Supriyadi Dental Radiology Departement

PRINSIP DASAR PROTEKSI RADIASI
1. Prosedur kerja tindakan radiasi (SOP)

2. Tersedianya pedoman proteksi radiasi
3. Tersedianya perlengkapan proteksi radiasi yang memadai

4. Ada evaluasi terhadap efektifitas tindakan proteksi radiasi

DASAR PENGENDALIAN RADIASI
1. JARAK Cara ini palig efektif  intensitas radiasi = hukum kuadrat terbalik dengan jarak
2. WAKTU Waktu >>  efek radiasi >> 3. FILTER/PERISAI

PROTEKSI RADIASI UNTUK PERSONIL (DOKTER – PARAMEDIS)
1. Hindari bagian tubuh yang tidak terlindung
2. Pemakaian pelindung (apron, handschun dll) 3. Hindari sinar tembus (usahakan radiografi)

4. Dosimeter
5. Pemeriksaan pesawat sebelum dipakai (listrik, kebocoran, voltage dll)

6. Pemeriksaan rutin pesawat

PROTEKSI RADIASI UNTUK PASIEN
1. Hanya atas permintaan dokter
2. kV optimal 3. Focus Object Distance (FOD) optimal

4. Daerah penyinaran sekecil mungkin
5. Waktu (minimal) 6. Perlindungan alat kelamin 7. Hamil (sebaiknya setelah trimester I)

PROTEKSI RADIASI PADA DENTAL RADIOGRAPHY
PASIEN
• Baju pelindung • Indikasi yang selektif • Teknik yang benar→ tidak ada pengulangan • Interval paparan • film high speed, screen cassete (EO) • RA : tutup mata

OPERATOR:
• Baju Pelindung • Membelakangi sinar X • Menjaga jarak dengan sinar (>3 m) • Film badge dosimeter • Periksa darah • Bekerja dg rapi dan teknik yg benar

ORANG LAIN/ LINGKUNGAN
• Lokasi gedung • Terisolir • Kontrol alat periodik • Dinding berproteksi (ketebalan/lapis Pb) • Arah sinar hambur ke bumi/langit

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful