Anda di halaman 1dari 7

Patofisiologi Hipertiroidisme

Hypertiroidsm: ~ Hyperthyroidism means too much thyroid hormone Signs of Excess (hyperthyroidism):

heat intolerance CNS changes sweating hyperglycemia muscle catabolism exopthalmos (possibly due to TSH) cardiovascular axis activity increased but efficiency decreased BMR increased

Hipertiroidisme Paling sering adalah Long-acting-stimulator(LATS) thyroid-stimulating immunoglobulin (TSI)/(Penyakit graves)


Penyebabnya biasanya tumor penghasil hormon tiroid, inflamasi tiroid (tiroiditis), peningkatan pelepasan TSH, atau kelebihan suplai hormon tiroid.

Di berbagai jaringan Hormon tiroid (T3, T 4) Akan meningkatkan sintesis enzim, aktivitas Na/K-ATPase dan penggunaan oksigen sehingga peningkatan metabolisme basal dan peningkatan suhu tubuh. hormon ini juga merangsang lipolisis, pemecahan lemak tersimpan untuk membuat ATP dan merangsang glukoneogenesis, glikogenolisis membuat peningkatan kosentrasi gula dalam darah
Pada Hipertiroidisme, metabolisme dan produksi panas akan meningkat. Kebutuhan Oksigen yang meningkat membutuhkan hiperventilasi.

Pada satu sisi, peningkatan lipolisis menyebabkan penurunan berat badan, dan hiperlipidasidemia.
Proteolitik->proteolisis: penurunan masa otot dan kelemahan otot Takikardi

Peningkatan eksitabilitas neuromuskular akan menimbulkan tremor, kelemahan otot dan insomnia

Pada hipertiroidisme imunogenik (Penyakit graves) Eksoftalmus dapat terjadi akibat peningkatan hormon tiroid, penonjolan mata dengan aliran air mata yang berlebihan, dan juga fotofobia bisaterjadi. Karena reseptor retrobular sama seperti reseptor TSH. Akibatnya inflamasi membuat bengkak otot mata.

Reference:
kumar, vinay & stanley robbins: Buku ajar patologi. 2004 Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Balai Penerbit FKUI. 2005 Buku patofisiologi sylvia Buku atlas patofisiologi