Anda di halaman 1dari 4

NOTULEN UJI LAIK FUNGSI JAKARTA, 26 JUNI 2012-06-26

Kata sambutan : Ir. Yudo Muktiarto, M.Eng.Sc Acara ini diselenggarakan untuk memantapkan kegiatan sertifikasi laik fungsi yang sebelumnya telah diselenggarakan di Bandung. Ditargetkan 40% dari total ruas untuk mendapatkan uji laik fungsi, diantaranya 15% nya berada di ruas Pantura langsung dipantau oleh pihak UKP 4. Dari T.A. 2012 sudah ditetapkan ruas mana saja yang akan dilakukan uji laik fungsi jalan tersebut,sehingga dari pihak Satker terkait dapat ikut melakukan uji laik fungsi jalan. SESI I Materi Pengantar Tata cara penetapan dan persyaratan laik fungsi jalan Ir. Hikmat Iskandar Sebelum melakukan kegiatan lapangan hendaknya dipersiapkan dahulu dokumen-dokumen sekunder berupa : data amdal, sertifikasi tanah, data geometri jalan,data rambu, data LHR, dsb. Yang jadi dasar dari uji laik fungsi adalah data LHR yang akan dilayani. Lingkup Persyaratan teknis : Pemanfaatan Ruang Jalan, geometrik jalan, perkerasan jalan,bangkapja, manajemen dan rekayasa lalu lintas. Pemanfaatan ruang milik jalan harus sesuai dengan peruntukan jalan, apabila digunakan diluar pemanfaatannya seperti pedagang kaki lima, kios,dsb maka tidak akan mendapatkan sertifikasi laik fungsi. Sesi diskusi : Satker PJN wilayah 2 Provinsi Banten : - Ruas yang akan dilakukan uji laik di wil banten? - Untuk semua jalan pasti dipakai untuk pedagang kaki lima,pasar tumpah, pembuangan sampah, tempat sampah dengan LHR sekitar 6000 dan juga selalu terdapat galian utilitas yang tidak henti2nya sepanjang tahun. Bagaimana cara mengatasinya, agar kondisi jalan bisa menjadi laik bila kondisi lapangan banyak pemanfaatan ruang jalan tidak sesuai peruntukkannya tersebut ? Jawab : - 40 % panjang jalan tersebut sudah ditetapkan dan bisa dilihat di daftarnya. - Pada jalan arteri diupayakan agar peruntukkan yang tidak sesuai tersebut agar bisa dihilangkan, melalui peraturan yang jelas dan berkoordinasi dengan pihak penegak hukum. Tetapi pada prakteknya tentu tidaklah mudah, sehingga perlu dilakukan koordinasi yang benar- benar ekstra terhadap instansi-instansi terkait agar benar-benar bisa didapatkan solusi bersama yang lebih bersifat membumi. PPK Jabar, Bapak robert - Yang melaporkan tindakan penyalahgunaan pemanfaatan ruang jalan berada di pihak PPK langsung, atau Satker, atau pihak mana? Jawab : - Tanggung jawab berada di pihak manajer ruas. Bapak Sulis, Jafung - Seberapa jauhkah anggota tim membantu proses sertifikasi ? sebaiknya di SK kan - Bagaimana bila terjadi ketidak sepakatan di anggota tim dalam menetapkan sertifikasi ?

Jawab : - Apabila terjadi ketidak sepakatan akan dilakukan berdasarkan voting itulah sebabanya jumlah anggota tim berjumlah ganjil. Selain itu juga sedang diusulkan untuk menjadi tim teknis dari unsur teknis. Kementerian Perhubungan, Ibu Yuni - Output laik fungsi merupakan sertifikasi dan dalam sertifikasi ada catatan-catatan rekomendasi. Selanjutnya bagaiman catatan2 rekomendasi tersebut akan digunakan? Siapa yang melaksanakan? Jawab : - Tindak lanjut dalam rekomendasi diselesaikan sesuai dengan tupoksi pada tiap2 instansi.

