Anda di halaman 1dari 24

PROPOSAL

HIBAH KKN-PPM BERBASIS EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT

MENGGALI POTENSI KECAMATAN KARIMUNJAWA DALAM PENGEMBANGAN PERAN MASYARAKAT BERBASIS PARIWISATA

Oleh: Ketua: Drs. Mustofa Anshori L., M.Hum. Anggota: Prins David Saut Muh. Syaifudin

FAKULTAS FILSAFAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2010

LEMBAR PENGESAHAN 1. Judul KKN-PPM : Menggali Potensi Kecamatan Karimunjawa Dalam Pengembangan Peran Masyarakat Berbasis Pariwisata 2. Lokasi (Desa/Kec/kab/prop) : Pulau Karimunjawa/Kecamatan Karimunjawa/ Jepara/Jawa Tengah

3. Ketua Nama : Drs. Mustofa Anshori L., M.Hum. Jabatan/pangkat/gol : Wakil Dekan II Alamat : Telepon/HP : Fax : e-mail : lillah@filsafat.ugm.ac.id 4. Lembaga/Pusat Studi/Fak/Jur Pengusul : Fakultas Filsafat 5. Lembaga/institusi mitra Nama Lembaga : Penanggung Jawab : Alamat & Telp/Fax : Bidang Kerja/Usaha : 6. DPL yang diusulkan (Nama dan Fakultas) 1 7. Jumlah Mahasiswa 8. Biaya yang Diusulkan 9. Jumlah Dana dari Mitra Jumlah Total Biaya 10. Periode Pelaksanaan

: Ngurah Weda Sahadewa, S.S, M.Hum. Fakultas Filsafat : 26 (orang) : Rp. 100.100.000,::: Juli-Agustus

Mengetahui/Menyetujui Dekan Fakultas Filsafat UGM

DAFTAR ISI Yogyakarta, 20 Maret 2010


Ketua Pengusul

(Dr. M. Mukhtasar Syamsuddin) NIP: 132 105 699

( Drs. Mustofa Anshori L., M.Hum ) NIP: 131 963 563

Lembar Pengesahan .............................................................................................................. 2 Daftar Isi ................................................................................................................................ 3 Deskripsi Kegiatan ................................................................................................................ 4 A.Judul .............................................................................................................................. 4 B.Lokasi ............................................................................................................................ 4 C.Bidang Kegiatan Program KKN PPM .......................................................................... 4 D.Latar Belakang .............................................................................................................. 4 E.Tujuan ........................................................................................................................... 6 F.Hasil Yang Diharapkan ................................................................................................. 7 G.Lingkup Program KKN PPM ....................................................................................... 7 1. Kelompok Sasaran ............................................................................................... 7 2. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Partisipatif KKN PPM .......................... 9 H. Operasionalisasi Program KKN PPM ........................................................................ 9 1. Persiapan dan Pembekalan .................................................................................... 9 2. Pelaksanaan ...........................................................................................................10 3. Diskripsi Program kerja......................................................................................10 4. Volume Kerja ...................................................................................................... 14 5. Rencana Keberlanjutan Program ...........................................................................17 I. Monitoring dan Evaluasi Program .............................................................................20 J. Tempat dan Jadwal Pelaksanaan ................................................................................20 K. Pembiayaan ................................................................................................................21 L. Tim Pelaksana Program KKN PPM ...........................................................................21 Lampiran 1. Peta Lokasi Pelaksanaan Program KKN PPM..............................................................23 2. Rencana Monitoring dan Evaluasi ................................................................................24 3. Rincian Pembiayaan .....................................................................................................31

4. Biodata Ketua Tim dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ....................................32

DESKRIPSI KEGIATAN
A. Judul Menggali Potensi Kecamatan Karimunjawa Dalam Pengembangan Peran Masyarakat Berbasis Pariwisata B. Lokasi Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah C. Bidang Kegiatan Program KKN PPM 1. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan 2. Pengelolaan Lingkungan D. Latar Belakang Dalam masa studi yang telah ditentukan oleh universitas, mahasiswa diwajibkan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah ia pelajari dalam bentuk pengabdian masyarakat. Hal ini telah diatur dan sebagai pemenuhan salah satu isi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, dibentuklah program Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang merupakan salah satu sarana universitas untuk para mahasiswa agar dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan suatu masyarakat, berdasarkan lokasi dilaksanakannya program tersebut. Dengan harapan dapat membantu dan mengatasi segala permasalahan yang ada di daerah tersebut. Permasalahan dan kebutuhan suatu daerah dalam pengembangan segala aspek pembangunannya berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain. Oleh karena itu, tim konseptor mengajukan gagasan menggali potensi kecamatan Karimunjawa dalam pengembangan peran masyarakat berbasis pariwisata. Gagasan tersebut muncul karena kepulauan Karimunjawa memiliki potensi untuk mengembangkan sektor pariwisatanya secara optimal. Namun, pembangunan sektor pariwisata di daerah tersebut kurang mencakup fungsi dan peran masyarakat lokal. Padahal, bila kita bandingkan dengan pulau Bali, masyarakat di pulau Bali turut serta dalam membangun pariwisata di daerahnya. Hal ini dikarenakan oleh

kearifan lokal masyarakat Bali dan kekayaan lingkungan yang telah menyatu dan menjadi salah satu strategi dalam pengembangan sektor pariwisata di Bali. Sehingga, tim konseptor mengangkat kearifan lokal dan lingkungan sebagai salah satu solusi dalam permasalahan yang ada di tengah masyarakat Karimunjawa dalam sektor pariwisata, agar dapat dioptimalisasikannya pembangunan pariwisata Karimunjawa yang komprehensif. Kepulauan Karimunjawa adalah gugusan 27 pulau yang terdapat di Laut Jawa. Kepulauan ini seluruhnya termasuk dalam kecamatan Karimunjawa, kabupaten Jepara, propinsi Jawa Tengah. Pada umumnya pulau-pulau itu merupakan hutan tropis dataran rendah, dan hanya lima pulau yang dihuni oleh penduduk, yaitu pulau Karimunjawa, pulau Kemujan, pulau Parang, pulau Nyamuk, dan pulau Genting. Pulau Karimunjawa memiliki luas wilayah 111.625 hektar, terdiri dari daratan 1.507,7 hektar, dan perairan 110.117,3 hektar. Kepulauan ini dihuni oleh penduduk dengan latar belakang etnis yang beragam. Di dalamnya terdapat penduduk dari suku Jawa, Bugis, Makasar, dan Madura. Masyarakat Jawa banyak tinggal di Dukuh Karimun, Dukuh Legon Lele, Dukuh Nyamplungan, dan Dukuh Mrican. Sebagian besar mata pencaharian mereka adalah bertani dan membuat industri rumah tangga, seperti batu bata merah dan minyak kelapa. Masyarakat Bugis dan Makasar sebagian besar bertempat tinggal di Pulau Kemujan, Dukuh Batu Lawang, Dukuh Legon Gede, dan Dukuh Tlogo. Masyarakat Bugis terkenal sebagai pelaut yang ulung, oleh karena itu sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Selain itu, orang Bugis juga terkenal dengan kerajinan sarung tenunnnya yang banyak diminati oleh para wisatawan. Hampir sama dengan masyarakat Bugis, masyarakat Madura pun sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Namun, mereka memiliki kemampuan membuat ikan kering yang tidak bisa dilakukan oleh suku lainnya. Pada tahun 1988 Karimunjawa diumumkan sebagai kawasan Taman Nasional Laut dengan tujuan untuk melindungi dan memanfaatkan sumberdaya yang ada secara lestari. Pada tanggal 23 Januari 1998 secara resmi Balai Taman Nasional Karimunjawa mulai beroperasi untuk mengelola kawasan tersebut. Akan tetapi banyak ditemui permasalahan dalam pengelolaannya, baik masalah internal maupun eksternal. Permasalahan internal menyangkut dana, sarana dan prasarana pengelolaan, jumlah dan kualifikasi petugas lapangan, serta tidak tersedianya data potensi sumberdaya alam yang akurat. Sedangkan permasalahan eksternal, menyangkut kurangnya pemahaman dan dukungan dari instansi teknis terkait serta kurangnya dukungan dan keterlibatan masyarakat setempat terhadap usaha konservasi. Hal ini disebabkan karena adanya beberapa kendala dan permasalahan yang meliputi kewenangan pengelolaan, fasilitas, aksesibilitas, kemampuan sumberdaya manusia, penerapan iptek, pendanaan dan keterpaduan dukungan program sektoral. Pada umumnya, masyarakat yang tinggal di daerah kepulauan kecil, di Indonesia, hidup dengan jumlah pendapatan yang kecil dan tingkat kesejahteraan yang rendah. Hal ini dapat mengancam suatu kehidupan masyarakat yang terkurung dalam garis kemiskinan, dan kemiskinan merupakan suatu ancaman bagi semua instansi pemerintah maupun swasta, dalam berbagai bidang, yang turut dalam pengelolaan pembangunan wilayah kepulauan secara kontinyu. Dan kemiskinan dapat menyebabkan terjadinya eksploitasi, khususnya lingkungan,

yang dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem dan nilai-nilai komoditi suatu Taman Nasional. Analisa di atas menggambarkan ancaman yang ada di wilayah kepulauan Karimunjawa. Sehingga, perlu adanya suatu tindakan yang bersifat solutif dalam merumuskan berbagai pendekatan, terkait pembangunan di kepulauan kecil, khususnya Karimunjawa. Dan untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim konseptor melihat kearifan lokal sebagai salah satu strategi yang dapat memberikan solusi, setidaknya dapat membantu mengurangi permasalahan di kepulauan Karimunjawa. Secara estetis, Karimunjawa memiliki keindahan alam dan sumber daya alam yang tidak kalah dengan Bali. Namun, Masyarakat Bali telah mengembangkan dan menyatukan kearifan lokal mereka, dan hal ini belum diimplementasikan oleh masyarakat Karimunjawa. Sehingga, Bali memiliki suatu konsep pembangunan pariwisata yang menyeluruh. Konsep tersebut sebenarnya dapat diterapkan pula di wilayah kepulauan Karimunjawa, dengan mengeksplorasi dan memberdayakan kearifan lokal masyarakat setempat. Sehingga, masyarakat lokal dapat turut membangun wilayahnya menjadi tempat pariwisata yang menarik bagi turis lokal maupun asing. Dan dapat meningkatkan taraf hidup mereka secara ekonomi, membentuk kebudayaan yang bernilai, serta menciptakan kehidupan sosial yang berbasis pariwisata. Melalui peningkatan dan pengarahan prilaku-prilaku produktif yang positif berdasarkan kearifan lokal masyarakat setempat. Untuk mewujudkan Education for Sustainable Development, permasalahan di atas akan diatasi dengan konsep sebagai berikut: Eksplorasi kearifan lokal dan lingkungan yang dimiliki oleh masyarakat kepulauan Karimunjawa. Karena diperlukannya pemetaan kearifan lokal dan lingkungan agar dapat ditentukannya solusi yang komprehensif dan koheren, demi menunjang potensi yang ada di tengah masyarakat. Korelasi kearifan lokal tersebut dengan ilmu pengetahuan berbasis penelitian. Sebagai usaha dalam menyusun dasar-dasar solusi, untuk permasalahan yang ada, secara kontinyu dan komprehensif. Pelatihan dan pengarahan agar terimplementasikannya alternative income untuk masyarakat Karimunjawa, dapat berupa optimalisasi handycraft buatan masyarakat Karimunjawa berdasarkan kearifan lokal yang ada di sana. Dan agar dapat mencegah eksploitasi lingkungan yang tidak perlu. Mengusung pembangunan sektor pariwisata yang menyeluruh, demi meningkatkan taraf ekonomi, sosial, dan kebudayaan yang menunjang kehidupan masyarakat lokal dan industri pariwisata setempat. Agar terbentuk suatu komunitas masyarakat dan lingkungan yang berbasis pariwisata berdasarkan nilainilai kearifan lokal mereka sebagai potensi unggul dalam pengembangan. E. Tujuan Oleh karena itu, program Kuliah Kerja Nyata ini mengandung tujuan sebagai berikut:

1. Membentuk masyarakat berbasis pariwisata berdasarkan kearifan lokal mereka, demi menunjang perkembangan dan pembangunan daerah setempat dan pemanfaatan kekayaan lingkungan dengan baik. 2. Sosialisasi dan pengarahan kegiatan masyarakat yang bersifat produktif, komprehensif, mandiri dan kontinyu dengan dilandasi berbagai potensi yang ada. 3. Membantu pemerintah daerah setempat dalam mewujudkan konsep pembangunan Taman Nasional Karimunjawa dan pariwisata yang koheren.

F. Hasil Yang Diharapkan Berdasarkan pada tujuan dari program KKN ini, maka diharapkan dapat memberikan output yang berkelanjutan sebagai berikut: A. Produk Kegiatan KKN PPM 1. Meningkatkan taraf hidup masyarakat kepulauan Karimunjawa secara ekonomi, sosial, dan budaya. 2. Menghasilkan nilai-nilai kearifan lokal dan kepedulian lingkungan yang dapat memberikan ciri khas daerah pariwisata Karimunjawa. 3. Ter-optimalkan-nya segala aspek maupun sektor pendukung dan penunjang pembangunan Taman Nasional Karimunjawa. B. Hasil Tema KKN PPM 1. Meningkatkan kemandirian dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayahnya, yang diukur melalui peningkatan pendapatan, yang diimbangi dengan tingkat produktivitas dan pengembangan kearifan lokal berdasarkan segala bentuk potensi yang ada. 2. Terbentuknya kaum muda (mahasiswa/i) yang sadar lingkungan, mandiri, profesional, cerdas, dan terorganisir demi menghadapi globalisasi dalam segala bidang. G. Lingkup Program KKN PPM 1. Kelompok sasaran Dalam mencapai tujuan dan memenuhi harapan program KKN ini, maka dilakukannya kegiatan penelitian yang berbasis ilmiah dan kegiatan yang mewujudkan sektor pendukung industri pariwisata, agar tercipta masyarakat yang mandiri, kreatif, produktif, dan menjaga serta mensyukuri kekayaan alam yang ada. Sehingga, tersusunlah program kerja KKN ini menjadi empat bidang program kerja dan satu program terpadu. Keempat program kerja tersebut adalah pemberdayaan kearifan lokal berbasis pariwisata, pengembangan dan pengelolaan lingkungan, pemberdayaan potensi ekonomi dan pariwisata, optimalisasi penggunaan media dan komunikasi dalam

