Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH KONFEDERASI DAN KONSTITUSI Di AMERIKA SERIKAT Di Susun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Sejarah

Amerika Dosen Pengampu : Dyah Kumalasari

Di Susun Oleh : Nurul Afriyani Ririn Sunarsih Arwindira Wandanu (10406241007) (10406241019) (10406241024)

KELAS A PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2011

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang


Amerika Serikat pada awalnya adalah sebuah koloni dari berbagai kerajaan Eropa seperti Spanyol, Swedia, Belanda Einggris, dan Prancis. Prancis kemudian lebih menyingkir ke wilayah-wilayh utara yang sekarang disebut Kanada, namun ada juga sedikit peniggalan Prancis di wilayah selatan seperti New Orleans dan komunitas itu disebut dengan cajun. Imigran pertama yang datang ke Amerika adalah orang-orang Inggris. Mereka lari dari Inggris karena mengalami tekanan dalam soal keagamaan, tidak menyetujui sistem Monarki di Inggris, dan bermaksud mencari penghidupan yang lebih baik. Lambat laun bangsa Prancis dan Spanyol yang memang lebih dahulu menduduki Amerika mulai terdesak. Kekuasaan Inggris semakin kuat di pantai Timur semakin kuat. pada abad ke-17 di Eropa muncul pemikiran tentang Upaya-upaya mencerahkan masyarakat. Pada tahun 1773 Inggris mulai melihat bahwa koloninya sudah mulai membangkang. Raja Inggris kemudian mengirim 15 agen intelijennya, hasil penyelidikan menyebutkan bahwa teryata gerakan anti Inggris tidak terlalu parah. Namun teryata hal ini salah, pada tahun 1775, King George mengirim Jenderal Cornwallis untuk membasmi kelompok anti Inggris. Dari situlah lahir keinginan untuk kemerdekaan Amerika, kemudian 13 koloni di Amerika bergabung menjadi Amerika Serikat. Kelompok Washington yang kemudian pada hari itu disebut pariot" lantas bertempur melawan Inggris. Pertempuran tersebut pada akhirnya dapat dimenagkan oleh kelompok anti Inggris. Deklarasi kemerdekaan AS pun dilakukan pada 4 Juli 1776. Pada awlnya struktur organisasi politik AS berbentuk konfederasi. Tetapi, pada akhirnya berubah menjadi konstitusi Amerika, semua koloni memang bersepakat untuk membentuk negara persekutuan. Kemudian pada abad ke-19, kekuatan AS meluas di seluruh Amerika Utara. Bagaimana sistem konfederasi maupun konstistusi tersebut akan coba kita ulas dimakalah kami kali ini.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana kondisi politik dan pemerintahan di Amerika pada masa periode konfederasi ? 2. Bagaimana kondisi politik dan pemerintahan di Amerika pada masa konstitusi ?

C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui kondisi AS pada saat sistem konfederasi maupun konstitusi berlangsung

BAB II PEMABAHASAN
A. Konfederasi di Amerika Perjuangan melawan Inggris dilakukan untuk mengubah sikap kolonial. Dewan-dewan lokal setempat menolak Rencana Serikat Albany (Albany Plan of Union) tahun 1974, mereka juga tidak bersedia menyerahkan hak otonominya yang sekecil apapun ke badan lain, meskipun badan itu mereka sendiri yang dipilih. Tetapi selama masa Revolusi, saling bantu terbukti efektif, dan kekhawatiran mengenai lepasnya kekuasaan sendiri telah banyak berkurang.1 John Dickinson menghasilkan Articles of Confederation and Perpetual Union (PasalPasal Konfederasi dan Perserikatan Abadi ) pada tahun 1776. Kongres Kontinental memakainya pada tahun 1777 dan memberlakukannya pada tahun 1781, setelah diratifikasi oleh semua negara bagian. Pasal-pasal Konfederasi memiliki banyak kelemahan. pasal-pasal konfederasi tidak ada ketentuan yang dibuat oleh cabang eksekutif untuk menegakkan hukum ataupun bagi suatu peradilan nasional untuk menafsirkan ketentuan itu. Sebuah legislatif menjadi satu-satunya organ pemerintah nasional, tetapi kongres ini tidak mempunyai kekuasaan untuk memaksa negara bagian melalukan apapun yang berlawanan dengan kemauan mereka. Secara teoritis, kongres dapat menyatakan perang dan membentuk tentara, tetapi tidak dapat memaksa negara bagian untuk memenuhi jatah tentara yang dibutuhkan untuk pertahanan. Kongres juga mengharapkan pemasukan dari Negara-negara bagian tetapi tidak dapat menghukum negara bagian yang tidak menyumbang. Pengawasan pajak dan tarif diserahkan kepada negara bagian dan tiap negara bagian dapat mengeluarkan mata uang sendiri. Hal ini menciptakan perserikatan yang longgar, yang tiap negara bagian kurang meiliki kesadaran akan keterikatannya. Pasal-pasal konfederasi menawarkan jawaban menurut pasal-pasal ini, suatu sistem pemerintah sendiri yang terbatas (yang tercantum dalam peraturan Northwest/Northwest Ordinance tahun 1787), tersedia untuk Organisasi Barat Laut, yang pada awalnya merupakan sebuah distrik tunggal, deperintah oleh seorang gubernur dan para hakim yang ditunjuk oleh konggres. Ktika wilayah ini mempunyai 5.000 penduduk laki-laki bebas dan cukup umur untuk
1

Lihat Garis Besar Sejarah Amerika, hlm.6

mengikuti pemungutan suara, maka ia berhak memiliki sebuah dewan legislatif. Wilayah ini pula yang memilih majelis. Selain itu, badan ini bisa mengirim delegasi yang tidak punya hak suara ke konggres. Tidak lebih dari dari lima atau kurang dari tiga negara bagian yang dibentuk di wilayah ini, dan jika salah satu dari wilayah itu mempunyai 60.000 penduduk bebas, maka wilayah ini harus diakui oleh Union mmiliki hak yang sama dengan negara-negara bagian asli dalam segala hal. Peraturan tersebut menjamin hak dan kebebasan warga sipil, memajukan pendidikan, dan menjamin bahwa tidak akan ada perbudakan ataupun kerja paksa di wilayah tersebut Kebijakan baru ini tidak mengakui konsep lama tentang koloni-koloni hadir untuk kemashlahatan negra induk dan menjadi bawahan secara politik dan inferior secara sosial. Doktrin tersebut diganti dengan prinsip bahwa koloni adalah perpanjangan suatu negara dan berhak mendapatkansemua manfaat persamaan kedudukan, bukan sebagai hak istimewa melainkan sebagai hak mendasar. Ketetapan yang memberi pencerahan dari peraturan Northwest ini membentuk dasar bagi lahan publik Amerika.

B. Landasan Konstitusi di Amerika Konstitusi Amerika Serikat merupakan alat utama pemerintah Amerika dan hukum tertinggi negara itu. Selama 200 tahun, konstitusi ini telah menuntun perubahan lembagalembaga pemerintah dan menyediakan landasan bagi stabilitas politik, kebebasan individu, pertumbuhan ekonomi, dan kemajuan sosial.2 Konstitusi Amerika merupakan undang-undang dasar tertulis paling tua di dunia yang masih berlaku, dan menjadi contoh bagi konstitusi lain di seluruh dunia. Kekuasaan konstitusi langgeng berkat keluwesan dan kesederhanaannya. Semula, konstitusi dirancang untuk menyediakan kerangka yang mengatur 4 juta penduduk di 13 koloni yang berlainan dari sepanjang pantai Atlantik. Ketentuan-ketentuan konstitusi dirancang dengan rapi sekali, sehingga hanya dengan 26 amandeman dapat melayani lebih dari 240 juta penduduk dalam 50 negara bagian yang membentang dari Samudera Atlantik sampai Pasifik.

John Marshal. Garis Besar Pemerintah Amerika Serikat.hlm 6

Rancangan konstitusi sebenarnya telah muncul pada tahun 1787, tetapi belum mencapai kesepakatan, hanya diwarnai dengan perdebatan sengit saja dan pengalaman selama 6 tahun dengan bentuk uni federal sebelumnya. Karena pasal-pasal konfederasi menciptakan perserikatan yang longgar dan mendirikan sebuah negara federal dengan kekuatan-kekuatan yang sangat terbatas, sehingga hanya dalam waktu 6 tahun kelemahan konfederasi telah tampak oleh semua pihak. Dalam situasi inilah, konstitusi Amerika Serikat disusun. Pada Februari 1787, kongres Kontinental, Badan Legislatif Republik, menghimbau kepada negara-negara bagian agar mengirimkan delegasinya ke Philadelpia untuk merevisi pasal-pasal konfederensi. Pada 25 Mei 1987 di Gedung Kemerdekaan, Konvensi Konstitusi di selenggarakan. Semuanya hadir, kecuali Thomas Jefferson dan John Adams dan Inggris John Jay, Samuel Adams, dan Patrick Henry. Dalam mufakat tersebut, George Washington tampil sebagai pemimpin konvensi. Pertemuan tersebut menjadi saksi disingkirkannya pasal-pasal konfederasi dan diganti dengan yang baru. Rancangan tersebut selesai pada 17 September 1787 dan secara resmi diterima pada 4 Maret 1789. Dari ke-55 negara bagian, semuanya menyatakan setuju denag tujuan-tujuan pokok yang dinyatakan dalam mukadimah konstitusi: Kami rakyat Amerika Serikat, demi membentuk perserikatan yang lebih sempurna, menegakkan keadilan, menjamin ketenangan dalam negeri, menyediakan pertahanan bersama, memupuk kesejahteraan umum, dan menjamin rahmat kebebasan bagi kami sendiri dan anak cucu kami, dengan ini mentasbihkan dan menegakkan konstitusi ini bagi Amerika Serikat.3 Tujuan utama konstitusi adalah menciptakan pemerintah terpilih yang kuat, secara langsung tanggap terhadap kehendak rakyat. Besarnya keragaman yang menjadi kekayaan Amerika Serikat menyebabkan sulitnya mempersatukan semuanya kedalam satu kesatuan dengan sistem pemerintahan yang bersifat sentralistik. Amerika telah dihuni oleh banyak orangorang eropa yang meninggalkan daerah asal mereka guna menghindari tekanan agama atau politik serta pola ekonomi yang kaku dunia lama, yang menganut sistem stratifikasi tertutup, sehingga kurang memperhatikan segi keterampilan tiap penduduk. Penduduk Amerika Serikat sangat menghargai adanya perbedaan diantara mereka, baik dari segi agama, ekonomi dan sosial.dari segi agama, rakyat Amerika memiliki keyakinan yang berbeda-beda, antara lain: Angklingan, Katholik Roma, Calvinis, Huguenot, Lutheran. Quaker, Yahudi, Agnostik, dan
3

Ibid, hlm 8

Ateis. Secara ekonomi dan sosial, rakyat Amerika terdiri dari kaum aristokrat sampai budak dari Afrika dan kuli kontrak yang bekerja untuk menebus utang. Tulang punggung negara ini adalah kelompok kelas menengah, sperti petani, pedagang, montir, pelaut, pembuat perahu, penenun, tukang kayu, dan lain sebagainya. Wilayah Amerika Serikat yang semakin meluas. Dari 13 negara bagian di sepanjang pesisir Atlantik, menjadi 50 negara bagian, penambahan terakhir adalah Alaska dan Hawaii pada tahun 1959. Sepanjang abad 19 dan abad 20, arus imigran semakin deras membanjiri wilayah ini, yang menandakan semakin beragamnya keterampilan dan budaya para pendatang tersebut. Para imigran melintasi pegunungan Appalachia di timur, menetap di lembah Mississippi dan The Great Plains di tengah benua itu lalu melintasi Pegunungan Rocky dan mencapai pesisir Samudera Pasifik. Dengan semakin meluasnya wilayah Amerika Serikat, semakin melimpah juga kekayaan alamnya. Kelompok yang bebeda kepentingan pun hidup berdampingan. Tugas konstitusi dan pemerintah adalah mempertemukan kepentingan yang berbeda-beda, menciptakan landasan bersama dan tetap melindungi hak asasi semua orang. Konstitusi dan pemerintah federal berdiri di puncak suatu piramida pemerintahan yang mencakup yuridiksi atas daerah dan negara bagian. Konstitusi Amerika Serikat merupakan hukum tertinggi negara artinya jika konstitusi atau undang-undang negara bagian bertentangan yang disahkan oleh badan legislatif negara bagian atau kongres nasional ternyata bertentangan dengan konstitusi federal, maka konstitusi negara bagian tidak mempunyai kekuatan hukum. Keputusan ini telah disahkan oleh Mahkamah Agung. Konstitusi bisa di ubah atau diamandemen jika rakyat lah yang meghendakinya, namun rakyat bukan pelaku emerintahan langsung melainkan diamanahjkan kepadan pejabat pemerintah, baik yang dpilih maupun diangkat. Kekuasaan pejabat pemerintah terbatas. Semua tindakan mereka harus sesuai dengan konstitusi dan undang-undang yang dibuat sesuai dengan konstitusi. Jika tidak, rakyat siap bersuara untuk menurunkan mereka dari kursi pemerintahan juga selain itu, konstitusi pun membuat ketentuan mengenai pemberhentian pejabat pemerintah. Prinsip-prinsip konstitui, antara lain: 1. Tiga cabang utama pemerintah terpisah dan berbeda satu sama lain.

2. Konstitusi, bersama-sama dengan undang-undang yang disahkan menurut ketentuan konstitusi serta perjanjian yang diadakan oleh presiden dan disetujui oleh senat, berdiri lebih tinggi daripada semua undang-undang lain, keputusan presiden dan peraturan pemerintah. 3. Semua orang adalah sama di depan hukum dan sama-sama berhak atas perlindungannya 4. Rakyat mempunyai hak untuk mengubah bentuk pemerintah nasional mereka dengan perangkat dengan perangkat hukum yang diuraikan di dalam konstitusi itu sendiri. Tiada hasil karya manusia yang sempurna. Dengan sejumlah amandemenpun, konstitusi Amerika Serikt mungkin juga masih mengandung cacat yang akan menjadi nyata di masa yang akan datang. Tetapi melihat pertumbuhan dan perkembangan yang pesat di Amerika, dapat membuktikan Konstitusi teresebut merupakan gagasan yang cukup baik untuk menjadi menjadi landasan konstitusi bagi pemerintah Amerika.

BAB III KESIMPULAN


Pasal-pasal dalam konfederasi menawarkan, suatu sistem sistem pemerintah sendiri yang terbatas (yang tercantum dalam peraturan Northwest/Northwest Ordinance tahun1787), berkembang pertama di wilyah barat laut, yang diperintah oleh gubernur tunggal dan para hakim yang ditunjuk oleh konggres. Ketetapan yang memberi pencerahan dari peraturan Northwest ini, membentuk dasar bagi kebijakan lahan publik Amerika. Berkembangnya konstitusi di Amerika merupakan perkembangan dari sistem konfederasi sebelumnya, yang sebelumnya pemerintah terbatas pada hal, mencetak uang, mengatur perdagangan, menyatakan perang dan menciptakan perdamaian, kini dapat menggunakan wewenag tersebut, saat telah menjadi konstitusi Amerika.

DAFTAR PUSTAKA

Susilo Taufik Adi, 2009, Mengenal Amerika Serikat. Yogyakarta : GARASI Schroeder C. Richard, 1989, Garis Besar Pemerintah Amerika Serikat. Terjemahan Budi Prayitno. Jakarta: United States Information Agency

10