Anda di halaman 1dari 18

1.

Pengertian Modal ventura merupakan suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha untuk jangka waktu tertentu. Pada umumnya investasi ini dilakukan dalam bentuk penyerahan modal secara tunai yang ditukar dengan sejumlah saham pada perusahaan pasangan usaha. Investasi modal ventura ini biasanya memiliki suatu risiko yang tinggi namun memberikan imbal hasil yang tinggi pula. Kapitalis ventura atau dalam bahasa asing disebut venture capitalist (VC), adalah seorang investor yang berinvestasi pada perusahaan modal ventura. Dana ventura ini mengelola dana investasi dari pihak ketiga (investor) yang tujuan utamanya untuk melakukan investasi pada perusahaan yang memiliki risiko tinggi sehingga tidak memenuhi persyaratan standar sebagai perusahaan terbuka ataupun guna memperoleh modal pinjaman dari perbankan. Investasi modal ventura ini dapat juga mencakup pemberian bantuan manajerial dan teknikal. Kebanyakan dana ventura ini adalah berasal dari sekelompok investor yang mapan keuangannya, bank investasi, dan institusi keuangan lainnya yang melakukan pengumpulan dana ataupun kemitraan untuk tujuan investasi tersebut. Penyertaan modal yang dilakukan oleh modal ventura ini kebanyakan dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan baru berdiri sehingga belum memiliki suatu riwayat operasionil yang dapat menjadi catatan guna memperoleh suatu pinjaman. Sebagai bentuk kewirausahaan, pemilik modal ventura biasanya memiliki hak suara sebagai penentu arah kebijakan perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya. Bentuk pembiayaan modal ventura bisa berupa obligasi atau pinjaman, namun obligasi atau pinjaman itu tidak sama dengan obligasi atau pinjaman biasa karena mempunyai sifat khusus yang pada intinya mempunyai syarat pengembalian dan balas jasa yang lebih lunak.

1.1 Syarat yang lebih lunak itu dapat bermacam-macam, antara lain:
o o

bagi hasil pembayaran pinjaman hanya jika perusahaan pasangan usaha mampu ( mengalami tingkat keuntungan tertentu )

o o

pinjaman dapat dikonversikan menjadi/penyertaan. Dan lain-lain

Disamping pengertian di atas, modal ventura oleh beberapa pihak diberi batasan sebagai berikut: Perusahaan modal ventura adalah badan usaha yang melakukan pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan penerima bantuan untuk jangka waktu tertentu ( Keppres No. 61 tahun 1988 ) adalah Badan usaha yang melakukan suatu pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan. Modal ventura adalah usaha penyediaan pembiayaan untuk memungkinkan pembentukan dan pengembangan usaha-usaha baru di berbagai bidang ( Robert White ). Modal Ventura adalah dana yang di investasikan pada perusahaan atau individu yang memiliki risiko tinggi ( Clinton Richardson ).

1.2 Landasan Hukum untuk mendirikan Modal ventura Landasan hukum tentang kegiatan yang berkaitan dengan modal ventura di Indonesia ditetapkan dengan berbagai peraturan. Peraturan-peraturan inilah yang menjadi landasan hukum berdiri dan beroperasinya kegiataan modal ventura.

Peraturan yang menjadi landasan hukum yang dimaksud adalah: 1. Keputusan menteri Keuangan Nomor 469/KMK.017/1995 Tanggal 3 Oktober 1995. Tentang Pendirian dan pembinaan Perusahaan Modal Ventura. 2. Peraturan pemerintah Nomor 4 Tahun 1995 Pajak Penghasilan bagi Perusahaan Modal Ventura. 3. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 227/KMK.01/1994 Tanggal 9 Juni 1994 Tentang Sektor-sektor uasaha perusahaan pasangan usaha dari Peruahaan Modal Ventura. 4. Keppres Nomor 61 Tahun 1988 Tentang Lembaga Pembiayaan.

2. Sejarah 2.1 Sejarah awal mula modal ventura modern Muculnya konsep pembiayaan diawali antara tahun 1920-1930 pada saat keluargakeluarga kaya di Amerika Serikat seperti Ford, Rockefeller, Payson dan lain-lain membentuk suatu pendanaan. Walaupun penyertaan modal sudah dikenal serta dilakukan oleh investor sejak zaman dahulu, Georges Doriot dikenal sebagai penemu dari industri modal ventura.

pada tahun 1946, Doriot mendirikan American Research and Development Corporation (AR&D), dimana investasinya pada perusahaan Digital Equipment Corporation adalah merupakan sukses terbesar. Pada Tahun 1968 sewaktu Digital Equipment melakukan penawaran sahamnya kepada publik, dan ini memberikan imbal hasil investasi (return on investment-ROI) sebesar 101% kepada AR&D.

Biasanya juga dianggap bahwa modal ventura yang pertama kali adalah investasi yang dilakukan pada tahun 1959 oleh Venrock Associates pada perusahaan Fairchild Semiconductor.

Awal mula tumbuhnya industri modal ventura ini adalah dengan diterbitkannya Undang-undang investasi usaha kecil di Amerika pada tahun 1958 dimana secara resmi diperbolehkannya Kantor Pendaftaran Usaha Kecil (Small Business Administration (SBA)) untuk mendaftarkan perusahaan modal kecil untuk membantu pembiayaan dan permodalan dari usaha wiraswasta di Amerika.

2.2 .1 Sejarah awal mula modal ventura di Indonesia Mengacu kepada Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 1251/1988, perusahaan modal ventura dapat membantu permodalan maupun bantuan teknis yang diperlukan calon pengusaha maupun usaha yang sudah berjalan guna:

Pengembangan suatu penemuan baru. Pengembangan perusahaan yang pada tahap awal usahanya mengalami kesulitan dana.

Membantu perusahaan yang berada pada tahap pengembangan. Membantu perusahaan yang berada dalam tahap kemunduran usaha. Pengembangan projek penelitian dan rekayasa. Pengembangan berbagai penggunaan teknologi baru dan alih teknologi baik dari dalam maupun luar negeri.

Membantu pengalihan pemilikan perusahaan

Awal pengakuan secara formal adanya usaha modal ventura di Indonesia dalah pada saat berlakunya paket 20 Desember 1988 yang menempatkan usaha modal ventura sebagai salah satu kegiataan pembiayaan di samping bentuk-bentuk kegiatan pembiayaan yang lain. Perusahaan modal ventura di Indonesia diawali dengan pembentukan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), sebuah badan usaha milik negara (BUMN) yang sahamnya dimilki oleh Departemen Keuangan (82,2%) dan Bank Indonesia (17,8%) Gema nama Bahana memang sempat menggetarkan "dunia keuangan" nusantara. Ketika tahun 1993 salah satu anak usahanya, PT Bahana Artha Ventura (BAV), agresif melebarkan usaha ke seluruh provinsi, membentuk

Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD). Sasarannya, usaha kecil menengah (UKM) untuk dibiayai. Pada kenyataannya usaha modal ventura relative kurang berkembang di Indonesia dibandingkan lembaga pembiayaan yang lain. Kurang berkembangnya usaha modal ventura oleh: di Indonesia terutama disebabkan

a.

Belum Dikenal Meskipun modal ventura sudah berkembang sejak awal abad ke- 20, usaha ini relative belum di kenal oleh masyarakat di Indonesia baik Perusahaan Pasangan Usaha yang potensial maupun pihak-pihak yang mempunyai kapasitas usaha mengembangkan atau menjadi perusahaan modal ventura.

b.

