LEMBAGA PENDIDIKAN POLRI SEKOLAH STAF DAN PIMPINAN MENENGAH TOPIK ANGGARAN BERBASIS KINERJA DAN TUGAS POKOK

POLRI JUDUL OPTIMALISASI PENGAWASAN PENGGUNAAN ANGGARAN DI POLRES X GUNA MENINGKATKAN PELAKSANAAN PATROLI DALAM RANGKA HARKAMTIBMAS BAB I PENDAHULUAN

1.

Latar Belakang Salah satu tugas pokok Polri adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, disamping sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta selaku penegak hukum.1 Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok tersebut hendaknya senantiasa mengedepankan prinsip profesionalitas, akuntabilitas, transparansi pelayanan prima, demokrasi, efisiensi, efektifitas serta senantiasa memperhatikan hak asasi manusia. Harus disadari bahwa dari waktu ke waktu masyarakat semakin cerdas dan kritis. Pemahaman akan hak – hak sebagai warga negara juga semakin tinggi. Hal ini tentunya membawa implikasi pada semakin meningkatnya tuntutan masyarakat atas kinerja Polri dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas. Rendahnya pemahaman Polri atas tuntutan tersebut hanya akan semakin memperburuk citra dan menurunnya kepercayaan masyarakat.2 Masyarakat memainkan fungsi kontrolnya karena merasa bahwa Polri dibiayai oleh masyarakat melalui pajak yang dibayarkan. Setiap kegiatan yang didukung oleh anggaran negara harus dapat

dipertanggungjawabkan oleh Polri, baik secara internal maupun eksternal kepada masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Polri adalah dengan melakukan patroli, kegiatan ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya menjaga keamanan dalam negeri dengan melakukan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali). Dengan berkurangnya atau bahkan tidak adanya anggaran yang memadai dikhawatirkan hal ini akan berdampak pada berkurangnya kemampuan patroli menjelajahi sudut kampung yang akan berdampak pada meningkatnya
1 2

Undang – Undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Parsudi Suparlan. 2006. Polisi Sipil dan Pemolisian Komuniti dalam Masyarakat Majemuk Indonesia. Jurnal Polisi Indonesia. Jakarta : YPKIK. halaman 59

1

. Diharapkan dengan pengawasan yang maksimal potensi kerugian negara dan penyalahgunaan anggota di lapangan dapat diminimalkam sehingga pelayanan kepolisian yang diharapkan masyarakat dapat terwujud. mengambil langkah proaktif pada tataran ini. efisiensi. efektifitas. Daya tangkal ini diharapkan dapat menimbulkan detterent effect terhadap penyalahgunaan anggaran. transparansi. Anggaran Berbasis Kinerja. Bagaimana proses penyusunan rencana kebutuhan anggaran yang dilakukan ? b. pelayanan prima. akuntabilitas.3 Polres X sebagai kesatuan operasional Polri di tingkat dasar melaksanakan pelayanan Kepolisian diberbagai bidang. PT. Revrisond Baswir. Berbagai upaya dilakukan dalam rangak pengawasan penggunaan anggaran. Maka rasanya tidak berlebihan ketika Polri dengan paradigma barunya yang mengedepankan aspek pencegahan lebih dari upaya untuk memasukan sebanyak – banyaknya orang ke penjara. Bagaimana pertanggung jawaban anggaran yang dilaksanakan di Polres X ? 3. 2. demokrasi. Polri yang telah diposisikan sebagai lembaga publik yang menjalankan salah satu fungsi pemerintahan dalam bidang keamanan dan ketertiban sehingga penyelenggaraan kepolisian harus mewujudkan sebuah kepemerintahan yang baik (good governance) yang mensyaratkan diterapkannya prinsip profesionalitas.2 kriminalitas. 3 Good governance adalah praktek penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis dan berkemampuan mengelola berbagai sumberdaya yang bersifat sosial dan ekonomi dengan baik untuk kepentingan sebesar – besarnya rakyat Indonesia berdasarkan azaz musyawarah dan mufakat. Ruang Lingkup Ruang lingkup penulisan Naskah Karya Perorangan ini dibatasi pada optimalisasi pengawasan penggunaan anggaran guna meningkatkan pelaksanaan patroli di fungsi Satuan Lalu Lintas dalam rangka harkamtibmas di Polres X. Bagaimana penggunaan anggaran yang dilakukan oleh Polres X ? c. Galaxy. 1997. supremasi hukum dan diterima oleh masyarakat. Permasalahan Permasalahan yang diangkat adalah “belum optimalnya pengawasan penggunaan anggaran di Polres X guna meningkatkan pelaksanaan patroli dalam rangka harkamtibmas” Dari permasalahan tersebut selanjutnya dirinci menjadi persoalan-persoalan yaitu: a. Jakarta. halaman 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful