Anda di halaman 1dari 3

KEKUATAN EKONOMI DAN SOSIOEKONOMI DALAM BISNIS INTERNASIONAL

Kekuatan Ekonomi dan Sosioekonomi Terdiri dari beberapa faktor yang mempengaruhinya antara lain: PNB perkapita, distribusi pendapatan, pengeluaran konsumsi perorangan, investasi swasta, biaya tenaga kerja, data keuangan seperti kurs, inflasi, suku bunga, utang luar negeri. 1. PDB: nilai total seluruh barang dan jasa yg diproduksi secara domestik, tidak termasuk pendapatan faktor bersih dari luar negeri 2. Distribusi pendapatan: ukuran pembagian pendapatan suatu bangsa untuk rakyatnya 3. Pendapatan diskresioner: pendapatan yg tersisa setelah membayra pajak dan membelikebutuhan pokok 4. Tenaga kerja murah atau lambat dalam kenaikan maka menjadi sasaran investasi 5. Populasi total: populasi yg besar merupakan pasar yg besar pula 6. Distribusi umur 7. Kepadatan penduduk: ukuran jumlah penduduk per unit wilayah (penduduk per kilometer persegi atai per mil persegi) 8. Distribusi penduduk: distribusi penduduk dari desa ke kota-kota 9. Bauran promosi, semakin banyak wanita yg bekerja berarti pendapatan keluarga meningkat, merupakan pasar.

Analisa Ekonomi Internasional Saat perusahaan memasuki pasar luar negeri, maka analisa ekonomi menjadi lebih rumit, karena manajemen harus memasuki lingkungan baru yakni luar negeri dan internaasional. Dalam lingkungan luar negeri keadaan ekonomi sangat berbeda-beda, tak terkecuali kebijakan, kebijakannya juga sangat berbeda. Hal yang penting dalam suatu analisa bagi perusahaan untuk masuk di lingkungan baru suatu negara adalah salah satunya dilihat dari tingkat inflas dari suatu negara. Mungkin bagi suatu perusahaan mempunyai kebijakan yang menharuskan cabang-cabangnya untuk menyimpan persediaan yang rendah yang dalam hal ini tidak masalah bagi negara yang tingkat inflasinya rendahkarena harga bahan baku di negara tersebut juga mengalami kecenderungan harga yang stabil. sedangkan Negara yang tingkat inflasinya tinggi cenderung tidak disukai oleh pelaku bisnis, karena dengan kasus

Kekuatan Ekonomi & Sosioekonomi Dalam Bisnis Internasional

yang sama inflasi yang tinggi , maka suku bunga juga akan tinggi sehingga barang-barang persediaan juga akan mengalamii kenaikan. Sumber- sumber Informasi ekonomi 1. Kantor dagang di negara lain 2. Bank dunia 3. PBB 4. IMF 5. OECD (organization for economy cooperation and development)

Dimensi Ekonomi Dan Relevansinya bagi Pelaku Bisnis 1. Pendapatan Nasional Bruto, adalah penjumlahan darri seluruh barang dan jasa final yang dihasilkan, dan produk domestik bruto merupakan nilai-nilai yang digunakan untuk mengukurbesarnya ukuran dari suatu perekonomian. 2. Distribusi pendapatan, adalah ukuran bagaimana pendapatan suatu bangsa terbagi diantara rakyatnya. Maksudnya adalah misalnya pendapatan di kota dengan desa besar mana, atau suatu daerah dengan daerah yang lain, sehingga dengan melihat hal itu pelaku bisnis akan dapat menentukan dimana dia akan memutuskan melakukan kegiatan bisnisnya. 3. Pengeluaran konsumsi individu, adalah jcara konsuneb mengalokasikan pendapatan bersih mereka antara pembelian atas barang kebutuhan pokok dan non pokok atau dengan kata lain jumlah pendapatan yang tersisa setelah membayar pajak dan membeli kebutuhan pokok. Para pelaku bisnis dapat melihat fenomena ini dengan cara seberapa banyak uang yang mereka punya yang nantinya digunakan oleh para pelaku bisnis untuk berinvestasi. 4. Biaya tenaga kerja, jelas bahwa investor atau pelaku bisnsi menginginkan tenaga kerja yang lebih murah. 5. Investasi swasta, disini dilihat dari para pelaku usaha lain apakah banyak menanamkan modal di daerah tersebut sehingga kalau banyak investor maka buakan tidak mungkin investor baru juga akan memutuskan akan ikut bergabung di daerah tersebut. 6. Kurs, tingkat inflasi dan suku bunga, dijelaskan bahwa tingkat inflasi dan suku bunga yang tinggi cenderung kurang diminati karenabahan baku menjadi mahal dan lain sebagainya.
Kekuatan Ekonomi & Sosioekonomi Dalam Bisnis Internasional

Dimensi Sosioekonomi Populasi total Populasi total merupakan indikator paling umum mengenai ukuran pasar potensial, adalah karakteristik populasi pertama yang akan dievaluasi oleh para analis. Karena populasi yang besar bukan merupakan jaminan untuk suatu negara mempunyai kekuatan ekonomi yang baik Distribusi umur Yang dimaksud disini adalah negara berkembang umumnya mempunyai penduduk usia muda yang lebih banyak dibanding dengan negar-negara industri atau maju, tingkat kelahiran didunia yang menurun, populasi penduduk negara berkembang lebih dari total populasi penduduk dunia. Upaya Menekan Pertumbuhan Penduduk 1. Pemerintah mendukung program keluarga berencana. Hal ini dimaksudkan untuk menekan bertambahnya penduduk yang tidak terkendali yang nantinya dengan populasi penduduk yang banyak maka akan memunculkan masalah-masalah baru. 2. Peningkatan tingkat kesehatan dan pendidikan bagi wanita, yang diamksud disini adalah pendidikan yang tinggi diharapkan mampu menekan tingkat pertumbuhan penduduk mengapa karena dengan pendidikan tinggi, wanita cenderung akan berkarir sehingga akan beranggapan anak sedikit saja akan lebih efektif, menghasilkan pendapatan yang lebih bagi keluarga, selain itu juga mengurangi besarnya ukuran keluarga. 3. Distribusi pendapatan yang merata, yakni dengan distribusi pendapatan yang merata, dengaan menekan jumlah penduduk maka kesejahteraan akan meningkat sehingga distribusi pendapatan merata. Perhatian utama di negara maju, contohnya Negara di Uni Eropa Meningkatnya penduduk usia muda yang belum menikah. Telat menikah dengan sedikit anak. Pada 2025 tingkat pengangguran 9% di Uni Eropa akan diganti dengan kekurangan tenaga kerja.

Kekuatan Ekonomi & Sosioekonomi Dalam Bisnis Internasional