browsing ke semua halaman situs untuk mendapatkan informasi tertentu. Pada situs ini terdapat fitur search pada bagian kanan atas di bawah header. Kesalahan pada fitur ini yaitu:

13

1. Gambar kaca pembesar yang kurang jelas dan tidak ada keterangan tentang tulisan search. 2. Tidak adanya advance search. Situs ini memiliki banyak konten yang tidak semuanya dibaca oleh pengguna. Solusi: 1. Gambar kaca pembesar sebaiknya dibuat lebih jelas lagi dan diberi tulisan search agar pengguna dapat secara mudah memahami. 2. Terdapat advance search. Dengan tambahan fitur ini akan membuat pengguna lebih mudah mencari kata kunci yang lebih spesifik.

Gambar 7. Pencarian 2.1.7 Tipografi 2.1.7.1 Penyesuaian font dan pewarnaan Jenis teks sangat menentukan apakah konten dari suatu situs dapat dengan mudah dibaca oleh pengguna atau tidak. Situs ini menggunakan jenis teks yang cukup baik. Dengan menggunakan jenis teks standar Arial berukuran 11pt, teks pada situs ini sudah dapat terlihat dengan jelas dan enak dilihat. Akan tetapi judul header Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia tampak kurang kontras. Sebaiknya agak lebih diperjelas lagi karena merupakan Judul dari Situs ini. Penempatan teks juga sangat tepat, Ukuran dari masing-masing kolom sudah konsisten untuk setiap halaman. Untuk kolom tengah dibuat agak lebih lebar untuk diisi oleh konten berita tetapi ukurannya tidak terlalu panjang, sudah untuk 8-14 kata setiap barisnya. Sehingga dengan ukuran seperti ini, konten dari berita dapat dibaca dengan mudah dan cepat. 2.1.7.2 Teks berjalan (moving teks) Pada kolom ataas dibawah header teks berjalan, yang menginformasikan tentang kunjungan Kompuskom. Penggunaan teks berjalan pada bagian ini sudah baik.

14

2.1.8 Bahasa Situs yang baik memiliki pilihan bahasa yang dapat dipilih pengguna. Apalagi jika situs tersebut situs dalam negeri yang sering juga diakses oleh pengguna luar negeri maka adanya pilihan bahasa dalam negeri dan luar negeri dalam hal ini bahasa inggris sebagai bahasa internasional sangat diperlukan, namun pada situs ini tidak terdapatnya penggunaan Bahasa Asing sehingga pengguna dari luar negeri akan kesulitan tentang isi dari situs ini. 2.1.9 Pengelompokan Menu Pengelompokan menu bertujuan untuk mempermudah pengguna untuk mengakses menu-menu tertentu. Pengelompokan dilakukan terhadap menu-menu yang memiliki kedekatan fungsionalitas. Pada situs ini terdapat beberapa pengelompokan seperti : Fokus Berita Kinerja Pengumuman Pidato Menteri Agenda : Link Directory

2.1.10 Penggunaan White Space White space adalah bagian halaman situs yang tidak memiliki teks atau ilustrasi apapun. White space sangat penting dalam perancangan halaman situs karena memudahkan pengguna untuk memproses informasi dengan baik. Sebuah situs yang memiliki sedikit white space akan menyulitkan pengguna untuk

mengidentifikasi informasi yang penting. Sebaliknya, penggunaan white space yang terlalu banyak juga kurang bagus karena halaman situs akan terkesan kosong. Pengembang situs harus menyeimbangkan proporsi white space dengan konten yang ada, artinya white space jangan terlalu sedikit tetapi juga tidak terlalu banyak sehingga pengelompokan informasi dapat dilakukan dengan baik.