pengembangan sektor pariwisata, dan program terpadu. Dengan target sasaran program kerja sebagai berikut: Pemberdayaan Kearifan Lokal Berbasis Pariwisata Sasarannya adalah masyarakat setempat, khususnya masyarakat yang berpotensi dalam meningkatkan taraf kehidupan di daerah tersebut dan memiliki nilai kearifan lokal tinggi. Metode yang digunakan adalah observasi kehidupan masyarakat setempat dan pengarahan kearifan lokal dalam sektor pariwisata, sehingga dapat tersusun peta kehidupan sosial di daerah tersebut yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal dan berpotensi untuk menjadi masyarakat yang berbasis pariwisata. Dengan dilakukannya penyuluhan, pendampingan, pelatihan, dan kegiatan bersama yang melibatkan sasaran. Agar tercipta dan terimplementasikannya kearifan lokal masyarakat yang memiliki nilai-nilai tinggi dan berkorelasi dengan lingkungan (sumber daya alam) demi menunjang dan mengembangkan pembangunan daerah setempat (ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan pariwisata). Pengembangan dan Pengelolaan Lingkungan Sasarannya adalah segala bentuk sumber daya alam yang terdapat di daerah sekitar dan memiliki nilai tinggi dan masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah observasi dan pengolahan sumber daya alam yang mengarah pada konservasi sumber daya alam alternatif, agar dapat menentukan dan mengembangkan produksi lokal yang bersifat alternatif namun bernilai jual tinggi. Pengembangan produksi lokal ini diharapkan dapat turut menopang pariwisata Kecamatan Karimunjawa dimana produksi lokal tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri serta dapat dijadikan buah tangan usai berkunjung di daerah wisata Karumunjawa. Selain itu, dengan pengelolaan lingkungan yang apik, diharapkan kondisi lingkungan Kecamatan Karimunjawa dapat senantiasa bersih dan lestari sehingga wisatawan yang datang akan merasa nyaman berkunjung di wilayah ini. Pemberdayaan Potensi Ekonomi dan Pariwisata Sasarannya adalah masyarakat setempat, khususnya yang memiliki nilainilai kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pembentukan organisasiorganisasi masyarakat yang membidangi sektor industri rumah tangga, sebagai simbol pengelolaan nilai-nilai kearifan lokal yang bernilai ekonomi tinggi dan menunjang sektor pariwisata, dengan melalui penyuluhan dan pengarahan. Agar memunculkan pendapatan alternatif yang saling mendukung antara sektor pariwisata, ekonomi, lingkungan, sosial, dan budaya. Optimalisasi Penggunaan Media dan Komunikasi Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata

Sasarannya adalah segala bentuk potensi pariwisata yang mendukung perkembangan dan kemajuan daerah Karimunjawa. Metode yang digunakan adalah dengan pembuatan leaflet, video dokumenter untuk referensi pariwisata, dan penyuluhan untuk masyarakat. Agar dapat tercipta suatu strategi pengembangan pariwisata yang menyeluruh antara kekayaan lingkungan yang ada, konsep taman nasional, dan masyarakat. Juga sebagai alternatif pendidikan yang bersifat menghubungkan segala aspek dalam menunjang sektor pariwisata.

Program Terpadu Sasarannya ialah masyarakat lokal. Program ini dilakukan agar tercipta partisipasi masyarakat, khususnya para calon penerus, yang memelihara dan mengembangkan penerapan program KKN ini dalam jangka panjang. Metode yang dilakukan adalah melalui pendidikan dan pelatihan pemuda dalam membentuk masyarakat yang terorganisir dan penanaman minat belajar. 2. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi partisipatif KKN PPM Perencanaan dimulai dengan penyusunan dan persiapan rancangan program yang melibatkan partisipasi seluruh elemen terkait (Mahasiswa, Institusi/Lembaga, dan Masyarakat). Pelaksanaan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disusun dan disepakati bersama oleh seluruh elemen terkait. Evaluasi dirumuskan berdasarkan keterangan mengenai proses dan hasil program kerja yang dilaksanakan sesuai rencana. H. Operasionalisasi Program KKN 1. Persiapan dan Pembekalan Pelaksanaan suatu kegiatan selalu dikelompokkan menjadi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Oleh karena itu, kegiatan program KKN ini pun telah dan akan melalui ketiga kelompok tersebut. Tahap persiapan, dilakukan dengan pengumpulan data dan informasi terkait, penentuan dan analisa permasalahan dan solusi, serta pembekalan calon peserta KKN dan mengkondisikan lokasi KKN untuk pelaksanaan kegiatan. Di bawah ini adalah rincian kegiatan persiapan yang telah dilakukan: a. Survey I (02 Februari 2010) Hal ini dilakukan untuk terumuskannya permasalahan pokok terkait kondisi dan situasi di daerah lokasi KKN. Dan diperolehlah berbagai informasi dari Kepala Kecamatan Karimunjawa, Bupati Kabupaten Jepara, dan masyarakat lokal di Karimunjawa, sebagai usaha pendekatan program kepada masyarakat. Hasil dari survey tersebut ialah terdapat eksploitasi penangkapan ikan yang kurang diperlukan untuk dijual di daerah pusat (Jepara), kurangnya peranan masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata, keterbatasan akses masyarakat dalam mendapatkan

