Anda di halaman 1dari 3

Uji Kolesterol (BIOKIMIA)

A. Tujuan Praktikum : Mengetahui adanya sterol (kolesterol) dalam suatu bahan kualitatif. B. Prinsip : Pereaksi = Lieberman Burchard ( as.asetat anhidrid dan H2SO4 Pekat ). kolesterol di hidrolisasi oleh H2SO4 Pekat mengeluarkan gugus OH yang akan bereaksi dengan asam asetat anhidrid membentuk warna merah, hijau, biru (tergantung kadar kolesterol). semakin pekat warnanya, semakin tinggi kolesterol. C. Dasar Teori : Lipid merupakan komponen jaringan yang heterogen dan penggolongannya didasarkan atas kelarutannya dalam pelarut lemak, seperti eter dan lain-lain. Sedangkan komponen campuran lipid dapat difraksionasi lebih lanjut menggunakan perbedaan kelarutannya dalam berbagai pelarut organik. Kolesterol adalah salah satu sterol yang penting dan terdapat banyak di alam. dari rumus kolesterol dapat dilihat bahwa gugus hidroksil yang terdapat pada atom C nomor 3 mempunyai posisi beta oleh karena dihubungkan oleh garis penuh. Kolesterol dan lipid lainnya diangkut dalam darah ke sasaran spesifik oleh beberapa macam lipoprotein. Triasilgliserol yang dikeluarkan dari usus halus diangkut oleh kilomikron dan kemudian dihidrolisis oleh lipase yang terdapat didnding kapiler di jaringan sasaran. Kolesterol dan berbagai macam lipid lainnya yang berlebihan di hati, di angkut dalam bentuk lipoprotein berdensitas sangat rendah (VLDL) setelah mengeluarkan triasilgliserol ke jaringan adiposa dan jaringan perifer lainnya, VLDL berubah menjadi lipoprotein berdensitas antara (IDL) selanjutnya di ubah menjadi lipoprotein berdensitas rendah (LDL). IDL dan LDL mengangkut ester kolesterol terutama kolesterol linoleat. LDL akan diambil oleh hati dan sel jaringan perifer dengan cara endositosis yang diperantarai oleh reseptor. reseptor LDL yang merupakan suatu protein yang terdapat pada membran plasma sel sasaran, mengikat LDL dan juga berperan memasukkan LDL ke dalam sel. Apabila tidak terdapat reseptor LDL pada penderita hiperkolesterolemia akan terjadi tipe homozigot, peningkatan kadar LDL-kolesterol plasma, penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah dan serangan antung pada masa kanakkanak. Pada tubuh manusia kolesterol terkandung dalam darah, empedu, kelenjar adrenal bagian luar dan jaringan syaraf. Endapan kolesterol apabila terdapat dalam pembuluh darah dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah karena dinding pembuluh menjadi semakin tebal. Hal ini mengakibatkan juga berkurangnya elastisitas pembuluh darah. Dengan penyempitan pembuluh darah dan berkurangnya kelenturan pembuluh darah, maka aliran darah terganggu dan untuk mengatasi gangguan ini jantung harus memompa keras. Adanya kolesterol dapat ditentukan dengan menggunakan beberapa reaksi warna. salah satunya adalah reaksi Salkowski. Apabila kolesterol dilarutkan dalam kloroform dan larutan ini dituangkan di atas larutan asam sulfat pekat dengan hati-hati, maka bagian asam akan berwarna kekuningan dengan fluoresensi hijau bila dikenai cahaya. bagian kloroform akan berwarna biru dan yang berubah menjadi merah dan ungu. Larutan kolesterol dalam kloroform bila ditambahkan dengan anhidrida asam asetat dan asam sulfat pekat, maka larutan tersebut mulamula akan berwarna merah kemudian biru dan hijau. Ini disebut reaksi Liebermann Burchard.

Warna hijau yang terbentuk ini sebanding dengan konsentrasi kolesterol. Karenanya reaksi Liebermann Burchard dpat digunakan untuk menentukan kolesterol secara kuantitatif. Dalam darah manusia normal terdapat antara 150-200 miligram/100 ml buah. Bila sterol (kolesterol) dengan konfigurasi tidak jenuh di dalam molekulnya direaksian dengan asam kuat dalam kondisi bebas air, maka akan memberikan warna yang karakteristik. Warna yang dihasilkan bervariasi dengan kondisi percobaan. Mekanisme reaksinya menurut salah satu teori adalah mula-mula dibentuk kompleks senyawa yang teraktifasi, diikuti dengan agregasi beberapa molekul menghasilkan sistem terkonjugasi. D. Alat dan Bahan : Alat = 1. Tabung Reaksi 2. Pipet Tetes 3. Rak Tabung Bahan = 1. Kolesterol 0,5% dalam kloroform 2. Minyak kelapa, minyak ikan, 3. Asam asetat anhidrid 4. Kloroform 5. H2SO4 Pekat E. Cara Kerja : 1. Disiapkan 3 tabung reaksi yang bersih dan kering. Tabung 1 diisi dengan 1 ml minyak kelapa, tabung 2 dengan 5 tetes minyak ikan, dan tabung 3 dengan 5 tetes kolesterol 0,5% 2. Pada setiap tabung ditambahkan dengan kloroform sebanyak 2ml 3. Ditambahkan 10 tetes asam asetat anhidrid 4. Melalui dinding tabung, ditambahkan 2-3 tetes asam sulfat pekat 5. Dihomogenkan dengan hati-hati dan di diamkan beberapa detik 6. Diamati perubahan yang terjadi F. Hasil Percobaan : - Tabung 1 : 1 ml minyak kelapa + 2 ml kloroform + 10 tetes asam asetat anhidrid + 2-3 tetes asam sulfat pekat ---> Hijau pekat - Tabung 2 : 5 tetes minyak ikan + 2 ml kloroform + 10 tetes asam asetat anhidrid + 2-3 tetes asam sulfat pekat ---> Merah - Tabung 3 : 5 tetes kolesterol 0,5% dalam kloroform + 2 ml kloroform + 10 tetes asam asetat anhidrid + 2-3 tetes asam sulfat pekat ---> Hijau G. Pembahasan : Kolesterol yang dilarutkan dalam kloroform dan larutan ini dituangkan di atas larutan asam sulfat pekat dengan hati-hati, maka bagian asam berwarna kekuningan dengan fluoresensi hijau bila dikenai cahaya. Bagian kloroform akan berwarna biru dan yang berubah menjadi merah dan ungu. Larutan kolesterol dalam kloroform bila ditambah anhidrida asam asetat dan asam sulfat pekat, maka larutan tersebut mula-mula akan berwarna merah, kemudian biru dan hijau. Ini disebut reaksi Liebermann Burchard dapat digunakan untuk menentukan kolesterol secara kuantitatif. H. Kesimpulan :

Semua larutan menghasilkan larutan yang positif, hal ini ditandai dengan = - Minyak kelapa --> Hijau pekat - Minyak ikan --> Merah - Kolesterol --> Hijau Minyak kelapa mewakili minyak nabati dan mengandung fitosterol. Minyak ikan mewakili minyak hewani dan mengandung kolesterol. Minyak ini sama-sama menghasilkan lemak dari membrannya. I. Daftar Pustaka : Poedjiadi, Anna dan Titin,F.,M.Supriyanti.1994.Dasar-Dasar Biokimia.Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia. Diposkan oleh Rachmawati Elda Julia Nurfahmy di 04:54 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook