Anda di halaman 1dari 1

Komunikasi Pada Wanita Menopause dan Klimakterium

Pada fase ini wanita juga mengalami perubahan fisiologis dan perubahan psikologis. Perubahan fisiologis yang dapat terjadi misalnya hot flash, keringat dingin, haid tidak teratur, dispareuni, jantung berdebar-debar, dll. Adapun perubahan yang bersifat psikologis adalah kecemasan terhadap keluhan-keluhan yang dialami. Pelaksanaan komunikasi pada wanita menopause dan klimakterium ini adalah 1. pemberian penjelasan tentang pengertian, tanda menopause; 2. deteksi dini terhadap gangguan yang terjadi pada masa ini 3. pemberian informasi tentang pelayanan kesehatan yang dapat dikunjungi 4. membantu klien dalam pengambilan keputusan 5. pemakaian alat bantu dalam emberian KIE 6. melakukan komunikasi dengan pendekatan biologis, psikologis dan sosial budaya. Prinsip komunikasi pada masa menopause adalah 1. fungsi kognitif terdiri dari: kemampuan belajar (learning), kemampuan pemahaman (comprehension), kinerja (performance), pemecahan masalah (problem solving), daya ingat (memory), motivasi, pengambilan keputusan, kebijaksanaan. 2. fungsi afektif, fenomena kejiwaan yang dihayati secara subyektif sebagai sesuatu yang menimbulkan kesenangan atau kesedihan. 3. fungsi konatif (psikomotor), fungsi psikis yang melaksanakan tindakan dari apa yang diolah melalui proses berpikir dan perasaan ataupun keduanya.