pendidikan akibat dari letak geografis Karimunjawa yang merupakan daerah pesisir, dan tingkat pendapatan masyarakat yang kurang teroptimalkan untuk daerahnya sendiri secara mandiri. b. Pengumpulan Anggota Berdasarkan permasalahan yang telah dihimpun dan dianalisa pada survey I, maka dikumpulkanlah anggota kelompok KKN ini berdasarkan kebutuhan untuk mengatasi berbagai permasalahan di lokasi KKN. Anggota sebagian besar berasal dari fakultas filsafat, biologi, isipol, pertanian, peternakan, dan sebagainya. 2. Pelaksanaan Dalam tahap ini, kegiatan dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu: a. Tahap pembekalan anggota Diawali dengan pengumpulan dan analisa informasi dan data-data yang diperlukan selama pelaksanaan kegiatan. Dan pembagian serta fokusisasi program kegiatan untuk para peserta. b. Tahap implementasi program Dalam tahap ini, dilaksanakan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, agar terciptanya kegiatan yang komprehensif dan koheren. Sehingga mendorong terjadinya perkembangan yang optimal sesuai kebutuhan masyarakat. Lalu, dilaksanakannya penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan agar tersampaikannya materi dengan baik, demi tercapainya keberhasilan dan pemenuhan harapan dari program KKN ini. Dan di lapangan dapat dipenuhinya program kegiatan berdasarkan materi yang akan di implementasikan. Kegiatan di lapangan meliputi program kerja teknis antara peserta KKN dan sasaran KKN, dalam melaksanakan pengembangan dan pembangunan sarana dan prasarana kebutuhan sasaran KKN. c. Tahap evaluasi Dilakukannya pengakumulasian data dan laporan kegiatan KKN dengan cara merekapitulasi semua hasil monitoring program selama kegiatan KKN berlangsung. Berdasarkan akumulasi tersebut, dilakukanlah analisa pencapaian dan pemenuhan program KKN yang sesuai dengan target yang diharapkan. Dan tahap ini juga untuk mengkaji kelaikan program lanjutan masing-masing bidang kegiatan.

Di bawah ini adalah Deskripsi Program Kerja KKN PPM:

10

No

Nama Kegiatan

Program

Deskripsi

Pemberdayaan kearifan lokal berbasis pariwisata

a. Penyuluhan kearifan lokal kepada masyarakat (oleh DisBudPar)

Memberikan gambaran kepada masyarakat tentang apakah itu kearifan local sehingga masyarakat mampu menjaga serta memanfaatkan keaarifan local tersebut agar dapat memiliki nilai jual terutama dalam kegiatan kepariwisataan

b. Sosialisasi dan penyadaran peran masyarakat dalam pariwisata (oleh DisBudPar)

Menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat bahwa mereka dapat berpartisipasi dalam kegiatan pkepariwisataan dengan mengembangkan kearifan local yang mereka miliki sehingga menjadi ciri khas.

c. Penyuluhan ecotourism oleh dinas terkait

Menumbuhkan keesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepariwisataan dalam keterkaitannya dengan kearifan local masyarakat setempat Memberi kesadaran kepada pelajar agar mampu mengembanagkan potensi pribadi dan poetnsi alam sekitarnya yang dapat bermanfaat bagi kegiatan kepariwisataan.

d. Pelatihan prakarya untuk pelajar

Pengembangan Dan Pengelolaan Lingkungan

a. pengembangan pariwisata berbasis research

Sosilaisasi mengenai pariwisata berbasis research/ keilmuan yang menganakat kekayan alam Karimunjawa, melalui sosialisasi keanekaragaman hayati Karimunjawa yang bekerjasama dengan TN. Karimunjwa dan KSK

11

b. Manegement sampah Peningkatan kesadaran masyrakat terhadap kebersihan lingkungan melalui sosialisasi rumah tangga dan pengolahan sampah dan pengadaan kegiatan lingkungan pembersihan pantai berkala yang melibatakan masyarakat lokal dan wisatawan c. Pengembangan wisata kuliner khas Karimunjawa Sosialisasi dan pemanfaatan hasil laut Karimunjawa yang meliputi pengolahan dan pengawetan ikan, rumput laut, dan hasil laut lainnya.

