Anda di halaman 1dari 11

TUGAS RESUME 3

Matematika Teknik II









Oleh :
ARIE SETIAWAN YUSRA
NO. BP : 1010951002
Dosen : Heru Dibyo Laksono, MT






JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2011


TRANSFORMASI LAPLACE


A. Transformasi Laplace , Transformasi Invers, dan Linearitas

Misalkan f(t) merupakan suatu fungsi yang terdefinisi untuk semua t0 , maka
transformasi Laplace dari f(t) didefinisikan sebagai :

( )
}

= =
0
) ( ) ( dt t f e f s F
st
L

Sedangkan untuyk mendapatkan kembali fungsi asal f(t) didapatkan dengan
transformasi invers dari F(s) yang didefinisikan sebagai :

( ) ( ) F t f
1
=L


Contoh 1 :

Jika f(t) =1, tentukan transformasi laplace nya !
jawab :

s s
e
s
dt e f
st st
1
)
1
( 0
1
) 1 ( ) (
0 0
= = = = =

}
L L

Contoh 2 :

Diketahui F(s), carilah transformasi invers f(t) =


Transformasi Invers dari
4
4
2

s
s

Jawab :
( )
( )( ) ( ) ( ) 4 2 2 2
4
s F

+
+
=
+

=
s
b
s
a
s s
s

( )( )
( )( ) 2
3
2 2
4 2
2
=
+
+
=
= s
s s
s s
a
( )( )
( )( ) 2
1
2 2
4 2
2
=
+

=
= s
s s
s s
b
Sehingga, ( )
( )( ) ( ) ( ) 2
2
1
2
2
3
2 2
4

+
+
=
+

=
s s s s
s
s F
( ) { }
( ) ( )
t t
e e
s s
s F
2 2
2
1
2
3
2
2
1
2
2
3
+ =
|
|
|
.
|

\
|

+
+
=
- -
L L
( )
t t
e e t f
2 2
2
1
2
3
=




Teorema 1. Linearitas dari trasnformasi Laplace

Transformasi Laplace merupakan operasi linier, yaitu untuk setiap fungsi f(t) dan g(t)
yang transformasi Laplacenya ada dan sebarang konstanta a dan b, maka

{ } { } { } ) ( ) ( ) ( ) ( t g b t f a t bg t af L L L + = +


Contoh :

Diketahui :
2
) (
cosh ) (
at at
e e
at t f

+
= =
Tentukan transformasi laplacenya !

Jawab :

|
.
|

\
|
+
+

= + =

a s a s
e e at
at at
1 1
2
1
) (
2
1
) (
2
1
) (cosh L L L
2 2
) (cosh
a s
s
at L

=

Teorema 2. Teorema Eksistensi untuk transformasi Laplace

Miasalkan f(t) suatu fungsi yang kontinu bagian demi bagian pada setiap selang
berhingga dalam daerah hasil (range) t0 dan memenuhi

( )
t
Me t f

s
Untuk semua t0 dan untuk semua konstanta dan M. Maka transformasi Laplace
dari f(t) ada untuk semua s>.












B. Transformasi Laplace dari Turunan dan Integral


Transformasi laplace dari turunan f(t)

Jika diketahui turunan fungsi f(t) yaitu ) ( '
) (
t f
dt
t df
= maka transformasi laplace dari
turunan pertama fungsi f(t) dapat ditentukan dengan

( ) ( ) ( ) 0 L ' L f f s f =


Dan jika diketahui turunan ke dua dari f(t) yaitu f(t) , maka transformasi laplacenya
ialah

( ) ( ) ( ) ( ) 0 ' 0 L ' ' L
2
f sf f s f =


Dapat disimpulkan, transformasi laplace dari turunan orde ke n dari fungsi f(t) ialah

( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) 0 ..... 0 ` 0
1 2 1
=
n n n n n
f f s f s s f f L L

Contoh :

Diketahui : 0 3 2
, , ,
= y y y

( ) 1 0 = y

( ) 7 0
,
= y

Ditanya : tentukan transformasi laplace dari persamaan tersebut !

