Anda di halaman 1dari 11

TIMPANOMETRI

Benita Putri P 030.05.050


>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>

Alat timpanometri

>>

>>

>>

>>

>>

>>

TIMPANOMETRI
Timpanometri dilakukan untuk mengetahui keadaan di telinga tengah Misalnya: - Ada cairan - Ada gangguan rangkaian tulang pendengaran (ossicular chain) - Kekakuan gendang telinga atau gendang telinga terlalu lentur
>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>

KEGUNAAN TIMPANOMETRI
1) 2) 3) 4) Untuk mengetahui kondisi telinga tengah Mobilitas gendang telinga (tympanic membrane) Mobilitas tulang-tulang pendengaran Menilai perkembangan keadaan telinga tengah pada pasien dengan pengobatan 5) Merupakan tes pendahuluan sebelum tes OAE (Otoacoustic Emission)

>>

>>

>>

>>

>>

>>

CARA KERJA TIMPANOMETRI


probe 226hz membran timpani bergetar Bunyi dipantulkan kembali

disebut disebut admittance /compliance

Hasil interpretasi : Grafik timpanogram


>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>

- Tekanan udara ditelinga = tekanan udara disekitarnya - Tekanan udara ditelinga ditelinga ditelinga tengah = tekanan udara disekitarnya tuba eustachius membuka setiap beberapa saat untuk memberi ventilasi pada telinga tengah dan menyamakan tekanan

>>

>>

>>

>>

>>

>>

- Gangguan pada telinga tengah disebabkan oleh kekakuan telinga tengah menyebabkan lebih banyaknya bunyi yang dipantulkan kembali - Pada orang dewasa atau bayi berusia > 7 bulan digunakan probe tone dengan frekuensi 226 Hz - Pada bayi berusia < 6 bulan digunakan probe tone dengan frekuensi tinggi ( 668, 678, atau 1000 Hz ) karena akan terjadi resonansi pada liang telinga

>>

>>

>>

>>

>>

>>

PROSEDUR YANG DILAKUKAN


1) dilakukan pemeriksaan otoskopi : pastikan tidak ada sumbatan pada telinga dan membran timpani tidak perforasi 2) Probe dimasukkan ke dalam liang telinga timpanometer mengubah tekanan di dalam telinga dialirkan bunyi nada murni dilakukan pengukuran respons dari membran timpani terhadap bunyi dengan tekanan berbeda-beda

>>

>>

>>

>>

>>

>>

TIMPANOGRAM
Grafik gambaran fungsi dari telinga tengah yang berasal dari perbedaan tekanan pada membran timpani

Terdapat 4 jenis timpanogram :


Tipe A normal

TIPE AD
Diskontinuitas rangkaian tulang pendengaran

>>

>>

>>

>>

>>

>>

TIPE AS
Kekakuan tulang-tulang pendengaran

TIPE B
Cairan di dalam telinga tengah

>>

>>

>>

>>

>>

>>

TIPE C Gangguan fungsi tuba Eustachius

>>

>>

>>

>>

>>

>>