Anda di halaman 1dari 7

BAB IV METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. B. Populasi dan Sampel Populasi pada penelitian ini adalah seluruh santri laki-laki pondok pesantren Darul Hijrah tingkat pertama tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah sekitar 300 orang. Besar sampel penelitian ini dihitung dengan menggunakan perhitungan: N n= 1 + N (0.05)2 Keterangan: n N = Besar sampel minimal = Jumlah populasi (300 orang) 300 n= 1 + 300 (0.025) 300 n= 1.75 Jadi, sampel minimal yang digunakan pada penelitian ini berjumlah sekitar 171 orang, teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan cluster random 15 = 171,42 orang = 171 orang

16 sampling yaitu peneliti mendaftar banyaknya kelompok yang ada dalam populasi. Kemudian mengambil beberapa sampel berdasarkan kelompok-kelompok tersebut (25). C. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yaitu daftar pertanyaan untuk mendapatkan informasi dari subjek penelitian di awal penelitian. Alat pengukur untuk menghitung kualitas tindakan D. Variabel Penelitian 1. Variabel bebas Variabel bebas adalah tindakan 2. Variabel terikat Variabel terikat adalah angka kejadian skabies. 3. Variabel pengganggu Variabel pengganggu adalah higiene individu, luas kamar, kepadatan, pengetahuan dan sikap. E. Definisi Operasional 1. Kejadian skabies Kejadian skabies adalah ada atau tidaknya kasus baru penyakit skabies pada santri tingkat pertama di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putera berdasarkan hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik oleh dokter saat pendataan.

17

2.

Tindakan

a.Kebersihan diri 1) Pakaian adalah kebersihan akan pakaian yang meliputi menggantikan pakaian serta mencuci pakaian 2) Handuk adalah yang digunakan untuk membersihkan diri setelah mandi dan frekuensi mencuci handuk 3) Tempat tidur adalah kebersihan tempat tidur berdasarkan frekuensi menjemur kasur dan bantal,serta menggantikan sprei dan sarung bantal dalam seminggu. Diukur dengan menggunakan kuisioner yang masing-masing bobot dijumlahkan,yaitu pakaian,handuk dan tempat tidur. Lalu dikategorikan : 1) Baik: apabila responden menjawab seluruh pertanyaan dan didapatkan bobot nilai 75% (16). 2) Sedang: apabila responden menjawab seluruh pertanyaan dan didapatkan bobot nilai 40%-75% (9-15). 3) Buruk apabila responden menjawab seluruh pertanyaan dan didapatkan bobot nilai <40% (<8).

18 b.Kebiasaan 1) Pinjam handuk adalah suatu hal yang sering dilakukan terhadap kelengkapan mandi (handuk) tidak digunakan sendiri atau meminjamkan/mengambil handuk orang lain. 2) Pinjam pakaian adalah ada tidaknya atau sering meminjamkan pakaian orang lain. 3) Tempat tidur adalah kebiasaan santri tidur berpindah-pindah tempat tidur baik pada malam hari maupun pada saat istirahat siang hari. Terhadap ketiga kebiasaan tersebut diukur dengan menggunakan kuisioner yang masing-masing bobot dijumlahkan yaitu pinjam pakaian,pinjam handuk dan tempat tidur karena merupakan satu kesatuan lalu dikategorikan: 1) Baik: apabila responden menjawab seluruh pertanyaan dan didapatkan bobot nilai 75% (16). 2) Sedang: apabila responden menjawab seluruh pertanyaan dan didapatkan bobot nilai 40%- 75% (9-15). 3) Kurang: apabila responden menjawab seluruh pertanyaan dan didapatkan bobot nilai <40% (<8).

3.

Diagnosis penyakit skabies Penyakit skabies adalah penyakit yang menimbulkan gejala klinis berupa

gatal-gatal pada kulit terutama pada malam hari dan menimbulkan bintik-bintik kecil berwarna kemerah-merahan, berbentuk garis-garis dan meninggi beberapa milimeter dari kulit yang normal (26).

19 a. Positif terkena skabies b. Tidak positif terkena skabies F. Prosedur Penelitian 1. Persiapan Persiapan untuk dilakukannya penelitian ini adalah permintaan izin untuk diadakannya penelitian, observasi awal pada santri baru dan pengumpulan data sekunder berupa data kesakitan, dan data jumlah santri baru. 2. Pelaksanaan Penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara, kuesioner dan pemeriksaan fisik oleh dokter pendamping kepada santri tingkat pertama tahun ajaran 2012/2013 yang telah minimal satu bulan menetap di pondok pesantren, kemudian dilakukan pengumpulan data tentang tindakan terhadap penyakit skabies menggunakan alat kuisioner yang sudah ada. G. Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data 1. Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner, wawancara beserta pemeriksaan fisik kepada santri tingkat pertama tahun ajaran 2012/2013. = sesuai dengan pengertian di atas = tidak sesuai dengan pengertian di atas

2.

Pengolahan Data Data yang telah terkumpul kemudian akan diolah (editing, coding, entry, dan

tabulating data).

20 a. Editing, yaitu memeriksa kelengkapan, kejelasan makna jawaban, konsistensi maupun kesalahan antar jawaban pada kuesioner maupun hasil pengukuran. b. Coding, yaitu memberikan kode-kode pada kasus dan variabel untuk memudahkan proses pengolahan data dengan memberikan angka nol atau satu. c. Entry, yaitu memasukkan data untuk diolah menggunakan komputer. d. Tabulating, yaitu mengelompokkan data sesuai variabel yang akan diteliti guna memudahkan analisis data. H. Cara Analisis Data 1. Analisa univariat Analisis univariat untuk menggambarkan variabel bebas dengan variabel terikat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. 2. Analisa bivariat Analisis bivariat dilakukan untuk mencari hubungan variabel bebas yaitu tindakan dengan variabel terikat angka kejadian skabies menggunakan uji Chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (=0,05), dan apabila tidak memenuhi syarat untuk dilakukannya uji statistik Chi-square maka dipakai uji alternatifnya yaitu Fisher Exact test. I. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putera Kelurahan Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar pada bulan September 2012. Jadwal kegiatan disusun dan dapat dilihat dalam Tabel 4.1.

21 Tabel 4.1.Jadwal Penelitian Hubungan Tindakan Terhadap Angka Kejadian Skabies.

Kegiatan Penelitian Penyusunan Proposal Konsultasi Seminar KTI I Perbaikan Pelaksanaan Penelitian Pengolahan & Analisis Data Seminar KTI II Perbaikan Penyusunan Laporan J. Biaya Penelitian

Waktu Penelitian (bulan/tahun 2012) 7 8 2 3 4 5 6

Penelitian ini diperkirakan memerlukan biaya sebagai berikut: 1. Telaah kepustakaan 2. Penggandaan dan penjilidan proposal 5 buah 3. Transportasi 4. Pemeriksaan dengan bantuan tenaga medis Jumlah Rp. Rp. Rp. 50.000,25.000,100.000,+

Rp. 200.000,Rp 375.000,-