Anda di halaman 1dari 52

ANATOMI PANGGUL WANITA

NURUL AZIZAH, S.Keb.Bd Akademi Kebidanan Siti Khodijah Muhammadiyah Sepanjang

Setiap wanita mempunyai anatomi panggul yang unik dan berbeda


Panggul terdiri 2 bagian :

Anatomi Panggul wanit

1. Bagian keras panggul tulang panggul 2. Bagian lunak panggul jaringan dan ligamen.

Fungsi panggul :
Fungsi bagian keras panggul wanita :
Panggul besar menyangga isi abdomen Panggul kecil untuk membentuk jalan lahir

Fungsi bagian lunak panggul wanita :


Membentuk lapisan dalam jalan lahir Menyanggga alat genetalia agar tetap dalam posisi normal saat hamil maupun nifas Saat persalinan berperan dalam proses kelahiran dan kala uri

Ruang pangul terbagi menjadi 2 yaitu : Panggul besar (pelvis mayor)


Bgian panggul yang terletak di atas linea terminalis Fungsinya untuk mendukung isi perut dan menggambarkan keadaan panggul kecil

Panggul kecil (pelvis minor)


Bagian panggul yang terletak di bawah linea terminalis Merupakan wadah alat kandungan dan menentukan bentuk jalan lahir

1. Bagian keras dibentuk oleh

tulang :
2 tulang pangkal paha (Ossa Coxae) Tulang usus ( Os Ilium ) Tulang duduk ( Os Ischium ) Tulang kemaluan ( Os Pubis ) 1 tulang kelangkang ( Os Sacrum ) 1 tulang tungging ( Os Coccygeus )

1. Ossa Coxae
Tdd 3 tulang yang saling berhubungan satu sama lain pada Asetabulum mangkok tempat kepala tulang paha ( caput femoris )

Tulang terbesar panggul Batas atas merupakan penebalan tulang krista iliaca Ujung depan krista iliaca menonjol Spina Iliaca Anterior Superior ( SIAS ) Ujung belakang krista iliaca menonjol Spina Iliaca Posterior Superior ( SIPS ) Dibawah SIAS Spina iliaca anterior inferior Dibawah SIPS Spina iliaca posterior inferior dibawahnya terdapat tekik Tonjolan memanjang di bagian dalam os ilium Insicura ischiadica Terminalis : Linea Inominata / Linea mayor Membagi pelvis minor dan mayor Bagian dari Pintu Atas Panggul ( PAP )

Os illium

Di bawah os ilium Pinggir belakang menonjol Spina Ischiadica Dibawahnya terdapat Insicura ischiadica minor Pinggir bawah sangat tebal Tuber Ischiadicum mendukung badan saat duduk

Os Ischium

Os Pubis Sebelah bawah dan depan os


ilium Dengan os ischium dibatasi oleh Foramen Obturatum Berhubungan dengan os ilium Ramus Superior Osis Pubis Dibagian bawah symphisis pubis Ramus Inferior Osis Pubis Sudut Arcus Pubis ( Normal > 90 )

Berbentuk segitiga mengecil di bawah Tdd 5 ruas tulang yg berhubungan erat Permukaan depan licin Di kiri kanan garis tengah ada lubang yg dilalui syaraf Foramina Sacralia Anterior Berhubungan dengan tulang pinggang ruas ke 5 Paling atas ada tonjolan besar Promontorium Digaris tengah ada cuat-cuat duri Crista Sacralis Kesamping berhubungan dengan ossa

2. Os Sacrum

3. Os Coccygeus
Bentuk segitiga dengan ruas 3-5 buah dan bersatu Saat persalinan dapat didorong kebelakang memperluas jalan lahir

Pelvis Minor
Merupakan tempat alat reproduksi wanita dan membentuk jalan lahir Ciri ciri khas jalan lahir ;
Terdiri dari atas panggul( 1. Pintu 4 bidang :

PAP )

2. Bidang terluas panggul 3. Bidang tersempit panggul 4. Pintu bawah panggul( PBP )

1. Pintu Atas Panggul kecil Merupakan batas dari panggul


yg bentuknya bulat oval Dibatasi oleh :
Promontorium Sayap os sacrum Linea inominata kanan & kiri Ramus Superior Osis Pubis kanan & kiri Pinggir atas simphisis pubis

