Anda di halaman 1dari 4

Analisis Internal (Kelemahan & Kekuatan) Dan Analisis Eksternal (Peluang & Ancaman)

Kekuatan Nestl beroperasi di 103 negara di dunia sejak lebih dari 130 tahun yang lalu. Ia datang ke Indonesia lebih dari 41 tahun yang lalu. Ini telah membangun kredibilitas yang baik di antara pelanggannya. Memiliki posisi yang baik untuk semua produk mereka. Nestl telah dibangun tiga pabrik di Indonesia. Susu pabrik di Pasuruan, kopi (Nescaf) pabrik di Bandar Lampung, dan pabrik permen di Tangerang. Nestl memiliki jaringan distribusi yang besar. Produk ini tersedia di mana-mana, dari supermarket besar di kota-kota besar untuk kios-kios kecil di desa-desa. Nestl memproduksi berbagai merek cocok untuk pasar target. Sebagai contoh: ada berbagai jenis susu untuk berbagai jenis target pasar, seperti: a. Nesvita untuk orang dewasa b. Ideal untuk rendah anak-anak kelas ekonomi c. Dancow untuk ekonomi menengah balita dan anak-anak kelas d. Nan untuk high-ekonomi kelas bayi e. Excella Emas untuk tinggi-ekonomi kelas balita f. Milo untuk anak-anak yang membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukan kegiatan olahraga. Nestl memimpin pasar kelas rendah susu. Dari total penjualan susu rendah kelas selama 3,5 miliar Rupiah, Nestle memiliki 50% dari mereka. Untuk saat ini, Dancow mengambil memimpin di pasar Indonesia. Nestle (Milo) memimpin pasar susu cokelat di Indonesia (85% dari pangsa pasar). Nestl selalu melakukan penelitian lebih lanjut dan pengembangan untuk produk mereka, serta inovasi dan renovasi. Dancow memiliki varian yang berbeda begitu banyak rasa dan untuk usia target pasar yang berbeda Nestl menambahkan nutrisi baru dalam produk Dancow, seperti untuk Dancow + ada Protectus Lactobacillus ditambahkan.

Nestl promosi melalui TV komersial selalu menarik dan selalu menarik perhatian penonton dan keinginan oleh beberapa kata-kata sederhana namun mudah diingat dan kalimat, seperti Kit-Kat.

Kelemahan Beberapa produk Nestle masih diimpor dari Malaysia dan Thailand sejak pabrikpabrik produk tersebut belum didirikan di Indonesia, dan juga tidak ada bahan baku yang sesuai dan teknologi untuk produk, seperti: Milo (siap minum susu dan cokelat) dan semua produk coklat lainnya (Kit-Kat, Crunch, Smarties, Sakti bar) masih diimpor dari Malaysia. Beruang Merek susu diimpor dari Thailand. Beberapa produk tidak dipromosikan dengan baik, seperti: Makanan bayi. Nestl botol air Anyelir (susu kental untuk low-ekonomi masyarakat kelas)

Semenjak didirikannya pabrik2 di indonesia yaitu 1. Pabrik Kejayan, didirikan pada tanggal 2 Juni 1988 Lokasi: Desa Kejayan, Pasuruan Jawa Timur Hasil Produksi: Susu bubuk, susu kental manis dan susu sterilisasi 2. Pabrik Panjang, didirikan pada tahun 1979 Lokasi: Desa Seampok, Panjang Lampung Hasil Produksi: Kopi bubuk dan kopi bubuk instan 3. Pabrik Cikupa, didirikan pada bulan Oktober 1990 Lokasi: Desa Bitung Jaya, Cikupa Tangerang Hasil Produksi: Permen, minuman serbuk teh instan, choco snack Poin2 di atas sudah tidak menajadi kelemahan PT Nestle lagi karena bahan baku produk sudah tertanggulangi dengan adanya pabrik2 d indonesia Untuk beberapa produk seperti susukental Anyelir, karena memang kurang peminat nestle menarik kembali dan mengeluarkan susu IDEAL untuk lowekonomi.

