Anda di halaman 1dari 8

MKJI : SIMPANG BERSINYAL

4. CONTOH PERHITUNGAN
CONTOH 1
Sinyal lalu-lintas yang telah ada di Jl. Iskandarsyah - Jl. Wijaya, (Jakarta) bekerja dalam pengaturan empat fase dengan hijau awal pada pendekat Barat. Simpang: Tugas: JI. Iskandarsyah - JI. Wijaya, Jakarta a) Hitung waktu sinyal, derajat kejenuhan, panjang antrian, dan tundaan dengan pengaturan empat fase (dengan hijau awal pada pendekat Barat) Hitung waktu sinyal, derajat kejenuhan, panjang antrian, dan tundaan dengan pengaturan tiga fase

b)

Data masukan:

Kondisi-kondisi geometrik, pengaturan lalu-lintas dan lingkungan, lihat Formulir SIG-1 Data arus lalu-lintas lihat Formulir SIG-II. Waktu kuning dan Waktu merah semua lihat Formulir SIG-III. Hasil perhitungan ditunjukkan pada Formulir SIG-IV dan Formulir SIG-V. Formulir SIG-II menunjukkan arus lalu-lintas dalam smp/jam untuk semua jurusan. Gerakan LTOR (belok kiri langsung) dari pendekat Timur dapat diberangkatkan tanpa mengganggu gerakan ST dan RT sehingga LTOR tersebut tidak disertakan pada perhitungan waktu sinyal, kapasitas, derajat kejenuhan dan panjang antrian. Tetapi dalam perhitungan tundaan dan jumlah kendaraan terhenti, (tetapi LTOR tersebut diikut-sertakan dalam perhitungan tundaan dan jumlah kendaraan berhenti). Pengaturan empat fase dengan hijau awal pada pendekat Barat: Formulir SIG-IV menunjukkan Rasio Arus Simpang (IFR) adalah 0,777. Waktu siklus sebesar 117 detik, dan waktu hijau 24, 29 dan 50 detik. Derajat kejenuhan simpang adalah 0,896. Formulir SIG-V menunjukkan panjang antrian maksimum adalah 127 m. Tundaan dari simpang tersebut adalah 45,3 detik. Pengaturan tiga-fase: (Perhatikan: >< artinya = bandingkan dengan) Formulir SIG-IV menunjukkan Rasio Arus Simpang (IFR) adalah 0,706 (>< 0,777). Waktu siklus sebesar 88 detik (>< 177 detik), dan waktu hijau 19 detik (>< 24 detik); 23 detik (>< 29 detik) dan 32 detik (>< 50 detik). Derajat kejenuhan simpang adalah 0,843 (>< 0,896). Formulir SIG-V menunjukkan panjang antrian maksimum adalah 93 m (>< 127 m). Tundaan dari simpang tersebut adalah 34,2 detik (>< 45,3 detik).

Hasil: Catatan:

2 - 70

MKJI : SIMPANG BERSINYAL


Tanggal: Kota: Simpang: Ukuran kota: Perihal: Periode: FASE SINYAL YANG ADA 24 Januari 1996 Jakarta Iskandarsyah - Wijaya 8,3 juta 4 - Fase hijau awal Jam puncak pagi - sore Ditangani oleh: DK

Contoh 1 Formulir SIG-I

SIMPANG BERSINYAL Formulir SIG-I: GEOMETRI PENGATURAN LALU LINTAS LINGKUNGAN

Waktu siklus: C=

87

Waktu hilang total: LTI= IG = 15

KONDISI LAPANGAN Tipe Hambatan Kode Median lingkungan samping pendekat Ya/Tidak Tinggi/Rendah jalan
(1) (2) (3) (4)

Kelandaian Belok-kiri Jarak ke langsung kendaraan Pendekat +/- % Ya/Tidak parkir (m) WA
(5) (6) (7) (8)

Lebar pendekat (m) Masuk Belok kiri langW MASUK sung W LTOR
(9) (10)

Keluar W KELUAR
(11)

U S T B

COM RES RES RES

R R R R

Y Y T T

T T Y T

11,5 11,0 8,5 7,0

11,5 11,0 6,0 7,0

2,5

11,5 10,5 5,0 5,0

2 - 71

MKJI : SIMPANG BERSINYAL Contoh 1


Formulir SIG-II

SIMPANG BERSINYAL Formulir SIG-II: ARUS LALU LINTAS

Tanqqal: Kota: Simpanq:

24 Januari 1996 Jakarta Iskandarsyah - Wijaya

Ditanqani oleh: DK Perihal: 4 - Fase hijau awal Periode: Jam p uncak pagi - sore Arus UM
PRT Rms. (14)
(16)

Kode Pendekat
(1)

Kendaraan ringan (LV) emp terlindung = 1,0 a = 1,0 Arah emp terlawn kend/ smp/jam jam Terlindung Terlawn a
(2) (3) (4) (5)

ARUS LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR (MV)

Kendaraan berat (HV) emp terlindung = 1,3 emp terlawn = 1,3 a kend/ smp/jam jam Terlindung Terlawan
(6) (7) (8)

Kendaraan bermotor Rasio Sepeda Motor (MC) Total berbelok emp terlindung = 0,2 MV emp terlawn = 0,4 a PLT kend/ smp/jam kend/ smp/jam jam Terlindung Terlawan jam Terlindung Terlawn Rms. (13) a
(9) (10) (11) (12 (13) (14) (15)

l<FND.TAK)3

Rasio UM/MV

kend/ jam
(17)

Rms. (15)
(16)

LT/LTOR ST RT Total

49 680 257 986 152 627 554 1333 428 550 21 999 102 321 127 550

49 680 257 986 152 627 554 1333 428 550 21 999 102 321 127 550

49 680 257 986 152 627 554 1333 428 550 21 999 102 321 127 550

7 91 34 132 6 24 21 51 25 32 1 58 23 71 28 122

9 118 44 171 8 31 27 66 33 42 1 76 30 92 36 158

9 118 44 171 8 31 27 66 33 42 1 76 30 92 36 158

19 263 99 381 35 144 127 306 224 288 11 523 62 194 76 332

4 53 20 77 7 29 25 61 45 58 2 105 12 3Q 15 66

8 105 40 153 14 58 51 123 90 115 4 209 25 78 30 133

75 1034 390 1499 193 795 702 1690 677 870 33 1580 187 586 231 1004

62 851 321 1234 167 687 606 1460 506 650 24 1180 144 452 178 774

66 903 341 1310 174 716 632 1522 551 707 26 1284 157 491 193 841

0,05 0,26 0,11 0,42 0,43 0,02 0,19 0,23

0 4 0 4 2 3 2 7 10 6 1 17 2 6 1 9 0,010 0,011 0,004 0,003

LT/LTOR ST RT Total

LT/LTOR ST RT Total

LT/LTOR ST RT Total LT/LTOR ST RT Total LT/LTOR ST RT Total LT/LTOR ST RT Total LT/LTOR ST RT Total LT/LTOR ST RT Total LT/LTOR ST RT Total

2 - 72

MKJI : SIMPANG BERSINYAL

Contoh I SIMPANG BERSINYAL Formulir SIG-III : WAKTU ANTAR HIJAU WAKTU HILANG
Tanggal: Ditangani oleh: Kota: Simpang: Perihal: 24 Januari 1996 DK Jakarta Iskandarsyah - Wijaya 4 - Fase hijau awal

Formulir SIG-III

LALU LINTAS BERANGKAT Pendekat Kec pat an e VE m/det 10 10 10 10

LALU LINTAS DATANG Pendekat Kec pat an VA m/det e Jarak berangkat-datang (m)* ) Waktu beranqkat-datanq (det)* * Jarak berangkat-datang (m) Waktu beranqkat-datanq (det) Jarak berangkat-datang (m) Waktu beranqkat-datanq (det) Jarak berangkat-datang (m) Waktu beranqkat-datanq (det) Jarak berangkat-datanq (m) Waktu beranqkat-datanq (det) Jarak beranqkat-datang (m) Waktu beranqkat-datanq (det) U 10 S 10 T 10 15,5+5-16 1,6+0,5-1,6 B 10

Waktu merah semua (det)

U S T B

0.5 16,2+5-15,5 1,6+0,5-1,6 0.5 2.1 2.3

29+5-13 2,9+0,5-1,3 26,8+5-11,2 2,9+0,5-1,1

Penentuan wktu merah semua a Fase 1 --> Fase 2 Fase 2 --> Fase 3 Fase 3 --> Fase 4 Fase 4 --> Fase 1 Waktu kuning total (3 deVfase) Waktu hilang total (LTI) = Merah semua total + aktu kuning (det/siklus) w * ) **) Dari gambar, lihat c ntoh Ga mbar B-2:1 o Waktu untuk berangkat = (LEV + IEV)/VEV Waktu untuk datang = LAV/VAv 1.0 1.0 0.0 3.0 9.0 14.0

2 - 73

MKJI : SIMPANG BERSINYAL

Contoh 1

Formulir SIG-IV

2 - 74

MKJI : SIMPANG BERSINYAL

Contoh 1

Formulir SIG-V

2 - 75

Formulir SIG-IV

MKJI : SIMPANG BERSINYAL

2 - 76
Arus Kor.= Arus yang dikoreksi

Contoh 1

Formulir SIG-V

MKJI : SIMPANG BERSINYAL

2 - 77
Arus Kor.= Arus yang dikoreksi

Contoh 1