Anda di halaman 1dari 3

Rubber fender 1.

Di sepanjang tepi dimana kapal bersandar pada dermaga ini harus dipasang fender karet untuk melindungi badan kapal membentur langsung konstruksi dermaga. Penempatan jumlah dan jarak fender ditentukan seperti dalam gambar. 2. Kontraktor harus mengajukan rencana penggunaan fender kepada Direksi untuk mendapat persetujuan, sebelum dilakukan pemesanan fender kepada pihak pabrik. 3. Angker-angker dari fender karet harus terbuat dari baja tahan karat (stainless steel), dengan diameter yang ditentukan dalam gambar. Pemasangan bagian angker yang nantinya akan berada dalam beton harus sudah terpasang sebelum dilakukan pengecoran beton. 4. Fender karet yang akan dipakai pada dermaga ini adalah fender karet Type V atau sejenisnya yang harus memenuhi ketentuan-ketentuan dan ukuran minimal seperti yang disyaratkan di bawah ini. Pemborong harus mengajukan gambar-gambar dari fender dan ukurannya kepada Direksi untuk disetujui sebelum fender dimasukkan ke Proyek. 5. Maksimum compressi/defleksi yang diperkenankan adalah 51.5 % dari tebal total fender. Type, ukuran dan ketentuan-ketentuan lainnya seperti di bawah ini: Type Reaksi (kN) Penyerapan energi (kNm) V200 H1000 99 8 V300 H1500 222 26

Type ukuran dan ketentuan-ketentuan lainnya adalah sesuai dengan JIS K-6251/6257 atau yang setara sebagai berikut: Sifat Fisik Tes Material Kondisi baru: Tensile Strength Elongation Hardness Compression Set 150 kgf/ cm2 min 350 % 78o max 30 % max Nilai tes

Rencana Kerja dan Syarat-syarat

halaman 4 - 1

Kondisi pada masa layan: Tensile Strength Elongation Hardness Tidak kurang dari 80 % nilai kondisi baru Tidak kurang dari 80 % nilai kondisi baru Nilai kondisi baru 8o maksimum

6. Untuk angker baut harus digunakan angker baut dari bahan tahan karat (stainless steel), yang ukurannya sesuai dengan gambar kerja atau standar yang diharuskan oleh pabrik pembuat fender karet yang bersangkutan. 7. Setiap pengadaan fender karet harus disertai sertifikat dari pabrik pembuat.

Bolder/ Bollard 1. Pembuatan bolder dilakukan harus sesuai dengan gambar. Pekerjaan beton dan pemancangan tiang harus sesuai dengan bab mengenai pekerjaan beton dan pekerjaan pemancangan. Pada tahap penyelesaian harus bolder yang terlebih dulu diselesaikan stekstek besi tulangan dan kemudian secara bersamaan dilakukan pengecoran dengan konstruksi beton poer, sehingga didapatkan konstruksi yang monolit. Bolder dicat dengan warna hitam atau dengan warna yang disetujui Direksi. 2. Kapasitas bolder yang digunakan adalah 50 ton. 3. Material bolder terbuat dari baja tuang daktil yang memiliki kekuatan tinggi dan ketahanan tinggi terhadap korosi. material Baja Tuang daktil (spheroidal graphite iron) Baut angkur (galvanis) Standar BS EN 1563 ASTM A 536 ISO 898 BS 3692 ASTM Blasting standar Cat standar BS3416 mutu EN-GJS-450 atau 500 65-45-12 atau 80-55-6 Gr 8.8 (galvanis) Gr 8.8 (galvanis) A325 (galvanis) Sweep blast Bitumen hitam (1 mantel)

Rencana Kerja dan Syarat-syarat

halaman 4 - 2

Lampu penerangan 1. Pemasangan lampu penerangan sesuai dengan gambar rencana baik untuk tata letak maupun ketinggiannya. Baut angkur tertanam pada beton secara monolit. Tiang lampu menggunakan pipa galvanis 3 inci tinggi total 7 meter, anti climbing. 2. Lampu yang digunakan berjenis led 30 watt dengan intensitas cahaya 3000 lm, efisiensi pemakaian 50000 jam. Sumber listrik menggunakan baterai dengan panel tenaga surya sebagai pengisi daya. Baterai yang digunakan memiliki kapasitas untuk penerangan sekurang-kurangnya selama 12 jam. Nama perangkat Modul surya BCU SDRC Accu VRLA Lampu spesifikasi 100 Wp 10A 12V + auto timer control 100 Ah 30 watt/ 12 volt

Rencana Kerja dan Syarat-syarat

halaman 4 - 3