Anda di halaman 1dari 23

BUDIDAYA TANAMAN SAYUR UMBIUMBIAN (WORTEL,KENTANG, DAN LOBAK)

KELOMPOK 3: Arisha Azima 1014121202 Desi Anggraeni 1014121209 Dian oktaviani 1014121211 Intan Zahara 1014121227 Yulinda Simatupang 1014121252

Sayuran merupakan sebutan umum bagi bahan pangan asal tumbuhan yang biasanya mengandung kadar air tinggi dan dikonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah secara minimal.

Wortel

Kentang

Lobak

WORTEL (Daucus carota)


Kerajaan Divisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Apiales : Apiaceae : Daucus : D. carota

BUDIDAYA

JARAK TANAM

PUPUK

HAMA DAN PENYAKIT


Manggot-manggot (Psila rosae) Pengendalian:Dicabut dan dibuang, Pencegahannya, saat tanaman wortel masih muda disiram dengan larutan Polydo120 g dicampur air sebanyak 100 liter. Semiaphis dauci Hama perusak ini adalah serangga berwarna abu-abu. Pengendalian: menyemprotkan Polydol 20 g dicampur air 100 liter. Atau dapat pula menggunakan Metasyttox 50 g dicampur air 100 liter.

PENYAKIT
Bercak daun Cercospora. Penyebab penyakit ini adalah jamur Cercospora carotae (Pass). Pengendalian:

Busuk hitam (hawar daun).Penyebab penyakit ini adalah jamur Alternaria dauci yang semula disebut Macrosporium carotae.

Pupuk
Jenis pupuk yang diberikan adalah campuran TSP 400 kg ( 200 kg P2 O5/ha) dengan KCl 150 kg ( 75 kg K2O/ha). Sebarkan pupuk tersebut secara merata, kemudian tutup dengan tanah tipis.

CIRI-CIRI PANEN
1. Tanaman wortel yang telah berumur 3 bulan sejak sebar benih atau tergantung varietasnya. 2. Ukuran umbi telah maksimal dan tidak terlalu tua

Ciri-ciri wortel bila dipanen umur muda atau "Baby Carrot" sebagai berikut: 1. umur panen sekitar 50-60 hari setelah tanam. 2. ukuran umbi sebesar ibu jari tangan, panjangnya antara 6-10 cm dan diameternya sekitar 1-2 cm.

Pengemasan/ Grading/ Pengangkutan/ Niaga

a) Ikat umbi wortel menjadi ikatan-ikatan tertentu sehingga praktis dalam pengangkutan dan penyimpanannya. b) Potong sebagian tangkai daun untuk disisakan sekitar 15-20 cm. c) Angkut hasil wortel ke pasar dengan menggunakan alat angkut yang tersedia di daerah setempat.
Khusus untuk sasaran pasar Swalayan di kota-kota besar, umbi wortel biasanya dikemas dalam kantong plastik atau kontainer polietilin bening.

KENTANG

Kerajaan Divisi Kelas Subkelas Ordo Famili Genus Spesies

: Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Asteridae : Solanales : Solanaceae : Solanum : S. tuberosum

JARAK TANAM
Jarak tanaman tergantung varietas, 80 cm x 40 cm atau 70 x 30 cm.

BUDIDAYA

1. Pemupukan Dasar a. Pupuk anorganik berupa urea (200 kg/ha), SP 36 (200 kg/ha), dan KCl (75 kg/ha). 2. Pemupukan Susulan a. Pupuk Makro: Urea/ZA: 21 hari setelah tanam (hst) 300 kg/ha dan 45 hst 150 kg/ha. SP-36: 21 hst 250 kg/ha. KCl: 21 hst 150 kg/ha dan 45 hst 75 kg/ha. Pupuk makro diberikan jarak 10 cm dari batang tanaman.

Hama Ulat grayak (Spodoptera litura) Gejala: ulat menyerang daun hingga habis daunnya. Kutu daun (Aphis Sp) Gejala: kutu daun menghisap cairan dan menginfeksi tanaman, juga dapat menularkan virus.

Orong-orong (Gryllotalpa Sp) Gejala: menyerang umbi di kebun, akar, tunas muda dan tanaman muda. Hama penggerek umbi (Phtorimae poerculella Zael) Gejala: daun berwarna merah tua dan terlihat jalinan seperti benang berwarna kelabu yang merupakan materi pembungkus ulat. Hama trip ( Thrips tabaci ) Gejala: pada daun terdapat bercak-bercak berwarna putih, berubah menjadi abu-abu perak dan mengering.

Penyakit Penyakit busuk daun Penyebab: jamur Phytopthora infestans.

Penyakit layu bakteri Penyebab: bakteri Pseudomonas solanacearum.

Penyakit busuk umbi Penyebab: jamur Colleotrichum coccodes.

Penyakit fusarium Penyebab: jamur Fusarium sp

Penyakit bercak kering (Early Blight) Penyebab: jamur Alternaria solani.

Penyakit karena virus (1) Potato Leaf Roll Virus (PLRV) ; (2) Potato Virus X (PVX) ; (3) Potato Virus Y (PVY) ; (4) Potato Virus A (PVA) (5) Potato Virus M (PVM) (6) Potato Virus S (PVS)

Umur panen pada tanaman kentang berkisar antara 90-180 hari, tergantung varietas tanaman

Secara fisik tanaman kentang sudah dapat dipanen apabila daunnya telah berwarna kekuning-kuningan dan mengering

tanaman yang siap panen kulit umbi akan lekat sekali dengan daging umbi, kulit tidak cepat mengelupas bila digosok dengan jari.

Lobak
Klasifikasi lobak:

Pupuk
untuk tanaman seluas 1 ha diperlukan 112 kg pupuk urea dan 250 kg TSP dan 90 kg KCl. 2 minggu setelah tanam diberikan Urea 112 kg dan KCl 90 Kg, pupuk sebaiknya diberikan pada waktu tanah didangir.

Penyakit
kutu-kutu daun . Pengendalian: hama ini dapat diberantas dengan semprotan insektisida, seperti Kelthin 0,2% atau Decis 2,5 EC 0,2-0,3%.

Ciri Panen
Tanaman lobak dipanen setelah umbinya mencapai ukuran optimal untuk konsumsi. Lobak jenis lokal dapat dipanen setelah tanaman berumur sekitar dua bulan sejak tanam.

Ciri Panen
Pemanenan lobak dilakukan dengan cara mencabut seluruh tanaman dan dalam tanah. Umbi lobak yang telah dicabut kemudian dibersihkan dari tanah atau akar-akar yang melekat pada umbi, dicuci dengan air bersih yang mengalir dan langsung ditiriskan. Pencucian dilakukan untuk membuang kotoran atau tanah yang melekat pada umbi, sehingga lobak menjadi tampak putih bersih. Selain itu, pencucian juga bertujuan untuk menurunkan suhu (precooling), sehingga dapat memperpanjang kesegarannya