Ditentukan oleh 3 ukuran penting : Ukuran Muka Belakang (antero psterior, Conjugata Vera) Panjang kurang lebih 11 cm Dari Promontorium ke pinggir atas symphisis Diukur dengan cara : CV = CD 1 Conjugata Diagonalis diukur dengan jari melalui px dalam (dari promontorium ke pinggir bawah simphisis)

Ukuran Melintang ( Diameter Transversa )


Jarak antara kedua Linea Inominata Ukuran krg lebih 12,5 cm(ina) - 13,5 cm(eropa)

Ukuran Serong ( Oblique )


Jarak antara Articulatio Sacro Iliaca menuju Tuberkulum Pubikum yang bertentangan Ukuran kurang lebih 13 cm

2. Bidang Luas Panggul


Bidang ini terbentang antara pertengahan simphisis, pertengahan acetabulum, dan ke pertemuan os sacrum ke 2 dan ke 3 Ukuran antero -posterior (muka belakang) : 11,75 cm Ukuran transversa (melintang) : 12,5 cm

Membentang setinggi tepi bawah simphisis, kedua Spina Ischiadica dan memotong sacrum krg lbh 1-2 cm di atas ujungnya Ukuran antero posterior : 11,5 cm Ukuran transversa : 10 cm Diameter sagitalis posterior dari sacrum kepertengahan antara spina ishiadica Area yang paling sulit diukur

3. Bidang Sempit Panggul / Bidang Tengah Panggul

4. Pintu Bawah Panggul PBP bukanlah 1 bidang tapi tdd 2 segitiga dengan dasar yang sama garis yg menghubungkan kedua Tuber Ischiadicum kiri dan kanan Segitiga depan Dasarnya Tuber Osis Ischiadica dengan batas Arcus Pubis Segitiga belakang Puncaknya ujung Os Sacrum, sisi-sisinya ligamentum Sacro Tuberosum

Pintu bawa panggul di tentukan 3 ukuran : Ukuran antero posterior :


Tepi bawah simphisis ke ujung os sacrum ( 11,5 cm )

Ukuran transversa

Jarak antara kedua tuber ossis Ischiadica kanan dan kiri ( 10,5 cm )

Diameter sagitalis posterior :


Ujung Os Sacrum ke pertengahan ukuran melintang ( 7,5 cm )

Inclinatio Pelvis (panggul miring) Sudut antara PAP dengan


bidang sejajar tanah Pada wanita yang berdiri, sudut ini 55 derajat

Sumbu Panggul / Sumbu Jalan Lahir

Dengan menghubungkan pusat dari beberapa bidang dlm panggul, terdapat garis lurus bagian atas hingga pada sbuah titik diatas spina ishiadica kemudian melengkung ke depan di daerah pintu bawah panggul. Jalan lahir Silinder yang melengkung ke depan dari PAP s/d PBP

Sistem Bidang Hodge


Untuk menentukan seberapa jauh bagian terdepan janin turun ke dasar panggul Pembagian Bidang Hodge : Hodge I : Bidang yang sama dengan PAP Hodge II : Sejajar dengan H I melalui pinggir bawah simphisis Hodge III : Sejajar dengan H I melelalui spina ischiadica Hodge IV : Sejajar dengan H I melalui ujung os coccygeus Bidang Hodge Dapat ditetapkan kemungkinan persalinan persalinan pervaginam / SC

Bagian Lunak dari Panggul


Bagian lunak dari panggul tdd otot-otot dan ligamentum yang meliputi dinding panggul sebelah dalam yang menutupi panggul sebelah bawah, menutupi panggul dari bawah membentuk dasar panggul Diafragma Pelvis Diafragma pelvis dari dalam keluar tdd Pars muscularis Musculus levator ani Pars membranecea diafragma urogenitale