Risiko Meskipun pembiayaan dengan cara penyertaan memungkinkan adanya rate of return yang lebih tinggi bagi perusahaan modal ventura, namun salah satu konsekuensi dari pembiayaan dalam bentuk penyertaan adalah adanya risiko yang lebih tinggi terhadap tidak terbayarnya kembali pembiayaan atau penyertaan serta tidak terbayarnya balas jasa modal.

c.

Kesesuaian Masing-masing perusahaan Modal Ventura mempunyai karesteristik dan selera yang berbeda-beda serta spesifik mengenai calon perusahaan pasang usahanya.

d.

Tenaga Profesional Sejalan dengan kurang berkembangnya usaha modal ventura di Indonesia, tenaga perofesional yang berpengalaman dan menguasai bidang usaha modal ventura juga tidak mudah untuk didapat.

e.

Pasar modal Penyertaan modal dengan skema modal ventura dibatasi hanya untuk jangka waktu tertentu saja.

f.

Peraturan Perundang-undangan Peraturan perundang-undangan yang ada saat ini belum secara lengkap mendukung perkembangan usaha modal ventura di Indonesia. 2.2.2 Cara pembiayaan modal ventura di Indonesia Beberapa cara pembiayaan yang dilakukan oleh modal ventura di Indonesia, yaitu:

Penyertaan saham secara langsung kepada perusahaan yang menjadi pasangan usaha.

Dengan membeli obligasi konversi setelah waktu yang disepakati bersama dapat dikonversi menjadi saham / penyertaan modal pada perseroan.

Dengan pola bagi hasil dimana persentase tertentu dari keuntungan setiap bulan akan diberikan kepada perusahaan modal ventura oleh perusahaan pasangan usaha.

Pola bagi hasil yang mungkin dilakukan adalah sbb: Bagi hasil berdasarkan pendapatan yang diperoleh (revenue sharing). Bagi hasil berdasarkan keuntungan bersih (net profit sharing). Bagi hasil berdasarkan perjanjian.

3.

Tujuan Tujuan Modal Ventura merupakan salah satu usaha yang berorentasi untuk memperoleh keuntungan yang besar sebagai imbalan pembiayaan yang berisiko tinggi. Dahlan Slamat (1995) menginventarisasi tujuan usaha Modal Ventura, disamping berorientasi untuk memperoleh keuntungan yang tinggi dengan modal risiko tinggi pula. Tujuan ini tidak selamanya berdasarkan hanya kepada keuntungan semata, akan tetapi dapat pula hanya membantu pengembangan atau pendirian suatu perusahaan. Secara garis besar maksud dan tujuan pendirian modal ventura antara lain adalah:

1. Untuk pengembangan suatu proyek tertentu, misalnya proyek penelitian, dimana proyek ini biasanya tanpa memikirkan keuntungan semata, akan tetapi lebih bersifat pengembangan ilmu pengetahuan. 2. pengembangan suatu teknologi baru, atau pengembangan produk baru. Pembiayaan untuk usaha ini baru memperoleh keuntungan dalam jangka panjang. 3. Pengambil alihan kepemilikan suatu perusahaan. Tujuan pembiayaan dengan mengambil alihkan kepemilikan usaha perusahaan lain lebih banyak diarahkan untuk mencari keuntungan. 4. kemitraan dalam rangka pengetesan kemiskinan, dengan tujuan untuk membantu para perusahan lemah yang kekurangan modal akan tetapi punya jaminan materil, sehingga sulit memperoleh pinjaman. Dengan adanya penyertaan modal dari keuntungannya. 5. alih teknologi yang dilakukan ke perusahaan yang masih menggunakan teknologi lama, sehingga dapat meningkatkn kapasitas produksi dan mutu produknya. 6. membantu perusahaan yang sedang kekurangan likuiditas. 7. membantu pendirian perusahaan baru, dimana tingka resiko kerugiannya sangat besar. 8. Memperlancar mekanisme investasi dalam dan luar negeri. 9. Merealisasikan suatu gagasan menjadi produk terutama produk teknologi yang siap dipasarkan tanpa bergantung dari pembiayaan kredit bank 10. Pelaksanaan pendirian atau pembentukan suatu perusahaan. 4. Keuntungan yang di peroleh Adapun keuntungan bagi masing-masing pihak yang terlibat dalam kegiataan modal ventura adalah sebagai berikut:

Bagi perusahaan Modal Ventura

a.