Jawab :

( ) ( ) ( ) | | 0 3 0 2 0 0
, 2
= y y sy y sy y s

0 3 2 2 7
2
= + y sy s y s

( ) 5 3 2
2
+ = s s s y

3 2
5
2

+
=
s s
s
y

( )( ) 1 3
5
+
+
=
s s
s
y

( )
( ) ( ) 1 3 +
+

=
s
B
s
A
s y

s=3
( )( )
( )( ) 1 3
5 3
+
+
=
s s
s s
A

2
1 3
5 3
=
+
+
= A

s=-1
( )( )
( )( ) 1 3
5 1
+
+ +
=
s s
s s
B

1
3 1
5 1
=

+
= B

( )
( ) ( ) 1
1
3
2
+

=
s s
s y

( )
t t
e e t y

=
3
2


Transformasi laplace dari integral suatu fungsi

Integrasi dari f(t)

Jika f(t) kontinu bagian demi bagian dan memenuhi pertidaksamaan bentuk |f(t)|
Me
t
untuk setiap dan M,maka
( ) ( ) { } ( ) t t > > =
)
`

}
s s t f
s
d f
t
, 0 L
1
L
0

Sedangkan transformasi inversnya ialah :

( ) ( ) t t d f s F
s
t
}
=
)
`

0
1
1
L

Contoh :

Andaikan
) (
1
) (
2 2
e +
=
s s
f L , carilah f(t) !
Jawab :
Dari table laplace diketahui bahwa t
s
L e
e e
sin
1 1
2 2
1
=
|
.
|

\
|
+


Dari rumus di atas diperoleh :
( )
}
= =
)
`

|
.
|

\
|
+

t
t d
s s
L
0
2 2 2
1
cos 1
1
sin
1 1 1
e
e
t et
e e





C. Pergeseran Pada Sumbu S, Pergeseran Pada Sumbu T, Dan
Fungsi Tangga Satuan.


Pergeseran pada sumbu s
Jika f(t) mempunyai transformasi F(s) dengan s>, maka ) (t f e
at
mempunyai
transformasi F(s-a) dengan > a s , jadi jika L{f(t)} = F(s), maka :

{ } ) ( ) ( a s F t f e L
at
=

Dan transformasi inversnya :

{ } ) ( ) (
1
t f e a s F L
at
=




Pergeseran pada Sumbu t, Pergantian t dengan t a dalam f(t)

Jika f(t) mempunyai transformasi F(s), maka fungsi

>
<
=
a t jika ) (
a t jika 0
) (
_
a t f
t f

Dengan a > 0 sebarang mempunyai transformasi ) (s F e
as
.


Fungsi tangga satuan
Menurut definisi u(t a) adalah 0 untuk t < a , mempunyai loncatan yang berukuran 1
pada t = a dan berukuran 1 untuk t > a :

>
<
=
a t jika 1
a t jika 0
) ( a t u


Jika ) ( )} ( { s F t f L = maka ) (t f dapat dituliskan dalam bentuk ) ( ) ( a t u a t f yaitu
:

) ( ) ( ) ( { s F e a t u a t f L
as
=


Dan taransformasi inversnya :
) ( ) ( )} ( {
1
a t u a t f s F e L
as
=



Dari definisi didapatkan
t t t t
t
d f e d f e e s F e
a s st as as
) ( ) ( ) (
0
) (
0
} }

+


= =

Kemudian dengan mensubtitusikan t a = + t , maka didapatkan

}


=
0
) ( ) ( dt a t f e s F e
st as


Sedangkan untuk transformasi fungsi tangga satuan itu sendiri ialah :

s
e
a t u L
as
= )} ( {

Contoh :

Carilah transformasi invers dari :
3
3
s
s
e



Jawab :

Karena ( )
2
1
2
3
1
t
s
L =

maka

) 3 ( ) 3 (
2
1
) (
3
3
1
=

t u t e L
s
s



D. Penerapan lebih Lanjut dan Fungsi Delta Dirac

Penerapan Lebih lanjut

- Tanggapan rangkaian RC terhadap suatu gelombang tunggal persegi

Jika diketahui rangkaian :

V(t)
C
R

maka persamaan rangkaian tersebut ialah

}
= + = +
t
t v d i
C
t Ri
C
t a
t Ri
0
) ( ) (
1
) (
) (
) ( t t

Dimana v(t) dapat digambarkan oleh 2 fungsi tangga satuan
)] ( ) ( [ ) (
0
b t u a t u V t v =

Sehingga persamaan rangkaian menjadi

] [
) (
) (
0 bs as
e e
s
V
sC
s I
s RI

= +

Dengan menyelesaikan persamaan ini secara aljabar untuk menetukan I(s), didapatkan

( ) ( )( )
( )
RC
s
R
V
s F
e e s F s I
bs as
1
ana dim ,
0
+
=
=



Kemudian tentukan transformasi inversnya :
( )
( ) RC
t
e
R
V
F

=
0
1
L
Sehingga :
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( )
(

=
= =



) ( ) (
\
) (
0
1 1 1
) (
b t u e a t u e
R
V
s F e s F e I t i
RC
a t
RC
a t
bs as
L L L




-t/RC
K1e i(t) = jika a < t < b
( )
-t/RC
e K2 - K1 i(t) = jika t < b

Dimana

R e V K
RC a
/
) /(
0 1
=
R
e V
K
RC
b
0
2
=


Impuls Pendek dan Fungsi Delta Dirac

Bentuk umum fungsi delta dirac ialah :

{ }
as
e a t

= ) ( o L




Dimana :

=
=
lain yang untuk 0
a t jika
) ( a t o

Dan

1 ) (
0
=
}

dt a t o


E. Diferensiasi dan Integrasi Transformasi

Diferensisasi dari Transformasi

Jika f(t) memenuhi syarat teorema eksistensi , maka turunan dari transformasi yang
sesuai adalah :

}

= =
0
) ( ) ( ) ( dt t f e f L s F
st

Jika diturunkan, yaitu
}

=
0
)] ( [ ) ( ' dt t tf e s F
st


Apabila ) ( ) ( s F f L = , maka :

) ( ' )} ( { s F t tf L =



Integrasi dari Transformasi

Jika f(t) memenuhi syarat teorema eksistensi dan limit f(t)/t ada bila t menuju nol dari
sebelah kanan, maka

( )
( ) ( ) > =
)
`

s s d s F
t
t f
s
L

Dalam hal ini Integrasi dari transformasi suatu fungsi f(t) sesuai dengan pembagian f(t) oleh t






Contoh :
Carilah transformasi laplace dari :
t
e t
2 2

Jawab :
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) s F te t t tf
t
'
2
= = L L
( )
t
te t f
2
=
( ) ( )
( )
( ) ( )
3 4
2
2
1
2
2 ! 1

= =
s s
s
te s F
t
L
Sehingga ( )
( )
|
|
.
|

\
|

=
2
1
'
a s
ds
d
s F
Sehingga transformasi laplacenya
( )
3
2
2

=
s


F. Konvolusi dan Persamaan Integral

Teorema 1 ( Teorema Konvolusi)

Jika f(t) dan g(t0 memenuhi hipotesis teorema eksistensi maka hasil kali dari
transformasi F(s) = L(f) dan G(s) = L(g) adalah transformasi H(s) = L(h) dari
konvolusi oleh f(t) dan g(t) ditulis L(f * g) dan difenisiskan oleh :

( )( ) ( ) ( ) t t t d t g f t g f t h
t
= =
}
0
* ) (


Konvolusi g f * mempunyai beberapa sifat, yaitu :
- Hukum Komutatif : f g g f * * =
- Hukum distribtuitf : ( )
2 1 2 1
* * * g f g f g g f + = +
- Hukum asosiatif : ( ) ( ) v g f v g f * * * * =
- Konvolusi dengan 0, nilainya = 0 : 0 * 0 0 * = = f f

Contoh :

Diketahui : ( ) | | a s s s H =
2
/ 1 ) (
Ditanya : Tentukan h(t) =..?????

Jawab :

e
at
a s
t
s
=
)
`

=
)
`

1
,
1
2
1 - 1 -
L L
( )
t t t t
t t
d e e d e e t t g t f t h
t
a at
t
t a at
} }

= = = =
0 0
* ) ( * ) ( ) (

( ) 1
1
) (
2
= at e
a
t h
at




Persamaan integral

Persamaan integral adalah suatu persamaan di mana fungsi (yang tidak diketahui),
katakanlah y(t), terjadi di dalam integran dari suatu integral (dan dapat juga terjadi di
luar integral).

Contoh :
Selesaikan persamaan integral berikut ini : ( ) t t t d t y t t y
t
}
+ =
0
sin ) ( ) (
Jawab :

ubah persamaan dalam bentuk konvolusi
t y t y sin * + =
- Penerapan teorema konvolusi : persamaan di laplacekan
1
1
) (
1
) (
2 2
+
+ =
s
s Y
s
s Y
2 2
1
1
1
) ( ) (
s s
s Y s Y =
+

2 2
1
1
1
1 ) (
s s
s Y =
|
.
|

\
|
+

2 2
2
1
1
) (
s s
s
s Y =
|
|
.
|

\
|
+

4 2 4
2
1 1 1
) (
s s s
s
s Y + =
+
=
- Cari invers laplace nya :
3
6
1
) ( t t t y + =