Anda di halaman 1dari 54

METABOLISM E

Rondang R. Soegianto 2007

Umum:
Metabolisme = Interkonversi senyawa kimia

Jalur metabolisme:
1. Jalur anabolik Sintesis molekul lebih besar dari lebih kecil. Contoh: Sintesis protein dari asam-asam amino Anabolisme memerlukan energi (ATP) = Endergonik

2.

Jalur katab o lik Pemecahan molekul ---

Energi dibebaskan = Eksergonik

3.

Jalur amfibolik Menghubungkan jal u r (1) dengan (2)

Harper 27: Fig 16-1 p133

Landasan pembelajaran:

Memahami metabolisme normal, penting untuk mampu mengidentifikasi kelainan atau penyimpangan pada proses fisiologi. Contoh:
(a) Obesitas akibat kelebihan asupan sumber kalori.

Penumpukan lemak di jaringan adiposa

(b)

Puasa, kelaparan

Glukosa diprioritaskan ke otak dan sel darah merah

Otot dan hati mengoksidasi asam lemak Hati membentuk benda keton dari asam lemak untuk otot, otak dan jaringan lain.

Harper 27: Fig 16-5 p135

Harper 27: Fig 16-6

p136

METABOLISME KARBOHIDRAT

Harper 17: Fig 21-2 p295

Glikolisis: Jalur metabolisme KH utama di sitosol

- Biosntesis ATP dlm keadaan aerob dan anaerob - Berakhir pada piruvat atau laktat (anaerob)
- Satu-satunya jalur biosintesis energi dlm sel darah merah (tidak ada mitokondria)

Harper 27 : Fig.18-2

SIKLUS ASAM SITRAT


Juga dikenal sebagai: Siklus Krebs, Siklus Asam Trikarboksilat Rangkaian reaksi di matriks mitokondria Mengoksidasi gugus asetil pada asetil-KoA Menghasilkan NADH dan FADH2 untuk pembentukan ATP di rantai pernapasan Merupakan pertemuan pada akhir jalur metabolisme KH, Lipid dan Protein

Harper 27 :

Fig 17-2

Harper 27

Fig 17-3

Siklus Asam Sitrat berperan pada biosintesis FA

Harper 27 :

Fig 17-5

Siklus Asam Sitrat bersifat amfibolik, karena ada

a. Metabolit teroksidasi untuk biosintesis ATP b. Metabolit sebagai sumber rantai C utk glukoneogenesis, biosintesis FA dan interkonversi dgn asam amino

Glikogen: otot

Cadangan KH pada hewan

(hati, otot, ginjal)

Gikogen otot: sumber energi ntuk kontraksi Glikogen hati: cadangan glukosa darah

Harper 27: Fig 19-3

p161

Harper 27: Fig 19-4 162

Enzim glikogenesis : Glikogen sintase , Branching enzyme Enzim glikogenolisis: Fosforilase , Debranching enzyme Enzim kunci (pengatur)

AMP siklik

Harper 27: Fig 19-5

AMP siklik =

a.l. Faktor regulasi glikogenesis dan glikogenolisis Secara simultan mengaktifkan fosforilase dan menghambat glikogen sintase.

Insulin menurunkan kadar AMPsiklik - efek berlawanan

Glukoneogenesis:
Non-KH - Glukosa, glikogen Zat awal: Asam amino, asam laktat, gliserol Bermanfaat untuk: - menjamin suplai glukosa - menyalurkan asam laktat

Harper 27: Fig 20-4

p 172

Hexose Monophosphate Shunt (HMP shunt) Pentose Phosphate Pathway Jalur alternatif metabolisme glukosa Oksidatif, tapi tidak membentuk ATP Fungsi utama: 1. Produksi NADPH = reduktor Penting sebagai : - Anti oksidan - Reduktor pada biosintesis asam lemak, steroid (kolest) 2. Produksi ribosa 5-fosfat untuk nukleotida

Metabolisme galaktosa Untuk - Bahan jaringan (glikoprotein, glikolipid) - Laktosa pada wanita masa laktasi

Harper 17: Fig 21-17

p 317

Glukosa

UDP Gluk

UDP Galak

Glikolipid Glikoprotein Laktosa

Metabolisme Fruktosa : 1). 2). Dapat menstimulasi sintesis asam lemak Terdapat bersama sorbitol di lensa mata (tinggi pd katarak)

METABOLISME ASAM LEMAK FattyAcid (FA)

A. Katabolisme di mitokondria FA Asetil-KoA (oksidasi ) Eksergonik, menghasilkan ATP B. Biosintesis di sitosol Asetil-KoA FA Endergonik, memerlukan ATP Perhatikan! A. Bukan kebalikan B.