Memperoleh keuntungan berupa deviden dari penyertaan modalnya dalam bentuk saham.

b.

Memperoleh keuntungan berupa capital gain dari hasil selisih dari transaksi penjual dan penmbelian surat-surat berharga ( saham ).

c.

Memperoleh keuntungan berupa bagi hasil untuk usaha tertentu sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuatnya.

Bagi Perusahaan Pasang Usaha ( PPU ) a. Membantu penambahan modal usaha bagi perusahaan yang sedang mengalami kekurangan modal ( likuiditas ). b. Memperbaiki teknologi melalui pengalihan dari teknologi lama ke teknologi baru sehingga dapat membantu peningkatan kapasitas produksi dan peningkatan mutu produknya. c. Membantu pengembangan usaha melalui perluasaan pasar dan pengambangan usaha baru seperti deversifikasi usaha. d. Mengurangi resiko kerugian. Maksudnya jika perusahaan beroperasi dengan modal sendiri, maka resiko kerugianpun ditanggung sensiri, namun apabila dijalankan bersama dengan modal ventura maka resiko dapat disebarkan antara keduanya.

5.

Manfaat Disamping tujuan yang telah disebutkan diatas, Dahlan Slamat (1995) juga menginventarisasi manfaat usaha modal ventura dari sisi perusahaan pasangan usaha. Masuknya Modal Ventura sebagai sumber pembiayaan akan memberi manfaat bagi perusahaan yang bersangkutan . 5.1 Bagi perusahaan Pasangan Usaha Manfaat utama yang diterima oleh perusahaan pasang usaha adalah dapat dijalankannya kegiatan usaha kerana kebutuhan dana untuk modal usaha telah dapat dipenuhi oleh perusahaan modal ventura. Disamping manfaat utama tersebut, manfaat lain yang diterima oleh Perusahaan Pasang Usaha dan masih terkait dengan manfaat utama tersebut antara lain adalah sebagai berikut: 1) Peningkatan kemungkinan berhasilnya usaha

seseorang yang menemukan ciptaan baru belum tentu mampu memproduksi dan sekaligus memasarkan produknya dengan berhasil karena membutuhkan keahlian, pengalaman, dan jaringan disamping pengetahuan yang memadai yang dapat menjamin kelancaran usaha. 2) Kelancaran pendanaan yang bersal dari modal ventura menyebabkan kegiatan usaha Perusahaan Pasangan Usaha menjadi lancar, sehingga kebutuhan dana investasi, kebutuhan dan operasional dan nonoperasional dapat terpenuhi dengan baik. Kelancaran pendanaan ini menyebabkan kemingkinan akan berhasilnya usaha akan menjadi lebih besar. 3) Peningkatan efisiensi kegiatan usaha Bantuan yang dapat diberikan oleh perusahaan Modal Ventura tidak hanya dalam hal pembiayaan saja. Perusahaan modal ventura juga dimungkinkan untuk ikut memberikan bantuannya dalam mengelola kegiatan usaha perusahaan Pasangan Usaha, baik dari segi keuangan, produksi, distribusi dan pemasaran. 4) Peningkatan Bankability Perusahaan yang baru didirikan sering mengalami kesulitan memperoleh pembiayaan karena memiliki tim manajemen yang lemah disamping struktur permodalan yang kuat. Akibatnya, pemilik dana kurang berminat memberi pinjaman kepada perusahaan baru. 5) Peningkatan Kemampuan pengembangan usaha Persyaratan pengembalian pembiayaan dan balas jasa yang relative lebih ringan meningkatkan likuiditas perusahaan. Likuiditas perusahaan yang lebih baik ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan ekspansi usaha seperti peningkatan kapasitas produksi, perluasaan daerah pemasaran, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, dan lain-lain. 5.2 Bagi Perusahaan Modal Ventura Mengingat usaha modal ventura mempunyai dua dimensi yaitu bisnis dan social, maka manfaat utama yang dapat diperoleh Perusahaan modal ventura juga meliputi dua hal. Pertama, Perusahaan Modal Ventua memperoleh balas jasa atas pembiayaan