Pemberdayaan Ekonomi dan Pengembangan wisata

a. Penyuluhan home industry dan managementnya

Mendorong terbentuknya usaha mandiri sebagai kegiatan pendukung kepariwisataan

b. Penyuluhan pasar lokal berbasis pariwisata

Meningkatkan nilai pasar local untuk meninggkatkan perekonomian masyarakat

c. Pengembangan (Kelompok Sadar Wisata) POKDARWIS d. Penyuluhan manajemen pariwisata oleh DISPARBUD

Membentuk kelompok masyarakat yang nantinya diharapkan dapat menjadi kelompok yang berperan penting dalam meningkatkan pariwisata dengan dilakukan penyuluhanpenyuluhan Mambantu masyarakat untuk membentuk struktur organisasi agar dapat mengelola kegiatan kepariwisataan dengan baik dan berkelanjutan Memberi pengarahan tentang pentingnya wisata untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat karimunjawa

e. Penyuluhan pentingnya wisata ke masyarakat setempat

12

f. Pengadaan pasar festival (Pameran dan Pagelaran Seni) 4 Optimalisasi Penggunaan Media dan Komunikasi Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata b. Pembuatan leaflet Pesona Karimunjawa a. Pembuatan video profile Pesona Karimunjawa

Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan prodok dan potensi yang dapat dikembangkan guna meningkatkan kualitas kepariwisataan daerah tersebut

Melalui video profile diharapkan keindahan Pulau Karimunjawa dapat terdokumentasi dengan baik sehingga dapat lebih mudah untuk dipublikasikan. Karakter video profile yang bersifat audio visual menjadikan media publikasi ini lebih menarik dan efektif sehingga akan turut berperan dalam meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Karimunjawa. Informasi yang lebih komprhensif mengenai potensi wisata Karimunjawa dapat disampaikan melalui media leaflet ini. Selain itu, leaflet merupakan media yang dapat diproduksi secara masif sehingga penyebarannya dapat lebih optimal. Leaflet ini juga dapat dijadikan panduan yang praktis oleh para wisatawan selama berkunjung di Pulau Karimunjawa. Katalog hasil industri berguna untuk mengarsipkan atau menginventaris berbagai hasil industri yang terdapat di Kaecamatan Karimunjawa. Katalog ini nantinya akan ditempatkan di titik-titik strategis, seperti Kantor Kecamatan, resort, Pusat Informasi Wisatawan, dan lain sebagainya.

c. Pembuatan katalog hasil industri lokal

13

d. Penyuluhan Public Speaking untuk pelajar SMA

Kegiatan ini bermanfaat untuk melatih pelajar SMA agar mampu berkomunikasi dengan baik dengan para wisatawan yang tengah berkunjung ke Pulau Karimunjawa. Diharapkan peserta pelatihan ini nantinya dapat mempromosikan daerahnya dan dapat memandu wisatawan yang datang dengan baik. Pelatihan ini tidak hanya berkaitan dengan cara membuat web-blogging, tetapi juga cara penulisan yang baik. Diharapkan melalui pelatihan ini nantinya peserta dapat secara kontinyu meng-update blog mereka guna dijadikan media publikasi Pulau Karimunjawa.

e. Pelatihan pembuatan web-blogging untuk pelajar SMA

Di bawah ini adalah volume kerja kelompok KKN PPM: No 1 Nama Pekerjaan Pemberdayaan kearifan lokal berbasis pariwisata Program a. Penyuluhan kearifan lokal dan local genius kepada masyarakat (oleh DisBudPar) Volume (JKEM) (frek x org x jam) 220 jam Keterangan Lima orang dalam satu minggu

b. Sosialisasi dan penyadaran peran masyarakat dalam pariwisata (oleh DisBudPar)

200 jam

Lima orang dalam satu minggu

14

c. Penyuluhan ecotourism oleh dinas terkait

500 jam

Lima orang dalam dua minggu

d. Pemutaran film untuk penanaman minat belajar e. Pelatihan prakarya untuk pelajar

180 jam

Lima orang dalam dua minggu

400 jam

Lima orang dalam dua minggu

Pengembangan Dan Pengelolaan Lingkungan

a. pengembangan pariwisata berbasis research

700 jam

Delapan orang dalam satu bulan

b. Manegement sampah rumah tangga dan lingkungan

520 jam

Delapan orang dalam tiga bulan

c. Pengembangan wisata kuliner khas Karimunjawa

700 jam

Delapan orang dalam satu bulan

Pemberdayaan Ekonomi dan Pengembangan wisata

a. Penyuluhan home industry dan managementnya

320 jam

Enam orang dalam dua mingu

15

b. Penyuluhan pasar lokal berbasis pariwisata

120 jam

Enam orang dalam satu minggu

c. Pengembangan (Kelompok Sadar Wisata) POKDARWIS d. Penyuluhan manajemen pariwisata oleh DISPARBUD e. Penyuluhan pentingnya wisata ke masyarakat setempat f. Pengadaan pasar festival (Pameran dan Pagelaran Seni)

440 jam

Enam orang dalam tiga minggu

120 jam

Enam orang dalam satu minggu

90 jam

Enam orang dalam satu minggu Enam orang dalam tiga minggu

720 jam

Optimalisasi Penggunaan Media dan Komunikasi Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata

a. Pembuatan video profile Pesona Karimunjawa

600 jam

Lima orang dalam tiga minggu

b. Pembuatan leaflet Pesona Karimunjawa

440 jam

Lima orang dalam dua minggu

16

c. Pembuatan katalog hasil industri lokal

420 jam

Lima orang dalam dua minggu

d. Penyuluhan Public Speaking untuk pelajar SMA

180 jam

Lima orang dalam dua minggu

e. Pelatihan pembuatan web-blogging untuk pelajar SMA Total JKEM Total JKEM per orang ( 28 orang ) Total JKEM per orang per hari ( 48 hari efektif)

