Anda di halaman 1dari 17

KEBUTUHAN PSIKOLOGIS IBU HAMIL

Oleh Sri Handayani

DUKUNGAN KELUARGA
DUKUNGAN SUAMI Penelitian Indonesia: Dukungan suami yang diharapkan istri: 1. Suami sangat mendambakan bayi dalam kandungan istri 2. Suami senang mendapat keturunan 3. Suami menunjukkan kebahagian pada kehamilan ini 4. Suami memperhatikan kesehatan istri yakni menanyakan keadaan istri/janin yang dikandung

lanjutan
5. Suami tidak menyakiti istri 6. Suami menghibur/ menenangkan ketika ada masalah yang dihadapi istri 7. Suami menasihati istri agar istri tidak terlalu capek bekerja 8. Suami membantu tugas istri 9. Suami berdoa untuk kesehatan istrinya dan keselamatannya 10. Suami menungu ketika istri melahirkan 11. Suami menunggu ketika istri di operasi

DIPEROLEH ATAU TIDAK DIPEROLEH DUKUNGAN SUAMI TERGANTUNG PADA

Keintiman hubungan Adanya komunikasi yang bermakna Adanya masalah atau kekhawatiran akan bayinya.

Hasil penelitian menunjukkan: 1. Wanita yang tidak mengalami depresi selama hamil dapat mengalami depresi pada pasca persalinan jika tidak mengalami kepuasan dalam perkawinannya 2. Sebaliknya wanita yang mengalami depresi selama hamil dapat membaik pasca persalinan apabila dalam perkawinan ia mengalami kepuasan.

DUKUNGAN KELUARGA

Ayah ibu kandung maupun mertua sangat mendukung kehamilan ini Ayah ibu kandung maupun mertua sering berkunjung dalam periode itu Seluruh keluarga berdoa untuk keselamatan ibu dan bayi Walaupun ayah ibu kandung dan mertua ada di daerah lain, sangat didambakan dukungan melalui telephon, surat ataupun doa dari jauh

lanjutan
Selain ritual adat istiadat dalam periode ini-seperti upacara tujuh bulanan pada beberapa orang, mempunyai arti sendiri yang tidak boleh diabaikan

DUKUNGAN LINGKUNGAN

Diperolehnya dari ibu-ibu pengajian/ perkumpulan/ kegiatan yang berhubungan dengan keagamaan/ sosial dalam bentuk doa untuk kesehatan ibu hamil dan bayinya. Membicarakan dan menasihati tentang pengalaman hamil dan melahirkan Adanya diantara mereka yang mau mengantarkan ibu hamil untuk periksa Menunggu ketika melahirkan Mereka dapat menjadi seperti saudara bagi ibu hamil.

DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN

1. 2.

Dukungan dapat dalam dua bentuk : Aktif melalui kelas antenatal Pasif dengan memberikan kesempatan kepada klien yang mengalami masalah untuk berkonsultasi

Tenaga kesehatan harus mampu mengenali tentang keadaan yang ada disekitar ibu hamil atau pasca bersalin, yaitu: -Bapak -Kakak -Penunjang

PERSIAPAN MENJADI ORANG TUA


Kehamilan dan peran sebagai orang tua dapat dianggap sebagai masatransisi atau peralihan Terlihat adanya peralihan yang sangat besar akibat kelahiran dan peran yang baru, serta ketidak pastian yang terjadi sampai peran yang baru ini dapat disatukan dengan anggota keluarga yang baru

PERAN ORANG TUA: PROSES PELARILAH YANG BERKELANJUTAN

Peralihan menjadi orang tua merupakan suatu proses dan bukan suatu keadaan statis Berawal dari kehamilan dan merupakan kewajiban menjadi orang tua dimulai

PERAN ORANG TUA SEBAGAI KRISIS DIBANDINGKAN SEBAGAI MASA PERALIHAN

1.

2.

Perubahan ini dianggap suatu krisis apabila sangat hebat, sangat mengganggu dan merupakan perubahan negatif Perubahan kebiasaan yang mengganggu seperti: Perubahan kehidupan seksual Pola tidur, dll.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN TERHADAP


KEHADIRAN DARI BAYI BARU LAHIR ADALAH:

Temperamen Cara pasangan mengartikan stres dan bantuan Bagaimana mereka berkomunikasi dan mengubah peran sosial mereka

PERALIHAN MENJADI ORANG TUA

1.
2.

3.

Fase Penantian: Berkaitan dampaknya pada kehamilan Calon orang tua perlu menyelesaikan tugasnya untuk menjadi orang tua, misalnya:pembagian tugas dalam keluarga Pasangan dalam fase ini akan mengalami perasaan yang hebat, tantangan, dan tanggung jawab.

1.

2.

3.

Fase bulan madu Sangat berdampak pada masa puerpurium, perlu mendapat perhatian pada askebnya Bersifat psikis dan bukan merupakan saat damai dan gembura Hubungan antar pasangan memiliki peran penting dalam membina hubungan baru dengan bayi

4. Merupakan fase yang berat adaptasi dengan anggota baru