yang telah dilakukan kepada Perusahaan Pasang Usaha. Kedua, Perusahaan Modal Ventura membantu peningkatan kesejahteraan rakyat banyak melalui pengembangan uasaha yang sedang mengalami kesulitan pembiayaan. Disamping manfaat utama tersebut, Perusahaan Modal Vetura dapat juga memperoleh manfaat lain yang masih terkait dengan manfaat utama tersebut yang antara lain adalah sebagai berikut: 1). Peningkatan kempuan teknis dan pngalaman keryawan dan staf Perusahaan Modal Ventura. Karyawan dan staf Perusahaan Modal Ventura akan meningkatkan pengalaman dan kemampuan teknisnya dalam mengelola berbagai macam perusahaan seiring dengan semakin seringnya membantu Perusahaan Pasangan Usaha melakukan kegiatan usahanya. Paningkatan kemampuan dan pengalaman, selain bermanfaat bagi yang bersangkutan, juga bermanfaat bagi perusahaan Modal Ventura tempat yang bersangkutan bekerja. 2). Peningkatan informasi tentang modal ventura Kesuksesan dalam mengadakan penyertaan modal dan membantu manajemen suatu Perusahaan Pasangan Usaha dapat secar berthap meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan masyarakat terhadap Perusahaan Modal Ventura terutama di Indonesia. Pengetahuan dan kepercayaan masyarakat yang lebih besar terhadap modal ventura sangat menguntungan bagi pengembangan usaha modal ventura dalam jangka panjang.

6.

Jenis- Jenis Modal Ventura Jenis jenis pembiayaanyang dilakukan oleh perusahaan modal ventura. 6.1 Berdasarkan Cara Pemberian Bantuan Bantuan yang diberikan modal ventura kepada perusahaan pasangan usaha dapat meliputi dua hal, yaitu bantuan financial dan bantuan manajemen. Atas dasar cara pemberian kedua jenis bantuan tersebut, mekanisme modal ventura dapat dibedakan menjadi:

a.

Single tier approach

Pendekatan ini menempatkan sebuah Perusahaan modal ventura dalam dua fungsi sekaligus, yaitu sebagai pemberi bantuan pembiayaandan juga sebagai pemberian bantuan manajemen atau pengelolaan dana ( management company ). b. Two tier approach Pendekat ini memungkinkan sebuah Perusahaan Pasangan Usaha untu menerima bantuan pembiayaan dan bantuan manajemen dari Perusahaan Modal Ventura yang berbeda. 6.2 Berdasarkan cara Penghimpunan Dana Perusahaan modal ventura secara umum dapat menghimpun dana dari pinjaman dan juga dari modal sendiri dalam berbagai bentuk. Jika ditinjau dari cara penghimpunan dananya modal ventura dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: a. Leverage ventura capital Modal ventura yang bersumber dari suatu Perusahaan Modal Ventura dengan sebagian besar penghimpunan dananya dalam bentuk pinjaman dari berbagai macam pihak disebut leverage venture capital. b. Equity venture capital Modal ventura yang bersumber dari suatu Perusahaan Modal Ventura dengan sebagian besar penghimpunan dananya dalam bentuk modal sendiri dalam berbagai bentuk disebut equity venture capital.