240 jam

Lima orang dalam dua minggu

7320 jam 261.43 jam 5.45 jam

3. Rencana Keberlanjutan Program Keberlanjutan program ditanamkan kepada masyarakat lokal, bahwa pentingnya peran masyarakat yang memiliki kekayaan hayati dan kearifan lokal sebagai masyarakat yang berbasis pariwisata. Sehingga dapat dibentuk sebuah organisasi masyarakat yang sadar akan peluang untuk mencapai peningkatan taraf hidup yang lebih baik (POKDARWIS), yang menjadi ujung tombak pengembangan Karimunjawa. Dan dalam memenuhi dan tercapainya keberlanjutan program, terdapat dua aspek penting yang disinkronkan dan dibudayakan pada masyarakat, yakni kearifan lokal dan lingkungan. Berikut ini adalah gambaran program kerja berkelanjutan yang direncanakan oleh KKN PPM UGM Karimunjawa 2010 :
1. Bidang Pemberdayaan Kearifan Lokal Berbasis Pariwisata

No

Program (Tahap I)

Tahap II

Tahap III

17

Penyuluhan kearifan lokal dan local genius masyarakat

Pendidikan terkait kearifan lokal dan implementasi local genius

Evaluasi antusiasme dan pelaksanaan masyarakat serta evaluasi perkembangan kesadaran masyarakat dalam local genius Memberikan treatment yang sesuai dengan hasil analisis

Sosialisasi dan penyadaran peran masyarakat dalam pariwisata Penyuluhan ecotourism oleh dinas terkait

Analisa perubahan sosial masyarakat

Pengelolaan pendidikan, monitoring teknis dan pelatihan Penyediaan film pendidikan yang informatif dan kompeten Pengembangan kreatifitas yang potensial

Pemutaran film untuk penanaman minat belajar Pelatihan prakarya untuk siswa SD dan SMP

Pengembangan sektor ekologi dan kesiapan masyrakat terhadap potensi wisata alternatif Melakukan analisa proses yang dicapai

Pameran prakarya sebagai daya tarik wisata alternatif

2. Bidang Pengembangan dan Pengelolaan Lingkungan

No 1

Program (Tahap I) Pengembangan pariwisata berbasis research

Tahap II kesadaran masyarakat tentang pentingnya pariwisata berbasis keilmuan dan pendidikan

Tahap III Perubahan pola pandang masyarakat yang tidak hanya melihat pariwisata secara komersil, tetapi juga pariwisata berbasis research dengan dibentuknya pusat studi karimunjawa Pemanfaat program recycle secara berlanjut, yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, menjaga lingkungan tetap bersih, dan selanjutnya dapat mendukung bidang pariwisata Karimunjawa Terciptanya tempat kuliner

Manegement sampah rumah tangga dan lingkungan

Sosialisasi pentingnys management sampah organic lingkungan dan selanjutnya dilakukan praktek recycle sampah menjadi bahan yang bermanfaat Terciptanya masyarakat

Pengembangan wisata

18

kuliner khas Karimunjawa

yang mempunyai keahliah mengolah makanan khas Karimunjawa yang beraneka ragam. Dan perubahan pola yang konsumtif menjadi produktif

khas Karimunjawa meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendukung pariwisata

3. Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Pengembangan Wisata No. Program Tahap II (Tahap I) 1. Pembinaan untuk home Implementasi management industry dan UKM managementnya Pembenahan pemasaran produk UKM 2. Penyuluhan pasar lokal berbasis pariwisata Pengembangan/perintisan industri potensial di Karimunjawa

Tahap III Monitoring program dalam rentang enam bulan Pelaksanakan dan pelatihan strategi pemasaran Pembuatan sentra oleh-oleh khas Karimunjawa (untuk komoditas hasil bumi alternatif berdasarkan kearifan lokal berbasis pariwisata) Evaluasi program, dilihat dari signifikansi peran masyarakat Evaluasi program, dilihat dari signifikansi perubahan reaksi dan kerja masyarakat Evaluasi program,dilihat dari signifikansi perubahan reaksi dan kerja masyarakat Evaluasi reaksi dan antusiasme masyarakat dalam pengembangan daerahnya

3.

Pengembangan kelompok sadar wisata Penyuluhan management pariwisata (Oleh DisBudPar) Penyuluhan pentingnya pariwisata ke masyarakat setempat Pengadaan pasar festival (Pagelaran seni dan pameran)

Monitoring program dalam rentang enam bulan Monitoring program dalam rentang enam bulan

4.

5.

Monitoring program dalam rentang enam bulan

6.

Pembentukkan event tahunan sebagai daya tarik alternatif Karimunjawa dalam pariwisata

4. Bidang Media dan Komunikasi

19

No. 1.

