Anda di halaman 1dari 74

Inovasi Teknologi Pembangunan Perumahan dan Permukiman untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Dr. Anita Firmanti

Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman (Research Institute for Human Settlements) http://www.puskim.pu.go.id

PENDAHULUAN

Definisi
Inovasi Adalah suatu cara baru untuk melakukan sesuatu. Perubahan yang terjadi dapat secara perlahan, radikal dan revolusioner dalam hal pemikiran, produk, proses atau organisasi. Invensi : suatu kejadian pertama adanya suatu pemikiran produk atau proses baru. Inovasi : suatu pencapaian pertama untuk membawa hal baru ke dalam praktek pelaksanaan. Tujuan Inovasi Mencapai suatu perubahan yang positif untuk membuat seseorang atau sesuatu menjadi lebih baik. Inovasi yang mengutamakan peningkatan produktifitas adalah suatu sumber dasar utama dalam meningkatkan kesejahteraan dalam perekonomian. (Wikipedia, 2009)

Beberapa permasalahan dalam pembangunan perumahan


1. Sistem penyediaan rumah: - Pertumbuhan penduduk perkotaan 4,2 % - Kebutuhan rumah 800.000 unit/tahun ++ backlock; - Keterbatasan lahan untuk perumahan; - Aksesibilitas MBR terhadap sistem pembiayaan perumahan; - Ketidaksinkronan peraturan dan perundangan; 2. Kualitas lingkungan permukiman: - Kekumuhan (+ 54.000 Ha dalam 10.000 lokasi) ; - Aksesibilitas terhadap prasarana dan sarana permukiman (air minum, sanitasi, fasos) dikaitkan dengan target MDGs; - Pencemaran lingkungan; - Degradasi lingkungan akibat pembangunan yang tidak sesuai daya dukung lahan. 3. Kualitas bangunan: - Kelayakan standar kebutuhan ruang minimal; - Kualitas pekerjaan konstruksi yang tidak memenuhi standar keselamatan bangunan (terhadap gempa dan kebakaran).

PEMBAHASAN
INOVASI pada :
I. Rumah Sederhana II. Rumah Susun III. Sarana & Prasarana

Rumah Sederhana

Fokus
1. Pemanfaatan bahan baku lokal termasuk limbah; 2. Bahan bangunan yang dapat diproduksi oleh UKM; 3. Menggunakan sistem struktur yang sederhana dan prefabrikasi; 4. Mendapatkan teknologi konstruksi bangunan yang memenuhi syarat dengan harga terjangkau

Sederhana Sehat
Fenomena kehidupan saat ini, serba instan, cepat (cepat saji, cepat jadi), praktis, namun berkualitas, karakteristik Instan pada RISHA meliputi :
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Fast Construction house : cepat pasang, cepat bongkar Efisien : multi fungsi, bahan umum, ukuran modul Terjangkau : lebih murah, membangun bertahap Berkualitas : kokoh, aman, nyaman Praktis : bisa bangun dan bongkar sendiri, bisa dipindah, Fleksibel : disain bebas, bahan lokal Aman, Nyaman : telah diuji di lab. Gempa

BEBERAPA KELEBIHAN
1. Komponen-komponen RISHA memiliki bobot relatif ringan, kurang dari 50 kg 2. Jumlah komponen terbatas, hanya tiga macam untuk masingmasing bagian (struktur, arsitektur, dsb) 3. Multi fungsi pada setiap komponennya 4. Tidak memerlukan alat bantu khusus 5. Tidak memerlukan keahlian khusus 6. Mudah dibuat dimana pun

Membangun secara bertahap

Pekerjaan Pondasi

Kehandalan Bangunan
1. Uji komponen bangunan 2. Uji elemen bangunan 3. Uji bangunan skala penuh

RISHA dapat dipindahkan


Tarkim Jabar Bandung

Cileunyi Puskim

Bongkar

Menpera Center Banda Aceh

Banda Aceh
2 lt bangun ulang

Panel partsisi Risha dapat memanfaatkan potensi lokal

Interior pandangan pada salah satu sudut Risha

Risha
Pandangan interior ke luar, dengan sentuhan minimalis Risha tetap elegan

Kamar mandi fiber cepat, murah dan berkualitas, memberikan kesempatan lapangan pekerjaan baru Komponen Risha dapat dimanfaatkan untuk pagar

Penerapan

Risha

1. Rumah tidak pangung 2. Rumah panggung 80 cm 3. Rumah panggung 1.20 m

25

1
TAMPAK MUKA
skala 1 : 100

POTONGAN 2 - 2
skala 1 : 100

20

TAMPAK MUKA
skala 1 : 100

2
TAMPAK SAMPING KANAN
skala 1 : 100

25 15

TAMPAK SAMPING KIRI


skala 1 : 100

TAMPAK SAMPING KANAN


skala 1 : 100

20 10

POTONGAN 1 - 1
skala 1 : 100
0.30 1.20 3.00 1.20 0.30

3
PENGESAHAN

TAMPAK SAMPING KIRI


skala 1 :

TAMPAK SAMPING KANAN


skala 1 : 100

100

155

TAMPAK MUKA
DENAH
skala 1 : 100

skala

100
PROYEK

DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KIMPRAS PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERMUKI

Jalan Panyawungan Cileunyi Wetan Kab. Bandung 40393 Tlp. +62.22.7798393 Fax. +62.22.779

POTONGAN 1 - 1
0.30 1.20 3.00 1.20 0.30

DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH PENGEMBANGAN RUMAH INSTAN SEDERHANA SEH BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KIMPRASWIL NO. LEM ARIEF Sabaruddin Dadang Sobana PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERMUKIMAN PENGESAHAN
ARSITEK PIMPRO TANGGAL

skala

100
PROYEK

Jalan Panyawungan Cileunyi Wetan Kab. Bandung 40393 Tlp. +62.22.7798393 Fax. +62.22.7798392 BUD, YUR PTS, SDK, SWD
STRUKTUR DIPERIKSA II ARS, NPS, CB, JFS, BUD, YUR DIGAMBAR

ASS. ARSITEK

DIPERIKSA I

Kepala

SKALA

NO. GAMBAR

Nana Puja S, CB, JR


MEKANIKAL ELEKTRIKAL

PENGEMBANGAN RUMAH INSTAN SEDERHANA SEHAT


ELS, Edi, AGS ARS, YUR, GIN
FILE :

Ir. Nana Terangna Ginting, Dipl.EST

AR - 05
35

DENAH
skala 1 : 100

ARSITEK

PIMPRO

TANGGAL

NO. LEMBAR

0 10

10

15

ARIEF Sabaruddin 20
ASS. ARSITEK

Dadang Sobana
DIPERIKSA I

25
Kepala SKALA

30
NO. GAMBAR

BUD, YUR
STRUKTUR

PTS, SDK, SWD


DIPERIKSA II ARS, NPS, CB, JFS, BUD, YUR DIGAMBAR

Nana Puja S, CB, JR


MEKANIKAL ELEKTRIKAL

ELS, Edi, AGS


FILE :

ARS, YUR, GIN

Ir. Nana Terangna Ginting, Dipl.EST

AR - 05

Rumah Sederhana
New RISHA (Rumah Instant Sederhana Sehat)
Konsep : - Sistem penulangan lebih sederhana - Pengurangan konsumsi baja 15% - Konsumsi bahan bangunan secara keseluruhan turun 30% - Pengurangan berat bangunan ( dari 50 kg menjadi 47kg) - Alternatif tampilan lebih variatif - Waktu pembangunan lebih cepat - Mudah dikerjakan Progres : Sosialisasi ke masyarakat Penerapan : - Penanggulangan paska bencana di NAD, Nias, Jabar dan Yogyakarta - Penyediaan rumah dan sarana umum oleh developer dan swadaya masyarakat di Sulsel, NTB, NTT, Sulut, Sumsel, DKI dan Jabar Risha lama Risha baru

-Bobot total 50 kg -Tulangan rumit -Tampilan standar

- Bobot total 47 kg - Tulangan lebih sederhana - Tampilan lebih variatif

Rumah Sederhana Teknologi sistem struktur kayu olahan LVL (KALPIS)


Keunggulan : Bahan dasar produksi hutan tanaman yang ramah lingkungan Bahan kayu jadi lebih presisi ukuran dan bentuknya Penampilan yang menarik secara estetika Memenuhi persyaratan kekuatan secara struktural Memenuhi persyaratan keawetan karena dapat diberikan perlakuan teknis dan kimiawi

LVL di Jogja LVL di SumBar

KOLOM DAN BALOK


- Kalpis untuk kolom dan balok dapat dibentuk di workshop terutama untuk sambungansambungan; -Penyambungan dan ereksi dapat dilakukan dengan cepat secara manual; -Bila kalpis sudah diserut, dibentuk dan siap dirangkai maka pemasangan untuk rangka kolom dan balok serta kusen untuk rumah tipe 36 dapat dilakukan 2 (dua) hari.

ATAP
Kuda-kuda untuk rangka atap dapat dibentuk di workshop atau dirangkai di lokasi; Gording, reng dan usuk dapat dibuat dan dipersiapkan di workshop dan tinggal dipasang; Penutup atap yang digunakan dapat berupa genteng, seng atau fiber-semen.

DINDING
Rangka panel dapat dibuat prefabricated; Menggunakan bahan penutup papan semen partikel bambu atau kayu atau mortar dengan penguat bambu; Dapat menggunakan satu muka atau dua muka;

PLAFOND
Rangka menggunakan kalpis ukuran 4,5 cm x 4,5 cm atau kayu dengan ukuran yang lebih besar; Penutup plafond dapat berupa GRC, papan seratsemen, plywood atau panel lainnya.

RUMAH SIAP HUNI

Rumah Sederhana

Bahan Bangunan dari Limbah Organik / Agro


Jenis Limbah Potongan Kayu
Serabut Kelapa Sawit Ampas Tebu Sekam Padi

Perekat Organik
UF PF MF Iso-cyanate Semen

Produk

Papan Partikel
Papan Yutik Panel berongga Papan wol kayu Papan serat semen

dinding
ceyling lantai

Rumah Sederhana

Bahan Bangunan dari Limbah Industri


Jenis Limbah
Abu Batu Bara Drilling Cutting Limbah Tailing emas Terak baja & timah RCC Red Mud

Perekat

Semen

Produk
Panel Beton Interlock Blok Genting beton Paving block Bata Beton Pejal Bata Beton Berlubang

Rumah Sederhana LUSI ( Lumpur Sidoarjo )


Jenis Limbah
Lumpur Sidoarjo

Perekat Semen portland

Produk
Conblock Paving block Genteng semen

Dengan pembakaran

Agregat buatan Genteng keramik Batu Bata

Rumah Sederhana

Bambu
Jenis Limbah
Batang bambu Belah Bambu Serat/pelupuh Sayatan Zephyr

Perekat
Organik UF PF MF, Koyobond, dll Semen

Produk
Bambu Struktur Batang/Balok Busaron Panel bambu semen Bambu plaster

Rumah Sederhana

Daur Ulang Reruntuhan Bangunan


Kayu,bambu : 18 % Beton : 22 % : 60 % Tembok,lantai,gent : 18 %

1 bangunan rumah tembok 15,00 M3 reruntuhan

Rumah Sederhana Daur Ulang Reruntuhan Bangunan


AGREGAT KASAR

Beton
AGREGAT HALUS

DIPASANG LAGI

Tembok Lantai,genteng

AGREGAT HALUS BATA CETAK

Kayu bambu

DIPASANG LAGI PANEL DINDING

Rumah Sederhana PROSES DAUR ULANG


DIPILAH REUSED

DIGILING
DICACAH DIGUNAKAN LANGSUNG DICETAK DIPASANG

GED / RMH PAGAR LAIN-LAIN

Rumah Sederhana

Bata interlocking
Kentungan :

Konsep :

Pemasangan sambungan komponen dinding dan rangka strukturnya tidak menggunakan mortar Perkuatan antara komponen komponen adalah mur baut dan batang besi yang dilengkapi dengan baut.

Pabrikasi, ukuran serta kualitas produksi komponen terkontrol tidak memerlukan lahan luas untuk penyimpanan bahan pelaksanaan pembangunan cepat karena menggunakan sistem interlocking block dengan penguat pasak. knock down, mudah dipindahkan

Rumah Susun

Fokus
1. Pengembangan sistem pracetak kolom balok atau dinding geser; 2. Efisiensi biaya pembangunan (konstruksi) 3. Sistem struktur tahan gempa; 4. Bahan pengisi ringan untuk mengurangi berat bangunan.

Rumah Susun
Sistem Struktur Pracetak C-Plus
Konsep: Sistem struktur pracetak dengan kolom berbentuk Plus dimana sambungan balok kolomnya menggunakan kombinasi sambungan mekanis berupa pelat baja dengan mur dan baut serta grouting dengan semen non shrinkage Keunggulan : Biaya lebih murah (Biaya struktur 800rb/m2 dan biaya keseluruhan 1,8jt/m2) Mutu lebih terjamin, telah diuji coba di lab struktur dan mempunyai keandalan terhadap beban gempa Waktu pekerjaan yang lebih singkat Bentuk simetris sehingga kapasitas kolom sama pada kedua arah Optimalisasi ruang Penerapan: Sistem struktur pracetak telah diaplikasikan pada Rumah Susun Cigugur Tengah Kota Cimahi sebanyak 2 Blok (5 lantai)

Rumah Susun

Sistem Struktur Pracetak C-Plus


Spesifikasi Teknis Komponen : fc = 35 MPa atau lebih besar Sambungan: fc = 40 MPa atau lebih besar (grouting beton tidak susut)

Tulangan 13 : fy = 390 MPa (ulir) Tulangan < 13 : fy = 240 MPa (polos)

Sambungan Baut

: BJ-37 : ASTM A 325 (fy = 825 MPa)

Rumah Susun

Sistem Struktur Pracetak C-Plus


Mekanisme Sambungan

Ts

Fs = As fy

fb = 0,85 fc Fb = 0,85 fc Ap

Sambungan khusus menggunakan kombinasi sambungan mekanis (pelat baja, besi dan mur) dan sambungan basah Semen tidak susut (grouting)

Rumah Susun
Sistem struktur N-panel sistem
Konsep: Terdiri dari 4 panel dinding berbentuk n disambungkan dengan sistem kombinasi sambungan basah (wet joint) dan sambungan kering (dry joint) Lantainya dari panel semi pracetak Keunggulan: - Daktilitas struktur baik (=5.3) termasuk pada kategori daktilitas penuh - Waktu pelaksanaan konstruksi lebih cepat karena sistem penyambungan komponen sederhana - Biaya total bangunan dapat diredusir karena waktu pelaksanaan yang cepat Penerapan : Sistem ini akan diujicobakan pada bangunan 2 lantai di Balai Sungai Puslitbang Sumber Daya Air Kota Solo pada tahun 2009

3.6m

3.6m 3.6m Rancangan

model uji 6.0m

Rencana mockup bangunan pracetak n-panel system berlokasi di Solo

Rumah Susun

Beton Ringan
Jenis Limbah
Abu batu bara/FA RCC Pasir silika Foam agent

Perekat

Produk

Semen portland

Bata beton ringan

Sarana & Prasarana Permukiman

Fokus
1. Pengembangan sistem penyediaan sarana & prasarana ramah lingkungan; 2. Sarana & prasarana dengan harga terjangkau; 3. Dapat diaplikasikan oleh tenaga dengan pendidikan menengah ke bawah; 4. Dapat diterapkan secara individual maupun komunal.

