Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (S A P)

ANTENATAL CARE ABORTUS PROVOKATUS KRIMINALIS Pokokbahasan : Antenatal Care

Sub pokokbahasan : Abortus Provokatus Kriminalis Penyuluh : Mahasiswa DIII KebidananSTIKES BINA BANGSA MAJENE Hari/tanggal Waktu Tempat Sasaran : Selasa, 03 April 2012 : Pukul 10.00 s.d11.00 WIB : Aulah STIKES BINA BANGSA MAJENE : Ibu Hamil Trimester I,II& Remaja

I. Tujuan Intruksional Umum( TIU ) Setelah melakukan kegiatan penyuluhan tentang abortus selama 20 menit, diharapkan para ibu hamil, remaja mampu memahami dan dapat mencegah terjadinya abortus pada kehamilannya. .

II. Tujuan Intruksional Khusus ( TIK ) 1. Peserta Mampu Menjelaskan pengertian dari abortus provokatus kriminalis. 2. Peserta Mampu Menjelaskanpenyebab dari abortus provokatus kriminalis. 3. Peserta Mampu Menjelaskan Resiko dari abortus provokatus kriminalis 4. Peserta Mampu Menjelaskan Dampak dari Abortus provokatus kriminalis. 5. Peserta Mampu Menjelaskan Hukum Aborsi menurut Undang-Undang 6. Peserta Mampu Menjelaskan Pencegahan dari Abortus Provokatus Kriminalis

III. Media 1. Laptop 2. LCD

IV. Metode 1. Ceramah 2. Diskusi V. Pelaksanaan NO 1 ACARA Pembukaan WAKTU 5 mnt KEGIATAN PENYULUHAN 1. Mengucapsalamdanterimakasihat askedatanganparapeserta. 2. Memperkenalkandiridanapresiasi. 1. Menyampaikanmateritentangpeng ertianAbortusProvokatusKriminal is 2. MenjelaskanPenyebabdariAbortus ProvokatusKriminalis 3. MenjelaskantentangResikodariAb ortusProvokatusKriminalis. 4. MenjelaskanDampakdariAbortus ProvokatusKriminalis 5. MenjelaskanBagaimanaHukumA borsiMenurut UU 6. MenjelaskanBagaimanaPencegah andariAbortusProvokatusKrimina lis Memintapesertauntukmengajukanpert anyaanjikabelumjelas. 1. Menyimpulkanhasilpenyuluhan. Memberisalamdanmemintamaafbi laadakesalahan. 2. Mengucapkanterimakasihatasperh atiandanmengucapkansalam.

KEGIATAN PESERTA K 1. Menjawabsalam, M 2. Mendengarkandenganseksa ma. 1. Mendengarkan 2. Memperhatikan.

Inti

15 mnt

Diskusi

25 mnt

Pesertamengajukanpertanyaa n 1. Memberi saran-saran. 2. Pesertamenjawabsalam.

Penutup

5 mnt

ABORTUS PROVOKATUS KRIMINALIS


I. Pengertian Abortus provokatus Kriminalis Abortus provokatus Kriminalis adalah abrtus yang terjadi karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis.Berdasarkan uraian di atas, hanya abortus provokatus kriminalis yang termasuk kedalam lingkup pengguguran kandungan menurut hukum. II. Penyebab Abortus Provokatus Kriminalis Abortusprovokatuskriminalisseringterjadipadakehamilan yang tidakdikehendaki. Ada beberapaalasanwanitatidakmenginginkankehamilannya: Alasankesehatan, di manaibutidakcukupsehatuntukhamil. Alasanpsikososial, di manaibusendirisudahenggan/tidakmauuntukpunyaanaklagi. Kehamilan di luarnikah. Masalahekonomi, menambahanakberartiakanmenambahbebanekonomikeluarga. Masalahsosial, misalnyakhawatiradanyapenyakitturunan, janincacat. Kehamilan yang terjadiakibatperkosaanatauakibatincest (hubunganantarkeluarga). Selainitutidakbisadilupakanjugabahwakegagalankontrasepsijugatermasu ktindakankehamilan yang tidakdiinginkan.