Program (Tahap I) Pembuatan video profile Pesona Karimunjawa Pembuatan leaflet Pesona Karimunjawa Pembuatan katalog hasil industri lokal

Tahap II Penyebaran video sebagai referensi wisata Penyebaran leaflet sebagai media promosi wisata Informasi daya tarik Karimunjawa kepada calon turis dan investor Penanaman kemampuan berbicara didepan umum Penerapan media promosi wisata dan usaha meminimalisir wilayah pesisir secara tidak langsung

Tahap III Pencarian investor yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan Penambahan pendapatan daerah Evaluasi peningkatan jumlah wisatawan

2.

3.

4.

5.

Penyuluhan public speaking untuk anak SMA Pelatihan pembuatan web-blogging untuk anak SMA

Evaluasi tingkat kreatifitas pelajar Pemantauan tingkat pengunjung dan tujuan webblog

Monitoring dan Evaluasi Program Mekanisme monitoring dan evaluasi program berjalan sejalan dengan pelaksanaan program tersebut. (lihat lampiran 2) J. Tempat dan Jadwal Pelaksanaan I. Tempat Pelaksanaan Program KKN PPM No Dusun Desa/Kelurahan Kecamatan 1 Pulau Karimunjawa Karimunjawa 2 Pulau Karimunjawa Karimunjawa II. Waktu Pelaksanaan Program KKN PPM No Uraian Kegiatan 1 Persiapan a. Pencarian anggota KKN

I.

Kabupaten/Kotamadya Jepara Jepara

Waktu Kegiatan Februari 2010 Februari 2010

20

b. Pencarian data-data c. Pembuatan proposal d. Survey dan pendekatan ke masyarakat Karimunjawa e. Pencarian dana f. Training anggota Pelaksanaan KKN Tematik Penarikan diri dari KKN dan Penyelesaian Pembuatan laporan

Februari 2010 Maret 2010 Februari Mei 2010 Maret Juni 2010 Opsional

2 3

Juli Agustus 2010 Agustus 2010

K. Pembiayaan Rincian pembiayaan bisa dilihat di lampiran 3. Tim Pelaksana Program KKN PPM: a. Institusi Pengusul Kegiatan ini diusulkan oleh tim KKN PPM UGM Karimunjawa 2010, yang merupakan gabungan dari berbagai fakultas (Filsafat, Biologi, Isipol, Pertanian, Peternakan, dll). Dibentuk sejak Februari 2010, tim ini dibimbing oleh Drs. Mustofa Anshori L., M.Hum dan Ngurah Weda Sahadewa, S.S, M.Hum sebagai ketua pengusul dan dosen pembimbing lapangan tema KKN PPM Karimunjawa 2010 Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. b. Lembaga mitra kerja (surat mitra terlampir) 1. Pemerintah Kecamatan Karimunjawa 2. Kelompok Studi Kelautan (KSK) Fakultas Biologi UGM 3. Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM 4. Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Regional Jawa 5. LSM Studi Pariwisata (STUPA) DIY (surat mitra dalam proses) c. LPPM Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UGM (LPPM UGM). Berikut ini daftar nama mahasiswa peserta KKN PPM UGM Karimunjawa 2010: No 1 Nama Mahasiswa Prins David Saut NIM 07/257531/FI/3407 Fakultas/Jurusan Filsafat

21

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

Muzdakir Muhlisin Martina Prativi Marista Christina S.K. Rini Lestari Jayanti Rahmawati M. F. Driastiwi Tri Wahyuni Brigitta Isabella Mega Grafika Muh. Syaifudin Adhitya Dhani Prasetyo Arie Widya W. Beatrix Trikurnia G. Laksmi Dewanti Dikka Mirantika Mustikawati Tyas Utami Adhi Bhaskara Danu Aditya Geigy Sartika B.M. Iva F. Deslia M. Yustan Susanti N. Amri Miranti Rahayu Wike Oktasari Alfiat Kurnia Graha Bonita Aminoto

07/252458/FI/3369 07/252481/FI/3370 07/256942/FI/3392 07/252516/FI/3374 07/257020/FI/3393 07/251887/FI/3348 07/253320/FI/3378 07/252306 /FI/3362 07/251802/FI/3342 07/252055/BI/7955 07/252060/BI/7957 07/252314/BI/7990 07/251902/BI/7931 07/257243/BI/8069 07/251994/BI/7943 07/253748/SP/22064 07/254358/SP/22288 07/250678/SP/22016 07/250391/SP/21945 07/256567/SP/22377 07/253834/SP/22093 07/253779/SP/22077 07/254700/TP/08951 07/253565/PN/11130 07/256770/SA/14175 07/250186/TK/32335

Filsafat Filsafat Filsafat Filsafat Filsafat Filsafat Filsafat Filsafat Filsafat Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Biologi Isipol Isipol Isipol Isipol Isipol Isipol Isipol Teknik Pertanian Pertanian Sastra Teknik Industri

22

LAMPIRAN
Lampiran 1. Peta Lokasi

23

Gambar 1. Peta Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

24