Anda di halaman 1dari 2

Perencanaan Pelabuhan

Hal-hal yang akan dilaksanakan dalam proses perencanaan pelabuhan adalah :


Persiapan Survey Lapangan Penyusunan Rancangan Rencana Rencana (Master Plan) Pekerjaan Persiapan, berupa penyusunan rencana kerja dan metode pendekatan studi format format yang diperlukan dalam hal pengumpulan data dan analisa. Survey lapangan, dilakukan untuk mengumpulkan data-data primer maupun sekunder, antara lain, yang perlu dikumpulkan adalah: 1. Data Fisik dasar Letak geografis dan kawasan hinterlandnya Iklim dan curah hujan Hidrologi Jenis dan sifat tanah Tofografi 2. Data Lingkungan Buatan Tingkat pelayanan prasarana dasar pelabuhan Sistim prasarana dasar jaringan/non jaringan (existing) Data land use / penggunaan tanah Data perencanaan umum pembangunan pelabuhan Data prasarana pelabuhan 3. Data Kependudukan Data perkembangan penduduk Jumlah penduduk (selama 5 tahun terakhir) diklarifikasi Penyebaran berdasarkan batasan administrasi Data sosial ekonomi budaya 4. Data kelembagaan Struktur organisasi pengelolaan pelabuhan Personalia Rincian tugas yang berkaitan dengan penanganan pelabuhan Mekanisme pelaksanaan tugas Penyusunan rancangan rencana merupakan Draft Rencana yang meliputi : 1. Penetapan kebijakan kapasitas dan tata letak 2. Penetapan fungsi pelayanan 3. Penetapan massa bangunan (berdasarkan fisiknya) 4. Penetapan kebijakan pengembangan dengan prinsip minimalisasi pembebasan tanah 5. Penetapan sistem sirkulasi internal kawasan pelabuhan Penyusunan Rencana Master Plan. Yaitu merupakan tahapan pembuatan laporan akhir yang berisi penyempurnaan dari draft rencana yang merupakan hasil dari

masukan/koreksi dan saran dari Dinas Instansi terkait (perencanaan pengguna dan pengendali) Secara umum perencanaan/pengembangan pelabuhan dapat direfleksikan oleh sifat kelembagaannya, ada yang berorientasi bisnis (bussiness oriented) dan ada yang berorientasi kepada kepentingan umum. Pelabuhan yang berorientasi pada keuntungan, perencanaan pengembangan dilakukan secara bertahap dan dikaitkan pada pengembangan yang memberikan keuntungan langsung. Sebaliknya pelabuhan yang berorentasi pada kepentingan umum, perencanaan pengembangan dilaksanakan dalam jangka panjang dan komprehensif serta diarahkan pada pelabuhan sebagai prasarana umum yang menunjang perkembangan sosial ekonomi daerah dan nasional, guna memperoleh keuntungan menyeluruh. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pelabuhan, diantaranya: Kebutuhan akan ruang dan lahan Perkembangan ekonomi daerah hinterland pelabuhan Perkembangan industri yang terkait pada pelabuhan Arus dan komposisi barang yang ada dan diperkirakan Jenis dan ukuran kapal Hubungan transportasi darat dan perairan dengan hinterland Akses dari dan menuju laut Potensi pengembangan fisik Aspek nautis dan hidraulik Keamanan/keselamatan dan dampak lingkungan Analisis ekonomi dan finansial Fasilitas dan struktur yang ada