III. Resiko Abortus Provokatus Kriminalis

Aborsimemilikirisikopenderitaan yang berkepanjanganterhadapkesehatanmaupunkeselamatanhidupseorangwanita.Tida kbenarjikadikatakanbahwaseseorang yang melakukanaborsiia tidakmerasakanapa-apadanlangsungbolehpulang . Resikokesehatanterhadapwanita yang melakukanaborsiberisikokesehatandankeselamatansecarafisikdangangguanpsiko logis Resiko kesetan fisik 1. Kematianmendadakkarenapendarahanhebat 2. Kematianmendadakkarenapembiusan yang gagal 3. Kematiansecaralambatakibatinfeksiseriusdisekitarkandungan 4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation) 5. Kerusakanleherrahim (Cervical Lacerations) yang akanmenyebabkancacatpadaanakberikutnya 6. Kankerpayudara (karenaketidakseimbanganhormon estrogen padawanita. 7. Kankerindungtelur (Ovarian Cancer) 8. Kankerleherrahim (Cervical Cancer) 9. Kankerhati (Liver Cancer) 10. Kelainanpada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akanmenyebabkancacatpadaanakberikutnyadanpendarahanhebatpadasaatkehamilanbe rikutnya 11. Menjadimandul/tidakmampumemilikiketurunanlagi (Ectopic Pregnancy) 12. Infeksironggapanggul (Pelvic Inflammatory Disease) 13. Infeksipadalapisanrahim (Endometriosis) Resiko kesehatan mental

Padadasarnyaseorangwanita yang melakukanaborsiakanmengalamihalhalsepertiberikutini: 1. Kehilanganhargadiri (82%) 2. Berteriak-teriakhisteris (51%) 3. Mimpiburukberkali-kali mengenaibayi (63%)

IV.

4. Inginmelakukanbunuhdiri (28%) 5. Mulaimencobamenggunakanobat-obatterlarang (41%) 6. Tidakbisamenikmatilagihubunganseksual (59%) Dampak Abortus provokatus Kriminalis timbulluka-lukadaninfeksi-infeksipadadindingalatkelamindanmerusak organ-organ di dekatnyasepertikandungkencingatauusus. Robekmulutrahimsebelahdalam (satuototlingkar). Hal inidapatterjadikarenamulutrahimsebelahdalambukansajasempitdanperas asifatnya, tetapijugakalautersentuh, makaiamenguncupkuat-kuat. Kalaudicobauntukmemasukinyadengankekerasanmakaotottersebutakan menjadirobek.

Dindingrahimbisatembus, karenaalat-alat yang dimasukkankedalamrahim. Terjadipendarahan. Biasanyapendarahanituberhentisebentar, tetapibeberapaharikemudian/ beberapaminggutimbulkembali. Menstruasitidak normal lagiselamasisaprodukkehamilanbelumdikeluarkandanbahkansisaitudapat berubahmenjadikanker.

V.

Hukum Aborsi Menurut Undang-Undang Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36, Tahun 2009 tentang kesehatan Pasal 194 Setap orang yang dengan sengaja melakukan aborsi tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 75 ayat 2 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 ( satu miliar rupiah ) Pasal 314

Seorangibu yang, karenatakutakanketahuanmelahirkananak, padasaatanakdilahirkanatautidak lama kemudian,

dengansengajamerampasnyawaanaknya, diancam, karenamembunuhanaksendiri, denganpidanapenjara paling lama tujuhtahun. Pasal 346

Seorangwanita yang sengajamenggugurkanataumematikankandungannyaataumenyuruh orang lainuntukitu, diancamdenganpidanapenjara paling lama empattahun. VI. Pencegahan Abortus Provokatus Kriminalis Hindari persinaan Terapkan sikap yang baik dalam diri

PENUTUP Kesimpulan Abortusatauaborsiadalahpengguguranjaninsecarapaksasebelumsempurnapenciptaann ya.Karenafaktorpenyebabnyaantaralain, janindalamkandunganhasilhubungan haram, janin yang dikandungternyatacacatsetelah di USG, pengaruhkondisiekonomi, dandikarenakanmalu. Dalamajaranislam yang mencegahperzinaansertamembentuksikapterhadapanak, dapatlahkiranyasebagaiupayapencegahanabortusprovokatuskriminalisataupenggugura ndengansengaja. Duniamedis, hukum, dan agama islamtelahmelarangdilakukannyaabortus, kecualibilaabortusitubenar-benardiperlukanuntukmenyelamatkanjiwaibu. Dalamduniamedis, hukum, dan agama perlumembantudanmenentukankepastianakandiperbolehatautidaknyaabortusatasindik asikelainanjanin. Hal inijugaperluuntukmengimbangidenganmemberikangambaranmengenaikeadaanjaninse caradini. Dengandemikian,

diperlukanperlindunganhukumdalammenyelenggarakanpelayananaborsi yang amanuntukmenjaminhakperempuandalammenentukanfungsireproduksidanperanrepro duksitubuhnyasendiri.Pelayananaborsiamandapatmenurunkanangkaterjadinyaaborsibi ladilengkapidenganpelayanankonselingpra- danpascatindakan yang menekankankepadaklienperlunyapemakaiankontrasepsidalamaktivitasseksual.