Pihak Kepolisian (saran) - Mengenai penggunaan rumija, bisa diselesaikan dengan melakukan pendataan terlebih dahulu dan disampaikan kepada polda lalu selanjutnya diproses melalui laporan kepolisian dan ditindak secara pidana. Disarankan untuk mengadakan forum lalu lintas yang melibatkan berbagai instansi yang dapat terkait misal : PU, Perhubungan, Kepolisian, Pemda dan Satpol PP. Pihak Perhubungan : - Justifikasi dari sertifikasi laik jalan selama 1 tahun yang bersifat minor, lalu bagaimana dengan yang bersifat mayor? - Apabila dari rekomendasi yang telah tertuang dalam sertifikasi bersifat LS (terdapat perbaikan teknis yang harus dilakukan) dan ternyata dalam jangka waktu yang telah disepakati tidak dapat diselesaikan apakah akan mendapat sangsi tertentu ? Dan bagaimana bila jalan benar2 tidak laik,apakah dapat dilakukan penutupan jalan? Jawab : - Untuk yang bersifat mayor bisa disiapkan selama 2 tahun, atau dapat ditetapkan kemudian. - Sertifikasi laik jalan bersifat periodik selama 2 tahun, sehingga akan di tuangkan kembali dalam rekomendasi selanjutnya, dan apabila memang kondisi jalan benar-benar tidak laik dapat ditutup. Satker SKPD Banten : - Bagaimana kejelasanan dari regulasi perizinan dalam pemanfaatan ruang milik jalan? - Juga agar diberikan sangsi yang tegas apabila tidak melanjuti rekomendasi dari sertifikasi laik fungsi. Jawab : - Masalah perizinan ada di PP 38 dan Per Men no 20, untuk pemberian jalan di luar provinsi Jakarta berada di pihak penyelenggara jalan.

SESI 2 Jalan Berkeselamatan Dan Berkepastian Hukum Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, Mt Laik fungsi bertujuan untuk memberikan kepastian layanan jalan yang dapat menjamin keselamatan dan kepastian hukum. Terdapat faktor2 yang mempengaruhi penurunan kinerja jalan baik dari sisi eksternal dan internal. Instansi yang termasuk dalam penyelenggara jalan adalah Kemen PU, Kemen Perhubungan, dan Kepolisian.

Dalam sertifikasi terdapat persyaratan teknis dan persyaratan administrasi. Untuk persyaratan teknis dapat memberikan kepastian keselamatan dan keamanan. Sedangkan persyaratan adminstrasi untuk memberikan kepastian hukum penyelenggaraan dan pelayanan jalan. Hirarki regulasi : UU 38 thn 2004 psl 30 PP 34 thn 2006 pasal 86,102 Permen PU 11/PRT/M/2010 tentang tata cara dan persyaratan laik fungsi jalan Kategori laik fungsi jalan : - Laik Fungsi - Laik fungsi bersyarat, terdiri dari : o LT (Laik dengan persyaratan teknis yang diturunkan karena situasi tak memungkinkan) o LS (Laik dengan rekomendasi tim uji laik fungsi untuk perbaikan agar memenuhi standar teknis - Tidak laik fungsi. Dalam penetapan penilaian hendaknya menggunakan form yang lebih mengedepankan data kuantitatif dalam pengambilan keputusan, agar lebih dapat dipertanggung jawabkan di kemudian hari. Pertanyaan : Ir.Yudo Muktiarto - Kelas jalan sudah ditetapkan oleh Menteri PU - Contoh gambaran untuk daerah perkotaan yang banyak hambatan sampingnya? Jawab: - Satu titik saja pada sepanjang jalan terdapat ketidak sesuaian dalam pemanfaatan ruang milik jalan maka kategori sertifikasi menjadi laik bersyarat LS, sehingga permasalahan tersebutlah yang menjadi tantangan dalam sertifikasi. DR.Ir. Triono Juno Asmoro - Bagaimana apabila kategori LS tidak terpenuhi dalam jangka waktu yang ditentukan? Jawab : - Apabila dari semua instansi tidak mempermasalahkan maka tidak ada masalah, yang menjadi persoalan apabila terjadi ketidaksepakatan diantara instansi yang terkait maka sssharus dialkukan koordinasi disertai berita acara diantara instansi terkait tersebut, dan sangsi tidak dapat berupa pidana. Satker PJN wilayah 2 Provinsi Banten : - Masalah lebih mengarah terhadap pemanfaatan ruang milik jalan yang tidak sesuai, untuk masalah geometris tergantung tehadap desain yang dilakukan oleh pihak P2JN PPK Cakung-Cilincing, Bapak Setiyono : - Kalau hanya paket peningkatan struktur tidak memperbaiki geometris jalan Satker PJN Wilayah Jawa Barat : - Di wilayah Pantura lebih menekankan terhadap masalah pelengkap jalan seperti marka, rambu, dan guard rail

Bapak Sulis, Jafung : - Bagaimana apabilia TL untuk dihilangkan ? Jawab : - Tidak harus dihilangkan tetapi diberikan prasyaratan untuk perbaikan dalam jangka waktu tertentu sebelum dilakukan penutupan penggunaan jalan.

Ir. Budi Waluyo : - Data apa saja yang diperlukan untuk persyaratan administrasi? Jawab : - Penilaian : Keberadaan dokumen, kelengkapan dokumen, legalisasi dokumen. Dokumen-dokumen antara lain : o Dokumen status jalan o Dokumen kelas jalan o Dokumen sertifikat jalan o Dokumen leger jalan o Dokumen lingkungan (AMDAL) o Dokumen rambu petunjuk o Dokumen rambu perintah o Dokumen rambu larangan