FISIOLOGI PERNAPASAN

MEUTIA HASMI 100100070

mengaktifkan.FUNGSI RESPIRASI • FUNGSI RESPIRASI – Memperoleh O2 agar dapat digunakan sel tubuh – Mengeliminasi CO2 yang dihasilkan oleh sel • FUNGSI NON-RESPIRASI – – – – – – Rute pengeluaran air dan panas Meningkatkan aliran balik vena Memelihara keseimbangan asam-basa Memungkinkan bicara dan vokalisasi lainnya Mempertahankan tubuh dari invasi bahan asing Mengeluarkan. memodifikasi. atau menginaktifkan bahan yang melewati sirkulasi paru – Hidung sebagai organ penghidu .

JENIS RESPIRASI • RESPIRASI EKSTERNAL – Ventilasi atau pertukaran gas antara atmosfer dan kantung udara di paru – Pertukaran O2 dan CO2 antara udara di alveolus dan darah – Transportasi O2 dan CO2 antara paru dan jaringan – Pertukaran O2 dan CO2 antara darah dan jaringan • RESPIRASI INTERNAL .

MEKANIKA PERNAPASAN Tekanan yang penting pada ventilasi: • Tekanan atmosfer (barometrik) – 760 mmHg • Tekanan intra-alveolus (intrapulmonalis) • Tekanan intrapleura (intratoraks) – 756 mmHg .

.

.

OTOT PERNAPASAN .

.

PERTUKARAN GAS • O2 dan CO2 bergerak melintasi membran tubuh melalui proses difusi pasif mengikuti gradien parsial • Difusi O2 Antara alveolus dan darah → antara darah dan jaringan • Difusi CO2 Antara jaringan dan darah → antara darah dan alveolus .

.

TRANSPORTASI GAS • O2 – 1.5% berikatan dengan hemoglobin • CO2 – 10% larut secara fisik – 30% terikat ke hemoglobin – 60% dalam bentuk bikarbonat .5% larut secara fisik – 98.

.

KONTROL PERNAPASAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful