Anda di halaman 1dari 11

PERAN MIKROORGANISME DALAM KEHIDUPAN

Oleh Gregorius Dwi Hariyadi Teori 2

15092697A

Mikroorganisme merupakan jasad hidup yang mempunyai ukuran sangat kecil Setiap sel tunggal mikroorganisme memiliki kemampuan untuk melangsungkan aktivitas kehidupan antara lain dapat dapat mengalami pertumbuhan, menghasilkan energi dan bereproduksi dengan sendirinya dan juga memiliki fleksibilitas metabolisme yang tinggi. Mikroorganisme ini juga tidak memerlukan tembat yang besar, mudah ditumbuhkan dalam media buatan, dan tingkat pembiakannya relative cepat

Menurut Schlegel ( 1994) beberapa bukti mengenai peranan mikrobiologi dapat dikemukakan sebagai berikut: A. Proses klasik menggunakan
mikroorganisme. B. Produk Antibiotika C. Proses menggunakan mikroba D. Posisi monopoli dari mikroorganisme E. Teknik genetika modern

Beberapa peranan yang dimiliki oleh mikroorganisme antara lain sebagai berikut: A. Peranan yang Merugikan
1. Penyebab penyakit, baik pada manusia, hewan maupun tumbuhan (Strptococcus pneumoniae,Corynebacterium diphtheriae)

2. Penyebab kebusukan makanan (spoilage) 3. Penyebab keracunan makanan(Clostridium perfringens, C. Botulinum, Bacillus cereus, Vibrio parahaemolyticus) 4. Menimbulkan pencemaran (E. coli)

B. Peranan yang Menguntungkan


Bidang pertanian untuk peningkatan kesuburan tanah melalui fiksasi N2, siklus nutrien, dan peternakan hewan. dalam teknologi kompos bioaktif dan dalam hal penyediaan dan penyerapan unsur hara bagi tanaman(biofertilizer)

Gambar 1. Endomikoriza yang berperan melarutkan P

Gambar 2. Larva serangga yang mati diserang jamur biokontrol

Gambar 3. Bakteri yang unggul dalam melarutkan fosfat

Gambar 4. Jamur yang unggul dalam melarutkan fosfat

Bidang makanan dan industri


Produksi bahan kimia bernilai komersial Produksi makanan tambahan Produksi bahan kimia farmasi Produksi minuman alkohol Produksi mikroorganisme untuk digunakan sebagai insektisida (biosida) Penggunaanya dalam industri perminyakan dan pertambangan Produksi vaksin

C. Bidang kesehatan Menghasilkan antibiotika dan sebagai agen pembusuk di dalam saluran pencernaan alami, yang turut membantu mencerna makanan di dalam saluran pencernaan.
D. Bidang lingkungan dan energi
untuk bahan bakar hayati (metanol dan etanol), bioremediasi, dan pertambangan berperan dalam perputaran/siklus materi dan energi terutama dalam siklus biogeokimia berperan sebagai pengurai (dekomposer) sebagai indikator baik buruknya kualitas lingkungan, baik perairan ataupun terestrial

E. Bidang bioteknologi berperan sebagai vektor (plasmid) yang dapat memindahkan suatu gen dari kromosom oganisme ke gen organisme lainnya ( in-vivo & ex- vivo ) produksi insulin, tanaman transgenik serta antibodi monoklonal.

In-vivo dan Ex-vivo