Anda di halaman 1dari 20

Memahami dan menerapkan metode desain dengan pendekatan

FUTURISTIK kedalam konsep desain eksperimental


Disusun oleh :

Puput Pujawati A Ristiani Hotimah


Seminar Perancangan Arsitektur, 2012 Universitas Pendidikan Indonesia

Apa itu Futuristik ?


mengarah atau menuju masa depan lambang perubahan, dinamis, menembus ruang tidak nampak

Arsitektur Futuristik
citra yang mengesankan bahwa bagunan itu berorientasi ke masa depan / citra bahwa bangunan itu selalu mengikuti perkembangan jaman yang ditunjukkan melalui ekspresi bangunan. Tema yang diambil oleh style Arsitektur ini biasanya seputar teknologi, isu-isu kekerasan, politik, keadaan dunia saat ini, hingga harapan di masa yang akan datang.

Bangunan yang Futuristik


mengandung nilai-nilai dinamis, estetis dan inovatif terutama dari segi teknologi yang dipakai (dinamis, canggih dan ramah lingkungan) dengan mengadopsi bentuk-bentuk bebas yang tidak terikat oleh bentuk-bentuk tertentu.

pedoman dalam perencanaan berdasarkan ungkapan futuristik


Mempunyai konsep masa depan terutama sesuai dengan paradigma perkembangan arsitektur. Bentuk yang didapat bukan bentuk-bentuk tertentu saja, tetapi bentuk bebas yang dekonstruksi. Memanfaatkan kemajuan di era teknologi melalui struktur dan konstruksi menggunakan strutur yang dekonstruksi. Memakai bahan-bahan pre-fabrikasi dan bahan-bahan baru, seperti kaca baja aluminium, dll Memunculkan bentuk-bentuk baru dari arsitektur yang analog dengan musim, maksudnya adalah bentuk yang tidak bisa diduga sebelumnya, dinamis sebagai konsekuensi dari perubahan.

Sejarah
Arsitektur futuristik mulai muncul pada awal abad 20 ditandai dengan karakter bangunan yang : anti-historis (anti style arsitektur pendahulunya lama) menolak paham form follow function Menolak penggunaan komposisi garis horizontal panjang yang menunjukkan kecepatan, pergerakan.

Sejarah
Gerakan arsitektur futuristic diprakarsai oleh Filippo Tommaso Marinetti, dimana dia yang pertama mengumandangkan gerakan arsitektur futuristic (Manifesto of Futurism) pada tahun 1909. Foto Dia adalah seorang penyair yang bekerja pada tokoh arsitektur terkemuka seperti arsitek Antonio Sant'Elia. Foto Setelah itu Antonio SantElia menandatangani Manifesto of Futurist Architecture pada tahun 1914. Inilah petikan dari Manifesto of Futurist Architecture
This is the supreme imbecility of modern architecture, perpetuated by the venal complicity of the academies, the internment camps of the intelligentsia, where the young are forced into the onanistic recopying of classical models instead of throwing their minds open in the search for new frontiers and in the solution of the new and pressing problem: the Futurist house and city. The house and the city that are ours both spiritually and materially, in which our tumult can rage without seeming a grotesque anachronism. Antonio SantElia,1914.

Sejarah
Dalam Manifesto of Futurist Architecture, Antonio berdeklarasi bahwa : 1. Semua pseudo-arsitektur avant-garde, Austria, Hungaria, Jerman dan Amerika; 2. Semua arsitektur klasik, khusyuk, tangan bersambung, scenographic, dekoratif, monumental, cantik dan menyenangkan; 3. Pengawetan, rekonstruksi dan reproduksi monumen kuno dan istana; 4. Tegak lurus dan horisontal garis, bentuk kubus dan piramida yang statis, khusyuk, agresif dan benar-benar dikeluarkan dari benar-benar baru sensibilitas; 5. Penggunaan besar, tebal, tahan lama, bahan kuno dan mahal.
Saya MEMERANGI dan meremehkan:

Sejarah
Serta menyatakan :
1. Bahwa arsitektur Futurist adalah arsitektur perhitungan, dari audacious keberanian dan kesederhanaan, arsitektur beton bertulang, dari baja, kaca, kardus, serat tekstil, dan dari semua pengganti kayu, batu dan batu bata yang memungkinkan kita untuk memperoleh elastisitas maksimum dan ringan; 2. Bahwa arsitektur Futurist bukan karena ini kombinasi kering kepraktisan dan kegunaan sintesis, namun tetap seni dan ekspresi; 3. Bahwa garis miring dan eliptik (lengkung) yang dinamis, memiliki kekuatan emosi seribu kali lebih kuat dari garis tegak dan horizontals, dan bahwa tidak ada arsitektur, terpisahkan dinamis dapat ada yang tidak termasuk tersebut; 4. Dekorasi sebagai unsur ditumpangkan pada arsitektur tidak masuk akal, dan bahwa nilai dekoratif arsitektur Futurist tergantung semata-mata pada penggunaan dan pengaturan asli atau mentah atau keras berwarna bahan; 5. Bahwa sama seperti dahulu menarik inspirasi untuk seni mereka dari unsur-unsur alam, material dan spiritual buatan-harus menemukan bahwa inspirasi dalam unsur-unsur dunia mekanik benar-benar baru yang kita miliki diciptakan, dan arsitektur yang harus menjadi ekspresi yang paling indah, sintesis yang paling lengkap, integrasi yang paling manjur; 6. Bahwa arsitektur sebagai seni bentuk mengatur sesuai dengan pra- kriteria yang telah ditetapkan selesai; 7. Bahwa oleh arsitektur istilah berarti upaya untuk menyelaraskan lingkungan dengan Manusia dengan kebebasan dan keberanian yang besar, yaitu mengubah dunia menjadi hal proyeksi langsung dari dunia yang Semangat; 8. Dari arsitektur dipahami dengan cara ini tidak ada kebiasaan formal atau linier dapat tumbuh, karena karakteristik mendasar dari arsitektur Futurist akan ketidakkekalan dan kefanaan. Hal akan bertahan kurang dari kita. Setiap generasi harus membangun kota sendiri. Ini pembaharuan konstan lingkungan arsitektonis akan memberikan kontribusi pada kemenangan Futurisme yang telah ditegaskan oleh Words-in-Freedom, Plastic Dinamism, Musik tanpa quadrature dan Seni suara, dan yang kami perang tanpa tangguh melawan pengecut tradisionalis.

Sejarah
La Citt Nuova (Kota Baru) (1.912-1.914)

Proyek ini tidak pernah dibangun dan Sant'Elia tewas dalam Perang Dunia Pertama

Arsitek-Arsitek lain yang mengusung Arsitektur Futuristik

Santiago Calatrava, Zaha Hadid, John Lautner, Cesar Peli, Frank O Gehry, Norman Foster, dll

Magic Mountains Green Central Business District

Ermitage House

Boutique Space Hotels

Lilypad Floating Ecopolis

Green San Francisco Transbay Terminal

Arsitek
Pelli Clarke Pelli Architects (PCPA)

Fred W. Clarke

Cesar Pelli

Rafael Pelli