Anda di halaman 1dari 7

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 3.1.1 Gambaran Umum Tempat Penelitian Sejarah Singkat LPK Dadaha Informatik Tasikmalaya Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Dadaha Informatik awalnya bernama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Dadaha Informatik yang beralamatkan di Jalan Gunungjati Gang Parungjati No. 32 Dadaha Kota Tasikmalaya, merupakan lembaga kursus yang didirikan pada tahun 1997 dengan izin Depdikbud Nomor : 71/I02.14/MS/1997, bergerak di bidang pendidikan yang awalnya membuka program keahlian komputer (operator for windows), bahasa Inggris dan juga bimbingan belajar untuk tingkat SD. Seiring dengan perkembangan jaman, khususnya

kebutuhan sumber daya manusia yang mempunyai keterampilan dan keahlian, LPP Dadaha Informatik dengan Surat Keputusan Dinas Pendidikan No. 421.9/2568.b/Disdik/Diklusp/2008,

membuka beberapa program keahlian, seperti pada program keahlian komputer ditambah dengan program keahlian Desain Grafis, Desain Web, Teknisi Komputer dan Jaringan, dan Pemrograman. Dan juga pada program keahlian bahasa, ditambah dengan bahasa Arab, Mandarin dan Jepang. Pada tahun 2009, dengan Surat Izin Lembaga Pelatihan Kerja Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor : Kep.560/23/Naker, lembaga ini berubah nama menjadi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Dadaha Informatik dengan membuka

41

42

program keahlian : Komputer, Bahasa Asing, Tata Busana, Tata Boga dan Teknik Mengemudi. Pada saat ini LPK Dadaha Informatik tidak hanya sebagai lembaga pelatihan saja, namun telah membuka unit kerja yang melayani jasa perbaikan komputer yang dikelola oleh para teknisi, instruktur dan juga menyerap tenaga kerja dari sebagian alumni peserta didik pelatihan. 3.1.2 Struktur Organisasi LPK Dadaha Informatik

Gambar 3.1 Struktur Organisasi LPK Dadaha Informatik

43

Susunan Struktur Organisasi LPK Dadaha Informatik adalah sebagai berikut : a. b. c. d. e. f. g. h. i. 3.2 Ketua Lembaga Direktur Sekretaris Bendahara : Drs. H. Tatang Sudjana, BA. : Yusup Supriadi, SE., MM. : Rida Farida, S.Km. : Rina Suryani, A.Md.

Penanggung Jawab Program : S. Tirto Madawistama, S.Pd. Rekruitmen Komputer Bahasa Asing Mengemudi Metode Yang Digunakan Metodologi yang digunakan dalam penelitian adalah : Ricky Rahmat P. : Wendi April R, A.Md. : Andi Krisnandi, S.Pd. : Edi Sutrisna.

metode kualitatif deskriptif yaitu metode yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang menyangkut sesuatu pada waktu sedang berlangsungnya proses riset. Metode riset ini dapat digunakan dengan lebih banyak segi dan lebih luas dari metode yang lain. Ia pun memberikan informasi yang mutakhir, sehingga bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta lebih banyak dapat diterapkan pada berbagai masalah271.

27

Umar, Husein, Dr., Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis Edisi Kedua. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2008). hal 22.

44

Pada proses ini, untuk menjawab permasalahan yang terjadi pada proses perbaikan komputer, Penulis melakukan riset dengan teknik wawancara, observasi dan studi literatur. 3.3 3.3.1 Data Yang Diperlukan Data Primer Data primer adalah data yang didapat dari sumber pertama baik dari individu atau perseorangan seperti hasil dari wawancara atau hasil pengisian kuisioner yang biasa dilakukan oleh peneliti. Yang termasuk data primer dalam sistem ini adalah: a. b. Data perangkat keras komputer. Data gejala kerusakan komputer. Data Sekunder Data sekunder merupakan data primer yang telah diolah lebih lanjut baik oleh pihak pengumpul data primer atau oleh pihak lain untuk diproses, misalnya dalam bentuk tabel-tabel atau diagram-diagram. Data sekunder berupa data-data yang sudah tersedia dan dapat diperoleh oleh peneliti dengan cara membaca, melihat atau mendengarkan. Data sekunder yang ada yakni meliputi data fungsi perangkat keras komputer, data penanggulangan

3.3.2

kerusakan komputer, faktur penerimaan pembayaran perbaikan komputer, dan dokumen-dokumen pembayaran jasa perbaikan komputer.

