Anda di halaman 1dari 11

STRUMA

NATALIA 06.700.151

LAPORAN KASUS
IDENTITAS PASIEN Nama Jenis kelamin Umur Agama Pekerjaan Alamat No. RM Tanggal masuk Tanggal pemeriksaan : Ny. A : Perempuan : 23 thn : Islam :: Jamboan : 1484896 : 24 Maret 2012 : 30 Maret 2012

ANAMNESA
KELUHAN UTAMA : Benjolan pada leher RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG: Seorang pasien wanita datang dengan keluhan benjolan di leher depan sisi sebelah kiri yang dirasakan sejak 3 tahun yang lalu. Benjolan mula-mula kecil makin lama makin besar, tidak dirasa sakit, tidak sesak, suara tidak terganggu , tidak ada kesulitan menelan, tidak terjadi perubahan suara, tidak mengganggu pernafasan, dan ikut bergerak waktu menelan. Nafsu makan biasa, berat badan tetap, tidak merasa berdebar-debar, tidak berkeringat banyak, tidak tremor dan tidak ada gangguan tidur. Penderita tidak mempunyai riwayat jantung berdebar, tangan tidak gemetaran , mata tidak melotot, pola tidur nomal, tidak diare. Keringat berlebihan, nafsu makan normal. BAK lancar, BAB lancar. Tidak demam.

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU:


Riwayat penyakit jantung (-) darah tinggi dan penyakit gula (-)

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA:


Tidak ada keluarga yang mengalami gejala yang sama

PEMERIKSAAN FISIK
Tanggal 24 Maret 2012
o Keadaan umum o Kesadaran o Tensi o Nadi o RR o Suhu : sedang : compos mentis : 120/80 mmHg : 72 x/menit : 20 x/menit : 36,4C

STATUS GENERALIS Gizi : baik Kulit : Kering, turgor dan elastisitas baik Kepala leher:
Mata : tidak anemis, tidak ikterik, tidak eksoptalmus Telinga : sekret (-), bau (-), pendengaran dbn Hidung : bau (-), sekret (-), perdarahan (-) Bibir : cyanosis (-), edema(-), hiperemi (-) Leher : asimetris, tidak ada kaku kuduk. Tampak benjolan pada leher bagian kanan depan yang ikut bergerak saat menelan, dan terdapat ulkus ditengahnya, Tidak ada pembesaran KB di leher dan daerah sekitar benjolan.

Thorax Cor : S1S2 tunggal, suara tambahan (-) Pulmo : Inspeksi : simetris +/+, retraksi -/-, ketinggalan gerak -/-Palpasi : fremitus raba +/+ normal Perkusi : sonor +/+ Auskultasi : vesikuler +/+, Rhonki -/-, Wheezing-/ Abdomen I : cembung A : BU (+) Normal P : timpani P : soepel, hepar/lien/renal tak teraba

EKSTREMITAS S uperior : Akral hangat +/+ , Odema -/I nferior : Akral hangat +/+ , Odema -/-

STATUS LOKALIS
Regio colli anterior Inspeksi: Benjolan pada regio colli anterior sinistra berukuran 10x8x6 cm dan berukuran diameter 5x5 cm warna sedikit kemerahan dibanding dengan sekitar, ikut bergerak waktu menelan, terdapat ulkus 2x2 cm Palpasi: Benjolan ikut bergerak waktu menelan, konsistensi padat keras, berbenjol-benjol, berbatas tegas, sukar digerakkan, perabaan hangat, tidak nyeri pada penekanan, thrill (-), pulsasi(-), tidak terdapat pembesaran kelenjar getah bening. Auskultasi: bruit (-)

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Pemeriksaan 05/03/12 Hb (mg/dl) Leukosit (/mm3) Hct (%) Trombosit (/mm) FAAL HATI SGOT (U/L) SGPT (U/L) FAAL GINJAL Kreatinin serum BUN HORMON T3 T4 TSH 12,3 5,1 36,7 148 20 19 0,6 7.8

1.59 86.22 1.55

Diagnosis
Struma uninodosa non toksik susp Ca tiroid

Planning
Laboratorium, TF, FNAB Pro subtotal lobektomi Sinistra Informed consent Puasa

Monitoring Komplikasi Struma Komplikasi pasca operasi Mobilisasi pasien Edukasi Informasi tentang penyakit Komplikasi yang bisa terjadi Tujuan terapi

Beri Nilai