Perancangan

Kawasan

Penataan kawasan kumuh melalui Konsolidasi Lahan (Kasus Cigugur Tengah Kota Cimahi)
Konsep : Penataan kawasan kumuh melalui penyediaan lahan berbasis keswadayaan masyarakat Lahan : 80 % hak milik , kepadatan 564 jiwa/Ha Proses : - Penyediaan rumah singgah - Pemetaan potensi dan masalah melalui SKS - Perencanan dan perancangan melalui FGD dengan tokoh masyarakat Disain : Pemanfaatan kawasan melaui penyediaan Maisonet Rusun (Tipe M-2KT dan M-3KT) Progres : Partisipasi masyarakat dalam perancangan dan mekanisme pelaksanaan Rusun Singgah Rusun rencana Maisonet Block plan Site plan

Perancangan

Kawasan

Perencanaan kawasan Permukiman Perkotaan Rendah Emisi C02


Lokasi Kasus: kawasan perumahan Sarijadi Bandung Kawasan perumahan Gunung - Cirebon Konsep : Rancangan kawasan permukiman dengan mengoptimalkan lahan untuk ruang terbuka hijau dan penggunaan bahan bangunan rendah emisi C02
Penerapan di Bandung

Produk : Konsep alternatif rancangan kawasan perumahan perkotaan rendah emisi C02 melalui: - Peningkatan luas daerah hijau dalam bentuk ruang terbuka hijau ( roof garden dan green wall ) -Bentuk rancang bangunan dengan memanfatkan penerangan dan penghawaan alami -Penggunaan bahan bangunan rendah emisi C02

Penerapan di Cirebon

Hijau dengan Pot Hijau pada dinding

Perancangan

Kawasan

Pengembangan Konsep Eco-settlements pada Kawasan Hulu Sungai


Konsep : Penataan kawasan permukiman di hulu sungai untuk mengurangi beban pencemaran terhadap badan sungai dengan konsep Q = 0 Lokasi Proses : Kampung Muara, Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut : - Penentuan lokasi (pengukuran tingkat pencemaran ) - Penataan kawasan - Perbaikan lingkungan : Rumah Sanitasi Air limbah Ruang terbuka hijau : DED dan pendampingan masyarakat

Progres

Arsitektur Tradisonal
Penataan Bangunan dan Lingkungan Perumahan Tradisional
Konsep : Peningkatan kualitas bangunan dan lingkungan perumahan tradisional dengan mempertahankan nilai kearifan komunitas tradisional; Mengembangakan bangunan dan lingkungan perumahan tradisional yang sehat, aman, harmonis dan berkelanjutan.

Prototipe Homse, Rumah Tradisional Honai di Yahukimo


Rekayasa sistem penghawaan (ventilasi) 2 layer Mempertahankan bentuk bangunan Sistem Community Action Plan (CAP) untuk penerapan

Pelestarian Rumah Tradisional Tepi Air


Floating house Floating sanitation

Eco-Architecture untuk Bangunan Tradisional


Konsep arsitektur tradisional berwawasan lingkungan Floating sanitation

Kebakaran
Sistem Proteksi Kebakaran

TANGGA DARURAT SELIMUT API Penanganan dini kebakaran sebelum menjalarnya api Keunggulan : Praktis dalam penggunaan; Tidak mudah menyala; Menggunakan 100% bahan lokal. Tangga darurat model antene terbalik adalah sarana evakuasi penghuni bangunan untuk menyelamatkan diri, apabila terjadi kebakaran. Keunggulan : Dapat dilipat Tidak memerlukan tempat luas Praktis dalam pemasangan Dipasang antar bordes Menggunakan 100% bahan lokal

Kebakaran
Sistem Proteksi Kebakaran
ALAT UJI KINERJA KEPALA SPRINKLER ( SPRINKLERHEAD TESTER )

TERALIS AMK

Untuk menguji keandalan kinerja dari kepala sprinkler yang terpasang pada bangunan gedung. Keunggulan : Inovasi teknologi bidang peralatan uji proteksi kebakaran. Efektif untuk mengukur temperatur dan waktu Menggunakan 100% bahan lokal.

Merupakan teralis berlubang, dengan pelindung breaklis yang berfungsi sebagai sarana jalan keluar pada saat terjadi kebakaran Keunggulan : Berfungsi sebagai sarana evakuasi kebakaran sekaligus alat pengaman terhadap tindakan kejahatan; Tidak dapat di buka dari luar; Menggunakan 100% bahan lokal

Kebakaran
Audit Keselamatan Kebakaran Pada Bangunan Gedung

Konsep: Mengetahui tingkat keandalan bangunan dengan pemeriksaan terhadap kelengkapan upaya pencegahan kebakaran yang bersifat aktif, pasif

Manfaat : Sebagai pedoman dalam penilaian keandalan bangunan dalam rangka pemberlakuan SLF (aspek fungsi, keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya.

Kebakaran
Model Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penanggulangan Kebakaran Dengan Sistem Balakkar
Konsep :
Model peran serta peran serta masyarakat dalam penanggulangan kebakaran dengan pendekatan topdown dan bottom-up.
CAMAT DINAS KEBAKARAN

LURAH LURAH WAKIL LURAH

WAKIL LURAH
SEKRETARIS KELURAHA N

BALAKAR

Sekretariatan

SUB
SEKS I

SUBSEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

SUB
SEKS I

SUB
SEK SI

SU B
SEKS I

Urusan Pemadaman

Urusan PPPK

Urusan Evakuasi

Urusan Pencegahan

PKK (POSYANDU) PMR (SAR) DANA BERGULIR PASKIBRAKA/P BB BALAKAR

Wadah Organisasi yg dibentuk berdasarkan Kepres Nomor 49 tahun 2001

Kebakaran
Model Manajemen Keselamatan Kebakaran (FSM) Pada Bangunan Gedung
Konsep : Model pengorganisasian, pembinaan personil, pengaturan sarana dan prasarana, serta peralatan untuk meningkatkan kesiapan dan kesiagaan gedung terhadap kemungkinan terjadinya bencana kebakaran.

Manfaat : Sebagai pedoman bagi pengelola gedung dalam menghadapai kemungkinan terjadinya bencana kebakaran

Kebakaran
Rencana Tindak Darurat Kebakaran (Rtdk) Pada Bangunan Gedung
Konsep Sistem dalam melaksanakan tindakan keadaan darurat kebakaran yang meliputi: -sistem deteksi dini, -sistem peringatan, -tindakan penanggulangan, -prosedur evakuasi, -komunikasi darurat

Manfaat Sebagai pedoman perencanaan menyeluruh dalam melaksanakan tindakan keadaan darurat kebakaran Meminimasi timbulnya dampak akibat kebakaran

Konservasi Energi
Audit Energi Pada Bangunan Gedung
Konsep : - Metoda penghematan energi pada bangunan gedung dengan sistem PHE [Peluang-Peluang Hemat Energi] atau ECOs [Energy Conservation Opportunities])
Peralatan kantor ( komputer, fotocopy) 21% Lain-lain (water heater, kulkas, tv,dll) 2% AC Package 35%

Lighting 9% Pompa Air Bersih 2% Lift 12%

Cooling tower 6% AC unitary 13%

Contoh profil penggunaan energi

Keunggulan - Menunjang Inpres No.10 tahun 2005 tentang Penghematan Energi, - Tersedianya basis data profil pemakaian energi pada bangunan gedung, - Tersedianya rekomendasi peluang penghematan pemakaian energi pada bangunan gedung, baik no cost/ low cost, medium cost, dan high cost.

Contoh hasil pengukuran energi

Air Bersih

Instalasi Pengolahan AIR BERSIH SARINGAN AIR RUMAH TANGGA MANFAAT

Jenis Produk : PROTOTIPE

Mengolah air baku yang keruh, berbau dan mengandung besi dan Mangan untuk kebutuhan satu KK.
SPESIFIKASI

Kapasitas: 0,5 1.0 Liter/menit Bahan: pipa PVC / tabung logam anti karat diameter 160, 200, 250, 315 dan 400 mm media penyaring (pasir, Kerikil, karbon aktif)
PENERAPAN

Dipasarkan di kota Bandung dan Jakarta


Harga : Rp 350.000,00 Rp 850.000,00 (1999)

Air Bersih
Jenis Produk : model IPA GAMBUT

Pemanfaatan Air Gambut

Sebagai SUMBER AIR BERSIH


MANFAAT

Mengolah air gambut menjadi air bersih. Memberdayakan masyarakat setempat dalam penyediaan air bersih. Pengembangan teknologi penyediaan air bersih.
SPESIFIKASI

Pengolahan Air Gambut Individual untuk daerah Rawa Pasang Surut

Air baku: Air gambut dengan warna tinggi, zat organik tinggi, pH rendah, dan kesadahan rendah Koagulan: Tanah liat setempat (Halotrichite, dengan ciri warna hitam, dan berbau), bentuk pelet /serbuk. Media penyaring pasir setempat, dengan diameter 0,3 1,2 mm setebal 70 cm, yang mempunyai kandungan kwarsa, kalsium dan magnesium cukup tinggi. Kerikil penyangga diameter 20 30 mm setebal 10 cm

Air Bersih
Jenis Produk : model IPA GAMBUT

Pemanfaatan Air Gambut Sebagai SUMBER AIR BERSIH KAPASITAS

IPAG Individual = 200 L IPAG Komunal = 0,5 L/dt


BAHAN

HARGA

IPAG Individual Rp. 800.000,00 ( 1999 ) IPAG Komunal Rp. 15.000.000,00 ( 1999 )
PENERAPAN

IPAG Individual: Drum penampung 200 L, dudukan kayu, tabung filter pasir , perpipaan dan katup, koagulan tanah liat setempat IPAG Komunal: Tangki plastik/ fiberglas, tiang kayu penyangga, tangki filter, pompa, perpipaan, katup dan koagulan tanah liat setempat

Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan

Air Bersih
MANFAAT

Instalasi Pengolahan Air Sederhana Dengan BIJI KELOR

Jenis Produk : model FISIK

Mengolah air permukaan dan air tanah menjadi air bersih Memberdayakan masyarakat setempat dalam penyediaan air bersih Pengembangan teknologi tepat guna penyediaan air bersih
SPESIFIKASI