15

2.1.11 Screen Resolution Situs ini baik dilihat pada resolusi 1024 x 768 piksel. Hal ini sudah mengikuti perkembangan resolusi monitor yang pada umumnya sudah 1024 x 768 piksel. Situs ini memiliki lebar sekitar 900 piksel dan panjang yang fleksibel tergantung isi dari konten berita. Ukuran ini sudah baik untuk lebarnya, namun tidak untuk panjangnya yang di atur untuk fleksibel. Pada situs ini konten berita di satu halaman terlalu banyak sehingga karena panjang situs fleksibel mengikuti isi dari situs, situs menjadi terlalu panjang. Penggunaan ukuran fleksibel sebenarnya cukup baik jika saja isi konten berita tidak terlalu banyak. 2.1.12 Kecepatan Loading Untuk situs Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang dibahas loadingnya tidak terlalu lama. Hal ini sudah sangat baik, Situs ini memiliki loading yang tidak terlalu lama karena penggunaan gambar dan javascript yang tidak terlalu banyak sehingga tidak memerlukan waktu yang lama dalam mengakses dari satu halaman ke halaman yang lain. Akan tetapi, terdapat penggunan javascript yang tidak terlalu penting yaitu pada menu utama. Sehinggan jika pada fitur ini tidak menggunakan javascript, loading dari situs akan lebih baik lagi.

2.1.13 Scrolling Pengguna kebanyakan malas untuk melakukan scrolling dan kalaupun mereka melakukan scrolling, maka mereka hanya melakukannya sedikit saja (satu atau dua kali scrolling). Situs ini sangat buruk dalam hal scrolling karena pengguna harus scrolling berkali-kali untuk mencapai halaman paling bawah karena konten berita yang ditampilkan sangat banyak. Hal ini tentu saja menggangu pengguna yang harus bolak-balik scrolling. Untuk menghindari hal seperti ini sebaiknya konten yang diberikan terlalu banyak dalam satu halaman. Cukup dengan 3-5 konten berita sudah cukup, untuk berita lainnya dapat disediakan Link yang menuju berita lebih banyak. Pada halaman berita yang lebih banyak juga tidak ditampilkan dalam satu halaman semua dan harus disediakan paging jika berita sangat banyak agar tidak membutuhkan scrolling yang banyak.

16

2.1.14 Icon Icon adalah grafik dalam sebuah antarmuka yang digunakan untuk

mengkomunikasikan informasi kepada pengguna dengan mengekspresikan. Hanya sedikit penggunaan icon pada situs ini. 2.1.15 Judul Halaman ( Title ) Situs ini dengan baik menampilkan judul tiap halaman pada browser pengguna. Pada judul akan ditampilkan dimana pengguna sedang mengakses situs. Hal ini sangat berguna ketika sedang browsing dalam situs. Informasi yang terdapat pada browser pengguna sudah jelas dan dapat dimanfaatkan oleh pengguna. 2.1.16 Tabel Tabel banyak digunakan dalam membuat tampilan dari suatu data. Tampilan tabel yang baik akan sangat memudahkan dibaca. Ketika tampilan tabel tidak baik dan pengguna sulit membacanya maka dapat terjadi kesalahan dalam pembacaan data. Karena situs ini situs resmi maka data yang akurat mutlak terjadi. 2.1.17 Text Browser Tidak banyak pengguna yang menginginkan melihata gambar dari sustu situs. Terdapat beberapa pengguna yang hanya menginginkan konten dari situs hanya berupa teks saja dengan memanfaatkan text browser. Beberapa alasan jika pengguna menggunakan text browser yaitu: 1. Mempercepat waktu loading. Hal ini untuk mempercepat dalam memperoleh informasi sehingga waktu yang digunakan menjadi efektif dan efisien. 2. Masalah bandwidth. Banyak pengguna yang berinternet dengan memanfaatkan layanan yang dibatasi dalam hal besarnya situs yang diakses dalam sebulan. Sehingga agar berhemat digunakan text browser yang lebih kecil ukurannya. 3. Tidak perlu melihat ada iklan yang tidak diinginkan. Dengan text browser, maka tidak ada iklan yang tampil sehingga tidak mengganggu selama melakukan akses ke suatu situs yang hanya ingin mengambil informasi saja.