6.3 Berdasarkan Kepemilikan Atas dasar kepemilikannya, perusahaan Modal Ventura dapat dibedakan dalam beberapa jenis sebagai berikut: a). Private venture-capital Company perusahaan modal ventura yang belum go public atau belum menjual sahamnya melalui bursa efek disebut Private venture-capital Company. b). Public venture-capital company

perusahaan modal ventura yang telah go public atau menjual sahamnya melalui bursa efek disebut Public venture-capital Company. c). Bank Affoliate venture-capital Company perusahaan modal ventura yang didirikan oleh bank-bank yang mengalami surplus dana atau memang mempunyai misi khusus dalam hal modal ventura disebut Bank Affiliate venture-capital Company. d). Conglomerate venture-capital Company Perusahaan modal ventura yang didirikan atau dimiliki oleh sejumlah perusahaan disebut Conglomerate venture-capital Company.

7.

Sumber-Sumber dana Modal Ventura Sumber-sumber dana yang dapat dipilih adalah sebagai berikut: 1. Dari dalam perusahaan Dana dari sumber ini dapat diperoleh melalui: a. Setoran modal dari para pemegang saham b. Cadangan laba yang belum terpakai c. Laba yang ditahan 2. Dari luar perusahaan Dana dari sumber ini dapat diperoleh dari : a. Investor baik perorangan maupun industri b. Pinjaman dari dunia Perbankan c. Pinjaman dari perusahaan asuransi d. Pinjaman dari perusahaan Dana Pensiun Sedangkan pertimbangan untuk dana sumber dana di atas adalah: 1. Jangka waktu pinjaman apakah panjang atau pendek

2. Sifat Pinjaman yaitu pinjaman atau komersil 3. Suku bungan atau biaya yang dibebankan dengan membandingkan dengan sumber lainnya. 4. Persyaratan untuk memperoleh pinjaman, termasuk syarat pengembaliannya. 8. Mekanisme Mekanisme pemberian modal ventura kepada suatu Perusahaan Pasangan Usaha, bantuan yang diberikan oleh Perusahaan Modal Ventura meliputi dua bentuk Yaitu bantuan dana dan bantuan manajemen

8.1 Prinsip Bantuan

Terdapat tiga bantuan kepada suatu Perusahaan Pasangan Usaha. a. Prinsip Pertama

Pembiayaan melalui modal ventura dapat diberikan dalam bentuk penyertaan modal secara langsung, yaitu ekuitas ( equity ) dan atau dapat pula diberikan dalam bentuk pinjaman subordinasi atau obligasi konversi pada perusahaan yang disertai, yaitu ekuitas kuasi (quasy equity). b. Prinsip Kedua

Mengingkat pada dasarnya bentuk dari investasi modal ventura adalah berupa penyertaan, maka pendekatan dalam pengambilan keputusan oleh Perusahaan Modal Ventura yang berkaitan dengan perusahaan pasangan usahanya adalah berdasarkan pemikiran jangka panjang. c. Prinsip ketiga

Bantuan yang diberikan memang mempunyai misi jangka panjang untuk mengembangkan usaha perusahaan yang dibiayainya, namun hal ini tidak berarti bahwa bantuan tersebut selamanya tau tanpa batas waktu.

8.2 Tahap Pembiayaan

Secara lebih spesifik, perusahaan Pasangan Usahanya dapat mendapatkan bantuan modal ventura pada saat berikut ini: a. Pengembangan ide Ditinjau dari segi risiko yang ditanggung dari perusahaan Modal Ventura, tahap ini merupakan tahap yang paling berisiko. b. Awal kegiataan usaha Pada tahap ini, calon Perusahaan Usaha sudah sangat yakin kelayakan dan prospek dari kegiatan usaha yang akan dilakukan dan yang bersangkutan telah siap untuk memulai kegiatan usahanya. c. Awal pengembangan usaha Pada tahap ini perusahaan pasangan usaha telah berhasil memulai kegiatan usahanya dan hasilnya menunjukkan tanda-tanda adanya prospek

pengembangan usaha. d. Ekspansi Pada tahap ini perusahaan pasangan usaha telah berhasil melaksanakna kegiatan usaha dengan baik dan berniat untuk melakukan pengembangan antara lain berupa peningkatan omzet, peningkatkan pangsa pasar, perluasaan target pasar, diinvestasikan usaha. e. Kejenuhan atau penurunan Kegiatan usaha yang pada awal mulanya menunjukan tanda-tanda baik dapat saja berubah menjadi kurang menguntungkan karena berbagai macam sebab.