Harga IPA Individual Rp 600.000,00 (1999)

Air baku: Air permukaan ( sungai, danau) dan air tanah. Koagulan: Biji kelor yang masak dan kering dipohon ( 1 - 6 biji untuk 200 L air baku) Media penyaring: pasir setempat berkuarsa , dengan diameter 0,3 1,2 mm setebal 35 cm mengandung kalsium dan magnesium cukup tinggi. Media penyaring karbon /arang aktif, dengan diameter 5 10 mm, setebal 35 cm, sebagai bahan penyerap warna. Kerikil penyangga diameter 20 30 mm tebal 10 cm

Air Bersih
Jenis Produk : model BRIKET FILTER

Pemanfaatan Filter Air dengan BRIKET MEDIA BERBUTIR MANFAAT

Memperbaiki kualitas air yang akan dikonsumsi Berupa barang yang dapat diproduksi secara masal Menggunakan bahan -bahan lokal
SPESIFIKASI

Filter Briket Tanpa Tabung

Bentuk : bola, silinder, persegi Diameter Briket 160 mm - 400 mm. Tabung filter bertekanan atau gravitasi Kapasitas : Debit pengolahan 0,25 - 1 Liter/detik Kecepatan penyaringan, v= 0,1- 1 m3/m2/ jam. Penurunan Kekeruhan 40% - 58 %, Penurunan Warna 20% - 30 % Bahan: media pasir, karbon aktif, perekat tahan air tabung tahan karat, cetakan briket, alat pemadatan, dll.

Air Bersih

Pemanfaatan Air Hujan

Sebagai SUMBER AIR BERSIH


MANFAAT

Jenis Produk : PROTOTIPE

Mengolah air hujan dengan kesadahan rendah, pH rendah dan kadar zat organik tinggi.
SPESIFIKASI

Bentuk: bulat dan persegi empat Kapasitas: 1, 2, 4, 6, 8, 10 m3 Bahan: Konstruksi:Ferrosement, pasangan batu bata, fiber glass Kimia: garam, kaporit Media penyaring: pasir
HARGA

PAH Individual Rp 750.000,00 (1999) PAH Komunal Rp 6.750.000,00 (1999)

Air Bersih

Penyediaan AIR BERSIH dengan DESTILATOR SURYA ATAP KACA

MANFAAT

Jenis Produk : PROTOTIPE

Mengolah air laut menjadi air bersih Sangat sesuai untuk daerah-daerah pantai dan daerah sulit air
SPESIFIKASI

Air baku : air laut / payau Bahan: Arang batok kelapa Kaca Penyangga dari konstruksi besi Kapasitas : 6 8 Liter/hari
DATA TEKNIS

Data Teknis Perencanaan dan Pembuatan Pengumpul kalor Kaca penutup saluran kondensat (kanal) Kotak kayu Sistem isolasi

Air Limbah

Instalasi Pengolahan Air Limbah Non Kakus

(GREY WATER) Sistem HIBRID


MANFAAT

Jenis Produk : PROTOTIPE

Minimasi terjadinya pencemaran badan air dan air tanah Air hasil olahan dapat didaur ulang menjadi sumber air baku untuk air bersih Mengolah air limbah non kakus menjadi air yang aman dialirkan ke badan air atau air tanah
SPESIFIKASI

Kapasitas instalasi 2 m3/hari/4 KK Instalasi terdiri dari : penangkap sampah, penangkap pasir, penangkap lemak, pengolah air limbah sistim hibrid Bahan instalasi dari pembungkus Media penyaring kerikil dengan diameter 2 - 3 cm tinggi 60 cm dan arang balok tinggi 40 cm.
Harga Rp 4.000.000,- (1999) PENERAPAN

Di Rumah Susun Industri Dalam, Bandung

Air Limbah
Model BIOFIL dan BIORITY untuk mengolah air limbah rumah tangga skala komunal maupun individual Dapat dipasang pada kondisi air tanah tinggi. Pemasangan dapat dilakukan dengan cepat, dalam jumlah yang banyak. Cocok untuk kondisi darurat. Ramah lingkungan dan dipabrikasi secara masal.

Air Limbah
MANFAAT
Mampu mengolah limbah rumah tangga.

Pengolahan AIR LIMBAH RUMAH TANGGA Dengan Sistem Media Kontak

Air hasil olahan dapat langsung dibuang atau dialirkan ke badan air

Jenis Produk : PROTOTIPE

Lahan yang digunakan relatif kecil karena tidak menggunakan bidang resapan Dapat ditempatkan pada daerah dengan muka air tinggi Effisiensi pengolahan tinggi ( 80 - 90 % )sehingga tidak mencemari lingkungan dan BOD 30 - 50 mg/L yang memenuhi Baku Mutu Air Limbah Volume Total : 2 m3 Bahan : FRP

SPESIFIKASI

Komponen pembantu terdiri dari : Technocell Adalah media kontak dibuat dari plastik bahan atau fibre glass plastik dibentuk gelombang dan disusun hingga membentuk tabung atau pipa plastik yang disusun membentuk para-para dengan kemiringan tertentu Pipa inlet 4 dan pipa outlet 4 dari bahan PVC

PENERAPAN
Penerapan di Bumi Parahyangan (kota baru Parahyangan

Tutup BIORITY terbuat dari bahan FRP

Air Limbah

Pengolahan AIR LIMBAH KOMUNAL Dengan Sistem Media Kontak MANFAAT


Mampu mengolah limbah rumah tangga secara KOMUNAL

Jenis Produk : PROTOTIPE

Air hasil olahan dapat langsung dibuang atau dialirkan ke badan air Lahan yang digunakan relatif kecil karena tidak menggunakan bidang resapan Dapat ditempatkan pada daerah dengan muka air tinggi Effisiensi pengolahan tinggi ( 80 - 90 % ) sehingga tidak mencemari lingkungan dan BOD 30 - 50 mg/L yang memenuhi Baku Mutu Air Limbah

SPESIFIKASI
Jumlah User Bahan Ukuran : 24 KK @ 5 Orang : FRP : diameter = 3M, Panjang = 12m

PENERAPAN
Penerapan di Rusun Pasar Jumat

Air Limbah

Pengolahan AIR LIMBAH RUMAH TANGGA Dengan Sistem UP FLOW ANAEROBIC SLUDGE BLANKET

DATA TEKNIS

Jenis Produk : PROTOTIPE

Kapasitas 1000 Liter


Lahan yg diperlukan 1 m2 Pengurasan dilakukan dengan pemompaan Teknologi pengolahan air limbah rumah tangga dengan efisiensi 75 - 80 % , sehingga menghasilkan BOD 60-75 mg/L, yang masih memenuhi baku mutu air limbah

Air Limbah

Pengolahan AIR LIMBAH RUMAH TANGGA

Dengan Sistem CUBLUK DAN CUBLUK KEMBAR

MANFAAT

Jenis Produk : PROTOTIPE

Menanggulangi pemecahan masalah Sanitasi Lingkungan Permukiman secara sederhana, murah, dan mudah dalam, operasi dan pemeliharaan Mengurangi pencemaran air tanah Cubluk kembar dapat dipakai sepanjang masa secara bergantian Lumpurnya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman
SPESIFIKASI

Harga (1999) - Untuk 1 KK = Rp. 400.000 - Untuk 4 KK = Rp.1.000.000

Bentuk : Bulat, Bujur Sangkar Kapasitas : 1,5 m3 Untuk 1 Kk (5 Jiwa) 4,2 m3 Untuk 5 KK ( 25 Jiwa ) Bahan: Pasangan Bata

Persampahan
Jenis Produk : Model SKALA LAPANGAN

Pengolahan Sampah
Dengan KOMPOSTER RUMAH TANGGA

SPESIFIKASI

Mengolah sampah organik dapur (45-53% dari sampah rumah tangga) Prinsip kerja mengalami proses pembusukan dgn bantuan m.o dari sampah dan yang berada didalam tanah. Kapasitas : 60 - 100 l ( 200 Kg sampah ) dapat dioperasikan untuk penampungan sampah 7-12 bulan bagi 5-6 0rang Proses pengomposan 4-6 bulan setelah terisi penuh . 1 rumah tangga dibutuhka 2 buah komposter yang tertanam,dioperasikan bergantian. Menghasilkan kompos (30 % - c/n= 16-20, n=1,79,Ca =23,37 )

Persampahan

Spesifikasi Model Komposter putar Bahan dari drum Baja L dan baja U Besi beton 12 Rantai sepeda 1 set Asesories lainnya Spesifikasi Model wadah sampah Bahan dari besi beton 12 dan 10 Dan asesories.

Model Pengomposan

Model Pewadahan

Balai Lingkungan Permukiman,Tahun 2008

Model Pewadahan
66

Persampahan

Wadah sampah organik (Rp. 35.000/bh)

Wadah sampah terpilah (Rp. 130.00/bh

Mereduksi sampah mulai dari sumbernya sampai ke TPA Efisiensi pengelolaan sampah kota Menekan biaya investasi dan O & M pengolahan sampah Peningkatan peluang usaha dan pengahasilan masyarakat

Komposter Individual yang ditanam dan yang tidak ditanam (Rp. 300.000/pasang)

Komposter Komunal yang ditanam dan yang tidak ditanam, (Rp. 1 jt/kap.500 L)

Kec. Banjar, Kec. Pataruman, Kec. Langensari, Kec. Purwaharja, Kota Banjar, Tahun 2008
Pengomposan sampah halaman (Rp. 75.000/bh)
Kendaraan Pengumpul Sampah dengan penyekatan, (Rp. 25 jt)

Persampahan

Pemilahan sampah

Pengomposan skala lingkungan

Penimbangan sampah di TPA

Sistem penimbunan sampah di TPA

Pengomposan sampah

Daur ulang sampah plastik keras

Pelletasi sampah plastik lembaran

Aerobik

Semi aerobik Pengumpulan Sampah B3 - RT

An aerobik

Pemanfaatan Leachate

Pengelolaan Sampah Kota Berbasis 3R di Sumber

Pengelolaan Sampah Kota Berbasis 3R di TPST

Pemrosesan Sampah Kota Berbasis 3R di TPA

Pengelolaan sampah terpadu berbasis 3 R Skala Kota

Drainase
Jenis Produk : Model SUMUR RESAPAN

Penerapan Drainase BERWAWASAN LINGKUNGAN Dengan Teknologi SUMUR RESAPAN


MANFAAT

DATA TEKNIS

Kedalaman Diameter Kapasitas Bahan

: 1,5 m - 5 m :1m : 1000 L - 4000 Lt : batako, beton pracetak atau tanpa pracetak

Mengatasi permasalahan air hujan yang jatuh di kawasan permukiman Menambah / meninggikan permukaan air tanah (khususnya untuk daerah yang air tanahnya dangkal) ; Dapat menambah potensi air tanah ; Dapat mengurangi meluasnya penyusupan / intrusi air laut ke arah daratan ; Dapat mengurangi meluasnya genangan banjir ; Dapat mengurangi timbulnya penurunan air tanah ; Dapat melestarikan dan menyelamatkan sumberdaya air untuk jangka panjang.

Penerapan Drainase BERWAWASAN LINGKUNGAN Dengan SALURAN AIR HUJAN Drainase


Jenis Produk : Model SALURAN AIR HUJAN

KEUNTUNGAN

MANFAAT

Saluran resapan air hujan ini mampu menampung, mengalirkan serta meresapkan sebagian air hujan kedalam tanah, dari limpasan air hujan di permukaan kawasan permukiman.

Pada pelaksanaan penerapan di lapangan dapat dikerjakan dalam waktu cepat; Disamping menampung dan mengalirkan, model ini dapat pula meresapkan sebagian air hujan ke dalam tanah; Mudah dalam pemeliharaannya; Tidak dapat dijadikan sarang binatang (tikus dan lain-lain).

Beberapa catatan dalam inovasi teknologi pembangunan perumahan (1)


1. Perumahan memegang peranan yang sangat penting dalam pembentukan watak dan kepribadian bangsa, memiliki peran ekonomi serta peran untuk peningkatan kualitas kehidupan dan kesejahteraan rakyat (Siswono et.al, 1991); 2. Dengan dasar tersebut, ada kebutuhan yang sangat besar untuk menerapkan indigenous technology di negara kita sesuai dengan kondisi masing-masing daerah:

3. Berbagai teknologi telah dihasilkan oleh putra-putri bangsa Indonesia yang sesuai dengan kondisi yang ada namun difusi dan aplikasi teknologi dirasakan masih sangat lambat sehingga terjadi gap yang besar antara demand dan supply bukan dalam jumlah namun pada orientasi;
4. Penyebab kurang efektifnya proses alih teknologi antara lain adalah belum tersistemnya proses tersebut. Dalam alih teknologi seharusnya dilengkapi dengan: - Technoware; - Humanware; - Organoware; - Infoware.

Beberapa catatan dalam inovasi teknologi pembangunan perumahan (2)


5. Hingga saat ini pengembangan teknologi yang ada masih mengutamakan aspek teknis teknologis dan aspek ekonomi dan finansial saja belum memperhatikan aspek sosial budaya, kelembagaan dan hukum serta informasi yang diperlukan oleh para penerima alih teknologi; 6. Perlu adanya perbaikan dan upaya untuk melengkapi hasil riset dengan kajian yang lebih lengkap sesuai kebutuhan para penerima teknologi di atas, namun yang lebih penting adalah adanya komunikasi yang lebih intensif dengan para stake holders pembangunan perumahan agar proses alih teknologi dapat dipercepat. Contoh sukses dari proses inovasi dan alih teknologi yang berhasil meskipun aspek sosial budaya, kelembagaan dan hukum belum dilengkapi adalah inovasi Sistem RISHA yang sudah berhasil dibangun + 10.000 unit dan sistem pengolahan air limbah dengan bio-contactor yang telah banyak ditemui di pasar; 7. Seharusnya sudah dimulai adanya pemberian kepercayaan kepada lembaga riset yang dibentuk Pemerintah khusus untuk menangani masalah perumahan dari para pelaksana teknis pembangunan perumahan untuk menangani kasus nyata di lapangan sehingga hasil-hasil riset benar-benar dapat diaplikasikan dengan biaya pelaksanaan sesuai dengan tupoksi dan kewenangan masing-masing pihak.

PENUTUP
1. Upaya untuk melakukan hal baru yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja pembangunan perumahan yaitu inovasi dalam pembangunan perumahan telah dilakukan oleh Puslitbang Permukiman sebagai institusi yang dibentuk Pemerintah untuk menghasilkan teknologi dan konsep kebijakan pembangunan perumahan dengan lingkup rumah sederhana, rumah susun dan sarana dan prasarana perumahan; 2. Berbagai teknologi dan konsep kebijakan telah dihasilkan namun difusi teknologi kepada para stake holders dirasakan berjalan lambat karena kurang lengkapnya sistem alih teknologi yang seharusnya dilakukan yaitu menyangkut technoware, humanware, organoware dan infoware. 3. Perbaikan upaya internal sangat penting namun keberhasilan difusi inovasi produk juga sangat ditentukan oleh adanya komunikasi dengan stake holders. 4. Perlunya pemberian kepercayaan dari pelaksana teknis pembangunan perumahan kepada lembaga riset untuk menangani salah satu kasus di lapangan.

t.e.r.i.m.a.k.a.s.i.h
Website :

http://www.puskim.pu.go.id
E-mail : info@pukim.pu.go.id