Anda di halaman 1dari 11

JOURNAL READING

Pertimbangan Anestesi Pada Pasien Diabetes Bagian II: Manajemen Intraoperatif dan Pasca Operasi pada Pasien Diabetes

Pendahuluan

Pengelolaan Intra Operatif Pasien Diabetes Sirkulasi Cerebral Pada Pasien Diabetes
Infeksi Perioperatif Pertimbangan Lain Kesimpulan

PENDAHULUAN

Kontrol Glukosa Perioperatif

Ketidakstabilan Hemodinamik

Pengelolaan Intra Operatif Pasien Diabetes

Kontrol Glukosa

Agen Neuromuskular

Praktik Protokol Kontrol Glukosa Perioperatif

Ketidakstabilan Hemodinamik
Denyut jantung dan tekanan darah menurun lebih drastis pada pasien DM 35% penderita DM memerlukan intraoperatif Burgos, et al vasopressor

Keyl, et al

Tidak adahubungan antara ketidakstabilan hemodinamik selama induksi anestesi dan tes fungsi otonom yang abnormal

Mekanisme ketidakstabilan hemodinamik


Refleks homeostatis kurang mampu mengimbangi efek induksi anestesi pada aliran balik vena, tonus vaskular, dan kontraktilitas miokard
Pasien dengan neuropati otonom kurang bisa mentoleransi terjadinya depresi nafas karena pemberian anestesi. Perubahan pada neuropati otonom mempengaruhi efek anestesi secara tidak langsung pada fungsi vaskuler dan miokard
Latson, et al

Cairan IV

Monitoring hemodinamik

Manajemen Ketidakstabilan Hemodinamik

Vasopressor

TEE

Pengontrolan Glukosa
Kontrol Glukosa Ketat Percobaan VISEP NICE-SUGAR
kelangsungan hidup terjadinya iskemik tingkat komplikasi

Tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok terapi insulin intensif dan konvensional

pengontrolan kadar glukosa darah yang ketat selama periode perioperatif mungkin tidak selalu bermanfaat

Infeksi Periope ratif

>> rentan status gizi yang buruk pra operasi obesitas immunodefisiensi
53 52

Pasien DM

Faktor komplikasi

Hiperglikemia

PMN

kemotaksis
54

Koreksi Insulin

kontrol glukosa dgn infus insulin


56 << kejadian infeksi luka di sternal pd operasi Jantung

Efek kombinasi insulin IV dan SC = insulin IV

57

tingkat fagositosis dan kemampuan membunuh bakteri

55

Terapi insulin agresif >> untung

Infeksi Perioperatif

PERTIMBANGAN LAIN (Metode pengukuran kadar glukosa darah)

Sampel
Vena atau arteri

Variabilitas pelaporan nilai glukosa darah variabel pada pasien metode pengujian

Hal lain

karakteristik uji, kinerja produk komersial, sumber sampel, dan matriks spesimen

KESIMPULAN
Perawatan

Pasien diabetes memerlukan perawatan perioperatif lebih sering. Penyakit jantung, neuropati otonom, kelainan sendi, dan imunodefisiensi Memperbaiki morbiditas dan mortalitas perioperatif

Faktor risiko

Kontrol glukosa darah ketat

Pemantauan konsentrasi Menghindari terjadinya hipoglikemia. glukosa darah