8.3 Bentuk Pembiayaan

Perusahaan modal ventura dapat memberikan bantuan dana dalam satu atau lebih bentu-bentuk di bawah ini: a. Penyertaan modal dalam bentuk saham b. Obligasi yang dapat dikonversikan menjadi saham c. Pinjaman yang dapat dikonversikan menjadi saham d. Pinjaman yang memberikan hak opsi bagi Perusahaan Modal Ventura untuk membeli saham e. Pinjaman dengan tingkat bunga yang relative rendah f. Pinjaman yang tidak perlu dibayar bila perusahaan belum mampu menutupi semua biaya operasinya g. Pinjaman yang apabila terjadi likuiditas, maka pengembaliannya berada pada prioritas setelah obligasi dan pinjaman lainnya. h. Dan lain-lain sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip modal ventura.

Daftar Pustaka

J. Fred Weston dan Eugene F Brigham, Essentials of Managerial Finance, Seventh Edition 1990 Sukrisno, Sejarah Modal ventura, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia Jakarta 1992 Thomas Suyatno DKK, Kelembagaan Perbankan, Perbit PT. Gramedia Jakarta 1988. Sigit Triandaru, Totok Budisantoso, bank dan lembaga keuangan lain,Jakarta: Salemba Empat,2007 Dahlan Siamat, Manajemen Lembaga Keuangan, Intermedia 1995 http://id.wikipedia.org/wiki/Modal_ventura http://www.slideshare.net/mursan/modal-ventura http://www.smecda.com/Files/Dep_Pembiayaan/Informasi/07_10_Pola_modal_ventu ra.pdf

Daftar Isi 1. Pengertian 1 1.1 Syarat yang lebih lunak .... 2 1.2 2. Landasan Hukum....... 2 Sejarah........3 2.1 Sejarah awal mula modal ventura modern..3 2.2.1 Sejarah awal mula modal ventura di Indonesia ..4 2.2.2 Cara pembiayaan modal ventura di Indonesia...5 3. Tujuan....6 4. Keuntungan yang di peroleh.7 5. Manfaat......8 5.1 Bagi perusahaan Pasangan Usaha.....8 5.2 Bagi Perusahaan Modal Ventura.....9 6. Jenis- Jenis Modal Ventura......10 6.1 Berdasarkan Cara Pemberian Bantuan...10 6.2 Berdasarkan cara Penghimpunan Dana 10 6.3 Berdasarkan Kepemilkan .........11 7. Sumber-Sumber dana Modal Ventura....12 8. Mekanisme...12 8.1 Prinsip Bantuan 13 8.2 Tahap Pembiayaan....13 8.3 Bentuk Pembiayaan.......14

8.4 Bentuk Kesepakatan .........15 9. Daftar Pustaka........16

Modal ventura merupakan suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha untuk jangka waktu tertentu. modal ventura yang pertama kali adalah investasi yang dilakukan pada tahun 1959 oleh Venrock Associates pada perusahaan Fairchild Semiconductor. modal ventura di Indonesia dalah pada saat berlakunya paket 20 Desember 1988 yang menempatkan usaha modal ventura sebagai salah satu kegiataan pembiayaan di samping bentuk-bentuk kegiatan pembiayaan yang lain. Modal ventura merupakan suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha untuk jangka waktu tertentu.