Peluang

Nestle dan PT. Indofood Sukses Makmur membuat perusahaan patungan bernama PT. Nestle Indofood Citarasa Indonesia. Hal ini akan menciptakan peluang baru untuk memperluas jangkauan bisnis mereka. Terutama untuk Nestl untuk mendistribusikan produk-produk mereka seperti produk mereka bumbu, Maggi.

Nestl SA dan The Coca Cola Company membuat perusahaan patungan 50:50 di Indonesia bernama PT AdeS Waters Indonesia Tbk untuk Hidup Nestl Murni.

Menurut sensus tahun 2000, ada lebih dari 20 juta balita di Indonesia. Ratarata, setiap balita perlu minum sekitar 0,6-aku liter susu sehari. Di Indonesia, pertumbuhan pasar susu mencapai 20% -35% per tahun. Hal ini sangat bermanfaat untuk Nestl, yang memiliki varietas produk susu bayi. Nutrisi o tingkat bayi, balita, dan anak-anak di Indonesia masih rendah, ada kebutuhan untuk meningkatkan tingkat gizi. Oleh karena itu Nestle dapat menjual lebih banyak produk.

Meningkatkan tingkat pendidikan dan pendapatan masyarakat Indonesia dan kenyataan bahwa sebagian besar keluarga di Indonesia adalah orang tua muda dengan dua anak. Dengan bekerja orang tua yang sibuk, alokasi dana untuk anak-anak mereka semakin besar.

Di Indonesia, ada kebiasaan untuk mengkonsumsi produk yang lebih cepat atau ready-to-eat/drink. Dengan teknologi saat ini untuk menghasilkan produk instan dengan paket aman, Nestl mampu memenuhi kebutuhan ini.

Masih ada orang yang memiliki tingkat pendidikan rendah. Orang-orang ini telah menjadi buruh murah bagi pabrik-pabrik Nestle di Indonesia.

Ancaman Ada persepsi dalam masyarakat bahwa merek asing lebih baik daripada yang lokal. Nestl adalah dianggap sebagai merek lokal. Ada merek lebih asing daripada yang lokal yang menghasilkan jenis produk yang sama. Sehingga sulit untuk Nestl untuk bersaing.

Mead Johnson, salah satu pesaing Nestl dalam menjual susu, telah membuka pabrik di Indonesia. Beberapa produk Mead Johnson:

Sustagen anak, SMP, Enfagrow Jadi sebagai perusahaan susu lainnya internasional seperti Abbott (gain ditambah muka), Wyeth (Procal) dan Nutricia (Bebelac, Nutrilon). Perusahaan-perusahaan ini pesaing utama Nestl untuk super premium dan susu premium kelas. Untuk kelas rendah susu, Nestle juga memiliki beberapa pesaing, seperti Frisian Flag, Indomilk, dan Sari Husada (SGM). Untuk makanan bayi, pesaing adalah Indofood (promina, matahari) Ada banyak tuntutan dari konsumen untuk nutrisi tambahan dalam produk susu. Itu membuat Nestl telah melakukan banyak penelitian dan menambahkan nutrisi khusus untuk produk mereka. Kesadaran untuk minum susu sejak usia dini masih rendah di Indonesia.

Memang tantangan dari produk lain merupakan penghambat untuk produk nestle tapi menurut kami nestle bisa menghadapinya, nestle sudah berdiri sekitar 41 tahun, produk nestle sudah mempunyai tempat di indonesia khusunya untuk para konsumennya (pelanggannya), sudah banyak yang menngunakan produk nestle dari dahulu dan percaya akan peroduk tersebut, jadi bila ada produk lain itu tidak begitu mempengaruhi karena Nestl memiliki jaringan distribusi yang besar. Produk tersedia di mana-mana, dari supermarket besar di kota-kota besar untuk kios-kios kecil di desa-desa dan Memiliki posisi yang baik di mata konsumen.