Pars muscularis Musculus levator ani


Terletak agak kebelakang, dan merupakan suatu sekat yang ditembus oleh rektum, terdiri dari 3 bagian : 1. muskulus pubokogsigis os pubis ke anokegsigeum 2. muskulo illio kogsigeus arkus tendineus musculus levator ani ke os coccygis dan septum annokogsigeum 3. muskulus ichio coccygis dari spina ischiadika ke pinggir os sacrum dan os coccygis

Pars membranecea diafragma urogenitale


Antara muskulus pubio kogsigeus kiri kanan terdapat cela berbentuk segitiga yang disebut hiatus urigenitalis yang tertutup oleh sekat yang disebut diafragma urogenitalis Sekat ini menutupi pintu bawa panggul disebelah depan dan ditembus oleh uretra dan vagian

Regio perinium
Merupakan bagian permukaan dari pintu bawah panggul. Daerah ini terdiri dari 2 bagian :
Regio analis disebelah belakang disini terdapat musculus spinter ekstermus yang mengelilingi anus dan liang senggama bagian bawah Regio urogenitalis pada regio urogenitalis terdapat :
Musculus bulbo cavernosus (yg mengelilingi vulva) musculus ischiokavernosus dan musculus transversus perinei superfisialis

Ukuran Panggul
Penting untuk diketahui terutama pada kehamilan yang pertama menentukan ramalan terhadap jalannya persalinan Ditetapkan melalui pemeriksaan :
Secara klinis dengan px dalam Rontgen abdomen dan pelvis sudah ditinggalkan USG

Prngukuran secara klin


Dari ukuran PAP CV yg dapat diukur secra indirect dengan mengurangi CD 1,5-2 cm tergantung dari lebar inklinasi sympisis Cara mengukur CD :
Dengan 2 jari telunjuk dan jari tengah, melalui konkavitas dari sacrum, jari tengah digerakkan ke atas sampai dapat meraba promontorium Sisi radial jari telunjuk ditempel pada pinggir bawah symphisis dan tempat ini ditandai dengan kuku jari telunjuk tangan kiri

Promontorium bisa dicapai oleh jari panggul sempit Promontorium tak teraba CV cukup besar 10 cm

Mengukur Conjugata Diagonalis ( P = Sacral Promontory ) ( S = Symphisis Pubis )

Ukuran luar : Distansia Spinarum Jarak antara SIAS kanan & kiri ( 23 26 cm ) Distansia Cristarum Jarak terjauh ant Crista Iliaca kanan & kiri ( 26 29 cm ) Conjugata Eksterna / Boudeloque Jarak antara pinggir atas simph pubis & ujung processus Spinosus ruas lumbal ke 5 ( 18 20 cm ) Lingkar Panggul Dari pinggir atas simph pubis ke pertengahan ant SIAS & Trochanter Mayor sepihak, kembali ke tempat yang sama di pihak yg lain (80-90 cm)

Pemeriksaan Dalam Untuk menentukan ukuran dan bentuk panggul Dapat mengukur CD ( Conj. Diagonalis ) Kesan panggul yang harus diperiksa :
Promontorium teraba / tidak Linea Inominata teraba seluruhnya / sebagian Bentuk dinding samping / Sidewalls lurus, konvergen, divergen, benjolan tambahan Spina Ischiadica menonjol / tidak Os Sacrum melengkung, rata, benjolan Arcus Pubis tumpul, runcing / tajam (N = > 900)

Bentuk Panggul
Caldwell Molloy membagi bentuk panggul :
Panggul Gynecoid
Panggul paling ideal, diameter anteroposterior sama dengan diameter transversa bulat. Jenis ini ditemukan pada 45% wanita

Panggul Android
Bentuk pintu atas panggul hampir segitiga, umumnya pada panggul pria, panjang diameter transversa dekat dengan sakrum. Pada wanita ditemukan 15%

Panggul Anthropoid
Bentuk pintu atas panggul agak lonjong seperti telur Panjang diameter anteroposterior lebih besar daripada diameter transversa. Jenis ini ditemukan 35% wanita

Panggul Platypelloid
Merupakan panggul picak Diameter transversa lebih besar daripada diameter anteroposterior, menyempit ke arah belakang Jenis ini ditemukan pada 5% wanita