45

3.4

Sumber Data Sumber data primer yang diperoleh untuk menyusun

skripsi berupa sumber data langsung dari informan di tempat penelitian yakni dari Teknisi komputer LPK Dadaha Informatik dan sumber-sumber referensi yang berhubungan dengan materi penelitian diantaranya buku-buku yang ada kaitannya dengan konsep sistem pakar dan pengembangannya, literatur yang berhubungan dengan bahasa pemrograman Java; yaitu bukubuku, catatan kuliah, diktat-diktat ataupun referensi-referensi lain yang diambil dari internet. 3.5 Teknik Pengumpulan Data Teknik dilakukan secara langsung dengan mendatangi langsung untuk memperoleh data primer yang penerapannya dilakukan dengan cara : a. Wawancara Yaitu dengan mengadakan dialog langsung atau melakukan tanya jawab kepada nara sumber ataupun ahli yang mendukung permasalahan tentang perangkat komputer, gejala kerusakan dan cara penanggulangannya, dalam hal ini adalah seorang teknisi komputer. b. Observasi Suatu penelitian yang dilakukan dengan mengamati

langsung kegiatan perbaikan komputer yang dilakukan oleh teknisi, sehingga dapat diperoleh gambaran dan informasi yang dibutuhkan secara nyata.

46

c.

Studi Kepustakaan Sedangkan studi kepustakaan dilakukan dengan penelitian

kepustakaan yang relevan dengan masalah tersebut. Yaitu mempelajari literatur yang sesuai dengan masalah yang dibahas seputar sistem pakar, kerusakan komputer tertulis dan bahasa dasar

pemrograman

Java.

Bahan-bahan

dijadikan

pemikiran dan perbandingan yang bersifat praktis di lapangan. 3.6 Teknik Analisa Data Tahapan-tahapan analisa data yang penulis lakukan selama proses penelitian adalah sebagai berikut : a. Identifikasi Identifikasi yaitu mengidentifkasi masalah-masalah dengan batasan yang jelas dengan menggunakan teknik : 1) Wawancara Mewawancarai seorang teknisi komputer yang ahli dalam bidang hardware komputer untuk memperoleh keterangan serta cara-cara memperbaikinya dengan baik dan benar. 2) Observasi Observasi ini dilakukan pada proses perbaikan komputer secara langsung guna mendapatkan informasi tepat dan akurat. 3) Studi Pustaka Mencari buku referensi yang dapat membantu dalam menangani kerusakan komputer agar memperoleh hasil yang memuaskan.

47

b.

Konseptualisasi Setelah semua data diperoleh melalui tahap identifikasi,

kemudian merancang basis pengetahuan, mesin inferensi dan desain interface. c. Formalisasi Dari hasil tahapan kedua dirancang, maka pada tahap ini ditentukan alat pengembangan yang akan digunakan. Alat pengembangan yang digunakan adalah menggunakan bahasa pemrograman Java dengan editor Netbeans IDE. d. Implementasi Hasil dari tahapan-tahapan diatas akan dipindahkan ke dalam sistem komputerisasi. e. Evaluasi Dalam tahap ini akan dilihat keuntungan dan kerugian yang akan ditimbulkan atau mengecek hasilnya. 3.7 Hipotesis Menurut Russeffendi, E. T (2005: 23) menyatakan Hipotesis adalah penjelasan tentatif (sementara) tentang tingkah laku, fenomena (jejak) atau kejadian yang akan terjadi bisa juga mengenai kejadian yang sedang berjalan. Berdasarkan landasan teoritis dan anggapan dasar, maka hipotesis dalam penelitian ini adalah Sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan komputer menggunakan Java dapat dijadikan solusi alternatif dalam menangani kerusakan komputer bagi pengguna awam komputer.