Katabolisme FA melalui oksidasi menggunakan sistem enzim d engan koenzim NAD+ NADH FAD FAD. 2H
Terjadi biosintesis ATP dalam keadaan aerob KARNITIN berperan pd transpor FA rantai panjang di membrandalam mitokondria Ko-A mengaktifkan FA untuk metabolisme

Harper 27: Fig 22-1

p 188

KETOGENESIS

ketosis, ketonemia

Terjadi bila oksidasi di hati tinggi ekses Asetil-KoA t idak terakomodasi oleh Siklus Krebs dan bergabung dgn Asetoasetil-KoA 3-OH, 3 metil glutaril-KoA (HMG-KoA) Enzim: HMG-KoA sintase

Harper 27: Fig 22-5

Harper 27: Fig 22-6

Benda (zat) keton bersifat asam ketoasidosis a.l. pd DM Derajat ketosis sebaiknya berdasarkan ketonemia, bukan ketonuria

Harper 27: Fig 22-8

Perpanjangan FA
Berlangsung di retikulum endoplasma Penambahan 2C berulang dari malonil-KoA Enzim: FA elongase, Koenzim: NADPH

Lipoprotein Plasma: 1). Kilomikron (hasil absorpsi lipid) 2). Very Low Density Lipoprotein (VLDL) Dihasilkan di hati utk ekspor triasilgliserol 3). Low-Density Lipoprotein (LDL) 4). High-Density Lipoprotein (HDL) Untuk transpor kolesterol

Biosintesis Kolesterol
Zat awal: Asetil-KoA Enzim pengatur: HMG-KoA reduktase Biosintesis dipengaruhi kolesterol makanan

METABOLISME PROTEIN & ASAM AMINO (AA)

PROTEIN = Polimer AA = Polipeptida ASAM AMINO = Asam Karboksilat dgn ggs Amino pd posisi R C H COOH I

NH2

Pengelompokan Asam Amino:


a. AA pembentuk protein (20 jenis AA) dan AA non-protein dgn fungsi fisiologis, Sitrulin dan Ornitin pd Siklus Urea.

b. AA esensial ( jalur biosintesis panjang) dan AA non-esensial, relatif mudah disintesis dari metabolit yg biasa terdapat dalam tubuh.

c.

Berdasarkan gugus atau rantai samping yang diwakili oleh R, yaitu: - Alifatik: G, A, V, L, I (berdasarkan simbol 1 huruf)

- R mengandung OH : S, T, Y - R mengandung S: C, M - R bersifat asam serta amida terkait: D, N, E, Q - R bersifat basa: R, K, H - R mengandung cincin aromatik: H, F, Y, W - R berbentuk siklik, asam imino: P

Metabolisme Protein
Keseimbangan Nitrogen (N Balance) Membandingkan asupan protein (Intake) dan Ekskresi protein (Output) Balans pos. I>O - Pertumbuhan Pembentukan jaringan baru Pemulihan - Puasa, Kelaparan Diet tidak adekuat - Dewasa sehat

Balans neg Balans seimbang

I<O I~O

Metabolisme Asam Amino


Reaksi Umum: - Transaminasi (paling banyak) Pemindahan gugus amino dari AA ke asam keto (AK) Akibatnya: AA AK dan AK AA Penting pada biosintesis AA - Deaminasi oksidatif Membebaskan ggs amino, yang tinggal: AK Gugus amino untuk aminasi atau Urea - Dekarboksilasi oksidatif Hasil: Asam amino minus 1C dan CO2

Transaminasi: Enzim: Aminotransferase, Transaminase Glutamat Aminotransferase (GPT) Koenzim: Piridoksal fosfat Reaksi pada metabolisme: - Reversibel - Dpt utk semua AA, kecuali: Treonin, Lisin, Lisin-OH, Prolin, Prolin-OH (Lisin-OH dan Prolin-OH khas dlm kolagen)

Harper 27: Fig 28-4

Harper 27

Fig 28-2

Harper 27: Fig 28-3

Biosintesis Urea

Harper 27 Fig 28-2

Siklus Urea: Jalur detoksikasi amonia Berlangsung terutama di hati

Harper 27: Fig 28-9

Katabolisme Kerangka C AA glikogenik: Dapat masuk ke metabolisme karbohidrat a.l. untuk glukoneogenesis AA ketogenik: Menghasilkan asam keto AA gliko- dan ketogenik: Dapat masuk ke jalur glukoneogenesis dan ketogenesis

Harper 27

Fig 29-1

Gangguan Metabolisme (Metabolic Disorder) Fenilalanin : Phenylketonuria (PKU) Asam amno bercabang: Maple Syrup Urine Disease Produk khusus: Glisin :Kreatin Sistein :Taurin Triptofan :Serotonin (5-OH-triptofan) Tirosin :Epinefrin, Norepinefrin DOPA, Melanin Serotonin :Melatonin