17

Situs yang baik sudah mengantisipasi kondisi seperti ini. Pada setiap konten yang dapat tidak diaktifkan oleh pengguna, pengembang situs harus menyertakan alternatif teks yang melambangkan konten tersebut. Sehingga ketika menggunakan text browser akan terlihat keterangan gambar yang melambangkan suatu konten yang tidak terlihat. 2.1.18 Site Map Sebuah situs penting memiliki sebuah site map. Site map menginfomrasikan bagi para pengguna tentang isi situs secara keseluruhan. Dari sinilah terlihat kompleksotas sebuah situs. Seperti halnya daftar isi dalam sebuah buku maka site map dapat digunakan oleh pengguna untuk mencari halaman yang diinginkan. Namun, pada situs yagn dibahas ini tidak ditemukan adanya site map. Padahal kalau melihat dari jumlah Link yang ada, cukup banyak halaman pada situs sehingga akan jauh lebih baik jika terdapat Link yang menuju site map. 2.2 Analisis Halaman Situs 2.2.1 Halaman Home
Secara

umum halaman Home sudah mencerminkan apa yang ingin disampaikan

kepada pengguna yaitu pengguna yang ingin mengetahui kondisi dalam Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Di situs ini sudah terdapat menu-menu yang menuju ke halaman-halaman mengenai berbagai aspek tentang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Mulai dari Pimpinan, Organisasi, budaya, dan laini-lain. Kemudian terdapat hit counter dari situs ini di kolom kiri paling bawah. Statistik pengunjung ini menampilkan informasi yang lengkap karena di sini terdapat pengunjung hari ini, kemarin, minggu ini, dan bulan ini. Sehingga untuk evaluasi pengunjung situs bisa lebih spesifik.

18

BAB 3 PENUTUP
3.1 Kesimpulan Kemudahan dalam sebuah web sangat mutlak diperlukan dalam pengembangan sebuah situs. Tugas dari seorang pengembang situs adalah memanjakan penggunanya. Tidak akan banyak dikunjungi suatu situs jika memiliki tatanan yang buruk dan tampilan yang membingungkan bagi pengguna. Pada situs Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia, masih terdapat banyak kekurangan. Sebagai situs resmi dalam Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republic Indonesia, seharusnya situs ini memberikan kesan formal dan elegan bagi para penggunanya yang justru tidak terlihat pada situs ini. Warna yang tidak kontras dan Link yang tidak sesuai merupakan masalah yang utama pada situs ini. Selain masalah kesalahan bahasa, ketidakkonsistenan pada beberapa konten, kerancuan dalam Submenu, dan lainnya. Sehingga sebagai situs yang sering dikunjungi, hal-hal di atas perlu lebih diperhatikan.

3.2

Saran Kekurangan-kekurangan dalam suatu situs memang banyak terjadi. Namun, apabila terus-menerus diperbaiki akan mebuat situs mejadi baik dan mudah digunakan. Situs akan banyak dikunjungi jika pengembang memahami apa yang pengguna inginkan sehingga pengguna tidak merasa kesukaran dan kebosanan dalam mengakses situs

19

DAFTAR PUSTAKA

http:// www.budpar.go.id/budpar Ardika, I Wayan (2004) Pariwisata Bali: Membangun Pariwisata-Budaya dan Mengendalikan Budaya-Pariwisata, di I Nyoman Darma Putra (ed.), Bali Menuju Jagaditha: Aneka Perspektif, Pustaka Bali Post, Denpasar-Bali , Indonesia , hal. 20-33. Tim Perumus Bali Post (2004) Ajeg Bali: Sebuah Cita-Cita, Pustaka Bali Post, Denpasar-Bali , Indonesia . Bandem, I Made dan deBoer, F.E. (1981) Kaja and Kelod Balinese Dance in Transition, Oxford University Press, Kuala Lumpur, New York, Melbourne. Kurnianingsih, A. (2002) Jaringan Ekowisata Desa: Tradisionalisasi Diri Orang Bali di Tengah Modernisasi, Tesis S2 Program Studi Antropologi Jurusan Ilmu-ilmu Humaniora, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. Pitana, I Gde (2002) Apresiasi Kritis Terhadap Kepariwisataan Bali , Print Works, DenpasarBali , Indonesia . Rai, A.A. Gde (2003) Sustaining Culture Through Tourism: Fact or Fluff (from heritage to legacy), Presentasi pada PATA Annual Conference, Bali . Ruastiti, Ni Made (2005) Seni Pertunjukan Bali dalam Kemasan Pariwisata, Bali Mangsi Press, Denpasar-Bali, Indonesia. Vickers, A. (1990) Bali : A Paradise Created , Periplus Editions (HK) Ltd., Hong Kong . WCED (1987) Our Common Future, Oxford University Press, Oxford .

20