Anda di halaman 1dari 2

Dynamic Time Warping Distance

DTW (DynamicTime Warping) adalah metode untuk menghitung jarak antara dua data
time series. Keunggulan DTW dari metode jarak yang lainnya adalah mampu menghi-
tung jarak dari dua vector data dengan panjang yang berbeda.

Jarak DTW diantara dua vektor dihitung dari jalur pembengkokkan optimal (optimal
warping path) dari kedua vektor tersebut.

(a) (b)
Gambar Pencocokan sequence (a) alignment asli dari 2 sequence (b) alignment dengan DTW.

Dari beberapa teknik yang digunakan untuk menghitung DTW, salah satu yang paling
handal adalah dengan metode pemrograman dinamis. Jarak DTW dapat dihitung
dengan rumus:

D(U , V ) = γ (m, n)

γ (i − 1, j )

γ (m, n) = d base (u i , v j ) + min γ (i − 1, j − 1)
γ (i, j − 1)

γ (0,0) = 0, γ (0, ∞) = ∞, γ (0,0) = 0, γ (∞,0) = ∞
(i = 1,2,3...m; j = 1,2,3...n)

Nilai pada kolom (i,j) terlihat sebagai nilai penjumlahan jalur pembengkokkan dari kolom
(1,1) hingga (i,j). Kolom dengan nilai γ (i, j )(1 ≤ i ≤ m,1 ≤ j ≤ n) dinamakan matriks jarak
terjumlahkan. Berikut ini adalah contoh matriks jarak terjumlahkan:

0 3 6 0 6 1
2 4 5 21 25 41 42
5 29 8 6 31 26 42
2 33 9 22 10 26 27
5 58 13 10 35 11 27
3 67 13 19 19 20 15

Gambar Ilustrasi matrik jarak terjumlahkan (cumulative distance matrix) antara 2 vektor.
U={2,5,2,5,3}, V={0,3,6,0,6,1}

Metode DTW sudah banyak digunakan untuk sistem pengenalan suara dan sistem
pencocokkan tandatangan.