Anda di halaman 1dari 26

Hendik

pratama Dimas f.r Syahrial.p

Pendahuluan Menghadapi kondisi persaingan yang makin kompentatif, lingkungan bisnis yang tidak dapat diprediksi, dan permintaan konsumen yang sangat kompetatif, menuntut perusahaan untuk mencari solusi baru dalam memformulasikan strategi perusahaan demi mempertahankan kelangsungan hidup dan daya saing perusahaan.

Secara singkat konsep Inovasi ini dapat didefinisikan sebagai perubahan yang di lakukan dalam organisasi yang di dalamnya mencakup kreatifitas dalam menciptakan produk baru, jasa, ide atau proses baru.

1.

2.

3.

4.

Orientasi kepemimpinan menunjukan posisi perusahaan dalam pasar apakah perusahaan sebagai first-to-the-market. Tipe inovasi mewakili inovasi manufaktur yaitu proses yang dilakukan dan yang dihasilkan perusahaan.S Sumber inovasi yang menjelaskan pelaksanaan aktivitas inovasi yang berasal dari internet perusahaan. Tingkat investasi mencakup dalam investasi keuangan, maupun investasi SDM.

A.

Inovasi Radikal dan Inovasi Incremental Secara umum konsep inovasi dan pengembangan produk baru sering kali dianggap sama meskipun pada dasarnya kedua konsep tersebut berbeda. Konsep inovasi itu sendiri jauh lebih luas cakupannya dibandingkan dengan konsep pengembangan produk baru.

Inovasi radical adalah pengembangan lini produk baru berdasarkan ide atau teknologi baru yang memerlukan kompetisi eksploitasi. Inovasi incremental adalah perluasan lini produk atau penambahan modifikasi dari produk yang telah ada.

B. Inovasi dan Keungulan Kompetitif Sejarah lahirnya inovasi tidak dapat terlepas dari ide Peter F. Drucker pada tahun 1954. bahwasannya perubahan lingkungan yang dihadapi perusahaan memberikan kesempatan untuk melahirkan sesuatu yang baru dan berbeda melalui inovasi sistematik yang memerlukan perubahan secara terorganisir utuk menciptakan inovasi baik itu ekonomi maupun sosial.

C. Implemetasi Strtegi di Indonesia Keterbatasan modal, penguasaan teknologi, SDM yang terbatas menjadi faktor-fsktor yang menyebabkan perusahaan-perusahaan di Indonesia kurang berani berinovasi baik dalam hal teknologi maupun produk. Untuk mencapai kesuksesan implementasi strategi inovasi di Indonesia tidak ada salahnya jika kita belajar dari pengalaman perusahaan asing yang ada di Indonesia yang telah sukses dalam inovasi produk.

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Kompetensi menejerial Komitmen pimpinan dan partisipasi karyawan Kompetensi SDM Kepemilikan fasilitas R&D Jaringan sistem informasi Timing inovasi

Kesuksesan implementasi strategi inovasi produk membutuhkan penyesuaian antara proses dan lingkungan yang mendukung inovasi produk. Inovasi produk baru memerlukan ketepatan waktu dan kecepatan agar dapat menjadi produk yang sukses dipasar.

Pendahuluan Untuk menghadapi persaingan lingkungan bisnis modern yang dinamis dan sulit diprediksi, keungulan kompetitif menjadi tujuan utama yang hendakdicapai oleh semua perusahaan. Munculnya persaingan dalam bisnis modern telah menimbulkan banyak perubahan pada berbagai aspek kehidupan guna memenangkan persaingan yang ada dan mampu bertahan hidup dalam lingkungan yang sangat kompetitif.

SDM yang memiliki keahlian, pengetahuan, dan kemampuan yang tinggi menjadi tuntutan utama dalam era globalisasi. Kondisi persaingan bisnis yang ditandai dengan dinamika pasar yang makin kompleks dan cepat berubah mengakibatkan sulitnya percapaian tujuan dan sasaran perusahaan.

Kopetensi inti memiliki makna kemampuan suatu organisasi atau perusahaan untuk memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang telah di tentukan. Kapabilitas dan kopetensi perusahaan bersumber pada kapabilitas dan kopetensi baik individulmaupun organisasi. Efektivitas kopetensi didasarkan pada kapabilitas individual yang mempengaruhi kapabilitas perusahaan secara keseluruan.

Perkembangan teknologi dan komunikasi yang semakin pesat, konsumen makin bertindak rasional dan kritis dalam menuntut produk dengan kualitas tinggi dalam mencapai kesuksesan dalam berbisnis. Sebaliknya, dalam persaingan bisnis modern, perusahaan menghadapi kondisi permintaan konsumen yang memiliki kualitas tinggi dan sensitivitas permintaan yang tinggi.

Dalam mencapai sasaran produk bagi konsumen dengan peran penting dalam merespon kebutuhan dan keinginan konsumen. Untuk dapat memenuhi tuntutan pasar global melalui pengembangan produk, perlu ditetapkan kesamaan visi dan misi dalam setiap organisasi.

Untuk menjadi perusahaan yang unggul dalam persaingan berbasis waktu perusahaan harus menyadari pentingnya pengembangan produk penurunan waktu siklus untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen. Dalam pelaksanaan pengembangan produk, kerja sama sangat diperlukan dalam mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan pengembangan produk sehingga strategi dapat diimplementasikan dengan tepat.

Pendahuluan Menghadapi kondisi persaingan yang makin tidak dapat diprediksi diperlukan perencanaan bisnis yang tepat melalui proses transformasi bisnis dari simulasi model sistem pengambilan keputusan bisnis dengan pendapatan dan pembagian keuntungan.

Konsep kalaborasi dalam suatu jejaring bisnis menjadi suatu isu yang menarik dalam kondisi persaingan yang semakin kompetitif. Konsep tersebut menekankan pada integrasi aliran informasi maupun material melalui jejaring bisnis untuk mendukung proses inovasi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.

Konsep Penciptaan Nilai dalam Jejaring Bisnis


Perekonomian global dalam era globalisasi telah mengubah peran perusahaan manufaktur tidak hanya memasok produk pada pasar domestik, tetapi juga pasar internasional melalui ekspor. Jejaring bisnis merupakan mekanisme koerdinasi untuk para pemasok dan perusahaan dalam suatu penciptaan nilai ejaring bisnis.

o Model

Penciptaan Nilai dan Jejaring

Bisnis
HUBUNGAN

KAPABILTAS INTI

NILAI PELANGGAN SUPERIOR

Salah satu kunci sukses perusahaan dalam persaingan bisnis adalah memiliki dan mempertahankan keungulan kompetititf yang terletek pada kemampuan perusahaan untuk membedakan dirinya dengan pesaingnya dan kemampuan untuk melakukan produksi dengan biaya yang lebih rendah.

Keungulan kompetitif dapat dicapai saat perusahaan mencapai produktivitas tinggi yaitu jika perusahaan melakukan produksi dengan produksi lebih tinggi sehingga biaya per satuan makin kecil karna biaya biaya tetap makin kecil jika dibagi dengan volume produksi makin besar, sedangkan biaya variabel tetap, seghingga biaya total makin kecil. Beberapa aktivitas yang dapat mendukung pencapaian produktivitas tinggi adalah mengurangi persedian sampai pada tingkat yang direncanakan, sehingga perusahaan tersebut dapat menggunakan kapasitas yang ada semakin besar.