Anda di halaman 1dari 3

[digital signal processing]

June 29, 2012

LUMINANCE AS ADJUSTMENT IN DIGITAL IMAGE

Secara sederhana luminance atau luminan adalah sebuah ukuran untuk menggambarkan perceived brightness atau tingkat kecerahan yang oleh panca indra kita asumsikan atau rasakan. Adjustment atau pengaturan juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan luminance atau luminansi dari sebuah citra. Beberapa adjustment yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan iluminan dari sebuah citra digital adalah Contrast adjustment

Dengan menghitung rerata nilai luminan untuk semua piksel dengan menggunakan rumus: = 0,30 + 0,59 + 0,11

Kemudian tentukan nilai luminan yang kita inginkan, misalnya dalam bentuk % dari luminan awal. Lalu intensitas piksel yang baru dihitung menggunakan rumus: = Saturation adjustment +

Menghitung luminan tiap piksel, dengan menggunakan rumus: = 0,30 + 0,59 + 0,11

Kemudian tentukan nilai luminan yang kita inginkan, misalnya dalam bentuk % dari luminan awal. Lalu intensitas piksel yang baru dihitung menggunakan rumus: = +

Berdasarkan tulisan yang saya baca, memang masih kurang informasi. Begitu pun dengan pencarian artikel pendukung lain, saya belum ketemu. Namun jika dikerjakan dengan sedikit penalaran dan logika kira-kira begini programnya: # contrast adjustment
% program adjustment contrast clear all; close all; clc; % filename='stdSLR.jpg'; filename='image2.jpg'; I=imread(filename);

[janshendry@gmail.com]

Page 1

[digital signal processing]

June 29, 2012

imshow(I); [x,y,z]=size(I); r=double(I(:,:,1)); g=double(I(:,:,2)); b=double(I(:,:,3)); r=reshape(r,1,x*y); g=reshape(g,1,x*y); b=reshape(b,1,x*y); L=zeros(1,x*y); for mm=1:x*y L(1,mm)=mean(0.30*r(1,mm)+0.59*g(1,mm)+0.11*b(1,mm)); end alpha=7/11; L=30*L/100; rb=(r-L)*alpha+L; gb=(g-L)*alpha+L; bb=(b-L)*alpha+L; rb=uint8(reshape(rb,x,y)); gb=uint8(reshape(gb,x,y)); bb=uint8(reshape(bb,x,y)); Inew=cat(3,rb,gb,bb); figure, imshow(Inew);

# saturation adjustment
% program adjustment saturation clear all; close all; clc; % filename='stdSLR.jpg'; filename='image2.jpg'; I=imread(filename); imshow(I); [x,y,z]=size(I); r=I(:,:,1); g=I(:,:,2); b=I(:,:,3); r=reshape(r,1,x*y); g=reshape(g,1,x*y); b=reshape(b,1,x*y); L=0.30*r+0.59*g+0.11*b; alpha=.75; L=70*L/100; rb=(r-L)*alpha+L; gb=(g-L)*alpha+L; bb=(b-L)*alpha+L; rb=reshape(rb,x,y); gb=reshape(gb,x,y); bb=reshape(bb,x,y); Inew=cat(3,rb,gb,bb); figure, imshow(Inew);

[janshendry@gmail.com]

Page 2

[digital signal processing]

June 29, 2012

Hasil eksekusi dengan menggunakan program di atas, kualitas citra malah mengalami penurunan kualitas dan tampak tidak meyakinkan. Tapi semoga bisa bermunculan ide untuk mencari tahu bagaiamana sebetulnya mengatur nilai-nilai pada formula yang telah diberikan di atas. Jika saya menemukan artikel lain yang bisa membantu, akan saya revisi artikel ini.

@ thanks...

[janshendry@gmail.com]

Page 3