Anda di halaman 1dari 13

SISTEM PERINGATAN DINI BAHAYA BANJIR DI DESA BATUR DENGAN SENSOR REED SWITCH

Disusun oleh : ARIEP SOELAIMAN SETIADI AYATHUL FAUZIYAH HAKIM NUR ROHMAT MUHAMMAD IQBAL Y. M. SAMSUL DWI L. SEPTIAN NURPRADITIA WANEDI WAHYU KRIS HERMAWAN (H1C009040) (H1C009003) (H1C009053) (H1C0090 ) (H1C009023) (H1C0090 ) (H1C0090 ) (H1C009018)

KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO PURBALINGGA 2012

BAB I PENDAHULUAN

I.

Latar Belakang

Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang basah ( humid tropic ). Cirinya pada musim penghujan mempunyai curah hujan yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan beberapa wilayah Indonesia sering terjadi bencana banjir ketika musim penghujan tiba karena beberapa faktor seperti kondisi lingkungan yang rusak, penebangan hutan secara liar, kondisi tempat geografis yang lebih rendah dari sekitarnya seperti jurang dan lain sebagainya. Banjir sekarang mulai menjadi salah satu bencana yang paling sering terjadi di Indonesia. Bahaya dari banjir banyak sekali contohnya : terputusnya roda perekonomian di daerah yang terkena banjir, seperti jalan terendam banjir, maka kendaraan untuk distribusipun terhenti karena tidak bisa lewat, banyak anak anak tidak bisa sekolah, karena sekolahnya terendam banjir, padahal sekolah salah satu cara meningkatkan SDM ( Sumber Daya Manusia ) Indonesia, banyak rumah rumah penduduk yang terbuat dari bambu terseret arus banjir, maka mereka kehilangan tempat tinggal, banyak sekali contoh contoh lain akibat terjadinya banjir. Kita sebagai generasi muda harus bisa merubah keadaan seperti ini, maka kita biasakan mencegah terjadinya banjir, antara lain : tidak membuang sampah di sungai, tidak menebang hutan secara liar, melakukan rehabilitasi sungai dan pembangunan bendungan bendungan. Cara mencegah banjir bermacam macam, kita harus bisa mencegahnya sebelum terjadinya bencana tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi banjir dengan memanfaatkan alat pendeteksi banjir karena dengan adanya alat tersebut masyarakat di dekat pusat banjir bisa mengetahui lebih awal terjadinya bencana. Namun pembuatan alat-alat tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit bahkan bisa menyita waktu serta pengujian yang

lama serta tidak semua orang bisa membuatnya karena memerlukan keahlian khusus atau dikatakan cukup rumit. Oleh karena itu diperlukan alat pendeteksi banjir sederhana yang dapat dibuat oleh masyarakat secara mandiri dan dapat berfungsi secara efektif untuk memberikan informasi Early Warning kepada warga bahwa dalam beberapa saat akan terjadi banjir sehingga warga bisa bersiap-siap lebih awal.

II.

Tujuan

Penulisan ini bertujuan sebagai berikut : a. Gagasan dalam upaya antisipasi banjir agar masyarakat cepat tanggap dalam menghadapi bencana banjir.
b. Gagasan dalam pengembangan informasi teknologi dengan memanfaatkan teknologi

sederhana agar menjadi sensor pencegahan banjir yang dapat mendeteksi banjir lebih awal. III. Manfaat

a. Dapat digunakan sebagai alarm atau peringatan untuk masyarakat di daerah rawan banjir. b. Menjadikan masyarakat cepat tanggap terhadap banjir, sehingga bisa meminimalisir kerugian yang diakibatkan oleh bencana banjir. IV. Perumusan Masalah

Perumusan masalah pada tugas ini adalah a. Apa yang bisa dibuat untuk peringatan dini bahaya banjir? b. Siapa saja kalangan yang dapat menggunakan sistem peringatan dini ini?

c. Bagaimana membuat sistem peringatan dini yang sederhana, efisien dan efektif

dengan menggunakan sensor Reed Switch ? V. Pembatasan Masalah

Pembatasan masalah pada tugas ini :


1. Sensor yang digunakan adalah sensor Reed Switch.

2. Bunyi alarm hanya terdengar di daerah desa Batur radius sekitar 2 km. 3. Tidak membahas tentang pencegahan banjir melainkan ke sistem peringatan dini bahaya banjir. 4. Sistem peringatan dini banjir ini hanya ditujukan untuk warga desa Batur.

BAB II PENJELASAN SENSOR


I.

Karakteristik Sensor Reed Switch :

Saklar reed adalah saklar listrik yang dioperasikan dengan menggunakan medan magnet . Itu ditemukan di Bell Laboratories Telepon tahun 1936 oleh WB Ellwood. Ini terdiri dari sepasang kontak pada buluh logam besi dalam tertutup rapat kaca amplop. Kontak yang mungkin normal terbuka, menutup ketika medan magnet hadir, atau biasanya tertutup dan membuka ketika medan magnet diterapkan. Switch ini dapat ditekan oleh kumparan , membuat relai buluh atau dengan membawa magnet dekat switch. Setelah magnet ditarik dari saklar, saklar buluh akan kembali ke posisi semula. Adapun aplikasi saklar buluh adalah dengan mendeteksi pembukaan pintu, bila digunakan sebagai saklar jarak untuk alarm.

Deskripsi Saklar buluh berisi sepasang (atau lebih) dari magnetizable, fleksibel, logam akhir bagian buluh yang dipisahkan oleh celah kecil ketika saklar terbuka. Alang-alang yang tertutup rapat di ujung-ujung sebuah amplop kaca tabung. Sebuah medan magnet (dari sebuah elektromagnet atau magnet permanen ) akan menyebabkan buluh membungkuk, dan kontak untuk bekerja sama, sehingga menyelesaikan sebuah sirkuit listrik. Kekakuan dari alang-alang menyebabkan mereka terpisah, dan membuka rangkaian, ketika medan magnet berhenti. Konfigurasi lain berisi kontak normal tertutup non-ferrous yang terbuka ketika kontak normal terbuka ferrous menutup. Bagus kontak listrik dijamin oleh pelapisan lapisan tipis logam mulia di seluruh bagian kontak datar dari alang-alang; rendah resistivitas perak

lebih cocok dari korosi -tahan emas dalam amplop tertutup. Ada juga versi switch buluh dengan merkuri "dibasahi" kontak. Switch tersebut harus dipasang dalam orientasi tertentu dinyatakan tetes air raksa mungkin jembatan kontak bahkan ketika tidak diaktifkan. Karena kontak dari saklar buluh yang tertutup jauh dari atmosfer, mereka dilindungi terhadap korosi atmosfer . Hermetis menyegel sebuah saklar buluh membuat mereka cocok untuk digunakan dalam ledakan di mana kecil bunga api dari saklar konvensional akan merupakan bahaya. Salah satu kualitas penting dari tombol sensitivitas-nya, jumlah medan magnet yang diperlukan untuk menjalankan itu. Sensitivitas diukur dalam satuan Ampere-berubah sesuai dengan arus dalam kumparan dikalikan dengan jumlah berubah. Khas pull-dalam kepekaan untuk perangkat komersial berkisar 10-60 AT. Semakin rendah AT, saklar buluh yang lebih sensitif. Juga, saklar buluh yang lebih kecil, yang memiliki bagian yang lebih kecil, lebih sensitif terhadap medan magnetik, sehingga amplop saklar buluh yang lebih kecil kaca, semakin sensitif itu.

Gambar 1. Reed Switch Sensor Dalam produksi, tongkat logam dimasukkan di setiap akhir sebuah tabung kaca dan akhir tabung dipanaskan sehingga segel di bagian betis di buluh itu. Inframerah menyerap kaca

yang digunakan, sehingga sumber panas inframerah dapat berkonsentrasi panas di zona penyegelan kecil dari tabung kaca. Koefisien ekspansi termal dari bahan kaca dan bagian logam harus sama untuk mencegah melanggar ke logam segel kaca . Kaca yang digunakan harus memiliki tinggi resistensi listrik dan tidak boleh mengandung komponen volatile seperti oksida memimpin dan fluorida . Lead yang dari switch harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah memecahkan kaca amplop. Selain penggunaannya dalam relai buluh ,saklar buluh yang banyak digunakan untuk mengendalikan rangkaian listrik, khususnya di bidang komunikasi. Reed switch ditekan oleh magnet yang umum digunakan dalam sistem mekanik sebagai switch kedekatan serta di pintu dan jendela di sensor alarm sistem dan tamperproofing metode, namun mereka bisa dinonaktifkan oleh eksternal, medan magnet yang kuat. Saklar Reed yang sebelumnya digunakan dalam keyboard untuk terminal komputer, di mana setiap tombol memiliki magnet dan buluh saklar ditekan dengan menekan tombol, switch murah sekarang digunakan. Sensor kecepatan pada sepeda roda menggunakan saklar buluh untuk menjalankan sebentar setiap kali sebuah magnet di roda melewati sensor. Satu atau lebih switch reed di dalam kumparan adalah relay buluh. Reed relay digunakan ketika arus operasi relatif rendah, dan menawarkan kecepatan operasi tinggi, kinerja yang baik dengan arus yang sangat kecil yang tidak dapat dipercaya diaktifkan oleh kontak konvensional, keandalan tinggi dan umur panjang. Jutaan relay buluh digunakan untuk menyimpan informasi sementara di-20th Century pertengahan pertukaran telepon . Suasana inert sekitar kontak buluh oksidasi memastikan bahwa tidak akan mempengaruhi resistansi kontak. relai buluh Mercury-dibasahi kadang-kadang digunakan, terutama dalam kecepatan tinggi menghitung sirkuit. Keandalan dikompromikan oleh kontak menempel tertutup baik dari magnet sisa atau mengelas.

II.

Kelebihan dan kekurangan dari Reed Switch

a. Kelebihan dari Reed Switch : Keuntungan dari saklar buluh ke pembuat model Meccano adalah ukurannya yang kecil, yang membuat mereka mudah untuk me-mount dan mencolok, dan kenyataan bahwa gaya operasi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan saklar sangat kecil, sehingga menyingkirkan Cams rumit atau engkol. Reed switch, dan magnet yang cocok, juga murah dan mudah didapat. b. Kekurangan dari Reed Switch : Pertama, kontak dan alang-alang yang cukup kecil dan halus, sehingga mereka tidak akan menangani tegangan besar atau arus yang menyebabkan buluh memicu arus ketika diaktifkan. Berat juga panas alang-alang menyebabkan mereka kehilangan kekenyalan mereka. Jika kontak buluh lakukan menjadi dilas bersama-sama (karena mencoba untuk beralih arus tinggi) Kedua, karena saklar buluh yang agak rapuh, terutama jika anda menyolder ke kabel memimpin keluar tebal, mudah untuk memecahkan kaca dan segel,. Jika Anda perlu membungkuk memimpin keluar kabel pastikan bahwa Anda pegangan mereka aman dengan tang antara segel kaca dan titik lengkung

III.

Alasan Pemilihan Sensor

a. Sensor Reed Switch mudah didapat, murah dan efisien untuk kondisi pedesaan. b. Sensor Reed Switch yang berbentuk tabung tertutup ini efektif beroperasi di kondisi

basah, seperti di daerah sungai.

GAGASAN 1. a. Faktor Internal Perubahan lingkungan dimana didalamnya ada perubahan iklim, perubahan geomorfologi, perubahan geologi dan perubahan tata ruang.Perubahan iklim menyebabkan pola hujan berubah dimana saat ini hujan yang terjadi mempunyai waktu yang pendek tetapi intensitasnya tinggi. Akibat keadaan ini saluran - saluran yang ada tidak mampu lagi menampung besarnya aliran permukaan dan tanah - tanah cepat mengalami penjenuhan. b. Pembangunan yang berlangsung pesat menghadirkan rumah dan bangunan beton lainnya sehingga menutup permukaan tanah dan menyulitkan air meresap ke tanah, serta

mempersempit luas kawasan resapan air. Akibatnya, air hujan yang turun di daerah hulu, yang volumenya seringkali berada di atas kapasitas alur sungai, meluap dan menimbulkan banjir dan genangan di kawasan sekitar sungai. c. Padatnya jumlah penduduk yang menyebabkan bertambahnya volume sampah anorganik dan dibuang sembarangan, seperti di selokan atau sungai. Hal ini dapat mengakibatkan aliran air tersumbat. 2. a. Faktor Eksternal Harus diakui bahwa, disiplin dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan masih rendah. Tak sedikit warga yang menjadikan bantaran kali sebagai tempat tinggal/bermukim. Akibatnya, karena adanya bangunan-bangunan liar, badan kali menjadi berkurang, Dan yang sangat memprihatinkan, mereka pun menjadi sungai sebagai tempat sampah, sehingga terjadi pendangkalan dan sampah mengonggok di sepanjang aliran sungai. b. Bersama itu, juga telah banyak terjadi penurunan permukaan tanah (land subsidence) terutama. Dengan demikian, ke depan, kawasan yang tergenang pasang air laut besar kemungkinan akan bertambah. c. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah, sehingga banyak sampah anorganik yang menumpuk di lingkungan. Saran Agar tidak terjadi bencana banjir Jagalah lingkungan kita,dan janganlah selalu bergantung pada alat pendeteksi banjir ini sebab alat ini mempunyai kelemahan atau kerusakan secara tibatiba.Namun yang terbaik tentu mencegah terjadinya banjir dengan memelihra hutan dan lingkungan sekitar kita dan juga selalu waspada serta antisipasi terhadap bencana banjir yang datang. Karena pencehan adalah yg terbaik.

DAFTAR PUSTAKA Sumber sensor reed switch http://www.scribd.com/doc/31532835/Tugas-Lab-Sie-Sensor http://otosensing.blogspot.com/2010_11_01_archive.html http://en.wikipedia.org/wiki/Reed_switch

data sheet :

http://www.datasheetarchive.com/magnetic%20reed%20switch-datasheet.html http://datasheet.seekic.com/Industrial_Control/Switches/Reed/