Anda di halaman 1dari 5

Atas kerja farmakologisnya, analgesic dibagi dalam dua kelompok besar, yaitu: Analgetik Perifer (non narkotik) Terdiri

dari obat-obat yang tidak bersifat narkotik dan tidak bekerja sentral. b. Analgetik Narkotik Khusus digunakan untuk menghalau rasa nyeri hebat, seperti fraktur dan kanker. Obat Analgetik Narkotik Obat Analgetik Narkotik merupakan kelompok obat yang memiliki sifat opium atau morfin. Meskipunmemperlihatkan berbagai efek farmakodinamik yang lain, golongan obat ini terutama digunakan untuk m e r e d a k a n a t a u m e n g h i l a n g k a n r a s a n ye r i y a n g h e b a t . M e s k i p u n t e r b i l a n g a m p u h , j e n i s obat iniumumnya dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakai. Obat Analgetik Narkotik ini biasanyakhusus digunakan untuk mengahalau rasa nyeri hebat, seperti pada kasus patah tulang dan penyakitkanker kronis. Obat Analgetik Non-Narkotik O b a t A n a l g e s i k N o n - N a k o t i k dalam Ilmu Farmakologi j u g a s e r i n g d i k e n a l d e n g a n i s t i l a h Analgetik/Analgetika/Analgesik Perifer . Penggunaan Obat Analgetik Non-Narkotik atau Obat Analgesik Perifer ini cenderung mampu menghilangkan atau meringankan rasa sakit tanpa berpengaruh pada sistemsusunan saraf pusat atau bahkan hingga efek menurunkan tingkat kesadaran. Obat Analgetik Non- Narkotik / Obat Analgesik Perifer ini juga tidak mengakibatkan efek ketagihan pada pengguna (berbedahalnya dengan penggunanaan Obat Analgetika jenis Analgetik Narkotik).

Dapus

Christopher L. Wu and Srinivasa N. Raja. An Update on the Treatment of Postherpetic Neuralgia. The Journal of Pain, Vol 9, No 1 (January), Supplement 1, 2008: pp S19-S30

2.3 Therapeutic Agents for the Management of PHN: Suggested Dose Titration, Side Effects, and Clinical Comments
MEDICATION CLASS TCAs* Nortriptyline Desipramine Amitriptyline STARTING DOSE 1025 mg 1025 mg 1025 mg (once a day, qhs) DOSE-ESCALATION SCHEME Increase by 10 25 mg weekly with a target dose of 75150 mg COMMON SIDE EFFECTS Sedation, dry mouth, blurred vision, weight gain, urinary retention, constipation, sexual dysfunction CONTRAINDICATIONS/CAUTION Cardiac disease, glaucoma, suicide risk, seizure disorder Concomitant use of tramadol, SSRI, or SNRIs COMMENTS The lower starting dose may be more appropriate in the elderly. Amitriptyline has the most anticholinergic effects and hence less well tolerated by the elderly. Obtain baseline ECG in patients with hx of cardiac

Antiepileptics Gabapentin

100300 mg

Pregabalin

50 mg tid OR 75 mg bid

Start qhs and increase to tid dosing; increase by 100300 mg every 3 days to total dose of 1800 2400 mg/d 300600 mg in 1 wk

Somnolence, dizziness, ataxia, peripheral edema and weight gain, myalgia, fatigue

Decrease dose in patients with renal impairment

disease. No clinically significant drug interactions, improved sleep. Avoid sudden discontinuation.

Ataxia, dizziness, somnolence, peripheral edema and weight gain, blurred vision, euphoria

Decrease dose in patients with renal impairment by 50% or more based on CL creatinine

Topical lidocaine

5%, 12 patches

Can use up to 3 patches 12 h/d

Local erythema, rash, blisters

Known hypersensitivity to amide local anesthetics Caution in patients receiving class I antiarrhythmic drugs (eg, tocainide and mexiletine)

Caution with concomitant use of ACE inhibitorsangioedema; Increased risk for weight gain and peripheral edema in patients on thiazolidinedione antidiabetic agents. No significant systemic side effects

Topical capsaicin

0.0250.075% Cream

Apply 34 times a day over affected region

Stinging or burning at application site Coughing, sneezing, or other signs of respiratory irritation if dry residue inhaled

Care to avoid contact with eye or mucosa, use gloves for application. Pretreatment with topical 5% lidocaine may decrease burning associated with its use History of substance abuse, suicide risk, driving impairment during treatment initiation Gradual titration monitoring G.I. and CNS side effects.

Opioid agonists Morphine Oxycodone Methadone Levorphanol

1530 mg 1020 mg 515 mg 0.51 mg

Tramadol

50 mg bid or tid

Titrate at weekly intervals balancing analgesia and side effects. Average dose: 90 mg morphine or its equivalent Total daily dose: 150400 mg Extendedrelease dosing once a day

Nausea/vomiting, constipation, drowsiness, dizziness, itching

Nausea/vomiting, constipation, drowsiness, dizziness, seizures, hallucinations, pruritus

History of substance abuse, suicide risk, driving impairment during treatment initiation, seizure disorder, concomitant use of SSRI, SSNRI, TCA

Caution if TCA, SSRI, or SNRI are also being used. Caution with reduced dose in patients with hepatic or renal disease.

2,4 analgesik Kelompok/jenis obat Tramadol Khasiat (efek) Dosis rendah agonis opioid, mengurangi nyeri, (- reseptor)
action dan monoamine (norepinephrine and serotonin) reuptake inhibition

Keamanan BSO (efek samping obat Mual, muntah, konstipasi, pusing, kejang, halusinasi, gatal

Kontra Indikasi BSO SSRI, pasien dengan gangguan ginjal dan hati

Agonis opioid Oxycodone

Fentanyl

Mengurani alodinia, nyeri yang tetap, nyeri yang tiba-tiba muncul, Mengurangi nyeri, kurang mempengaruhi kardiovaskuler, bertahan lebih lama, dan mencapai puncak analgesia ny alebih singat

Mual,muntah, pusing, kedutan, konstopasi

Gangguan sistem saraf pusat, gangguan saluran cerna, Mual, muntah, pusing, Penyakit hati dan efek euphoria, gatal, orang tua dosis hatus kekuan otot, depresi dikurangi, hati-hati napas, konvulsi pada pengguna MAO inhibitor.

2.5 Uraian Nama Obat Bentuk Sediaan Obat (BSO) BSO yang Diberikan dan Alasannya Obat Pilihan Tramadol Generik: Paten :Camigesik, Tramal, Ultracet dll
Tablet, karena cukup stabil dalam penyimpanan

Obat Alternatif Fentanyl Generik: Paten : Durogesic, Fentanyl


Pelekat transdermal

Dosis Referensi Dosis untuk Kasus dan Alasannya Frekuensi Pemberian dan Alasannya

100-400 mg/hari Sesuai dosis referensi

25 mcg/jam Sesuai dengan dosis referensi Bisa sampai 3 hari per jam

1-2 kali sehari sesuai referensi

Cara Pemberian dan Alasannya Waktu Pemberian dan Alasannya Lama Pemberian dan Alasannya

Peroral, karena sediaan yang Ditempelkan di daerah yang tersedia dalam bentuk tablet nyeri

Kalau perlu bila demam/nyeri Sampai gejala berkurang/menghilang

Perjam, agar nyeri berkurang Sampai gejala berkurang/menghilang

Dapus FKUI farmakologi edisi 5 Drug dose edisi 15